Pertumbuhan merupakan proses bertambahnya ukuran makhluk hidup yang sifatnya tidak dapat dikembalikan lagi.

contohnya yang lebih jelas,coba perhatikan diri kamu sejak saat kecil dulu hingga sekarang duduk dibangku sekolah.terdapat perubahan,bukan?tubuh kamu semakin besar dan tinggi. Bagaimana makhluk hidup dapat tumbuh?pada makhluk hidup yang hanya terdiri atas satu sel,pertumbuhan ditunjukan oleh bertambahnya besar selnya tersebut.pada makhluk hidup yang ersusun oleh banyak sel,pertumbuhan disebabkan oleh pertambahan jumlah dan ukuran sel-sel penyusun makhluk hidup tersebut penambahan tinggi tumbuhan,penambahan besar diameter tumbuhan dan penambahan tinggi suatu hewan merupakan bukti-bukti bahwa tumbuhan atau hewan tersebut tumbuh.dapatkah kamu menunjukan bukti-bukti lain bahwa suatu makhluk hidup dapat tumbuh? Apa yang diperlukan agar makhluk hidup tumbuh?untuk pembentukan dan pembesaran selselnya,makhluk hidup harus mendapatkan bahan-bahan yang diperlukan.pada hewan dan manusia,bahan-bahan tersebut diproleh dengan cara makan.pada tumbuhan bahan-bahan tersebut didapat melalui fotosintesis dan pengambilan unsur-unsur mineral dari tanah.untuk membuktikan bahwa pertumbuhan makhluk hidup dipengaruhi oleh makanan.

Perkembangan merupakan proses perubahan makhluk hidup dengan pembentukan organ-organ yang mengarah pada kedewasaan.pada beberapa makhluk hidup,terutama makhluk hidup yang mengalami metamorfosis(proses perubahan bentuk selama pertumbuhan makhluk hidup hingga mencapai dewasa)perkembangan yang terjadi dapat diamati dengan cukup jelas.misalnya,pada katak yang memperlihatkan proses perkembangan pada katak.pada tahapan perkembangan katak,kamu tidak dapat mengatakan bahwa seekor berudu yang besar bearti sudah dewasa atau sebaliknya,katak yang kecil bearti belum dewasa.karena,sebesar apapun berudu katak,kamuakan mengatakan bahwa dia masih lebih muda dibandingkan seekor katak yang ukurannya kecil sekalipun.seekor berudu yang besar tidak akan dapat bereproduksi karena organ-organ kelaminya belum matang,sedangkan katak yang berukuran kecil mungkin dapat bisa bereproduksi sebab organ kelaminya sudah lebih matang.salah satu ciri makhluk hidup yang telah mecapai tahapnya akhir perkembanganya adalah kematangan organ-organ reproduksi.kematangan organ reproduksi pada hewan tidak

Metamorphosis berasal dari bahasa Yunani yaitu Greek = 1. 3. y y Jadi metamorphosis merupakan perubahan bentuk selama perkembangan post-embrionik. 1. y y Fase spesies yang belum dewasa pada metamorfosis biasanya disebut larva. di antaranya adalah katak.terlalu mencolok. Osis (bagian dari). METAMORFOSA KATAK/KUPU Metamorfosis adalah suatu proses biologi di mana hewan secara fisik mengalami perkembangan biologis setelah dilahirkan atau menetas dari telur y y y Terjadi perubahan mengarah sempurna Melibatkan perubahan bentuk atau struktur melalui pertumbuhan sel dan differensiasi sel. Holometabola (TLPI). setelah) 2. Morphe` ( bentuk). Jadi metamorfosis bisa kita bagi dua macam metamorfosis utama pada serangga.namun pada tumbuhan kematangan organ reproduksi dapat dengan mudah diamati. Hemimetabola (TNI) 2. Pada metamorfosis kompleks / sempurna pada kebanyakan spesies serangga.makhluk hidup dapat bereproduksi untuk menghasilkan keturunan baru. kupukupu dan serangga Secara rinci dengan uaraian yang memudahkan kami susun proses metamorfosis yaitu y y y y y Metamorfosis biasanya terjadi pada fase berbeda-beda Ketika pada fase fasenya masing berbeda semua kita sebut metamorfosis sempurna Ketika terjadi perubahan dari telur yang menetas kemudian pada setiap fasenya hamper sama maka kita sebut metamorfosis tidak sempurna Dimulai dari larva atau nimfa. dan berakhir sebagai spesies dewasa / imago .dengan matangnya organ-organ reproduksi. kadang-kadang melewati fase pupa. setelah telur menetas fase pertamanya kita sebut larva dan jika tidak sempurna setelah telur disebut Nympa ( kehidupan yang habis menetas namun performa bentuknya seperti dewasa hanya berkuran kecil ) .munculnya bunga pada tumbuhan merupakan tanda yang amat jelas bahwa perkembangan tumbuhan tersebut telah matang. sekitar. Meta (diantara. Hewan yang mengalami metamorfosis cukup banyak.

serangga akan mengeluarkan cairan pencernaan. menyisakan sebagian sel saja. Lama serangga menghabiskan waktunya pada fase dewasa atau pada fase remajanya tergantung pada spesies serangga itu. y Pada holometabolisme. Sementara di dalam pupa.y Pada hemimetabola. Serangga yang melakukan holometabolisme melalui fase larva. dan akhirnya menjadi dewasa. untuk menghancurkan tubuh larva. dan pertumbuhan sel lagi disebut histogenesis. larva sangat berbeda dengan dewasanya. y y y Holometabolisme juga dikenal dengan metamorfosis sempurna. fase ini disebut instar. Misalnya May fly dari ordo Ephemeroptera yang hanya hidup pada fase dewasa hanya satu hari y y y . perkembangan larva berlangsung pada fase pertumbuhan berulang dan ekdisis (pergantian kulit). Sebagian sel itu kemudian akan tumbuh menjadi dewasa menggunakan nutrisi dari hancuran tubuh larva. kemudian memasuki fase tidak aktif yang disebut pupa. Proses kematian sel disebut histolisis. atau chrysalis. Hemimetabolisme juga dikenal dengan metamorfosis tidak sempurna.

Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna. Setelah berumur 2 hari. Pertama-tama.gb. Kedua spesies ini melakukan metamorfosis tidak sempurna. kaki belakang berudu akan terbentuk Kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. telur katak tersebut menetas menjadi Berudu. Menjelang umur 8 minggu. Setelah menetas. Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru. Mayfly y Mayfly yang fase remajanya/ nimpa bisa hidup di bawah tanah selama 13 hingga 17 tahun. kaki depannya mulai berbentuk. kupu-kupu akan bertelur Telur tersebut akan menetas menjadi Larva (ulat) . Metamorfosis Katak y y y y y y y y y Pada awalnya. Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit. katak betina dewasa akan bertelur Kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. Umur 12 minggu. katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa Metamorfosis kupu kupu (Lepidoptera) y y y Metamotphosis sempurna juga terjadi pada kupu-kupu.

Insang mengalami degenerasi. Perubahan lokomosi terjadi dari pergerakan ekor menjadi terbentuknya lengan depan dan lengan belakang. Jadi urutannya 1 . Juga hilangnya ekor pada fase terbentuknya katak dewasa Juga terjadi proses pembentukan seperti berkembangnya anggota tubuh dan morfogenesis kelenjar dermoid.y y y y Ulat tersebut akan berubah bentuknya menjadi panjang. Telinga bangian tengah berkembang dan membran timfani terletak pada bagian telinga luar. metamorfosis umumnya digabungkan dengan perubahan persiapan yang mana dari organisme aquatik untuk menjadi organisme daratan.2. otot dan tulang rawan berkembang untuk memompa udara masuk dan keluar pada paru-paru. Kemudian tidak berapa lama menjadi kupu-kupu dewasa. Pada urodela (salamander). Mata dan telinga berdiferensiasi. otot dari lidah juga berkembang. PERUBAHAN BIOKIMIA . perubahan ini meliputi berkurangnya ekor dan rusaknya insang bagian dalam dan berubahnya struktur kulit. dari kepompong tersebut akan keluar seekor kupu-kupu yang masih muda.5 y y Pada metamorfosis amphibi banyak sekali mengalami perubahan baik secara morfologi maupun fisiologi. Perubaan terjadi pada hilangnya gigi dan insang internal pada anak katak. paru-paru membesar.3. PERUBAGAHN MORFOLOGI y y y y y y y y y y Morfologi pada amphibi.4 . Pada anura. perubahan metamorfosis berlangsung secara dramatis dan kebanyakan organorgannya telah termodifikasi. Gigi yang digunakan untuk mencabik tanaman hilang dan digantikan dengan perubahan bentuk baru dari mulut dan rahangnya. Ulat tersebut nantinya akan menempel pada pohon dan daun-daunan sehingga menjadi kepompong Setelah beberapa lama.

Stimulus yang sama menyebabkan beberapa jaringan degenerasi dan menyebabkan diferensiasi dan perkembangan yang berbeda. pigmen ini merubah karakterisik fotopigmen dari darat dan vertebrata perairan. sedangkan katak dewasa bersifat ureotelic yaitu mensekresikan urea. Seperti berkembangnya kaki dan tangan untuk pergerakan dan insang tidak akan mengalami perubahan fungsi sampai berkembang otot paru-paru. Selama metamorfosis. Selain itu. . T3 menyebabkan kematian dari sel-sel epidermal. Peranan hormon T3 lebih penting. Respon hormon thyroid lebih spesifik pada bagian-bagian tubuh tertentu. akan meregulasi produksi hormon thyroid. ekor tidak mengalami degenerasi sampai terbentuk dan berkembangnya organ-organ lokomosi. Pengikatan hemoglobin (Hb) dengan O2 juga mengalami perubahan. kepala dan epidermis tubuh tetap melanjutkan fungsinya. Untuk menjamin sistem kerja ini. Perubahan metamorfosis dari perkembangan katak dengan mensekresikan hormon thyroxin (T4) dan triiodothronine (T3) dari thyroid selama metamorfosis. Meskipun terjadi kematian dari sel-sel epidermal pada ekor. Selama metamorfosis. Kecebong bersifat ammonotelik yaitu mensekresikan amonia. Salah satu masalah utama dari metamorfosis adalah koordinasi saat perkembangan. hal ini disebabkan adanya perubahan habitat. hormon thyroid juga berfungsi untuk transkripsi dan mengaktivasi transkripsi pada beberapa gen. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi metamorfosis yang berbeda pada jaringan dan organ akan memberikan respon yang berbeda pada hormon. Enzim yang terdapat pada hati juga mengalami perubahan. Hormon thyroid berfungsi untuk membentuk hubungan timbal balik dengan kelenjar pituitary yang menyebabkan interior pituitary menginduksi thyroid untuk menghasilkan T3 dan T4 lebih banyak. PERUBAHAN SPECIFIK y y y y Organ tubuh yang berbeda juga akan merespon beda pada stimulasi hormon. Pada dasarnya. Hormon yang berperan dalam metamorfosis katak y y y y y y y y y y y Metamorfosis ini dikontrol hormon thyroid. hati mensintesis enzim untuk siklus urea agar dapat membentuk atau menghasilkan urea dari CO2 dan amonia. Pada ekor. 2 organ yang sensitif terhadap thyroksin yaitu thyroid dan kelenjar pituitary. Koordinasi dari perubahan perkembangan dan respon molekul hormon thyroid.y y y y y y Pada berudu terjadi perubahan biokimia antara lain fotopigmen retina yang utama adalah porphyropsin. hal ini disebabkan perubahan metamorfosis pada thyroidectomized berudu memiliki konsentrasi yang lebih rendah bila dibandingkan dengan hormon T4.

2. Contohnya dapat ditemui pada belalang dan kutu busuk. Ketika T3 dan T4 masuk kedalam sel. dan struktur ciri-ciri perkembangan lainnya sudah terbentuk tapi belum sempurna. Respon T3 adalah aktivasi transkripsi gen reseptor hormon thyroid (TR).y y y y y y y Seperti transkripsi gen untuk albumin. pembentukan neural dibagian permukaan dan kuncup anggota tubuh juga terbentuk dibagian permukaan. contoknya pada ngengat dan kutu loncat. Pada metamorfosis hemimetabola. Pembentukan anggota tubuh tidak tergantung pada hormon thyroid. Belum diketahui mekanisme dari hormon thyroid dengan respon yang berbeda pada jaringan yang berbeda (proliferasi. globin dewasa. Namun. Setelah itu. organ-organ ini tumbuh dengan sempurna pada akhir molting. Pembentukan anggota tubuh tidak tergantung hormon thyroid. keratin kulit dewasa diaktivasi oleh hormon thyroid. Ametabola. Hemimetabola. 3. Tahapan diantara larva yang mengalami molting dinamakan instar. organ genitalia.kupu y y Metamorfosis pada insekta sering kali diikuti dengan pengerusakan pada jaringanjaringan pada fase larva digantikan dengan jaringan-jaringan dari sel-sel yang baru yang telah berdiferensiasi. hal ini terjadi pada pembelahan holoblastic dimana gastrulasi diawali pada posisi subequatorial. diferensiasi. . yaitu tahapan yang tidak melalui tahap larva. Insekta tumbuh dengan cara molting yaitu pertumbuhan kutikula baru dengan meningkatkan ukuran tubuh. TR berikatan dengan sisi yang spesifik pada kromatin sebelum hormon thyroid dibentuk. yaitu metamorfosis yang dimulai dengan tahapn larva setelah penetasan. dan berikatan dengan ikatan reseptor kromatin. terjadi proses pembentukan struktur hewan dewasa. insekta mengalami tahap nimpha. Selama pembentukan pupa. Ada tiga jenis pertumbuhan pada insecta: 1. Holometabola. yaitu metamorfosis yang melalui tahapan pro-nimpha yang terjadi persis setelah penetasan. hormon reseptor kompleks dirubah dari aktivator transkripsi. Setelah tahap instar tahapan yang terakhir terbentuk pupa. Metamorfosis Kupu . kematian sel). sayap rudimen. Larva yang mengalami molting akan tumbuh dan berukuran besar.

Prothoracicotropic (PTIH). y y Jadi Metamorphosis pada katak dan kupu-kupu merupakan metamorphosis sempurna dimana metamorphosisnya melewati tahapan-tahapan mulai dari telur-larva-pupa-imago (dewasa). disekresikan oleh corpora allata. 3. Juvennile hormon. Hormon yang berpengaruh pada metamorfosis kupu ± kupu antara lain Juvennile hormon. hormonal. Sel sekretori corpora allataaktif selama larva molting. 20-hidroxyecdysone.Hormon yang berpengaruh pada metamorfosis kupu . berfungsi untuk menginisiasi dan mengkordinir atau mengatur tiap tahapan molting dan meregulasi perubahan ekspresi gen yang terjadi selama metamorfosis melalui proses ekdisis. Hormon yang berpengaruh pada metamorfosis katak adalah hormon thyroid dengan mensekresikan hormon thyroxin (T4) dan triiodothronine (T3) dari thyroid selama metamorfosis. atau sinyal lingkungan. dan prothoracicotropic (PTIH) . dimana sel neurosekretori menghasilkan hormon Prothoracicotropic (PTIH) yang merespon neural. Selama hormon juvennil terbentuk hidroksi ekdison menstimulasi molting dan menghasilkan larva instar yang baru. PTIH adalah hormon peptida yang menstimulasi ekdison dari kelenjar prothoracic. proses molting diinisiasi di otak.hormon juvennil juga berungsi untuk mencegah perubahan induksi ekdison pada ekspresi gen yang penting saat terjadi metamorfosis 2.kupu Molting dan metamorfosis dikontrol oleh beberapa hormon efektor diantaranya yaitu: 1. 20-hidroxyecdysone.

Berikut adalah proses metamorfosis sempurna : a. Metamorfosis pada katak . sekitar. kupu-kupu dan serangga. Metamorfosis sempurna Merupakan metamorphosis yang melewati tahapan-tahapan mulai dari telur-larva-pupa-imago (dewasa). melibatkan perubahan bentuk atau struktur melalui pertumbuhan sel dan differensiasi sel. Biasanya metamorfosis ini terjadi pada serangga seperti capung. Metamorphosis tidak sempurna Merupakan metamorphosis yang melewati 2 tahapan yaitu dari telur menjadi nimfa kemudian menjadi hewan dewasa. morphe` ( bentuk). Metamorphosis berasal dari bahasa Yunani yaitu Greek = meta (diantara. setelah). Contoh metamorphosis sempurna terjadi pada katak dan kupu-kupu.Berikut adalah proses metamorfosis tidak sempurna : 2. belalang. di antaranya adalah katak. osis (bagian dari). Hewan yang mengalami metamorfosis cukup banyak. Jenis ± jenis Metamorphosis Jenis-jenis metamorphosis adalah sebagai berikut : 1. jangkrik dan lainnya. jadi metamorphosis merupakan perubahan bentuk selama perkembangan post-embrionik.Metamorfosis adalah suatu proses biologi di mana hewan secara fisik mengalami perkembangan biologis setelah dilahirkan atau menetas.

paru-paru membesar. Pada berudu. Selama metamorfosis. Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna. katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa. Perubahan lokomosi terjadi dari pergerakan ekor menjadi terbentuknya lengan depan dan lengan belakang. otot dari lidah juga berkembang. seperti hilangnya ekor. kaki depannya mulai berbentuk. Setelah berumur 3 minggu insang berudu akan tertutup oleh kulit. kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. metamorfosis umumnya digabungkan dengan perubahan persiapan yang mana dari organisme aquatik untuk menjadi organisme daratan. otot dan tulang rawan berkembang untuk memompa udara masuk dan keluar pada paru-paru. yang terpenting adalah terjadinya transformasi biokimia selama metamorfosis. insang mengalami degenerasi. perubahan metamorfosis berlangsung secara dramatis dan kebanyakan organorgannya telah termodifikasi. Menjelang umur 8 minggu. Enzim yang terdapat pada hati juga mengalami perubahan. Telinga bangian tengah berkembang dan membran timfani terletak pada bagian telinga luar. perubahan ini meliputi berkurangnya ekor dan rusaknya insang bagian dalam dan berubahnya struktur kulit. Mata dan telinga berdiferensiasi. 2) Proses Biokimia Penambahan secara nyata pada perubahan morfologi. ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru.Pada awalnya. Gigi yang digunakan untuk mencabik tanaman hilang dan digantikan dengan perubahan bentuk baru dari mulut dan rahangnya. Setelah berumur 2 hari. Berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. Umur 12 minggu. kemudian akan terjadi proses pembentukan seperti berkembangnya anggota tubuh dan morfogenesis kelenjar dermoid. telur katak tersebut menetas menjadi Berudu. Setelah menetas. Pada urodela (salamander). katak betina dewasa akan bertelur. fotopigmen ratina yang utama adalah porphyropsin. 1) Proses Morfologi Pada amphibi. Perubaan ini meliputi hilangnya gigi dan insang internal pada anak katak. Pada metamorfosis amphibi banyak sekali mengalami perubahan baik secara morfologi maupun fisiologi. Pada anura. Kecebong bersifat ammonotelik yaitu mensekresikan amonia. hal ini disebabkan adanya perubahan habitat. sedangkan katak dewasa bersifat . pigmen ini merubah karakterisik fotopigmen dari darat dan vertebrata perairan. kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. Pengikatan hemoglobin (Hb) dengan O2 juga mengalami perubahan.

Meskipun terjadi kematian dari sel-sel epidermal pada ekor. Stimulus yang sama menyebabkan beberapa jaringan degenerasi dan menyebabkan diferensiasi dan perkembangan yang berbeda. T3 menyebabkan kematian dari sel-sel epidermal. dan berikatan dengan ikatan reseptor kromatin. ekor tidak mengalami degenerasi sampai terbentuk dan berkembangnya organ-organ lokomosi. Pada ekor. Untuk menjamin sistem kerja ini. kepala dan epidermis tubuh tetap melanjutkan fungsinya. b.ureotelic yaitu mensekresikan urea. hormon thyroid juga berfungsi untuk transkripsi dan mengaktivasi transkripsi pada beberapa gen. Hormon thyroid berfungsi untuk membentuk hubungan timbal balik dengan kelenjar pituitary yang menyebabkan interior pituitary menginduksi thyroid untuk menghasilkan T3 dan T4 lebih banyak. Peranan hormon T3 lebih penting. akan meregulasi produksi hormon thyroid. Pembentukan anggota tubuh tidak tergantung pada hormon thyroid. Koordinasi dari perubahan perkembangan dan respon molekul hormon thyroid. Seperti transkripsi gen untuk albumin. kematian sel). hal ini disebabkan perubahan metamorfosis pada thyroidectomized berudu memiliki konsentrasi yang lebih rendah bila dibandingkan dengan hormon T4. Salah satu masalah utama dari metamorfosis adalah koordinasi saat perkembangan. Respon hormon thyroid lebih spesifik pada bagian-bagian tubuh tertentu. Respon T3 adalah aktivasi transkripsi gen reseptor hormon thyroid (TR). globin dewasa. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi metamorfosis yang berbeda pada jaringan dan organ akan memberikan respon yang berbeda pada hormon. Pada dasarnya. Metamorfosis pada Kupu-Kupu . Belum diketahui mekanisme dari hormon thyroid dengan respon yang berbeda pada jaringan yang berbeda (proliferasi. 2 organ yang sensitif terhadap thyroksin yaitu thyroid dan kelenjar pituitary. hati mensintesis enzim untuk siklus urea agar dapat membentuk atau menghasilkan urea dari CO2 dan amonia. Perubahan metamorfosis dari perkembangan katak dengan mensekresikan hormon thyroxin (T4) dan triiodothronine (T3) dari thyroid selama metamorfosis. diferensiasi. keratin kulit dewasa diaktivasi oleh hormon thyroid. Seperti berkembangnya kaki dan tangan untuk pergerakan dan insang tidak akan mengalami perubahan fungsi sampai berkembang otot paru-paru. -Hormon yang berperan dalam metamorfosis katak Metamorfosis ini dikontrol hormon thyroid. Ketika T3 dan T4 masuk kedalam sel. Selama metamorfosis. 3)Perubahan spesifik organ tubuh yang berbeda juga akan merespon beda pada stimulasi hormon. hal ini terjadi pada pembelahan holoblastic dimana gastrulasi diawali pada posisi subequatorial. Selain itu. pembentukan neural dibagian permukaan dan kuncup anggota tubuh juga terbentuk dibagian permukaan. Pembentukan anggota tubuh tidak tergantung hormon thyroid. hormon reseptor kompleks dirubah dari aktivator transkripsi. TR berikatan dengan sisi yang spesifik pada kromatin sebelum hormon thyroid dibentuk.

ulat tersebut akan berubah bentuknya menjadi panjang. Selama pembentukan pupa.Pertama-tama. sayap rudimen. Tahapan diantara larva yang mengalami molting dinamakan instar. yaitu metamorfosis yang melalui tahapan pro-nimpha yang terjadi persis setelah penetasan. Kemudian tidak berapa lama menjadi kupu-kupu dewasa. Larva yang mengalami molting akan tumbuh dan berukuran besar. yaitu metamorfosis yang dimulai dengan tahapn larva setelah penetasan. dan struktur ciri-ciri perkembangan lainnya sudah terbentuk tapi belum sempurna. kupu-kupu akan bertelur.Metamorphosis sempurna juga terjadi pada kupu-kupu. Setelah beberapa lama. disekresikan oleh corpora allata. organ-organ ini tumbuh dengan sempurna pada akhir molting. berfungsi untuk menginisiasi dan mengkordinir atau mengatur tiap tahapan molting dan meregulasi perubahan ekspresi gen yang terjadi selama metamorfosis melalui proses ekdisis. Sel sekretori corpora allataaktif selama larva molting. Pada metamorfosis hemimetabola. dari kepompong tersebut akan keluar seekor kupu-kupu yang masih muda. Namun. . insekta mengalami tahap nimpha. Contohnya dapat ditemui pada belalang dan kutu busuk. 3) Holometabola. Telur tersebut akan menetas menjadi Larva (ulat).hormon juvennil juga berungsi untuk mencegah perubahan induksi ekdison pada ekspresi gen yang penting saat terjadi metamorfosis b) 20-hidroxyecdysone. Setelah tahap instar tahapan yang terakhir terbentuk pupa. proses molting diinisiasi di otak. dimana sel neurosekretori . Ada tiga jenis pertumbuhan pada insecta: 1) Ametabola. Metamorfosis pada insekta sering kali diikuti dengan pengerusakan pada jaringan-jaringan pada fase larva digantikan dengan jaringan-jaringan dari sel-sel yang baru yang telah berdiferensiasi. Insekta tumbuh dengan cara molting yaitu pertumbuhan kutikula baru dengan meningkatkan ukuran tubuh. yaitu tahapan yang tidak melalui tahap larva. Selama hormon juvennil terbentuk hidroksi ekdison menstimulasi molting dan menghasilkan larva instar yang baru. terjadi proses pembentukan struktur hewan dewasa. organ genitalia.Hormon yang berpengaruh pada metamorfosis kupu ± kupu Molting dan metamorfosis dikontrol oleh beberapa hormon efektor diantaranya yaitu: a) Juvennile hormon. contoknya pada ngengat dan kutu loncat. Ulat tersebut nantinya akan menempel pada pohon dan daun-daunan sehingga menjadi kepompong. 2) Hemimetabola. c) Prothoracicotropic (PTIH). Setelah itu.

menghasilkan hormon Prothoracicotropic (PTIH) yang merespon neural. hormonal. . atau sinyal lingkungan. PTIH adalah hormon peptida yang menstimulasi ekdison dari kelenjar prothoracic.