P. 1
Makalah Identifikasi Pasar Dan Perilaku Konsumen

Makalah Identifikasi Pasar Dan Perilaku Konsumen

|Views: 1,098|Likes:
Published by Uyo Rinho

More info:

Published by: Uyo Rinho on Jan 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2013

pdf

text

original

MAKALAH IDENTIFIKASI PASAR DAN PERILAKU KONSUMEN

PENGARUH FAKTOR PSIKOLOGIS TERHADAP PERILAKU KONSUMEN

Disusun Oleh : R. Suryo Buwono 10052110

JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA 2011

mengemukakan bahwa membanjirnya buah impor pada saat sebelum krisis moneter telah memojokkan buah-buahan lokal. Menurut Sumarwan (1999). pendekatan produksi bukanlah satu-satunya pendekatan yang mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat (Sa¶id. Pemahaman yang mendalam mengenai konsumen akan memungkinkan pemasar dapat mempengaruhi keputusan konsumen. Pendekatan komoditas yang berfokus pada self sufficiency harus mulai digeser menjadi pendekatan agribisnis yang sarat dengan penciptaan nilai tambah dan berorientasi pada keuntungan. Kebutuhan dan selera konsumen akan terpenuhi manakala ketersediaan produk dan daya beli masyarakat juga mampu mengatasinya. oleh karenanya krisis moneter seharusnya dapat menjadi momentum yang tepat untuk merencanakan pengembangan buah lokal sebagai komoditas unggulan untuk ekspor maupun konsumsi dalam negeri. Informasi ini diperlukan sebagai bahan masukan untuk merencanakan produksi. apa seleranya dan bagaimana ia mengambil keputusan. Konsumen merupakan salah satu komponen penting dalam sisem agribisnis. mengembangkan produk dan memasarkan buah-buahan dengan baik. persaingan yang datang dari luar serta kebijakan pemarintah yang kurang kondusif menyebabkan banyak petani yang semakin terpuruk. sehingga mau membeli apa yang ditawarkan oleh pemasar. 2003). Sebaliknya pada saat yang sama. Pendekatan kecukupan pangan yang berorientasi pada produksi pangan hendaknya mulai digeser pada ketahanan pangan yang berorientasi pada ketersediaan dan daya beli masyarakat. Sehingga pemasar dapat memproduksi barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. 1999). Namun krisis moneter menyebabkan buah impor semakin mahal dan semakin berkurang ketersediaannya di pasar. Memahami perilaku konsumen buah-buahan merupakan informasi pasar yang sangat penting bagi sektor agribisnis. Usaha pemenuhan kebutuhan dan selera konsumen buah-buahan tercermin dengan semakin membanjirnya buah impor baik dari ragam jenis buah maupun volumenya. Persaingan yang ketat antar merek dan produk menjadikan konsumen memiliki posisi yang semakin kuat dalam posisi tawar-menawar (Sumarwan. buah lokal semakin banyak tersedia di pasar dengan harga yang bersaing.. mengemukakan bahwa tumbuhnya sektor agribisnis akan ditentukan oleh seberapa besar permintaan konsumen terhadap produk-produk agribisnis. . mengetahui apa yang dibutuhkannya. Sumarwan (1999).BAB I PENDAHULUAN Pemasar harus berusaha untuk memahami konsumen. Dengan demikian.

pribadi dan konsep jati dirinya. Keputusan pembelian juga dipengaruhi oleh karakteristik/ciri-ciri pribadinya. Pilihan membeli seseorang juga akan dipengaruhi faktor psikologis utama.Faktor-faktor utama yang mempengaruhi perilaku konsumen menurut Kotler (1993) antara lain adalah faktor budaya. Kepribadian merupakan kumpulan faktor biologis. pengaruh psikologis (psychological influences). yaitu pengaruh situasional (situational influences). terutama yang berpengaruh adalah umur dan tahapan dalam siklus hidup pembeli. akan selalu beradaptasi dan bereaksi terhadap kebutuhan dan keinginan konsumen yang selalu berubah. dan kepercayaan dengan sikap. pengaruh sosio-budaya (sociocultural influences). psikologis dan sosiologis yang mendasari perilaku. dan pengaruh bauran pemasaran (marketing mix influences). pekerjaannya. Dari keempat faktor tersebut. faktor lingkungan maupun faktor psikologi konsumen. faktor pribadi dan faktor psikologis. Kelima variabel tersebut turut mempengaruhi citra merk sebuah produk di benak konsumen. Menurut Berkowitz (1997:117). maka inovasi yang dilakukan dapat disesuaikan dengan keinginan konsumen. Menurut Berkowitz (1997:117) terdapat empat faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Menurut Schiffman dan Kanuk (2000:148) kepribadian adalah karakteristik kejiwaan dalam diri manusia yang menentukan dan mencerminkan bagaimana respon seseorang terhadap lingkungan. Kepribadian juga turut mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. keadaan ekonominya. yaitu : motivasi. Demikian halnya dengan pemenuhan kebutuhan dan keinginan mengenai produk buah perlu direncanakan dengan strategis untuk dapat memenangkan persaingan bisnis. sehingga strategi pemasaran yang direncanakan akan mencapai sasaran. dan gaya hidup (life style). baik faktor yang berkaitan dengan produk itu sendiri. persepsi (perception). persepsi. faktor psikologis merupakan faktor yang muncul dari dalam diri konsumen. Dengan mengetahui berbagai faktor psikologis yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Budaya merupakan salah satu penentu keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar dan sesungguhnya seluruh masyarakat memiliki stratifikasi sosial dimana kelas sosial menunjukkan pilihan terhadap produk dengan merek yang berbeda-beda. kepribadian (personality). gaya hidupnya. sikap (attitude). dengan cara menerapkan perencanaan strategi pemasaran. . Pemasar yang berorientasi pada konsumen. proses belajar. faktor sosial. Menurut Kotler (2001:361) citra (brand image) sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. faktor psikologis yang mempengaruhi keputusan konsumen dapat dijabarkan menjadi 5 variabel. yaitu motivasi (motivation).

Berdasarkan latar belakang di atas. maka ia akan sangat terlibat dan sangat selektif dalam keputusan pembeliannya. Sejauhmana karakteristik buah-buahan lokal yang unik dapat mengakomodasi kepribadian konsumen. maka makalah ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor psikologis terhadap prilaku konsumen dalam pembelian buah lokal. Kotler dan Amstrong menyatakan bahwa arti sudut pandang kualitas diukur dengan persepsi pembelian (Kotler dan Amstrong. 2001:279).Kepribadian mempunyai sifat unik karena kepribadian merupakan hakekat individual yang membedakan antara seseorang dengan yang lainnya dan tidak ada seseorangpun yang mempunyai kepribadian yang sama. Berarti jika konsumen yakin bahwa buah-buahan lokal sebagai produk yang berkualitas. Artinya bahwa pelanggan menilai baik buruknya kualitas suatu produk itu berdasarkan persepsinya. maka peluang buah-buahan lokal mendapat tempat di hati konsumen akan semakin besar. maka buah lokal apapun. Suatu produk dikatakan berkualitas jika memenuhi kebutuhan dan keinginan pembeli. Kualitas ditentukan oleh pandangan dan pengalaman mereka terhadap suatu produk. . Pengetahuan pemasar buah lokal dalam menilai sejauhmana faktor psikologis yang mendorong seseorang dalam melakukan pembelian akan berguna dalam penentuan inovasi dan modifikasi yang diperlukan baik dalam penyusunan strategi pemasaran. konsumen yakin pasti berkualitas. Pengaruh sikap terhadap perilaku pembelian secara umum bergantung pada keterlibatan konsumen dalam pembelian. maupun pengembangan produk sesuai dengan keinginan konsumen. Keterlibatan yang tinggi dari konsumen dalam pembelian akan dipengaruhi oleh tingginya hubungan antara kepercayaan terhadap suatu produk. Ketika konsumen mempunyai kepercayaan yang tinggi terhadap suatu produk.

Tujuan Pembahasan Makalah : 1. 5. . 2. 4. Untuk mengetahui pengaruh budaya terhadap sikap konsumen. 3. Untuk mengetahui pengaruh strategi pemasaran terhadap sikap konsumen. Untuk mengetahui pengaruh psikologis terhadap sikap konsumen. Untuk mengetahui pengaruh karakteristik individu terhadap sikap konsumen. Untuk mengetahui pengaruh lingkungan sosial terhadap sikap konsumen.

Pemasaran A. berpendapat bahwa perilaku konsumen didefinisikan sebagai tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan. menggunakan. Pengaruh Budaya Terhadap Sikap Konsumen Budaya yang berpengaruh positip terhadap sikap konsumen menunjukkan bahwa perubahan µtata nilai¶. . µkebiasaan¶ dan semakin berkembangnya µbudaya popular¶ dalam mengkonsumsi /membeli buah maka mendorong semakin tinggi sikap konsumen dalam menilai buah lokal. Faktor-faktor tersebut seperti ditunjukkan pada Gambar berikut ini : Sosial Budaya Psikologis Perorangan Prilaku Konsumen Strategi. dan menghabiskan produk barang atau jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan ini. 1993 dan Engel et al. psikologis dan strategi pemasaran (Kotler. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen didalam membeli produk antara lain adalah faktor budaya. sosial. pribadi (perbedaan individu). menghabiskan produk. 1995).BAB II PEMBAHASAN Perilaku Konsumen Buah Engel et al (1993). Jadi perilaku konsumen pada hakekatnya adalah semua kegiatan. tindakan serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli. ketika membeli. mengkonsumsi.

Pengaruh Psikologis Terhadap Sikap Konsumen Psikologis konsumen yang berpengaruh positip terhadap sikap konsumen menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi. teman. Secara psikologis konsumen sudah mengenal dan akrab dengan buah-buahan lokal. Pengaruh Karakteristik Individu Terhadap Sikap Konsumen Faktor karakteristik Individu konsumen yang tidak berpengaruh terhadap sikap konsumen menunjukkan bahwa semakin tinggi perkembangan individu konsumen yang terdiri dari : 1). Karakteristik individu yang semakin mapan tidak mendorong sikap konsumen untuk membeli/memilih buah lokal.B. D. Pendidikan 3). Usia 2). Status sosial 2). suami/ istri. Keluarga (anak. Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Sikap Konsumen Lingkungan sosial konsumen yang tidak berpengaruh terhadap sikap konsumen menunjukkan bahwa lingkungan sosial konsumen yang terdiri dari : 1). tetangga dan teman tidak berpengaruh nyata terhadap sikap kepercayaan dalam mengkonsumsi/ membeli buah lokal. Konsumen cenderung meninggalkan buah lokal dan memilih buah impor yang dinilai lebih baik kualitasnya dan bergengsi. persepsi dan pengetahuan dalam hal produk buah lokal maka semakin semakin tinggi sikap kepercayaan konsumen terhadap buah lokal. Gaya hidup konsumen maka tidak berpengaruh nyata terhadap sikap dalam membeli atau mengkonsumsi buah lokal. atau dengan kata lain pendapat dan saran keluarga. Pendapatan (income) dan 5). suami/istri) dan 3). Hal ini berarti bahwa konsumen tidak perlu mempertimbangkan status sosialnya dan tidak perlu untuk minta pendapat /pertimbangan kepada anak. C. Kelompok acuan (teman. Pekerjaan 4). tetangga dan ahli) tidak mempengaruhi dalam sikap konsumen untuk mengkonsumsi /membeli buah lokal. sehingga kedekatan itu mendorong konsumen untuk bersikap positip terhadap buah lokal. . tetangga dan para ahli dalam hal membeli buah.

Pengaruh Strategi Pemasaran Terhadap Sikap Konsumen Strategi pemasaran yang tidak berpengaruh positip terhadap sikap konsumen menunjukkan bahwa tidak terdapat upaya-upaya dalam bentuk : 1) Strategi produk 2) Strategi harga dan 3) Strategi distribusi yang berpengaruh nyata terhadap mengkonsumsi /membeli buah maka semakin tinggi sikap konsumen dalam menilai buah lokal. .E.

menunjukkan bahwa : 1. dapat meningkatkan secara nyata sikap-kepercayaannya dalam membeli /mengkonsumsi buah lokal. Buah lokal perlu diperlakukan sebagai produk yang lebih dihargai di negeri sendiri. Saran 1.BAB. 2. 2. Konsumen tidak perlu mempertimbangkan µLingkungan sosial¶-nya dalam membeli buah lokal dan peningkatan karakteristik µindividu¶ konsumen tidak menjadikan sikap kepercayaannya meningkat dalam membeli/ mengkonsumsi buah lokal. faktor-faktor yang berpengaruh terhadap sikap kepercayaan konsumen dalam membeli buah. Daya saing buah lokal agar ditingkatkan melalui : strategi pemasaran dan peningkatan kualitas .III PENUTUP KESIMPULAN DAN SARAN Beberapa kesimpulan yang diperoleh adalah. Konsumen tidak merasakan adanya µStrategi pemasaran¶ yang ditempuh perusahaan/ pemasar yang dapat mendukung meningkatkan µsikap-kepercayaan¶-nya dalam membeli /mengkonsumsi buah lokal. 3. Perubahan µbudaya¶ maupun peningkatan µpsikologis¶ konsumen.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->