MAKALAH

TEORI ORGANISASI
PERUBAHAN DALAM ORGANISASI DAN MANAJEMEN PERUBAHAN

Analisis perubahan logo pertamina

Ayu Novika Hidayati (0806317520) Benita Safitri (0806346975) Desi Purnawati (0806347025) Dyah Perwitasari (0806347031) Nina Meilisa (0806317584)

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS INDONESIA 2009

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kuasa dan rahmatNya sehingga penyusunan makalah ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Kami juga berterimakasih kepada setiap pihak yang telah terlibat dan membantu kami dalam penyusunan makalah ini. Makalah Teori Organisasi pada kesempatan kali ini mengangkat topik mengenai perubahan dan manajemen perubahan dalam organisasi. Disini kami juga menghadirkan suatu kasus mengenai perubahan logo Pertamina. Makalah ini berusaha untuk menelusuri perubahan yang diambil Pertamina dan manajemennya. Demikian pengantar yang dapat kami sampaikan, kami mengakui bahwa makalah ini masih banyak memiliki keterbatasan dan kelemahan dalam isi, cara-cara pengutipan para ahli, dan sebagainya. Oleh sebab itu, kritik dan saran dari semua kalangan yang menaruh minat pada makalah ini khususnya kepada pembimbing yang telah membantu kami dan teman-teman sangatlah kami harapkan. Selain itu, masukan dan sumbang saran dari semua pihak sangat berarti bagi perbaikan-perbaikan berikutnya. Semoga makalah ini dapat berguna bagi semua pihak. Terima kasih.

Organisasi yang menghadapi perubahan lingkungan yang cepat mencari fleksibilitas dalam struktur mereka. telah banyak kita temukan berbagai perubahan yang dilakukan oleh sebuah organisasi demi bertahan di lingkungannya dan mewujudkan tujuan-tujuan tertentu yang diharapkan akan membuat organisasi tersebut bisa terus bertahan menghadapi persaingan yang kian kentara di tengah majunya zaman.BAB I PENDAHULUAN I. Perubahan pada dasarnya menuntut fleksibilitas. Manajemen perubahan apa yang telah dilakukan oleh Pertamina? 4. Hampir semua organisasi selalu memperkenalkan perubahan-perubahan kecil yang adaptif.2 Rumusan Masalah 1.1 Latar Belakang Keefektifan organisasi seringkali menuntut implementasi perubahan. Adanya berbagai masalah yang muncul dari proses perubahan yang terjadi dalam tubuh Pertamina sempat menjadi sorotan publik. Apa dampak perubahan logo Pertamina tersebut? . Jenis perubahan apa yang terjadi dalam Pertamina? 3. Salah satu isu yang sempat hangat berkembang di tengah-tengah masyarakat adalah perubahan logo Pertamina. I. Perusahaan yang beralih dari BUMN menjadi Perseroan Terbatas (PT) ini merupakan sebuah perusahaan yang mempunyai akses luas dalam pengelolaan minyak di negara kita. Oleh karena itu melalui makalah ini diharapkan perubahan yang terjadi di Pertamina dapat dibahas secara menyeluruh dan jelas. inovasi. Saat ini. Apa latar belakang perubahan logo Pertamina? 2. dan tanggapan yang cepat.

Mengetahui jenis perubahan apa yang terjadi dalam Pertamina. . Mengetahui manajemen perubahan apa yang telah dilakukan oleh Pertamina. Mengetahui apa dampak perubahan logo Pertamina tersebut. Mengetahui apa latar belakang perubahan logo Pertamina.3 Tujuan Penulisan 1. 3.I. 4. 2.

Perubahaan organisasi adalah perubahan yang terjadi pada pelaku organisasi. Meningkatkan peranan organisasi dalam turut menentukan arah perubahan yang mungkin terjadi 3. tujuan utama dari terjadinya perubahan adalah untuk meningkatkan kemampuan organisasi dari setiap dan semua orang di dalam organisasi yang pada gilirannya memang biasanya tercermin dalam peningkatan kemampuan organisasi sebagai keseluruhan. Perubahan bertujuan agar organisasi tidak menjadi statis melainkan tetap dinamis dalam menghadapi perkembangan jaman yang disertai dengan kemajuan teknologi. Perubahan dapat terjadi karena sebab-sebab yang berasal dari dalam maupun dari luar organisasi tersebut. Perubahan organisasi diperlukan dengan tujuan : 1.1 Pengertian Perubahan Manajemen Perubahan adalah upaya yang dilakukan untuk mengelola akibat-akibat yang ditimbulkan karena terjadinya perubahan dalam organisasi. Menurut Sondang P.penyesuuaian secara intern demi peningkatan kemampuan. Perubahan mempunyai manfaat bagi kelangsungan hidup suatu organisasi. Meningkatkan daya tahan organisasi. struktur organisasi dan teknologi dalam suatu organisasi dalam rangka mengarah keefektifan. 2.BAB II LANDASAN TEORI II. . Melakukan penyesuaian. Siagian. tanpa adanya perubahan maka dapat dipastikan bahwa usia organisasi tidak akan bertahan lama. 4. Meningkatkan kemampuan organisasi untuk menampung akibat daripada perubahan yang terjadi dalam berbagai bidang kehidupan dan terjadi di luar organisasi. Perubahan terjadi karena lingkungan yang tidak bebas dari ketidakpastian dan perubahan bersifat pasti agar dapat tetap memiliki eksistensi dan dapat bertahan. bukan saja mampu tetap bertahan akan tetapi juga untuk terus bertumbuh dan berkembang.

Perubahan yang direncanakan itu umumnya terjadi karena adanya (i)pergeseran dalam waktu. Sentralisasi versus desentralisasi. serta (ii)hubungan yang terjadi diseluruh dunia karena teknologi pemrosesan informasi canggih. Bagan organisasi. yakni jenis perubahan yang dicoba diciptakan oleh manajemen bervariasi. 2. seperti rantai komando. Perubahan yang direncanakan dapat diartikan sebagai sebuah usaha sistematik untuk mendesain ulang suatu organisasi dengan cara yang akan membantunya melakukan adaptasi pada perubahan yang terjadi pada lingkungan eksternal atau mencapai sasaran baru.2 Jenis-jenis Perubahan Jenis-jenis perubahan: 1) Perubahan yang Direncanakan Merupakan perubahan yang direncanakan atau yang mempunyai tujuan.hal yang perlu diperhatikan antara lain : 1. II. Pendelegasian wewenang 4. keseimbangan antara wewenang dan tanggung jawab 3. hal. terutama dalam pengambilan keputusan operasional 5. Perubahan yang direncanakan biasanya terbatasi pada masalah structural.5. Dalam melakukan perubahan organisasi. Jenis perubahan bergantung pada tujuan yang hendak dicapai. Mengendalikan suasana kerja sedemikian rupa sehingga para anggota organisasi tetap merasa aman dan terjamin meskipun terjadi perubahan-perubahan di dalam dan di luar organisasi. produk baru. tantangan yang lebih besar. Pengelompokkan tugas-tugas yang sejenis dsb. Penerapan berbagai prinsip organisasi. bertambahnya globalisasi organisasi yanag berarti bahwa manager harus mempunyai banyak ide baru. Sasaran perubahan yang direncanakan adalah untuk mempertahankan organisasi tersebut agar tetap seperti sekarang ini dan dapat hidup terus. Perubahan struktur sebuah organisasi bisa berupa .

kualitas. seperti jalur komunikasi. alur kerja. 3. II. Perekonomian yang menyebabkan perubahan adalah keadaan yang cenderung labil (tidak tetap). Kompetisi merupakan suatu kekuatan untuk merubah. Keadaan ini bisa berupa perubahan sistem. Kekuatan Politik . Kekuatan Ekonomi Kondisi perekonomian. Kekuatan Kompetitif Kompetisi (persaingan) adalah keadaan di mana ada beberapa pihak atau organisasi yang memiliki tujuan atau spesifikasi sejenis dalam satu situasi yang bersaing untuk mencapai tujuannya secara maksimal. Kekuatan-kekuatan tersebut adalah 1. kurang atau melebihi pesaingnya dalam efisiensi. baik itu secara lokal.3 Kekuatan dan Ketahanan untuk perubahan organisasi Dalam sebuah manajemen sebuah organisasi ada hal-hal yang menjadi kekuatan yang meyebabkan terjadinya perubahan. karena jika suatu organisasi tidak sesuai. moneter. ideologi perekonomian. atau kemampuan untuk inovasi baru atau pengembangan barang dan jasa maka dia tidak akan bisa bertahan dalam kondisi persaingan tersebut. Hal tersebut dapat menyebabkan suatu organisasi kolaps. maupun global sangat mempengaruhi keadaan suatu organisasi dalam mengambil keputusan dalam mengelola organisasi tersebut untuk tetap dalam jalur yang direncanakan semula atau melakukan perubahan untuk mengimbangi keadaan perekonomian. 2. 2) Perubahan yang tidak direncanakan Perubahan yang tidak direncanakan terjadi begitu saja karena lingkungan yang mempengaruhi dan mulanya tidak memiliki tujuan yang terencana. dsb. atau hieraiki manajemen. nasioanl. sehingga dengan kekuatan ini organisasi akan terus melakukan perubahan agar tetap bisa bertahan dalam persaingan tersebut.pengaturan ulang sistem internal.

5. atau anggota organisasi yang terkait dengan kondisi sosial. . 4. dan busaya ni negara mana organisasi itu berada.Baik secara langsung maupun tidak tanpa disadari politik menjadi slah satu pemicu banyak perubahan karena politik akan banyak mengintervensi berbagai bidang. Banyak organisasi perlu membuat perubahan yang memungkinkan manajer dan pekerja pada semua tingkat untuk melaporkan tindakan tidak etis sehingga suatu organisasi bisa lebih cepat menghilangkan suatu tingkah laku kurang etsi dan melindungi minat umum dari anggota dan pelanggannya. sosial. mulai dari struktur sampai sistem. Sehingga keadaan ini mau tidak mau mendorong organisasi untuk berubah mengikuti perkembangan. Kekuatan Etis Organisasi juga penting untuk mengambil langkah untuk meningkatkan tingkah laku etis untuk menghadapi pemerintahan yang meningkat. Maka organisasi harus melihat dengan teliti politik seperti apa yang sedang berjalan dan peluang atau perubahan apa yang perlu dilakukan. dan politik agar lebih bertanggung jawab dan tingkah laku kerja sama yang jujur. orang per orang. dan keadaan politik yang tidak stabil bisa turut mengubah kondisi masyarakat. 6. Kekuatan global yang semakin menguasai banyak segi kehidupan memicu munculnya banyak perubahan. Bentuk keleluasaan global seperti ekspansi pasar asing. ekonomi. yang bahkan mungkin menuntut organisasi merombak banyak bagian. dan memotivasi orang-orang tersebut. Pergantian sistem politik. mengawasi. kebutuhan sosial. perdagangan bebas menuntut kebutuhan untuk beradaptasi lebih baik terhadap kebudayaan nasional dan nilai politik. dominasi politik oleh pihak tertentu. Untuk mengatur orang-orang yang berbeda dalam organisasi harus ada cara yang efektif untuk memahami. masyarakat. Kekuatan Global Kekuatan global sangat kompleks dan besar pengaruhnya bagi organisasi. karyawan. Kekuatan Demografi dan Sosial Konsep ini berkaitan dengan kondisi kependudukan. mengendalikan.

II. Definisi konflik adalah sebagai suatu proses dimana A melakukan usaha yang sengaja dibuat untuk menghilangkan usaha-usaha B dengan sebentuk usaha-usaha B dengan sebentuk usaha untuk menghalangi sehingga mengakibatkan frustasi pada B dalam usahanya untuk mencapai tujuan atau dalam meneruskan kepentingan-kepentingannya. Sebuah buku menggambarkan sebagai “Perilaku anggota organisasi yang dicurahkan untuk beroposisi terhadap anggota yang lain. Ada tidaknya sebuah konflik merupakan sebuah persepsi. Masalah maksud merupakan perdebatan mengenai apakah perilaku yang menghalangi harus merupakan tindakan yang ditentukan atau apakah maksud itu terjadi sebagai suatu akibat dari keadaan yang kebetulan saja. Definisi ini mengakui adanya kesadaran (persepsi). oposisi. Pandangan tradisional mengatakan bahwa manajemen harus berusaha mengurangi konflik tersebut. Perbedaan diantara definisi-definisi cenderung berpusat pada maksud dan apakah konflik adalah sebuah istilah yang hanya terbatas pada tindakan terbuka saja. suatu organisasi mungkin mempertahankannya. misalnya meminta adanya pertikaian atau pertarungan terbuka sebagai kriteria bagi eksistensi konflik. Ketika perubahan menyebabkan perubahan dan konflik organisasi. Fungsi 1 Fungsi 2 MENDORONG UNTUK BERUBAH MEMPERTAHANKAN Konflik antar 2 fungsi akan memeperlambat proses perubahan dan mungkin mencegah perubahan terjadi sama sekali.” Konflik harus dirasakan oleh pihak-pihak yang berhubungan dengannya. dan halangan. kelangkaan. pada umumnya konflik dianggap tidak ada. fungsi atau bagian pada biaya dari yang lain.4 Ketahanan Terhadap Perubahan 1. Kekuatan dan konflik Perubahan biasanya menguntungkan beberapa orang. Jika tidak ada yang merasakan adanya konflik. Mengenai apakah konflik ditujukan kepada tindakan yang terbuka. dan Pandangan interaksionis secara tidak langsung mengatakan adanya .

• Ketergantungan pekerjaan satu arah Ketergantungan pekerjaan satu arah bahwa keseimbangan kekuasaan telah bergeser. • Deferensiasi horizontal yang tinggi Makin besar perbedaan yang terdapat diantara unit. Misalnya interkasi antar kelompok yang akan memebuat perencanaan dan yang membuat analisis pemasaran pada sebuah stasiun radio FM yang besar. makin besar pula kemungkinan timbulnya konflik. Artinya konflik tersebut berkaitan erat dengan karakteristik perseorangan para karyawan. Yang memiliki arti bahwa ada orang yang memiliki kesulitan untuk bekerja sama dengan orang lain dan kesulitan itu tidak ada kaitannya dengan kemampuan kerja atau interaksinya yang formal. Namun yang menjadi perhatian kita adalah konflik yang disebabkan oleh masalah struktural. kerelaan. Antara lain faktor kepribadian yang tidak cocok bersifat psikologis. atau aktivitas kordinasi lain untuk menyelesaikan tugas masing-masing secara efektif.peran yang lebih luas bagi manajer dalam menanggapi konflik dibanding yang di lakukan pandangan tradisional. maka tugas yang dilakukan oleh masing-masing unit dan sub lingkungannya yang . informasi. • Sumber-sumber konflik organisasi Sejumlah faktor berbeda dapat menimbulkan konflik organisasi. Prospek dari konflik pasti lebih tinggi karena unit yang dominan memiliki dorongan yang sedikit saja untuk bekerja sama dengan unit yang berada dibawahnya. Jika unit-unit dalam organisasi amat dideferensiasi. Mereka bergantung satu sama lain untuk menyeimbangkan format musik mereka. Antara lain: • Saling ketergantungan pekerjaan Merujuk pada sejauh mana dua unit dalam sebuah organisasi saling tergantung satu sama lain pada bantuan.

• Keanekaragaman anggota Makin heterogen anggota. jika formalisasi itu rendah. Hal ini. Telah ditemukan bahwa ketidaksamaan individu seperti latar belakang. pada gilirannya akan mengakibatkan terjadinya perbedaan internal yang cukup besar diantar unit-unit. makin kecil kemungkinan mereka bekerja dengan tenang dan bersama-sama. Penetapan mengenai peran harus jelas sehingga para anggota unit tersebiut mengetahui apa yang diharapkan dari yang lain. • Formalisasi yang rendah Formalisasi yang tinggi membangun cara-cara yang distandarisasi bagi unitunit untuk saling bergaul. • Perbedaan pada kriteria evaluasi dan sistem imbalan Makin banyak evaluasi dan imbalan manajemen yang menekankan prestasi setiap departemen secara terpisah ketimbang secara gabungan. umur dan lain-lain akan lebih mengurangi kemungkinan hubungan antara pribadi antar wakil-wakil unit dan pada gilirannya akan mengurangi jumlah kerja sama antara masing-masing unit. Sebaliknya. dana operasi atau jasa –jasa staf yang didesentralisasikan. potensi terjadinya pertikaian mengenai batas-batas kekuasaan akan meningkat. • Ketergantungan pada sumber bersama yang langka Potensi konflik dipertinggi jika dua unit atau lebih bergantung pada pola sumber yang langka seperti peralatan. • Pengambilan keputusan yang partisispatif Proses partisispatif memberikan kesempatan yang lebih besar untuk mengutarakan perselisihan yang ada dan untuk menimbulkan ketidaksepakatan.ditangani oleh masing-masing sub unit cenderung tidak sama. makin besar pula konfliknya. pendidikan. • Ketidaksesuaian status .

Organisasi harus menghabiskan waktu dan usaha ntuk menyelamatkan perjanjian masalah. Kesukaran semantik seringkali menjadi masalah dalam organisasi. • Distorsi komunikasi Distorsi komunikasi terjadi pada komunikasi vertikal dan horizontal. Struktur mekanis Struktur mekanis diberikan dalam suatu hierarki tinggi. Perbedaan dalam orientasi fungsional Perbedaan fungsi dan pembagian sering melihat sumber inersia organisasi. dan tingkat dari perwakilan dari departemen berbeda dalam urutan tingkatan dimansi status. • Ketidakpuasan peran Ketidapuasan peran dapat berasal dari sejumlah sumber.Konflik terstimulasi jika terjadi ketidaksesuaian dalam penilaian status atau karena adanya perubahan dalam herarki status. sebelumnya bahkan bisa memepertimbangkan bagaimana organisasi perlu merubah untuk merespon suatu . 3. latar belakang dan proses sosialisasi yang dilalui para anggota unit yang berbeda-beda. Misalnya. maka ia menderita ketidakpuasan peran maupun ketidaksesuaian status yang dipersepsikan. atau bagaimana orang melihat pribadinya sendiri. Jika seseorang merasa bahwa ia berhak mendapat promosi untuk mencerminkan rekor keberhasilannya. salah satunya adalah ketidakpuasan status. karena mereka melihat suatu isu atau problem secara mendasar dari titik pandang mereka sendiri. tentang sumber suatu masalah. Kesukaran itu menghalangi komunikasi yang penting bagi usaha kerja sama diantara unit-unit. Kesukaran ini dapat disebabkan oleh pendidikan. berpusat pada pengambilan keputusan dan standardisasi tingkah laku melalui peraturan dan prosedur Lebih bertahan untuk berubah. 2. peningkatan konflik ditemukan jika tingkat dimana status pribadi.

simbol material. Karakteristik utamanya adalah inisiatif individual. Oleh karena itu. budaya seperti ini dapat berfungsi sebagai pengganti formalisasi. ditata dengan jelas. Yang pertama mengutarakan nilai inti yang dirasakan bersama oleh mayoritas anggota organisasi. dan bahasa. ritual. toleransi terhadap resiko.5 Strategi Intervensi . Budaya yang kuat adalah budaya dimana nilai-nilai yang dianut dengan kuat. Jika perubahan organisasi mengganggu yang diambil untuk nilai dan norma yang tergantikan dan kekuatan orang untuk berubah atas apa yang mereka lakukan dan bagaimana mereka melakukannya suatu budaya organisasi akan menyebabkan ketahanan untuk berubah. Budaya yang kuat meningkatkan konsistensi perilaku. 4. arah. Organisasi memiliki budaya-budaya yang dominan dan sub-sub budaya. dan dirasakan bersama secara luas. Kita menyebut kepribadian tersebut sebagi budaya organisasi. Sumber budaya organisasi adalah para pendirinya . dukungan manajemen. kontrol identitas. integrasi. meskipun organisasi besar memiliki nilai-nilai tambahan yang diutarakan dalam sub-sub budaya. Budaya organisasi adalah nilai-nilai dominan yang didukung oleh organisasi atau system pengertian yang diterima secara bersama. sistem imbalan. toleransi terhadap konflik. Budaya organisasi disebarluaskan melalui ceritera.Kontrasnya struktur organisasi datar berpusat dan mengandalkan pada penilaian bersama antar orang untuk menyelesaikan pekerjaan. mudah untuk berubah. budaya organisasi dipertahankan melalui proses seleksi dan sosialisasi organisasi serta tindakan manajemen puncak. Relatif II. Budaya organisasi Nilai dan norma dalam suatu budaya organisasi bisa menjadi sumber lain dalam ketahanan untuk berubah. dan pola-pola komunikasi. Organisasi memili kepribadian seperti halnya individu.

Istilah strategi intervensi digunakan untuk menjelaskan pilihan cara yang digunakan sehingga proses perubahan berlangsung.1 Profil Singkat Pertamina Pertamina adalah perusahaan minyak dan gas bumi yang dimiliki Pemerintah Indonesia (National Oil Company). Dengan bergulirnya Undang Undang No. struktur. Struktur Klasifikasi struktur. yang berdiri sejak tanggal 10 Desember 1957 dengan nama PT PERMINA. tingkat formalisasi. 8 Tahun 1971 sebutan perusahaan menjadi PERTAMINA. Sebutan ini tetap dipakai setelah PERTAMINA berubah status hukumnya menjadi PT PERTAMINA (PERSERO) pada tanggal 17 September 2003 . Proses Organisasi Strategi terakhir memperhatikan perubahan proses organisasi seperti pengambilan keputusan serta pola-pola komunikasi. perubahan dalam rantai komando. termasuk perubahan yang mempengaruhi distribusi kewenangan. dan divisi. 3. 2. dan tambahan atau penghapusan posisi. departemen. dan proses organisasi. Pada tahun 1961 perusahaan ini berganti nama menjadi PN PERMINA dan setelah merger dengan PN PERTAMIN di tahun 1968 namanya berubah menjadi PN PERTAMINA. serta perubahan yang mempengaruhi saling hubungan antar pegawai dan tuntutan teknis pekerjaan mereka. Strategi cenderung masuk salah satu kategori dari empat kategori yang ada: manusia. alokasi imbalan. BAB III ANALISIS KASUS III. teknologi. 1. Teknologi Klasifikasi teknologi menyangkut modifikasi peralatan yang digunakan oleh pegawai. saling ketergantungan aktivitas kerja di antara para pegawai.

bintang digambarkan sebagai kekuatan dalam melaksanakan tugas nasional.berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2001 pada tanggal 23 November 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Baru pada tahun1968 unsur itu dilengkapi empat lengkung berwarna dasar biru. Wancana perubahan logo tetap berlangsung sampai dengan terbentuknya PT. UU No. 2 Latar Belakang Perubahan Logo Logo Lama Bila dilihat dari sejarahnya. dengan banner kuning bertuliskan PERTAMINA.8 tahun 1971. dengan banner tertulis PERMINA. sudah menjadi logo Pertamina sejak tahun 1961. 914/Kpts/DR/DU/1972 tanggal 23 Juni 1972. Ketika itu Pertamina dikukuhkan dalam UU tersendiri. logo tahun 1968 itu langsung dikukuhkan melalui Surat Keputusan Direksi No. unsur-unsur logo bintang dan kuda laut. Pertamina (persero) pada . Pada logo lama yang sudah berumur 37 tahun tersebut. Selama 37 tahun (20 Agustus 1968-10 Desember 2005) orang mengenal logo ”kuda laut” sebagai identitas koorporat Pertamina. Sedangkan kuda laut berarti fosil minyak yang mengandung daya ekonomi besar. sampai-sampai Pertamina sering disebut BUMN ''kuda laut''. Pemikiran tersebut dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya dan diperkuat melalui Tim Rektrukrisasi Pertamina tahun 2000 (tim citra) termasuk kajian yang mendalam dan komprehensif sampai pada pembuatan TOR dan penghitungan biaya. Program tersebut tidak terlaksana karena adanya perubahan kebijakan atau pergantian direksi. serta banner berwarna kuning. Karena sudah begitu terkenal. III. Sebenarnya pemikiran perubahan logo dimulai setelah terjadinya krisis Pertamina sekitar 1976.

tim ini tidak ditugaskan melahirkan konsep.tahun 2003. jenis perubahan yang terjadi adalah perubahan yang direncanakan karena perubahan tersebut telah dipersiapkan sejak 1967 saat . per Januari 2006. III. seorang direksi Pertamina mengatakan bahwa citra Pertamina selayaknya diperbaiki. Tujuan secara umum sendiri dari perubahan logo itu. Dibandingkan berbagai pemikiran pada waktu-waktu lalu yang lebih ke tataran normatif. karena di sektor hilir. Pertamina ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Pertamina itu sudah berubah. UU No. menggantinya seakan-akan memutuskan tali sejarah Pertamina. Sulitnya perubahan logo diantara lain dipengaruhi oleh perbedaan pendapat di berbagai pihak tentang kemungkinan logonya berubah. Pertamina akan bersaing dengan perusahaan asing seperti Petronas dan Shell. Selain itu. perubahan logo baru bisa terealisasi pada kepemimpinan Dirut Widya Purnama. Semangatnya adalah perubahan berasal dari seluruh komponen Pertamina. tetapi langsung memotori dan menjadi katalisator perubahan dengan tindakan nyata. Perubahan itu dilatar belakangi oleh dinamika dan kemajuan perusahaan. 22 Tahun 2001 men-set up Pertamina untuk masuk ke wilayah profesionalisme perusahaan migas yang benar-benar murni bisnis. Pemerintah sudah memutuskan.3 Jenis Perubahan Dalam kasus perubahan logo Pertamina. Logo kuda laut yang telah dikukuhkan sejak Agustus 1968 memang telah memiliki suatu ikatan emosional dikalangan pekerja dan masyarakat pada umumnya.perusahaan migas new comers milik negara tetangga yang begitu pesat. penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang selama ini menjadi tanggung jawab Pertamina akan diberikan pula kepada perusahaan lain. Dengan demikian. Pertamina melakukan perubahan dalam bentuk restrukturisasi dan reformasi serta dalam output sehingga berpengaruh dalam perubahan nilai. Tim Transformasi Pertamina dibentuk tahun 2006 ini. Pertamina mesti bersaing dengan perusahaan asing dan lokal yang masuk di bisnis eceran minyak. mindset serta budaya kerja dalam Pertamina itu sendiri. saat ini Pertamina sudah membekali diri dengan semangat riil berdasarkan pengalaman restrukturisasi dan transformasi sejak 1994. Namun.

Peresmian perubahan logo tersebut bertepatan dengan adanya pergantian pimpinan. Melalui adanya perubahan logo tersebut. perusahaan di San Francisco.000 untuk 30 aplikasi. Pertamina bidang energi merupakan dan sebuah yang entitas bisnis Visi yang memiliki kegiatan di petrokimia memiliki “Menjadi perusahaan yang unggul. maka harus dimulai dengan menciptakan motivasi kerja yang mendukung peningkatan kinerja. III. Pertamina(persero) dengan mengubah logo perusahaan dibarengi dengan menyuarakan semangat baru PT. Untuk mencapai kinerja karyawan yang baik. diharapkan mewujudkan sasaran tujuan baru yang dibawa dalam misinya. ''Sosialisasi eksternal bersamaan dengan iklan produk. surat. Budaya perusahaan yang coba dicanangkan PT. menandai HUT Pertamina yang ke-48. Mulai desain logo kantor pusat. yang nantinya akan tercermin ke publik eksternal. Logo dibuat oleh Landor. baik ke kalangan internal maupun eksternal. kartu nama. Amerika. Pertamina mengeluarkan US$ 225. sehingga pendapatan Pertamina bisa naik 30% pada 2006. Perusahaan ini juga mengubah beberapa logo perusahaan dalam negeri. Perubahan logo ini diharapkan dapat memacu kinerja. map. seperti BNI dan Indosat. Landor sudah berpengalaman 60 tahun lebih. Perubahan strategi yang dilakukan secara signifikan oleh Direksi PT. maju. Pertamina adalah agar perusahaan memiliki semangat baru (New Spirit Pertamina) melalui Tata Nilai FIVE-M yang diharapkan akan berdampak pada kinerja perusahaan. Sementara peresmian logo dilakukan pada 10 desember 2005.terjadi krisis Pertamina. dan terpandang” dan Misi yaitu: . Pertamina untuk mengubah budaya perusahaan (corporate culture) sehingga adaptif terhadap tantangan dunia bisnisnya.4 Manajemen Perubahan Untuk membuat logo baru. Pertamina mengaku tidak mengeluarkan biaya khusus untuk sosialisasi logo baru. stasiun pengisian bahan bakar. hingga truk pengangkut bensin. Pemahaman terhadap Tata nilai FIVE-M sebagai budaya organisasi mempunyai pengaruh penting dan signifikan terhadap peningkatan motivasi kerja karyawan serta mempunyai kontribusi penting terhadap peningkatan motivasi kerja karyawan. Hal ini tentunya tidak akan tercapai jika tidak dimulai dari publik internal perusahaan.'' kata Abadi Purnomo.

dan masyarakat sera mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Visionary. antara lain: . 2. Focus. mampu mewujudkan komitmen ke dalam tindakan nyata. 2. kompetitif. pekerja.1. pelanggan. menggunakan secra optimum berbagai kompetisi perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah perusahaan. Melakukan usaha dalam bidang energi dan petrokimia serta usaha lain yang menunjang bisnis perusahaan. 4. 5. dan berdasarkan tata nilai unggulan dan berorientasi laba. Merupakan entitas bisnis yang dikelola secara professional. menampilkan yang terbaik dalam semua aspek pengelolaan usaha. Tata nilai unggulan yang terdapat pada misi pertamina adalah “Five. dan sederajat dalam kegiatan usaha. Integritas. menempatkan seluruh pihak yang terkait setara. Logo Baru Pertamina Logo baru Pertamina memiliki makna yang perlu diketahui oleh para pekerja Pertamina dan public pada umumnya.M” antara lain: 1. Excellence. Mutual respect. Membaerikan nilai tambah bagi pemegang saham. 3. mengantisifikasi lingkungan usaha yang berkembang saat ini maupun yang akan dating untuk dapat tumbuh dan berkembang. 3.

Ubiquitly dan reach. Makna dari logo dan slogan inilah yang setidaknya diharapkan tertanam disetiap pekerja Pertamina. Kerjasama tim. disamping tata nilai yang sudah dirumuskan sebelumnya. pintar. antara lain: 1. Tangguh. Semangat melayani ini kemudian dijabarkan menjadi beberapa brand driver. modern. kepercayaan yang dapat dipertanggungjawabkan. sebagai konsultan perubahan Logo Pertamina juga merekomendasikan sejumlah unsur yang harus dimiliki oleh Pertamina dalam membentuk kondisi kedekatan dengan konsumennya. berenergi. produk-produk yang dibuat harus membangun kedekatan dengan konsumen (customer intimacy) dan membangun hubungan (building relationship). Elemen logo membentuk huruf “P” yang secara keseluruhan merupakan representasi bentuk panah yang melesat. jangkauan luas 5. yang dialih bahasakan menjadi “selalu hadir melayani”. customer intimacy dan building relationship yaitu. Hijau mencerminkan : sumber daya energi yang berwawasan lingkungan. dan pengertian. 2. . Semuanya tergabung dalam slogan “always there”. bersih 8. Terdapat dimana-mana. operasional 3. Kepercayaan. Merah mencerminkan : Keuletan dan ketegasan serta keberanian dalam • menghadapi berbagai macam kesulitan. dimaksudkan sebagai Petamina yang bergerak maju dan progresif. Warna-warna yang berani menunjukan langkah besar yang diambil Pertamina dan aspirasi perusahaan akan masa depan yang lebih positif dan dinamis. dapat dipercaya. guaranteed reliability yaitu. Akrab. mudah. Ketiga. antara lain: Pertama. Kedua.1. harga terjangkau. Bersahabat. Mudah. atau sederhananya berarti produk Pertamina harus ada dimana-mana (ubiquitly) dan produk itu mudah dijangkau konsumen (reach). Mengikiti zaman. performasi 6. dimana: • • Biru mencerminkan : andal. selalu bersama anda 2. Landor. efisien. pengertian. dan bertanggung jawab. fungsional 7. Selain itu. dapat diandalkan terpercaya 4.

Budaya perusahaan (corporate culture) adalah satu presepsi umum yang diterima oleh seluruh pekerja dalam memandang sesuatu. Ia dilihat sebagai karakteristik yang memberikan nilai-nilai pada perusahaan. lebih kepada hal-hal yang tidak kasat mata. namun tercermin dalam prilaku pekerja perusahaan. Keahlian. figure. Logo merupakan bentuk identitas suatu perusahaan (coporate identity). ia menjadi representasi visual keberadaan perusahaan. dan sebagainya. bahwa identitas perusahaan bukanlah logo semata. visi. seperti . bentuk dan tulisan. sangat sala jika mengatakan perubahaan logo serta merta merubah identitas perusahaan. misi. Namun perlu dipahami juga. Perubahaan logo dipandang perlu untuk memaknai kembak\li keberadaan perusahaan dimata pekerja dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya. yang utama dan memegang peranan penting dari identitas perusahaan. Logo hanya bagian luar (outer part) identitas perusahaan. logo perusahaan menjadi alat untuk mengkomunikasikan atau menyebarluaskan seperangkat nilai. yang menjadi budaya perusahaan. yang dijalankan secara konsisten. perusahaan memiliki identitas yang membedakan dengan perusahaan lain. umumnya logo dibarengi dengan makna. ideology. yang dapat direpresentasikan secara komukatif kepada public. baik dari segi warna. keyakinan. merk. kreativitas. slogan. Berbeda dengan perubahan logo. Dalam lingkup perusahaan atau dunia usaha. sebagaimana. Budaya bukanlah gambar yang bisa dihapus dan digambar ulang layaknya sebuah logo. beserta nilai-nilai yang diharapkan. Dari penjelasan diatas. nilai-nilai dasar. Mereka memerlukan penanda untuk mengingatkan keberadaan mereka yang baru. Diperlukan semacam pemaksaan berupa aturan-aturan komprehensif yang berkaitan dengan reward dan punishment. Identitas perusahaan mencakup karakter dan citra perusahaan. Melalui budaya perusahaan. sikap. logo . yang merefleksikan budaya. adapun tujuan perubahaan logo dapat diartikan sebagai simbolisasi atau penanda adanya perubahan.Harapan Dibalik Pergantian Logo Baru Pertamina Logo pada dasarnya adalah sebuah symbol atau penanda. Itu sebabnya. Jadi. kecerdasan maupun motivasi yang tinggi dari . dan semacamnya. Sementara bagian dalam (inner part). perubahan budaya jauh lebih sulit dan memerlukan waktu. Disinilah peran symbol. dan tampilan kasat mata lainnya. Lebih jauh. Kebanyakan orang umumnya kesulitan dalam menerjemahkan nilai-nilai dan menyadari adanya perubahan.

Akibatnya Pertamina harus membayar denda sebesar Rp 1 Miliar yang harus disetorkan ke kas negara sebagai setoran penerimaan negara bukan pajak Departemen Keuangan. yaitu : memperkuat core value dengan membangun mindset identity serta meningkatkan semangat yang tinggi untuk melayani dan merubah perusahaan berdasarkan tata nilai Pertamina untuk membuat behavioral identity yang harus diterapkan setiap pekerja dalam logo. setiap aktivitasnya sehingga tercermin citra positif Pertamina. Putusan PK tentang penunjukkan langsung proyek perubahan logo Pertamina menunjukkan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah tidak boleh dilakukan dengan menunjuk langsung.5 Dampak Perubahan Logo Pertamina Dampak Negatif Mahkamah Agung menolak Peninjauan Kembali logo Pertamina. Padahal tender di atas Rp1 miliar harus dilakukan secara terbuka. mengkomunikasikan perubahan perusahaan melalui visual identity. Proses pengadaan harus dilakukan dengan tender yang fair. pergantian logo itu juga melanggar ketentuan. serta mendorong daya saing perusahaan dalam menghadapi perubahaan-perubahaan yang terjadi.pekerja memang merupakan unsur kredebilitas yang harus dimiliki oleh pekerja agar perusahaan dapat mencapai kesuksesan. yang diantaranya berupa III. . Pertamina secara sah dan meyakinkan melanggal ketentuan Pasal 19 Huruf d Undang-Undang Nomor 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha tidak sehat karena menunjuk secara langsung LANDOR untuk membuat logo PT Pertamina tanpa alasan yang sah. Pergantiaan logo Pertamina merupakan salah satu dari tiga langkah dari perubahan identitas Pertamina. mendorong perubahan budaya perusahaan bagi seluruh pekerja. BUMN Watch juga menilai. Pergantian logo Pertamina dilaksanakan dengan tujuan untuk dapat membangun semangat (spirit) baru. mendapatkan citra yang lebih baik diantara perusahaan-perusahaan minyak dan gas dunia. Ketiga. bukan atas penunjukan langsung. karena tidak melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan melanggar Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2000 tentang Tender Terbuka.

membangun entitas bisnis kelas dunia. Salah satunya adalah dengan merubah budaya kerja.3 triliun (prognosa) atau 177% dari target tahunan yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2005 sebesar Rp 6. Keberhasilan Pertamina ini juga diikuti oleh penurunan jumlah penjualan BBM bersubsidi 2005 dari rencana APBN sebesar 59. Jika target 2005 biaya yang dikeluarkan per liter sebesar Rp 330 sampai Rp 350.4 triliun. Sementara itu processing cost kilang Pertamina berhasil ditekan menjadi US$ 1. Menutup tahun 2005.6 juta KL ditekan menjadi 56. Konsep yang diusung oleh Pertamina adalah Visi Pertamina 2010. Kilang Pertamina mencapai range target yang ditetapkan dengan jumlah total mencapai 42.BBL.4 juta KL. mendapatkan pandangan dari masyarakat yang lebih baik diantara global oil . volume produksi BBM Ex. Pertamina sebagai perusahaan migas yang tetap dipercayai Pemerintah dalam menjalankan PSO (Public Service Obligation) harus segera berbenah diri dalam menghadapi kompetisi saat ini.56 US$/BBL dan 0. Pertamina telah menunjukkan berbagai prestasi terutama peningkatan di bidang pelayanan terutama pengadaan dan pendistribusian BBM dan gas bumi di dalam negeri.71. Penurunan volume ini juga merupakan penghematan terhadap besaran subsidi BBM 2005. PT Pertamina (Persero) mengukir kinerja yang membanggakan dengan dibukukannya keuntungan sebesar Rp 11. Pihak Pertamina mengatakan bahwa perubahan logo juga mempunyai pertimbangan untuk membangun semangat baru.Dampak Positif Setelah melakukan perubahan logo.9 juta KL. mendorong perubahan kerjasama yang berbudaya bagi seluruh pekerja.62 /BBL dari target sebesar US$ 1.79 US$/BBL. Tidak hanya itu. biaya produksi gas dan finding cost juga berhasil ditekan masing-masing menjadi 0. Untuk operasional sektor hilir juga menunjukkan efisiensi dalam hal biaya operasi misi perusahaan sehingga dapat mencapai target yang ditetapkan. Secara operasional Pertamina Hulu berhasil menekan biaya produksi minyak bumi dari target 9 sampai 10 US$/BBL menjadi 8. maka realisasinya menunjukkan biaya yang tercatat sebesar Rp 347 per liter. Pertamina juga berhasil melakukan penjualan BBM Non Subsidi 6.4 juta kilo liter (KL) atau diatas target sebesar 5. Sebuah mimpi indah Pertamina siap tinggal landas tumbuh dan berkembang. Selama tahun 2005. program-program perubahan Pertamina harus dapat diukur dan ditangkap secara mudah oleh publik.43 US$/BBL. perubahan yang nyata dan terasa manfaatnya secara nyata oleh publik adalah program yang mencerminkan bagaimana kualitas hubungan Pertamina dengan stakeholders.63 juta kilo liter.

Repetita II (2009-2011). tapi sudah ada beberapa yang sudah lebih sehat dan memberikan dividen kepada Pertamina sebagai induk Bahkan PT Pertamina EP.2014). lambang kuda laut itu sering mengingatkan orang pada sosok lain Pertamina sebagai sarang KKN. Memang masih ada yang belum sehat betul. beberapa tahun sejak dibenahi semakin mandiri dan bahkan satu dua anak perusahaan memberikan dividen kepada sang induk. Kuda laut sarat dengan nilai historis perjuangan dan pengabdian Pertamina kepada Negara dan bangsa. maju dan terpandang. Bandingkan dengan tahun 1994. sekecil apapun perubahan itu. III. dan adanya perubahan strategi perusahaan untuk menghadapi persaingan serta semakin banyak terbentuknya entitas bisnis baru di bidang hulu dan hilir. Oleh karena itu pada awal restrukturisasi Pertamina berusaha memperbaiki diri dari pola usaha Pertamina yang semula. . Diciutkan ke core business. Pertamina melakukan pembenahan anak perusahaan. Sebagai wujud tindakan yang konkret. Kualitas pekerja harus ditingkatkan dengan berbagai training dan diskusi untuk membentuk pola piker yang maju dan modern serta memiliki semanagat persaingan yang tinggi untuk menjadi yang terbaik. Di mana hasilnya mudah diukur.dan gas companies serta mendorong daya saing perusahaan dalam menghadapi perubahanperubahan yang terjadi seperti adanya perubahan status dan peran hukum perusahaan menjadi perseroan. sedang bergiat membangun diri melalui Rencana Pembangunan Tiga Tahun (Repetita) dari Repetita I (2006-2008). ternyata perubahan logo juga harus disertai dengan perubahan nyata yang lain. Namun demikian.6 Upaya Pertamina dalam memanajemen perubahan logo Salah satu upaya ke arah itu yang terlihat kasat mata adalah perubahan logo. juga harus diapresiasi sebagai sebuah usaha ke arah yang lebih baik. (www. Pertamina berusaha mengajak publik untuk melihat secara objektif setiap perubahan di tubuh perusahaan. dan Repetita III (2012 .pertamina. Tapi di sebagian orang. Sekarang Pertamina dapat menjadi perusahaan yang berkelas dunia sesuai dengan visi Pertamina menjadi perusahaan yang unggul. Pihak pertamina mempersilahkan masyarakat untuk melihat kondisi anak perusahaan Pertamina saat ini. Kualitas SDM Pertamina tidak hanya dilihat dari tingginya tingkat pendidikan yang dimiliki namun juga dari semangat kerja dan kemampuan dan kerja tim untuk meningkatkan kualitas yang lebih baik. saat restrukturisasi dan perubahan logo dimulai.com).

Perubahan yang terjadi pada PT Pertamina merupakan perubahan yang bersifat direncanakan karena perubahan tersebut telah dipersiapkan sejak 1967 saat terjadi krisis Pertamina. Peresmian perubahan logo tersebut bertepatan dengan adanya pergantian . Perubahaan organisasi adalah perubahan yang terjadi pada pelaku organisasi.BAB IV PENUTUP IV. Contohnya perubahan pada PT. struktur organisasi dan teknologi dalam suatu organisasi dalam rangka mengarah keefektifan. Perubahan dapat terjadi karena sebab-sebab yang berasal dari dalam maupun dari luar organisasi tersebut.1 Kesimpulan Manajemen Perubahan adalah upaya yang dilakukan untuk mengelola akibat-akibat yang ditimbulkan karena terjadinya perubahan dalam organisasi. Pertamina.

sondang. 3.pertamina. Dalam manajemen perubahannya.com . Pertamina sebagai perusahaan yang unggul seharusnya bisa meningkatkan prestasi di segala bidang baik itu prestasi sebagai perusahaan dagang dalam ruang lingkup distribusi dan perolehan keuntungan maupun sebagai perusahaan yang melakukan pelayanan kepada masyarakat. Ratminto dan atik septi winarsih.2 Saran 1.id www. PT Pertamina menghadapi dua sisi yang bertolak belakang yang menimbulkan dampak positif dan negatif baik itu dampak internal maupun eksternal. sri suyati.Manajemen abad21.pimpinan. Setelah adanya perubahan. Walaupun perubahan logo tidak merupakan inti dari perubahan yang terdapat dalam PT Pertamina. www.2006. IV. diharapkan mewujudkan sasaran tujuan baru yang dibawa dalam misinya.1995. Perubahan logo yang mewakili perubahan dalam tubuh Pertamina diharapkan memang sesuai yang terjadi didalam realisasinya dalam rangka menuju ke arah yang lebih baik. DAFTAR PUSTAKA Panji anaroga.google.co.Manajemen pelayanan.Yogyakarta:Pustaka Pelajar. Stephen P.Perilaku keorganisasian. yang merefleksikan budaya.1998.Jakarta:Pustaka Jaya. Robbins.Jakarta:Bumi Aksara. namun logo sebagai makna yang mewakili identitas perusahaan mencakup karakter dan citra perusahaan. Siagian.Teori Organisasi.1994. 2. yang dapat direpresentasikan secara komukatif kepada publik. Melalui adanya perubahan logo tersebut. maka Pertamina hendaklah semakin meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.