Sikap Positif terhadap Makna Proklamasi Kemerdekaan Sebagai negara yang berdaulat, kita harus berusaha sekuat tenaga

untuk mempertahankan kemerdekaan dari segala bentuk hambatan, tantangan, gangguan, dan ancaman, baik yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri. Gangguan yang datang dari dalam negeri berupa gerakan separatis yang akan memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, agar keberadaan gerakan separatis tersebut tidak menimbulkan masalah yang lebih lanjut. hendaknya pemerintah dapat mencari solusi yang terbaik yang dapat diterima oleh semua pihak.

Makna Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia. Ia merupakan momentum kelahiran bangsa Indonesia. Sikap yang harus dikembangkan dalam menyikapi proklamasi kemerdekaan negara Republik Indonesia ialah dengan cara mempertahankan dan mengisi kemerdekaan melaluipembangunan. Proklamasi kemerdekaan bukanlah tujuan akhir bangsa Indonesia melainkan merupakan jembatan emas yang akan mengantarkan rakyat Indonesia menuju citacita nasional, yaitu untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

Selain itu, kita juga harus waspada terhadap segala bentuk ancaman yang berasal dari luar negeri. Apabila negara kita lemah maka ancaman tersebut akan datang sewaktu-waktu, seperti upaya yang dilakukan suatu negara lain untuk mencaplok sebagian wilayah negara kita. Ada pula upaya dari negara lain untuk membantu gerakan separatis yang ada di wilayah Indonesia dengan memberikan dana, memasok senjata, dan memberikan perlindungan terhadap orang-orang yang mencari suaka politik. Sikap positif juga patut kita berikan kepada para pendiri negara yang telah berani mengambil sikap sendiri untuk memproklamasikan kemerdekaan negara Indonesia. Mereka menyadari bahwa nasib bangsa Indonesia berada di tangan bangsa Indonesia sendiri. Setelah mengetahui berita bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu, bangsa Indonesia dengan didorong oleh golongan pemuda berani mengambil sikap untuk memproklamasikan kemerdekaannya walaupun sempat tidak mendapat persetujuan dari golongan tua. Namun, pada akhirnya, mereka dapat bersatu dan bersama-sama memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Mereka juga tidak gentar terhadap ancaman Jepang, Sekutu, dan NICA yang akan menyusul kemudian. Mereka tetap siap untuk menghadapinya. Untuk itu kita perlu mencontoh teladan dad para pendahulu kita. Mereka dapat memproklamasikan dan mempertahankan kemerdekaan karena mereka bersatu padu. Dengan persatuan yang kokoh, semua beban akan menjadi ringan. Apalagi sekarang ini negara kita sedang melaksanakan pembangunan. Agar pembangunan dapat berjalan dengan baik diperlukan suasana yang aman, tertib, dan damai. Keadaan yang seperti itu akan terwujud apabila semua rakyat bersatu padu. Sebaliknya apabila semua rakyat

UU/Perpu. Jiwa toleransi atau tenggang rasa antara agama. 3. yaitu UUD 1945. Semangat pengorbanan. Misalnya. suku. di antaranya sebagai berikut: 1.nilai positif perjuangan para pejuang bangsa pada masa kemerdekaan. semangat persatuan dan kesatuan harus tetap kita pegang teguh selamanya. Sebagai warga negara yang baik sudah seharusnya mengerti dan memahami nilai. Selain itu. di antaranya sebagai berikut. dan Peraturan Daerah. Jiwa tanpa pamrih dan bertanggung jawab. . Mewujudkan kesetiaan terhadap Pancasila dengan cara: Bagaimana usaha nyata kamu dalam mengisi kemerdekaan? a) melaksanakan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. memberikan bantuan. 4. golongan. Misalnya. d) memelihara kesadaran untuk menaati dan mematuhi hukum yang berlaku atau peraturan perundangundangan. Tahukah kamu nilai-nilai positif apakah yang terdapat dalam diri para pejuang? Nilai-nilai positif tersebut. dan bangsa. Misalnya. Pro Patria dan Primus Patrialis. 3. b) menjaga kelestarian Pancasila untuk kelangsungan hidup bangsa dan negara. Oleh karena itu. Menegakkan dan mengisi kemerdekaan dengan langkah-langkah sebagai berikut: a) Mengadakan koreksi (perbaikan) serta mengatasi penyimpangan-penyimpangan atau penyelewengan terhadap Pancasila dan UUD 1945. 5. Adapun nilai-nilai yang terkandung sebagai perwujudan keikhlasan. 1. 2. Semangat kepahlawanan. 2. obatobatan kepada korban gempa dan Tsunami. 4. c) menjaga hak dan kewajiban asasi manusia supaya tidak terjadi pelanggaran hak asasi. menghormati orang lain yang menjalankan ibadah. Peraturan Pemerintah. seperti sikap terhadap bekas kaum kooperator (orang yang bekerja sama dengan penjajah) dan bekas gerombolan bersenjata. Memajukan persatuan dan kesatuan bangsa. seperti pakaian. Jiwa ksatria dan kebesaran jiwa yang tidak mengandung balas dendam. Percaya pada diri sendiri. Semangat menentang pengaruh asing dalam segala bentuknya. 5. 3. Semangat persatuan dan kesatuan.tidak mau bersatu akan timbul kekacauan-kekacauan yang dapat merugikan kita semua. Jiwa solidaritas atau kesetiakawanan dari semua lapisan masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan. 6. seperti pengorbanan harta benda dan jiwa raga. 2. yaitu selalu mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan tanah air. Semangat tahan derita dan tahan uji. terutama penjajahan terhadap bangsa lain. 1. berikut akan dijelaskan sikap setia terhadap nilai-nilai Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Peraturan Presiden. memberikan obat-obatan pada korban gempa.

c) Menegakkan kehidupan konstitusional atau kehidupan yang dilandasi dengan UUD 1945. Dengan demikian. d) Ikut berperan serta dalam pembangunan dengan segenap kemampuan. di sekolah. c) Melaksanakan sistem demokrasi yang sehat sesuai dengan kepribadian bangsa. baik di keluarga. maupun di masyarakat.b) Mengabdi pada kepentingan rakyat banyak melalui pembangunan nasional. Apakah sikap-sikap tersebut sudah dilaksanakan olehmu dalam kehidupan sehari-hari? Coba renungkan sikap positif apa saja yang belum tercantum dan belum dilaksanakan olehmu. d) Menegakkan hukum. . sikap positif yang dijelaskan tersebut harus dilaksanakan dalam kehidupan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful