MAKALAH TENTANG PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP DI BIDANG INDUSTRI

DIBUAT OLEH : DAVIN D. XI IPA 4

SMAN 2 KOTA SERANG

iptek dan teknologi dikembangkan dalam bidang antariksa dan militer. Pengertian dan persepsi yang berbeda mengenai masalah lingkungan hidup sering menimbulkan ketidak harmonisan dalam pengelolaan lingkungan hidup. menyebabkan terjadinya eksploitasi energi. Hal ini dapat kita lihat dari pesatnya perkembangan berbagai industri yang dibangun dalam rangka peningkatan pendapatan (devisa) negara dan pemenuhan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia. seringkali harus mengorbankan ekologi dan lingkungan hidup manusia. agar proses industri dapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia. Latar Belakang Pengalaman beberapa negara berkembang khususnya negara-negara latin yang gandrung memakai teknologi dalam industri yang ditransfer dari negara-negara maju (core industry) untuk pembangunan ekonominya seringkali berakibat pada terjadinya distorsi tujuan. Hal ini didukung oleh itikad pelaku pembangunan di negara-negara untuk beranjak dari satu tahapan pembangunan ke tahapan pembangunan berikutnya.BAB I PENDAHULUAN A. yang justru menguntungkan perusak lingkungan dan merugikan masyarakat dan pemerintah. Akibatnya seringkali terjadi kekurang tepatan dalam menerapkan berbagai perangkat peraturan. Negara pengadopsi hanya menjadi konsumen dan ladang pembuangan produk teknologi karena tingginya tingkat ketergantungan akan suplai berbagai jenis produk teknologi dan industri dari negara maju Alasan umum yang digunakan oleh negara-negara berkembang dalam mengadopsi teknologi (iptek) dan industri. Keadaan ini terjadi karena aspek-aspek dasar dari manfaat teknologi bukannya dinikmati oleh negara importir. Disamping itu. Tetapi akibat tindakan penyesuaian yang harus dipenuhi dalam memenuhi permintaan akan berbagai jenis sumber daya (resources). 2 . sumber daya alam dan lingkungan yang dilakukan untuk memenuhi berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya seharihari. tetapi memakmurkan negara pengekspor atau pembuat teknologi. searah dengan pemikiran yang menyebutkan bahwa untuk masuk dalam era globalisasi dalam ekonomi dan era informasi harus melewati gelombang agraris dan industrialis.

dan 3) Bagaimana menyikapi terjadinya pencemaran lingkungan hidup. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian tersebut diatas.B. tulisan ini secara khusus akan membahas permasalahan : 1) Bagaimana kontribusi industri dan teknologi yang menyebar terhadap pencemaran lingkungan 2) Bagaimana klasifikasi pencemaran lingkungan. 3 .

Ilmu tentang hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungan hidupnya di sebut ekologi. Interaksi dari elemen lingkungan yaitu antara yang tergolong hayati dan non-hayati akan menentukan kelangsungan siklus ekosistem. yang merupakan komponen lingkungan yang sifatnya berbeda-beda. biologi. 4 . Inti dari permasalahan lingkungan hidup adalah hubungan makhluk hidup. flora. daya. dimana dapat digolongkan atas : Sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable natural resources) Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (non-renewable natural resources). Sesuai dengan kepentingannya maka sumber daya alam dapat dibagi atas. yang mempengaruhi kelangsungan peri kehidupannya dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. yang didalamnya didapati proses pergerakan energi dan hara (material) dalam suatu sistem yang menandai adanya habitat. baik dalam hal respirasi. maka manusia harus mampu mengenali sifat lingkungan hidup yang ditentukan oleh macam-macam faktor. Konsep-Konsep Untuk Memahami Masalah Lingkungan Dan Pencemaran Oleh Industri Seringkali ditemukan pernyataan yang menyamakan istilah ekologi dan lingkungan hidup. karena permasalahannya yang bersamaan. dan lain-lain. dan sebagainya. dan (c). memiliki daya dalam mengkreasi dan mengkonsumsi berbagai sumber-sumber daya alam bagi kebutuhan hidupnya. Dan. tanah. keadaan dan makhluk hidup. seperti fauna. (b). adat-istiadat. manusia sebagai makhluk yang paling unggul di dalam ekosistemnya. habitat.BAB II PEMBAHASAN A. Lingkungan hidup adalah sistem yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda. Berbagai sumber daya alam yang mempunyai sifat dan perilaku yang beragam tersebut saling berinteraksi dalam bentuk yang berbeda-beda pula. pemenuhan kebutuhan pangan. proses adaptasi dan evolusi. (a). Di alam terdapat berbagai sumber daya alam. agama. Dari definisi diatas tersirat bahwa makhluk hidup khususnya merupakan pihak yang selalu memanfaatkan lingkungan hidupnya. fisiokimia seperti air. udara. sosial ekonomi seperti pendapatan. termasuk di dalamnya manusia dengan perilakunya. Berkaitan dengan pernyataan ini. dan sebagainya. papan dan lain-lain. kesehatan. khususnya manusia dengan lingkungan hidupnya. Dalam memanipulasi lingkungan hidupnya.

Hubungan manusia dengan lingkungan hidupnya adalah sirkuler. yang diakibatkan oleh terjaminnya perolehan rejeki. Jenis dan jumlah masing-masing jenis unsur lingkungan hidup tersebut. Uraian ini dapat menjelaskan akibat yang ditimbulkan oleh adanya pencemaran lingkungan.sifat lingkungan hidup dikategorikan atas dasar : (1). maka perlu adanya itikad yang kuat dan kesamaan persepsi dalam pengelolaan lingkungan hidup. kelakuan atau kondisi unsur lingkungan hidup. bahkan produknya dapat menjadi komoditas ekonomi. perlakuan manusia terhadap lingkungan akan mempengaruhi mutu lingkungan hidupnya. dan (4). Konsep mutu lingkungan berbeda bagi tiap orang yang mengartikan dan mempersepsikannya secara sederhana menerjemahkan bahwa mutu lingkungan hidup diukur dari kerasannya manusia yang tinggal di lingkungan tersebut. hubungan atau interaksi antara unsur dalam lingkungan hidup tersebut. secara hayati ataupun kultural. Batasan ini terasa sempit. Industri Dan Pencemaran Lingkungan Jika kita ingin menyelamatkan lingkungan hidup. Pengelolaan lingkungan hidup dapatlah diartikan sebagai usaha secara sadar untuk memelihara atau memperbaiki mutu lingkungan agar kebutuhan dasar kita dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya. Misalnya. akibat polusi asap kendaraan atau cerobong industri. berarti jika terjadi perubahan pada lingkungan hidupnya maka manusia akan terpengaruh. B. tetapi 5 . (2). misalnya manusia dapat menggunakan air yang tercemar dengan rekayasa teknologi (daur ulang) berupa salinisasi. misalnya dampak radiasi baik yang disebabkan oleh sinar ultraviolet atau limbah nuklir. Memang manusia memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkungannya. (3). yang dapat mempengaruhi dan mempengaruhi oleh lingkungan hidupnya. Dengan demikian. seperti cahaya dan kebisingan. terutama terhadap kesehatan dan mutu hidup manusia. Manusia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya. membentuk dan dibentuk oleh lingkungan hidupnya. Hakekatnya manusia telah ³survival´ sejak awal peradaban hingga kini. bila dikaitkan dengan pengaruh elemen lingkungan yang sifatnya tidak dikenali dan dirasakan. faktor-faktor nonmateril. pengelolaan lingkungan dilakukan bertujuan agar manusia tetap ³survival´. agar dapat dimanfaatkan secara optimal maka manusia diharuskan untuk mampu memperkecil resiko kerusakan lingkungan. udara yang dipergunakan untuk bernafas oleh manusia yang tinggal di lingkungan itu akan tercemar oleh gas CO (karbon monoksida). Tetapi untuk mendapatkan mutu lingkungan hidup yang baik. iklim dan faktor alamiah lainnya yang sesuai. Berkaitan dengan paparan ini. yang bersifat merugikan bagi kelangsungan hidup makhluk hidup.

Karena jika tidak mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul dari permasalahan lingkungan. Teknologi yang diandalkan sebagai instrumen utama dalam ³revolusi hijau´ mampu meningkatkan hasil pertanian. maka kemajuan yang telah dicapai terutama berkat ke-magnitudean teknologi akan mengancam kelangsungan hidup manusia. akibat relasi kemajuan yang bersinggungan dengan lingkungan hidupnya. kereta api. karbon dioksida. dalam hal ini. Dampak Industri dan Teknologi terhadap Lingkungan Pentingnya inovasi dalam proses pembangunan ekonomi di suatu negara. industri kapal laut. CFC. serta revolusi sibernitika. Teknologi memberikan kemajuan bagi industri baja. pesatnya hasil penemuan baru dapat dijadikan sebagai ukuran kemajuan pembangunan ekonomi suatu bangsa. teknologi. dan industri. menghantarkan manusia untuk tetap mampu menggoreskan sejarah kehidupan.peralihan dan revolusi besar yang melanda umat manusia akibat kemajuan pembangunan. Teknologi juga mampu menghasilkan sulfur dioksida. yang memperkaya peradaban manusia. Dari berbagai tantangan yang dihadapi dari perjalanan sejarah umat manusia. bermacam jenis pupuk yang bersifat 6 . dan gas-gas buangan lain yang mengancam kelangsungan hidup manusia akibat memanasnya bumi akibat efek ³rumah kaca´. 1. kiranya dapat ditarik selalu benang merah yang dapat digunakan sebagai pegangan mengapa manusia ³survival´ yaitu oleh karena teknologi. karena adanya bibit unggul. industri mobil. iptek.

pestisida dan insektisida. tergolong masih sangat kurang. yaitu sekitar 0. indikasi kebijaksanaan harus menitikberatkan perhatian yang lebih bagi 7 . ternyata CFC (chlorofluorocarbon) dan tetra fluoro ethylene polymer yang digunakan justru memiliki kontribusi bagi menipisnya lapisan ozon di stratosfer. terutama oleh menyatunya negara maju dengan negara berkembang dalam blok perdagangan. 18 orang di Taiwan. Singapura dan Cina persentasenya mendekati 1 persen. atau obat anti nyamuk yang praktis untuk disemprotkan. bahkan Amerika dan Jepang jauh diatas 2 persen. Kasus Indonesia memang negara ³late corner´ dalam proses industrialisasi di kawasan Pasifik. Teknologi memungkinkan negara-negara tropis (terutama negara berkembang) untuk memanfaatkan kekayaan hutan alamnya dalam rangka meningkatkan sumber devisa negara dan berbagai pembiayaan pembangunan.000. era sibernitika yang mengglobal dapat dikonsumsi oleh negara-negara miskin sekalipun karena kemampuan komputer sebagai instrumen informasi yang tidak memiliki batas ruang. Dalam hal ini.suplemen. Selanjutnya. Berdasarkan data perbandingan tersebut. Sedangkan Malaysia.12 persen saja untuk tahun 1987. Kemajuan teknologi sibernitika ini meyakini para ekonom bahwa kemajuan yang telah dicapai oleh negara maju akan dapat disusul oleh negara-negara berkembang. jaringan Internet yang dapat diakses dengan biaya yang tidak mahal menghilangkan titik-titik pemisah yang diakibatkan oleh jarak yang saling berjauhan. 23 orang di Singapura. alat-alat pendingin (lemari es dan AC). Dibalik itu. dan sebagainya. dan dibandingkan beberapa negara di kawasan ini kemampuan teknologinya juga masih terbelakang. menyimpulkan bahwa Indonesia dari segi pengeluaran R&D (Research and Design) sebagai persentase PDB. Menurut PECC dalam laporannya berjudul ³Pacific Science and Technology Profit. Teknologi juga memberi rasa aman dan kenyamanan bagi manusia akibat mampu menyediakan berbagai kebutuhan seperti tabung gas kebakaran. 34 orang di Jepang dan 40 orang di Amerika. teknologi yang sama juga menghasilkan berbagai jenis racun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungannya. dibandingkan dengan 15 orang di Korea. Serangkai dengan proses tersebut. dipaparkan bahwa Indonesia bersama dengan Filipina berada di peringkat terbawah. berbagai jenis aroma parfum dalam kemasan yang menawan. tetapi akibat yang ditimbulkannya merusak hutan tropis sekaligus berbagai jenis tanaman berkhasiat obat dan beragam jenis fauna yang langka. yaitu hanya 4 orang per 10. Dari segi jumlah ilmuwan dan insiyur. Indonesia juga berada pada peringkat terbawah. Bahkan akibat kemajuan teknologi. bahkan akibat rutinnya digunakan berbagi jenis pestisida ataupun insektisida mampu memperkuat daya tahan hama tanaman misalnya wereng dan kutu loncat. di Korea mendekati 2 %.

technical assistance and cooperation. kontrak-kontrak pembelian mesin-mesin. maka Indonesia seringkali ³dicurigai´ melakukan eksploitasi sumber alamnya secara besar-besaran. turnkey project. diperkirakan bahwa akibat erosi tanah yang terjadi di Jawa nilai kerugian yang ditimbulkannya telah mencapai 0. melalui tahapan mempelajari proses akuisisi dan peningkatkan kemampuan teknologi yang telah dikuasai. Bahkan hampir seluruh daerah di Jawa telah ikut mengalami peningkatan suhu udara. Dalam hal merebaknya teknologi industri masuk ke Indonesia. J. Surabaya. maka banyak perusahaan multinasional dan asing yang menggunakan. dan (e). polusi di Jawa. dan sebagainya. karena dukungan kemajuan teknologi dan besarnya tingkat kebutuhan industri-industri yang berkembang pesat secara kuantitif dan berskala besar. Seperti pengalaman negara-negara lain yang telah melalui berbagai tahapan pembangunan sampai pada tahap industrialisasi. khususnya pada kota-kota yang sedang berkembang seperti Gresik. Dengan dukungan UU tentang Hak Paten (Property Right) dan UU Perlindungan Hak Cipta (Intellectual Right). 1 tahun 1967. Bandung Lhoksumawe. Masalah prioritas model teknologi (iptek) apakah kompetitif (competitive) atau komparatif (comparative). (d). (c). Terlepas dari berbagai keberhasilan pembangunan yang disumbangkan oleh teknologi dan sektor industri di Indonesia. Habibie (Dewan Riset Nasional) merangkainya dengan konsep matriks. (b).5 % dari GDP. Jakarta. maka Indonesia juga mengandalkan teknologi dalam industrinya untuk memelihara momentum pembangunan ekonomi dengan tingkat pertumbuhan diatas 5 % pertahunnya Masuknya teknologi ke Indonesia sudah dimulai sejak diundangkannya UUPMA (UU No. mengurutnya atas dasar teknik Delphi. Berdasarkan hasil studi empiris yang pernah dilakukan oleh Magrath pada tahun 1987. Sedangkan B. dan lebih besar lagi jika diperhitungkan kerusakan lingkungan di Kalimantan akibat kebakaran hutan. trade fair dan berbagai lokakarya. Sebagai salah satu negara berkembang yang banyak membutuhkan dana bagi pembiayaan pembangunan. teknokrat yang diwakili Widjojo Nitisastro cs dan Sumitro Djojohadikusumo.No. memakai dan mengembangkan teknologi dalam menghasilkan berbagai produk industri. know how agreement. Atau dalam bentuk equity participation dalam rangka joint operation agreement. Medan. dapat melalui : (a) Science agreement. purchase of capital goods.upaya untuk mengkreasi penemuan-penemuan teknologi. foreign direct investment. yang diperbarui dengan PP. sehingga banyak penduduk 8 . sesungguhnya telah terjadi kemerosotan sumber daya alam dan peningkatan pencemaran lingkungan. 20 tahun 1994). dan terkurasnya kandungan sumber daya tanah di Jawa.

Terjadi peningkatan konsentrasi pencemaran udara seperti CO. Luas hutan Indonesia semakin sempit akibat tidak terkendalinya perambahan yang disengaja atau oleh bencana kebakaran. Konsentrasi bahan pencemar yang berbahaya bagi kesehatan penduduk seperti merkuri. secara teknis telah didefinisikan dalam UU No. seperti minyak bumi dan batubara yang diperkirakan akan habis pada tahun 2020. dan debu. Temperatur udara maksimal dan minimal sering berubah-ubah. Sumber daya alam yang dimiliki bangsa Indonesia terasa semakin menipis. Berkaitan dengan pernyataan tersebut dapat dicatat keadaan lingkungan di beberapa kota di Indonesia. 9 . sedangkan di musim penghujan cenderung terjadi banjir yang melanda banyak daerah yang berakibat merugikan akibat kondisi ekosistemnya yang telah rusak. NO2 SO2. energi. Kelangkaan air tawar semakin terasa. yakni masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. khususnya di musim kemarau. bentuk perubahannya adalah berubahnya konsentrasi suatu bahan (hidup/mati) pada lingkungan. 2. dan lahan pertanian semakin memyempit dan mengalami pencemaran. yaitu : Terjadinya penurunan kualitas air permukaan di sekitar daerah-daerah industri. dan merosotnya fungsi lingkungan dalam menunjang kehidupan. kadmium. 4 Tahun 1982. yaitu : Sumber perubahan oleh kegiatan manusia atau proses alam. terdapat tiga unsur dalam pencemaran. dan atau komponen lain ke dalam lingkungan dan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alam. timah hitam. Kondisi hara tanah semakin tidak subur. zat. pestisida. bahkan temperatur tertinggi di beberapa kola seperti Jakarta sudah mencapai 37 derajat celcius. Klasifikasi Pencemaran Lingkungan Masalah pencemaran lingkungan hidup. meningkat tajam dalam kandungan air permukaan dan biota airnya. sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat lagi berfungsi sesuai peruntukannya.yang merasakan kegerahan walaupun di daerah tersebut tergolong berhawa sejuk dan tidak pesat industrinya. Dari definisi yang panjang tersebut. pcb.

Dalam hal ini. fisik. pada dasarnya terletak pada esensi kegiatan manusia yang mengakibatkan terjadinya kerusakan yang merugikan masyarakat banyak dan lingkungan hidupnya. Tonggak pertama sejarah tentang permasalahan lingkungan hidup dipancangkan melalui seminar tentang Pengelolaan lingkungan Hidup dan Pembangunan Nasional yang diselenggarakan di Universitas Padjajaran pada tanggal 15 . 3. Di Indonesia perhatian tentang lingkungan hidup telah dilakukan sejak tahun 1960-an. telah menetapkan tanggal 5 Juni setiap tahunnya untuk diperingati sebagai Hari lingkungan Hidup Sedunia. berbagai upaya pengendalian pencemaran lingkungan hidup dilakukan dengan memperkuat sanksi dan memperluas jangkauan peraturan-peraturan tentang pencemaran lingkungan hidup. perhatian terhadap perubahan iklim. Kesepakatan ini berlangsung didorong oleh kerisauan akibat tingkat kerusakan lingkungan yang sudah sangat memprihatinkan. Hasil yang dapat diperoleh dari pertemuan itu yaitu terkonsepnya pengertian umum permasalahan lingkungan hidup di Indonesia. kejadian geologi yang bersifat mengancam kepunahan makhluk hidup dapat digunakan sebagai petunjuk munculnya permasalahan lingkungan hidup. tanah. tetapi juga menyangkut pencemaran yang ditimbulkan oleh limbah industri dan keluarga yang menghasilkan berbagai rupa barang dan jasa sebagai pendorong kemajuan pembangunan di berbagai bidang.Pencemaran dapat diklasifikasikan dalam bermacam-macam bentuk menurut pola pengelompokannya : a) pengelompokan menurut bahan pencemar yang menghasilkan bentuk pencemaran biologis. dan budaya b) pengelompokan menurut medium lingkungan menghasilkan bentuk pencemaran udara.18 Mei 1972. dengan lahirnya Keppres 77/1994 tentang Organisasi Bapedal sebagai acuan 10 . pencemaran oleh industri dan limbah rumah tangga belumlah dipermasalahkan secara khusus kecuali di kota-kota besar. air. masalah lingkungan hidup tidak hanya berhubungan dengan gejala-gejala perubahan alam yang sifatnya evolusioner. Saat ini. kimiawi. Pada saat itu. makanan. Menyikapi Pencemaran Lingkungan Konferensi PBB tentang lingkungan Hidup di Stockholm pada tahun 1972. dan sosial c) pengelompokan menurut sifat sumber menghasilkan pencemaran dalam bentuk primer dan sekunder Namun apapun klasifikasi dari pencemaran lingkungan. Pada Pelita V.

hingga pengolahan akhir limbah buangan (Lampiran Pidato Presiden RI.bagi pembentukan Bapeda/Wilayah di tingkat Propinsi. industri dan upaya-upaya yang dilakukan dalam pembangunan ekonomi. Upaya pengendalian pencemaran lingkungan hidup ini. Peraturan ini dikeluarkan untuk memperkuat Undang-Undang Nomor 4 tahun 1982 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dianggap perlu untuk diperbaharui. yang ditetapkan oleh pemerintah. Dari uraian tersebut diatas jelaslah bagi kita bahwa dalam menyikapi terjadinya pencemaran lingkungan baik akibat teknologi. 4 Tahun 1982. Berdasarkan Strategi Penanganan Limbah tahun 1993/1994. 19 tahun 1994 dan Keppres No . ternyata juga menghasilkan lapangan kerja dan kesempatan berusaha baru di berbagai kota dan sektor pembangunan. karena kekhawatiran akan bencana dari dampak negatif pencemaran lingkungan. jika tidak ada kesamaan persepsi dan kesadaran dalam pengelolaan lingkungan hidup maka berbagai upaya pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat tidak akan dapat dinikmati secara tenang dan aman. yang memprioritaskan penanganan lingkungan pada 33 sungai di 13 Propinsi. diperlukan itikad yang luhur dalam tindakan dan perilaku setiap orang yang peduli akan kelestarian lingkungan hidupnya. Disamping itu. 1994 : II/27). 11 . Pendirian unit pengolahan limbah ini juga diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 1994 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun. dilaksanakan Program Kali Bersih (PROKASIH). proses produksi. di Cileungsi Jawa Barat. maka proses pengolahan akhir buangan sudah harus dimulai pada tahap pemilihan bahan baku. yang pertama di Indonesia.7 tahun 1994 yang berhubungan dengan pengelolaan lingkungan. untuk mengembangkan tanggung jawab bersama dalam menanggulangi masalah pencemaran sungai terutama dalam upaya peningkatan kualitas air. ditempuh dengan pembangunan Pusat Pengelolaan Limbah Industri Bahan Berbahaya dan Beracun (PPLI-B3). Langkah yang ditempuh untuk mendukung kebijaksanaan ini. Walaupun telah ditetapkan Undang-Undang No. yang juga bermanfaat bagi arah pembentukan Bapeda/Daerah. PP No. perubahan lingkungan.

memasang alat pencegahan pencemaran. 12 . Saran Limbah industri harus ditangani dengan baik dan serius oleh Pemerintah Daerah dimana wilayahnya terdapat industri. Kemauan untuk saling menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup merupakan itikad yang luhur dari dalam diri manusia dalam memandang hakekat dirinya sebagai warga dunia.BAB III PENUTUP A. Di samping itu perlu dilakukan penelitian atau kajian. Pemerintah harus mengawasi pembuangan limbah industri dengan sungguh-sungguh. Pencemaran lingkungan akan menyebabkan menurunnya mutu lingkungan hidup. sehingga akan mengancam kelangsungan makhluk hidup. Pelaku industri harus melakukan cara-cara pencegahan pencemaran lingkungan dengan melaksanakan teknologi bersih. Adanya pengertian dan persepsi yang sama dalam memahami pentingnya lingkungan hidup bagi kelangsungan hidup manusia akan dapat mengendalikan tindakan dan perilaku manusia untuk lebih mementingkan lingkungan hidup. melakukan proses daur ulang dan yang terpenting harus melakukan pengolahan limbah industri guna menghilangkan bahan pencemaran atau paling tidak meminimalkan bahan pencemaran hingga batas yang diperbolehkan. sebagai B. yang menjadi kesimpulan dari tulisan diatas. Kesimpulan Adapun berikut : Pembangunan yang mengandalkan teknologi dan industri dalam mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi seringkali membawa dampak negatif bagi lingkungan hidup manusia. terutama ketenangan dan ketentraman hidup manusia.

28 Desember 2001. 2002. Diakses Januari 2008. Surabaya : Karya Anda.DAFTAR PUSTAKA  Harian Kompas. 1984.google.  Tanjung. Universitas Gajah Mada.id/dampak_limbah. Toksikologi Lingkungan.  www.co.  Riyadi.  Harian Jawa Pos. 13 . Yogyakarta. Shalahudin Djalal. Pusat Studi Lingkungan Hidup. Slamet. Kesehatan Lingkungan. 18 Pebruari 2003.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful