Proses Terjadinya Gempa Bumi

Beberapa tahun terakhir ini kata-kata gempa bumi atau earthquake sudah tidak asing lagi terutama bagi mereka yang tinggal di pesisir selatan Pulau Jawa dan pesisir barat Pulau Sumatera. Terlebih-lebih setelah dalam dua tahun terakhir ini di Indonesia terjadi gempa bumi di Sumatra pada akhir tahun 2004 yang skalanya boleh dibilang sangatlah tinggi (magnitude 9.1) dan termasuk dalam kategori the largest earthquakes in the world. Selain itu beberapa bulan kemarin kembali giliran kota Yogyakarta yang dilanda gempa bumi dengan skala yang relatif lebih kecil dari gempa di Sumatra. Gempa bumi adalah suatu fenomena bencana alam yang terjadi ketika dua blok dari bumi bergeser satu sama lain. Kalo dilihat dari penyebab terjadinya atau yang men-trigger adanya gempa, gempa bisa dikelompokkan menjadi dua yaitu gempa vulkanik dan gempa tektonik. Gempa vulkanik adalah gempa yang dihasilkan akibat adanya hubungan dengan letusan gunung berapi. Sedangkan gempa tektonik adalah gempa yang dihasilkan akibat adanya hubungan dengan pergeseran dua blok yang sebelumnya berdekatan satu sama lain. Kadangkala gempa bumi mempunyai gempa awal yang skalanya relatif lebih kecil dari gempa utama. Buat ahli bumi, sangatlah susah menentukan gempa awal adalah gempa utama sampai gempa utama benar-benar terjadi. Gempa utama selalu mempunyai gempa susulan yang terjadi setelah gempa utama diamna skalanya relatif lebih kecil. Tergantung dari besarnya atau magnitude dari gempa utama, gempa susulan bisa berlangsung sampai berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Salah satu penyebabnya adalah kemungkinan setelah gempa yang terjadi di Sumatra yang skalanya relatif sangat besar maka posisi-posisi lempeng di sekitarnya juga berubah dan trus bergerak untuk berusaha mencari kesetimbangan lagi. Lokasi di bawah permukaan bumi dimana gempa bumi terjadi disebut hypocenter, dan lokasi tepat di atasnya di permukaan bumi disebut epicenter. Pada saat terjadi gempa dimana terjadi pelepasan energi yang terkumpul dari blok-blok yang tidak bergerak sebelumnya, energi tersebut akan menyebar keluar dari patahan ke berbagai arah dalam bentuk gelombang seismik. Pada saat gempa membuat dasar bergetar, bagian bawah dari seismograph juga bergetar tetapi pemberat yang tergantung tidak bergetar. Perbedaan dari bagian yang bergetar dari seismograph dan bagian yang tidak bergetar adalah yang terekam. Diterbitkan di: Desember 11, 2008

Pada tahap ini mulai terjadi deformasi sesar. Sebenarnya gempa bumi terjadi setiap hari. 2. Lapisan kulit bumi tersebut mengalami pergeseran akibat arus konveksi yang terjadi di dalam bumi. karena energi elastis makin besar. Proses pelepasan energi berupa gelombang elastis yang disebut gelombang seismik atau gempa yang sampai ke permukaan bumi dan menimbulkan getaran dan kerusakan terhadap benda benda atau bangunan di permukaan bumi. 3. dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat di tahan oleh lempeng tektonik tersebut. Selain itu juga tergantung dengan kekuatan struktur bangunan. sedangkan gempa interplate terjadi di batas antar dua lempeng .PROSES KEJADIAN Bumi kita walaupun padat. namun kebanyakan tidak terasa oleh manusia . Pada tahap ini terjadi pelepasan energi secara mendadak sehingga terjadi peristiwa yang disebut b . Proses terjadinya gempa bumi dapat dilihat dari penyebab utama terjadinya gempa bumi. Besarnya kerusakan tergantung dengan besar dan lamanya getaran yang sampai ke permukaan bumi. c. 5. yaitu: 1. . Para ahli gempa mengklasifikasikan gempa menjadi dua katagori. hanya alat seismograph saja yang dapat mencatatnya dan tidak semuanya menyebabkan kerusakan . Gambar Proses Terjadinya Gempa Tektonik a. Ada 5 (lima) jenis gempa bumi yang dapat dibedakan menurut terjadinya. Gempa intraplate adalah gempa yang terjadi di dalam lempeng itu sendiri. 4. gempa intra lempeng (intraplate) dan antar lempeng ( interplate). Di Indonesia gempa merusak terjadi 3 sampai 5 kali dalam setahun. Sesar aktif bergerak sedikit demi sedikit kearah yng saling berlawanan Pada tahap ini terjadi akumulasi energi elastis. Gempa Tektonik Gempa Vulkanik Gempa Runtuhan Gempa Jatuhan Gempa Buatan Gempa Tektonik Seperti diketahui bahwa kulit bumi terdiri dari lempeng lempeng tektonik yang terdiri dari lapisan lapisan batuan. selalu bergerak. Tiap tiap lapisan memiliki kekerasan dan massa jenis yang berbeda satu sama lain.

juga terjadi di kawasan tambang akibat runtuhnya dinding atau terowongan pada tambang-tambang bawah tanah sehingga dapat menimbulkan getaran di sekitar daerah runtuhan. Getarannya kadang-kadang dapat dirasakan oleh manusia dan hewan sekitar gunung berapi itu berada. Gempa ini dapat terjadi sebelum dan saat letusan gunung api. Dalam tata surya kita terdapat ribuan meteor atau batuan yang bertebaran mengelilingi orbit bumi. Gempa Vulkanik Sesuai dengan namanya gempa vulkanik atau gempa gunung api merupakan peristiwa gempa bumi yang disebabkan oleh tekanan magma dalam gunung berapi.gempa bumi tektonik. namun dampaknya tidak begitu membahayakan. Pergeseran ini kian lama menimbulkan energi-energi stress yang sewaktu waktu terjadi pelepasan energi yang mendadak. Gempa Jatuhan Bumi merupakan salah satu planet yang ada dalam susunan tata surya. . Lereng gunung atau pantai yang curam memiliki energi potensial yang besar untuk runtuh. Gempa Runtuhan Gempa runtuhan atau terban merupakan gempa bumi yang terjadi karena adanya runtuhan tanah atau batuan. Pada tahap ini sesar kembali mencapai tingkat keseimbangannya kembali. Justru dampak yang berbahaya adalah akibat timbunan batuan atau tanah longsor itu sendiri. d . Peristiwa inilah yang disebut gempa tektonik yaitu peristiwa pelepasan energi secara tiba-tiba di dalam batuan sepanjang sesar atau patahan seperti terlihat dalam gambar. Perkiraaan meletusnya gunung berapi salah satunya ditandai dengan sering terjadinya getarangetaran gempa vulkanik.

Proses Terjadinya Gempa Vulkanik Gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya proses dinamik dari magma dan cairan yang bersifat hidrotermal (peka terhadap panas). sehingga dapat dipakai sebagai tanda-tanda awal peningkatan keaktifan gunung api. Disebabkan oleh sesar atau mendatar Frekuensi Rendah Multifase Frekuensi dominant antara 1-5 Hz. namun gempa ini jarang sekali terjadi. Getaran ini disebut gempa jatuhan. Gempa Buatan Suatu percobaan peledakan nuklir bawah tanah atau laut dapat menimbulkan getaran bumi yang dapat tercatat oleh seismograph seluruh permukaan bumi tergantung dengan kekuatan ledakan. Meteor yang jatuh ini akan menimbulkan getaran bumi jika massa meteor cukup besar. selain frekuensi rendah lainnya. Proses fluida (cairan) dinamis yang terjadi karena adanya gradien suhu dan tekanan magma dapat menimbulkan gelombang gempa yang berasal dari proses resonansi retakan yang terisi cairan magma. kawah terletak dekat Flagstaff. Arizona.Sewaktu-waktu meteor tersebut jatuh ke atmosfir bumi dan kadang-kadang sampai ke permukaan bumi. sedangkan ledakan dinamit di bawah permukaan bumi juga dapat menimbulkan getaran namun efek getarannya sangat lokal.13 km akibat kejatuhan meteorite 50. Peneyebab karena proses tekanan cairan (fluida) Mengandung frekuensi rendah dan tinggi yang . Frekuensi gempa vulkanik yang dominan berkisar antara 1 sampai 5 Hz. sepanjang 1. Gempa vulkanik sebenarnya terdiri atas beberapa tipe seperti pada tabel di bawah ini: Tipe Gempa Keterangan Frekuensi Tinggi Frekuensi dominant berkisar antara 5-15 Hz.000 tahun yang lalu dengan diameter 50 m.

Tremor Periode Sangat Panjang Dangkal . gerakan salju..merupakan proses kombinasi Ledakan Disebabkan oleh letusan yang sifatnya explosive. Tremor adalah sinyal yang kontinyu dengan durasi menit sampai beberapa hari. Sinyal mengandung gelombang udara juga gelombang tanah. Contoh. Frekuensi dominant 1-5 Hz Periodenya dari 3 sampai 20 detik yang disertai dengan letusan gas belerang Proses bukan vulkanik yang dapat menimbulkan gelombang gempa.

1963–1998 Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Bumi kita walaupun padat.Gempa bumi Pusat-pusat gempa di seluruh dunia. dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan. . Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). selalu bergerak.

Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan. Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan. Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi. pukul 05. Gempa bumi buatan . nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi. Gempa bumi runtuhan . jenis gempa bumi ini jarang terjadi 4. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi.54 WIB. Teori dari tektonik plate (plat tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan. 5.Tipe gempa bumi 1. Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi. Gempabumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.[1] Gempa bumi tektonik memang unik. . Gempabumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik. gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) . seperti peledakan dinamit. Dalam ilmu kebumian (geologi). getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. 27 Mei 2006 dini hari. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit.[2] 3. 2. yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempa bumi tektonik . Gempa bumi tumbukan . yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Indonesia pada Sabtu. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.

Pada saat itu lah gempa bumi akan terjadi. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut.Penyebab terjadinya gempa bumi Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Afrika. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Terakhir. Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. seperti Dam Karibia di Zambia. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi . gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak.

9 Skala Richter (BMG Amerika) mengguncang Padang-Pariaman. Menyebabkan sedikitnya 1. Indonesia. berpotensi tsunami.3 Skala Richter mengguncang Tasikmalaya.100 orang tewas dan ribuan terperangkap dalam reruntuhan bangunan. Korban jiwa masih belum diketahui jumlah pastinya karena terjadi Tanah longsor sehingga pengevakuasian warga terhambat. Indonesia.Sejarah gempa bumi besar pada abad ke-20 dan 21 • • 30 September 2009.6 Skala Richter (BMG Indonesia) atau 7. 2 September 2009. Kerusakan akibat gempa bumi di San Francisco pada tahun 1906 Sebagian jalan layang yang runtuh akibat gempa bumi Loma Prieta pada tahun 1989 . Gempa ini terasa hingga Jakarta dan Bali. Gempa Tektonik 7. Gempa bumi Sumatera Barat merupakan gempa tektonik yang berasal dari pergeseran patahan Semangko. gempa ini berkekuatan 7.

3 pada skala Richter.0 pada skala Richter dan menewaskan 1.000 orang tewas. lebih dari 6. Indonesia. 21 Juni 1990 .5 Skala Richter 6 Maret 2007 .barat Turki.5 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 41.Barat Colombia. 17 Januari 1995 .000 nyawa.6 pada skala Richter.2 pada skala Richter.0 skala Richter mengguncang Aceh dan Sumatera Utara sekaligus menimbulkan gelombang tsunami di samudera Hindia.Di Kobe. 17 Agustus 1999 .Taiwan. 25 Januari 1999 .Gempa bumi dahsyat berkekuatan 9. berpusat di Kashmir. 21 September 1999 . berukuran 7.000 nyawa.8 Skala Richter di Provinsi Shichuan. Jepang dengan ukuran 7. Pakistan.6 skala Richter di Asia Selatan. 21 Mei 2002 .500 ada juga yang mengatakan jumlah korban mencapai 13. Indonesia berukuran 7.500 orang tewas.Di barat laut Iran.55 WIB selama 57 detik.9 pada skala Richter.8 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 1.Gempa bumi berkekuatan 7. China.000 orang tewas. Bencana alam ini telah merenggut lebih dari 220. 30 Mei 1998 .Di utara Afganistan dan Tajikistan dengan ukuran 6. 27 Mei 2006 .Gempa bumi berkekuatan 7.Di Latur. berukuran 6.India. berukuran 7. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5.500 orang. United States Geological Survey melaporkan 6. dan lebih dari 300. 12 Mei 2008 .Di utara Afganistan. 7 Desember 1988 .000 orang.400 korban tewas.Gempa bumi kuat di Bam. 26 Januari 2001 .Di Flores.9 pada skala richter dan menewaskan 2.1 pada Skala Richter.000 kematian.000 nyawa. 30 September 1993 . menyebabkan 2.• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • 3 Januari 2009 . 12 September 2007 .6 Skala Richter di Papua.Di Mexico Tengah dan berukuran 8. berukuran 5. Menyebabkan sedikitnya 80.9 pada skala Richter menyebabkan sekitar 5.000 jiwa. 12 Desember 1992 .4 pada skala Richter dan merenggut 17.9 pada skala Richter dan menyebabkan 25. pada magnitudo 6 dan merenggut 1.000 orang tewas.000 keluarga kehilangan tempat tinggal.000 orang.171 nyawa. lebih dari 1. meragut lebih dari 9.Barat laut Armenia. Laporan terakhir menyatakan 79 orang tewas [3]. 8 Oktober 2005 . 26 Desember 2004 . berukuran 7.Gempa bumi 7.Gempa bumi besar berkekuatan 7.2 skala Richter dan merenggut 6. barat daya Iran berukuran 6.Gempa bumi tektonik mengguncang provinsi Sumatera Barat. berukuran 7.Gempa bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.Gempa Bengkulu dengan kekuatan gempa 7.000 orang tewas.500 nyawa.000 orang tewas dan jutaan warga kehilangan tempat tinggal.9 Skala Richter 9 Agustus 2007 . merengut 50. 19 September 1985 . India dengan ukuran 6.9 pada skala Richter dan menewaskan 2. 26 Desember 2003 . .

berukuran 7.8 pada skala Richter dan menyebabkan 240.000 nyawa. Cina. timur Rumania. 26 Desember 1939 . 31 Mei 1935 .Di Yokohama.000 orang tewas. menyebabkan kira-kira 12.4 SR.570 korban jiwa.000 orang.000 kematian dan memusnahkan seluruh kota Agadir. Jepang pada ukuran 8.5 skala Richter dan menewaskan 50.Di Quetta.778 terbunuh. 28. 4 Februari 1976 .Tangshan.9. juga menghancurkan sebagian besar dari ibu kota Rumania.Wilayah Erzincan.000 kematian. Turki pada ukuran 7. dan menyebabkan 33.• • • • • • • • • 16 September 1978 .Di Chillan.3 pada skala Richter.000 kematian. diantaranya seorang aktor Rumania Toma Caragiu. berukuran 7. menelan sekitar 1.000 orang terbunuh.7 pada skala Richter dan menyebabkan 25. 29 Februari 1960 .7 skala Richter.3 skala Richter dan merenggut sedikitnya 140.Di barat daya pesisir pantai Atlantik di Maghribi pada ukuran 5. 1 September 1923 . berukuran 7. 24 Januari 1939 . India pada ukuran 7. 28 Juli 1976 . Bukares (Bucureşti).Di Guatemala. 4 Maret 1977 .Vrancea. dengan besar 7. Chile dengan ukuran 8.Di timur laut Iran.5 pada skala Richter dan menyebabkan 22. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful