PAUD dan Calistung

oleh: Maya A. Pujiati 0 Tweet (Dimuat di Harian Pikiran Rakyat edisi Kamis, 12 April 2007) PEMBERITAAN “PR” tanggal 9 Maret 2007, halaman 25, memuat pernyataan Direktur Jenderal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Departemen Pendidikan Nasional, Dr. Ace Suryadi, dengan judul “Calistung pada PAUD Salah Besar!”. Menurut Dr. Ace, pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) pada Belajar membaca, menulis, berhitung, dan bahkan sains kini tidaklah perlu dianggap tabu bagi anak usia dini. Persoalan terpenting adalah merekonstruksi cara untuk mempelajarinya sehingga anak-anak menganggap kegiatan belajar mereka tak ubahnya seperti bermain dan bahkan memang berbentuk sebuah permainan. Memang benar jika calistung diajarkan seperti halnya orang dewasa belajar, besar kemungkinan akan berakibat fatal. Anak-anak bisa kehilangan gairah belajarnya karena menganggap pelajaran itu sangat sulit dan tidak menyenangkan. Merujuk pada temuan Howard Gardner tentang kecerdasan majemuk, sesungguhnya pelajaran calistung hanyalah sebagian kecil pelajaran yang perlu diperoleh setiap anak. Cara kita memandang calistung semestinya juga sama dengan cara kita memandang pelajaran lain, seperti motorik dan kecerdasan bergaul ataupun musikal. Penganut behavior-isme memang mencela pembelajaran baca-tulis dan matematika untuk anak usia dini. Mereka menganggap hal itu sebuah pembatasan terhadap keterampilan. Namun, sesungguhnya pelajaran calistung bisa membaur dengan kegiatan lainnya yang dirancang dalam kurikulum TK tanpa harus membuat anak-anak terbebani. Adakalanya tidak diperlukan waktu ataupun momentum khusus untuk mengajarkan calistung. Anak-anak bisa belajar membaca lewat poster-poster bergambar yang ditempel di dinding kelas. Biasanya dinding kelas hanya berisi gambar benda-benda. Bisa saja mulai saat ini gambar-gambar itu ditambahi poster-poster kata, dengan ukuran huruf yang cukup besar dan warna yang mencolok. Setiap satu atau dua minggu, gambar-gambar diganti dengan yang baru, dan tentu akan muncul lagi kata-kata baru bersamaan dengan penggantian itu. Dalam waktu satu atau dua tahun, bisa kita hitung, lumayan banyak juga kata yang bisa dibaca anak-anak. Jangan heran kalau akhirnya anak-anak bisa membaca tanpa guru yang merasa stres untuk mengajari mereka menghafal huruf atau mengeja. Demikian halnya dengan pelajaran berhitung. Mengenalkan kuantitas benda adalah dasar-dasar matematika yang lebih penting daripada menghafal angka-angka, dan hal itu sangat mudah diajarkan pada anak usia dini. Poster berbagai benda berikut lambang bilangan yang mewakilinya bisa kita tempel di dinding kelas. Sambil

Anak-anak harus terlebih dahulu mengenal huruf dan mampu membedakan bunyi. ia membuat berbagai macam kartu huruf dari papan kayu atau kertas tebal. Maria Montessori dan Glenn Doman menjadi pelopor dalam pengembangan metode belajar membaca dan matematika bagi anak-anak usia dini. dengan ukuran huruf yang cukup besar. Hal itu disebabkan flash cards dianggap sebagai cara yang kurang rasional. mungkin akan lebih baik daripada melarang pelajaran calistung pada . Montessori menciptakan alat-alat belajar dari benda-benda yang akrab di sekeliling kita. sedangkan kemampuan membaca menurut para psikolog dan orang pada umumnya harus diproses melalui tahapan-tahapan fonemik dan fonetik. Itulah letak perbedaan Doman dan para pengkritiknya. sekitar 4 dan 5 tahun tanpa harus merasa terbebani. Glenn Doman adalah contoh lain pendobrak teori perkembangan Piaget. Lewat kegiatan-kegiatan sederhana yang diulang setiap hari. Kartu-kartu berisi kata bergambar yang dikelompokkan ke dalam jenis-jenis kata juga menjadi alat belajar yang menarik bagi anak-anak. sebagian besar anak-anak itu mengalami kemajuan yang pesat. termasuk sebagian ahli psikologi. sampai akhirnya bisa menggabungkan huruf-huruf tersebut menjadi sebuah kata.bernyanyi. Kritik terhadap flash cards memang sering dilontarkan orang. dan kemungkinan anak-anak merasa terbebani karena metode itu sangatlah kecil. Ia membuat kartu-kartu kata yang ditulis dengan tinta berwarna merah pada karton tebal. Doman adalah seorang dokter bedah otak. seorang dokter wanita pertama dari Italia. guru bisa mengajak anak-anak berkeliling kelas untuk membaca dan melihat bilangan. hanya satu detik per kata. Kartu-kartu itu ditampilkan di hadapan si pasien dalam waktu cepat. Pengalaman tersebut diperolehnya setelah menangani anak-anak bermental terbelakang. Selain anak-anak membunyikan huruf-huruf tersebut. betapa sebentarnya. Doman hanya merekomendasikan pembelajaran membaca dan matematika sekitar 45 detik per hari. telah mempraktikkan pembelajaran multiindrawi lewat kegiatan sehari-hari. Ia membuat alat belajar seperti perlengkapan bermain. Adanya perkembangan pada otak pasiennya membuat ia ingin mencobanya kepada anak-anak bahkan bayi. mereka juga merabanya untuk membentuk kepekaan terhadap tekstur huruf. Setiap huruf dicetak dari kertas ampelas yang cukup kasar. Flash cards berbasis hafalan. Metode flash cards bagi sebagian besar orang adalah mustahil. Maria Montessori. merusak pembelajaran nalar dan logika. Karena. Ia berhasil membantu menyembuhkan orang-orang yang mengalami cedera otak lewat flash card. bisa saja anakanak menghafal kata-kata yang sudah diperkenalkan namun akan kebingungan ketika diberikan kata-kata baru yang belum pernah dibacanya. Bisa kita bayangkan. Tak heran jika anak-anak usia 2 atau 3 tahun pun sudah mahir membaca dan juga menjadi sangat suka serta tentu saja tidak menolak untuk belajar membaca dengan pendekatan tersebut. Mereka bahkan bisa membaca dan menulis pada usia yang relatif muda. Untuk mengajar anakanak membaca. Mengembangkan kemampuan para pendidik PAUD untuk mengajar calistung secara menyenangkan.

Untuk itu dalam proses untuk melejitkan intelektual. Sumber : http://duniaparenting. tetapi cara menyajikannya. tanpa memberikan solusi untuk mengatasi persoalan baca-tulis di sekolah dasar.anak usia dini secara keseluruhan.com/paud-dan-calistung/ Teknik -Teknik Quantum Quotient (Kecerdasan Quantum) oleh: priasangatsangatberuntung • • • • Pengarang : sity lutfiy Belum dinilai Kunjungan : 23 kata:900 More About : pengertian metode menghafal sambil bernyanyi ª Copy Highlights to Clipboard Summarize It Strategi Quantum Quotient merupakan suatu metode yang meliputipengembangan tiga aspek : intelektual. Bukan pelajarannya yang harus dipersoalkan. emosional danspiritual.Dengan menerapkan beberapa teknik Quantum Quotient (kecerdasanQuantum) akan membantu untuk melejitkan intelektual. Teknik . maka teknik Quantum Quotient menggunakanprinsip asosiasi (penghubung) dengan sesuatu yang lain. emosional danspriritual dengan mudah. emosioan dan spiritual.

Membaca memiliki beranega ragam arti. membaca.Kreatifitas melibatkan respon atau gagasan yang baru. masyarakat dan diri sendiri.Lapan : L9.Ma : M6. meneliti. Dua . nomor rekening.1).Menghafal sambil melakukan gerakan sangat membantumengahtifkan memori.Kosong : K Misalnya kita disuruh menghafalkan nomor telepon berikut :Budi : 442809. satu adalah mulut. Johann Guttenberg. Satu .Kemampuan menghafal manusia sangat besar sekali. 19Ketika berpikir kreatif.8. Dari konsonan ini kemudian kitabentuk kata atau kalimat yang menarik sehingga mudah dihafal dandiingat.2). Sembilan .Sebagian besar orang memiliki persoalan didaya serap menghafal.kode rahasia dan lainlain. kapasitas memori otak adalah 10800 (angka 10 diikuti 800 angka 0dibelakangnya).mengimajinasikan secara kreatif. Isaac Newton.Teknik gerakan ini sangat membantu untuk menghafal suatuungkapan yang harus sama persis. Sistem control. Empat . Kong Hu Chu. bila memori untuk menghafal seluruh atom dialam semesta maka kapasitas memori masih bersisah banyak sekali.Gerakan dapat membuat otot-otot lebih rileks. kata penanda dapatberupa kata-kata yang anda ciptakan sendiri atau kata-kata yang sudahdikenal dimasyarakat.Konsonan kreatif ini digunakan untuk menghafal sesuatu yangberhubungan dengan angka-angka. dua adalah mata.Ju : J8.10.18Cara menguasai konsonan kreatif inisangat sederhana.Kreatifitas merupakan usaha untuk mempertahankan in-sight yangorisinal.serta . mendalami. Lima . Nabi Isa (yesus). Paul.Kemudian kita membuat kalimat yang menarik PaPaDuLuKoBoyb. Albert Einstein.kinestethyc intelligence . Gerakan. mengasosiasikan dengan materi yang dihafal.2.4.7. Kosong .3. Teknik membaca cepat. Christoper Colombus. Delapan . misalnya : mengajarkan anak ketikamengerjakan sholat. Ts’ai Lun. Menyanyi/kata penanda.Prosesnya adalah sebagai berikut :Kita buat konsonan dari nomor telepon menjadi PPDLKB.c.. misalnya :1.Ga : G4.Menghafal adalah proses menyimpan data kememori otak.6.Sistem kata penanda adalah alat mengingat denganmengasosiasikan menggunakan obyek kongkrit.Bilan : B10. umumnya sangat bermanfaat untuk menghafal ungkapan ungkapan dalam bahasa asing. menelaah.Dalam teknik menghafal cepat terdapat beberapa metode yangdapat membantu menghafal cepat. Tujuh . Tiga .Dalam berpikir kreatif harus memenuhi tiga syarat diantaranya :.4). tepat tanpa ada kesalahan kata demikata. hanya dengan sedikit usahadiantaranya :a. seperti : kata penanda dari lagu dua mata saya. Budha gautama. Enam -Nam : N7. antara lain adalah :menyampaikan. menurut TonyBuzan. jenis berpikir evaluatif adalah sangatmembantu dalam kreativitas karena menyebabkan kita menilai gagasangagasansecara kritis.Memecahkan persoalan secara realistic.. hidung adalah satu danseterusnya.membaca itu mencakup telaah alam raya.Dua : D3. Nabi Muhammad. sistem kata penandaini sangat membantu dalam mengingat angka. Konsonan kreatif.5.Tu : T2. Teknik berpikir kreatif. emosional dan spiritual. mengetahuiciri-ciri sesuatu dan sebagainya Menurut Quarish Shihab dalam Tafsirnya (Pustaka Hidayah 1997).jadi.3).9. otak kita memiliki satu pusat kecerdasan yangdisebut bodily . nomor telepon.Cara menggunakan sistem control adalah dengan membuatcantolan. Teknik menghafal cepat.15Misalnya apabila kita ingin menghafal 10 Tokoh berikut tanpabertukar :1.teknik menghafal cepat di sini merupakan cara menghafal lebih cepatsekaligus meningkatkan daya serap. mengusir kemalasan dan kejenuhan. mula-mula gantilah angka-angka yang akan dihafaldengan konosonan (huruf mati). kita harusbisa membedakan istilah menghafal dengan daya serap adalahkemampuan menyerap kembali data-data yang telah tersimpan dimemori. santai dan jugamembangkitkan semangat. menilai dan mengembangkannya sebaik mungkin.QuantumQuotient (kecerdasan Quantum) yang akan dibahas berikut yang akanmelejitkan intelektual.Pat : P5. St.kecerdasan gerak.

Metode pembelajaran baru telah dikembangkan oleh Creative Center for Childhood Research and Training (CCCRT) di Florida. intra. Strategi belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar telah diterapkan hampir diseluruh pusat PAUD karena memang bermain merupakan dunia anak dan media belajar yang baik untuk anak.integrasi. dengan hanya mempertimbangkankata-kata yang perlu. Salah satu cara mempercepat membaca dengan pertama melompatbelakang dan regresi dapat dihilangkan. ekstra-integrasi. ukuran fiksasi dapatdiperluas. Membacabiasanya merupakan aspek visual belajar. Pengalaman bermain yang menyenangkan dapat merangsang perkembangan anak baik secara fisik. Sehingga otak anak dirangsang untuk terus berfikir secara aktif dalam menggali pengalamannya sendiri bukan sekedar mencontoh dan menghafal saja. motivator dan evaluator.com/social-sciences/counseling/2192847-teknik-teknikquantum-quotient-kecerdasan/#ixzz1Xq4Y0tUU BCCT (Beyond Center and Circle Time) RESUME Institusi pendidikan untuk anak usia dini (PAUD) memerlukan metode pembelajaran yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi anak dan mampu merangsang seluruh aspek kecerdasan anak. baik suci maupun tidak. Sumber: http://id. asimilasi. kognisi maupun sosial. kata-kata yang perlu dipertimbangkan kirakira 10persen. Selain kualitas guru.Sedangkan menurut Tony Buzan membaca adalah hubungantimbal balik individu secara total dengan informasi simbolik. Penentuan metode pembelajaran yang sesuai dengan visi institusi pendidikan akan memudahkan bagi para pendidik untuk lebih memfokuskan pembelajaran di dalam kelas. Anak dapat belajar melalui permainan mereka sendiri. Pembelajaran berpusat pada anak dan peran guru hanya sebagai fasilitator. waktu untuksetiap fiksasi dapat mendekati yang detik. penyimpanan.shvoong. metode pembelajaran dalam suatu institusi pendidikan merupakan salah satu hal yang penting dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar. USA dikenal dengan nama metode Beyond Center and Circle Time (BCCT). tersedianya sarana dan prasarana. emosi. Metode pembelajaran yang sinergis dengan strategi belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar telah dikembangkan oleh Creative Center for Childhood .mengingat dan komunikasi. kedua.bacaan tertulis. ketiga. sisanya dapat diperkirakan dengan cerdas. dan berisi tujuh langkah berikut: pengenalan. Dalam pendekatan BCCT proses pembelajaran diatur dalam bentuk kegiatan yang ditujukan agar anak belajar dengan mengalami bukan hanya sekedar mengetahui ilmu yang ditransfer oleh guru. Khususnya institusi pendidikan untuk anak usia dini (PAUD) memerlukan metode pembelajaran yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi anak dan mampu merangsang seluruh aspek kecerdasan anak.

“anak. baik untuk anak normal maupun anak dengan kebutuhan khusus.motivator dan evaluator merupakan ciri dari metode BCCT ini. Metode BCCT ini merupakan pengembangan metode Montessori. mengeluarkan ide-ide yang dimilikinya serta menggunakan pengetahuan dan ketrampilan yang telah dialami. Metode ini juga memandang bermain sebagai media yang tepat dan satu-satunya media pembelajaran anak karena disamping menyenangkan. Menurut Jean Piaget (1972). guru tentu saja dapat menuntun anakanak dengan menyediakan bahan-bahan yang tepat tetapi yang terpenting agar anak dapat memahami sesuatu. misal: Sentra persiapan. pijakan saat bermain dan pijakan setelah bermain. sentra IT. Bagaimana cara mempraktekkan metode BCCT ini di dalam kelas ? Metode BCCT diterapkan pada kelas yang telah dirancang dalam bentuk sentra-sentra. pengalaman. Konsep belajar yang dipakai dalam metode BCCT difokuskan agar guru sebagai pendidik menghadirkan dunia nyata di dalam kelas dan mendorong anak didik membuat hubungan antara pengetahuan. Setiap guru bertanggung jawab pada 10 – 12 anak saja dengan moving class setiap hari dari satu sentra ke sentra lainnya. dan penerapan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Dalam pendekatan BCCT proses pembelajaran diharapkan mampu berjalan secara alamiah dalam bentuk kegiatan yang ditujukan agar anak belajar dengan mengalami bukan hanya sekedar mengetahui ilmu yang ditransfer oleh guru. Pembelajaran yang berpusat pada anak dan peran guru hanya sebagai fasilitator. USA dikenal dengan nama metode Beyond Center and Circle Time (BCCT). Highscope dan Reggio Emilio. ia harus menemukan sendiri”. Pijakanpijakan ini harus diikuti oleh guru guna membentuk keteraturan antara bermain dan . yaitu : pijakan lingkungan. Sedangkan tugas guru hanya memfasilitasi agar informasi yang baru mereka terima lebih bermakna serta memberikan kesempatan kepada anak untuk menemukan dan menerapkan ide-idenya sendiri.Research and Training (CCCRT) di Florida. sentra seni dan kreatifitas dan sentra sains. sentra rancang bangun. pijakan sebelum bermain. sentra IMTAQ. Metode ini telah diterapkan di Creative Pre School Florida USA selama lebih dari 25 tahun. ia harus membangun pengertian itu sendiri. kecerdasan anak dapat dikembangkan secara optimal dan anak distimulus untuk menjadi anak yang aktif. Ciri khusus yang dimiliki BCCT adalah empat pijakan. Kegiatan anak juga berpusat pada sentra-sentra main yang berfungsi sebagai pusat minat yang memiliki standart operasional prosedur yang baku dan memiliki pijakan-pijakan dalam proses pembelajarannya. sentra bermain peran baik mikro maupun makro.anak seharusnya mampu melakukan percobaan dan penelitian sendiri. menemukan sesuatu yang berguna bagi dirinya. sentra musik dan olah tubuh. Anak dibiasakan memecahkan masalah. Metode BCCT ini dapat dijadikan metode pilihan yang digunakan institusi pendidikan PAUD mengingat saat ini pendidikan masih didominasi oleh pandangan bahwa pengetahuan sebagai fakta yang harus dihafal dan gurupun masih menjadi pusat pembelajaran atau informasi. Dengan penerapan metode BCCT. kreatif dan berani. Sehingga otak anak dirangsang untuk terus berfikir secara aktif dalam menggali pengalamannya sendiri bukan sekedar mencontoh dan menghafal saja. bermain dalam setting pendidikan dapat menjadi media untuk berfikir aktif dan kreatif.

emosi maupun sosial. Kedua. Pertama. maka alangkah baiknya bila Dinas Pendidikan mengadakan diklat atau pelatihan bagi guru atau institusi yang memerlukan informasi mengenai metode ini. Oleh karena begitu penting dan bermanfaatnya metode BCCT ini dalam metode pembelajaran untuk PAUD. Sumber : http://ypk. Pijakan saat bermain merupakan waktu bagi guru untuk mencatat perkembangan dan kemampuan anak serta membantu anak bila dibutuhkan. Perlu dipahami bahwa didalam metode BCCT berlaku tiga jenis bermain. Pijakan sebelum bermain dilakukan guru dengan meminta anak untuk duduk membentuk sebuah lingkaran sambil bernyanyi. Sehingga mereka dapat dengan mudah memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Pijakan yang terakhir adalah pijakan setelah bermain dimana anak dapat menceritakan pengalaman bermain mereka serta guru dapat menggali dan menanamkan pengetahuan pada anak. bermain sensorimotor atau fungsional yang memfungsikan panca indra anak agar dapat berhubungan dengan lingkungan sekitar. Namun praktek dilapangan yang sering terjadi adalah kurang maksimalnya realisasi perangkat-perangkat metode BCCT dengan baik. Bermain sensorimotor penting untuk mempertebal sambungan antar neuron. kognisi. bermain pembangunan. Dengan demikian pendidikan khususnya PAUD dapat berkembang secara optimal dan dapat memenuhi kebutuhan anak.html . erdasarkan survei yang telah dilakukan. bermain peraan baik mikro maupun makro dimana anak diberi kesempatan menciptakan kejadian-kejadian dalam kehidupan nyata dengan cara memerankannya secara simbolik. setelah berdo’a bersama guru menjelaskan kegiatan sentra dengan alat peraga yang telah dipersiapkan.belajar.or. pusat-pusat PAUD di Surabaya yang telah menggunakan metode BCCT ini kurang lebih hanya 25 % institusi saja. Selanjutnya guru bersama anak membuat aturan bermain yang disepakati bersama. Apabila ketiga jenis bermain tersebut dapat dilakukan oleh anak secara optimal memungkinkan adanya ketuntasan belajar dan perkembangan anak baik secara fisik. Ketiga.id/in/berita-a-artikel/artikel/155-bcct. Piaget (1962) menjelaskan bahwa kesempatan main pembangunan membantu anak untuk mengembangkan ketrampilannya yang akan mendukung keberhasilan sekolahnya dikemudian hari. guru menata lingkungan yang sesuai dengan kapasitas dan keragaman jenis permainan anak. Dalam pijakan lingkungan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful