P. 1
TEKNIK PERSIDANGAN

TEKNIK PERSIDANGAN

|Views: 1,371|Likes:
Published by Misba Tau Manurung

More info:

Published by: Misba Tau Manurung on Jan 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/07/2013

pdf

text

original

TEKNIK PERSIDANGAN Pengertian Sidang adalah forum formal bagi pengambilan keputusan yang akan menjadi kebijakan dalam

sebuah organisasi (berstruktur dan mempunyai susunan hierarkis) dengan diawali oleh konflik. Rapat adalah forum yang bersifat formal bagi pengambilan kebijakan organisasi dalam bentuk keputusan, kesepakatan atau lainnya tanpa harus didahului oleh konflik. Musyawarah adalah forum informal sebagai sarana pengambil keputusan, kesepakatan, penyebaran informasi atau lainnya dalam sebuah institusi tanpa harus didahului oleh konflik Macam-macam persidangan 1. Sidang pleno : sidang yang dihadiri oleh seluruh peserta sidang. Termasuk kedalam kategori sidang ini adalah ; Sidang pendahuluan yang biasanya untuk menetapkan jadual, tata tertib dan pemilihan presidium sidang.Sidang pleno, biasanya di tengah persidangan untuk mengesahkan laporan pertanggungjawabanyang dipimpin oleh presidium sidang. 2. Sidang paripurna, biasanya berisi tentang pengesahan hasil-hasil sidang. 3. Sidang komisi adalah sidang yang diikuti oleh peserta terbatas (anggota komisi), sidang ini diadakan untuk pematangan materi sebelum diplenokan, dipimpin oleh pimpinan komisi. 4. Sidang sub komisi, sidang ini lebih terbatas dalm sidang komisi guna mematangkan materi lanjut. Macam-macam sidang dilihat dari jabatan peserta dalam sebuah organisasi; • Sidang Presidium • Sidang BPH ( Badan Pengurus Harian ) • Sidang Badan Koordinasi. Macam-macam Rapat Rapat kerja (Raker), Munas, Muktamar, Mubes, Musda dan lain sebagainya. Unsur-unsur persidangan 1. Tempat atau ruang sidang 2. Waktu dan acara sidang 3. Peserta sidang 4. Perlengkapan sidang 5. Tata tertib sidang 6. Pimpinan dan sekretaris Istilah-istilah dalam persidangan • Skorsing adalah penundaan acara sidang untuk sementara waktu atau dalam waktu tertentu pada waktu sidang berlangsung 1

Macam-macam interupsi • Interupsi point of order : meminta kesempatan untuk bicara atau dipergunakan untuk memotong pembicaraan yang dianggap menyimpang dari masalah. Mubes. kesalahan penggunaan atau pengetukan palu sidang akan mengacaukan situasi sidang. Karena. Teknik persidangan merupakan ilmu / ketermpilan yang harus dikuasai dengan baik. pelajar. Penggunaan palu dalam rapat Dalam rapat. Teknik persidangan merupakan alt untuk memperlancar. Rapat Pleno. Beberapa forum yang biasanya memakai teknik persidangan yaitu: Kongres. Macam-macam penggunaan palu rapat 1 kali ketukan berarti • Mengesahkan hasil rapat • Pengalihan palu sidang 2 kali ketukan • Skorsing 3 kaliketukan • Pembukaan rapat • Penutupan rapat Berkali-kali sedang • Peringatan atau meminta perhatian peserta rapat TEKNIK PERSIDANGAN PENGANTAR Teknik persidangan mempunyai peranan penting dalam kehidupan berorganisasi. ditempuh dengan menggunakan kata "interupsi" yang pada hakekatnya meminta kesepakatan untuk berbicara. penggunaan palu sangat penting sekali. penyinggungan persoalan pribadi. menertibkan dan menyukseskan persidangan dalam berbagai bentuk forum. anggota partai dan organisasi lainnya. • Interupsi adalah memotong pembicaraan.• Lobbying adalah penentuan jalan tengah atas konflik dengan skorsing waktu untuk menyatukan pandangan melalui obrolan antara dua pihak atau lebih yang bersebrangan secara informal. Bisa juga 2 . Rapat Tahunan Anggota dan lain �“ lain. Bagi para aktivis. pimpinan rapat harus memahami tata cara penggunaan palu. • Interupsi point of information : memberikan atau meminta penjelasan atas apa yang telah disampaikan • Interupsi point of clarification : meluruskan permasalahan agar penyimpangan tidak semakin menajam • Interupsi point of prevelage : tidak setuju atas pemojokan.

misalnya: 3 . Melihat pentingnya peranan teknik persidangan tersebut. Perlengkapan Persidangan : • Ruang Sidang • Palu Sidang • Meja dan Kursi Sidang • Alat-alat Tulis • Pengeras Suara (untuk forum tertentu) BENTUK BENTUK TEMPAT PERSIDANGAN 1. Peserta Sidang 3.Untuk mengalihkan pimpinan sidang .Pengesahan keputusan umum. Materi atau Agenda Sidang 4. Bentuk Setengah lIngkaran 4. Bentuk Kelas 5. Dan lain lain ETIKA PERSIDANGAN A.Skorsing sidang lebih dari 2 x 15 menit 3 kali : . B.dilihat dalam forum �“ forum ilmiah. Penggunaan Palu Ketukan Palu menggunakan kepala palu. Bentuk Persegi Panjang 2. melancarkan atau menyukseskan suatu proses pengambilan keputusan atau jalannya suatu persidangan.Untuk skorsing kurang atau sama dengan 15 menit . Pimpinan Sidang 2. Tata Tertib Persidangan 5. bukan mata atau kepala palu. utama atau akhir Untuk menertibkan peserta sidang yang rebut atau gaduh cara mengetukan palu adalah dengan menggunakan gagang palu.Membuka dan menutup sidang . INSTRUMEN PERSIDANGAN 1. Skorsing Sidang Skorsing adalah menghentikan persidangan sementara karena alasan tertentu. maka seyogyanya setiap aktivis / organisatoris menguasainya dgn baik.Pengesahan keputusan setiap point 2 kali : . PENGERTIAN Teknik persidangan adalah : suatu cara atau metode yang digunakan dalam berbagai forum untuk menertibkan. Bentuk Lingkaran 3. Di sini saya akan menguraikan secara sederhana materi �“ materi pokok teknik persidangan. penggunaannya: 1 kali : . forum pelatihan maupun manajemen kepemimpinan.

C. Lobbying Lobbying adalah proses informasi diluar persidangan untuk mencari titik temu antara dua orang atau kubu atau lebih yang berselisih pendapat tentang suatu pokok masalah. karena ada sesuatu yang akan disampaikan . point of information Interupsi karena ada informasi yang ingin disampaikan berkaitan dengan pembicaraan yang sedang berlangsung atau informasi dari luar persidangan. Macam �“ macam Interupsi: 1. tetapi memainkan peranan penting. kelaluasaan bagi pembicara dan sebagainya. Interupsi. Interupsi. Interupsi. point of objection Interupsi yang dilakukan jika seseorang keberatan dengan materi pembicaraan atau terhadap sikap salah seorang peserta sidang lainnya. PENUTUP Demianlah penjelasan saya terhadap beberapa pokok materi tentang persidangan dalam forum �“ forum berorganisasi. D. Komunikasi Khusus Komunikasi khusus antara pimpinan sidang dengan peserta atau panitia. Interupsi. point of personal privaledge Interupsi yang dilakukan jika ada pembicaraan yang menyinggung masalah pribadi. point of order Interupsi karena ada sesuatau yang sangat mendasar berkaitan dengan ketertiban persidangan. E. tidak berkaitan dengan masalah organisasi atau hal yan sedang dibahas. 5. 3. dan bukan sebagai ilmu wajib. 2. Smoga tulisan ini berguna bagi teman �“ teman mahasiswa yang berniat untuk menjadi aktivis kampus dan yang lagi berniat untuk jadi caleg… Teknik Persidangan 20 03 2008 4 . Interupsi ditujukan kepada pimpinan sidang dengan maksud dapat dizinkan berbicara. Misalnya dengan menggunakan kertas (secara tertulis). point of clarification Interupsi karena ingin menyelesaikan atau menjernihkan masalah yang sedah dibicarakan. Interupsi Interupsi ialah menyela atau menghentikan sementara pembicaraan orang lain dalam waktu persidangan. 4. Yang perlu diingat adalah teknik persidangan merupakan upaya mengatur jalannya sebuah persidangan agar dapat berjalan dengan efektif dan efisien.beda pendapat yang tidak terselesaikan untuk memberikan kesempatan lobbying. Interupsi.

Ketetapan ini sifatnya final sehingga berlaku bagi yang setuju ataupun yang tidak. Persidangan didefinisikan sebagai pertemuan formal sebuah organisasi guna membahas masalah tertentu dalam upaya untuk menghasilkan keputusan yang dijadikan sebagai sebuah Ketetapan bersama. Keputusabw.Latar belakang Sebuah Persidangan Setiap permusyawaratan dalam sebuah organisasi formal pasti membutuhkan persidangan-persidangan. Jenis Persidangan • Sidang Pleno o Sidang Pleno diikuti oleh seluruh peserta dan peninjau Permusyawaratan o Sidang Pleno dipimpin oleh Presidium Sidang o Sidang Pleno biasanya dipandu oleh Steering Committee o Sidang Pleno membahas dan memutuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan Permusyawaratan • Sidang Paripurna o Sidang Paripurna diikuti oleh seluruh peserta dan peninjau Permusyawaratan o Sidang Paripurna dipimpin oleh Presidium Sidang o Sidang Paripurna mengesahkan segala ketetapan dan keputusan yang berhubungan dengan Permusyawaratan • Sidang Komisi o Sidang Komisi diikuti oleh anggota masing-masing Komisi o Anggota masing-masing Komisi adalah peserta dan peninjau yang ditentukan oleh Sidang Pleno o Sidang Komisi dipimpin oleh seorang pimpinan dibantu seorang Sekretaris Sidang Komisi o Pimpinan Sidang Komisi dipilih dari dan oleh anggota Komisi dalam Komisi tersebut o Sidang Komisi membahas materi-materi yang menjadi tugas dari Komisi yang bersangkutan Aturan Umum Sebuah Persidangan 5 . hadir ataupun tidak hadir ketika persidangan berlangsung. Keputusan dari persidangan ini akan mengikat kepada seluruh elemen organisasi selama belum diadakan perubahan atas ketetapan tersebut. Hal ini dilakukan secara fokus dan berimbang untuk mendapatkan hasil yang maksimal. n terbaik pada akhirnya akan lahir dari pemahaman dan ketaatan terhadap aturan didalam sebuah persidangan.

adalah hak untuk ikut ambil bagian dalam pengambilan keputusan  Hak Memilih. o Memberi peringatan kepada peserta sidang agar tidak gaduh. mengeluarkan pendapat dan mengajukan usulan kepada pimpinan baik secara lisan maupun tertulis  Hak Suara. adalah hak untuk menentukan pilihan dalam proses pemilihan  Hak Dipilih. adalah hak untuk dipilih dalam proses pemilihan  Kewajiban peserta penuh :  Mentaati tata tertib persidangan/permusyawaratan  Menjaga ketenangan/harmonisasi persidangan o Peserta Peninjau  Hak Peninjau :  Hak Bicara. mengeluarkan pendapatdan menajukan usulan kepada pimpinan baik secara lisan maupun tertulis  Kewajiban Peninjau:  Mentaati tata tertib persidangan/permusyawaratan  Menjaga ketenangan/harmonisasi persidangan Presidium Sidang o Presidium Sidang dipilih dari dan oleh peserta Permusyawaratan melalui Sidang Pleno yang dipandu oleh Panitia Pengarah o Presidium Sidang bertugas untuk memimpin dan mengatur jalannya persidangan seperti aturan yang disepakati peserta o Presidium Sidang berkuasa untuk memimpin dan menjalankan tata tertib persidangan o • Aturan Ketukan Palu dan kondisi-kondisi lain : • 1 kali ketukan o Menerima dan menyerahkan pimpinan sidang.• Peserta Peserta Penuh  Hak peserta penuh :  Hak Bicara. adalah untuk bertanya. o Mengesahkan keputusan/kesepakatan peserta sidang poin per poin (keputusan sementara). dll) sehingga peserta sidang tidak perlu meninggalkan tempat sidang. o Mencabut kembali / membatalkan ketukan terdahulu yang dianggap keliru. 2 kali ketukan • 6 . adalah untuk bertanya. o Menskors dan mencabut kembali skorsing sidang yang waktunya tidak terlalu lama (biasanya skor 1X??menit.

sidang pleno I saya nyatakan ditutup. sidang pleno I saya nyatakan dibuka. Mengambil alih pimpinan sidang “Dengan ini pimpinan sidang saya ambil alih ” tok Menskorsing sidang “Dengan ini sidang saya skorsing selama 15 menit” tok……….tok Menutup sidang “Dengan mengucapkan Alhamdulillahirobbil ‘Alamin.. “Peserta sidang harap tenang !” Syarat-syarat Presidium Sidang : 7 .tok……. Skorsing ialah penundaan persidangan untuk sementara waktu. misalnya istirahat. Memberi peringatan kepada peserta sidang Tok……….” Tok…….o o o Untuk menskorsing atau mencabut skorsing dalam waktu yang cukup lama (biasanya 2 X ?? menit). o Mengesahkan keputusan final /akhir hasil sidang Contoh kalimat yang dipakai oleh Presidium Sidang Membuka sidang “Dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim. Lobying ialah suatu bentuk kompromi dalam menyelesaikan perbedaan pendapat dalam pengambilan keputusan • 3 kali ketukan o Membuka/menutup sidang atau acara resmi.. ” tok…….tok. lobying.tok.makan. sembahyang. Mencabut skorsing “Dengan ini skorsing 15 menit saya cabut dan saya nyatakan sidang dilanjutkan” tok…….tok…….tok Mengalihkan pimpinan sidang “Dengan ini pimpinan sidang saya alihkan kepada pimpinan sidang berikutnya” tok.

menarik.• • • • Mempunyai sifat leadership. bijaksana dan bertanggung jawab Memiliki pengetahuan yang cukup tentang persidangan Peka terhadap situasi dan cepat mengambil inisiatif dalam situasi kritis Mampu mengontrol emosi sehingga tidak terpengaruh kondisi persidangan Sikap Presidium Sidang : • • • Simpatik. Contoh: saat pembicaraan sudah melebar dari pokok masalah maka seseorang berhak mengajukan interuption of order agar persidangan dikembalikan lagi pada pokok masalahnya sehingga tidak melebar dan semakin bias. dan jika tidak berhasil diambil melalui suara terbanyak (½ + 1) dari peserta yang hadir di persidangan Bila dalam pengambilan keputusan melalui suara terbanyak terjadi suara seimbang. Bentuk interupsi berupa informasi yang perlu diperhatikan oleh seluruh peserta sidang termasuk pimpinan sidang. o Interruption of information. maka dilakukan lobbying sebelum dilakukan pemungutan suara ulang Interupsi Ialah suatu bentuk selaan atau memotong pembicaraan dalam sidang karena adanya masukan yang perlu diperhatikan untuk pelaksanaan sidang tersebut. • Macam macam interupsi antara lain. o Interruption of explanatio. Bentuk interupsi dalam rangka meminta klarifikasi tentang pernyataan peserta sidang lainnya agar tidak terjadi penangkapan bias ketika seseorang memberikan tanggapan atau sebuah penegasan terhadap suatu pernyataan. 8 . bijaksanan dan menghargai pendapat peserta Quorum dan Pengambilan Keputusan • • • Persidangan dinyatakan syah/quorum apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya ½ + 1 dari peserta yang terdaftar pada Panitia (bisa juga ditentukan melalui konsensus) Setiap keputusan didasarkan atas musyawarah untuk mufakat. o Interuption of order. o Interruption of clarificatio. tegas dan disiplin Sopan dan hormat dalam kata dan perbuatan Adil. Bentuk interupsi untuk menjelaskan suatu pernyataan yang kita sampaikan agar tidak ditangkap keliru oleh peserta lain atau suatu pelurusan terhadap pernyataan kita. Bentuk interupsi yang dilakukan untuk meminta penjelasan atau memberikan masukan yang berkaitan dengan jalannya persidangan. Informasi bisa internal (misal: informasi atau data tentang topik yang dibahas) ataupun eksternal (missal: situasi kondisi di luar ruang sidang yang mungkin dapat berpengaruh terhadap jalannya persidangan).

Materi pertama tentang motivasi. Biasanya. Materi kedua saya menyampaikan Etika/Teknik Persidangan. dan berbicara setelah mendapat ijin dari Presidium Sidang Interupsi diatas interupsi hanya berlaku selama tidak menggangu persidangan. mahasiswa STIMIK Perbanas selalu meminta saya untuk mengisi materi ini. saya putarin aja filem The Secret buat mereka. Sudah beberapa tahun ini (5-7 tahun terakhir) saya rutin diminta untuk mengisi materi Etika/Teknik Persidangan. Sekitar pukul 7 malam berangkat dan sampai di lokasi acara sekitar pukul 9 malam. kemudian saya pulang jemput isteri buat diajak serta. • Pelaksanaan Interupsi : Interupsi dilakukan dengan mengangkat tangan terlebih dahulu. atau mengambil kebijakan lain dengan atau tanpa kesepakatan peserta sidang yang lain. presidium sidang boleh mengeluarkan peserta tersebut dari forum. 9 . Kasihan juga ditinggal sendiri di rumah.o Interruption of personal. Saya diundang oleh Badan Eksekutif Mahasiswa STIMIK Perbanas untuk mengisi dua sesi materi. maka Panitia Pengarah (SC) diberikan wewenang untuk mengambil alih jalannya persidangan. atas permintaan Presidium Sidang dan atau Peserta Sidang Tata Tertib Tata tertib persidangan merupakan hasil kesepakatan seluruh peserta pada saat persidangan dengan memperhatikan aturan umum organisasi dan nilai-nilai universal dimasyarakat. dan usulan peserta siding yang lain. mekanisme dalam pemberian sanksi didahului oleh peringatan kepada peserta (biasanya sampai 3 kali). jadi saya nggak perlu banyak bicara cukup mereka ambil kesimpulan saja setelah nonton filem. Dari kantor saya dijemput oleh panitia. Presidium Sidang tidak mampu menguasai dan mengendalikan jalannya persidangan. Barangkali pengalaman organisasi atau kenapa. kemudian dengan kesepakatan bersama. Bogor Jawa Barat. Sanksi-sanksi Peserta yang tidak memenuhi persyaratan dan kewajiban yang ditentukan dalam tata tertib persidangan akan dikenakan sanksi dengan mempertimbangkan saran. Apabila dalam persidangan. Teknik Bersidang/Rapat 2007 Agustus 15 by Helsusandra Syam Senin malam (11/08) sampai Selasa pagi saya berada di Puncak. Bentuk interupsi yang disampaikan bila pernyataan yang disampaikan oleh peserta lain sudah diluar pokok masalah dan cenderung menyerang secara pribadi.

Jangan melangsungkan pertemuan yang penting di tempat dimana tidak bisa berlangsung dengan baik karena persoalan gangguan.Semestinya materi pertama saya pukul 20. Pimpinan bisa dari pimpinan organisasi atau ditunjuk oleh peserta sidang. 2. dan dari keterjebakan keputusan yang dihasilkan. saya menyampaikan Etika/Teknik Persidangan. Tergantung dari jenis sidang/rapat itu sendiri. Kalau tidak ada agenda yang jelas. Sesi materi kedua. tidak tersedianya sarana penunjang dan sebagainya. Tata Tertib.45. maka itu kongkow-kongkow namanya. 3. karena setelah saya beri kata pengantar lalu peserta saya suguhi filem The Secret dan ketika telah selesai waktu sudah memasuki dini hari. tidak nyaman. Perlu diperhatikan tempat berlangsungnya sidang/rapat yang memadai. Siapa saja yang boleh mengikuti persidangan. Sebelum sidang/rapat berlangsung para peserta harus sudah tahu materi apa yang akan dibahas. 8. Pimpinan Sidang/Rapat. format atau posisi peserta. dan apakah dibolehkan peninjau. Jangan sampai peserta menduga-duga maksud pertemuan. Sukses atau gagalnya persidangan sangat ditentukan oleh 10 . Sidang atau rapat adalah pertemuan formal suatu organisasi untuk membahas masalah tertentu agar menghasilkan keputusan sebagai sebuah kebijakan organisasi. Jika sidang/rapat berlangsung di tempat yang luas maka diperlukan pengeras suara. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam persidangan/rapat: 1. ketidakjelasan agenda pembahasan membuat sidang/rapat bisa ngelantur kemana-mana. 5. Ada beberapa catatan yang ingin saya sampai kepada Anda tentang materi ini dan pandangan atas hasil simulasi sidang yang dilakukan oleh para peserta pelatihan. Agenda Pembahasan. Jangan sampai sidang berlangsung tanpa ada kepastian waktu. Harus diatur apa yang boleh dan tidak boleh. harus ditentukan durasi. etika dan aturan main persidangan. Kenapa? Karena dari sidang/rapat inilah akan keluar keputusan yang mengikat dan akan menentukan perjalanan organisasi maupun individu-individu yang terlibat di dalamnya. 7. Penguasaan tata cara persidangan/rapat mutlak dimiliki oleh para “pemain” organisasi. Tak ada yang bisa saya sampaikan tentang materi ini. bukan bersidang:) Perlengkapan/Peralatan. Siapa yang punya hak bicara (menyampaikan pendapat) dan punya hak suara (membuat keputusan). Para peserta harus displin dengan persoalan waktu. tapi molor sampai mulai pukul 11 malam. 4. Tempat/ruangan Waktu Agenda acara/pembahasan Perlengkapan dan peralatan Peserta Tata tertib Pimpinan sidang/rapat Keputusan/kesimpulan sidang/rapat Tempat Sidang. Waktu Sidang. 6. dimulai dan diakhiri serta kapan waktu istirahat jika sidang berlangsung lama. Pimpinan sidang/rapat haruslah orang yang mengerti teknik bersidang/rapat. Siapkan apa saja perlengkapan/peralatan yang dibutuhkan. Demi disiplin sidang faktor waktu mesti diperhatikan. Peserta. Dalam sidang formil perlu juga disiapkan palu untuk memutuskan/menetapkan hasil sidang/rapat.

siapa yang boleh bicara dan bersuara. peka. Banyak hal lucu dan mengecewakan terjadi. mengejar pimpinan sidang sambil ‘nunjuknunjuk dengan muka merah 11 . Cara memegang palu sidang yang salah. hingga sidang berlangsung chaos. saking chaos-nya.keahlian dan kecakapan pimpinan. agenda pembahasan. waktu sidang. disiplin. Voting adalah cara terakhir jika musyawarah-mufakat tidak tercapai. Contoh terbaik untuk belajar dan mengamati sidang sebenarnya adalah menonton sidang-sidang DPR/MPR kita. jangan langsung ambil voting. Keputusan/Kesimpulan Sidang. tidak ditentukan tata tertib sidang. atau malah sok tahu. sampai-sampai pimpinan sidang diculik oleh suatu kelompok. Pokoknya pimpinan harus bisa mengarahkan sidang ke arah keputusan secara efektif dan efisien. Sewaktu para peserta pelatihan saya minta untuk mencoba simulasi sidang. santun dan sifat-sifat positif lainnya. pimpinan yang gagap atau bingung mengarahkan sidang. Pimpinan haruslah mempunyai sifat-sifat kepimpinan. Keputusan yang dibuat tidaklah bertentangan dengan kehendak dan tujuan organisasi. perlu juga dibentuk tim pendukung sidang. masuknya penyusup. Hendaknya keputusan yang dibuat mengedepankan asas musyawarah untuk mufakat. penelusuran masalah. Sebelum sidang berlangsung. megang-megang mike sambil teriak-teriak. suara kegaduhan. diusahakan memuaskan semua pihak. Ada peserta sidang yang mencakmencak. Untuk sidang yang besar dan penting. banyak kejadiankejadian lucu atau dramatis terjadi. Pada simulasi sidang tahun sebelumnya. Nah lho! Kalau pimpinan sidang diculik ‘gimana cara penyelesainnya? Beberapa poin kunci yang saya catat kenapa sidang berlangsung kacau karena para peserta sidang tidak memperhatikan unsur-unsur sidang seperti yang saya sampaikan di atas. bisa mengelola konflik. berwibawa. Banyak sidang berlangsung chaos dan amburadul karena kesalahan pimpinan. seperti keamanan dan lainya untuk menjaga sidang dari hal-hal yang tidak diinginkan dan berlangsung dengan baik. barangkali karena ketidak-tahuan mereka tentang tata-cara bersidang. hingga siapa saja peserta sidang atau peninjau. Output product dari persidangan/rapat adalah keputusan atau menghasilkan kesimpulan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->