KELUARGA, MASYARAKAT DAN SEKOLAH DALAM SOSIOLOGI PENDIDIKAN

Makalah ini di ajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah ³Perbandingan Pendidikan´ Semester V a

Dosen Pembimbing Murdianto, S.Pd.I

Oleh: Imam Rifa¶i Harianto Askana Fikriana Eko Kurnianingsih Nur Chafshah Mega

Fakultas Tarbiyah

INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI PONOROGO 2009

. Memahami Lembaga pendidikan Keluarga 2. Memahami lembaga pendidikan sekolah 3. Latar Belakang Allah SWT dalam mewahyukan Al-Qur¶an memulai dengan kalimat ³Iqro¶´ yang artinya bacalah. Dan dengan membaca kita bisa mengetahui segala hal baik yang bersifat duniawi ataupun ukhrowi. Maka untuk menambah pengetahuan kita tentang dunia pendidikan maka kita akan membahas pusat-pusat pelaksanaan pendidikan yang ada di indonesia ini yang sering kita kenal dengan tripusat pendidikan. Tidak hanya di Saudi Arabia ataupu Idnonesia tetapi di semua negara mempunyai sistem pendidikannya sendiri-sendiri dengan kelebihan dan kekuranga masing-masing.PENDAHULUAN 1. karena mustahil dunia pendidikan dipisahkan dengan membaca. karena membaca adalah kunci segala sesuatu. Memahami lembaga pendidikan masyarakat 3. Setiap orang yang terlibat dalam pendidikan di dunia ini pastilah ia membaca. Semoga makalah ini bisa menjadi bahan kita untuk memajukan dan menjadikan pendidikan di negara kita ini semakin berkualitas. maka tiada negara di dunia ini yang tidak merancang sistem pendidikannya demi kemajuan negaranya. Apa dan Bagaimana Lembaga Pendidikan Keluarga itu? 2. Oleh karena perintah Allah pertama kali berhubungan dengan pendidikan. Disini jelas bahwa mula-mula yang harus dipelajari oleh manusia adalah membaca. amin. 2. Rumusan Masalah 1. Bagaimana Lembaga Pendidikan Masyarakat itu? Tujuan Pembahasan 1. Karena negara tidak akan pernah maju hanya dengan orang-orang bodoh saja. Membaca adalah salah satu bentuk pembelajaran yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Bagaimana Lembaga Pendidikan Sekolah itu? 3.

Menurut KH Dewantara ada tiga pusat pendidikan yaitu keluarga. keluarga adalah bentuk masyarakat kecil yang terdiri dari beberapa individu yang terikat oleh suatu keturan. SEKOLAH DAN MASYARAKAT DALAM SOSIOLOGI PENDIDIKAN 1. . makna ³kawula´ itu tidak lain adalah ³abdi´ yakni ³hamba´ sedangkan warga berarti ³anggota´. bahkan negara menyediakan segala alat yang diperlukan untuk melakukan kewajiban tadi. Pendidikan Keluarga Kata keluarga secara etimologi menurut K. Begitu juga masyarakat yang menjadi tempat tinggal dan hidup bersama merupakan perpustakaan hidup untuk pendidikan dan prosesnya. Kalau kita tinjau dari sisi sisiologie. 2. Tripusat Pendidikan Dalam garis besarnya ada tiga pusat yang bertanggung jawab atas terselenggaranya pendidikan terhadap anak-anak didik menurut para tokoh pendidikan. Sebaliknya sebagai warga atau anggota ia berhak sepenuhnya pula untuk ikut mengurus segala kepentingan didalam keluarganya tadi´. Dewantara adalah sebagai berikut : ³bagi bangsa kita ³keluarga´ adalah rangkaian perkataan ³kawula´ dan ³warga´. Sebagai abdi di dalam keluarga wajiblah seseorang disitu menyerahkan segala kepentingan-kepentingannya kepada keluarganya. Sebagaimana kita ketahui. yakni kesatuan antara ayah.H. ibu dan anak yang merupakan kesatuan kecil dari bentuk-bentuk kesatuan masyarakat.KELUARGA. Oleh karena itu maka orang tua dalam kedudukannya sebagai warga negara berhak menuntut dari pemerintah. sekolah dan masyarakat. Negara dan aparaturnya mempunyai wewenang berdasarkan Undangundang dan berkewajiban untuk menyelenggarakan pendidikan terhadap warga negaranya. Pendidikan merupakan salah satu kewajiban pertama bagi orang tua.

Oleh karena itu norma-norma hukum yang berlaku bagi pendidikan di Indonesia juga berlaku bagi pendidikan dalam keluarga. masyarakat dan pemerintah. Secara kodrati orang tua wajib mendidik anak. Dasar hukum pendidikan di Indonesia dibagi menjadi tiga dasar yaitu dasar hukum Ideal. kursus dan satuan pendidikan yang sejenis. Dasar hukum ideal adalah Pancasila sebagai sumber dari segala sumber tertib hukum. Oleh karena itu secara operasional pendidikan anak yang berlangsung dalam keluarga. Oleh karena itu landasan ideal pendidikan keluarga di Indonesia adalah Pancasila. dasar hukum Struktural dan dasar hukum Operasional. Oleh karena itu orang tua disebut pendidikan alami atau pendidikan kodrat. Dalam pasal 31 ayat 1 dan 2 dijelaskan bahwa setiap warga berhak mendapatkan pengajaran dan pemeritah mengusahakan sistem pengajaran nasional yang diatur dalam suatu perundang-undangan.Pendidikan keluarga merupakan bagian integral dari sistem Pendidikan Nasional Indonesia. Berdasarkan Tap MPR No. masyarakat dan sekolah merupakan tanggung jawab orang tua juga. Keberbasilan anak dalam pendidikan yang merupakan keberhasilan pendidikan dalam keluarga. karena disamping keluarga itu sendiri sebagai kesatuan kecil dari bentuk-bentuk . Landasan Struktural pendidikan di Indonesia adalah UUD 1945. Pendidikan dalam keluarga berlangsung karena hukum kodrat. Kegagalan pendidikan yang merupakan kegagalan dalam pendidikan. Pendidikan keluarga adalah juga pendidikan masyarakat. II/MPR/1988 seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa pendidikan itu berdasarkan atas Pancasila dasar dan fa]safah negara. Di samping itu dijelaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua. pasal 9 ayat 1 disebutkan bahwa satuan pendidikan menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar yang dilaksanakan di sekolah dan di luar sekolah meliputi keluarga. kelompok belajar. Berdasarkan pasal 31 UUD 1945 itu maka ditetapkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendldikan NasionaL Berdasarkan Bab IV. Tiap-tiap orang tua mempunyai kewajiban untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila pada anak anaknya. Dari kutipan ini dapat disimpulkan bahwa orang tua itu mempunyai wajib hukum untuk mendidik anak-anaknya.

yang berguna bagi dirinya. pemerintah mendidik bangsanya untuk menjadi seorang ahli yang sesuai dengan bidang dan bakatnya si anak didik. maka dapatlah ia kita golongkan sebagai tempat atau lembaga pendidikan kedua sesudah keluarga. dimana orang tua adalah pemimpin keluarga. Karena sekolah itu sengaja disediakan atau dibangun khusus untuk tepat pendidikan. Maka disamping keluarga sebagai pusat pendidikan. berkeahlian atau tidak berkewajiban secara kodrati untuk menyelenggarakan pendidikan terhadap anak-anaknya.kesatuan masyarakat. juga karena pendidkan yang diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya sesuai dan dipersiapkan untuk kehidupan anak-anak itu dimasyarakat kelak. golongan atau partai mendidik kader-kadernya untuk meneruskan dan memperpanjang cita-cita dari golongan atau partainya. Dengan sekolah. Orang tua mau tidak mau. sebagai penanggungjawab atas keselamatan warganya didunia dan khususnya diakhirat. Anak adalah anggota keluarga. . Bagi anak. Keluarga mempunyai hak otonom untuk melaksanakan pendidikan. Dengan sekolah. keluarga merupakan tempat atau alam pertama dikenal dan merupakan lembaga pertama ia menerima pendidikan. Dengan sekolah. sekolah pun mempunyai fungsi sebagai pusat pendidikan untuk pembetukan pribadi anak. dan berguna bagi nusa dan bangsanya. lebih-lebih mempunyai fungsi melanjutkan pendidikan keluarga dengan guru sebagai ganti orang yang harus ditaati. Maka orang tua wajib mendidik anak-anaknya. 3. kaum beragama medidik putra-putranya untuk menjadi orang yang melanjutkan dan memperjuangkan agama. Lembaga Pendidikan Sekolah Sekolah memegang peranan penting dalam pendidikan karena pengaruhnya besar sekali pada jiwa anak.

Dimasyarakat terdapat norma-norma sosial budaya yang harus diikuti oleh warganya dan norma-norma itu berpengaruh dala pembentukan kepribadian warganya dalam bertindak dan bersikap. Saran . Lembaga Pendidikan Masyarakat Masyarakat sebagai lembaga pendidikan ketiga sesudah keluarga dan sekolah. namun juga mempunyai norma-norma yang universal dengan masyarakat pada umumnya. Masalah pendidikan di keluarga dan sekolah tidak bisa melepaskan diri dari nilai-nilai sosial budaya yang dijunjung tinggi oleh semua lapisan masyarakat. Setiap masyarakat dimanapun berada. c) Sekolah jug amerupakan lembaga pendiidkan kedua yang sangat penting krena sekolah yang berkonsentrasi mengembangka bakat-bakat peserta didik secara menyeluruh d) Masyarakat yang merupakan tempat berinteraksi bersama merupakan perpustakaan hidup yang tiada duanya bagi peserta didik. 2. tentu mempunyai karakteristik tersendiri sebagai norma khas dibidang sosial budaya yang berbeda dengan karakteristik masyarakat lain. mempunyai sifat dan fungsi yang berbeda dengan ruang lingkup dengan batasan yang tidak jelas dan keanekaragaman bentuk kehidupan sosial serta berjenis-jenis budaya. PENUTUP 1.4. Kesimpulan a) Yang merupakan tripusat pendidikan adalah keluarga sebagai yang pertama. sekolah sebagai yang kedua dan masyarakat sebagai yang ke tiga yang kesemuanya sangat penting kedudukannya dalam dunia pendidikan dan erkembangannya b) Keluarga mempunyai andil besar dalam dunia pendidikan karena semuanya dimulai dari keluarga tersebut.

. And segala puji bagi Allah dan Rasul wa Akhiran ma an najah ya akhwat ikhwatii.Demikian makalah kami buat dengan tidak kopi paste alias semua negtik sendiri semoga banyak masukan yang kami terima dalam makalah ini demi bertambahnya pengetahuan kami.

com/msg04587.e-dukasi.com/2007/02/06/mengoptimalkan-peran-keluarga/ www.Abu dan Uhbiyati.DAFTAR PUSTAKA Ahmadi.Jakarta:Rineka Cipta artaf.wordpress.html .net/artikel/index. Nur.php?id=2 www.Ilmu Pendidikan.2001.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.mail-archive.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful