P. 1
KHUTBAH PERTAMA

KHUTBAH PERTAMA

|Views: 813|Likes:
Published by Reza Septianugraha

More info:

Published by: Reza Septianugraha on Jan 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2013

pdf

text

original

KHUTBAH PERTAMA

. { 102 : { } [1 : { * } [7 : 0 71].
Jama¶ah Jum¶at yang dirahmati Allah SWT, Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan nikmat-Nya pada kita. Nikmat yang senantiasa menyertai kehidupan kita; dalam tidur dan terjaga, saat istirahat maupun beraktifitas, saat kita bergerak maupun diam. Semua nikmat yang kita rasakan kemudian menjadi nikmat yang hakiki tatkala nikmat iman masih mendominasi dalam diri kita. Maka tidak ada yang pantas untuk kita saling nasehatkan kecuali pesan taqwa. Agar kita mensyukuri segala nikmat Allah dan mengoptimalkannya untuk beribadah kepada-Nya. Berusaha meninggalkan seluruh larangan-Nya dan berupaya menjalankan perintah-Nya beserta sunnah Nabi-Nya; sekuat kemampuan kita. Ma'asyiral muslimin rahima kumullah, Hidup bagi seorang muslim, sejak ia akil baligh sampai malaikat maut menjemputnya, adalah ujian. Ujian yang tidak hanya sekedar untuk dilalui, tetapi juga akan dinilai oleh Allah Azza Wa Jalla. Dengan ujian itu, secara nyata Allah akan mendapati siapa diantara hamba-hamba-Nya yang paling baik amalnya.

}[ ]. ].

supaya Dia menguji kamu. Seseorang akan diuji sesuai kadar . Ali Imran : 186) Akhwatal iman hafidzakumullah. semakin besar keimanan. Kaidah itu berlaku dalam ujian hidup bagi seorang mukmin. semakin berat ujiannya. pada hakikatnya keduanya merupakan ujian dari Allah. Ujian yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya yang muslim bisa berupa dua hal: ujian yang berbentuk musibah dan ujian kenikmatan. kemudian orang-orang yang semisalnya. Sama halnya UAS BN bagi SMU lebih sulit daripada UAS BN bagi siswa SMP. « Aku (Sa'ad bin Abi Waqash) bertanya: "Ya Rasulullah! Siapakah yang paling berat Ujiannya?" Beliau menjawab. Jika lulus menghadapinya akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Dengan mudah kita bisa menganalogikan bahwa ujian murid SD lebih mudah daripada ujian murid SMP. "Para Nabi. Kondisi ini akan disikapi berbeda oleh masing-masing orang. Bahwa seorang yang lebih kokoh keimanannya akan mendapatkan ujian yang lebih berat. kemudian orang yang semisalnya. Kamu benar-benar akan diuji pada hartamu dan dirimu (QS. Keduanya memiliki potensi yang sama. Namun. Rasulullah SAW pernah menjawab pertanyaan Saad bin Abi Waqash mengenai tingkatan ujian itu.Yang menjadikan mati dan hidup. dan karenanya penilaian Allah pun berbeda tergantung sikap hamba-Nya. Bagi orang yang beriman. siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya (QS. Al-Mulk : 2) Bahkan kehidupan sebelum baligh pun merupakan ujian. sebenarnya ada rumus umum tentang ujian itu. Seperti seseorang yang terlahir dalam keadaan tidak sempurna. Sering kali yang pertama disebut oleh manusia sebagai ujian yang buruk dan yang kedua disebut sebagai ujian yang baik. Ujian terhadap fisik ini termasuk kategori fi anfus dalam bahasa AlQur'an saat menjelaskan tentang ujian.

penderitaan. Siapa yang membenci ujian itu. dan betapa banyaknya orang yang tidak lulus menghadapinya: - - . Demikian pula ujian yang telah dihadapi oleh salafus shalih dan para ulama'. Jika agamanya kuat. Siapa yang ridha dengan ujian itu. dan sejenisnya. popularitas. sakit. An-Nasai. tidak banyak yang bisa menghadapinya dengan sikap yang benar lalu keluar sebagai pemenang dalam pandangan Allah. Dalam arti. Tirmidzi.agamanya. Shahih menurut Al-Albani) Maka kita melihat betapa sejarah telah menceritakan bahwa ujian-ujian yang paling berat dialami oleh para Nabi dan Rasul. maka Dia mengujinya. maka ia akan mendapatkan kemurkaan-Nya. Semakin berat ujian seseorang semakin besar pula pahala yang diperolehnya manakala ia lulus dalam mengahadapinya. lulus ujian. Tirmidzi dan Ibnu Majah. kekuasaan. Kekayaan.. sesungguhnya. kesenangan. Jangan dikira bahwa ujian itu hanyalah musibah.diuji sesuai kadar kekuatan agamanya. Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya besarnya pahala tergantung dengan besarnya ujian. maka ujiannya akan bertambah berat. kesusahan. Abdurrahman bin Auf pernah menggambarkan betapa beratnya ujian ini. dishahihkan Al-Albani dalam As-Shahihah) Ikhwani fiddin rahimakumullah. (HR." (HR. kemiskinan. maka ia akan mendapatkan keridhaan-Nya. jabatan. Dan ujian itu juga merupakan tanda cinta dari Allah buat hambahamba terkasih-Nya. kepemimpinan.. Ibnu Majah. kecelakaan. dan sejenisnya juga merupakan ujian. keterbatasan. apabila Allah mencintai suatu kaum. Jika agamanya lemah maka akan . Bahkan ujian tipe kedua ini sering kali lebih berat. Jika keimanan berbanding lurus dengan besarnya ujian. sesungguhnya besarnya pahala juga berbanding lurus dengan besarnya ujian.

hasan menurut Al-Albani) Tampaknya demikianlah sejarah mengatakan kepada kita. begitu kaya.Kami diuji dengan kesusahan-kesusahan (ketika) bersama Rasulullah SAW dan kami dapat bersabar. Namun. Banyak orang yang ketika diuji dengan kemiskinan ia mampu menghadapinya dan justru kemiskinan itu semakin meningkatkan ibadahnya dan menambah kedekatannya kepada Allah. ia justru lupa kepada Allah dan menjadi tidak peka terhadap orang-orang yang dulu mendukungnya. ada yang lulus ada yang tidak lulus dalam menghadapinya. Ada pula orang yang sebelumnya rajin ke masjid dan gemar berinfaq sewaktu menjadi orang biasa. apapun yang menimpa kaum muslimin. dan kami pun tidak dapat bersabar. ujian kenikmatan itu juga kerap mendekontruksi bangunan kebaikan dalam organisasi yang dulunya bisa bersabar dalam keterbatasan. Kasus kontroversi pencalonan artis dan selebritis dalam pilkada. Pendek kata. menguatkan apa yang dikatakan Abdurrahman bin Auf. Dan kenikmatan. { { * }[ : 102] . KHUTBAH KEDUA . (HR. Secara institusi. yang membuat partai berbasis Islam pecah adalah contoh betapa kekuasaan itu lebih berat daripada ujian ketidakamanan saat berada di bawah pemerintahan yang represif. sesungguhnya adalah ujian. seringkali justru menjadi ujian yang lebih berat dibandingkan kesusahan. Namun saat Allah memberinya jabatan. Kemudian kami diuji dengan kesenangan-kesenangan setelah beliau wafat. baik itu ia sukai atau tidak ia sukai. ia lupa dengan ibadah-ibadah yang dulu dijalaninya. Tirmidzi.

apapun. Dua hal itu adalah kesabaran dan ketaqwaan. Sementara kesabaran dalam menghadapai kenikmatan. maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. serta mengeluarkan segala ikhtiar untuk keluar dari kesulitan-kesulitan yang dihadapinya. mengambil hikmah dari ujian itu. Sebenarnya Allah telah memberikan petunjuk umum dalam menghadapi ujian. Bentuk kesabaran saat menghadapi ujian kesusahan adalah dengan mengedepankan sikap ridha pada Allah atas takdir-Nya. lalu mempergunakannya di jalan Allah Azza Wa Jalla. jabatan. Jika yang demikian bisa dilakukan. Baik berbentuk ujian kesusahan maupun ujian kenikmatan. Jama'ah Jum'at yang dirahmati Allah. Ali Imran : 186) Bersabar dan bertaqwa. insya Allah akan didapati hasil akhir yang sangat memuaskan sebagaimana hadits Nabi: Ujian itu akan selalu menimpa seorang hamba sampai Allah membiarkannya .} [7 : 0 71]. entah itu berupa kekayaan. Allah SWT berfirman: Jika kamu bersabar dan bertaqwa. (QS. ataupun hal lainnya adalah dengan berhati-hati agar tidak terjerumus pada hal-hal yang berlebihan. hal yang diharamkan. tentu saja bentuk kesabaran ini akan berbeda saat ia berhadapan dengan ujian kesusahan dibandingkan saat menghadapi ujian kenikmatan. serta menyadari sepenuhnya bahwa itu adalah dari Allah semata. agar hamba-hamba-Nya bisa lulus ujian dan mendapatkan pahala serta meningkat derajatnya. Ada dua hal yang harus dimiliki atau dilakukan dalam menghadapi ujian itu. Itulah kunci sukses menghadapi ujian.

berjalan di atas bumi dengan tidak memiliki dosa. Tirmidzi dan An-Nasai. (HR. dishahihkan Al-Albani) .

.

Karena itulah wajib bagi kita untuk bersyukur kepada Allah SWT. . Jama'ah Jum'at yang dirahmati Allah SWT. remaja. saat kita dilahirkan. Dan bentuk syukur itu tidak lain adalah taqwa. Semuanya tidak lepas dari nikmat Allah SWT. Suap yang dalam istilah fiqih dikenal dengan nama risywah ( ) adalah pemberian sesuatu kepada pihak yang berkuasa atas urusan tertentu agar pihak itu memutuskan urusan sesuai kehendak pemberi suap. Yakni berupaya menjalankan segala perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Berita yang selama bulan-bulan terakhir ini mengemuka diantaranya adalah kasus mafia pajak.Khutbah pertama . itu . sampai dengan hari ini. Jama'ah Jum'at yang dirahmati Allah SWT. misalnya. Tetapi khatib hendak mengajak kita bersama membahas suap dan korupsi. Jika ada seorang hakim. Sejak kita berada dalam rahim ibu kita. Ia hendak mengadili suatu perkara kita. masa kanak-kanak. Karenanya dalam khutbah jum'at kali ini. Ma'asyiral muslimin rahimakumullah. menggagalkan kebenaran. khatib mengajak kita untuk mencermatinya dua hal penting di dalam kasus ini secara Islam. Saat kita sendiri maupun dalam kondisi bersama manusia. Lalu kita memberinya sesuatu agar keputusannya memenangkankan kita padahal sebetulnya kita di pihak yang salah. Khatib tidak hendak membahas pajak dalam perspektif Islam. maupun mewujudkan suatu kebathilan. Seluruh satuan waktu yang kita lalui dalam dunia ini tidak pernah lepas dari nikmat Allah SWT.

Mereka menerima suap dari sekian banyak wajib pajak. jika (hadiah) itu kambing. maka dia (memikul unta) yang bersuara. (HR. Ada ratusan mafia pajak yang bergentayangan. Hukum suap atau risywah ( ) adalah haram. Contoh yang kedua ini tampaknya yang saat ini sedang mencuatkan banyak kasus ke permukaan. kecuali akan dia pikul nanti pada hari kiamat di lehernya. maka dia (memikul kambing) yang mengembik. salah seorang dari suku Azdi untuk menghimpun zakat. jika (hadiah) itu unta. jika (hadiah) itu sapi. Na'udzubillah. Lalu kita memberinya sesuatu agar ia meringankan tagihan pajak kita. Saat itu Rasulullah SAW menugaskan Ibnu Luthbiyah. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya. lalu berapa angkanya untuk kelas kakap? Kasus ini persis seperti kasus pada zaman nabi. Adapun dalil dari Al-Qur'an adalah firman Allah SWT: . Ia berkata: "(Harta) ini untuk engkau (zakat)." Lalu Rasulullah SAW bersabda: Mengapa kamu tidak duduk di rumah ayahmu atau ibumu saja. itu juga termasuk suap. Kelas teri saja miliaran rupiah. Sama halnya jika seorang petugas pajak datang kepada kita untuk memeriksa pajak. meskipun yang dipungut berbeda. Ketika menghadap Rasulullah ia menyerahkan sebagian harta itu.termasuk suap. maka (dia memikul sapi) yang bersuara. Baik bagi orang yang menyuap ( ) maupun orang yang menerima suap ( ). dan yang ini dihadiahkan buatku. tidaklah seorang darimu mengambil sedikitpun dari (hadiah) itu. Dan kasus Gayus katanya masih kelas teri. dan sebagian yang lain tidak diserahkan. lalu menunggu kamu diberi hadiah atau tidak. Bukhari) Jama'ah Jum'at yang dirahmati Allah SWT.

adalah ijma' para shahabat. yang tidak ada seorang pun diantara mereka yang membolehkan suap atau risywah ( ) ini. tabi'in dan tabiut tabi'in. Tirmidzi. - Rasulullah SAW melaknat orang yang menyuap dan penerima suap. Kedua. (QS. padahal kamu mengetahui. dan Ahmad) Ketiga. supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa. Al-Baqarah : 188) Larangan Allah yang bersifat umum dalam ayat ini juga termasuk suap.Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim. adalah hadits Rasulullah SAW yang secara tegas beliau melaknat baik orang yang menyuap ( ) maupun orang yang menerima suap ( ). memakan harta suap termasuk dilarang oleh Allah SWT. Seringkali orang-orang ragu-ragu dalam hal suap karena menyangka bahwa itu semacam hadiah saja. Abu Dawud. Karena suap adalah cara yang bathil. Sementara hadiah itu sendiri justru disunnahkan Rasulullah SAW dan bisa menimbulkan saling cinta. Beliau SAW bersabda : . (HR. Ma'asyiral muslimin rahimakumullah.

Ketiga. Kedua. Sedangkan hadiah itu ikhlas. sangat tipis perbedaan hadiah dan suap. maka pemberian itu telah menjadi suap baginya.Saling memberi hadiahlah kalian. Suap atau risywah ( ) ini selamanya haram kecuali untuk mengembalikan hak. Untuk membedakannya. Sedangkan bagi pihak yang menerimanya . Keempat. tanpa niatan seperti itu. Dengan adanya pemberian dari salah seorang diantaranya kemudian keputusan menjadi berubah dan merugikan orang lain yang tidak memberikan apaapa. Jika seorang guru mendapatkan pemberian dari muridnya. (HR. Baihaqi. suap itu akan merugikan salah satu pihak. biasanya suap itu dilakukan dengan sembunyi-sembunyi sementara hadiah diberikan secara terang-terangan. suap itu membuat orang yang diberi menjadi tidak adil. Contoh yang mudah dalam hal ini adalah ketika memutuskan sesuatu atas dua orang atau lebih. dan Bukhari dalam Adabul Mufrad) Sesungguhnya suap berbeda dengan hadiah. misalnya. Ia lebih condong kepada pemberi suap dan cenderung menguntungkannya. Entah itu agar memberikan keputusan yang menguntungkan maupun memberikan keputusan yang merugikan pihak lain. ia telah berubah menjadi suap. Sehingga. Sedangkan hadiah tidak berpengaruh pada pihak manapun. itu termasuk suap. Inipun bagi yang memberi suap ( ) karena alasan ini yang pasti dan jelas. Thabrani. niscaya kalian saling mencintai. kita bisa melihatnya dari beberapa sisi: Pertama. Lalu dengan pemberian itu ia mengubah nilai dari semestinya. kalau pun namanya hadiah tapi ada motif seperti itu dibaliknya. Pada aspek ini. Jama'ah Jum'at yang dirahmati Allah SWT. suap itu diberikan dengan tujuan tertentu yang berkaitan dengan kepentingan pemberi suap.

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah. bukan yang memberi. Bahkan tergolong dosa besar. bahkan dalam skala besar. mereka berpendapat "Tidak mengapa seseorang memberikan suap untuk membela diri dan hartanya jika dia takut perbuatan zhalim menimpanya. yakni perilaku pejabat publik. Jabir bin Zaid. baik politisi maupun pegawai negeri. Pejabat ini akan tetap menahan SK selama tidak mendapatkan pemberian tertentu. merupakan hal yang juga diharamkan dalam Islam. Kedua.( ) tetap menjadi haram baginya. Atha' dan Ibrahim An-Nakha'i. Adapun korupsi. Namun SK-nya tidak diberikan oleh seorang pejabat. Maka Ibnu Mas'ud memberikan dua dinar supaya diperbolehkan lewat. Beberapa dalil yang menunjukkan ini adalah apa yang dilakukan Ibnu Mas'ud ketika beliau berada di Habasyah. Beliau tidak diperbolehkan lewat." Demikian pula banyak atsar para tabi'in yang memperbolehkan hal ini. Karena hakikat korupsi adalah mencuri. yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya. Beliau berkata: Dosanya hanya untuk yang mengambil. seseorang sudah diterima menjadi karyawan. Allah SWT berfirman: . pemberian itu tetap haram baginya. padahal beliau berhak lewat jalan itu. Ternyata penjaganya meminta disuap. Contohnya. Sya'bi. Di sini boleh bagi karyawan yang diterima tadi untuk memenuhi permintaan pejabat (karena terpaksa) namun bagi pejabat. dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.

(QS. korupsi juga mendapatkan ancaman serupa. yang mereka tidak hanya menzalimi jutaan rupiah tetapi sampai miliaran bahkan triliunan rupiah. An-Nisa : 29) Sedangkan korupsi adalah memakan harta dengan cara yang paling bathil.. serta dari korupsi. bahkan lebih berat..Hai orang-orang yang beriman. Tentu tingkat keharamannya bahkan lebih besar dari mencuri. Al-Maidah : 38) Jika mencuri hukumannya adalah potong tangan. ] . Dalam ayat lain Allah SWT berfirman: Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri. potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Ini karena betapa besar dosanya. Jama'ah Jum'at yang dirahmati Allah SWT. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. KHUTBAH KEDUA { } [1 : 02 . Semoga kita mendapat hidayah dari Allah SWT sehingga bisa menghindar dari suap. Dengan demikian jelaslah bagi kita bahwa suap dan korupsi adalah hal yang haram dalam Islam dan dosanya amat besar di sisi Allah SWT. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil. baik menyuap maupun menerima suap. (QS.

Yang keduanya seakan telah berakar kuat dan menyebar ke berbagai bidang pekerjaan dan hampir semua daerah. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (QS. (HR. bagi para dai. atau pejabat hendaklah mengingat sabda Rasulullah SAW dan berhati-hati karenanya: Hadiah-hadiah buat para pegawai/pejabat adalah termasuk ghulul (mencuri). Ketiga. tidak lama kemudian . para murabbi. Agar tidak ada kesempatan dan ruang bagi para pejabat publik untuk menerima suap maupun melakukan korupsi. tentu saja membentengi diri kita dan keluarga kita agar tidak terlibat dalam suap dan korupsi. Ahmad) Kedua. At-Tahrim : 6) Jika Anda seorang pegawai. berupaya memperbaiki sistem. Sebagaimana firman Allah SWT: Hai orang-orang yang beriman.{ * } [7 70 : 1 ]. Lalu bagaimana untuk mengatasi dua problem besar tersebut. Pertama. pemimpin. Insya Allah jika demikian yang bisa dilakukan. Inilah pekerjaan penting bagi para dai politisi Islam yang berupaya melakukan perbaikan pemerintahan (islahuh hukumah). Jama'ah jum'at yang dirahmati Allah. hendaklah lebih giat untuk membentuk masyarakat dan kaum muslimin sehingga mereka menjadi berkepribadian islami (shakhsiyah islamiyah) dan kemudian terwujud masyarakat islami (mujtama' muslim). Suap dan Korupsi.

(QS. pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Al-A'raf : 96) . maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. hanya keberkahan Allah yang akan memenuhi kehidupan ini.negeri ini menjadi baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafur. tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu. Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa. Setelah itu.

yakni mempunyai istri yg sholehah. bahagia adalah sesuatu yg relatif. dan rejeki (halal) yg diusahakan sendiri. bahagia seperti apa yg diinginkan. atau bahagia seperti apa yg hendak dicapai? Apakah uang yg banyak? Jabatan? Dengan demikian. teman yg baik. ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada. sehingga mereka berusaha untuk menggapainya. jika kamu minta sesuatu darinya maka memuaskanmu akhlaknya.´ Sebaik-baik istri adalah istri (shalehah) yg membahagiakan.Memelihara amanah dari suami .Tiap orang ingin hidup bahagia. jika kamu tak dirumah maka dijaganya dirinya. hartamu & anak2mu.Tidak pergi tanpa ijin suami . Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya.Menyimpan aib (suami dan keluarga) Anak Berbakti Anak merupakan µmasalah¶ yg mesti dihadapi hari ini dan masa depan.Bermuka manis (tidak cemberut bila uang belanja kurang) . dan karena mereka (lakilaki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.³Sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri salehah. jika kamu lihat maka menyenangkanmu wajahnya.Memelihara silaturahim dengan lingkungan sekitar . Pertanyaannya.³Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). seorang istri hendaknya: .Patuh dan setia (selama perintah suami tidak bertentangan dengan agama) . Sebab itu maka wanita yang saleh. jika kamu dekat dengannya maka sayang & ridho kamu padanya. jika kamu jauh darinya maka rindu kamu padanya.´ Istri Sholehah Sifat-sifat istri sholehah terdapat di An Nisa(4):34. dan pukullah mereka. oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Hadits tentang kebahagiaan. sebagaimana disebut dalam hadits.³Ada 4 faktor kebahagiaan. maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. anak yg berbakti. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.´ Dengan demikian. Kemudian jika mereka menaatimu. Harapan . maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka.

seorang anak mesti berbakti. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki. anak menjadi anak sholeh. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. Jadikan anak sebagai anak sholeh dan bermanfaat. anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami). agar menjadi tabungan akhirat kelak. ² atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya). dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.´ Asy Syura(42):49-50 . anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orangorang yang saleh.orang tua terhadap anak adalah si anak menjadi kebanggaan.´ Al Furqaan(25):74 ³Ya Tuhanku. dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki.´ Ash Shaaffaat(37):100 ³Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. dengan mematuhi perintah orang tua selama tidak bertentangan dengan agama. Doa-doa untuk mendapatkan anak yg sholeh: ³Dan orang-orang yang berkata: ³Ya Tuhan kami. Dengan demikian. Oleh karenanya. yg berguna bagi masyarakat dan agama. Orang tua mesti membekali dengan pendidikan dunia dan akhirat. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->