ANC Pada Ibu Hamil Trimester 1

Dosen Pembimbing:

Okta Fitriani, Amd.Keb, SKM

DisusunOleh:

Kurnia Gusti

Utami

PO 7124209791 Kementrian Kesehatan Republic Indonesia Politeknik Kesehatan Riau Jurusan D III Kebidanan Pekanbaru 2011

serta dapat menekan AKI. 1 Desember 2011 Penulis . ini Pekanbaru. Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah memberikan pengarahan serta pihak.pihak yang ikut berpartisipasi dalam penyusunan makalah ini. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik maupun saran yang membangun demi lebih baiknya makalah dikemudian hari. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi banyak pihak terutama mahasiswi kebidanan dalam meningkatkan pengetahuannya tentang Antenatal Care. Akan tetapi seperti kata pepatah. Penulis telah berusaha sebaik mungkin dalam menulis dan membuat makalah ini.Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah tentang ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER I. sehingga menjadi ujung tombak yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. tak ada gading yang tak retak.

Biasanya kehamilan ini dimulai dari hubungan seksual kemudian terjadinya pertemuan antara sel sperma dan ovum. Pemeriksaan kehamilan ( Antenatal Care ) yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan angka kecacatan dan kematian baik ibu maupun janin. Namun ternyata masih banyak ibu hamil yang tidak memperhatikan pentingnya ANC ini. Mampu menegakkan diagnosa dari pengkajian data yang telah di dapatkan . dimana dalam hal ini di khususkan pada kasus kehamilan trimester I yang penulis temui dilahan praktik klinik kebidanan RB Jambu Mawar. serta menemukan kelainan dalam kehamilan dalam waktu dini sehingga dapat diobati secepatnya. Hal inilah yang melatar belakangi penulis untuk menyusun makalah dengan judul Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil.BAB I PENDAHULUAN 1. Mampu melakukan pengkajian data pada ibu hamil trimester I 2.sama mempelajari dan memahami pentingnya ANC dalam menekan AKI dan AKB. Sehingga pembaca maupun penulis makalah ini dapat sama. sehingga terjadilah ovulasi sampai partus adalah kira-kira8 hari hingga 40 minggu kehamilan yang disebut sebagai kehamilan matur.1 LATAR BELAKANG Kehamilan merupakan suatu hal yang alami yang akan dialami oleh setiap wanita yang normal dan wanita yang telah menikah. 1. Antenatal care atau pemeriksaan kehamilan ditujukan untuk menyiapkan baik fisik maupun mental ibu di dalam masa kehamilan dan kelahiran. sehingga banyak komplikasi pada kehamilan dan persalinan yang terlambat untuk ditangani.2 TUJUAN Tujuan Umum: Agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami kerangka berfikir seorang bidan dalam pemberian asuhan kebidanan Tujuan Khusus : 1.

3. Mampu melakukan penatalaksanaan dari asuhan yang direncanakan 6. Mampu melakukan tindakan segera apabila ada masalah potensial 4. . Mampu mengevaluasi atas tindakan yang telah dilakukan 7. Mampu melakukan perencanaan asuhan yang akan diberikan 5. Mampu melakukan pendokumentasian sesuai SOAP.

1997) Kehamilan adalah dikandungnya janin hasil pembuahan sel telur oleh sel sperma ( Kushartanti. berikut dijelaskan mengenai perubahan fisik yang terjadi pada ibu hamil berdasarkan buku yang berjudul konsep asuhan kebidanan yaitu: a.1. Trimester 1 yang Tanda fisik pertama yang dapat dilihat adalah adanya spooting atau perdarahan sedikit terjadi sekitar 11 hari setelah konsepsi ( bertemunya sel sperma dan sel ovum).1 Defenisi Kehamilan Kehamilan merupakan suatu hal yang alami yang akan dialami oleh setiap wanita yang normal dan wanita yang telah menikah. Kehamilan adalah rangkaian peristiwa yang baru terjadi bila ovum dibuahi dan pembuahan ovum akhirnya berkembang sampai menjadi fetus yang aterm( Guyton.BAB II TINJAUAN TEORITIS 2. Biasanya kehamilan ini dimulai dari hubungan seksual kemudian terjadinya pertemuan antara sel sperma dan ovum. 2000 ) 2. Lamanya hamil normal adalah 280 hari ( 40 minggu atau 9 bulan 7 hari) sejak hari pertama haid terakhir ( Hanifa. 2004 ) Masa kehamilan dimulai dan konsepsi sampai lahirnya janin.1.1 KEHAMILAN 2. perdarahan ini terjadi sebelum ibu mendapatkan . sehingga terjadilah ovulasi sampai partus adalah kira-kira 8 hari hingga 40 minggu kehamilan yang disebut sebagai kehamilan matur. Jika ibu mempunyai siklus haid 28 hari.2 Fisiologi Kehamilan Kehamilan melibatkan perubahan fisik maupun emosional dari ibu serta perubahan sosial dari keluarga.

Perubahan fisik lainnya yaitu adanya nyeri dan pembesaran pada payudara diikuti oleh rasa kelelahan yang kronis dan sering kencing. 2. b. Perdarahan implantasi ini biasanya berlangsung kurang dari lamanya haid normal. Penambahan berat badan sekitar 5-6 kg selama trimester ke2. Sementara itu. Payudara akan mulai mengeluarkan colostrum. Trimester 2 Uterus akan tumbuh pada usia kehamilan 16 minggu uterus biasanya berada pada pertengahan antara simfisis pubis dan pusat.haidnya. morning sickness atau mual muntah dipagi hari biasanya dimulai pada usia kehamilan 8 minggu dan mungkin berakhir sampai 12 minggu.2 ANTENATAL CARE 2. . Keadaan sering kencing akan timbul kembali. Trimester 3 Pada usia kehamilan 28 minggu fundus akan berada disekitar pusat dan xhipoid.1 Definisi Antenatal care adalah cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil normal dan mendeteksi ibu dalam kehamilan normal. ( Anonim. striae gravidarum dan linea nigra. Payudara akan terasa nyeri dan penuh. 2003: 11). Pada usia 32-36 minggu fundus dapat mencapai prosesus xhipoid. Adapun kenaikan berat badan yang terjadi pada trimester 1 sekitar 1-2 kg.2. Perdarahan ini disebut implantasi. c. Terjadinya perasaan nyeri punggung karena tahanan di punggung semakin besar. Ibu mulai merasakan gerakan bayinya dan akan timbul perubahan kulit seperti cloasma. Mulai terjadi mules yang semakin meningkat. pada usia 20 minggu fundus akan berada disekitar pusat.

Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal 2. Dua kali pada teriwulan ketiga. mental dan sosial ibu dan bayi. Satu kali pada triwulan kedua.2.2 Tujuan Asuhan Antenatal. melahirkan dengan selamat. g. e. b. d. c. Ukur tekanan darah.2. kebidanan dan pembedahan. Mempersiapkan persalinan cukup bulan. ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. yaitu: a. b. Satu kali pada triwulan pertama.2.3 Kebijakan Program Pemeriksaan kehamilan dilaksanakan minimal 4 kali selama kehamilan. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal. minimal 90 tablet selama kehamilan. 2. a. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi.4 Pelayanan atau Asuhan Standar minimal termasuk ³7T´ a. Test terhadap penyakit menular seksual. b. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik. f. (Saifuddin. Mengenali secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil. Ukur tinggi fundus uteri. c.2. 2004: 90) . e. Temu wicara dalam rangka persiapan rujukan. Timbang berat badan. Pemberian tablet Fe. f. d. c. Pemberian imunisasi Tetanus Toksoid secara lengkap. termasuk riwayat penyakit secara umum.

kebersihannya. perdarahan. puting menonjol atau tidak. palpasi TFU. konjungtiva dan sklera. kepucatan pada kuku. oedema pada wajah. luka (lesi). Vagina meliputi cairan yang keluar.2.2.6 Kebijakan Teknis a.5 Penilaian Klinik a. reflek patella. Mengupayakan kehamilan yang sehat . lymfe dan vena jugularis serta reflek menelannya. 2. Pada ektremitas bagian bawah memeriksa varices. auskultasi DJJ (jika > 18 minggu). Anamnesa terdiri dari informasi biodata. ada massa atau tidak. adakah pembesaran nodul axilla. mobilitas. riwayat sosial ekonomi. 4) Abdomen meliputi inspeksi luka bekas operasi. pengeluaran kolostrum.2. riwayat kehamilan yang lalu. riwayat kehamilan sekarang. kelunakan posisi. cairan yang keluar. darah dan adakah massa. tertutup atau membuka. riwayat kesehatan dan penyakit yang diderita. benjolan abnormal pada kepala. Pemeriksaan Fisik : 1) Pemeriksaan Fisik Umum meliputi pemeriksaan tinggi badan. palpasi uretra adakah pembengkakkan kelenjar skene dan kelenjar bartholini serta adakah pengeluaran cairan. luka. oedema. b) Genetalia Dalam (internal) : Servik meliputi cairan yang keluar. dan oedema pada kaki. pembengkakan pada kelenjar tiroid. reflek daerah bisep dan trisep. palpasi bagaimana. lesi. serta tanda-tanda vital. adakah retraksi atau dimpling. 6) Genetal a) Genetal Luar (Eksternal) : varises. oedema. presentasi dan penurunan kepala (kalau lebih dari 36 minggu). 3) Payudara meliputi ukuran dan bentuk payudara. 2) Kepala dan Leher meliputi pemeriksaan rambut dan kulit kepala. 5) Tangan dan kaki meliputi kepucatan pada kuku. keadaan mulut dan gigi. berat badan. b.

e.1 : Jadwal Imunisasi TT Lama Perlindungan 3 tahun 5 tahun 10 tahun 25 tahun/ seumur hidup Antigen Interval Kunjungan antenatal pertama 4 minggu setelah TT1 6 bulan setelah TT1 1 tahun setelah TT3 1 tahun setelah TT4 %Perlindungan TT1 TT2 TT3 TT4 TT5 90 95 99 99 (Sumber: Saifuddin.2. Perdarahan pervaginam.8 Tanda Bahaya Kehamilan Selama periode antenatal bidan harus mampu mewaspadai terhadap tanda-tanda dalam kehamilan. Perencanaan antisipatif dan persiapan dini untuk melakukan rujukan jika terjadi komplikasi 2. c. f. Sakit kepala yang hebat (menetap dan tidak hilang) Perubahan visual secara tiba-tiba (pandangan kabur. 2004: 91) 2.7 Jadwal Imunisasi TT Tabel 1. tidak seperti biasanya. melakukan penatalaksanaan awal serta rujukan bila diperlukan c. Gerakan janin berkurang. Ada 6 tanda bahaya dalam kehamilan diantaranya: a. Oedema pada muka atau tangan. Melakukan deteksi dini komplikasi.2. Jika tanda bahaya tidak mampu terdeteksi dapat menyebabkan kematian ibu. Persiapan persalinan yang sehat dan aman d.b. d. b. rabun senja) Nyeri abdomen yang berat. .

d. Kelainan tali pusat seperti kelainan insersi.10 Komplikasi Pada Kehamilan a.2. plasenta spuria. Penyakit dan kelainan plasenta 1) Penyakit-penyakit pada plasenta yaitu infark plasenta. Ketidaknyamanan ini merupakan bagian dari perubahan yang terjadi pada tubuh ibu selama kehamilan. Beberapa ketidaknyamanan yang umum pada kehamilan antara lain: mual muntah. saliva yang berlebihan. hyperpigmentasi pada wajah dan payudara. dan .2003:71) 2. pre-eklampsi dan eklampsi. Gestasi berupa hiperemesis gravidarum. b. varices. kalsifikasi disfungsi plasenta. plasenta membranase dan plasenta sirkumpalata. Penyebab utamanya adalah karena pengaruh hormonal. partus prematurus dan partus imaturus (persalinan kurang bulan).2. kram pada kaki. f. gusi berdarah.9 Ketidaknyamanan Pada Kehamilan Selama kehamilan ibu mengalami ketidaknyamanan yang fisiologis. supine hypotention. 2) Kelainan bentuk plasenta yaitu plasenta suksentaria. haemoroid. keletihan. Kelainan dalam tenggang waktu umur kehamilan yaitu abortus. nyeri selama berhubungan seks. kaki bengkak dan nyeri pada ligamentum rotundum. c. Kelainan janin. Kelainan tempat kehamilan yaitu kehamilan ektopik (KE). i. Perdarahan antepartum yaitu plasenta previa dan solusio plasenta. nyeri punggung bagian bawah. konstipasi. h. 3) Kelainan implantasi plasenta yaitu implantasi dibagian bawah sehingga menimbulkan berbagai bentuk plasenta previa dan implantasi plasenta terlalu dalam. e. Kelainan air ketuban g. simpul tali pusat dan lilitan tali pusat. (Anonim. peningkatatan pengeluaran vagina. Kelainan telur misal mola hidatidosa. plasenta.2. sakit kepala. sering kencing.

Akmal : 34thn : Islam : SMA : Wiraswasta : Jalan Pemuda :Cara masuk : Tanggal / Pukul Pengkajian : 07 ± 11 ± 2011 : 09.00 WIB CI Lapangan :Bidan Winalti Penaggung Jawab : SuamiKlien ALASAN KUNJUNGAN / DIRAWAT / KELUHAN UTAMA : ³Ibu dating ingin memriksakan kehamlannya. Telp : Tn. . Telp : 31 thn : Islam : SMA : IRT : Jalan Pemuda :NamaSuami Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat No. Data Subjektif BIODATA NamaKlien/ Ibu :Ny. Rama Denis Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat No.BAB III TINJAUAN KASUS FORMAT PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN RB Jamb uMawar Nomor RM : PENGKAJIAN ANC Mahasiswa : Kurnia Gusti Utami A 1. dengan keluhan mual muntah dan cepat lelah.

Riwayat Kehamilan/ Persalinans ekarang :G1P0 A0 H0 Pertama kali periksa kehamilan ini pada UK : 5 minggu . Bibi ) yang pernahmenderitasakit: HamilKembar ( Neneksuami) Riwayat yang Berhubungan Dengan masalah Kesehatan Reproduksi : Tidak Ada Genogram : 6. Kesimpulan : 9. Kelelahan Imunisasi : Tidak ada Pengobatan yang pernah diberikan : Vit. Tahun Ke : 1 tahun 4. 8. di : Rumah Bersalin Oleh : Bidan Pemeriksaan kali iniygke :2 Masalah pada kehamilan ini : Kehamilan Muda : Mual. 7.2. dimana dan kapan ) Tidakada RiwayatPenyakitKeluarga ( Ayah. Riwayat Penyakit / Operasi yang lalu : ( jenispenyakit / operasi. Riwayat Keluarga Berencana Metode KB yang dipakai : tidak ada Komplikasi :- Lama : - . Riwayat Menstruasi : HPHT : 15 ± 03 ± 2011 Siklus Haid : 28 ± 30 Hari Riwayat perkawinan: Perkawinan Ke : I Usia Saat Kawin : 24thn Tafsiran Partus : 22 ± 11 ± 2011 3. Muntah. Ibu. B6 5. Adik. Paman.

10. danKeluarga lain Masalah / gangguan pada pola istirahat dan psikososial : Tidakada B 1. Orang tua.30C TB : 158 cm LILA : 26 cm : Tidakikterus : TidakPucat : Jelas : Tidakada : Tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan : Tidak simetris : Datar : Bersih : Belum Tampak : Tidak ada : belum teraba :- . DATA OBJEKTIF PEMERIKSAAN FISIK Keadaan Umum Kesadaran : Kompos Mentis Sikap Tubuh : Normal Tanda-tanda Vital : TD : 110/70 N : 84 x/menit Turgor : Baik BB sekarang : 47 kg BB sebelum hamil : 47 kg Rambut / Kepala : Bersih Mata : Seklera Konjungtiva Penglihatan Alat Bantu Muka Gigi Telinga Leher Payudara Putting susu Areola Mammae Pengeluaran ASI Abdomen Luka operasi Pembearan Striae P : 20 x/menitS : 36. Mertua.7 gelas/hari Jenis makanan / minuman yang sering dikonsumsi : Pola eliminasi : BAK : 5 ± 6 kali/hari BAB : 1 kali/hari Kelaianan / masalah yang ditemukan pada pola eliminasi : Tidak Ada PolaIstirahat : Tidur : 6 ± 7 jam/hari Psikososial : Penerimaan klien terhadap kehamilan ini : Senang Sosial Support : Suami. PolaMakan / Minum / Eliminasi / Istirahat / Psikososial : Makan : 3 kali/hari Minum : 6 .

Hindari makanan yang berminyak. 5. Makan sesuatu yang manis (permen). dankelelahan Penatalaksanaan : 1. Hirup udara segar. b. bahkan setiap 2 jam 2. nadilebihcepat. terlalupedas. ibu mengalami ketidaknyamanan normal pada kehamilan muda. AsuhankebidananMualmuntah : 1. Bangun dari tidur secara perlahan dan hindari melakukan gerakan secara tiba-tiba 6. Mengiformasikan hasil pemeriksaan :tekanandarah ibu normal 110/70 mmHg. Makan biskuit kering atau roti bakar sebelum bangun pagi 3. Merasalelahkarenatubuhibuharusmensuplaidan mendukung nutrisi untuk kehamilan. 4. d. Asuhan kebidanan Kelelahan : 1. ibu mengalami nausea. 5. minuman (jus buah)atauminum air hangat sebelum tidur malam dan sesudah bangun pagi 4. Mual yang dialami ibu akibat ketidakseimbangan hormone yang terjadi pada tubuh ibu diawal kehamilan hal ini mengakibatkan asam lambung ( HCl) meningkat sehingga ibu sering merasa mual bahkan sampai muntah terutama di pagi hari saat lambung masih kosong. emisis gravidarum. Ibu harus sering beristirahat 3. 3. Yakinkan bahwa hal ini normal terjadi dalam kehamilan 2. c. amis dan berbau tajam karena dapat menambah mual serta merangsang muntah. UsiaKehamilan : 10 minggu 2 hari. : Nigra : Tidak tampak cacat dan tidak ada oedema : ka / ki (+) : normal PemeriksaanPenunjang : Tidak Ada Hal yang masih perlu dikaji namun tidak tercantum dalam format Tidakada Kesimpulan / Diagnosa / Masalah : IbuG1P0 A0 H0. pastikan cukup udara di dalam rumah 3. Makan porsi kecil tapi sering. Menjelaskan pada ibu mengenai keluhanya dan asuhan kebidanan yg diberikan: a. Aktivitas sedang dan nutrisi yang baik dapat mengurangi kelelahan . Memina Hubungan baik dengan ibu dan keluarga 2.Linea Ekstremitas Reflek patella Akral 2. Jantung terasa lebih cepat dandetaknyalebihkuat. usia kehamilan 10 ± 11 minggu.

Vit. Probion : 1 x 1 / hari 3. Tidak perlu memberikan obat-obatan 5.4. B6 : 1 x 1 / hari 2. Suplemen vitamin bisa membantu e. Pekanbaru. Ibu mengerti denganpenjelasan yang diberikan 4. Memberi ibu : 1. Menganjurkan ibu kunjungan ulang 1 bulan lagi atau bila ada keluhan. 7 November 2011 Mahasiswi Kurnia Gusti Utami P0 7124209 791 . C : 2 x 2 / hari Ibu bersedia meminum obat 5.

menjelaskan pada ibu mengenai keluhan dan asuhan kebidanan yang diberikan. Pelaksanaan yang dilakukan sesuai dengan perncanaan yang di buat. Pada Diagnosis di atas penulis tidak menemukan kesenjangan antara teori praktek.1 Pengkajian Pembahasan Merupakan Analisis penulis mengenai kesenjangan yang terjadi antara tinjauan teori dengan kenyataan yang ada pada teori masalah yang timbul pada trimester II keputihan Pada kasus Ny. 4. intervensi. ibu pun mengerti dengan penjelasan yang diberikan. Dalam pelaksanaan juga tidak dilakukan intervensi yang tidak diperlukan oleh ibu.3 Identifikasi Diagnosa /masalah Secara teori pada kasus ini diagnosa yang di tegakkan adalah G1 P0 A0 H0. muntah dan kelelahan 4.11 minggu yaitu belum teraba ( masih berada dalam rongga panggul)  Adanya diperut ibu linea yaitu nigra  Keluhan : mual. muntah dan kelelahan. ³R´ pada masa kehamilan di RB Jambu Mawar maka banyak kesamaan antara yang ditemukan dilahan praktek dengan teori yang ada. 4.30C  TFU pada usia kehamilan 10 . memberitahukan pada ibu dan keluarga tentang hasil pemeriksaan. 4.4 Merencankaan Asuhan yang Menyeluruh Secara teori perencanaan yang dibuat sesuai diagnose atau masalah yang ditemukan pada saat pengkajiaan. muntah serta kelelahan. yang mana perencanaan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang dialami ibu.BAB 1V PEMBAHASAN 4. ³R´ G1P0A0H0 dengan UK 10-11 minggu. implementasi dan evaluasi yang telah dilakukan berdasarkan masalah yang muncul terhadap Ny. Ibu mengeluh mengalami mual. Member tablet Fe serta vitamin pada ibu serta menganjurkan ibu melakukan .2 Interpretasi Data-data yang di temukan sesuai dengan konsep teori yang ada:  Keadaan umum ibu.6 Pelaksanaan Pada konsep asuhan pelaksanaannya antara lain membina hubungan baik dengan ibu. ibu mengeluh mual.Usia kehamilan ibu 10 minggu 2 hari.tanda-tanda vital dalam batas normal TD : 110/70 N : 84 x/menit P : 20 x/menit S : 36.

.kunjungan ulang. Sehingga penatalaksanaan berjalan dengan lancer dan ibu mengerti terhada ppenjelasan yang di berikan. 4. Sedangkan pada kasus yang ditemukan di lahan praktek sesuai dengan konsep asuhan.´R.7 Evaluasi Setelah dilakukan pemeriksaan dengan penerapan manajemen kebidanan yang baik pada Ny.

dua kali kunjungan selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke-36) Walaupun demikian. Dalam melakuan pemriksan antenatal care. Tujuan pendokumentasian ini yaitu agar dapat memantau perkembangan kehamilan ibu. Pemeriksaan inilah yang disebut dengan antenatal care. 5. yaitu : 1. baik trimester I. disarankan juga kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya dengan jadwal sebagai berikut : 1. Sehingga ibu dapat mempersiapkan diri selama kehamilan untuk mengahdapi persalinan dan nifas. dan juga Trimester III. satu kali kunjungan selama trimester pertama (sebelum 14 minggu) 2. persiapan persalinan.BAB V PENUTUP 5. trimester II. ada pembagian waktunya sesuai dengan standar WHO. . Masing ± masing keluhan tersebut dapat diatasi atau ditangani sesuai dengan pembagian trimester nya dengan melakukan pemriksaan. sehingga jika terdapat tanda bahaya kehamilan dapat segera diatasi. satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28) 3. satu kali kunjungan dalam 1 minggu pada kehamilan 36 ± 40 minggu Setiap melakukan antenatal care. satu kali kunjungan dalam 2 minggu pada kehamilan 28 ± 36 minggu 3.2 Saran Sebaiknya sebagai tenaga kesehatan lebih banyak memberikan informasi kepada ibu mengenai cara mengatasi ketidaknyamanan pada ibu hamil. satu kali kunjungan dalam 4 minggu sampai dengan kehamilan 28 minggu 2.1 Kesimpulan Setiap ibu hamil memiliki resiko dalam menghadapi kehamilannya. dilakukan pndokumentasian. Berbagai macam keluhan atau ketidaknyamanan dirasakan pada ibu hamil. tanda persalinan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful