DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL……………………………………………………… DAFTAR ISI………………………………………………………………. 1 BAB I PENDAHULUAN……………………………………………….... 2 Latar Belakang Masalah………………………………………………….. 2 Rumusan Masalah………………………………………………………… 2 Tujuan…………………………………………………………………….

2 BAB II PEMBAHASAN…………………………………………………. 3 Pengertian Konstitusi…………………………………………………….. 3 2.1 Isi Konstitusi…………………………………………………………. 3 2.2 Tujuan Konstitusi…………………………………………………..... 2.3 Klasifikasi Konstitusi dalam Perbagai Perspektif …………………... 2.4 Proses Perubahan Konstitusi (Amandemen)………………………… 2.5 Sejarah Lahirnya Konstitusi di Indonesia…………………………… Kesimpulan…………………………………………………………….... 3.1 Saran…………………………………………………………………. DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………….. 4 4 5 6

BAB III PENUTUP……………………………………………………… 7

1

Mengetahui sejarah lahirnya konstitusi di Indonesia.kita akan menemukan 2 macam hukum: 1)Hukum tata negara (Constitutional law) sebagai yang mengatur negara. by means of which the state governs. Menetahui tujuan adanya konsitusi.M. Mac Iver dalam bukunya “The Modern state” halaman 250 menulis :” Evenwithin the sphere of the state there are two kinds of law.Unsur pokok inilah yang akanmenjadi Headline dalam makalah ini. The former is constitutional law. 6. There is the law. R. 1.2 Tujuan 1. dapat kitanamakan “Ordinary law”(Hukum biasa yang dipergunakan untuk bergerak. Mengetahui beberapa hal yang dimuat dalam konstitusi.BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Dalam hidup bernegara. 4. ada 2 macam hukum. 5.Apa pengertian Konstitusi? 2. Ada hukum yangmemerintah negara dan ada hukum yang merupakan alat bagi negaraUntuk memerintah. untuk membedakannya dari hukum yang pertama. “actief dienend. dapat kita simpulkan bahwa dalam hidup bernegara.1 Rumusan Masalah Dari sedikit gambaran diatas.Apa tujuan konstitusi? 4.Bagaimanakah sejarah lahirnya konstitusi di Indonesia? 1. 3. 2.hukum yang pertama adalah“Constitutional law”(Hukum tatanegara). which governs the state and there is the law.Bagaimana Proses perubahan konstitusi (amandemen)? 6. kita tidak dapat lepas dari sesuatu yang disebuthukum. Karena memang fungsinyasangatlah krusial dalam mengatur kehidupan bernegara. 2)Hukum biasa (Ordinary Law) sebagai hukum yang digunakan negara untuk mengatur sesuatu hal. 2 . the latter we may for the sake of distinction call ordinary law”( Dalam linkungan negara.) Dari kutipan tersebut. tentu akan memunculkan beberapa pertanyaanantara lain sebagai berikut: 1.Unsur pokok dalam Hukum ini adalah Konstitusi. Mengetahui beberapa klasifikasi Konstitusi dari beberapa perspektif. Termasuk dalam hukum ini adalah Hukum pidana danhukum perdata. Hukum yang kedua. Mengetahui proses perubahan konstitusi ( amandemen).Apa sajakah klasifikasi konstitusi itu? 5. Tidak ada satupun negara tanpa hukum.Apa sajakah isi konstitusi itu? 3. Memahami konsep dasar tentang konstitusi.

suatu konstitusi merupakan suatu peraturan pokok (fundamental) mengenai sokosoko guru atau sendi-sendi pertama untuk menegakkan bangunan besar yang bernama “Negara”. yang ditarik dari prinsip. Sedangkan bangsa Indonesia sendiri membutuhkan 37 pasal 7 untuk merumuskan berbagaimacam hal yang fundamental dalam berdirinya NKRI. Maka dapat dipahami. institusi dan adatkebiasaan. Orang Norwegia mengatakan bahwa memerlukankira. isi UUD 1945 adalah sebagai berikut: a)Bentuk dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. sementara bangsa India membutuhkan kira.undang yang menjadi dasar (grond) darisegala hukum. Sedangkan Abu Daud Busroh membagi pengertian konstitusi menjadi 2macam: a)Konstitusi dalam arti luas adalah peraturan. Konstitusi di Indonesiaadalah Undang.0 Pengertian Konstitusi Kata Konstitusi berarti “pembentukan”. konstitusi adalah kumpulan hukum.UndangDasar” seperti grondwet tadi. sudah dapat dipastikan bahwa konstitusimemuat berbagaimacam hal yang sangat penting dalam terbentuknya suatunegara. d)Hak asasi manusia. Sedangkan di Indonesia menggunakan kata “ Undang. 2.Secara global.prinsip rasio tertentu yang membentuk sistemumum. e)Kewarganegaraan 3 . Wheare. Dengan demikian.Maka. berasal dari kata kerja “Constituer” (bahasa Prancis) yang berarti membentuk.kira 250halaman untuk konstitusi mereka tahun 1950.1 Isi Konstitusi Berdasarkan pengertian diatas. Yang dibentuk adalah sebuah negara.orang berbeda pemikiran menyangkut apa yangharus menjadi isi konstitusi.Undang Dasar 1945.kira 25 halaman. c)Sistem pertahanan negara. bahwa bahasa Belanda menggunakan kata “Grondwet”.BAB II PEMBAHASAN 2. Menurut K. Dengan melihat sekilas pada konstitusikonstitusi dari berbagai negara. b)Sistem pemerintahan.mengatur dan memerintah negara baik yang tertulis maupun tidak. dengan mana masyarakat setuju untuk diperintah.peraturan yang membentuk. b)Konstitusi dalam arti sempit adalah peraturan negara yang tertuang dalamsatu dokumen. Konstitusi mengandung permulaan dari segala peraturan mengenai suatu negara. yang berarti suatu undang.akan nampak jelas bahwa orang. C.

Berdasarkan Sifat Konstitusi Berdasarkan sifat konstitusi. baik dalam halkewenangannya maupun cara bekerjanya.Konstitusi menggambarkan struktur negara dan bekerjanya lembaga-lembaga negara.yaitu : a)Konstitusi yang supreme terhadap legislatif yaitu yang tidak dapatdiamandemen oleh badan legislatif.Berdasarkan subyek yang berhak mengamandemen konstitusi.Konstitusi menjelaskan kekuasaan dan kewajiban pemerintah.Mengadakan tata tertib dalam berbagai lembaga kenegaraan.2 Tujuan Konstitusi Hukum pada Umumnya bertujuan untuk mengadakan tatatertib gunakeselamatan masyarakat.3 Klasifikasi Konstitusi dalam Perbagai Perspektif Konstitusi memiliki beberapa klasifikasi dalam beberapa perspektif. Peaslee ”Constitutions of Nations” . tujuan konstitusi secara global adalah: a. Menurut bukukarangan Amos J.Mengadakan tata tertib dalam hal hak-hak asasi manusia yang harus dijamin perlindungannya. karena itu juga berfungsi mencegah kekuasaan yg sewenang-wenang. Hanya Inggris dan Canada yang tidak mempunyai konstitusi tertulis. hampir semua negaradi dunia mempunyai konstitusi terulis. K. Wheare membagi konstitusi menjadi 2. yaitu konstitusi tertulis (written constitution) dan tidak tertulis (unwritten constitution). Wheare membagi konstitusi menjadi 2. 4 .tetapi harus melalui proses khusus.2.yaitu : a)Konstitusi Rigid (kaku) adalah konstitusi yang bisa diamandemen. b)Konstitusi Fleksibel adalah konstitusi yang dapat diamandemen tanpamelalui proses khusus. 3. C. yang penuh dengan bentrokan antara berbagaikepentingan yang tersebar di tengah-tengah masyarakat . K. C. Berdasarkan perspektif ini. Maka dari itu. B. C.Konstitusi membatasi kekuasaan pemerintah. Sedangkan konstitusi tak tertulis itu sepertihalnya hukum tak tertulis yang berdasar atas adat kebiasaan. Antaralain adalah sebagai berikut. 4.Konstitusi menetapkan dan melindungi hak-hak dasar warganegara 2.A. b. 2.Konstitusi tertulis dan Tidak tertulisTernyata di dunia ada 2 macam konstitusi. Dalam satu situs mengatakan bahwa tujuan konstitusi adalah sebagai berikut: 1.

Sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.5Sejarah Lahirnya Konstitusi di Indonesia. perubahan konstitusi melalui pembentukan badan khusus. ada 4 cara untuk mengubah konstitusi.lembaga lain diluar legislatif. Pada tahun 1855.d)Atau setelah pembahasan selama tiga bulan 2. Persiapan itu telah dilakukan sejak akhir Mei 1945. D.negara bagian. Berdasarkan Proses Pendistribusian Kekuasaan Pemerintahan. C. K. Diantaranya Gubernur Jenderal diganti oleh Gun. yaitu: a)By the ordinary legislature but under certain restrictions . diantaranyaadalah: a)Amandemen tidak bisa dilakukan oleh legislatif semata. Departemenkehakiman diubah menjadi sihoo-bu. b)Boleh mengamandemen konstitusi hanya melalui dua pertiga mayoritas. c) By a majority for all units of a federal state. Menurut C.Sei kan. Misalnya: Masa UUDS 1950 di Indonesia.Dengan aturantersebut. tetapi masihmembutuhkan dukungan dari lembaga. ditetapkan suatu undang-undang 1945. yaitu “wet”(undang-undang) atau “algemeen maatregel van bestuur”( keputusan raja Belanda). Pada masa penjajahan Belanda. C. Misalnya: Perancis pada masa De Guille.F Strong. Indonesia merupakan bagian dari kerajaanBelanda.yaitu: -wet -algemeen maatregel van bestuur -Ordonnantie -regeerings verordening Pada masa pendudukan Jepang sejak bulan Maret 1942 hingga 17 Agustus1945. Misalnya:UUD 1945.yaitu : a)Konstitusi Kesatuan adalah kekuasaan legislatif pusat dalam mengatur legislatif di bawahnya. sistem ketatanegaraan Indonesia tidak jauh berbeda dengan rasa penjajahanBelanda. ada beberapa proses khusus yang harusdilalui dalam mengamandemen konstitusi. b)Konstitusi Federal adalah kekuasaan pemerintah dibagi antara pemerintah untuk seluruh negara dan pemerintah untuk negara. Wheare.d) By a special convention. b) By the people through a referendum(konstitusi dirubah oleh DPR yang baru terbentuk).undang. seluruh hukum ditentukan melalui salah satu jalan. Wheare membagi konstitusi menjadi 2. Sedangkan menurut K. Oleh PPPKI(Panitia Persiapan Penyelidikan Kemerdekaan 5 .b)Konstitusi yang tidak supreme terhadap legislatif. 2. Berdasarkan perspektif ini. seperti di Amerika. c)Atau setelah pemilu. terjadilah “ reegering sreglement”yang menghasilkan“ Indische staatsregeling”yang didalamnya mengenal 4 macam undang. yaitu terdapat di negara-negara federal. Aturan yang digunakan pada saat itu adalah “ grondwet”.4Proses Perubahan Konstitusi (Amandemen).

Akibatnya. beberapa daerah di Indonesia diberi status Negara Bagian dari suatunegara federasi. R. B. muncullah UUDS 1950. Hingga akhirnya pada tanggal 28 Januari 1949 DK PBB menerimaresolusi yang memuat: A. B. terjadilah perundingan pertamaIndonesia. Namun hal itu tak pernah dihiraukan. Radjiman Wedioningrat. Hingga akhirnya terjadilah KMB padatanggal 13 Agustus 1949 di Den Haag.Supaya segera dilakukan “cease fire”(pemberhentian tembak-menembak).Belanda yang diwakili oleh Van Mook dan Sutan Syahrir dengan pimpinan Jenderal Inggris Christison yang tak menghasilkan apa-apa. yaitu Belanda. Indonesia menjadi Negara Kesatuan.K. Hingga akhirnya berubahmenjadi UUD 1945.pemimpin Republik Indonesia. dan Agresi Militer IIoleh Belanda.Indonesia) yang dipimpin oleh Dr. Belanda berusahakembali ke wilayah Indonesia dengan NICA (Netherlands Civil Affairs).Membebaskan pemimpin. Kemudian pada tanggal 17 Nopember 1945.Pemerintah Belanda mengakui Pemerintah Republik Indonesia berkuasade facto atas Jawa. bernamaRepublik Indonesia Serikat.Kedua pemerintah akan bekerjasama untuk waktu singkat untuk membentuk negara federasi yang berdaulat dan demokratis. T. Setelah itu. Tidak lama kemudian. Berlanjut dengan Agresi Militer I. Dilanjutkan dengan persetujuan linggarjati pada tanggal 25 Maret 1947 yangintinya adalah: A. dan Sumatera. Persetujuan Renville. Madura. Setelah kekalahan Jepang dari sekutu pada Perang Dunia II. 6 .

Bangsa Indonesia berkomitmen dengan UUD 1945 yang memuat 37 pasal.BAB III PENUTUP 3. Konstitusi di Indonesia memilki sejarah panjang dan cukup berliku. 7 . walaupun adaangin taufan menerjang. agar bangunan Negara tetap berdiri.tiang Bangsa Indonesia.sehingga bangunan yang asli dan molek menjadi jelek. suatu konstitusi merupakan suatu peraturan pokok (fundamental) mengenai sokosoko guru atau sendi-sendi pertama untuk menegakkan bangunan besar yang bernama “Negara”. 3.0 Kesimpulan Dengan demikian. mari kita jaga bersama kekokohan tiang. kalau adaserangan dari tangantangan jahil yang akan menggantikan sendi. Konstitusi harus tahan uji.perubahan konstitusi cukup melelahkan.sendi itudengan tiang. Begitu pentingnya konstitusi. Hinggaakhirnya. Maka dari itu.1 Saran Perjalan pencarian jatidiri bangsa Indonesia berupa sejarah perubahan.tiang yang lain coraknya dan yang akan merubah wajah negara. Sendi. yaitu UUD 1945.sendi ini haruslahkuat dan tidak mudah runtuh.

Wirjono. www. Jakarta: Dian Rakjat. Abu Daud.Azas Hukum Tatanegaradi Indonesia. Azas.2005. Busroh.Prodjodikoro. 1983. Jakarta: Bina Aksara 4.org/surat/konstbahasa.laohamutuk.pdf 8 . Intisari Hukum Tatanegara Perbandingan Konstitusi9 Negara.DAFTAR PUSTAKA 1.

ANDRE 3. S. ASTARIA 4.TUGAS PKN ISI KONSTITUSI NEGARA DI S U S U N OLEH : 1.Pd YAYASAN PENDIDIKAN SMA SANUDIN BANYUASIN 9 . ANGGA KLS : X 2 GURU : PEDRO. BELLA ANGGRAINI 2.