ANC Pada Ibu Hamil Trimester 1

Dosen Pembimbing:

Okta Fitriani, Amd.Keb, SKM

DisusunOleh:

Kurnia Gusti

Utami

PO 7124209791 Kementrian Kesehatan Republic Indonesia Politeknik Kesehatan Riau Jurusan D III Kebidanan Pekanbaru 2011

1 Desember 2011 Penulis .Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah tentang ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER I. Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah memberikan pengarahan serta pihak. serta dapat menekan AKI. Akan tetapi seperti kata pepatah. tak ada gading yang tak retak. sehingga menjadi ujung tombak yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak.pihak yang ikut berpartisipasi dalam penyusunan makalah ini. ini Pekanbaru. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik maupun saran yang membangun demi lebih baiknya makalah dikemudian hari. Penulis telah berusaha sebaik mungkin dalam menulis dan membuat makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi banyak pihak terutama mahasiswi kebidanan dalam meningkatkan pengetahuannya tentang Antenatal Care.

sehingga banyak komplikasi pada kehamilan dan persalinan yang terlambat untuk ditangani. sehingga terjadilah ovulasi sampai partus adalah kira-kira8 hari hingga 40 minggu kehamilan yang disebut sebagai kehamilan matur.2 TUJUAN Tujuan Umum: Agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami kerangka berfikir seorang bidan dalam pemberian asuhan kebidanan Tujuan Khusus : 1. serta menemukan kelainan dalam kehamilan dalam waktu dini sehingga dapat diobati secepatnya. Sehingga pembaca maupun penulis makalah ini dapat sama. Mampu menegakkan diagnosa dari pengkajian data yang telah di dapatkan . Pemeriksaan kehamilan ( Antenatal Care ) yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan angka kecacatan dan kematian baik ibu maupun janin. dimana dalam hal ini di khususkan pada kasus kehamilan trimester I yang penulis temui dilahan praktik klinik kebidanan RB Jambu Mawar. Hal inilah yang melatar belakangi penulis untuk menyusun makalah dengan judul Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil. Antenatal care atau pemeriksaan kehamilan ditujukan untuk menyiapkan baik fisik maupun mental ibu di dalam masa kehamilan dan kelahiran. Mampu melakukan pengkajian data pada ibu hamil trimester I 2.sama mempelajari dan memahami pentingnya ANC dalam menekan AKI dan AKB. Namun ternyata masih banyak ibu hamil yang tidak memperhatikan pentingnya ANC ini. Biasanya kehamilan ini dimulai dari hubungan seksual kemudian terjadinya pertemuan antara sel sperma dan ovum.BAB I PENDAHULUAN 1. 1.1 LATAR BELAKANG Kehamilan merupakan suatu hal yang alami yang akan dialami oleh setiap wanita yang normal dan wanita yang telah menikah.

. Mampu melakukan penatalaksanaan dari asuhan yang direncanakan 6.3. Mampu melakukan tindakan segera apabila ada masalah potensial 4. Mampu melakukan pendokumentasian sesuai SOAP. Mampu melakukan perencanaan asuhan yang akan diberikan 5. Mampu mengevaluasi atas tindakan yang telah dilakukan 7.

Jika ibu mempunyai siklus haid 28 hari. berikut dijelaskan mengenai perubahan fisik yang terjadi pada ibu hamil berdasarkan buku yang berjudul konsep asuhan kebidanan yaitu: a.1. 2000 ) 2. Kehamilan adalah rangkaian peristiwa yang baru terjadi bila ovum dibuahi dan pembuahan ovum akhirnya berkembang sampai menjadi fetus yang aterm( Guyton. Lamanya hamil normal adalah 280 hari ( 40 minggu atau 9 bulan 7 hari) sejak hari pertama haid terakhir ( Hanifa.2 Fisiologi Kehamilan Kehamilan melibatkan perubahan fisik maupun emosional dari ibu serta perubahan sosial dari keluarga.1.1 Defenisi Kehamilan Kehamilan merupakan suatu hal yang alami yang akan dialami oleh setiap wanita yang normal dan wanita yang telah menikah.1 KEHAMILAN 2. perdarahan ini terjadi sebelum ibu mendapatkan . 2004 ) Masa kehamilan dimulai dan konsepsi sampai lahirnya janin. 1997) Kehamilan adalah dikandungnya janin hasil pembuahan sel telur oleh sel sperma ( Kushartanti.BAB II TINJAUAN TEORITIS 2. Trimester 1 yang Tanda fisik pertama yang dapat dilihat adalah adanya spooting atau perdarahan sedikit terjadi sekitar 11 hari setelah konsepsi ( bertemunya sel sperma dan sel ovum). sehingga terjadilah ovulasi sampai partus adalah kira-kira 8 hari hingga 40 minggu kehamilan yang disebut sebagai kehamilan matur. Biasanya kehamilan ini dimulai dari hubungan seksual kemudian terjadinya pertemuan antara sel sperma dan ovum.

. Adapun kenaikan berat badan yang terjadi pada trimester 1 sekitar 1-2 kg. Keadaan sering kencing akan timbul kembali. Ibu mulai merasakan gerakan bayinya dan akan timbul perubahan kulit seperti cloasma. Pada usia 32-36 minggu fundus dapat mencapai prosesus xhipoid. ( Anonim. Mulai terjadi mules yang semakin meningkat. Perubahan fisik lainnya yaitu adanya nyeri dan pembesaran pada payudara diikuti oleh rasa kelelahan yang kronis dan sering kencing. striae gravidarum dan linea nigra. Perdarahan ini disebut implantasi. 2003: 11). Trimester 2 Uterus akan tumbuh pada usia kehamilan 16 minggu uterus biasanya berada pada pertengahan antara simfisis pubis dan pusat. Payudara akan mulai mengeluarkan colostrum.1 Definisi Antenatal care adalah cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil normal dan mendeteksi ibu dalam kehamilan normal. Terjadinya perasaan nyeri punggung karena tahanan di punggung semakin besar. Sementara itu.2 ANTENATAL CARE 2.haidnya. pada usia 20 minggu fundus akan berada disekitar pusat. b. 2. Penambahan berat badan sekitar 5-6 kg selama trimester ke2. c. Perdarahan implantasi ini biasanya berlangsung kurang dari lamanya haid normal. Payudara akan terasa nyeri dan penuh. morning sickness atau mual muntah dipagi hari biasanya dimulai pada usia kehamilan 8 minggu dan mungkin berakhir sampai 12 minggu.2. Trimester 3 Pada usia kehamilan 28 minggu fundus akan berada disekitar pusat dan xhipoid.

b. f. kebidanan dan pembedahan. Mengenali secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil. e. c. b. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi. Satu kali pada triwulan kedua. Test terhadap penyakit menular seksual.2.2 Tujuan Asuhan Antenatal. Dua kali pada teriwulan ketiga. Mempersiapkan persalinan cukup bulan. d. d. 2004: 90) . e. Timbang berat badan. minimal 90 tablet selama kehamilan. g. c. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal 2. Ukur tekanan darah.3 Kebijakan Program Pemeriksaan kehamilan dilaksanakan minimal 4 kali selama kehamilan. ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. Temu wicara dalam rangka persiapan rujukan. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik.2. termasuk riwayat penyakit secara umum. f. melahirkan dengan selamat. 2. Ukur tinggi fundus uteri.2. Pemberian tablet Fe. yaitu: a. a. c. mental dan sosial ibu dan bayi. (Saifuddin. b. Satu kali pada triwulan pertama. Pemberian imunisasi Tetanus Toksoid secara lengkap.4 Pelayanan atau Asuhan Standar minimal termasuk ³7T´ a.2. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal.

serta tanda-tanda vital.2. darah dan adakah massa. riwayat sosial ekonomi. Vagina meliputi cairan yang keluar. ada massa atau tidak. 2) Kepala dan Leher meliputi pemeriksaan rambut dan kulit kepala. palpasi TFU.6 Kebijakan Teknis a. adakah pembesaran nodul axilla. oedema. palpasi uretra adakah pembengkakkan kelenjar skene dan kelenjar bartholini serta adakah pengeluaran cairan. riwayat kehamilan sekarang. riwayat kesehatan dan penyakit yang diderita. kepucatan pada kuku. Pemeriksaan Fisik : 1) Pemeriksaan Fisik Umum meliputi pemeriksaan tinggi badan. 3) Payudara meliputi ukuran dan bentuk payudara. 2. presentasi dan penurunan kepala (kalau lebih dari 36 minggu). oedema. oedema pada wajah. b. pengeluaran kolostrum. palpasi bagaimana.2. 5) Tangan dan kaki meliputi kepucatan pada kuku. berat badan. Pada ektremitas bagian bawah memeriksa varices. Anamnesa terdiri dari informasi biodata. auskultasi DJJ (jika > 18 minggu). cairan yang keluar. kebersihannya. lesi. Mengupayakan kehamilan yang sehat . dan oedema pada kaki.5 Penilaian Klinik a. riwayat kehamilan yang lalu. reflek patella. 4) Abdomen meliputi inspeksi luka bekas operasi. mobilitas. adakah retraksi atau dimpling. lymfe dan vena jugularis serta reflek menelannya. reflek daerah bisep dan trisep.2. luka (lesi). benjolan abnormal pada kepala. puting menonjol atau tidak. tertutup atau membuka. konjungtiva dan sklera. keadaan mulut dan gigi. luka. pembengkakan pada kelenjar tiroid. kelunakan posisi. perdarahan. 6) Genetal a) Genetal Luar (Eksternal) : varises. b) Genetalia Dalam (internal) : Servik meliputi cairan yang keluar.

rabun senja) Nyeri abdomen yang berat. Perencanaan antisipatif dan persiapan dini untuk melakukan rujukan jika terjadi komplikasi 2. c.b. tidak seperti biasanya. e.7 Jadwal Imunisasi TT Tabel 1. Jika tanda bahaya tidak mampu terdeteksi dapat menyebabkan kematian ibu. Sakit kepala yang hebat (menetap dan tidak hilang) Perubahan visual secara tiba-tiba (pandangan kabur. melakukan penatalaksanaan awal serta rujukan bila diperlukan c. . Perdarahan pervaginam. f.2.1 : Jadwal Imunisasi TT Lama Perlindungan 3 tahun 5 tahun 10 tahun 25 tahun/ seumur hidup Antigen Interval Kunjungan antenatal pertama 4 minggu setelah TT1 6 bulan setelah TT1 1 tahun setelah TT3 1 tahun setelah TT4 %Perlindungan TT1 TT2 TT3 TT4 TT5 90 95 99 99 (Sumber: Saifuddin. d. Persiapan persalinan yang sehat dan aman d. Melakukan deteksi dini komplikasi.2. Oedema pada muka atau tangan. 2004: 91) 2.8 Tanda Bahaya Kehamilan Selama periode antenatal bidan harus mampu mewaspadai terhadap tanda-tanda dalam kehamilan. b. Gerakan janin berkurang. Ada 6 tanda bahaya dalam kehamilan diantaranya: a.

supine hypotention. Kelainan dalam tenggang waktu umur kehamilan yaitu abortus. i. sering kencing. varices. Kelainan tempat kehamilan yaitu kehamilan ektopik (KE). c. Kelainan air ketuban g. hyperpigmentasi pada wajah dan payudara. Gestasi berupa hiperemesis gravidarum. plasenta membranase dan plasenta sirkumpalata. gusi berdarah. haemoroid. nyeri selama berhubungan seks. d. kalsifikasi disfungsi plasenta. Kelainan janin. Perdarahan antepartum yaitu plasenta previa dan solusio plasenta. (Anonim. 3) Kelainan implantasi plasenta yaitu implantasi dibagian bawah sehingga menimbulkan berbagai bentuk plasenta previa dan implantasi plasenta terlalu dalam. Penyebab utamanya adalah karena pengaruh hormonal.10 Komplikasi Pada Kehamilan a.2.9 Ketidaknyamanan Pada Kehamilan Selama kehamilan ibu mengalami ketidaknyamanan yang fisiologis. plasenta. f. pre-eklampsi dan eklampsi. simpul tali pusat dan lilitan tali pusat. nyeri punggung bagian bawah. 2) Kelainan bentuk plasenta yaitu plasenta suksentaria. Ketidaknyamanan ini merupakan bagian dari perubahan yang terjadi pada tubuh ibu selama kehamilan. Beberapa ketidaknyamanan yang umum pada kehamilan antara lain: mual muntah. plasenta spuria. dan . partus prematurus dan partus imaturus (persalinan kurang bulan). saliva yang berlebihan.2003:71) 2. Kelainan telur misal mola hidatidosa. e. keletihan. h. Penyakit dan kelainan plasenta 1) Penyakit-penyakit pada plasenta yaitu infark plasenta. konstipasi. sakit kepala. Kelainan tali pusat seperti kelainan insersi. kaki bengkak dan nyeri pada ligamentum rotundum.2.2. kram pada kaki. b. peningkatatan pengeluaran vagina.

Rama Denis Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat No. Akmal : 34thn : Islam : SMA : Wiraswasta : Jalan Pemuda :Cara masuk : Tanggal / Pukul Pengkajian : 07 ± 11 ± 2011 : 09. Telp : 31 thn : Islam : SMA : IRT : Jalan Pemuda :NamaSuami Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat No.BAB III TINJAUAN KASUS FORMAT PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN RB Jamb uMawar Nomor RM : PENGKAJIAN ANC Mahasiswa : Kurnia Gusti Utami A 1. Data Subjektif BIODATA NamaKlien/ Ibu :Ny.00 WIB CI Lapangan :Bidan Winalti Penaggung Jawab : SuamiKlien ALASAN KUNJUNGAN / DIRAWAT / KELUHAN UTAMA : ³Ibu dating ingin memriksakan kehamlannya. . Telp : Tn. dengan keluhan mual muntah dan cepat lelah.

Tahun Ke : 1 tahun 4. dimana dan kapan ) Tidakada RiwayatPenyakitKeluarga ( Ayah. Paman. Bibi ) yang pernahmenderitasakit: HamilKembar ( Neneksuami) Riwayat yang Berhubungan Dengan masalah Kesehatan Reproduksi : Tidak Ada Genogram : 6. 8. Kesimpulan : 9. Riwayat Penyakit / Operasi yang lalu : ( jenispenyakit / operasi. B6 5. 7. Muntah. Ibu. Riwayat Menstruasi : HPHT : 15 ± 03 ± 2011 Siklus Haid : 28 ± 30 Hari Riwayat perkawinan: Perkawinan Ke : I Usia Saat Kawin : 24thn Tafsiran Partus : 22 ± 11 ± 2011 3.2. Kelelahan Imunisasi : Tidak ada Pengobatan yang pernah diberikan : Vit. di : Rumah Bersalin Oleh : Bidan Pemeriksaan kali iniygke :2 Masalah pada kehamilan ini : Kehamilan Muda : Mual. Riwayat Kehamilan/ Persalinans ekarang :G1P0 A0 H0 Pertama kali periksa kehamilan ini pada UK : 5 minggu . Riwayat Keluarga Berencana Metode KB yang dipakai : tidak ada Komplikasi :- Lama : - . Adik.

10. Orang tua.30C TB : 158 cm LILA : 26 cm : Tidakikterus : TidakPucat : Jelas : Tidakada : Tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan : Tidak simetris : Datar : Bersih : Belum Tampak : Tidak ada : belum teraba :- . Mertua. DATA OBJEKTIF PEMERIKSAAN FISIK Keadaan Umum Kesadaran : Kompos Mentis Sikap Tubuh : Normal Tanda-tanda Vital : TD : 110/70 N : 84 x/menit Turgor : Baik BB sekarang : 47 kg BB sebelum hamil : 47 kg Rambut / Kepala : Bersih Mata : Seklera Konjungtiva Penglihatan Alat Bantu Muka Gigi Telinga Leher Payudara Putting susu Areola Mammae Pengeluaran ASI Abdomen Luka operasi Pembearan Striae P : 20 x/menitS : 36. danKeluarga lain Masalah / gangguan pada pola istirahat dan psikososial : Tidakada B 1.7 gelas/hari Jenis makanan / minuman yang sering dikonsumsi : Pola eliminasi : BAK : 5 ± 6 kali/hari BAB : 1 kali/hari Kelaianan / masalah yang ditemukan pada pola eliminasi : Tidak Ada PolaIstirahat : Tidur : 6 ± 7 jam/hari Psikososial : Penerimaan klien terhadap kehamilan ini : Senang Sosial Support : Suami. PolaMakan / Minum / Eliminasi / Istirahat / Psikososial : Makan : 3 kali/hari Minum : 6 .

UsiaKehamilan : 10 minggu 2 hari. 4. dankelelahan Penatalaksanaan : 1. Mengiformasikan hasil pemeriksaan :tekanandarah ibu normal 110/70 mmHg. Bangun dari tidur secara perlahan dan hindari melakukan gerakan secara tiba-tiba 6. Jantung terasa lebih cepat dandetaknyalebihkuat. Merasalelahkarenatubuhibuharusmensuplaidan mendukung nutrisi untuk kehamilan. bahkan setiap 2 jam 2. Hindari makanan yang berminyak. Makan porsi kecil tapi sering. nadilebihcepat. Hirup udara segar. 5. Makan biskuit kering atau roti bakar sebelum bangun pagi 3. Makan sesuatu yang manis (permen). AsuhankebidananMualmuntah : 1. pastikan cukup udara di dalam rumah 3. amis dan berbau tajam karena dapat menambah mual serta merangsang muntah. emisis gravidarum. c. 5. d. ibu mengalami ketidaknyamanan normal pada kehamilan muda. usia kehamilan 10 ± 11 minggu. Ibu harus sering beristirahat 3. Menjelaskan pada ibu mengenai keluhanya dan asuhan kebidanan yg diberikan: a. ibu mengalami nausea. Memina Hubungan baik dengan ibu dan keluarga 2. 3. minuman (jus buah)atauminum air hangat sebelum tidur malam dan sesudah bangun pagi 4. Aktivitas sedang dan nutrisi yang baik dapat mengurangi kelelahan . b. Yakinkan bahwa hal ini normal terjadi dalam kehamilan 2. terlalupedas. Asuhan kebidanan Kelelahan : 1. : Nigra : Tidak tampak cacat dan tidak ada oedema : ka / ki (+) : normal PemeriksaanPenunjang : Tidak Ada Hal yang masih perlu dikaji namun tidak tercantum dalam format Tidakada Kesimpulan / Diagnosa / Masalah : IbuG1P0 A0 H0. Mual yang dialami ibu akibat ketidakseimbangan hormone yang terjadi pada tubuh ibu diawal kehamilan hal ini mengakibatkan asam lambung ( HCl) meningkat sehingga ibu sering merasa mual bahkan sampai muntah terutama di pagi hari saat lambung masih kosong.Linea Ekstremitas Reflek patella Akral 2.

B6 : 1 x 1 / hari 2. C : 2 x 2 / hari Ibu bersedia meminum obat 5. Ibu mengerti denganpenjelasan yang diberikan 4. Suplemen vitamin bisa membantu e. Tidak perlu memberikan obat-obatan 5. Pekanbaru. Probion : 1 x 1 / hari 3. Memberi ibu : 1. Menganjurkan ibu kunjungan ulang 1 bulan lagi atau bila ada keluhan.4. 7 November 2011 Mahasiswi Kurnia Gusti Utami P0 7124209 791 . Vit.

Pada Diagnosis di atas penulis tidak menemukan kesenjangan antara teori praktek.30C  TFU pada usia kehamilan 10 . Member tablet Fe serta vitamin pada ibu serta menganjurkan ibu melakukan .3 Identifikasi Diagnosa /masalah Secara teori pada kasus ini diagnosa yang di tegakkan adalah G1 P0 A0 H0. implementasi dan evaluasi yang telah dilakukan berdasarkan masalah yang muncul terhadap Ny. 4. yang mana perencanaan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang dialami ibu.tanda-tanda vital dalam batas normal TD : 110/70 N : 84 x/menit P : 20 x/menit S : 36. ³R´ G1P0A0H0 dengan UK 10-11 minggu. memberitahukan pada ibu dan keluarga tentang hasil pemeriksaan. intervensi. 4.4 Merencankaan Asuhan yang Menyeluruh Secara teori perencanaan yang dibuat sesuai diagnose atau masalah yang ditemukan pada saat pengkajiaan. muntah serta kelelahan. Ibu mengeluh mengalami mual.1 Pengkajian Pembahasan Merupakan Analisis penulis mengenai kesenjangan yang terjadi antara tinjauan teori dengan kenyataan yang ada pada teori masalah yang timbul pada trimester II keputihan Pada kasus Ny.Usia kehamilan ibu 10 minggu 2 hari. muntah dan kelelahan.11 minggu yaitu belum teraba ( masih berada dalam rongga panggul)  Adanya diperut ibu linea yaitu nigra  Keluhan : mual. Pelaksanaan yang dilakukan sesuai dengan perncanaan yang di buat. Dalam pelaksanaan juga tidak dilakukan intervensi yang tidak diperlukan oleh ibu. ³R´ pada masa kehamilan di RB Jambu Mawar maka banyak kesamaan antara yang ditemukan dilahan praktek dengan teori yang ada. ibu pun mengerti dengan penjelasan yang diberikan. 4.BAB 1V PEMBAHASAN 4. ibu mengeluh mual. muntah dan kelelahan 4. menjelaskan pada ibu mengenai keluhan dan asuhan kebidanan yang diberikan.2 Interpretasi Data-data yang di temukan sesuai dengan konsep teori yang ada:  Keadaan umum ibu.6 Pelaksanaan Pada konsep asuhan pelaksanaannya antara lain membina hubungan baik dengan ibu.

Sedangkan pada kasus yang ditemukan di lahan praktek sesuai dengan konsep asuhan.´R. . 4.kunjungan ulang.7 Evaluasi Setelah dilakukan pemeriksaan dengan penerapan manajemen kebidanan yang baik pada Ny. Sehingga penatalaksanaan berjalan dengan lancer dan ibu mengerti terhada ppenjelasan yang di berikan.

satu kali kunjungan dalam 4 minggu sampai dengan kehamilan 28 minggu 2. satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28) 3. Dalam melakuan pemriksan antenatal care. disarankan juga kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya dengan jadwal sebagai berikut : 1. Sehingga ibu dapat mempersiapkan diri selama kehamilan untuk mengahdapi persalinan dan nifas. dilakukan pndokumentasian. satu kali kunjungan dalam 1 minggu pada kehamilan 36 ± 40 minggu Setiap melakukan antenatal care. satu kali kunjungan dalam 2 minggu pada kehamilan 28 ± 36 minggu 3. baik trimester I. Berbagai macam keluhan atau ketidaknyamanan dirasakan pada ibu hamil.1 Kesimpulan Setiap ibu hamil memiliki resiko dalam menghadapi kehamilannya.BAB V PENUTUP 5.2 Saran Sebaiknya sebagai tenaga kesehatan lebih banyak memberikan informasi kepada ibu mengenai cara mengatasi ketidaknyamanan pada ibu hamil. dua kali kunjungan selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke-36) Walaupun demikian. . Masing ± masing keluhan tersebut dapat diatasi atau ditangani sesuai dengan pembagian trimester nya dengan melakukan pemriksaan. ada pembagian waktunya sesuai dengan standar WHO. sehingga jika terdapat tanda bahaya kehamilan dapat segera diatasi. satu kali kunjungan selama trimester pertama (sebelum 14 minggu) 2. dan juga Trimester III. Pemeriksaan inilah yang disebut dengan antenatal care. yaitu : 1. tanda persalinan. Tujuan pendokumentasian ini yaitu agar dapat memantau perkembangan kehamilan ibu. trimester II. persiapan persalinan. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful