P. 1
Laporan KP Inspeksi pengelasan, manajemen, dan Proses pengolahan Minyak PT.Pertamina RU II Dumai

Laporan KP Inspeksi pengelasan, manajemen, dan Proses pengolahan Minyak PT.Pertamina RU II Dumai

|Views: 7,829|Likes:
Published by Peter Manurung

More info:

Published by: Peter Manurung on Jan 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2014

pdf

text

original

Inspeksi pengelasan selama kegiatan pengelasan mencakup
parameter audit untuk memverifikasi pengelasan sesuai dengan prosedur.

a.Jaminan mutu.

–Kendali mutu

a.Juru las bertanggung jawab atas hasil mutu lasan.
b.Juru las harus memenuhi persyaratan kualifikasi.
c.Juru las mengerti prosedur dan persyaratan las
pekerjaan tersebut.
d.Juru las mengerti batas-batas inspeksi.
–Potensi tindakan inspektur

Mengkaji kinerja juru las ( API 577 Apendik B).

a.Parameter dan teknik pengelasan

Departemen Teknik Mesin

1

Fakultas Teknik – Universitas Sumatera Utara

Laporan Kerja Praktek

Memriksa apakah parameter dan teknik las didukung dengan WPS dan
WPQ.

–Kendali mutu
Variabel utama las :
a.Bahan pengisi, fluks, laju alur gas inert.
b.Teknik pembersihan laju alir, analisis O2,dll.
c.Pre pemanasan jika perlu.
d.Tekik las, pergerakan maju las, penumpukan manic las, dll.
e.Peralatan penyetelan seperti amperemeter, voltmeter dan
umpan kawat.
f.Suhu pemanasan dan interpass.
g.Kecepatan las.
h.Masukan panas jika perlu.

Contoh hasil lasan yang memenuhi juru las dan welding engineer.
Juru las menunjukkan keyakinan dan patuh pada praktek las yang
benar.
–Potensi tindakan inspektur

a.Mengkaji hasil contoh lasan dengan welding engineer.
b. Mengkaji mutu juru las dengan organisasi pengelasan.

a.Pemeriksaan hail las
–Kendali mutu yang harus dinilai
a.Mutu las ikat yang akan disatukan pada lasan dapat
diterima.
b.Akar lasan penetrasinya cukup dan bermutu.
c.Pembersihan antar lintasan las dan permukaan back-
gouged dapat diterima.
d.NDE tambahan dilakukan antar lintasan las dan
permukaan back-gouged agar menunjukan hasil yang
dapat diterima.
e.Pengerjaan ulang dalan proses penghilangan cacat
berhasil dilakukan.

Departemen Teknik Mesin

1

Fakultas Teknik – Universitas Sumatera Utara

Laporan Kerja Praktek

f.Pengukuran ferit dalam proses jika perlu, dilakukan dan
direkam.
g.Penguatan las akhir dan ukuran las jalur memenuhi
insfeksi pekerjaan dan gambar.

–Potensi tindakan inspektur

Menolak hasil kerja yang tidak dapat diterima.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->