MAKALAH EVALUASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN

PENILAIAN BERBASIS KELAS

Tujuan makalah Evaluasi Pembelajaran Pendidikan ini guna memenuhi tugas akhir semester

SITI MUNAWWARAH 10.05.0.092

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMI PENDIDIKAN UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM 2012

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Penilaian Berbasis Kelas. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas individu akhir semester 3 mata kuliah Evaluasi Pembelajaran Pendidikan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini memberikan informasi bagi mahasiswa dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

Batam, Januari 2012 Penulis,

Siti Munawwarah

ii

............. 2 ................................................ ................................................3 Manfaat Penulisan BAB II PEMBAHASAN ...................................................................................................................... 9 iii ................................................................................... i KATA PENGANTAR .....................2 Tujuan Penulisan 1................................4 Keunggulan Penilaian Berbasis Kelas .................. 6 3............................. 3 4 4 5 2......................................................... 3 ...1 Latar Belakang Masalah 1............................................................................... 2 .............Prinsip Penilaian Berbasis Kelas ........................................5 Prinsip................. 3 2......... 6 ...........................2 Penugasan (Proyek) ....................................................2 Ciri ± Ciri Penilaian Berbasis Kelas 2.....................3 Manfaat Penilaian Berbasis Kelas 2...........................................................................................................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........................ DAFTAR ISI ii ............................................1 Unjuk Kerja (Performance) 3.......... ................................................ iii 1 1 BAB I PENDAHULUAN ............1 Pengertian Penilaian Berbasis Kelas 2................................................... ................................................................... 1.................................................... BAB III KAJIAN TEORI ...............................................

........................3............................................................... 18 .....6 Penilaian Sikap 3........................................................4 Tes Tertulis 3............ 22 iv ........5 Portofolio 3................................................................................................................ 19 .................... 13 ........................................ 11 .....................................7 Penilaian Diri BAB 1V KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................. 14 .............................................................................. 21 .....3 Hasil Kerja (Produk) 3................................

pembelajaran sebagai suatu sistem terdiri atas beberapa komponen yang saling berkaitan satu sama lain.1 Latar Belakang Masalah Rendahnya mutu pendidikan Indonesia telah banyak disadari oleh berbagai pihak terutama pihak pemerhati pendidikan di Indonesia. fungsi penilaian dalam pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi empat fungsi. yaitu (a) untuk mengetahui kemajuan dan perkembangan serta keberhasilan peserta didik setelah mengalami atau melakukan kegiatan belajar selama jangka waktu tertentu. sebagai dasar dalam menangani kasus-kasus tertentu di antara peserta didik. dan prosedur serta alat penilaian. (b) untuk mengetahui tingkat keberhasilan program pembelajaran. dan untuk menentukan kenaikan kelas atau untuk menentukan lulus-tidaknya seorang peserta didik dari suatu lembaga pendidikan tertentu (fungsi sumatif). (c) untuk keperluan bimbingan dan konseling. materi atau bahan pembelajaran. tentunya berimplikasi pada berbagai aspek dalam pendidikan dan proses pembelajaran ( Arifin. dan sebagai acuan dalam melayani kebutuhan-kebutuhan peserta didik dalam rangka bimbingan karir. metode dan kegiatan belajar-mengajar. Perubahan kurikulum pendidikan di Indonesia yang berasal dari kurikulum 1994 (berbasis konten) menjadi kurikulum 2004 ( berbasis kompetensi) yang disempurnakan dalam kurikulum 2006 (kurikulum tingkat satuan pendidikan) yang berlaku sampai sekarang. Hasil penilaian ini selanjutnya dapat digunakan untuk memperbaiki cara belajar peserta didik (fungsi formati). alat dan sumber belajar.2010) Salah satu aspek dalam proses pembelajaran yang mengalami perubahan adalah kegiatan penilaian. terutama untuk mengetahui hal-hal apa seorang peserta didik atau sekelompok peserta didik memerlukan pelayanan remedial. Secara rinci. (d) 1 . Fakta inilah yang menjadi salah satu latar belakang pemerintah Indonesia melakukan perubahan kurikulum yang berlaku. komponen-komponen yang dimaksud antara lain ialah tujuan.BAB I PENDAHULUAN 1. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya peringkat mutu pendidikan yang berada pada posisi 69 dari 127 negara yang disurvei menurut data dalam Education for All (EFA) Globar Monitoring Report 2011 yang dikeluarkan UNESCO.

1. Penilaian Berbasis Kelas dilakukan untuk memberi keseimbangan pada ketiga ranah kognitif. 2 . yang berarti pula menilai ketercapaian kompetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum. Hal ini berkaitan dengan kegiatan guru dalam melaksanakan kegiatan evaluasi dalam rangka menilai keberhasilan belajar peserta didik dan menilai program pembelajaran. Sebagai bahan acuan dalam melakukan penilaian kegiatan belajar-mengajar c. Penilaian Berbasis Kelas (PBK) merupakan salah satu komponen dalam kurikulum berbasis kompetensi yang pada dasarnya merupakan kegiatan penilaian yang dilaksanakan secara terpadu dalam kegiatan belajar mengajar (Depdiknas. Salah satu sistem penilaian yang memenuhi prinsip penilaian otentik adalah Penilaian Berbasis Kelas. Dengan perubahan kurikulum yang ditujukan untuk memperbaiki mutu pendidikan diharapkan berjalan dengan baik sehingga kualitas pendidikan di negeri kita semakin baik dan begitu pula dengan kualitas sumber dayanya. Memberi informasi dan ilmu pengetahuan bagi calon guru mengenai perkembangan penilaian kegiatan belajar-mengajar. Dalam kurikulum yang berlaku saat ini penilaian yang diharapkan adalah penilaian yang bersifat otentik. terintegrasi dalam kegiatan belajar-mengajar atau dilakukan pada waktu yang khusus.2 Tujuan Makalah Tujuan makalah Penilaian Berbasis Kelas ini guna memenuhi tugas akhir semester 3( tiga) mata kuliah evaluasi pembelajaran pendidikan. 1. Membantu mahasiswa sebagai calon guru memahami bentuk-bentuk Penilaian Berbasis Kelas.2002).untuk keperluan pengembangan dan perbaikan kurikulum sekolah. afektif dan psikomotor dengan menggunakan berbgai bentuk dan model penilaian secara resmi maupun tidak resmi dengan berkesinambungan.3 Manfaat Makalah Adapun manfaat makalah ini adalah sebagai berikut: a. Sistem Penilaian Berbasis Kelas telah disosialisasikan sejak diberlakukannya kurikulum berbasis kompetensi ditahun 2004. b. di dalam kelas. Penilaian dapat dilakukan baik dalam suasana formal maupun nonformal.di luar kelas.

Bersifat holistik. Menggunakan berbagai-bagai cara dan alat penilaian. Menggunakan sistem pencatatan yang bervariasi Keputusan tingkat pencapaian hasil belajar berdasarkan berbagai informasi. 3 . dan psikomotor.BAB II KAJIAN TEORI 2. 2. y Penilaiannya menggunakan acuan patokan atau kriteria dalam rangka mengetahui ketercapaian kompetensi siswa. Penilaian Berbasis Kelas merupakan prinsip. sasaran yang akurat dan konsisten tentang kompetensi atau hasil belajar siswa serta pernyataan yang jelas mengenai perkembangan dan kemajuan siswa. y y y y y y Memanfaatkan pelbagai jenis informasi. afektif.1 Pengertian Penilaian Berbasis Kelas Penilaian Berbasis Kelas (PBK) adalah proses pengumpulan dan penggunaan informasi oleh guru untuk pemberian nilai terhadap hasil belajar siswa berdasarkan tahapan kemajuan belajarnya sehingga didapatkan potret/profil kemampuan siswa sesuai dengan daftar kompetensi yang ditetapkan dalam kurikulum. yakni penilaian dilakukan dengan menggabungkan aspek kognitif.2 Ciri ± ciri Penilaian berbasis Kelas y y Proses penilaian merupakan bagian yang integral dari proses pembelajaran. hasil Penilaian Berbasis Kelas dapat menggambarkan kompetensi. dengan kata lain. keterampilan dan kemajuan siswa selama di kelas. Strategi penilaian yang dipergunakan mencerminkan kemampuan anak secara autentik. Mempertimbangkan kebutuhan khusus siswa.

y Memungkinkan siswa mencapai kompetensi yang telah ditentukan walaupun dengan kecepatan belajar yang berbeda-beda. dipahami dan mampu dikerjakan siswa. dalam suasana yang menyenangkan. y Memberikan masukan kepada guru untuk memperbaiki program pembelajarannya di kelas. 2. dalam rangka membantu anak mencapai apa yang ingin dicapai bukan untuk menghakiminya. y Siswa perlu dituntut agar dapat mengeksplorasi dan memotivasi diri untuk mengerahkan semua potensi dalam menanggapi. y Pencapaian hasil belajar siswa tidak dibandingkan dengan prestasi kelompok (norm reference assessment). tetapi dibandingkan dengan kemampuan sebelumnya kriteria pencapaian kompetensi.3 Manfaat Penilaian Berbasis Kelas Hasil Penilaian Berbasis Kelas bermanfaat untuk : y Umpan balik bagi siswa dalam mengetahui kemampuan dan kekurangannya sehingga menimbulkan motivasi untuk memperbaiki hasil belajarnya. agar kemajuan belajar siswa dapat terdeteksi secara lengkap.4 Keunggulan Penilaian Berbasis Kelas Keunggulan Penilaian Berbasis Kelas adalah y Pengumpulan informasi kemajuan belajar baik formal maupun non formal diadakan secara terpadu. dan level pencapaian nasioal. y Pengumpulan informasi menggunakan berbagai cara. serta senantiasa memungkinkan adanya kesempatan yang terbaik bagi siswa untuk menunjukkan apa yang diketahui. standar pencapaian. mengatasi semua masalah 4 .2. y Memantau kemajuan mendiagnosis kemampuan belajar siswa sehingga memungkinkan dilakukannya pengayaan dan remidiasi untuk memenuhi kebutuhan siswa sesuai dengan kemajuan dan kemampuannya.

5 Prinsip ± prinsip Penilaian Berbasis Kelas Adapun prinsip-prinsip Penilaian Berbasis Kelas sebagai berikut y Valid. penilaian dilakukan secara berencana. penilaian harus menilai pencapaian kompetensi yang dimaksud dalam kurikulum dan materinya terkait langsung dengan indikator pencapaian kompetensi. y Terbuka.2002). berdasarkan fakta dan bukti yang cukup akurat. y Berorientasi pada kompetensi. 2. 5 . penilaian harus adil terhadap semua siswa denga tidak membedakan latar belakang sosial-ekonomi. budaya. y Objektif. bukan sekedar melatih siswa memilih jawaban yang tersedia. penilaian memberikan informasi yang akurat tentang hasil belajar siswa. y Untuk menentukan ada tidaknyakemajuan belajar dan perlu tidaknya bantuan secara berencana. penilaian harus memberikan sumbangan positif terhadap pencapaian belajar siswa. bertahap dan terus.yang dihadapi dengan caranya sendiri. bahasa dan gender.( Depdiknas. bertahap dan berkesinambungan.menerus untuk memperoleh gambaran tentang perkembangan belajar siswa sebagai hasil kegiatan belajarnya. y Berkesinambungan. kriteria penilaian dan dasar pengambilan keputusan harus jelas dan terbuka bagi semua pihak. y Mendidik.

Penilaian unjuk kerja adalah penilaian berdasarkan hasil pengamatan penilai terhadap aktivitas siswa sebagaimana yang terjadi. semakin terpercaya hasil penilaian kemampuan siswa.BAB III PEMBAHASAN Macam-macam teknik Penilaian Berbasis Kelas 3.1 Unjuk Kerja (perfomance) Pada dokumen kurikulum tercantum banyak hasil belajar yang menggambarkan proses. atau unjuk kerja. Penilaian dengan cara ini lebih tepat digunakan untuk menilai kemampuan siswa anatara lain dalam bidang-bidang berikut: y y y y y y y y y y y y Berpidato Pembacaan puisi Diskusi Pemecahan masalah dalam suatu kelompok Partisipasi siswa dalam diskusi kelompok kecil Menari Memainkan alat musik Melakukan aktivitas berbagai cabang olahraga Menggunakan peralatan laboratorium Mengoperasikan suatu alat Membacakan teks doa Membacakan berita 6 . Cara penilaian ini lebih otentik daripada tes tertulis karena apa yang dinilai lebih mencerminkan kemampuan siswa yang sebenarnya. tingkah laku. atau interaksi siswa. Semakin sering guru mengamati unjuk kerja siswa. Penilaian dilakukan terhadap unjuk kerja. Untuk menilai hasil belajar tersebut dibutuhkan pengamatan terhadap siswa ketika melakukannya. kegiatan.

Penilaian unjuk kerja dapat dilakukan dengan menggunakan 2 instrumen yakni : y y Daftar cek (ya ± tidak) Skala rentang (sangat kompeten ± kompeten ± agak kompeten ± tidak kompeten). 7 . Penilaian sebaiknya dilakukan oleh lebih dari satu orang agar faktor subjektivitas dapat diperkecil dan hasil penilaian lebih akurat. untuk menilai kemampuan berbicara siswa.. seperti: diskusi dalam kelompok kecil. perlu dilakukan pengamatan berbicara yang beragam. perlu disediakan kriteria untuk setiap pilihan ( kompeten bila siswa««. ). dan melakukan wawancara. Hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah cara mengamati dan memberi skor terhadap unjuk kerja siswa.y Dan sebagainya Pengamatan unjuk kerja perlu dilakukan dalam berbagai konteks sebelum menetapkan tingkat pencapaian kemampuan tertentu. Contoh. berpidato. agak kompeten bila ««. y Mendefnisikan kriteria kemampuan-kemampuan yang akan diukur berdasarkan kemampuan siswa yang harus dapat diobservasi atau karakteristik produk yang dihasilkan. gambaran kemampuan siswa akan lebih utuh.. y y Urutkan kemampuan yang akan dinilai berdasarkan urutan yang akan diamati Bila menggunakan skala rentang. y Membuat kriteria ± kriteria kemampuan yang akan diukur jangan terlalu banyak sehingga semua kriteria tersebut dapat diobsevasi selama siswa melakukan tugas. y Menuliskan kemampuan-kemampuan khusus yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas. y Periksa kembali dan bandingkan dengan kriteria-kriteria kemampuan yang dibuat sebelumnya oleh orang lain dilapangan.. bercerita. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam membuat penilaian unjuk kerja adalah sebagai berikut: y Melakukan Identifikasi semua langkah penting atau aspek yang diperlukan atau yang akan mempengaruhi hasil akhir. Dengan demikian.

Dengan demikian nilai tengah tidak ada. Kelemahan cara ini adalah penilai hanya mempunyai dua pilihan mutlak. Penilaian unjuk kerja yang menggunakan skala rentang memungkinkan penilai memberi nilai tengah terhadap penguasaan kompetensi tertentu karena pemberian nilai secara kontinuum di mana pilihan kategori nilai lebih dari dua. ASPEK PENILAIAN YA TIDAK Alat peraga sesuai dengan yang 1 ditentukan 2 3 Ala peraga dipakai saat penjelasan Penjelasan rinci 4 Hasil yang didapat tepat Memahami materi dengan menjawab 5 pertanyaan dari siswa lain Mencapai tujuan materi 6 pembelajaran JUMLAH 8 . siswa tidak memperoleh nilai. Contoh penilaian unjuk kerja : Berikut contoh penilaian unjuk kerja bidang matematika Nama : _____________________ Tanggal : __________ Kelas : _______________ Kompetensi Dasar : Menentukan panjang garis berat dan titik berat Indikator : siswa dapat memperagakan dengan benda konkret titik berat segitiga dalam kaitannya dengan keseimbangan.Pada penilaian unjuk kerja yang menggunakan daftar cek. Jika tidak dapat diamati. misalnya benar-salah. NO. siswa mendapat nilai apabila kriteria penguasaan kemampuan tertentu dapat diamati oleh penilai. dapat diamati-tidak dapat diamati.

proses pengerjaan tugas sampai hasil akhir proyek. membuat pesawat sederhana atau praktik menanam kecambah. Penilaian penugasan bermanfaat untuk menilai : y y y y Keterampilan menyelidiki secara umum Pemahaman & Pengetahuan dalam bidang tertentu Kemampuan mengaplikasi pengetahuan dalam suatu penyelidikan Kemampuan menginformasikan subyek secara jelas Contoh proyek dalam bahasa dan sastra indonesia yang dapat dinilai dengan penilaian proyek antara lain penampilan teater sederhana dan penulisan karya ilmiah sederhana. Tugas tersebut berupa suatu investigasi sejak pengumpulan. Dalam bidang IPA. Penilaian hasil karya dalam proyek dilakukan dari tahap perencanaan.2 Penugasan (Proyek) Proyek adalah tugas yang harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu.Kriteria penilaian Indikator Jika ada 6 jawaban µya¶ Jika ada 4 ± 5 jawaban µya¶ Jika ada 2 ± 3 jawaban µya¶ Jika ada 1 atau tidak ada jawaban µya¶ Nilai A B C D 3. perlu ditetapkan tahapantahapan kegiatan dalam penyelesaian tugas proyek yang akan dinilai. pengorganisasian pengevaluasian sampai dengan mendapat gambaran kemampuan menyeluruh/umum secara kontekstual. Dalam bidang matematika penilaian proyek dapat digunakan dalam investigasi matematika. mengenai kemampuan siswa dalam menerapkan konsep. Oleh karena itu. dan pemahaman mata pelajaran tertentu. penilaian proyek dapat digunakan dalam investigasi fisika. 9 .

ketrampilan dan pemahaman selama proses belajar..... Sajikan dalam bentuk tabel frekuensi.... Contoh penilaian proyek : Nama kelompok : ........ Kelengkapan alat dan bahan survei b. 3.... mencari informasi dan mengelola waktu pengumpulan data serta penulisan laporan.... pendidikan dan pekerjaan)... 2........ yaitu proyek yang dilakukan siswa merupakan karya nyata siswa dengan kontibusi guru pada petunjuk dan dukungan..... Pembagian tugas kelompok Pengumpulan Data a. Pembuatan tabel Pelaporan Hasil a... Kemampuan pengelolaan yang meliputi kemampuan dalam memilih topik (bila belum ditentukan secara spesifik oleh guru). 1 Aspek Penilaian Persiapan a..... Keakuratan data b. yaitu kesesuaian dengan mata pelajaran ditinjau dari segi pengetahuan.Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian proyek 1....... mengenai data penduduk ( umur........... Keaslian..... Uraian tugas : Lakukanlah survei sederhana dilingkungan sekitarmu. Relevansi.....Kelengkapan data b...... Penyajian data b......... median dan modus! Pedoman penskoran No....serta tentukan mean.. Ketepatan waktu Skor 2 1 3 2 3 4 10 ..........Kerapian data Pengolahan Data a.....

menggali. y Tahap persiapan.3 Hasil Kerja ( Produk) Penilaian hasil kerja (produk) adalah penilaian kepada siswa dalam mengontrol proses dan memanfaatkan/menggunakan bahan untuk menghasilkan sesuatu. Penilaian produk ini tidak hanya melihat hasil akhirnya saja tetapi juga proses pembuatannya.Nilai = Skor yang diperoleh X 100% 12 ket : 1: kurang baik 2: cukup baik 3: baik 3. 11 . bercita rasa enak. y Tahap pembuatan (produk). plastik. alat. dan teknik. kemampuan siswa menggunakan berbagai teknik menggambar. dan berpenampilan menarik. barang barang terbuat dari kayu. membakar kue dengan hasil baik. kerja praktik atau kualitas estetik dari sesuatu yang dihasilkan oleh siswa. Contoh. Penilaian hasil kerja meliputi pula penilaian terhadap kemampuan siswa membuat produk-produk teknologi dan seni. Dalam bidang bahasa Indonesia. keramik. meliputi: menilai kemampuan siswa merencanakan. dan mendesain produk. menggunakan peralatan dengan aman. meliputi: menilai kemampuan siswa menyeleksi dan menggunakan bahan. dan mengembangkan gagasan. misalnya penilaian hasil kerja siswa digunakan untuk memberikan penilaian kepada karya-karya siswa berikut : y y y y y Teks puisi Teks pantun Naskah berita Naskah pidato Naskah drama dan lain-lain Pengembangan produk meliputi tiga tahap. dan logam. hasil karya seni (patung). pakaian. seperti: makanan.

Kurang baik Cukup baik Baik Sangat baik 12 . Cara holistik yang berdasarkan kesan keseluruhan dari produk. Cara analitik terhadap aspek-aspek produk yang berbeda.y Tahap penilaian (appraisal). 4. 2. 3. biasanya dilakukan pada tahap appraisal. ASPEK PENILAIAN Skor 1 2 3 4 1 Ketepatan pengukuran 2 Penggunaan alat dan bahan 3 Kebersihan lokasi pengerjaan 4 Kerapian hasil karya 5 Waktu pengerjaan JUMLAH Skor = skor yang diperoleh X 100% Skor maksimum Catatan : 1. Contoh penilaian untuk produk teknologi pada tahap perencanaan termasuk kriteria yang berkaitan dengan desain dan pemilihan bahan pada tahap produksi termasuk kriteria yang berkaitan dengan aplikasi proses dan kemampuan menggunakan alat dan pada tahap appraisal termasuk kriteria berkaitan dengan pencapaian tujuan yang diinginkan. Contoh penilaian hasil kerja (produk) : NO. Untuk produk penilaian biasanya menggunakan cara holistik atau analitik. biasanya dilakukan terhadap semua kriteria yang terdapat pada semua tahap proses pengembangan. meliputi: menilai kemampuan siswa membuat produk sesuai kegunaannya dan memenuhi kriteria keindahan.

4 Tes Tertulis Tes tertulis adalah suatu teknik penilaian yang menuntut jawaban tertulis. y y Bacalah jawaban siswa lalu bandingkan dengan jawaban yang ada pada pedoman. dan mengorganisasikan gagasannya atau hal-hal yang sudah dipelajari. Dalam melakukan pemeriksaan soal esai perlu diperhatikan hal-hal berikut: Siapkan pedoman penilaian atau penskoran segera setelah menulis soal untuk memeriksa jawaban siswa kelak. Berikan skor sesuai dengan tingkat kelengkapan dan kesempurnaan jawaban siswa. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga konsistensi dan objektivitas pemberian skor. Alat pilihan ganda dapat digunakan untuk menilai kemampuan mengingat dan memahami. Esai adalah alat penilaian yang menuntut siswa untuk mengingat. Penilaian tertulis biasanya diadakan untuk waktu yang terbatas dan dalam kondisi tertentu. dan menjodohkan merupakan alat yang hanya menilai kemampuan berpikir rendah.baik berupa pilihan maupun isian. y Periksalah seluruh lembar jawaban siswa pada nomor yang sama. Alat penilaian ini kurang dianjurkan pemakaiannya karena tidak menggambarkan kemampuan siswa yang sesungguhnya. Pilihan ganda mempunyai kelemahan. Kelemahan alat ini antara lain cakupan materi yang ditanyakan terbatas. berpikir logis. dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut dalam bentuk uraian tertulis dengan menggunakan kata-katanya sendiri. alat penilaian jawaban benar-salah. yaitu kemampuan mengingat (pengetahuan). Alat ini dapat menilai berbagai jenis kemampuan.3. dan menyimpulkan. 13 . isian singkat. Dari berbagai alat penilaian tertulis. Semakin lengkap jawabannya semakin tinggi skornya dan sebaliknya semakin kurang lengkap jawabannya semakin kecil skornya. Hal ini menimbulkan kecenderungan siswa tidak belajar untuk memahami pelajaran tetapi menghafalkan soal dan jawabannya. baru kemudian dilanjutkan memeriksa jawaban nomor berikutnya. misalnya mengemukakan pendapat. yaitu siswa tidak mengembangkan sendiri jawabannya tetapi cenderung hanya menerka jawaban yang benar. memahami.

kedekatan hubungan guru dengan siswa. Timbangan kodok f. 3.5 kg mengukur panjang ruangan kelas mengukur panjang buku tulis menentukan lamanya pertemuan jawaban pilihan jawaban a. lebar dm dan dinding 10 dm. 2. Pernyataan Menimbang tepung dalam kemasan plastik 0. apakah bak mandi itu menjadi penuh? Jelaskan alasan jawabanmu. a. Menjodohkan No. 3.Rol meter b. Berapa liter volum air yang harus ditambahkan mamat? b. Bak telah terisi air setinggi 8 dm. Jam tangan d. Essay Sebuah bak mandi bebentuk balok. Portfolio merupakan salah bentuk dari 14 . Stopwatch e. Jika mamat mengisi bak mandi itu dengan menggunakan ember yang volumnya 9 liter sebanyak 20 ember. 164 cm 3. 57 cm 2. Bagian dalamnya berukuran panjang 12 dm. seperti bagus tidaknya tulisan. a. 4. 132 cm d. Timbangan emas c.. Penggaris cm c. Pilihan ganda Keliling lingkaran berjari-jari 21 cm adalah.y Hindarkan faktor-faktor yang tidak relevan dalam pemberian skor.5 Portofolio Portofolio adalah kumpulan hasil kerja siswa dalam bidang pendidikan berarti kumpulan dari tugas-tugas peserta didik.. 48 cm b. Contoh tes tertulis : 1. 1. dan perilaku siswa yang menyenangkan atau menjengkelkan.. Mamat disuruh ibunya mengisi bak mandi itu hingga penuh.

c. bundel atau map berisikan dokumen. tetapi tidak cocok untuk penilaian dengan skala yang luas (Marzano & Kendall. mewakili sejumlah karya seseorang. lembar kerja (worksheet). koleksi lukisan. a. koleksi bacaan. dan di akhir satu unit program pembelajaran misalnya satu semester. maka idealnya perlu diorganisir dalam beberapa bagian sebagai berikut. Kemudian dilakukan diskusi antara peserta didik dan guru untuk menentukan skornya. kelas dan sekolah. Daftar isi dokumen Pada halaman dalam dari judul berisi daftar isi dokumen yang berada dalam map portofolio. Dokumen portofolio Bundel dokumen portofolio berisikumpulan semua dokumen siswa baik hasil karya siswa.penilaian autentik. b. Portfolio cocok digunakan untuk penilaian di kelas. Hal yang penting pada penilaian portfolio adalah mampu mengukur kemampuan membaca dan menulis yang lebih luas. Penilaian dengan portfolio memerlukan kemampuan membaca yang baik. peserta didik menilai kemajuannya sendiri. Bagian-bagian portofolio Bentuk fisik dari portofolio adalah folder. Prinsip penilaian portfolio adalah peserta didik dapat melakukan penilaian sendiri kemudian hasilnya di bahas. Jadi portfolio adalah suatu metode pengukuran dengan melibatkan peserta didik untuk menilai kemajuannya dalam bidang studi tersebut. Halaman judul Pada halaman depan map portofolio adalah judul atau cover portofolio berisi nama siswa. yaitu yang menilai keadaan sesungguhnya dari peserta didik. dan tugas-tugas rumah. 1996). Agar portofolio siswa mudah dianalisis untuk kepentingan penilaian. Jadi semua tugas yang dikerjakan peserta didik dikumpulkan. Bentuk ujiannya cenderung bentuk uraian. 15 . tugas mengarang atau mengerjakan soal. Karya yang dinilai meliputi hasil ujian. Penilaian porfolio pada dasarnya adalah menilai karya-karya individu untuk suatu mata pelajaran tertentu.

misalnya berdasarkan mata pelajaran. maka perlu diberi pembatas. Hasil karya. misalnya dengan kertas berwarna. Setiap siswa juga memasukkan dokumen yang diperoleh secara mandiri. sehingga mudah untuk mendapatkannya jika diperlukan. Tidak semua berkas karya siswa didokumntasikan tetapai hanya karya siswa yang terpilih saja. portofolio siswa akan berbeda antara satu dengan yang lain. Lebih baik lagi jika terdapat catatan/tanggapan siswa yang bersangkutan.maupun lembar-lembaran informasi yang dipakai dalam kegiatan belajarmengajar. Sehingga dalam portofolio siswa. Agar kelompok dokumen mudah diorganisir. Btasan tersebut sangat berguna utnuk memisahkan antara dokumen satu kelompok dengan kelompok yang lain. Penelitian karya siswa yang terpilih merupakan kesepakatan antara pendidik dan siswa. dengan demikian pada setiap dokumen terdapat informasi lengkap tentang masukan dari pendidik dan tanggapan dari orang tua.kelebihan dan kekurangan dari setiap siswa yang sangat membantu pendidik dalam melakukan pembinaan kemampuan individu. d.tetapi juga berisi kumpulan koleksi siswa yang bersangkutan sesuai minat dan bakatnya. dokumen tidak hanya berasal dari pendidik atau pelajaran semata. e. tergantung dari keaktifan siswa dalam belajar. maupun kumpulan dokumen yang dipelajari siswa terutama yang bertugas dari pendidik harus terdapat catatan/komentar/nilai dari pendidik dan tanggapan orang tua. Dari portofolio ini diperoleh informasi tentang bakat dan minat. 16 . Pengelompokan dokumen Dokumen-okumen dalam portofolio perlu dikelompokkan. Catatan pendidik dan orangtua Pada dokumen yang relevan baik berupa lembar kerja. misalnya diperoleh dari buku bacaan atau majalah yang membuat anak tertarik untuk mempelajari atau mengkoleksinya. Dengan demikian.

Mengumpulkan dan menyimpan sampel karya. 5. 7. Menentukan contoh pekerjaan mana yang harus dikumpulkan. 2. sehingga penggunaannya juga harus sesuai dengan tujuan dan substansi yang diukur. 6. Merencanakan pertemuan dengan peserta didik yang dinilai. penilaian dengan cara portfolio akan lebih cocok. 1. Menentukan kriteria untuk menilai portfolio. Contoh penilaian portofolio : Nama siswa :_____________ Mata pelajaran : Matematika Alokasi waktu : 1 semester 17 . Meminta peserta didik untuk menilai secara terus menerus hasil portfolionya. Dapat melibatkan orang tua dalam menilai portfolio. 3. Karya yang dikumpulkan adalah benar-benar karya yang bersangkutan. 4. Mata pelajaran yang memiliki banyak tugas dan jumlah peserta didik yang tidak banyak. Penilaian dengan portfolio memiliki karakteristik tertentu.Beberapa karya yang dapat dikumpulkan dalam penilaian portofolio: KARYA UNTUK PORTOFOLIO Matematika Ilmu pengetahuan alam Bahasa Indonesia y Maket bangunan y Laporan eksperimen y Karangan y Proyek masalah y Gambar model y Puisi matematika y Alat teknologi y Naskah drama y Papan perkalian y Laporan penyelidikan y Naskah pidato y Papan pembagian y Laporan observasi y Poster y Cara cepat y Gambar alat y Sinopsis mengerjakan y Artikel sebuah topik sains y Laporan kunjungan matematika y Laporan kunjungan y Iklan y Deret matematika y Surat resmi y Surat pribadi y Abstrak dari buku y Catatan dari bacaan y Nskah AD/ART Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan penilaian portfolio adalah sebagai berikut.

6 Penilaian Sikap Penilaian sikap adalah penilaian terhadap perilaku dan keyakinan siswa terhadap suatu objek. Sikap dapat diarahkan dan dibentuk sehingga memunculkan tindakan perilaku yang diinginkan. 1. SK/KD Periode Sistematika Penyusunan Langkah Pengerjaan Akurasi Jawaban NILAI KETERANGAN 3. atau masalah.KRITERIA NO. Teknik penilaian yang dapat dilakukan untuk melakukan proses penilaian sikap adalah sebagai berikut. Laporan pribadi Contoh penilaian sikap : LEMBAR OBSERVASI PERUBAHAN TINGKAH LAKU SISWA Nama : _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Sikap yang diamati : _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ 18 . fenomena. Sikap pada awalnya berasal dari perasaan ( suka atau tidak suka ) yang terkait dengan kecenderungan seseorang merespon suatu objek. Pertanyaan langsung 3. Observasi perilaku 2.

3. yang berkaitan dengan kompetensi kognitif. Dalam proses pembelajaran di kelas. misalnya. status. 4.ASPEK PENILAIAN NO.7 Penilaian Diri Penilaian diri (self assessment) adalah suatu teknik penilaian. proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya dalam mata pelajaran tertentu. berkaitan dengan kompetensi kognitif. Teknik penilaian diri dapat digunakan dalam berbagai aspek penilaian. 2. peserta didik dapat diminta untuk membuat tulisan yang memuat curahan perasaannya terhadap suatu objek sikap 19 . ABSEN NAMA SISWA Minat Belajar Kerjasama Dalam Kelompok Inisiatif Partisipasi Jumlah Skor Nilai (Jmlh skor : 20 x 100%) Rentang Skor 1-5 1. Berkaitan dengan kompetensi afektif. misalnya: peserta didik dapat diminta untuk menilai penguasaan pengetahuan dan keterampilan berpikir sebagai hasil belajar dalam mata pelajaran tertentu. Kriteria penilaian 1 : sangat kurang 2 : kurang 3 : cukup 4 : baik 5: sangat baik 3. di mana subjek yang ingin dinilai diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan. afektif dan psikomotor. berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan.

karena mereka dituntut untuk jujur dan objektif dalam melakukan penilaian. y Dapat mendorong. PERTANYAAN Catatan pelajaran matematika saya lengkap Saya selalu menyiapkan pertanyaan sebelum pelajaran matematika dimulai Saya berusaha memahami pelajaran matematika Saya selalu berusaha hadir dalam belajar matematika Saya selalu keperpustakaan membaca tokoh-tokoh matematika 20 . 2 3 4. Penggunaan teknik ini dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan kepribadian seseorang. dan melatih peserta didik untuk berbuat jujur. harus melakukan introspeksi terhadap kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. Contoh penilaian diri : JAWABAN YA TIDAK NO.tertentu. Selanjutnya. Keuntungan penggunaan teknik ini dalam penilaian di kelas antara lain sebagai berikut. peserta didik dapat diminta untuk menilai kecakapan atau keterampilan yang telah dikuasainya sebagai hasil belajar berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan. membiasakan. 1. y Peserta didik menyadari kekuatan dan kelemahan dirinya. 5. karena ketika mereka melakukan penilaian. karena mereka diberi kepercayaan untuk menilai dirinya sendiri. Berkaitan dengan kompetensi psikomotorik. peserta didik diminta untuk melakukan penilaian berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan. y Dapat menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik.

Penilaian tersebut mempengaruhi pendekatan. pelaporan. Keseluruhan perubahan itu akan menentukan hasil pendidikan. Ketepatan penilaian yang dilakukan sekolah. dan penggunaan informasi tentang hasil belajar siswa. dari yang berpusat pada guru kepada yang berpusat pada siswa. memperlihatkan pencapaian hasil belajar siswa. 21 . serta orientasi penilaian dari yang berorientasi diskriminasi siswa kepada yang berorientasi diferensiasi siswa. dan sumber belajar yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran. kegiatan. Penyempurnaan kurikulum adalah salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan.BAB III KESIMPULAN Penilaian Berbasis Kelas merupakan suatu proses yang dilakukan melalui langkah-langkah perencanaan. pengumpulan informasi melalui sejumlah bukti yang menunjukkan pencapaian hasil belajar siswa. terutama yang berkaitan dengan penilaian berbasis kelas. Upaya itu berhasil jika ada perubahan pola kegiatan pembelajaran.

Bandung : Universitas Pendidikan Indonesia. (http://udhiexz. diakses pada 21 januari 2012) 22 . 2010. 2010.wordpress. Lely. Penilaian berbasis kelas.( http://www.slideshare. (files.wordpress. 2007.wordpress. diakses pada 13 Januari 2012) Prof. Mudjia Rahardjo.DAFTAR PUSTAKA Akhmad sudrajat.com. Dr.com. Pengembangan Model Sistem Penilaian Berbasis Kelas Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar. M. H.(www. Peringkat Pendidikan Indonesia Menurun (http://mudjiarahardjo.com. http://pemudapemikir. diakses pada 15 Januari 2012) Sugiyanto.com.scribd.Si . diakses pada 20 januari 2012) Universitas negeri malang. Penilaian berbasis kelas. 2011.2009.. Penilaian berbasis kelas. 2007. diakses pada 13 Januari 2012) Halimah. Instrumen penilaian hasil belajar nontes dalam pembelajaran matematika. Penilaian hasil belajar. diakses pada 15 Januari 2012) Fat Hurrahman.net.com.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful