2010

AL ISLAM 2
PENYELENGGARAAN JENAZAH
ANGGOTA : y y y y y ABDU RAHIM KAMIL FATMASARI HERI KISWANTO RICA NURPARIDA AZZAM SAFRINA HARLI INDRASWARI

April 1st 2010

Kewajiban yang demikian sifatnya dalam istilah agama dinamakan fardhu kifayah. . Akan berdosalah seluruh anggota sesuatu kelompok kaum muslimin apabila dalam kelompok tersebut tidak terdapat orang yang berilmu cukup untuk melaksanakan fardhu kifayah di sekitar penyelenggaraan jenazah itu. yaitu memandikan. mengkafaninya. menyembahyangkan dan menguburkannya. hendaklah seorang dari mahramnya yang paling dekat dan sama jenis kelaminnya melakukan kewajiban yang mesti dilakukan terhadap jenazah. menshalatkannya. Apabila perintah itu telah dikerjakan oleh sebahagian mereka sebagaimana mestinya. maka mempelajari ilmu tentang peraturan-peraturan di sekitar penyelengaraan jenazah itupun merupakan fardhu kifayah juga. maka kewajiban melaksanakan perintah itu berarti sudah terbayar. Islam juga menganjurkan umatnya untuk mengunjungi orang yang sedang sakit ( Iyadat Al-Maridh) menghibur dan mendo akannya. Karena semua amal ibadah harus dikerjakan dengan ilmu. Apabila seseorang telah meninggal dunia. mengkafani. yaitu sejak dari menyiapkannya. memandikannya. Menyelenggarakan jenazah. membawanya ke kubur sampai kepada menguburkannya adalah perintah agama yang ditujukan kepada kaum muslimin sebagai kelompok.PENDAHULUAN Islam menganjurkan ummatnya agar selalu ingat akan mati. Oleh karena itu. dalam pembahasan makalah kami selanjutnya akan dipaparkan secara terperinci insya Allah tentang penyelenggaraan jenazah.

Tapi jika yang meninggal sedang melakukan ihram. YANG BOLEH DILAKUKAN PARA KERABATNYA DAN ORANG LAIN . dan kepada-Nya-lah kita akan kembal" .Memejamkan mata mayyit .Bersegera menyelesaikan utang-utangnya semuanya dari harta si mayyit sendiri.Boleh membuka wajah mayyit dan menciumnya.KETIKA MENINGGAL DUNIA Jika sudah meninggal dunia maka orang-orang yang ada disekitarnya harus melakukan hal-hal berikut : . . maka hal itu dibolehkan.Jika yang meninggal selain suaminya.Bersegera menyelenggarakan jenazahnya setelah yakin bahwa ia sudah betul-betul meninggal .Menutupnya dengan kain yang meliputi semua anggota tubuhnya. menangisi -tanpa ratapan. mereka harus : * Bersabar serta ridha akan ketentuan Allah * Beristirjaa' yaitu membaca : -Inna Lillahi wa Innaa Ilaihi Raaji'uun"Artinya : Sesungguhnya kami adalah milik Allah.Menguburkan di kampung tempat ia meninggal.Tidaklah menyalahi kesabaran jika ada wanita yang tidak berhias sama sekali asal tidak melebihi tiga hari setelah meninggalnya ayahnya atau selain ayahnya. . . Kecuali jika yang meninggal adalah suaminya. tidak memindahkan ke daerah lain kecuali dalam kondisi darurat. maka kepala dan wajahnya tidak ditutupi . karena hal ini ada dalilnya. Tatkala berita kematian sampai kepada kerabat mayyit. Karena memindahkan mayat ke daerah lain berarti menyalahi perintah mempercepat pelaksanaan jenazah. Jika negara tidak melakukan hal itu dan ada yang berbaik budi melunasinya. maka negaralah yang menutupi utang-utangnya setelah ia sendiri sudah berusaha membayarnya.Mendo'akan . maka ia tidak berhias selama empat bulan sepuluh hari. maka lebih afdhal jika tidak meninggalkan perhiasannya untuk meredlakan/menyenangkan suaminya serta memuaskannya.dalam kurung tiga hari. Dan diharapkan adanya kebaikan di balik itu. mekipun sampai habis hartanya.

Boleh menyampaikan berita kematian tanpa menempuh cara-cara yang diamalkan pada zaman jahiliyah dahulu. . Dalam memandikan mayyit. hal-hal yang dilarang tersebut wajib diketahui untuk dihindari. Memandikan tiga kali atau lebih. yaitu menangis berlebih-lebihan.HAL-HAL YANG TERLARANG Rasulullah telah melarang/mengharamkan hal yang selalu dilakukan oleh banyak orang disaat ada yang meninggal. Mencampur sebagian dengan sidr.Laki-laki memperpanjang jenggot selama beberapa hari sebagai selama beberapa hari sebagai tanda duka atas kematian seseorang. sesuai dengan yang dibutuhkan b. .. harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. atau yang bisa menggantikan fungsinya seperti sabun d.Jika sudah meninggal. Mengacak-acak rambut . Jika duka sudah berlalu maka mereka kembali mencukur jenggot lagi. Bahkan terkadang menyampaikan berita kematian hukumnya menjadi wajib jika tidak ada yang memandikannya.Bagi yang menyampaikan berita kematian dibolehkan meminta kepada orang lain supaya mendo'akan mayyit. maka orang-orang yang ada di sekitarnya harus segera memandikannya. mengkafani.Meratap. Mencampur mandi terakhir dengan wangi-wangian seperti kapur barus/kamper dan . memukul wajah. menshalati dan lain-lain. merobek-robek kantong pakaian dan lain-lain. karena cara mengumumkan yang seperti itu terlarang dan syariat. Memandikan dengan jumlah ganjil c. berteriak. karena hal ini ada landasannya di dalam sunnah MEMANDIKAN MAYYIT . Mengumumkan kematian lewat menara-menara atau tempat lain. CARA MENGUMUMKAN KEMATIAN YANG DIBOLEHKAN . di antaranya : .

lalu rambut dicuci dengan baik. .ini lebih afdhal. lalu mebentangkan ke belakangnya h.Jika seandainya kain kafan tidak mencukupi semua tubuhnya. Memulai memandikan dari bagian kanannya dan anggota wudhunya dan anggota wudhunya i. boleh saling memandikan. meskipun hartanya sampai habis. MENGKAFANI MAYYIT Setelah selesai memandikan mayat. (Terkecuali bagi suami-istri.Tidak disyariatkan memandikan orang yang mati syahid di medan perang. (Hal yang seperti ini jarang terjadi . Danjurkan bagi yang memandikan jenazah supaya mandi. Menutupi kekurangan yang ia dapati dari mayyit dan tidak menceritakan kepada orang lain b. f. meskipun ia gugur dalam keadaan junub. adapun yang masih terbuka maka ditutupi dengan daun-daunan yang wangi. Memandikan dengan potongan-potongan kain dalam keadaan terbuka dengan kain di atas tubuhnya setelah membuka semua pakaiannya k. a. dan wanita dimandikan oleh wanita juga. Yang memandikan mayyit adalah orang yang lebih mengetahui cara penyelenggaraan mayat/jenazah sesuai dengan sunnah Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam. . Seharusnya kain kafan menutupi semua anggota tubuhnya. Karena Allah tidak menerima amalan akhirat tanpa keikhlasan semata-mata kepada-Nya.Kain kafan serta biayanya diambil dari harta si mayyit sendiri. Laki-laki dimandikan oleh laki-laki juga. maka diutamakan menutupi kepalanya sampai ke sebagian tubuhnya. maka wajib dikafani. Ikatan rambut harus dibuka. (Tidak diwajibkan). Menyisir rambut g. . (terkecuali jika yang meninggal sedang melakukan ihram maka tidak boleh diberi wangi-wangian) e. lebih-lebih jika termasuk kerabat keluarga mayyit.Yang memandikan mayyit akan mendapatkan pahala yang besar jika memenuhi dua syarat berikut. Mengikat mejadi tiga bagian untuk rambut wanita. karena ada dalil sunnah yang memperkuat amalan ini) j. . Ikhlas karena Allah semata dalam mejalankan urusan jenazah tanpa mengharapkan pamrih dan terima kasih serta tanpa tujuan-tujuan duniawi. tidak ada yang tertinggal lagi.

Menyiapkan tiga lembar c.Tidak boleh berfoya-foya dalam pemakain kain kafan.Wajib membawa jenazah dan mengantarnya. mengkafani wanita sama caranya dengan mengkafani pria karena tidak adanya dalil yang menjelaskan perbedaan itu. .Orang yang mati dalam keadaan berihram dikafani dengan kedua pakaian ihram yang sedang dipakainya Hal-hal yang dianjurkan dalam pemakaian kain kafan : a.Pada umumnya kain putih bergaris-garis putih. dan terlebih lagi perbuatan itu dianggap menyia-nyiakan harta . . satu yang bergaris-garis sedangkan yang lainnya putih d.paza zaman kita sekarang ini.Di antara ketiga lembar kafan tadi. ia dikuburkan dengan pakaian yang dipakai syahid. MEMBAWA JENAZAH SERTA MENGANTARNYA . tetapi ini adalah hukum syar'i). dan inilah yang lebih utama . Mengikuti dari keluarganya sampai dishalati b.Jika kain kafan kurang. Warna putih b.Dianjurkan mengkafani orang yang mati syahid dengan selembar kain kafan atau lebih di atas pakaian yang sedang di pakai . Mengikuti jenazah ada dua tahap : a. .Tidak boleh membuka pakaian orang yang mati syahid yang dipakainya sewaktu mati. yaitu dengan cara mebagi-bagi jumlah tertentu di kalangan mereka dengan mendahulukan orang-orang yang lebih banyak mengetahui dan menghafal Al-Qur'an ke arah kiblat . . karena hal itu adalah hak seorang muslim yang mati terhadap kaum muslimin yang lain.Dalam cara mengkafani tadi. karena hal itu menyalahi cara kafan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. maka boleh mengkafani mereka secara massal dalam satu kafan. Memberikan wangi-wangian tiga kali. Mengikuti dari keluarganya sampai selesai penguburannya. Satu diantaranya bergaris-garis (Ini tidak bertentangan dengan bagian (a) karena dua hal : . dan tidak boleh lebih dari tiga lembar. sementara jumlah mayat banyak.

. karena ini adalah kebiasaan orang-orang kafir.Tidak dibolehkan mengikuti jenazah dengan cara-cara sambil menangis. Orang yang mati syahid . Ini jika umurnya dalam kandungan ibunya sampai empat bulan. .Adapun membawa jenazah di atas kereta khusus atau mobil ambulance. Anak yang belum baligh [Boleh dishalati meskipun lahir karena keguguran. begitu pula membawa wangi-wangian dan sebagainya. tidak makruh. serta menghilangkan nilai-nilai yang terkandung dalam pengantaran jenazah yaitu mengingat-ingat akhirat. Jika gugur sebelum empat bulan maka ia tidak dishalati]. kecuali yang berkendaraan maka mengikuti dari belakang. di belakangnya (ini yang lebih afdhal). karena Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang wanita mengikuti jenazah. SHALAT JENAZAH Menshalati mayat muslim hukumnya fardhu kifayah Yang tidak wajib hukumnya dishalati (tapi boleh) : a. boleh juga di samping kanannya atau kirinya dengan posisi dekat dengan jenazah. Boleh pulang berkendaraan setelah menguburkan mayat.Berdiri untuk menghormati jenazah hukumnya mansukh (dihapuskan). .. . tidak dibolehkan bagi wanita.Mengikuti jenazah hanya dibolehkan bagi laki-laki. maka hal ini termasuk tidak disyari'atkan. Dianjurkan bagi yang membawa jenazah supaya berwudhu. lebih-lebih lagi karena hal itu menjadi penyebab terkuat berkurangnya pengantar jenazah dan hilang kesempatan orang-orang yang ingin mendapatkan pahala. yaitu yang gugur dari kandungan ibunya sebelum sempurna umur kandungan. (Perlu diketahui bahwa berjalan lebih afdhal dari pada berkendaraan). oleh karena itu tidak boleh lagi diamalkan. b.Boleh berjalan di depan jenazah. kemudian orang-orang yang mengantarnya juga memakai mobil. Harus cepat-cepat dalam membawa jenazah dalam arti tidak berlari-lari. (Kecuali dalam keadaan darurat maka boleh memakai mobil). tapi ini tidak wajib. (Termasuk dalam kategori ini amalan orang awam sambil membaca : "Wahhiduul -Ilaaha" atau jenis dzikir-dzikir lainnya yang dibuat-buat.

[Dari sini anda mengetahui kesalahan banyak orang bahkan orang-orang terpelajar yaitu dalam shalat-shalat biasa lainnya jika hanya berdua maka yang ma'mum mundur sedikit dari posisi yang sejajar imam]. maka sekelompok kaum muslimin menshalatinya dengan shalat gaib. . Jika mereka shalat jenazah satu persatu/sendiri-sendiri maka kewajiban shalat jenazah sudah terpenuhi. Lebih banyak jumlah jemaah lebih afdhal bagi mayyit. . . Orang yang dikuburkan sebelum dishalati (atau sebagian orang sudah menshalati sementara yang lainnya belum menshalati) maka mereka boleh menshalati di kuburnya. tetapi mereka berdosa karena meninggalkan jama'ah. Orang yang berutang yang tidak meninggalkan harta yang bisa menutupi utang-utangnya.Jumlah minimal jemaah yang tersebutkan dalam pelaksanaan shalat jenazah adalah tiga orang. Orang yang meninggal karena dibunuh dalam pelaksanaan huhud hukum Allah b.- Disyariatkan menshalati : a. e. Disukai membuat shaf/baris di belakang imam tiga shaf ke atas. kemudian yang selanjutnya tersebutkan dalam sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. maka orang yang seperti ini dihsalati d. tapi ia berdiri di belakang imam. [Karena tidak semua yang meninggal dishalati dengan shalat gaib] . memohonkan ampunan dan rahmat untuk orang-orang kafir dan orang-orang munafik [mereka bisa diketahui dari sikap mereka memperolok-olokkan serta memusuhi hukum dan syari'at Islam.Jika yang shalat dengan imam hanya satu orang. jika keduanya tidak ada maka yang lebih pantas mengimami adalah yang lebih baik bacaan/hafalan Qur'an-nya.Diharamkan menshalati.Berjamaah dalam shalat jenazah hukumnya wajib. maka orang itu tidak berdiri pas di samping imam sejajar seperti halnya dalam shalat-shalat lain. Orang ahlul ilmi dan ahlul diin tidak menshalati supaya menjadi pelajaran bagi orang-orang yang seperti itu c. wallahu 'alam. . Orang yang berbuat dosa dan melakukan hal-hal yang haram. dengan ciri-ciri yang lain]. seperti halnya dengan shalat-shalat wajib yang lainnya. .Pemimpin umat atau wakilnya lebih berhak menjadi imam dalam shalat. Orang yang mati di suatu tempat dimana tidak ada seorangpun yang menshalati di sana.

. jika ia jahat maka maafkanlah kejahatannya" Berdoa antara takbir yang terakhir dengan salam disyariatkan. dan mengikhlaskan doa untuk mayyit.Lebih afdhal jika shalat jenazah di luar masjid. yang .Jika kebetulkan banyak sekali jenazah terdiri dari jenazah laki-laki dan jenazah wanita. sedangkan jenazah wanita di arah kiblat. anak hamba-Mu. Lebih utama jika diragamkan. . dan boleh juga di masjid karena semuanya ini pernah diamalkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. ia memerlukan rahmat-Mu. seperti : "Alahumma 'abduka wabna amatika ahyaaja ilaa rahmatika wa anta ghaniyyi an 'adzabihi in kana muhsinan farid fii hasanaatihi. [Disini tidak ada penjelasan yang menyebutkan adanya do'a istiftaah] Bacaan dalam shalat jenazah sifatnya sir [pelan]. . . yaitu di suatu tempat yang disiapkan untuk shalat jenazah. semua ini sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. saayyian fatajawaja 'an sayyiatihi" Artinya : "Ya Allah.Lalu takbir yang kedua kemudian membaca shalawat kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.Lalu bertakbir untuk takbir selanjutnya.Setelah takbir yang pertama membaca surah Al-Fatihah dan satu surah. . Kemudian salam dua kali seperti halnya pada shalat wajib yang lain. karena ini adalah hukum asalnya. Jenazah laki-laki (meskipun masih anak-anak) diletakkan lebih dekat dengan imam. Disyariatkan mengangkat kedua tangan pada takbir yang pertama saja.Bertakbir 4 kali inilah yang paling kuat atau 5 sampai 9 kali.Imam berdiri di posisi kepala mayat laki-laki dan di posisi pertengahan mayat wanita. jika ia baik maka tambahlah kebaikannya. ini adalah hamba-Mu. Boleh juga dishalati satu persatu.. maka mereka dishalati sekali shalat. kadang-kadang mengamalkan yang satu dan kadang-kadang mengamalkan yang lain. . .Berdoa dengan doa yang sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Engkau berkuasa untuk tidak menyiksanya. Lalu melatakkan tangan kanan di atas tangan kiri lalu menempelkan di dada.

[Hal ini memuat bantahan terhadap sebagian orang yang mewasiatkan supaya dikuburkan di masjid atau di makam khusus atau di tempat lainnya yang sebenarnya tidak boleh di dalam syariat Allah Subhanahu wa Ta'ala] . Para wali-wali si mayyit lebih berhak menurunkannya. Penataan kubur tempat mayat ada dua cara yang dibolehkan : [a] Lahad : yaitu melubangi liang kubur ke arah kiblat (ini yang afdhal). . boleh juga salam hanya satu kali. kecuali karena dalam keadaan darurat. dan yang lebih didahulukan adalah yang lebih afdhal di antara mereka. meskipun dengan cara memakai lampu dan turun di lubang kubur untuk memudahkan pelaksanaan penguburan. tatkala matahari pas dipertengahan dan tatkala terbenam] MENGUBURKAN MAYYIT Wajib menguburkan mayyit. . meskipun kafir.pertama ke kanan dan yang kedua ke kiri.Tidak boleh menguburkan seorang muslim dengan seorang kafir. Yang menurunkan mayat adalah kaum laki-laki (mekipun mayatnya perempuan).Tidak boleh shalat pada waktu-waktu terlarang. Wajib memperdalam lubang kubur. kecuali karena darurat.Dalam kondisi darurat boleh menguburkan dalam satu lubang dua mayat atau lebih. . Boleh seorang suami mengerjakan sendiri penguburan istrinya. [b] Syaq : Melubangi ke bawah di pertengahan liang kubur. bagi imam dan orang-orang yang ikut di belalakangnya. memperluas serta memperbaiki. kecuali orang-orang yang mati syahid mereka dikuburkan di lokasi mereka gugur tidak dipindahkan ke penguburan.Menurut sunnah salam pada shalat jenazah dengan cara sir (pelan). .Menurut sunnah Rasul. karena kedua cara ini tersebutkan dalam sunnah. menguburkan di tempat penguburan.Tidak boleh menguburkan pada waktu-waktu terlarang [Lihat Bagian XII No 27] atau pada waktu malam. [waktu-waktu terlarang . begitu pula sebaliknya. . harus dipekuburan masing-masing. . saat terbitnya matahari.

d. wajahnya menghadap kiblat. . c. berziarah ke kubur. Menurut sunnah : memasukkan mayat dari arah belakang liang kubur.Artinya : "(Aku meletakkan) dengan nama Allah dan menurut millah (agama) Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam". Berdiri di kubur sambil mendoakan dan memerintahkan kepada yang hadir supaya mendoakan dan memohonkan ampunan juga.Orang yang meletakkan mayat di kubur membaca : "bismillahi wa'alaa sunnati rasuulillahi shallallahu 'alaihi wa sallama" -Artinya : '(Aku meletakkannya) dengan nama Allah dan menurut sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam" atau : "bismillahi wa 'alaa millati rasulillahi shallallahu 'alaihi wa sallama" .Meletakkan mayat di atas sebelah kanannya. Jika ia melakukan hal itu dengan dalih supaya bersiap-siap mati atau untuk mengingat kematian maka itu dapat dilakukan dengan cara memperbanyak amalan shaleh. tida diratakan. yang semalam itu tidak menyetubuhi isterinya. yang dilakukan oleh sebagian orang adalah perbuatan yang tidak dianjurkan dalam syari'at. Setelah menimbun kubur disunnahkan hal-hal berikut : a. karena Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah melakukan hal itu.Menggali kuburan sebagai persiapan sebelum mati. Meninggikan kubur sekitar sejengkal dari permukaan tanah. Seorang hamba tidak mengetahui di mana ia akan mati.. para sahabat beliaupun tidak melakukannya.Boleh duduk saat pemakaman dengan maksud memberi peringatan orang-orang yang hadir akan kematian serta alam setelah kematian.Dipersyaratkan bagi yang menguburkan wanita . b. supaya dapat dikenal dan dipelihara serta tidak dihinakan. [Hadits Al-Barra bin 'Aazib] . Meninggikan hanya dengan batas yang tersebut tadi. Memberi tanda dengan batu atau selain batu supaya dikenali. (Inilah yang tersebutkan di dalam sunnah Rasul Shallallahu 'alaihi wa sallam. adapun talqin yang banyak dilakukan oleh orang-orang awam pada zaman ini maka hal itu tidak ada dalil landasannya di dalam sunnah). . bukan dengan cara melakukan hal-hal yang hanya dibikin-bikin oleh orang . . kepala dan kedua kakinya melentang ke kanan dan kekiri kiblat.

dan menguburkan. dan kalau orang-orang tidak mengetahui cara-cara dan makna menyelenggarakan jenazah. maka akan membuat kesulitan saat nanti akan melakukan penyelenggaraan jenazah. penyelenggaraan jenazah terdiri dari. . menyolatkan. oleh karenanya pengetahuan akan penyelenggaraan jenazah sangat penting bagi kita semuasebagai umat muslim. dengan dibuatnya makalah tentang penyelenggaraan jenazah ini diharapkan pengetahuan kita mengenai penyelenggaraan jenazah menjadi bertambah.Kesimpulan penyelenggaraan jenazah merupakan sesuatu yang penting untuk diketahui oleh setiap umat muslim karena semua manusia akan meninggal. penyelenggaraan jenazah sebaiknya dilakukan oleh keluarga si mayyit sendiri. mengkafani. memandikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful