P. 1
Panduan OSN Prov. Jatim 2011

Panduan OSN Prov. Jatim 2011

|Views: 199|Likes:

More info:

Published by: Ananta Kharismadi Insamodra on Jan 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2013

pdf

text

original

Milik Negara Tidak Diperdagangkan

PANDUAN PELAKSANAAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DAN SWASTA TAHUN 2011

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 2011
22

maka diterbitkan Buku  Panduan Pelaksanaan untuk masing-masing jenis kegiatan. Olimpiade yang bersifat Internasional. Selain itu berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan juga harus diselenggarakan baik dalam kegiatan pembelajaran maupun dalam bentuk kegiatan kesiswaan. Pemerintah memandang perlu untuk menciptakan dan meningkatkan layanan pendidikan kepada seluruh warga negara minimal pada jenjang Sekolah Menengah Pertama. teratur. Dalam upaya meningkatkan mutu sumberdaya manusia Indonesia agar mampu bersaing dalam era keterbukaan. provinsi. baik di tingkat pusat. penuh disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi Olimpiade Sain Nasional (OSN). Semoga pedoman ini dapat mencapai sasaran yang diharapkan. kami sangat mengharapkan kritik dan saran sebagai bahan masukan bagi perbaikan penyelenggaraan OSN di tahuntahun mendatang. kabupaten/ kota. Melalui buku panduan ini diharapkan pihak-pihak terkait dalam pengelolaan kegiatan di tingkat pusat. Agar program atau kegiatan tersebut dapat mencapai target yang telah ditetapkan. maupun sekolah. Untuk mewujudkan kegiatan tersebut. ii 21 . serta kegiatan Klub/Kelas Olahraga. provinsi. khususnya kegiatan kesiswaan telah disusun berbagai kebijakan dan strategi yang kemudian dijabarkan dalam bentuk program dan atau kegiatan yang dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi. Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan KATA PENGANTAR BAB VI PENUTUP Keberhasilan Penyelenggaraan OSN Tingkat SMP tahun 2011 ditentukan oleh semua unsur yang berkepentingan dalam melaksanakan kegiatan secara tertib. Menyadari masih banyak kekurangan dalam pedoman ini. baik kompetisi yang bersifat nasional maupun bersifat internasional. Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR). Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

8. 4. 7. 5. Desember 2010 Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. terdiri dari: 1. Didik Suhardi NIP. 3. Landasan pelaksanaan kegiatan Perencanaan kegiatan Pengorganisasian kegiatan Pelaksanaan kegiatan (waktu. Jakarta. sehingga kegiatan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. 2. dan sekolah dapat mempedomani buku panduan pelaksanaan.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan Materi Laporan. Dr. 19631203 198303 1 004 20 iii . tempat dan peserta) Hasil yang dicapai Hambatan dan upaya penanggulangan Kesimpulan dan saran Lampiran kabupaten/kota. 6.

. C.............. 3 HASIL YANG DIHARAPKAN.............................. Evaluasi Evaluasi bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan program kegiatan............ BAB V EVALUASI DAN PELAPORAN .... D................ EVALUASI ........................................ TAHAP IV: LOMBA TINGKAT NASIONAL ....................................... D............. 5 BENTUK KEGIATAN DAN MATERI LOMBA .............................. 5 TAHAP PELAKSANAAN LOMBA ............ 45 A............... PANITIA SELEKSI TINGKAT PROVINSI ................................ Laporan disampaikan selambat-lambatnya 2 minggu setelah kegiatan OSN Tingkat SMP berakhir................................ BAB II PENYELENGGARAAN ................................................................ TAHAP I : PELAKSANAAN SELEKSI TINGKAT SEKOLAH .......................................................... BAB IV STRUKTUR DAN FUNGSI ........ Hasil evaluasi akan dipakai untuk menyempurnakan program berikutnya agar penyelenggaraannya berlangsung lebih baik................................. 7 BAB III MEKANISME PELAKSANAAN LOMBA.............. 2 TUJUAN .............................. B.................................................................. A. 3 BAB V EVALUASI DAN PELAPORAN A................................... PERSYARATAN PESERTA ................ 6 HADIAH DAN PENGHARGAAN ............................... PANITIA SELEKSI TINGKAT SEKOLAH ............. B..................................... 19 ...... A................................................ perlu disusun laporan penyelenggaraan mulai dari tahap persiapan........... III BAB I PENDAHULUAN .............. Laporan tersebut disampaikan oleh penanggung jawab kegiatan OSN Tingkat SMP kepada panitia pusat........................... LATAR BELAKANG................... TAHAP II: PELAKSANAAN KEGIATAN SELEKSI TINGKAT KABUPATEN/KOTA ......................................................... kendala dan upaya penanggulanganya...... E............................... PANITIA SELEKSI TINGKAT NASIONAL .......... C........................................................................................................... C...................... 7 TIM JURI ......................... Evaluasi dilakukan terhadap penyelenggaraan OSN Tingkat SMP dengan menggunakan format-format evaluasi.............. E........... 8 B............... 1 PENGERTIAN ............................................ F........................Milik Negara Tidak Diperdagangkan DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ............................ I DAFTAR ISI ............... Evaluasi dilakukan untuk mengetahui mutu naskah soal-soal yang diujikan....................................... 3 SASARAN ............................................................. D... Panitia pusat menyampaikan laporan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.............................. B.............................. TAHAP III: PELAKSANAAN SELEKSI TINGKAT PROVINSI .... pelaksanaan sampai evaluasinya....................... B................................................ C............................ D................. REKAPITULASI PESERTA ............................ E................................. 2 BIDANG YANG DILOMBAKAN ...... Hasil evaluasi ini dapat dijadikan landasan dalam menentukan arah kebijaksanaan yang akan ditempuh dalam penyempurnaan program dan penyelenggaraan OSN Tingkat SMP di masa yang akan datang.... PANITIA SELEKSI TINGKAT KABUPATEN/KOTA.................................................... A................................. F............. 1 A...... 6 WAKTU PELAKSANAAN ( TENTATIF )............................................ Pelaporan Setelah semua kegiatan OSN Tingkat SMP dilaksanakan............

........ Tim pembuat soal adalah tim juri............................. SOAL SELEKSI/LOMBA Soal seleksi/lomba setiap tingkatan (kabupaten/kota....... Penyusun dan Penelaah Soal  Soal Penyusun soal Kabupaten/Kota Penelaah soal Soal Provinsi Penyusun soal Penelaah soal Soal Nasional Penyusun soal Penelaah soal Juri/Dosen + Guru Juri Juri/Dosen + Guru Juri Juri Juri BAB VI P E N U T U P ................................................ provinsi............................ dosen.. Milik Negara Tidak Diperdagangkan PELAPORAN ....... dan nasional) dibuat oleh tim yang ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan SMP.... E............Milik Negara Tidak Diperdagangkan B.. 18 iv .... dan guru yang memenuhi kriteria yang akan ditetapkan............

poster. 3) Menyiapkan surat-surat dan keperluan administrasi untuk terselenggaranya kegiatan. iklan media cetak dan elektronik serta berbagai forum pertemuan. 10) Mengolah hasil dan menetapkan pemenang. 5) Menyiapkan pembentukan panitia penyelenggara melalui surat keputusan. 4) Bekerja sama dengan instansi yang terkait. 8) Menyiapkan dewan juri. c. 9) Menyiapkan surat keputusan penyelenggaraan . termasuk bidang kesehatan. 17 . 2) Merencanakan dan menyelenggarakan OSN tingkat SMP.Milik Negara Tidak Diperdagangkan 8) Menentukan peserta pemenang yang terpilih untuk menjadi peserta OSN SMP tingkat nasional. 7) Menyiapkan tim pengawas. 6) Menyiapkan bentuk dan jenis lomba. Pelaksanaan Lomba di Tingkat Nasional  1) Mensosialisasikan OSN Tingkat SMP ke seluruh Indonesia melalui berbagai media seperti: leaflet.

2) Menentukan petugas pusat yang diberi tugas ke daerah. b. 5) Memonitor kegiatan pelaksanaan lomba tingkat provinsi.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan 2. Tugas dan tanggungjawab a. 3) Menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan yang di dalamnya memuat tata cara pelaksanaan di tingkat kabupaten/kota. untuk selanjutnya dididik agar dapat ikut serta dalam olimpiade tingkat internasional. Hal itu sesuai dengan rencana program peningkatan mutu pendidikan sekaligus dalam rangka menyiapkan siswa-siswa berbakat. 6) Membawa hasil/lembar jawaban siswa ke panitia pusat. Direktorat Pembinaan SMP. Pelaksanaan Seleksi di Tingkat Provinsi  1) Menyiapkan soal dan berkas administrasi yang diperlukan. A. Pada tahun 2004. Peserta IJSO setiap tahun mengalami peningkatan. 7) Memeriksa hasil/lembar jawaban. 4) Menyiapkan panduan monitoring dan evaluasi kegiatan lomba tingkat kabupaten/kota. 4) Memberikan coaching/pembekalan tentang tata cara pelaksanaan lomba sesuai dengan petunjuk teknis. yang diselenggarakan di Jakarta. Indonesia mensponsori lahirnya International Junior Science Olympiad (IJSO). Pencapaian prestasi Indonesia pada ajang IJSO dinilai belum optimal. 3) Menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan yang didalamnya memuat tatacara pelaksanaan lomba tingkat provinsi. Oleh karena itu siswa pada jenjang SMP perlu didorong agar menyenangi mata pelajaran MIPA. dan merupakan ajang untuk mencari bibit-bibit siswa berprestasi dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) sebagai calon peserta pada olimpiade tingkat internasional. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan salah satu sarana dalam upaya peningkatan mutu Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas). Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar kembali akan mengadakan Olimpiade Sains Nasional Tingkat SMP menyangkut bidang MIPA dan bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Pada tahun 2011. Pelaksanaan Seleksi di Tingkat Kabupaten/Kota  1) Menyiapkan soal dan mengirimkan soalsoal tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi atau ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 2) Menyiapkan panduan pelaksanaan bagi petugas Pusat yang akan datang ke daerah. 16 1 . sehingga diharapkan dapat tumbuh bibit-bibit yang baik untuk diikutsertakan dalam kegiatan olimpiade tersebut.

Memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi dalam bidang MIPA dan IPS. b. terdiri dari unsur-unsur: a. paling lambat 10 hari kerja setelah pelaksanaan. dan nasional dalam bidang MIPA dan IPS. Mengidentifikasi para siswa berprestasi di setiap kabupaten/kota. Pemerintah Daerah tuan rumah. Pengertian Olimpiade Sains Nasional merupakan salah satu wahana bagi siswa guna menumbuhkembangkan semangat kompetisi akademik untuk mendorong keberanian bersaing secara sehat sekaligus meningkatkan kemampuan dalam bidang MIPA dan IPS. Pelaksanaan seleksi tingkat provinsi:  1) Merencanakan dan menyelenggarakan seleksi tingkat provinsi. Direktur Pembinaan SMP membentuk Panitia Seleksi OSN SMP Tingkat Nasional yang bersifat internal. Tujuan Khusus a. B. Unsur kepanitiaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah membentuk Panitia OSN di Tingkat Nasional. 3) Turut serta mensosialisasikan penyelenggaraan OSN. 2 diserahkan kepada panitia OSN tingkat nasional. C. serta dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. b. Direktorat Pembinaan SMP. c. 2) Menyiapkan surat-surat dan keperluan lain yang terkait dengan penyelenggaraan seleksi tingkat provinsi. b. D. Memetakan kemampuan siswa dalam bidang Matematika. c. 6) Membantu panitia pusat dalam pelaksanaan seleksi tingkat provinsi. Untuk menjalankan tugas kepanitiaan sehari-hari. Ilmu Pengetahuan Alam. Tujuan Umum Tujuan umum Olimpiade Sains Nasional adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa SMP di bidang MIPA dan IPS baik dalam bentuk pemahaman maupun analisis. 4) Menetapkan pengawas pelaksana seleksi tingkat provinsi melalui surat keputusan. provinsi. 15 . 5) Menetapkan dan menyiapkan tempat penyelenggaraan seleksi tingkat provinsi.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan Mulai tahun 2010 pemenang medali Emas bidang Fisika dan Biologi dipilih untuk menjadi calon peserta IJSO. Dinas Pendidikan Provinsi tuan rumah. 2. dan Ilmu Pengetahuan Sosial sesuai standar mutu secara nasional. Panitia Lomba di Tingkat Nasional 1. sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan 1.

Perguruan tinggi. Menyampaikan laporan pelaksanaan seleksi kabupaten/kota kepada Panitia OSN Provinsi. c. 2. 7) Melakukan supervisi pemeriksaan hasil seleksi. baik Negeri maupun Swasta. Menumbuhkembangkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis. sebagai embrio untuk dipersiapkan menjadi calon peserta olimpiade tingkat internasional. dan inovatif. Menanamkan kesadaran dan keberanian mencoba. Sasaran Sasaran kegiatan Olimpiade Sains Nasional adalah siswa SMP. Panitia Seleksi di Tingkat Provinsi 1. 3) Mempersiapkan administrasi yang diperlukan. 4. belajar menerapkan secara langsung dan sekaligus bisa berprestasi secara optimal. Unsur kepanitiaan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi membentuk panitia seleksi di tingkat provinsi yang terdiri dari unsur: a. Menanamkan sifat kompetitif yang sehat sejak dini. 3 . SMP Terbuka. 2) Mempersiapkan petugas yang bertugas di kabupaten/kota. Fisika. 2. Matematika Biologi Fisika IPS E. Dinas Pendidikan Provinsi. sistematis. F. b. Hasil yang Diharapkan Melalui lomba ini diharapkan terpilih siswa-siswa terbaik yang menguasai bidang ilmu dasar (Matematika. kreatif. 8) Menentukan peserta seleksi tingkat provinsi. Pelaksanaan seleksi tingkat kabupaten/kota:  1) Menerima soal dan lembar jawaban dari panitia pusat. 3. D. Tugas dan tanggung jawab: a. f. 4) Memberikan coaching/pembekalan kepada panitia kabupaten/kota. MGMP. SD-SMP Satu Atap. Bidang yang Dilombakan 1. Membangkitkan minat siswa untuk mencintai dan memupuk kegemaran terhadap mata pelajaran MIPA dan IPS. Biologi) dan IPS pada jenjang SMP.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan g. 5) Melakukan supervisi pelaksanaan seleksi. sebagai bekal dalam kehidupan. 9) Menyerahkan hasil seleksi berupa identitas pemenang dan nilai hasil seleksi untuk 14 d. g. e. 6) Membentuk tim pemeriksa dan melakukan koreksi hasil seleksi tingkat kab/kota. C.

d. 13 4 . 5. Dikirim oleh sekolah yang bersangkutan berdasarkan surat keterangan kepala sekolah. g. 2. Menetapkan peserta yang mewakili sekolah melalui surat keterangan kepala sekolah. h. Merencanakan dan menyeleksi peserta lomba tingkat kabupaten/kota. tingkat kabupaten/kota. 2. Unsur kepanitiaan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota membentuk Panitia Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota yang terdiri dari unsur-unsur: a. Menetapkan 1 orang guru pendamping. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. f. Berkewarganegaraan Indonesia. Tugas dan tanggung jawab: a. Mensosialisasikan penyelenggaraan OSN. B. MGMP. 7. yang mendampingi siswa dalam kegiatan seleksi tingkat kabupaten/kota. Persyaratan Peserta Olimpiade Sains Nasional tingkat SMP tahun 2011 terbuka untuk siswa yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1. Bentuk Kegiatan dan Materi Lomba Kegiatan Olimpiade Sains Nasional dilaksanakan di tingkat sekolah. c. Panitia Seleksi di Tingkat Kabupaten/Kota 1. B. Hanya mengikuti satu bidang lomba. Melaporkan peserta wakil sekolah dan guru pendamping kepada panitia tingkat kabupaten/ kota secara tertulis. Memiliki nilai rapor serendah-rendahnya 7.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan BAB II PENYELENGGARAAN A. 3. Saat mengkuti lomba tingkat provinsi maupun nasional masih berstatus sebagai siswa SMP. Berkelakuan baik dan tidak terlibat penyalahgunaan obat terlarang dan minuman keras yang dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah. dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah. Menetapkan pengawas pelaksanaan seleksi lomba tingkat kabupaten/kota. Perguruan tinggi setempat (jika dimungkinkan) c. Menetapkan dan menyiapkan tempat penyelenggaraan OSN Tingkat Kabupaten/Kota.5 (tujuh koma lima) untuk bidang lomba yang akan diikuti. 4. untuk mendampingi peserta dalam kegiatan seleksi tingkat provinsi. 6. tingkat f. e. Menetapkan 1 orang guru pendamping. b. b. Siswa SMP kelas VII atau kelas VIII pada saat mengikuti lomba di tingkat kabupaten/kota. Tidak pernah mengikuti lomba tingkat internasional dalam bidang yang sama dan dibiayai Kemendiknas. Menyiapkan surat-surat dan keperluan lain yang terkait dengan penyelenggaraan.

Mensosialisasikan penyelenggaraan lomba. Komite sekolah. Hadiah untuk para pemenang di tingkat kabupaten/ kota dan tingkat provinsi pengaturannya diserahkan 5 . Menyiapkan surat-surat dan keperluan lain yang terkait dengan penyelenggaraan seleksi tingkat sekolah. Organisasi pelaksana kegiatan lomba untuk setiap tahapan adalah seperti dikemukakan berikut ini. d. c. b. Tingkat sekolah: seleksi diserahkan kepada sekolah yang bersangkutan. Guru mata pelajaran. A. Hadiah dan Penghargaan Hadiah dan penghargaan diberikan kepada peserta lomba. Merencanakan dan menyeleksi peserta lomba tingkat sekolah. Tahap III : Lomba tingkat provinsi 4. Tingkat kabupaten/kota dan provinsi: seleksi dilakukan melalui tes tertulis (materi soal disiapkan oleh Direktorat Pembinaan SMP). dan tingkat nasional dengan mekanisme sebagai berikut: 1. Mendaftar dan menginventarisir nama-nama peserta yang berminat mengikuti kegiatan seleksi tersebut. 2. Mempersiapkan perangkat soal tes seleksi. Panitia Seleksi di Tingkat Sekolah 1. b. Tingkat nasional: Bidang Hari Ke-1 Hari ke-2 Biologi Teori Eksperimen Fisika Teori Eksperimen Matematika Teori Teori* IPS Teori Teori Keterangan: *) Jika diperlukan akan dilakukan tes lisan setelah pelaksanaan tes hari ke-2 C. 2. 12 provinsi. Tugas dan tanggung jawab panitia seleksi di tingkat sekolah adalah: a. sebagai motivasi untuk meningkatkan kegiatan belajar dan kegiatan pendidikan lainnya di sekolah. dan ruangan. Tahap II : Lomba tingkat kabupaten/kota 3. 3. Unsur kepanitiaan Kepala sekolah membentuk panitia seleksi di tingkat sekolah yang terdiri dari unsur: a.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan BAB IV STRUKTUR DAN FUNGSI Untuk dapat melaksanakan kegiatan OSN Tahun 2011 secara baik dan efisien maka perlu penataan organisasi pelaksanaannya. Tahap Pelaksanaan Lomba Lomba dilaksanakan dalam 4 tahap yaitu: 1. pengawas. Kepala sekolah. e. Tahap IV : Lomba tingkat nasional D. c. Tahap I : Lomba tingkat sekolah 2.

Perguruan tinggi. Para pemenang di tingkat nasional akan diberi hadiah dan penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional yang akan ditentukan kemudian. 2. 6 11 . Waktu Pelaksanaan (tentatif) No.  Prov  Ibukota Provinsi Peserta tingkat nasional Ranking Perwakil an Lomba tingkat nasional 14 – 20 Juli 2011 Manado F. E. Direktorat Pembinaan SMP. Tim juri untuk tingkat kabupaten/kota dan provinsi disesuaikan dengan sumber daya manusia yang ada namun tetap memperhatikan criteria yang dibutuhkan sebagai juri.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan Perwakil an 2 orang terbaik setiap kab/kota selain peserta yang masuk kategori ranking Ranking nasional 1 s/d 66 1 orang terbaik setiap provinsi selain peserta yang masuk kategori ranking 2 orang terbaik setiap kab/kota selain peserta yang masuk kategori ranking Ranking nasional 1 s/d 66 1 orang terbaik setiap provinsi selain peserta yang masuk kategori ranking 2 orang terbaik setiap kab/kota selain peserta yang masuk kategori ranking Ranking nasional 1 s/d 66 1 orang terbaik setiap provinsi selain peserta yang masuk kategori ranking 2 orang terbaik setiap kab/kota selain peserta yang masuk kategori ranking Ranking nasional 1 s/d 66 1 orang terbaik setiap provinsi selain peserta yang masuk kategori ranking sepenuhnya kepada Pemerintah Daerah masingmasing sesuai dengan situasi dan kondisi. 3. 1 2 Kegiatan Lomba tingkat sekolah Lomba tingkat kabupaten/kota Koreksi Hasil OSN Kab/Kota 3 4 Lomba tingkat provinsi Waktu Pelaksanaan April 2011 7 Mei 2011 8-10 Mei 2011 4 Juni 2011 Tempat  Pelaksanaan Sekolah  Ibukota  kabupaten/kota Dinas Pend. Tim Juri Tim juri tingkat nasional terdiri dari unsur: 1. Lembaga-lembaga ilmu pengetahuan.

d N tingkat provinsi. Peserta lomba tingkat nasional berjumlah 99 orang untuk masing-masing bidang dengan ketentuan ranking nasional 1 sampai 66 dan 33 peserta terbaik perwakilan tiap provinsi. E. provinsi maupun nasional.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan karena itu. (N=jumla h kab/kota) Ranking 1 s. jujur dan profesional. 3. (N=jumlah kab/kota) Ranking 1 s. Adil. perak. perunggu. 2. Rekapitulasi Peserta Peserta Peserta tingkat sekolah Peserta tingkat kab/kota Kategori Biologi Ditentukan oleh pihak sekolah 1 Orang terbaik setiap sekolah Fisika Ditentuk an oleh pihak sekolah 1 Orang terbaik setiap sekolah Matematika Ditentukan oleh pihak sekolah 1 Orang terbaik setiap sekolah IPS Ditentuka n oleh pihak sekolah 1 Orang terbaik setiap sekolah G. (N=jumlah kab/kota) 10 7 . Tidak terlibat dalam pembinaan peserta OSN. Tahap IV: Lomba di Tingkat Nasional Lomba di tingkat nasional merupakan kegiatan untuk menetapkan peraih medali emas. Kompeten dalam bidang ilmu yang dilombakan.d N tingkat provinsi. Masing-masing provinsi diwakili oleh 1 orang peserta terbaik selain peserta yang tercantum pada ranking nasional. lembar jawaban. Pemenang terbaik teori dan pemenang terbaik eksperimen untuk bidang Biologi dan Fisika diberi penghargaan sebagai the  best  theory dan the  best  experiment. Peserta tingkat provinsi Ranking Ranking 1 s.d N tingkat provinsi. D. daftar hadir dan biodata peserta dibawa panitia Pusat ke Jakarta. Kriteria Juri Kriteria juri adalah sebagai berikut: 1. (N=jumlah kab/kota) Ranking 1 s.d N tingkat provinsi. baik tingkat kabupaten/kota. 4. Independen (tidak memiliki kepentingan dan tidak memihak kepada siapapun). 5. Berpengalaman dalam kegiatan lomba sejenis.

