ADMINISTRASI KEUANGAN KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUB) PENERIMA BLM PUMP PERIKANAN TANGKAP TAHUN 2011

Direktorat Pengembangan Usaha Penangkapan Ikan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2011

Pengadministrasian keuangan KUB terkait dengan paska pencairan dana BLM-PUMP Perikanan Tangkap oleh KUB.KATA PENGANTAR Dalam rangka peningkatan kemampuan Kelompok dalam mengelola BLM PUMP Perikanan Tangkap sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Nomor : KEP. Jakarta. perlu ditetapkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) oleh Kepala Dinas Kabupaten/Kota agar BLM PUMP Perikanan Tangkap dapat berkembang dan berkelanjutan. Akhirnya kami mengucapkan terima kasih kepada Kelompok Kerja PUMP Perikanan Tangkap yang telah menyelesaikan Pedoman ini sebagai acuan bagi Tim Teknis Kabupaten/Kota dalam membuat Petunjuk Pelaksanaanya agar BLM PUMP Perikanan Tangkap berkembang dan berkelanjutan sesuai dengan kondisi dan budaya masyarakat setempat. 11 Maret 2011 Direktur Pengembangan UsahaPenangkapan Ikan A. BAMBANG SUTEJO . Dengan adanya Pedoman Pengelolaan administrasi keuangan KUB ini dan Petunjuk Pelaksanaannya oleh Kepala Dinas Kabupaten/Kota.15/DJ-PT/2011 tentang Pedoman Teknis PNPM Mandiri Kelautan dan Perikanan dalam rangka pelaksanaan PUMP bidang Perikanan Tangkap Tahun 2011. diperlukan pedoman untuk diatur lebih lanjut oleh Kepala Dinas Kabupaten/kota penerima PUMP Perikanan Tangkap dalam Juklak. diharapkan KUB penerima PUMP Perikanan Tangkap dapat menjalankan fungsi melayani Pembiayaan usaha bagi nelayan anggotanya.

Manfaat Administrasi / Pembukuan Manfaat administrasi adalah untuk tersedianya informasi tentang keadaan keuangan kelompok pada saat-saat tertentu. b. Administrasi keuangan juga dapat diartikan sebagai pencatatan yang berkaitan dengan kekayaan kelompok. alat untuk memupuk kepercayaan anggota . Sedemikian pentingnya administrasi keuangan ini sehingga dapat dikatakan bahwa nilai administrasi keuangan ini setara dengan nilai uangnya atau bahkan lebih daripada itu.A. Administrasi Organisasi adalah segala pencatatan yang berkaitan dengan organisasi secara umum. e. Ini penting dibuat untuk mengetahui sejauh mana perkembangan anggota kelompok. alat kontrol b. 2. alat untuk evaluasi f. partisipasinya dalam kelompok. Pembukuan adalah pencatatan transaksi secara kronologis dan sistematik. alat untuk memonitor perkembangan kelompok e. dan keputusan-keputusan yang pernah diambil. d. alat / bahan pengambilan keputusan pengurus kelompok d. Sangat penting untuk mengetahui keadaan kekayaan kelompok dengan jelas/transparan dan sebagai alat untuk pengawasan dalam pengelolaan permodalaan kelompok. adalah catatan transaksi keuangan yang dibuat secara kronologis (munurut urutan waktu) dan sistematis (menurut cara-cara tertentu). Administrasi kelompok adalah segala pencatatan yang mencatat segala kegiatan kelompok. Tim Teknis. Informasi ini dapat digunakan sebagai a. alat dokumentasi c. baik bagi anggota maupun pihak luar (Dinas. permasalahan. c. PENDAHULUAN 1. Administrasi keuangan atau pembukuan keuangan. Pengertian a. intansi terkait dan lain-lain) Pembukuan diperlukan untuk menjaga keakuratan catatan atas semua transaksi dan keputusan-keputusan yang dibuat dalam kelompok. dan sebagainya.

1.B. dan d. Administrasi Keuangan 1. teratur dan benar. Buku notulen pertemuan c. Administrasi Organisasi Dalam administrasi organisasi kelompok diperlukan buku-buku sebagai berikut: a. Buku yang digunakan untuk mencatat transaksi atau membuat jurnal ini disebut dengan buku harian. b. Alat manajemen dalam pengambilan keputusan 2. keuangan kelompok dapat terkendali dan pada waktu tertentu akan mudah untuk diketahui. Pencatatan ini lazimnya disebut dengan membuat jurnal. Buku tamu dan bimbingan d. sehingga dapat digunakan sebagai bahan untuk pengambilan keputusan Informasi kondisi keuangan kelompok bermanfaat untuk: a. Dengan administrasi keuangan yang baik. faktur penjualan. c. Buku surat keluar dan Surat masuk e. dan lain-lain. ADMINISTRASI KELOMPOK Administrasi kelompok meliputi 2 (dua) yaitu: a. Administrasi Organisasi b. Buku kegiatan / pertemuan f. Pembukuan harus dilakukan secara kronologis Transaksi yang terjadi dalam suatu periode dicatat menurut urutan kejadiannya dalam sebuah buku. Administrasi Keuangan Setiap kelompok. Buku daftar hadir kegiatan Administrasi organisasi ini umumnya dikerjakan oleh sekretaris. Alat evaluasi terhadap pencapaian tujuan/sasaran dari setiap kegiatan atau usaha. 2. Alat monitor perkembangan keuangan. Prinsip pembukuan keuangan a. faktur pembelian. Alat pengendalian keuangan. Pembukuan harus dilakukan secara sistematis Transaksi yang terjadi di kelompok akan dicatat dalam dokumen sumber. wajib mengelola administrasi keuangan dengan baik yaitu sesuai jenis serta diisi dengan tertib. Contoh dokumen sumber atau bukti transaksi diantaranya adalah kuitansi pembayaran atau penerimaan kas. Disebut buku harian karena pencatatan dalam buku ini harus dilakukan menurut urutan kejadiannya (kronologisnya) yang umumnya dilakukan setiap hari . b. Buku daftar pengurus dan anggota b.

antara lain: dapat dihitung. Buku diisi memenuhi kaidah-kaidah atau ketentuan akuntansi. d. dan dapat dipertanggungjawabkan. Pembukuan harus dilakukan secara informatif Agar dipahami/dimengerti oleh semua pihak yang berkepentingan. Laporan aliran kas memberikan informasi kepada kelompok tentang ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan untuk operasional kegiatan kelompok. Neraca (Contoh pada lampiran 5) Diupayakan Pengurus Kelompok bisa mengerjakan seluruh adminstrasi keuangan ini dengan baik dan benar.c. Laporan rugi laba (Contoh pada lampiran 4) e. Dapat diformulasikan sebagai berikut: Penerimaan – Pengeluaran = Surplus/ defisit Laporan rugi laba adalah laporan yang memberikan informasi tentang jalannya operasional kelompok dalam satu periode tertentu yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban kelompok sehingga menghasilkan suatu laba (atau rugi) bersih.2. Dapat diformulasikan sebagai berikut: Pendapatan – Biaya = Laba/ Rugi . Pembukuan harus dilakukan secara Accountable. Buku kas harian (Contoh pada lampiran 1) b. mudah dipahami sehingga diharapkan akan sangat membantu pengurus/ bendahara dalam mempertanggungjawabkan keuangan dan diharapkan pula banyak anggota yang bisa mengerjakan dan memahaminya. Buku tabungan anggota (Contoh pada lampiran 2) c. dapat dievaluasi. e. adalah laporan perubahan nilai uang kas yang dimiliki oleh kelompok dalam periode waktu tertentu. Beberapa buku keuangan yang diperlukan adalah : a. mengingat pentingnya manfaat yang akan diperoleh. 2. Pembukuan harus dilakukan secara auditable Catatan keuangan dapat diperiksa dengan mudah. kelompok perlu mengetahui aliran uang kas baik penerimaan dan pengeluaran untuk dapat mengontrol dan mengelola kebutuhan atas uang tunai sehingga tidak akan kekurangan dana operasional ataupun terlalu banyak uang tunai yang disimpan sehingga merugikan kelompok karena uang tersebut tidak produktif. Buku pinjaman / Kredit anggota (Contoh pada lampiran 3) d. Buku Kas. Buku Keuangan Model pembukuan keuangan yang digunakan kelompok adalah model yang sederhana.

. b. maka perlu diangkat seorang penulis sebagai pengelola dan penanggungjawab pembuatan pembukuan keuangan. b. Diformulasikan sebagai berikut: Aktiva (Kekayaan) = Pasiva ( Hutang kelompok + Modal kelompok) 2. Neraca memperlihatkan keseimbangan antara nilai aktiva (kekayaan) kelompok dengan nilai Pasiva (berisi hutang dan modal yang disetor).Laporan Neraca adalah laporan yang menggambarkan posisi keuangan suatu kelompok pada suatu periode tertentu. c. dapat diterima oleh semua anggota kelompok. dengan syarat: a. beberapa kiat yang dapat digunakan kelompok adalah sebagai berikut : a. c. b. d. Pemantauan Penulis Pembukuan Keuangan Supaya efektif memantau penulis pembukuan keuangan kelompok. transparan. Anggota kelompok harus selalu memeriksa catatan-catatan sebelum mereka tanda tangan.3. Kelompok harus dapat mengontrol/mengendalikan keuangan umum. Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh kelompok untuk tetap mengendalikan keuangan umum adalah sebagai berikut: a. dan f. Kelompok juga harus dapat memperoleh penulis pengganti jika penulis sewaktu-waktu berhenti. Memilih Penulis Pembukuan Keuangan Terkait dengan pentingnya pembuatan pembukuan keuangan kelompok. Siapapun penulis pembukuan keuangan tidak pernah memegang uang. dia tidak boleh ikut campur dalam kegiatan kelompok. jujur. c. Jika penulis bukan anggota kelompok. e.4. 2. bisa menulis pembukuan. Anggota mengawasi secara normal jumlah total dan komposisi uang kelompok pada setiap waktu. mudah dijumpai. Jumlah total biasanya diumumkan pada pertemuan atau ditulis pada papan. Penulis dapat berasal dari dalam kelompok (anggota kelompok) atau seseorang dari luar kelompok (bukan anggota kelompok). Kelompok harus yakin bahwa penulis tidak pernah memegang uang. tidak mengintervensi dinamika kelompok.

untuk meralat adanya kesalahan. Mengambil keputusan-keputusan anggaran dan pendanaan. g. e. pengakuan dan kredibilitas. Membangun kepercayaan dalam kelompok sebagai sebuah lembaga yang mengarah ke berkesinambungan. . pengeluaran. Anggota kelompok memastikan bahwa buku selalu diperbaharui. Audit dibutuhkan baik untuk manfaat kelompok sendiri dan untuk membangun kredibilitas operasional kelompok kepada dunia luar. f. Menemukan dan meralat kesalahan dan kelalaian dalam menyusun pembukuan. Memperkuat keberadaan sistem akunting dalam kelompok. Anggota kelompok memastikan bahwa pemeliharaan dan penyimpanan buku mereka tidak bercampur dengan buku penulis jika dia anggota kelompok. Anggota mengawasi catatan tabungan individu mereka dan status kredit dalam kelompok. Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangannya. oleh orang di luar kelompok (bukan penulis atau anggota kelompok). Anggota menyuruh penulis untuk membacakan catatan pertemuan pada hari itu juga sebelum mereka tanda tangan. Tujuan audit adalah untuk memeriksa kesalahan dan kelalaian dalam membuat perhitungan. e.d. h. d. f.5. Anggota memastikan bahwa penulis mempunyai semua perlengkapan yang diperlukan untuk menulis buku keuangan kelompok. kekayaan dan pertanggungjawaban. Audit Keuangan Dalam Kelompok Audit adalah pemeriksaan buku keuangan secara sistematis. dan untuk pencegahan kesalahan di masa mendatang. b. 2. c. Tujuan dari audit pembukuan keuangan kelompok antara lain adalah: a. Menjelaskan pendapatan.

. PENUTUP Administrasi organisasi dan administrasi keuangan kelompok penerima BLM PUMP Perikanan Tangkap harus dipantau dan diperiksa secara berkala oleh Tenaga Pendamping dan Tim Teknis agar pelaksanaannya sesuai dengan yang diharapkan.C.

CONTOH BUKU KAS HARIAN Bulan : Januari 2010 .Lampiran 1.

Lampiran 2. CONTOH BUKU TABUNGAN ANGGOTA CONTOH REKAPITULASI TABUNGAN ANGGOTA .

CONTOH BUKU PINJAMAN ANGGOTA CONTOH BUKU REKAPITULASI PINJAMAN .Lampiran 3.

CONTOH LAPORAN RUGI LABA .Lampiran 4.

CONTOH NERACA 31 Desember 20.Lampiran 5.. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful