P. 1
Seni Rupa Modern Dan Seni Rupa Kontemporer Real)

Seni Rupa Modern Dan Seni Rupa Kontemporer Real)

|Views: 1,212|Likes:
Published by Vina Septiani

More info:

Published by: Vina Septiani on Jan 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/31/2013

pdf

text

original

Seni rupa modern dan seni rupa Kontemporer A.

Sejarah
1) Seni rupa kontemporer
Pengertian “kontemporer” dibandingkan dengan istilah modern hanya sekedar sebagai sekat munculnya perkembangan seni rupa sekitar tahun 70-an dengan menempatkan seniman-seniman Amerika seperti David Smith dan Jackson Pollock sebagai tanda peralihan. Dalam seni rupa Indonesia, istilah kontemporer muncul awal 70-an, ketika Gregorius Sidharta menggunakan istilah kontemporer untuk menamai pameran seni patung pada waktu itu. Suwarno Wisetrotomo, seorang pengamat seni rupa, berpendapat bahwa seni rupa kontemporer pada konsep dasar adalah upaya pembebasan dari kontrak-kontrak penilaian yang sudah baku atau mungkin dianggap usang. Pendapat lain dari Yustiono, staf pengajar FSRD ITB, melihat bahwa seni rupa kontemporer di Indonesia tidak lepas dari pecahnya isu postmodernisme (akhir 1993 dan awal 1994), dimana sepanjang tahun 1993 menyulut perdebatan dan perbincangan luas baik di seminar-seminar maupun di media massa pada waktu itu. Sedangkan kaitan seni kontemporer dan (seni) postmodern, menurut pandangan Yasraf Amior Pilliang, pemerhati seni, pengertian seni kontemporer adalah seni yang dibuat masa kini, jadi berkaitan dengan waktu, dengan catatan khusus bahwa seni postmodern adalah seni yang mengumpulkan idiom-idiom baru. Lebih jelasnya dikatakan bahwa tidak semua seni masa kini (kontemporer) itu bisa dikategorikan sebagai seni postmodern, seni postmodern sendiri di satu sisi memberi pengertian, memungut masa lalu tetapi di sisi lain juga melompat kedepan (bersifat futuris).

2) Seni rupa modern
Ekspresi estetis terutama dalam seni lukis modern memberika kesempatan yang seluas-luasnya kepada seniman seni lukis untuk mengekspresikan idenya dengan berbagai cara yang tidak terbatas. Inilah yang sesungguhnya melanda dunia seni lukis pada saat ini. Obyek-obyek yang jumlahnya sangat banyak di alam ini merupakan ide-ide yang tak terbatas dalam pengolahan daya kreatif seniman. Pada perkembangan seni lukis modern dengan pengekspresian karya seni lukis secara estetis inilah karya seni menjadi sangat produktif dan kreatif, sedangkan tokoh-tokohnya sangat banyak baik di Indonesia maupun dimanapun tempat di dunia ini. Abad ke 19 merupakan periode pertama yang penuh arti dalam sejarah seni lukis modern. Pada masa itu bermunculan berbagai macam corak dan gaya seni lukis yang secara tidak langsung membedakan dengan sebelumnya. Yang

Indonesia masih dalam suasana perjuangan melawan penjajah. Seni lukis modern merupakan ekspresi estetis dari segala macam ide yang bisa diwujudkan oleh pelukis dalam bentuk-bentuk yang kongkrit dimana kebebasan serta sikap bathin pelukis sangat menentukan proses pembuatan lukisan. bila seorang pelukis melihat suatu obyek. Der Balu Reiter. realisme. Abas Alibasyah. Basuki Reksobowo. sebagai penemuan dan pembaharuan akibat perkembangan teknologi yang mau tidak mau membawa pengaruh besar di bidang seni rupa. sehingga sulit mencari tanda kelahiran seni lukis modern. sebagai reaksi terhadap semua jenis yang abstrak. impresionisme. Para perintisnya adalah Sudjojono. Ia bebas mengolah menurut kreatifitasnya. Ditinjau dari penggunaan material atau media pengungkapan nilai-nilai ide ekspresi estetis. suprematisme. dan sebagainya. Kemudian Amerika Serikat dengan New York-nya juga memegang peranan penting. walaupun dari segi isi atau temanya berbeda. sesuai denga tuntutan zamannya. Dimasa kini. mesin-mesin. Daya dorong kearah perkembangan ekspresi estetis yang kreatif dan orisinal dimulai sejak tahun 1922. karena ia merupakan pelukis yang mendapat pendidikan di barat dan dipengaruhi pelukis romantik Perancis Delacroix. kubisme. Sesudah pop-art. Aliran ini menggambarkan kecendrungan menggunakan benda-benda seperti boneka. obyektivitas baru. romantisisme kelompok Barbinson. maka lukisan yang dihasilkan tidak mesti obyek yang menimbulkan ide.menjadi pusatnya mula-mula adalah Perancis dengan kota Parisnya. Kemudian di Inggris dan Amerika Serikat lahir pop-Art. neo-dadaisme. menurut ekspresi estetisnya. Perkembangan seni lukis Indonesia ditandai dengan beberapa periodisasi. optical art. Die Bruke. Jadi sesudah zamannya David yang merupakan permulaan seni lukis modern. Bila dipakai periodisasi sejarah seni rupa modern barat menurut Canaday. Seniman-seniman kreatif telah memanfaatkan dan mengeksploitasi bahan dan teknik-teknik baru hasil kemajuan ilmu dan teknologi abad ke 20. kemudian disusul dengan munculnya aneka ragam gaya lukisan abad ke 20 seperti fauvisme. berkembang pula aliran baru yang dikenal dengan nama environtment-art dan happening-art. Rusli. ada yang menganggap bahwa seni lukis modern Indonesia dimulai dari Raden Saleh. Kadang juga pop-art disebut realisme baru. Corak lukisannya bermacam-macam sesuai dengan dinamika kreatifitasnya. botol dan kaleng minuman serta barang rongsokan. Namun perlu dijelaskan bahwa untuk disebut modern sebuah lukisan tidak harus abstrak. Di indonesia Pada waktu Eropa dilanda pergolakan melawan tradisi. yakni untuk menyebut kecendrungan internasional diantara pelukis dan pematung yang mengembalikan ide-ide mereka ke dunia obyek yang bisa diraba. dimana sebetulnya pada . mulai dari David dengan aliran neoklasikisme. Pada masa kini seni lukis modern Indonesia bercorak abstrak. Berbagai gejala yang timbul di Indonesia sebetulnya bagaikan refleksi yang telah terjadi di barat.

anarki. B. alias meleburnya batas-batas antara seni lukis. teater. Kini seni lukis modern memberi kemungkinan yang tak terbatas. Begitu pula dengan tarian. II. demikian pula material hasil industri teknologi yang banyak mempengaruhi ekspresi estetis seniman dalam perkembangan seni lukis modern. Misalnya lukisan yang tidak lagi terikat pada Rennaissance. grafis. Seni rupa Modern Pengertian “modern” dalam terminologi seni rupa tidak bisa dilepaskan dari prinsip modernisme atau paham yang mendasari perkembangan seni rupa modern dunia sampai pertengahan abad ke-20. I. 3ocia. hingga aksi politik. Lukisan kontemporer adalah karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui. Secara awam seni kontemporer bisa diartikan sebagai berikut: 1) Tiadanya sekat antara berbagai disiplin seni. omong kosong. Ini sebagai pengembangan dari wacana pascamodern (postmodern art) dan pascakolonialisme yang berusaha membangkitkan wacana pemunculan indegenous art (seni pribumi). Dari penafsiran seorang pelukis Jerman yang . patung. 3) Seni yang cenderung diminati media massa untuk dijadikan komoditas pewacanaan. Sehingga menegaskan bahwa seni kontemporer adalah karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui. Seni rupa modern dunia memiliki nilai-nilai yang bersifat universal. 2) Punya gairah dan nafsu “3ocial3tic” yang berkaitan dengan matra 3ocial dan politik sebagai tesis. kriya. Kontemporer itu artinya kekinian. Pengertian Seni rupa kontemporer seni Kontemporer adalah salah satu cabang seni yang terpengaruh dampak modernisasi. Atau khasanah seni lokal yang menjadi tempat tinggal (negara) para seniman. tari. jadi seni kontemporer adalah seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang.masa pertentangan ideologi sudah banyak pelukis yang melukis dengan objekobjek lukisan abstrak. modern atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini. Kata “kontemporer” yang berasal dari kata “co” (bersama) dan “tempo” (waktu). sebagai aktualitas berita yang fashionable. Atau pendapat yang mengatakan bahwa “seni rupa kontemporer adalah seni yang melawan tradisi modernisme Barat”. lebih kreatif dan modern.

Dalam setiap ekspresi. Penggambaran tubuh renta lewat sulur-sulur garis yang mengalir. Seni modern lahir dari dorongan untuk menjaga standar nilai estetik yang kini sedang terancam oleh metode permasalahan seni. pola lahirnya gaya seni baru pada awalnya ditolak. C. material dan objek seninya hanyalah merupakan akibat/efek samping dari konsep seniman. gagasan atau konsep sebagai masalah yang utama dalam seni. Dalam lukisan ini terlihat sesosok tubuh renta pengemis yang duduk menunggu pemberian santunan dari orang yang lewat. Sedangkan bentuk. Prinsip tersebut melahirkan apa yang kita sebut dengan “Tradition of the new” atau tradisi “Avant-garde”. maka terjadilah proses penuangan dalam lukisan seperti luapan gunung menuntaskan gejolak lavanya. Seni modern dengan melahirkan Conceptual Art/ Seni Konseptual merupakan gerakan dalam menempatkan ide. Setelah empati itu menjadi energi yang masak. menekankan ekspresi penderitaan pengemis itu. Lewat ekpresionisme. Seni rupa modern 1. keaslian dan kreativitas. Hans Hofmann menyatakan hanya seniman dan gerakan di Eropa dan Amerika yang mampu melahirkan seni rupa modern. Modernisme meyakini gagasan progres karena selalu mementingkan norma kebaruan. ia luluh dengan objekobjeknya bersama dengan empati yang tumbuh lewat proses pengamatan dan pendalaman.pindah ke Amerika Serikat sesudah Perang Dunia ke II. selain garis-garis lukisanya memunculkan energi yang meluap juga merekam penghayatan keharuan dunia bathinnya. .tokoh dan karyanya I. Tokoh. namun akhirnya diterima masyarakat sebagai inovasi terbaru. konsepsi poros Paris-New-York sebagai pusat perkembangan seni rupa modern. Affandi Lukisan Affandi yang menampilkan sosok pengemis ini merupakan manifestasi pencapaian gaya pribadinya yang kuat.

serta aksentuasi warna-warna kuning kehijauan sebagai latar belakang. Dalam aliran ini seniman sebenarnya ingin mengungkapkan gejolak jiwanya yang terombang-ambing antara keinginan menghayati dan menyatakan dunia (imajinasi) ideal dan dunia nyata yang rumit dan terpecah-pecah. kristalisasi pengalaman hidup yang keras dan empati terhadap penderitaan itu dapat terbaca. Dinamika itu juga diperkaya dengan goresan spontan dan efek-efek tekstural yang kasar dari plototan tube cat yang menghasilkan kekuatan ekspresi.Objek-objek rongsok dan jelata selalu menggugah empatinya. Lewat sosok pengemis dalam lukisan ini. Affandi adalah penghayat yang mudah terharu. ia sering disebut sebagai seorang humanis dalam karya seninya. vitalitas hidup yang kuat tetap dapat dibaca lewat goresan-goresan yang menggambarkan gerak sebagian figur lain. maupun proses perjalanan keseniannya yang keras dan panjang. Oleh karenanya. Matahari merupakan manifestasi dari semangat hidup. Simbol-simbol itu memang merupakan kristalisasi pengalaman dan sikap hidup Affandi. seniman cenderung . semakin mempertajam suasana muram yang terbangun dalam ekspresi keseluruhan. Tangan menunjukkan sikap yang keras dalam berkarya dan merealisir segala idenya. Kaki merupakan ungkapan simbolik dari motivasi untuk terus melangkah maju dalam menjalani kehidupan. tangan dan kaki merupakan simbol kehidupannya. Namun dibalik kemuraman itu. Pilihan sosok pengemis sebagai objek-objek dalam lukisan tidak lepas dari empatinya pada kehidupan masyarakat bawah. Dari petualangan penghayatan itu. 2. Dalam konfigurasi objek-objek ini. komposisi yang dinamis.Warna coklat hitam yang membangun sosok tubuh. ia sering menggungkapkan bahwa matahari. sekaligus petualang hidup yang penuh vitalitas. Raden Saleh Lukisan Raden Saleh yang berjudul “Badai” ini merupakan ungkapan khas karya yang beraliran Romatisme. Dalam berbagai pernyataan dan lukisannya.

Akan tetapi. Sebagai contoh adalah lukisan “Een Boschbrand” (Kebakaran Hutan). titik terang dalam bidang kebudayaan (kesenian) tak banyak dijumpai. dapat dilihat bagaimana Raden Saleh mengungkapkan perjuangan yang dramatis dua buah kapal dalam hempasan badai dahsyat di tengah lautan. dan imajiner. Kartono Yudhokusumo Kartono merupakan pelopor untuk genre lukisan dekoratif di Indonesia. keberhasilan Raden Saleh diharapkan dapat membangkitkan perhatian orang Jawa pada kesenian nasional. 1952 ini. 3. misterius. Namun demikian para seniman romantisme sering kali berkarya berdasarkan pada kenyataan aktual. Suasana tampak lebih menekan oleh kegelapan awan tebal dan terkaman ombak-ombak tinggi yang menghancurkan salah satu kapal. Dalam karya “Melukis di Taman”. emosional. tetapi tematema lukisannya kaya variasi. tetapi juga kehidupan manusia dan binatang yang bergulat dalam tragedi. Walaupun Raden Saleh belum sadar berjuang menciptakan seni lukis Indonesia. orang Jawa didorong untuk mengerahkan kemampuannya sendiri. Walaupun Raden Saleh berada dalam bingkai romantisisme. dramatis dan mempunyai élan vital yang tinggi. Noto Soeroto dalam tulisannya “Bi het100” Geboortejaar van Raden Saleh (Peringatan ke 100 tahun kelahiran Raden Saleh). Dalam lukisan “Badai” ini. Dari sudut atas secercah sinar matahari yang memantul ke gulungan ombak. Untuk itu.mengungkapkan hal-hal yang dramatis. mengungkapkan bahwa dalam masa kebangkitan nasional. Karya-karya Raden Saleh tidak hanya sebatas pemandangan alam. dan “Een Overstrooming op Java” (Banjir di Jawa). terlihat . lebih memberikan tekanan suasana yang dramatis. “Een Jagt op Java” (Berburu di Jawa) atau pada “Gevangenneming van Diponegoro” (Penangkapan Diponegoro). Perkembangan itu dimulai dari lukisanlukisan realismenya yang menggunakan warna-warna bebas. tahu 1913. tetapi dorongan hidup yang diungkapkan tema-temanya sangat inspiratif bagi seluruh lapisan masyarakat. lebih-lebih kaum terpelajar pribumi yang sedang bangkit nasionalismenya.

Selain hal itu menunjukkan setting sosial yang berkaitan dengan gaya hidup. juga bisa menjelaskan romantisisme pada pelukisnya. ada kesadaran bahwa alam adalah kosmos dan manusia hanya merupakan titik bagian dari padanya. dalam lukisan ini ego sang pelukis yang begitu ideal pun hanya diletakkan dalam bagian kecil. Wanita-wanita berkebaya yang bercengkrama dan berkasihan. Dalam lukisan ini terungkap romantisme pelukis dengan membayangkan dunia utuh dan ideal.D. Hal menarik lagi yaitu. Semua objek dalam pemandangan itu digambarkan dengan rincian detail.bagaimana corak dekoratif itu benar-benar menjadi jiwa. Oleh karena itu. Hal lain sebagai ciri genre lukisan ini adalah penggunaan perspektif udara (aerial perspective) yang memungkinkan cakrawala terlihat ke atas dan bidang gambar menjadi lebih luas. Seni rupa kontemporer 1) A. menjadi bagian penting diantara pohon-pohon dan binatang dalam taman yang penuh warna. baik yang ada di depan maupun di latar belakang yang jauh. Dengan . Pirous dikenal dengan karya-karyanya yang bernafaskan islami. Dalam bawah sadarnya seorang romantis selalu menghadirkan dunia ideal dari kontradiksi atau berbagai kenyataan yang terpecah-pecah. Pengungkapannya dalam lukisan lewat konstruksi struktur bidang-bidang dengan latar belakang warna yang memancarkan berbagai karakter imajinatif.D Pirous A. dari sudut lukisan yang sarat dengan objek dan kaya warna II. Berbagai warna cerah pada objek juga lebih mencerminkan intuisi pelukis dari pada kenyataan yang ada di alam. sehingga objek-objek lebih banyak dapat dilukiskan. Besar kemungkinan tokoh sentral dalam karya-karyanya adalah manifestasi dunia ide yang dimunculkan. pada sudut depan terlihat seorang laki-laki melukis model wanita dengan pakaian lebih modern di antara kerumunan wanita lain dalam pakaian kebaya. Namun demikian dalam kebanyakan genre corak dekoratif.

1940 ini. Dengan berbagai karakter yang dapat dibaca lewat fenomena tekstual tersebut. pelukis ini sangat kuat sensibilitasnya terhadap komposisi dan pemahaman yang dalam berbagai karakter warna. Al Baqarah: 22a). Di bawah. suasana dalam lukisan dapat memantulkan senja yang temaram. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Pirous juga berhasil mengembangkan seni lukis abstrak yang simbolis. Sentuhan ragam hias etnis Aceh. Nafas spiritual suatu ketika muncul dalam imaji warna yang terang. dua bidang putih dengan kaligrafi Al Qur’an tegak menjadi pondasi yang kokoh untuk citra bumi. yang memuat ornament-ornamen atau motif Buraq. adalah aksentuasi kaligrafi Arab yang melafaskan ayat-ayat Suci Al Qur’an. 1990 ini. dan teknis tersebut akhirnya tidak hanya sekedar menempatkan Pirous sebagai pelukis kaligrafi yang handal. Sebagai puncak kunci nafas spiritual itu. pagi yang jernih. tetapi lebih jauh lagi mempertegas pencapaiannya sebagai pelukis spiritual islami 2) S. saat yang lain bisa dalam warna redup yang syahdu. dan warna-warna tertentu. Dalam lukisan . ataupun malam yang syahdu. juga memberikan nafas sosiokultural yang islami dalam lukisannya. maka dalam karya “Tjap Go Meh”. Dalam lukisan “Beratapkan Langit dan Bumi Amparan” (QS. Semua eksploitasi ide. Lewat penyusunan bidang-bidang. sesuatu juga bisa muncul dalam kekayaan warna yang menggetarkan. menyembul bagian dari potongan-potongan bidang oker yang mencitrakan suatu massa langit. Di atas.prinsip penyusunan itu. Sudjojono Jika pada lukisan “Di depan Kelamboe Terbuka” ekspresi Sudjojono terlihat sunyi tetapi mencekam . Pirous juga menghadirkan spiritualitas yang menyentuh. Latar belakang biru ultramarine membawa imaji tentang kedalaman kosmos yang tak terhingga. ruang. pelukis ini sering membangun suasana alam untuk memberikan latar belakang yang kuat yang berhubungan dengan ayat-ayat Al Qur’an dalam lukisannya. ia mengungkapkan emosinya dengan meluap-luap. maka garis yang serupa cahaya itu. Dalam lukisanlukisan yang lain. medium. Di antara imaji antara langit dan bumi itu suatu garis putih yang serupa cahaya membelah vertikal melewati kedalaman kosmos. dapat ditafsirkan sebagai cahaya keilahian yang menghubungkan langit dan bumi.

Dengan kapasitas kesadaran dan karya-karya yang diperjuangkan. Dengan semangat nasionalisme. Walaupun lukisan ini berukuran kecil. Kedua masalah yang diperjuangkan tersebut. 1969 ini. merupakan implementasi dari perjuangan estetika yang mengandung moral etik kontekstualime dan nasionalisme. banyak pengamat yang menempatkan Sudjojono sebagai Bapak Seni Lukis Indonesia 3) Fadjar Sidik Dalam lukisan “Dinamika Keruangan”. Di sisi lain ada seorang kerdil yang berdiri tegak temangu-mangu. Sudjojono dalam masa Persagi dan masa Jepang berusaha merealisir seni lukis Indonesia baru. Lukisan Sudjojono “Di Depan Kelamboe Terbuka” dan “Tjap Go Meh” ini. selain dihadirkan suasana hiruk pikuk muncul nuansa ironi. namun lebih jauh lagi bisa mengandung komentar ketimpangan sosial. Jiwa semangat itu adalah menolak estetika seni lukis Mooi Indie yang hanya mengungkapkan keindahan dan eksotisme saja. adalah pada masa depresi ekonomi. . dia ingin membawa nafas baru pengungkapan seni lukis yang jujur dan empati yang dalam dari realitas kehidupan lewat ekpresionisme. mendukung seluruh ekspresi yang absurd itu. Ironi itu bisa sebatas pada karnaval yang meluapkan berbagai emosi secara absurd. seperti yang sangat kuat disuarakan lewat tulisan-tulisan dan karyanya. Dalam “Tjap Go Meh” ini terlihat spontanitas yang meluap tinggi. tekanan pemerintah kolonial yang makin keras pada para nasionalis. dan euphoria menjelang kedatangan Jepang. Di samping itu. terlihat seorang wanita dalam tarian dan gandengan seorang bertopeng. Deformasi orang-orang dalam arakan dan warna-warnanya yang kuat. Sudjojono ingin membawa seni lukis Indonesia pada kesadaran tentang realitas sosial yang dihadapi bangsa dalam penjajahan. Hal itu mengingat setting sosial tahun pembuatan karya. diapit oleh seorang ambtenar yang berdasi dan seorang pemusik bertopeng buaya. Pada latar depan. menempatkan Sudjojono sebagai pemberontak estetika “Mooi Indie” yang telah mapan dalam kultur kolonial feodal. sedangkan di latar belakang berombak masa yang berarak dan menari dalam kegembiraan.karnaval perayaan keagamaan Cina tersebut. namun Sudjojono benar-benar telah mewujudkan kredo jiwo ketoknya dalam melukis.

Keputusan utntuk menciptakan bentuk-bentuk sendiri (ia sering menyebutnya sebagai desain ekspresif). Pemberontakan itu bisa lebih dilihat dengan makna sosial. Sikap sosial yang terkristal dalam konsep estetis itu. Fadjar tetap lebih dahulu melewati proses mengabstraksi bentukbentuk alam yang disukainya. keseimbangan. ritme. Pelukis ini lebih menekankan bagaimana dalam kanvasnya hadir ekspresi visual yang membuat dinamika.Fadjar Sidik menampilkan ritme-ritme bentuk dari dua gugusan elemen visual dengan dominan warna hitam dan warna kuning oker. menempatkan Fadjar Sidik sebagai agen perubahan dalam seni lukis modern Indonesia. Demikian juga dengan gugusan bentuk-bentuk segi empat dan geliat sulur garis hitam. tanpa merepresentasikan bentuk-bentuk apapun di alam. Hal itu justru dilatabelakangi oleh kekecewaannya sebagai seorang romantis yang kehilangan dunia idealnya. Jika dalam lukisan ini terdapat bentuk bulan dan sabit. bukan abstraksi bentuk ular dan sarangnya yang mempunyai nilai magis simbolik. karena Fadjar pada waktu itu berjuang sebagai seorang modernis dalam lingkungan seni lukis Yogyakarta yang masih kuat mengembangkan paradigma estetik kerakyatan. Ungkapan dalam lukisan ini merupakan salah satu dari manifestasi pencapaian abstrak murni yang telah melewati proses panjang dalam kreativitasnya. sehingga timbul klimaks yang menetaskan kelegaan. hal itu sama sekali bukan representasi religius yang berkaitan dengan nilai simbolik bulan penuh dan bulan sabit. ketegangan. Di sela-sela susunan bentuk terdapat bulatan-bulatan merah yang memberikan aksentuasi seluruh ritme itu. merupakan sikap yang purna dari pencarian dan pemberontakan estetiknya. Sebagai seorang yang mempunyai bahan dasar modernis lewat lingkungan kultural keluarga dan pendidikan. atau karakterkarakter lain. yaitu objek Bali yang telah berubah menjadi artifisial. Pencapaian Fadjar Sidik sampai pada bentuk estetik ini menunjukkan sikapnya sebagai seorang modernis. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->