Demokrasi Pancasila Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang

mengutamakan musyawarah mufakat tanpa oposisi [1] dalam doktrin Manipol USDEK disebut pula sebagai demokrasi terpimpinmerupakan demokrasi yang berada dibawah komando Pemimpin Besar Revolusi kemudian dalam doktrin repelita yang berada dibawah pimpinan komando Bapak Pembangunanarah rencana pembangunan daripada suara terbanyak dalam setiap usaha pemecahan masalah atau pengambilan keputusan, terutama dalam lembaga-lembaga negara.[2] Prinsip dalam demokrasi Pancasila sedikit berbeda dengan prinsip demokrasi secara universal[3]. Ciri demokrasi Pancasila[3]: pemerintah dijalankan berdasarkan konstitusi adanya pemilu secara berkesinambungan adanya peran-peran kelompok kepentingan adanya penghargaan atas HAM serta perlindungan hak minoritas. Demokrasi Pancasila merupakan kompetisi berbagai ide dan cara untuk menyelesaikan masalah. Ide-ide yang paling baik akan diterima, bukan berdasarkan suara terbanyak. Demokrasi Pancasila merupakan demokrasi konstitusional dengan mekanisme kedaulatan rakyat dalam penyelenggaraan negara dan penyelengaraan pemerintahan berdasarkan konstitusi yaitu Undang-undang Dasar 1945[4]. Sebagai demokrasi pancasila terikat dengan UUD 1945 dan pelaksanaannya harus sesuai dengan UUD 1945.[4] Daftar isi [sembunyikan] 1 Prinsip Demokrasi Pancasila 2 Tujuh Sendi Pokok 3 Fungsi Demokrasi Pancasila 4 Demokrasi Deliberatif 5 Demokrasi Pancasila dalam Beberapa Bidang

6 Referensi [sunting]Prinsip Demokrasi Pancasila Prinsip pokok demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut[3]: Perlindungan terhadap hak asasi manusia Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah Peradilan yang merdeka berarti badan peradilan (kehakiman) merupakan badan yang merdeka, artinya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan kekuasaan lain contohPresiden, BPK, DPR atau lainnya adanya partai politik dan organisasi sosial politik karena berfungsi untuk menyalurkan aspirasi rakyat Pelaksanaan Pemilihan Umum Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar (pasal 1 ayat 2 UUD 1945) Keseimbangan antara hak dan kewajiban Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan YME, diri sendiri, masyarakat, dan negara ataupun orang lain Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional Pemerintahan berdasarkan hukum, dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan[3]: a. Indonesia ialah negara berdasarkan hukum (rechtstaat) dan tidak berdasarkan kekuasaan belaka (machtstaat) b. Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar) tidak bersifat absolutisme (kekuasaan tidak terbatas) c. Kekuasaan yang tertinggi berada di tangan rakyat. [sunting]Tujuh Sendi Pokok Dalam sistem pemerintahan demokrasi pancasila terdapat tujuh sendi pokok yang menjadi landasan, yaitu[5]: 1. Indonesia ialah negara yang berdasarkan hukum. Seluruh tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum. Persamaan kedudukan dalam hukum bagi semua warga negara harus tercermin di dalamnya. 2. Indonesia menganut sistem konstitsional Pemerintah berdasarkan sistem konstitusional (hukum dasar) dan tidak bersifat absolutisme (kekuasaan yang mutlak tidak terbatas). Sistem konstitusional ini lebih menegaskan bahwa pemerintah dalam melaksanakan tugasnya dikendalikan atau dibatasi oleh ketentuan konstitusi.

4. yaitu[5]: Menetapkan UUD. presiden ialah penyelenggara pemerintah negara tertinggi. Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. bahwa (kekuasaan negara tertinggi) ada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR. yaitu[5]: Membuat putusan-putusan yang tidak dapat dibatalkan oleh lembaga negara lain. Presiden adalah penyelenggaraan pemerintah yang tertinggi di bawah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Di bawah MPR. Untuk mengesahkan undang-undang. yaitu meminta penjelasan atau keterangan kepada pemerintah Hak Mosi (percaya/tidak percaya) kepada pemerintah Hak Angket.3. 5. MPR adalah lembaga negara tertinggi sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia. Hak DPR di bidang legislatif ialah hak inisiatif. Menetapkan GBHN. seperti penetapan GBHN yang pelaksanaannya ditugaskan kepada Presiden Meminta pertanggungjawaban presiden/mandataris mengenai pelaksanaan GBHN Melaksanakan pemilihan dan selanjutnya mengangkat Presiden dan Wakil Presiden Mencabut mandat dan memberhentikan presiden dalam masa jabatannya apabila presiden/mandataris sungguh-sungguh melanggar haluan negara dan UUD. Sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi MPR mempunyai tugas pokok. Mengubah undang-undang. Presiden adalah Mandataris MPR yang wajib menjalankan putusan-putusan MPR. Hak DPR di bidang pengawasan meliputi[5]: Hak tanya/bertanya kepada pemerintah Hak interpelasi. Dengan demikian. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi Seperti telah disebutkan dalam pasal 1 ayat 2 UUD 1945 pada halaman terdahulu. dan Memilih dan mengangkat presiden dan wakil presiden Wewenang MPR. tetapi DPR mengawasi pelaksanaan mandat (kekuasaan pemerintah) yang dipegang oleh presiden dan DPR harus saling bekerja sama dalam pembentukan undang-undang termasuk APBN. hak amandemen. dan hak budget. presiden harus mendapat persetujuan dari DPR. yaitu hak untuk menyelidiki sesuatu hal . Presiden selain diangkat oleh majelis juga harus tunduk dan bertanggung jawab kepada majelis.

DPR sejajar dengan presiden[5]. yaitu hak mengajukan usul/saran kepada pemerintah. Contohnya: Presiden adalah mandataris MPR. tetapi ia bukan diktator. Berdasarkan hal tersebut. serasi dan seimbang antara lembaga negara Menjamin adanya pemerintahan yang bertanggung jawab. berarti sistem kabinet kita adalah kabinet kepresidenan/presidensil. Ia harus memperhatikan sungguh-sungguh suara DPR. Menteri ini tidak bertanggung jawab kepada DPR. artinya kekuasaan tidak tak terbatas. Presiden bertanggung jawab kepada MPR. tetapi mereka bukan pegawai tinggi biasa.Hak Petisi. tetapi kepada presiden. 7 Kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas Kepala Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. [sunting]Fungsi Demokrasi Pancasila Adapun fungsi demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut[6]: Menjamin adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara Contohnya: Ikut menyukseskan Pemilu Ikut menyukseskan pembangunan Ikut duduk dalam badan perwakilan/permusyawaratan. Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR Presiden memiliki wewenang untuk mengangkat dan memberhentikan menteri negara. [sunting]Demokrasi Deliberatif . Kedudukan DPR kuat karena tidak dapat dibubarkan oleh presiden dan semua anggota DPR merangkap menjadi anggota MPR. Kedudukan Menteri Negara bertanggung jawab kepada presiden. 6 Menteri Negara adalah pembantu presiden. Menjamin tetap tegaknya negara RI Menjamin tetap tegaknya negara kesatuan RI yang mempergunakan sistem konstitusional Menjamin tetap tegaknya hukum yang bersumber pada Pancasila Menjamin adanya hubungan yang selaras. menteri ini menjalankan kekuasaan pemerintah dalam prakteknya berada di bawah koordinasi presiden.

rakyat berperan melalui wakil-wakil rakyat di parlemendalam menentukan kebijakan ekonomi. artinya sebelum mengambil keputusan perlu melakukan pertimbangan yang mendalam dengan semua pihak yang terkait. Sumitro plan tahun 1951.[7] Pemerintah memberikan peluang bagi terwujudnya hak-hak ekonomi rakyat dengan menjamin tegaknya prinsip keadilan sosial sehingga segala bentuk hegemoni kekayaan alam atau sumber-sumber ekonomi harus ditolak agar semua rakyat memiliki kesempatan yang sama dalam penggunaan kekayaan negara.Dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 dan sila ke-4 Pancasila.[7] Bidang kebudayaan nasional Demokrasi Pancasila menjamin adanya fasilitasi dari pihak pemerintah agar keunikan dan kemajemukan budaya Indonesia dapat tetap dipertahankan dan ditumbuhkembangkan sehingga kekayaan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat terpelihara dengan baik. Dengan demikian berarti demokrasi Pancasila merupakan demokrasi deliberatif[7]. prinsip kebebasan dan kesetaraan kedudukan.[7] . artinya dalam melakukan pertimbangan bersama hendaknya ada kesediaan untuk memahami pihak lain. Rencana lima tahun pertama tahun 1955 s. prinsip reasonableness. dan gagasannya secara terbuka serta kesediaan untuk mendengarkan. dan argumentasi yang dilontarkan dapat dipertanggungjawabkan secara rasional. Dalam demokrasi deliberatif terdapat tiga prinsip utama[7]: prinsip deliberasi. Rencana delapan tahun dan terakhir dalam Repelita kesemuanya malah menyuburkan korupsi dan merusaknya sarana produksi. pertimbangan.[7] Terdapat penolakan terhadap uniformitas budaya dan pemerintah menciptakan peluang bagi berkembangnya budaya lokal sehingga identitas suatu komunitas mendapat pengakuan dan penghargaan. tahun 1960.[7] Maka secara kongkrit. Maka diperlukan suatu proses yang fair demi memperoleh dukungan mayoritas atas sebuah kebijakan publik demi suatu ketertiban sosial dan stabilitas nasional[7]. Demokrasi yang deliberatif diperlukan untuk menyatukan berbagai kepentingan yang timbul dalam masyarakat Indonesia yang heterogen[7]. Deliberasi dilakukan untuk mencapai resolusi atas terjadinya konflik kepentingan[7].[7] Hal ini ditujukan untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan pasal 33 UUD 1945 dan sila ke-5 Pancasila. Jadi setiap kebijakan publik hendaknya lahir dari musyawarah bukan dipaksakan[7]. dirumuskan bahwa “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan”[7]. artinya semua pihak yang terkait memiliki peluang yang sama dan memiliki kebebasan dalam menyampaikan pikiran.[7] dalam implikasi pernah diwujudkan dalam Program ekonomi banteng tahun 1950.d. [sunting]Demokrasi Pancasila dalam Beberapa Bidang Bidang ekonomi Demokrasi Pancasila menuntut rakyat menjadi subjek dalam pembangunan ekonomi.

.7 .ii BAB I PENDAHULUAN i Latar Belakang……………………………………………………………………….MAKALAH DEMOKRASI PANCASILA KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim Assalamualaikum Wr.. Wb. sahabat dan pengikut-pengikutnya hingga akhir zaman. Wb. Jakarta. Wassalamualaikum Wr... Puji syukur Penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena hanya dengan limpahan rahmat. Sholawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. keluarga.2 Tujuan Penulisan……………………………………………………………………..1 Permasalah……………………………………………………………………………. Penyusunan makalah demokrasi pancasila ini dibuat Penulis dalam rangka memenuhi tugas Pendidikan Kewarganegaraan Semester 4 Penulis menyadari banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi Penulis pada khususnya dan pembaca pada umumnya.. taufik dan hidayah-Nyalah Penulis dapat menyelesaikan makalah ini.6 Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia dalam Waktu 50 Tahun………….5 Aspek Demokrasi Pancasila ……………………………………………5 Prisip-Prinsip Demokrasi Pancasila…………………………………….. Maret 2010 Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………….2 BAB II PEMBAHASAN Tinjauan teori………………………………………………………………3 Analisa dan pembahasan……………………………………………………4 Pengertian Demokrasi Pancasila ………………………………………. DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………. Namun.

Dardji Darmodihardjo. Karena kami punya pandangan produk dan atribut yang berkaitan dengan demokrasi itu merupakan produk luar negeri. Akan tetapi yang menjadi pandangan kita sekarang. S. Prijono. yang Berkepribadian Kemanusiaan yang Adil dan Beradab yang mempersatukan Indonesia dan yang berkedaulatan seluruh rakyat. Mengapa negara ini seperti mengalami sebuah kesulitan besar dalam melahirkan demokrasi. mengatakan demokrasi pancasila adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan yang berke-Tuhannan Yang Maha Esa. Sedangkan negara kita sendiri tidak memiliki kejelasan yang tepat tentang demokrasi itu sendiri. Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang dihayati oleh bangsa dan negara Indonesia yang dijiwai dan diintegrasikan oleh nilai-nilai luhur Pancasila yang tidak mungkin terlepas dari rasa kekeluargaan. Gambaran dari tulisan almarhum ini tidak lain dari pola-pola demokrasi tradisional yang dilambangkan oleh musyawarah dalam pencapaian keputusan dan gotong royong dalam pelaksanaan keputusannya tersebut. kabupaten.PERMASALAHAN . Struktur demokrasi yang hidup dalam diri bangsa Indonesia harus berdasarkan demokrasi asli yang berlaku di desa. Dalam hal ini kita ambil saja salah satu ahli Nasional Prof.”Di desa-desa sistem yang demokrasi masih kuat dan hidup sehat sebagai bagian adat istiadat yang hakiki. Hatta bahwa.BAB III PENUTUP A. Bagaimana seperti ditulis almarhum Moh. B. Lalu kalau kita melihat bentuk demokrasi dalam struktur pemerintahan kita dari level negara.S. Banyak para ahli berpendapat bahwa demokrasi pancasila itu merupakan salah satu demokrasi yang mampu menjawab tantangan jaman karena semua kehidupan berkaitan erat dengan nilai luhur Pancasila. 1983 hal 17-19). dr.H. lain hal lagi dengan Prof. (Prijono Tjiptoherijanto dan Yomiko M.H.” Dasarnya adalah pemilikan tanah yang komunal yaitu setiap orang yang merasa bahwa ia harus bertindak berdasarkan persetujuan bersama. provinsi. Notonegoro. Dari gambaran di atas. kami rasa hal ini pula yang menginspirasi demokrasi pancasila yang selalu menjadi Kiblat negara kita dalam menapaki kehidupan berbangsa dan bernegara masih perlu ditelaah atau dikaji secara lebih dalam lagi. Drs. hingga kecamatan hampir dapat dipastikan di level ini hanya proses pembuatan kebijakan sementara kalau kita mencari demokrasi yang berupa ciri khas yang dapat mewakili bahwa negara kita mempunyai diri demokrasi tersendiri itu dapat dilihat di level desa. Simpulan……………………………………………………………………………………8 DAFTAR PUSTAKA BAB PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Apakah demokrasi itu? Apakah negara ini sudah demokrasi? Sengaja pertanyaan ini kami munculkan karena teman-teman mungkin sudah mengerti dengan pertanyaan yang kami ajukan tersebut di atas. beliau mempunyai Pandangan bahwa demokrasi Pancasila adalah paham demokrasi yang bersumber kepada kepribadian dan falsafah hidup bangsa Indonesia yang terwujudnya seperti dalam ketentuan-ketentuan pembukaan UUD 1945.

Para pendiri bangsa berharap agar terwujudnya pemerintahan yang segenap tumpah darah Indonesia. dan perangkatperangkat lain yang penting bagi tumbuhnya demokrasi dan masyarakat madani. . Pada awal kemerdekaan Indonesia berbagai hal dengan negara-masyarakat telah diatur dalam UUD 1945. Demokrasi selalu mencoba melakukan pengaturan mengenai “Distribusi apa saja” yang diperebutkan dan mengatur cara-cara pendistribusiannya. meski demikian hingga kini banyak kalangan berpendapat bahwa Indonesia masih dalam tahap “Demokratisasi”. Namun. Sebagai sebuah gagasan. BAB III ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. BAB II TINJAUAN TEORI Dalam tataran normatif. demokrasi sebenarnya sudah banyak dibahas atau bahkan dicoba diterapkan di Indonesia.H.Adapun masalah yang ditinjau dan dianalisis adalah antar lain: Demokrasi Demokratisasi Demokrasi Pancasila Aspek demokrasi TUJUAN Agar kita dapat membedakan antara paham demokrasi satu dengan demokrasi yang kita pakai di Indonesia. dalam tahap penerapannya kadang terjadi perbedaan atau bahkan dipraktekkan secara salah.S. bukan hanya berkaitan dengan sistem politik. Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang baru saja membangun demokrasi setelah keluar dari otoritarianisme orde baru pada tahun 1998. tetapi juga budaya. mewujudkan kesejahteraan umum dan ikut serta dalam perdamaian dunia. prinsip-prinsip demokrasi universal dapat kita pelajari dari berbagai tulisan. Dardji Darmodihardjo.Pengertian Demokrasi Pancasila Prof. Dalam hal ini beberapa faktor seperti faktor mental dan sosio-kultural sangat berpengaruh. Semua itu merupakan gagasan-gagasan dasar yang melandasi kehidupan negara yang demokratis. Sehingga kita dapat mengerti apa sisi yang unggul di dalam demokrasi Pancasila. Artinya demokrasi yang kini coba kita bangun belum benarbenar berdiri dengan mantap. Masih banyak hal yang perlu dibangun. hukum.

Drs.28. yang berperikemanusiaan yang adil dan beradab. Aspek Formal Mempersoalkan proses dan cara rakyat menunjuk wakil-wakilnya dalam badanbadan perwakilan rakyat dan pemerintahan dan bagaimana mengatur permusyawaratan wakil-wakil rakyat secara bebas.29.31. pengertian demokrasi pancasila tidak hanya merupakan demokrasi politik tetapi juga demokrasi ekonomi dan sosial (Lihat amandemen UUD 1945 dan penyelesaiannya dalam pasal 27. terbuka.Demokrasi pancasila adalah Paham demokrasi yang bersumber pada kepribadian dan falsafah hidup bangsa Indonesia yang perwujudannya seperti dalam ketentuanketentuan seperti dalam pembukaan UUD 1945. yang mempersatukan Indonesia dan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Aspek Kejiwaan Menjadi semangat para penyelenggara negara dan semangant para pemimpin pemerintah.30. Aspek Organisasi Mempersoalkan organisasi sebagai wadah pelaksaan demokrasi pancasila di mana wadah tersebut harus cocok dengan tujuan yang hendak dicapai. dan jujur untuk mencapai kesepakatan bersama. 32. Aspek Normatif Mengungkapkan seperangkat norma atau kaidah yang membimbing dan menjadi kriteria pencapaian tujuan. Notonagoro. Karena itulah. Aspek Optatif Mengetengahkan tujuan dan keinginan yang hendak dicapai. dr. dan 34).Aspek Demokrasi Pancasila Berdasarkan pengertian dan Pendapat tentang demokrasi Pancasila dapat dikemukakan aspek-aspek yang terkandung di dalamnya. Ensiklopedi Indonesia Demokrasi Indonesia berdasarkan Pancasila yang meliputi bidang-bidang politik sosial ekonomi. Prof. . B.H. Aspek Material (Segi Isi/Subsrtansi) Demokrasi Pancasila harus dijiwai dan diintegrasikan oleh sila-sila lainnya. serta yang dalam penyelesaian masalah-masalah nasional berusaha sejauh mungkin menempuh jalan permusyawaratan untuk mencapai mufakat. Demokrasi pancasila adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang berketuhanan Yang Maha Esa.S. 33.

Adapun aspek dari Demokrasi Pancasila antara lain di bidang aspek Aspek Material (Segi Isi/Subsrtansi). berlaku Demokrasi Pancasila ( cenderung ada perubahan menuju demokratisasi) BAB IV KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Kesimpulan Dengan demikian telah kita lihat bahwa demokrasi di Indonesia telah berjalan dari waktu ke waktu. Namun kita harus mengetahui bahwa pengertian Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang dihayati oleh bangsa dan negara Indonesia yang dijiwai dan diintegrasikan oleh nilai-nilai luhur Pancasila. Mengutamakan persatuan nasional dan kekeluargaan Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional. Aspek Formal. namun dalam penerapan berlaku demokrasi Liberal. Periode 1950.sekarang UUD 1945. Aspek Normatif.Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia dalam Waktu 50 Tahun Periode 1945-1949 dengan Undang-Undang 1945 seharusnya berlaku demokrasi Pancasila. dan orang lain Mewujudkan rasa keadilan sosial Pengambilan keputusan dengan musyawarah mufakat. Daftar Pustaka . Oleh karena itu. Periode 1949-1950 dengan konstitusi RIS berlaku demokrasi liberal. diri sendiri. Namun hal tersebut juga harus didasari dengan prinsip pancasila dan dengan tujuan nilai yang terkandung di dalamnya. Aspek Organisasi.Prisip-Prinsip Demokrasi Pancasila Adapun Prinsip-prinsip Pancasila: Persamaan bagi seluruh rakyat Indonesia Keseimbangan antara hak dan kewajiban Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. Aspek Kejiwaan. kita dapat merasakan demokrasi dalam istilah yang sebenarnya. Aspek Optatif.1959 UUDS 1950 berlaku demokrasi Liberal dengan multi-Partai Periode 1959-1965 dengan UUD 1945 seharusnya berlaku demokrasi Pancasila namun yang diterapkan demokrasi terpimpin ( cenderung otoriter) Periode 1966-1998 dengan UUD 1945 berlaku demokrasi Pancasila (cenderung otoriter) Periode 1998. D.

Jakarta: Erlangga. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang Pelakasanaan Demokrasi Pancasila di Indonesia. Palembang.Nya mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen Kewarganegaraan. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Tanpa pertolongan . Makalah ini memuat tentang “Pelaksanaan Demokrasi Pencasila di Indonesia” yang menjelaskan bagaimana system Demokrasi ini lahir. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. -Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Untuk Kelas 2 SMU.26 November 2009.-. Kami menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Selasa.Kewarganegaraan SMA Untuk Kelas X.oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk lebih menyempurnakan makalah ini. .Pak Musafa Kamal yang telah membimbing penyusun agar dapat menyelesaikan makalah ini. Akhir kata kami ucapkan semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua. 08 Februari 2011 Makalah Kewarganegaraan KATA PENGANTAR Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan.

.E..1 DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………..I..21 .. Pelaksanaan Demokrasi Pancasila di Indonesia…………………13 .7 -C.H.........J....19 ........F.... Lalu kalau kita melihat bentuk demokrasi dalam struktur . Latar Belakang Masalah Apakah demokrasi itu? Apakah negara ini sudah demokrasi? Sengaja pertanyaan ini kami munculkan karena teman-teman mungkin sudah mengerti dengan pertanyaan yang kami ajukan tersebut di atas. Pandangan terhadap pelaksanaan Demokrasi Pancasila…..DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...32 BAB III –A.Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia dalam berbagai kurun waktu……………………………………………………….....G.B.. Aspek Demokrasi Pancasila………………………………………………….. KESIMPULAN………………………………………………………………………34 ..4 -B.. Sistem Pemerintahan di Indonesia……………………………………... Karena kami punya pandangan produk dan atribut yang berkaitan dengan demokrasi itu merupakan produk luar negeri....RUMUSAN MASALAH……………………………………………………………. Pandangan terhadap keunggulan Demokrasi Pancasila…………………………………………………………………………….......2 BAB I -A..... SARAN ………………………………………………………………………………… BAB I A........ Tujuan Demokrasi Pancasila………………………………………………..20 . Fungsi Demokrasi Pancasila………………………………………………....26 ... Sedangkan negara kita sendiri tidak memiliki kejelasan yang tepat tentang demokrasi itu sendiri......D........31 ......TUJUAN PENULISAN……………………………………………………………… 8 BAB II -A.. Prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila…………………………………15 .LATAR BELAKANG………………………………………………………………….... Pengertian Demokrasi Pancasila…………………………………………9 -B......11 -C.

Gambaran dari tulisan almarhum ini tidak lain dari pola-pola demokrasi tradisional yang dilambangkan oleh musyawarah dalam pencapaian keputusan dan gotong royong dalam pelaksanaan keputusannya tersebut. lain hal lagi dengan Prof. S.pemerintahan kita dari level negara. dr.H. Notonegoro. kabupaten. Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang dihayati oleh bangsa dan negaraIndonesia yang dijiwai dan diintegrasikan oleh nilai-nilai luhur Pancasila yang tidak mungkin terlepas dari rasa kekeluargaan.”Di desa-desa sistem yang demokrasi masih kuat dan hidup sehat sebagai bagian adat istiadat yang hakiki. beliau mempunyai Pandangan bahwa demokrasi Pancasila adalah paham demokrasi yang bersumber kepada kepribadian dan falsafah hidup bangsa Indonesia yang terwujudnya seperti dalam ketentuanketentuan pembukaan UUD 1945. provinsi.S. Mengapa negara ini seperti mengalami sebuah kesulitan besar dalam melahirkan demokrasi. 1983 hal 17-19). mengatakan demokrasi pancasila adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan yang berke-Tuhan-nan Yang Maha Esa. Bagaimana seperti ditulis almarhum Moh. Hatta bahwa.H. Dari gambaran di atas. Banyak para ahli berpendapat bahwa demokrasi pancasila itu merupakan salah satu demokrasi yang mampu menjawab tantangan jaman karena semua kehidupan berkaitan erat dengan nilai luhur Pancasila. (Prijono Tjiptoherijanto dan Yomiko M. hingga kecamatan hampir dapat dipastikan di level ini hanya proses pembuatan kebijakan sementara kalau kita mencari demokrasi yang berupa ciri khas yang dapat mewakili bahwa negara kita mempunyai diri demokrasi tersendiri itu dapat dilihat di level desa.PerumusanMasalah Dengan melihat latar belakang yang telah dikemukakan maka beberapa masalah yang dapat penulis rumuskan dan akan dibahas dalam makalah ini adalah : o o o o Demokrasi Demokratisasi Demokrasi Pancasila Aspek demokrasi . yang Berkepribadian Kemanusiaan yang Adil dan Beradab yang mempersatukan Indonesia dan yang berkedaulatan seluruh rakyat B. Dalam hal ini kita ambil saja salah satu ahli Nasional Prof. kami rasa hal ini pula yang menginspirasi demokrasi pancasila yang selalu menjadi Kiblat negara kita dalam menapaki kehidupan berbangsa dan bernegara masih perlu ditelaah atau dikaji secara lebih dalam lagi. Struktur demokrasi yang hidup dalam diri bangsa Indonesia harus berdasarkan demokrasi asli yang berlaku di desa. Akan tetapi yang menjadi pandangan kita sekarang. Prijono.” Dasarnya adalah pemilikan tanah yang komunal yaitu setiap orang yang merasa bahwa ia harus bertindak berdasarkan persetujuan bersama. Dardji Darmodihardjo. Drs.

C. BAB II Pengertian Demokrasi Pancasila Prof.S. pengertian demokrasi pancasila tidak hanya merupakan demokrasi politik tetapi juga demokrasi ekonomi dan sosial (Lihat amandemen UUD 1945 dan penyelesaiannya dalam pasal 27. yang berperikemanusiaan yang adil dan beradab. Notonagoro. dr. b. yang mempersatukan Indonesia dan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia c. Aspek Material (Segi Isi/Subsrtansi) Demokrasi Pancasila harus dijiwai dan diintegrasikan oleh sila-sila lainnya. Dardji Darmodihardjo.H. Ensiklopedi Indonesia Demokrasi Indonesia berdasarkan Pancasila yang meliputi bidang-bidang politik sosial ekonomi.S. Demokrasi pancasila adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang berketuhanan Yang Maha Esa.29. Demokrasi pancasila adalah Paham demokrasi yang bersumber pada kepribadian dan falsafah hidup bangsaIndonesia yang perwujudannya seperti dalam ketentuan-ketentuan seperti dalam pembukaan UUD 1945. 32. Aspek Formal .28. a. dan 34).30. Prof. Karena itulah. serta yang dalam penyelesaian masalah-masalah nasional berusaha sejauh mungkin menempuh jalan permusyawaratan untuk mencapai mufakat. Sehingga kita dapat mengerti apa sisi yang unggul di dalam demokrasi Pancasila serta memenuhi tujuan-tujuan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kita semua dalam menambah ilmu pengetahuan dan wawasan A. Aspek Demokrasi Pancasila Berdasarkan pengertian dan Pendapat tentang demokrasi Pancasila dapat dikemukakan aspek-aspek yang terkandung di dalamnya.H. 33. B. Drs.31.Tujuan Penelitian Penulisan makalah ini dilakukan untuk agar kita dapat membedakan antara paham demokrasi satu dengan demokrasi yang kita pakai di Indonesia.

Aspek Kejiwaan Menjadi semangat para penyelenggara negara dan semangant para pemimpin pemerintah. 2)Ayat (2) berbunyi: “Kekuasaan kedaulatan Republik Indonesia Serikat dilakukan oleh pemerintah bersama-sama Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat”. Aspek Normatif Mengungkapkan seperangkat norma atau kaidah yang membimbing dan menjadi kriteria pencapaian tujuan. Pasal 1: 1)Ayat (1) berbunyi: “Republik Indonesia Serikat yang merdeka dan berdaulat ialah suatu Negara hokum yang demokrasi dan berbentuk federasi”. c. terbuka. Aspek Organisasi Mempersoalkan organisasi sebagai wadah pelaksaan demokrasi pancasila di mana wadah tersebut harus cocok dengan tujuan yang hendak dicapai. oleh rakyat.Dalam UUD 1945 (sebelum diamandemen) pasal 1 ayat (2) berbunyi: “Kedaulatan adalah di tangan rakyat.dan untuk rakyat. dan jujur untuk mencapai kesepakatan bersama. Aspek Optatif Mengetengahkan tujuan dan keinginan yang hendak dicapai. Dalam perjalanan sejarah ketatanegaraan Negara kita.Pelaksanaan Demokrasi Pancasila di Indonesia Demokrasi merupakan pemerintahan dari rakyat.Dalam konstitusi Republik Indonesia Serikat. b. C.Dalam UUD 1945 (setelah diamandemen) pasal 1 ayat (2) berbunyi: “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut undang-undang dasar”. dan dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat”. Hal ini dapat dilihat misalnya: a.Dalam UUDS 1950 pasal 1: . semua konstitusi yang pernah berlaku menganut prinsip demokrasi.Mempersoalkan proses dan cara rakyat menunjuk wakil-wakilnya dalam badan-badan perwakilan rakyat dan pemerintahan dan bagaimana mengatur permusyawaratan wakil-wakil rakyat secara bebas. d.

Demokrasi dengan kecerdasan c. 2)Ayat (2) berbunyi: “Kedaulatan Republik Indonesia adalah di tangan rakyat dan dilakukan oleh pemerintah bersama-sama dengan Dewan Perwakilan rakyat”.Menikmati hak-hak dasar D.Demokrasi dengan rule of law e.Demokrasi dengan kemakmuran j. Mengutamakan persatuan nasional dan kekeluargaan Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional.Demokrasi yang berkeadilan sosial Demokrasi Pancasila mendasarkan diri pada faham kekeluargaan dan Kegotong-royongan yang ditujukan untuk: .Rekruitmen politik yang terbuka d.1)Ayat (1) berbunyi: “Republik Indonesia Serikat yang merdeka dan berdaulat ialah suatu Negara hokum yang demokratis dan berbentuk kesatuan”. yang sebagai berikut: a.Pemilihan umum e.Akuntabilitas b.Demokrasi dengan hak asasi manusia g.Prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila Adapun Prinsip-prinsip Pancasila: Persamaan bagi seluruh rakyat Indonesia Keseimbangan antara hak dan kewajiban Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.Demokrasi yang Berketuhanan Yang maha Esa b.Demokrasi yang berkedaulatan rakyat d. Untuk melihat apakah suatu system pemerintahan adalah system yang demokratis atau tidak. diri sendiri. Ahmad Sanusi mengutarakan 10 pilar demokrasi konstitusional Indonesia menurut Pancasila dan Undang-indang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. dan orang lain Mewujudkan rasa keadilan sosial Pengambilan keputusan dengan musyawarah mufakat.Demokrasi dengan pengadilan yang merdeka h.Rotasi Kekuasaan c.Demokrasi dengan otonomi daerah i. dapat dilihat dariinfikator-indikator yang dirumuskan oleh Affan Gaffar berikut ini: a.Demokrasi dengan pemisahan kekuasaan Negara f.

hubungan manusia dengan sesamanya dan hubungan manusia dengan Tuhannya. Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan YME. DPA atau lainnya. bertindak dan lain sebagainya. Menolak atheisme d. BPK.Fungsi Demokrasi Pancasila . adanya partai politik dan organisasi sosial politik karena berfungsi “Untuk menyalurkan aspirasi rakyat”. kasmani dan rohani. artinya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan kekuasaan lain contoh Presiden. Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar) tidak bersifat absolutisme (kekuasaan tidak terbatas). Menegakkan kebenaran yang berdasarkan kepada budi pekerti yang luhur e. Mendukung unsur-unsur kesadaran hak ber-ketuhanan Yang Maha Esa c. Menciptakan keseimbangan perikehidupan individu dan masyarakat. lahir dan bathin. Mengembangkan kepribadian Indonesia f. masyarakat. Keseimbangan antara hak dan kewajiban. Kesejahteraan rakyat b. Pelaksanaan Pemilihan Umum. DPR. Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah. Jadi Demokrasi Pancasila prinsip pokoknya adalah sebagai berikut: Pemerintahan berdasarkan hukum: dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan: Indonesia ialah negara berdasarkan hukum (rechtstaat) dan tidak berdasarkan kekuasaan belaka (machtstaat). Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR (pasal 1 ayat 2 UUD 1945). Perlindungan terhadap hak asasi manusia. Kekuasaan yang tertinggi berada di tangan MPR. dan negara ataupun orang lain.a. Peradilan yang merdeka berarti badan peradilan (kehakiman) merupakan badan yang merdeka. diri sendiri. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita Nasional E. Apa itu prinsip? Prinsip artinya kebenaran yang pokok/dasar orang berfikir.

ikut mensukseskan Pembangunan. 2. Menjamin adanya hubungan yang selaras. yaitu sebagai berikut: Indonesia ialah negara yang berdasarkan hukum Negara Indonesia berdasarkan hukum (Rechsstaat). tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka (Machsstaat). 4. 3. 5. Sistem konstitusional ini lebih . ikut duduk dalam badan perwakilan/permusyawaratan. 3. 4. Persamaan kedudukan dalam hukum bagi semua warga negara harus tercermin di dalamnya. Presiden adalah Mandataris MPR. syarat-syarat menjadi anggota Parpol.Adapun fungsi demokrasi Pancasila adalah: 1. 6. membuat Undang-undang. Menjamin adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara Contohnya: a. Menjamin tetap tegaknya hukum yang bersumber pada Pancasila. 5. Contohnya: a. Contohnya antara lain: 1.Tujuan Demokrasi Pancasila Tujuan Demokrasi Pancasila adalah untuk menetapkan bagaimana bangsa Indonesia mengatur hidup dan sikap berdemokrasi seharusnya. b. Menjamin tetap tegaknya negara kesatuan RI yang mempergunakan sistem konstitusional. serasi dan seimbang antara lembaga negara. 2. Menjamin adanya pemerintahan yang bertanggung jawab. F. c. Indonesia menganut sistem konstitusional Pemerintah berdasarkan sistem konstitusional (hukum dasar) dan tidak bersifat absolutisme (kekuasaan yang mutlak tidak terbatas). Presiden bertanggung jawab kepada MPR. ikut mensukseskan Pemilu. mengatur atau membuat pedoman tata cara musyawarah. Hal ini mengandung arti bahwa baik pemerintah maupun lembaga-lembaga negara lainnya dalam melaksanakan tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum dan tindakannya bagi rakyat harus ada landasan hukumnya. b. Menjamin tetap tegaknya negara RI. melaksanakan Pemilihan Umum. pemilihan Presiden dan lain sebagainya G.Sistem Pemerintahan di Indonesia Sistem pemerintahan demokrasi Pancasila menurut prinsip-prinsip yang terkandung di dalam Batang Tubuh UUD 1945 berdasarkan tujuh sendi pokok. memilih Parpol.

presiden ialah penyelenggara pemerintah negara tertinggi. yaitu meminta penjelasan atau keterangan kepada pemerintah. Presiden adalah Mandataris MPR yang wajib menjalankan putusan-putusan MPR 5. Dengan demikian. Hak DPR di bidang legislative ialah hak inisiatif.Presiden adalah penyelenggaraan pemerintah yang tertinggi di bawah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Di bawah MPR. Hak Angket. Hak tanya/bertanya kepada pemerintah. hak amandemen. b.Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. seperti TAP MPR dan Undangundang. dan hak budget. melaksanakan pemilihan dan selanjutnya mengangkat Presiden dan Wakil Presiden. c. 4. mengubah undang-undang. di samping oleh ketentuan-ketentuan hukum lainnya yang merupakan pokok konstitusional. tetapi DPR mengawasi pelaksanaan mandat (kekuasaan pemerintah) yang dipegang oleh presiden dan DPR harus saling bekerja sama dalam pembentukan undang-undang termasuk APBN. presiden harus mendapat persetujuan dari DPR. d. yaitu: a. Hak interpelasi. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi Seperti telah disebutkan dalam pasal 1 ayat 2 UUD 1945 pada halaman terdahulu. dan c. Untuk mengesahkan undang-undang. Hak Mosi (percaya/tidak percaya) kepada pemerintah. menetapkan UUD. Hak Petisi. mencabut mandat dan memberhentikan presiden dalam masa jabatannya apabila presiden/mandataris sungguh-sungguh melanggar haluan negara dan UUD. e. . Presiden selain diangkat oleh majelis juga harus tunduk dan bertanggung jawab kepada majelis. yaitu: membuat putusan-putusan yang tidak dapat dibatalkan oleh lembaga negara lain. menetapkan GBHN. meminta pertanggungjawaban presiden/mandataris mengenai pelaksanaan GBHN. MPR adalah lembaga negara tertinggi sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia. memilih dan mengangkat presiden dan wakil presiden Wewenang MPR. seperti penetapan GBHN yang pelaksanaannya ditugaskan kepada Presiden. yaitu hak mengajukan usul/saran kepada pemerintah. Sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi MPR mempunyai tugas pokok. bahwa (kekuasaan negara tertinggi) ada ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR. Hak DPR di bidang pengawasan meliputi: a.menegaskan bahwa pemerintah dalam melaksanakan tugasnya dikendalikan atau dibatasi oleh ketentuan konstitusi. yaitu hak untuk menyelidiki sesuatu hal. b.

1949 Pada periode ini sistem pemerintahan Demokrasi Pancasila seperti yang diamanatkan oleh UUD 1945 belum sepenuhnya dapat dilaksanakan karena negara dalam keadaan darurat dalam rangka mempertahankan kemerdekaan. 7. Setelah negara RI dengan UUDS 1950 dan sistem Demokrasi Liberal yang dialami rakyat Indonesia selama hampir 9 tahun. Kedudukan Menteri Negara bertanggung jawab kepada presiden. tetapi ia bukan diktator. yaitu: A. DPR sejajar dengan presiden. sehingga tanggal 17 Agustus 1950 Presiden Soekarno menyatakan kembali ke Negara Kesatuan dengan UUDS 1950. Sistem kabinet yang seharusnya Presidensil dalam pelaksanaannya menjadi Parlementer seperti yang berlaku dalam Demokrasi Liberal B. masing-masing partai lebih memperhatikan kepentingan partai atau golongannya. berarti sistem kabinet kita adalah kabinet kepresidenan/presidensil. Berdasarkan hal tersebut.1959 Pada periode ini diberlakukan sistem Demokrasi Parlementer yang sering disebut Demokrasi Liberal dan diberlakukan UUDS 1950. Karena pada umumnya rakyat menolak RIS. H . akibatnya pembangunan tidak berjalan lancar. maka rakyat .Menteri Negara adalah pembantu presiden. Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang semula berfungsi sebagai pembantu Presiden menjadi berubah fungsi sebagai MPR. Karena Kabinet selalu silih berganti. Pelaksanaan demokrasi di Indonesia dilaksanakan dalam berbagai kurun waktu. Sistem pemerintahan yang dianut ialah Demokrasi Parlementer (Sistem Demokrasi Liberal).kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas Kepala Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR.6. menteri ini menjalankan kekuasaan pemerintah dalam prakteknya berada di bawah koordinasi presiden. Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR Presiden memiliki wewenang untuk mengangkat dan memberhentikan menteri negara. C. Ia harus memperhatikan sungguh-sungguh suara DPR. Pemerintahan dijalankan oleh Perdana Menteri dan Presiden hanya sebagai lambang. artinya kekuasaan tidak tak terbatas. Kedudukan DPR kuat karena tidak dapat dibubarkan oleh presiden dan semua anggota DPR merangkap menjadi anggota MPR. Misalnya.Kurun waktu 1945 . Kurun Waktu 1950 . Indonesia dibagi dalam beberapa negara bagian. tetapi mereka bukan pegawai tinggi biasa. Kurun Waktu 1949 . tetapi kepada presiden. Menteri ini tidak bertanggung jawab kepada DPR.1950 Pada periode ini berlaku Konstitusi RIS.Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia dalam berbagai kurun waktu.

D. Kurun Waktu 1966 .Lahirlah gerakan reformasi yang dipelopori mahasiswa yang menuntut reformasi dalam berbagai bidang.Indonesia sadar bahwa UUDS 1950 dengan sistem Demokrasi Liberal tidak cocok.sekarang (Orde Reformasi) Demokrasi yang dikembangkan pada masa reformasi pada dasarnya adalah demokrasi dengan mendasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. dengan tumbuh suburnya budaya korupsi. Menurut UUD 1945 presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. akan tetapi presiden menafsirkan “terpimpin”. sehingga pada tanggal 5 Juli 1959 mengumumkan dekrit mengenai pembubaran Konstituante dan berlakunya kembali UUD 1945 serta tidak berlakunya UUDS 1950. sehingga terjadilah penyalahgunaan kekuasaan. karena tidak sesuai dengan jiwa Pancasila dan UUD 1945. kolusi dan nepotisme (KKN). Dalam pelaksanaannya sebagai akibat dari kekuasaan dan masa jabatan presiden tidak dibatasi periodenya. presiden dan DPR berada di bawah MPR. Kebebasan bicara dibatasi. Secara tegas dilaksanakan sistem Demokrasi Pancasila dan dikembalikan fungsi lembaga tertinggi dan tinggi negara sesuai dengan amanat UUD 1945.1998 Periode ini dikenal dengan sebutan pemerintahan Orde baru yang bertekad melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Kurun Waktu 1959 . praktek demokrasi menjadi semu. F. Lembaga negara berfungsi sebagai alat kekuasaan pemerintah. Kurun Waktu 1998 . maka kekuasaan menumpuk pada presiden. Dengan demikian pemusatan kekuasaan di tangan presiden. Pengertian demokrasi terpimpin pada sila keempat Pancasila adalah dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Terjadinya pemusatan kekuasaan di tangan presiden menimbulkan penyimpangan dan penyelewengan terhadap Pancasila dan UUD 1945 yang puncaknya terjadi perebutan kekuasaan oleh PKI pada tanggal 30 September 1965 (G30S/PKI) yang merupakan bencana nasional bagi bangsa Indonesia. E. Puncaknya adalah dengan pernyataan pengunduran diri Soeharto sebagai presiden.1965 Pada periode ini sering juga disebut dengan Orde Lama. UUD yang digunakan adalah UUD 1945 dengan sistem demokrasi terpimpin. yaitu pimpinan terletak di tangan ‘Pemimpin Besar Revolusi”. Akhirnya Presiden menganggap bahwa keadaan ketatanegaraan Indonesia membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara serta merintangi pembangunan semesta berencana untuk mencapai masyarakat adil dan makmur. dengan penyempurnaan pelaksanaannya dan perbaikan peraturan-peraturan yang .

tidak demokratis. I. korupsi. dan lain-lain BAB III PENUTUP A. wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembagalembaga eksekutif. Pandangan terhadap keunggulan Demokrasi Pancasila Demokrasi Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 memiliki keunggulan tertentu. Lebih mengutamakan kepentingan dan keselamatan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan. Hal lain yang merupakan akibat dari Orde Baru tidak konsekuen terhadap Pancasila dan UUD 1945 adalah terjadinya sistem kekuasaan yang berpusat pada lembaga kepresidenan. Demokrasi Indonesia saat ini telah dimulai dengan terbentuknya DPR . identitas. legislatif dan yudikatif. Sehingga dapat dirumuskan bahwa Demokrasi Pancasila berarti kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Pandangan terhadap pelaksanaan Demokrasi Pancasila Demokrasi Pancasila berpangkal tolak dari kekeluargaan dan gotong royong. melainkan di bidang ekonomi dan sosial budaya. Sehingga akibatnya terjadi ketidakseimbangan kekuasaan di antara lembaga-lembaga negara dan masih jauh dari cita-cita demokrasi dan kemerdekaan. saling menghormati sesama umat beragama.MPR hasil Pemilu 1999 yang telah memilih presiden dan wakil presiden serta terbentuknya lembaga-lembaga tinggi yang lain. Namun dalam pelaksanaannya Orde baru tidak konsekuen terhadap Pancasila dan UUD 1945. J. dengan meningkatkan peran lembaga-lembaga tinggi dan tertinggi Negara dengan menegaskan fungsi. Mengutamakan keselarasan dan keseimbangan antara hak dan kewajiban. Di samping itu kerakyatan juga dilandasi oleh integritas. dengan kesadaran keagamaan yang disertai semangat toleransi yang tinggi. KESIMPULAN . serta dituntut untuk memberikan apa yang menjadi haknya kepada setiap orang. Keunggulan tersebut antara lain: Mengutamakan pengambilan keputusan dengan musyawarah mufakat dalam semangat kekeluargaan. kehidupan yang menumbuhkan budaya KKN. Gambar 1: Suasana reformasi. antara kepentingan pribadi dan kepentingan sosial. kepribadian dan stabilitas nasional serta tidak hanya di bidang politik saja.

SARAN Sebagai sebuah gagasan. Oleh karena itu. Namun kita harus mengetahui bahwa pengertian Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang dihayati oleh bangsa dan negaraIndonesia yang dijiwai dan diintegrasikan oleh nilai-nilai luhur Pancasila. Aspek Formal. kita dapat merasakan demokrasi dalam istilah yang sebenarnya. . Semua itu merupakan gagasan-gagasan dasar yang melandasi kehidupan negara yang demokratis. Aspek Kejiwaan. Aspek Organisasi. mewujudkan kesejahteraan umum dan ikut serta dalam perdamaian dunia. Adapun aspek dari Demokrasi Pancasila antara lain di bidang aspek Aspek Material (Segi Isi/Subsrtansi). Namun hal tersebut juga harus didasari dengan prinsip pancasila dan dengan tujuan nilai yang terkandung di dalamnya. Aspek Optatif. Kami berharap agar terwujudnya pemerintahan yang segenap tumpah darah Indonesia. demokrasi sebenarnya sudah banyak dibahas atau bahkan dicoba diterapkan diIndonesia. Aspek Normatif.Dengan demikian telah kita lihat bahwa demokrasi di Indonesia telah berjalan dari waktu ke waktu. Pada awal kemerdekaan Indonesia berbagai hal dengan negara-masyarakat telah diatur dalam UUD 1945.