ANC Pada Ibu Hamil Trimester 1

Dosen Pembimbing:

Okta Fitriani, Amd.Keb, SKM

DisusunOleh:

Kurnia Gusti

Utami

PO 7124209791 Kementrian Kesehatan Republic Indonesia Politeknik Kesehatan Riau Jurusan D III Kebidanan Pekanbaru 2011

Akan tetapi seperti kata pepatah. sehingga menjadi ujung tombak yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. 1 Desember 2011 Penulis . Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi banyak pihak terutama mahasiswi kebidanan dalam meningkatkan pengetahuannya tentang Antenatal Care.Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah tentang ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER I. Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah memberikan pengarahan serta pihak. serta dapat menekan AKI. ini Pekanbaru. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik maupun saran yang membangun demi lebih baiknya makalah dikemudian hari. tak ada gading yang tak retak. Penulis telah berusaha sebaik mungkin dalam menulis dan membuat makalah ini.pihak yang ikut berpartisipasi dalam penyusunan makalah ini.

Mampu melakukan pengkajian data pada ibu hamil trimester I 2.sama mempelajari dan memahami pentingnya ANC dalam menekan AKI dan AKB.1 LATAR BELAKANG Kehamilan merupakan suatu hal yang alami yang akan dialami oleh setiap wanita yang normal dan wanita yang telah menikah. serta menemukan kelainan dalam kehamilan dalam waktu dini sehingga dapat diobati secepatnya. Mampu menegakkan diagnosa dari pengkajian data yang telah di dapatkan . Antenatal care atau pemeriksaan kehamilan ditujukan untuk menyiapkan baik fisik maupun mental ibu di dalam masa kehamilan dan kelahiran. 1. Hal inilah yang melatar belakangi penulis untuk menyusun makalah dengan judul Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil. Sehingga pembaca maupun penulis makalah ini dapat sama.2 TUJUAN Tujuan Umum: Agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami kerangka berfikir seorang bidan dalam pemberian asuhan kebidanan Tujuan Khusus : 1. Biasanya kehamilan ini dimulai dari hubungan seksual kemudian terjadinya pertemuan antara sel sperma dan ovum. dimana dalam hal ini di khususkan pada kasus kehamilan trimester I yang penulis temui dilahan praktik klinik kebidanan RB Jambu Mawar. sehingga banyak komplikasi pada kehamilan dan persalinan yang terlambat untuk ditangani. Namun ternyata masih banyak ibu hamil yang tidak memperhatikan pentingnya ANC ini. sehingga terjadilah ovulasi sampai partus adalah kira-kira8 hari hingga 40 minggu kehamilan yang disebut sebagai kehamilan matur.BAB I PENDAHULUAN 1. Pemeriksaan kehamilan ( Antenatal Care ) yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan angka kecacatan dan kematian baik ibu maupun janin.

Mampu melakukan perencanaan asuhan yang akan diberikan 5.3. Mampu melakukan pendokumentasian sesuai SOAP. Mampu melakukan penatalaksanaan dari asuhan yang direncanakan 6. . Mampu mengevaluasi atas tindakan yang telah dilakukan 7. Mampu melakukan tindakan segera apabila ada masalah potensial 4.

2 Fisiologi Kehamilan Kehamilan melibatkan perubahan fisik maupun emosional dari ibu serta perubahan sosial dari keluarga. berikut dijelaskan mengenai perubahan fisik yang terjadi pada ibu hamil berdasarkan buku yang berjudul konsep asuhan kebidanan yaitu: a.1.1. Lamanya hamil normal adalah 280 hari ( 40 minggu atau 9 bulan 7 hari) sejak hari pertama haid terakhir ( Hanifa. Trimester 1 yang Tanda fisik pertama yang dapat dilihat adalah adanya spooting atau perdarahan sedikit terjadi sekitar 11 hari setelah konsepsi ( bertemunya sel sperma dan sel ovum). Jika ibu mempunyai siklus haid 28 hari. perdarahan ini terjadi sebelum ibu mendapatkan . 2004 ) Masa kehamilan dimulai dan konsepsi sampai lahirnya janin. sehingga terjadilah ovulasi sampai partus adalah kira-kira 8 hari hingga 40 minggu kehamilan yang disebut sebagai kehamilan matur. 1997) Kehamilan adalah dikandungnya janin hasil pembuahan sel telur oleh sel sperma ( Kushartanti.1 Defenisi Kehamilan Kehamilan merupakan suatu hal yang alami yang akan dialami oleh setiap wanita yang normal dan wanita yang telah menikah.1 KEHAMILAN 2.BAB II TINJAUAN TEORITIS 2. Biasanya kehamilan ini dimulai dari hubungan seksual kemudian terjadinya pertemuan antara sel sperma dan ovum. Kehamilan adalah rangkaian peristiwa yang baru terjadi bila ovum dibuahi dan pembuahan ovum akhirnya berkembang sampai menjadi fetus yang aterm( Guyton. 2000 ) 2.

2003: 11). 2. Payudara akan mulai mengeluarkan colostrum.1 Definisi Antenatal care adalah cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil normal dan mendeteksi ibu dalam kehamilan normal. b. Trimester 2 Uterus akan tumbuh pada usia kehamilan 16 minggu uterus biasanya berada pada pertengahan antara simfisis pubis dan pusat. pada usia 20 minggu fundus akan berada disekitar pusat. Sementara itu. . Penambahan berat badan sekitar 5-6 kg selama trimester ke2. ( Anonim.2. Perdarahan ini disebut implantasi. Keadaan sering kencing akan timbul kembali. Ibu mulai merasakan gerakan bayinya dan akan timbul perubahan kulit seperti cloasma. Payudara akan terasa nyeri dan penuh. Perubahan fisik lainnya yaitu adanya nyeri dan pembesaran pada payudara diikuti oleh rasa kelelahan yang kronis dan sering kencing. Pada usia 32-36 minggu fundus dapat mencapai prosesus xhipoid. striae gravidarum dan linea nigra.haidnya. Mulai terjadi mules yang semakin meningkat. Terjadinya perasaan nyeri punggung karena tahanan di punggung semakin besar. morning sickness atau mual muntah dipagi hari biasanya dimulai pada usia kehamilan 8 minggu dan mungkin berakhir sampai 12 minggu. Adapun kenaikan berat badan yang terjadi pada trimester 1 sekitar 1-2 kg.2 ANTENATAL CARE 2. c. Perdarahan implantasi ini biasanya berlangsung kurang dari lamanya haid normal. Trimester 3 Pada usia kehamilan 28 minggu fundus akan berada disekitar pusat dan xhipoid.

c. b. Ukur tinggi fundus uteri. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi. Satu kali pada triwulan pertama. Mempersiapkan persalinan cukup bulan.2. f. g. a.2 Tujuan Asuhan Antenatal. Dua kali pada teriwulan ketiga. d.3 Kebijakan Program Pemeriksaan kehamilan dilaksanakan minimal 4 kali selama kehamilan. mental dan sosial ibu dan bayi. termasuk riwayat penyakit secara umum. Temu wicara dalam rangka persiapan rujukan.2. Satu kali pada triwulan kedua. Test terhadap penyakit menular seksual. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal 2. melahirkan dengan selamat. b. kebidanan dan pembedahan. Pemberian tablet Fe.4 Pelayanan atau Asuhan Standar minimal termasuk ³7T´ a. 2004: 90) .2. minimal 90 tablet selama kehamilan. d. Ukur tekanan darah. e. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal. c. Timbang berat badan. b. c. e. ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. (Saifuddin. f. Mengenali secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil. 2. Pemberian imunisasi Tetanus Toksoid secara lengkap. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik. yaitu: a.2.

Pemeriksaan Fisik : 1) Pemeriksaan Fisik Umum meliputi pemeriksaan tinggi badan. 2. kepucatan pada kuku. Mengupayakan kehamilan yang sehat . Pada ektremitas bagian bawah memeriksa varices. riwayat sosial ekonomi. oedema. serta tanda-tanda vital. palpasi TFU. auskultasi DJJ (jika > 18 minggu). luka. adakah retraksi atau dimpling. oedema. adakah pembesaran nodul axilla. konjungtiva dan sklera. 4) Abdomen meliputi inspeksi luka bekas operasi. 3) Payudara meliputi ukuran dan bentuk payudara. riwayat kehamilan yang lalu. mobilitas. riwayat kehamilan sekarang. lymfe dan vena jugularis serta reflek menelannya.2. darah dan adakah massa. pembengkakan pada kelenjar tiroid. pengeluaran kolostrum. reflek daerah bisep dan trisep. riwayat kesehatan dan penyakit yang diderita.6 Kebijakan Teknis a. Vagina meliputi cairan yang keluar. b) Genetalia Dalam (internal) : Servik meliputi cairan yang keluar. kebersihannya. Anamnesa terdiri dari informasi biodata. berat badan. tertutup atau membuka. benjolan abnormal pada kepala.2. 5) Tangan dan kaki meliputi kepucatan pada kuku. b. puting menonjol atau tidak. 6) Genetal a) Genetal Luar (Eksternal) : varises.5 Penilaian Klinik a. palpasi uretra adakah pembengkakkan kelenjar skene dan kelenjar bartholini serta adakah pengeluaran cairan. perdarahan. dan oedema pada kaki. oedema pada wajah. 2) Kepala dan Leher meliputi pemeriksaan rambut dan kulit kepala. luka (lesi). reflek patella. palpasi bagaimana.2. ada massa atau tidak. presentasi dan penurunan kepala (kalau lebih dari 36 minggu). kelunakan posisi. lesi. cairan yang keluar. keadaan mulut dan gigi.

Melakukan deteksi dini komplikasi. b. e. 2004: 91) 2. Perencanaan antisipatif dan persiapan dini untuk melakukan rujukan jika terjadi komplikasi 2.1 : Jadwal Imunisasi TT Lama Perlindungan 3 tahun 5 tahun 10 tahun 25 tahun/ seumur hidup Antigen Interval Kunjungan antenatal pertama 4 minggu setelah TT1 6 bulan setelah TT1 1 tahun setelah TT3 1 tahun setelah TT4 %Perlindungan TT1 TT2 TT3 TT4 TT5 90 95 99 99 (Sumber: Saifuddin. f. melakukan penatalaksanaan awal serta rujukan bila diperlukan c. Oedema pada muka atau tangan. rabun senja) Nyeri abdomen yang berat. .b. d.2.8 Tanda Bahaya Kehamilan Selama periode antenatal bidan harus mampu mewaspadai terhadap tanda-tanda dalam kehamilan. Jika tanda bahaya tidak mampu terdeteksi dapat menyebabkan kematian ibu. Perdarahan pervaginam. c.7 Jadwal Imunisasi TT Tabel 1. tidak seperti biasanya. Persiapan persalinan yang sehat dan aman d. Gerakan janin berkurang. Ada 6 tanda bahaya dalam kehamilan diantaranya: a. Sakit kepala yang hebat (menetap dan tidak hilang) Perubahan visual secara tiba-tiba (pandangan kabur.2.

Penyebab utamanya adalah karena pengaruh hormonal. plasenta membranase dan plasenta sirkumpalata. i. plasenta spuria. haemoroid. kalsifikasi disfungsi plasenta. Kelainan tali pusat seperti kelainan insersi. b. Kelainan air ketuban g. Kelainan janin. (Anonim. peningkatatan pengeluaran vagina. supine hypotention. hyperpigmentasi pada wajah dan payudara.2. nyeri punggung bagian bawah.2003:71) 2. Gestasi berupa hiperemesis gravidarum. c. Kelainan telur misal mola hidatidosa. saliva yang berlebihan.2. gusi berdarah. keletihan. Kelainan tempat kehamilan yaitu kehamilan ektopik (KE). pre-eklampsi dan eklampsi. h. sakit kepala.2. 2) Kelainan bentuk plasenta yaitu plasenta suksentaria. nyeri selama berhubungan seks. kaki bengkak dan nyeri pada ligamentum rotundum. kram pada kaki. sering kencing. 3) Kelainan implantasi plasenta yaitu implantasi dibagian bawah sehingga menimbulkan berbagai bentuk plasenta previa dan implantasi plasenta terlalu dalam. konstipasi. varices. f. Perdarahan antepartum yaitu plasenta previa dan solusio plasenta.10 Komplikasi Pada Kehamilan a. simpul tali pusat dan lilitan tali pusat.9 Ketidaknyamanan Pada Kehamilan Selama kehamilan ibu mengalami ketidaknyamanan yang fisiologis. plasenta. Ketidaknyamanan ini merupakan bagian dari perubahan yang terjadi pada tubuh ibu selama kehamilan. Penyakit dan kelainan plasenta 1) Penyakit-penyakit pada plasenta yaitu infark plasenta. dan . partus prematurus dan partus imaturus (persalinan kurang bulan). Kelainan dalam tenggang waktu umur kehamilan yaitu abortus. e. Beberapa ketidaknyamanan yang umum pada kehamilan antara lain: mual muntah. d.

Telp : 31 thn : Islam : SMA : IRT : Jalan Pemuda :NamaSuami Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat No. .BAB III TINJAUAN KASUS FORMAT PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN RB Jamb uMawar Nomor RM : PENGKAJIAN ANC Mahasiswa : Kurnia Gusti Utami A 1. dengan keluhan mual muntah dan cepat lelah.00 WIB CI Lapangan :Bidan Winalti Penaggung Jawab : SuamiKlien ALASAN KUNJUNGAN / DIRAWAT / KELUHAN UTAMA : ³Ibu dating ingin memriksakan kehamlannya. Akmal : 34thn : Islam : SMA : Wiraswasta : Jalan Pemuda :Cara masuk : Tanggal / Pukul Pengkajian : 07 ± 11 ± 2011 : 09. Rama Denis Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat No. Telp : Tn. Data Subjektif BIODATA NamaKlien/ Ibu :Ny.

Adik. Kelelahan Imunisasi : Tidak ada Pengobatan yang pernah diberikan : Vit. Riwayat Penyakit / Operasi yang lalu : ( jenispenyakit / operasi. Bibi ) yang pernahmenderitasakit: HamilKembar ( Neneksuami) Riwayat yang Berhubungan Dengan masalah Kesehatan Reproduksi : Tidak Ada Genogram : 6. 7. Muntah. B6 5. 8. dimana dan kapan ) Tidakada RiwayatPenyakitKeluarga ( Ayah. Riwayat Keluarga Berencana Metode KB yang dipakai : tidak ada Komplikasi :- Lama : - .2. Kesimpulan : 9. Paman. Riwayat Kehamilan/ Persalinans ekarang :G1P0 A0 H0 Pertama kali periksa kehamilan ini pada UK : 5 minggu . Riwayat Menstruasi : HPHT : 15 ± 03 ± 2011 Siklus Haid : 28 ± 30 Hari Riwayat perkawinan: Perkawinan Ke : I Usia Saat Kawin : 24thn Tafsiran Partus : 22 ± 11 ± 2011 3. di : Rumah Bersalin Oleh : Bidan Pemeriksaan kali iniygke :2 Masalah pada kehamilan ini : Kehamilan Muda : Mual. Tahun Ke : 1 tahun 4. Ibu.

30C TB : 158 cm LILA : 26 cm : Tidakikterus : TidakPucat : Jelas : Tidakada : Tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan : Tidak simetris : Datar : Bersih : Belum Tampak : Tidak ada : belum teraba :- .7 gelas/hari Jenis makanan / minuman yang sering dikonsumsi : Pola eliminasi : BAK : 5 ± 6 kali/hari BAB : 1 kali/hari Kelaianan / masalah yang ditemukan pada pola eliminasi : Tidak Ada PolaIstirahat : Tidur : 6 ± 7 jam/hari Psikososial : Penerimaan klien terhadap kehamilan ini : Senang Sosial Support : Suami. danKeluarga lain Masalah / gangguan pada pola istirahat dan psikososial : Tidakada B 1. DATA OBJEKTIF PEMERIKSAAN FISIK Keadaan Umum Kesadaran : Kompos Mentis Sikap Tubuh : Normal Tanda-tanda Vital : TD : 110/70 N : 84 x/menit Turgor : Baik BB sekarang : 47 kg BB sebelum hamil : 47 kg Rambut / Kepala : Bersih Mata : Seklera Konjungtiva Penglihatan Alat Bantu Muka Gigi Telinga Leher Payudara Putting susu Areola Mammae Pengeluaran ASI Abdomen Luka operasi Pembearan Striae P : 20 x/menitS : 36.10. Mertua. PolaMakan / Minum / Eliminasi / Istirahat / Psikososial : Makan : 3 kali/hari Minum : 6 . Orang tua.

Makan sesuatu yang manis (permen). 5. d. Memina Hubungan baik dengan ibu dan keluarga 2. b. Makan porsi kecil tapi sering. usia kehamilan 10 ± 11 minggu. ibu mengalami nausea. Merasalelahkarenatubuhibuharusmensuplaidan mendukung nutrisi untuk kehamilan.Linea Ekstremitas Reflek patella Akral 2. Makan biskuit kering atau roti bakar sebelum bangun pagi 3. Hirup udara segar. UsiaKehamilan : 10 minggu 2 hari. emisis gravidarum. 4. dankelelahan Penatalaksanaan : 1. ibu mengalami ketidaknyamanan normal pada kehamilan muda. Jantung terasa lebih cepat dandetaknyalebihkuat. Aktivitas sedang dan nutrisi yang baik dapat mengurangi kelelahan . Mual yang dialami ibu akibat ketidakseimbangan hormone yang terjadi pada tubuh ibu diawal kehamilan hal ini mengakibatkan asam lambung ( HCl) meningkat sehingga ibu sering merasa mual bahkan sampai muntah terutama di pagi hari saat lambung masih kosong. Hindari makanan yang berminyak. pastikan cukup udara di dalam rumah 3. amis dan berbau tajam karena dapat menambah mual serta merangsang muntah. : Nigra : Tidak tampak cacat dan tidak ada oedema : ka / ki (+) : normal PemeriksaanPenunjang : Tidak Ada Hal yang masih perlu dikaji namun tidak tercantum dalam format Tidakada Kesimpulan / Diagnosa / Masalah : IbuG1P0 A0 H0. Asuhan kebidanan Kelelahan : 1. bahkan setiap 2 jam 2. Mengiformasikan hasil pemeriksaan :tekanandarah ibu normal 110/70 mmHg. 5. Ibu harus sering beristirahat 3. nadilebihcepat. AsuhankebidananMualmuntah : 1. Yakinkan bahwa hal ini normal terjadi dalam kehamilan 2. c. 3. Bangun dari tidur secara perlahan dan hindari melakukan gerakan secara tiba-tiba 6. terlalupedas. minuman (jus buah)atauminum air hangat sebelum tidur malam dan sesudah bangun pagi 4. Menjelaskan pada ibu mengenai keluhanya dan asuhan kebidanan yg diberikan: a.

7 November 2011 Mahasiswi Kurnia Gusti Utami P0 7124209 791 . Vit. Tidak perlu memberikan obat-obatan 5. C : 2 x 2 / hari Ibu bersedia meminum obat 5. Menganjurkan ibu kunjungan ulang 1 bulan lagi atau bila ada keluhan. Probion : 1 x 1 / hari 3. Memberi ibu : 1. Suplemen vitamin bisa membantu e. Ibu mengerti denganpenjelasan yang diberikan 4. B6 : 1 x 1 / hari 2. Pekanbaru.4.

4 Merencankaan Asuhan yang Menyeluruh Secara teori perencanaan yang dibuat sesuai diagnose atau masalah yang ditemukan pada saat pengkajiaan. 4. muntah dan kelelahan. 4. Dalam pelaksanaan juga tidak dilakukan intervensi yang tidak diperlukan oleh ibu.tanda-tanda vital dalam batas normal TD : 110/70 N : 84 x/menit P : 20 x/menit S : 36.Usia kehamilan ibu 10 minggu 2 hari. ³R´ pada masa kehamilan di RB Jambu Mawar maka banyak kesamaan antara yang ditemukan dilahan praktek dengan teori yang ada.2 Interpretasi Data-data yang di temukan sesuai dengan konsep teori yang ada:  Keadaan umum ibu. 4. Ibu mengeluh mengalami mual. intervensi.BAB 1V PEMBAHASAN 4. ³R´ G1P0A0H0 dengan UK 10-11 minggu.6 Pelaksanaan Pada konsep asuhan pelaksanaannya antara lain membina hubungan baik dengan ibu. Pelaksanaan yang dilakukan sesuai dengan perncanaan yang di buat. muntah serta kelelahan. Pada Diagnosis di atas penulis tidak menemukan kesenjangan antara teori praktek.30C  TFU pada usia kehamilan 10 . implementasi dan evaluasi yang telah dilakukan berdasarkan masalah yang muncul terhadap Ny.3 Identifikasi Diagnosa /masalah Secara teori pada kasus ini diagnosa yang di tegakkan adalah G1 P0 A0 H0. ibu pun mengerti dengan penjelasan yang diberikan. Member tablet Fe serta vitamin pada ibu serta menganjurkan ibu melakukan . yang mana perencanaan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang dialami ibu.1 Pengkajian Pembahasan Merupakan Analisis penulis mengenai kesenjangan yang terjadi antara tinjauan teori dengan kenyataan yang ada pada teori masalah yang timbul pada trimester II keputihan Pada kasus Ny.11 minggu yaitu belum teraba ( masih berada dalam rongga panggul)  Adanya diperut ibu linea yaitu nigra  Keluhan : mual. memberitahukan pada ibu dan keluarga tentang hasil pemeriksaan. menjelaskan pada ibu mengenai keluhan dan asuhan kebidanan yang diberikan. muntah dan kelelahan 4. ibu mengeluh mual.

Sedangkan pada kasus yang ditemukan di lahan praktek sesuai dengan konsep asuhan. Sehingga penatalaksanaan berjalan dengan lancer dan ibu mengerti terhada ppenjelasan yang di berikan.kunjungan ulang.7 Evaluasi Setelah dilakukan pemeriksaan dengan penerapan manajemen kebidanan yang baik pada Ny. . 4.´R.

satu kali kunjungan selama trimester pertama (sebelum 14 minggu) 2. satu kali kunjungan dalam 4 minggu sampai dengan kehamilan 28 minggu 2. Dalam melakuan pemriksan antenatal care. dilakukan pndokumentasian.BAB V PENUTUP 5. ada pembagian waktunya sesuai dengan standar WHO. yaitu : 1.1 Kesimpulan Setiap ibu hamil memiliki resiko dalam menghadapi kehamilannya. Berbagai macam keluhan atau ketidaknyamanan dirasakan pada ibu hamil. dan juga Trimester III. 5. satu kali kunjungan dalam 1 minggu pada kehamilan 36 ± 40 minggu Setiap melakukan antenatal care.2 Saran Sebaiknya sebagai tenaga kesehatan lebih banyak memberikan informasi kepada ibu mengenai cara mengatasi ketidaknyamanan pada ibu hamil. baik trimester I. tanda persalinan. Tujuan pendokumentasian ini yaitu agar dapat memantau perkembangan kehamilan ibu. trimester II. Masing ± masing keluhan tersebut dapat diatasi atau ditangani sesuai dengan pembagian trimester nya dengan melakukan pemriksaan. persiapan persalinan. disarankan juga kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya dengan jadwal sebagai berikut : 1. Pemeriksaan inilah yang disebut dengan antenatal care. sehingga jika terdapat tanda bahaya kehamilan dapat segera diatasi. satu kali kunjungan dalam 2 minggu pada kehamilan 28 ± 36 minggu 3. . satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28) 3. dua kali kunjungan selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke-36) Walaupun demikian. Sehingga ibu dapat mempersiapkan diri selama kehamilan untuk mengahdapi persalinan dan nifas.