BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Dekade 1990-an sering disebut-sebut sebagai awal dari era atau jaman globalisasi. Beberapa pakar mengartikan bahwa era globalisasi adalah era dimana berkat kemajuan teknologi informasi, telekomunikasi dan transportasi yangsemakin pesat dan canggih, orientasi pemikiran--kepentingan--maupun segaladaya upaya manusia untuk mewujudkan pemikiran dan mencapai kepentingannyaitu cakupannya meliputi kawasan yang semakin ³mendunia´ atau global.Fenomena Era Globalisasi dewasa ini tidak saja mulai dirasakan,melainkan sudah menjadi kenyataan yang harus dihadapi oleh setiap bangsa dannegara. Proses interaksi dan saling pengaruh-mempengaruhi, Bahkan pergesekankepentingan antar bangsa terjadi dengan cepat dan mencakup masalah yangsemakin kompleks. Batas-batas teritorial negara tidak lagi menjadi pembatas bagiupaya mengejar kepentingan masing-masing bangsa dan negara. Di bidangekonomi terjadi persaingan yang semakin ketat, sementara itu terjadi pula perubahan atau perkembangan nilai maupun ukuran dalam aspek-aspek kehidupan manusia, baik di bidang sosial, ekonomi, politik dan keamanan.Sudah barang tentu dampak era globalisasi ini merupakan tantangan yangsangat berat bagi negara-negara berkembang, karena kekuatan ekonomi maupun penguasaan teknologi masih terbatas bila dibandingkan atau dihadapkan kepadakemampuan ekonomi dan teknologi negaranegara maju.

1

BAB II PEMBAHASAN

1. PEMASARAN GLOBAL DIMASA YANG AKAN DATANG DALAM EKONOMI INTERNASIONAL A. Pemasaran dan Sistem Informasi Pemasaran Global Salah satu instrument yang paling bertenaga yang tersedia bagi para pemasar adalah riset pemasaran. Riset pemasaran adalah desain, pengumpulan, analisis, dan pelaporan sistematik data dan temuan– temuan yang relevan dengan situasi pemasaran spesifik yang dihadapi perusahaan. Fokus riset pemasaran adalah sebuah proyek atau masalah spesifik dengan suatu awal atau akhir. Riset pemasaran berbeda dengan intelegensi pemasaran, yang informasinya dikumpulkan dan dianalisis pada suatu basis yang berkesinambungan. Lagipula intelegensi atau keterangan merupakan informasi yang sudah dievaluasi, yang kredibilitas, makna, dan arti pentingnya telah dibentuk. Pada dasarnya secara konseptual tidak ada perbedaan prosedur dan metode dalam melaksanakan riset pemasaran untuk keperluan pemasaran domestic maupun pemasaran global, proses riset pemasaran global terdiri atas beberapa langkah, diantaranya : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Melakukan analisa situasi lingkungan pemasaran global

Mengidentifikasi masalah pemasaran yang dihadapi Menentukan tujuan yang ingin dicapai Mengestimasi nilai riset bagi perusahaan Menyusun rancangan riset Mempersiapkan anggaran riset Implementasi riset pemasaran Mempersiapkan laporan riset

2

Riset ini berhubungan dengan penentuan saat untuk menambah. menghapus. Lingkungan pemasaran Persaingan Produk Bauran pemasaran Data historis perusahaan Karakteristik kep utusan pemasaran tidak berbeda di Negara manapun. atau mengubah produk 3. Informasi produk Riset produk mencakup riset lini produk dan riset produk individual.Situasi yang dihadapi dalam riset pemasaran global sangat kompleks karena melibatkan beberapa Negara. tetapi lingkungan pemasaran sangat bervariasi antar Negara. dan peramalan penjualan. Informasi pasar Riset pasar berkaitan dengan pengujian pasar. analisis. memasuki pasar atau meninggalkan pasar. Jenis–jenis riset pemasaran yang diperlukan dalam pemasaran global antara lain aspek pasar. dan akan diuraikan pada bagian berikut: 1. 2. 2. dimana setiap Negara memiliki perbedaan – perbedaan dalam hal: 1. dan promosi. Perbedaan lingkungan ini menyebabkan tipe atau jenis informasi yang dibutuhkan untuk riset pemasaran global sangat berbeda dengan riset pemasaran domestic. Informasi yang dibutuhkan berhubungan dengan kinerja pasar. distribusi. Informasi Promosi 3 . Informasi yang dibutuhkan untuk setiap aspek berlainan. harga. 4. produk. 5. 3. pangsa pasar.