dan IPS). Sebagai contoh. Oleh 9 8 . Jumlah peserta yang dapat diikutsertakan untuk kegiatan seleksi tingkat kabupaten/kota berjumlah maksimal 4 orang. Koreksi hasil seleksi tingkat provinsi dilaksanakan oleh panitia pusat. maka peserta terdiri dari ranking provinsi 1-10. Supaya pelaksanaan lomba dapat berjalan dengan baik. Sekolah mengirimkan peserta lomba tiap bidang studi dari hasil seleksi tingkat sekolah. Tahap II: Pelaksanaan Kegiatan Seleksi di Tingkat Kabupaten/Kota Kegiatan olimpiade sains di tingkat kabupaten/kota merupakan proses seleksi untuk setiap perwakilan SMP Negeri atau Swasta di kabupaten/kota tersebut. Soal dikirim oleh panitia pusat (dalam hal ini Direktorat Pembinaan SMP) kepada panitia kabupaten/kota. dan 20 orang peserta perwakilan kabupaten/kota terbaik (masing-masing 2 orang setiap kabupaten/kota. Mekanisme penyeleksian sepenuhnya menjadi wewenang masingmasing sekolah. (3) Evaluasi dan Pelaporan. Soal seleksi untuk tingkat provinsi dibawa oleh panitia pusat dan diserahkan kepada panitia provinsi. Matematika. Fisika. masing-masing 1 orang untuk setiap bidang (Biologi . Adapun mekanisme yang dapat dilakukan oleh sekolah melalui dua cara yaitu: (1) Penunjukan berdasarkan persyaratan administratif dengan melihat track  record prestasi peserta selama dalam proses pembelajaran di sekolah (2) Memberikan peluang kepada semua siswa yang memenuhi persyaratan sebagai peserta dengan mengadakan kegiatan seleksi untuk semua siswa di sekolah yang berminat mengikuti olimpiade sains. Kegiatan seleksi dilaksanakan oleh panitia tingkat provinsi dan disupervisi oleh panitia pusat. Untuk mempermudah seleksi diharapkan panitia tingkat daerah menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan di wilayah masing-masing. Mereka akan diseleksi untuk menentukan wakil dari kabupaten/kota yang akan mengikuti seleksi di tingkat provinsi. Pelaksanaan koreksi dilakukan oleh panitia tingkat provinsi dan hasil seleksi tingkat kabupaten/kota dilaporkan kepada panitia tingkat pusat. A.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan BAB III MEKANISME PELAKSANAAN LOMBA Dalam pelaksanaan OSN terdapat beberapa tahapan yang perlu dilalui. selain yang masuk kategori ranking 110 provinsi) untuk setiap bidang. Untuk setiap tahap terdapat 3 lingkup kegiatan yaitu: (1) Persiapan. (2) Pelaksanaan. untuk provinsi yang mempunyai 10 kabupaten/kota. C. Peserta seleksi terdiri dari ranking provinsi dan perwakilan kabupaten/kota dengan rasio 1:2. Tahap I: Pelaksanaan Seleksi di Tingkat Sekolah Pelaksanaan seleksi di tingkat sekolah dimaksudkan untuk menentukan wakil siswa sebagai peserta olimpiade sains tingkat kabupaten. B. Tahap III: Pelaksanaan Seleksi di Tingkat Provinsi Seleksi di tingkat provinsi dilaksanakan di ibukota provinsi. maka setiap tahap dibuat mekanisme dan ruang lingkup kegiatan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->