relevan. Melalui riset ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai saluran distribusi yang tersedia di setiap Negara. Setiap perusahaan yang memiliki akses terhadap sumber informasi mengenai penawaran dan permintaan di pasar yang bersangkutan. hokum. politik. pengaruh harga terhadap permintaan. Informasi Harga Informasi yang dibutuhkan dalam rangka menetapkan harga yang sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi tujuan perusahaan . cara meningkatkan pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama. 4 . pergudangan.persediaan. adalah kemampuan atau daya beli konsumen. Informasi yang dibutuhkan di antaranya adalah copy iklan yang paling cocok dan bagi setiap salespeople. 4. dan tepat waktu sangat dibutuhkan dalam era globalisasi. Informasi Riset Umum • General informasi • Informasi industi • Study-related information Informasi yang akurat. Informasi Lingkungan Aspek lingkungan yang perlu di perhatikan pula dalam riset pemasaran global adalah lingkungan social. pembagian wilayah penjualan.Riset promosi terutama ditujukan untuk periklanan dan personal selling. Informasi distribusi Riset distribusi terdiri atas riset saluran distribusi dan lokasi distribusi. 5. 7. reaksi perantara terhadap harga. saluran distribusi yang paling efektif. 6. serta yang tidak kalah pentingnya adalah persepsi konsumen terhadap kualitas produk dalam kaitannya dengan harga yang ditetapkan. dan budaya.

membutuhkan adanya system informasi pemasaran. Setiap prusahaan yang memiliki akses terhadap sumber informasi dan mampu memanfaatkannya dengan baik akan mendapat keunggulan bersaing. Hal ini penting. penentuan posisi produk. dan tepat waktu sangat dibutuhkan dalam era globalisasi. Pemasaran Dalam Lingkungan Internasional Dalam merumuskan strategi pemasaran internasional. Dan menentukan seberapa jauh operasi – operasi internasional dapat dikoordinasikan untuk semua Negara guna memanfaatkan berbagai senergi potensial yangberhulu dari pemasaran di dalam lingkungan global. atau keputusan bauran pemasaran.Informasi yang akurat. B. informasi bahkan lebih vital bagi keputusan pemasaran yang efektif. Riset adalah perlu untuk menghindari kesalahan yang mahal dari strategi yang tidak jitu dan kemungkinan lepasnya berbagai peluang. Apresiasi yang terbatas untuk lingkungan pemasaran yang sangat berbeda di banyak Negara asing dalam bentuk jaringan distribusi ecerannya. kurangnya sensitivitas terhadap perbedaan citarasa dan preferens pelanggan  Kedua. Pemasaran Internasional mencakup operasi di dalam lingkungan yang kompleks dan beraneka ragam dan membutuhkan riset yang ekstensif untuk menggalang keakraban dengan lingkungan tersebut. Diversitas dan kompleksitas lingkungan internasional. relevan. Riset memberikan infomasi tentang lingkungann 5 . Terdapat sejumlah sebab mengapa perusahaan – perusahaan tidak mengumpulkan informasi yang memadai atas pasar internasional yang berakibat keputusan dibuat secara tergesa – gesa:  Pertama. disertai dengan tidak adanya keakraban dengan Negara asing. terutama perusahaan besar. Untuk dibutuhkan suatu system yang dapat mengolah dan menyajikan informasi seperti itu. Dalam konteks pemasaran global. setiap perusahaan. menggarisbawahi pentingnya penyelenggaraan riset sebelum membuat keputusan. apakah berhubungan dengan keputusan untuk masuk pasar pertama kalinya.

kompleksitas tersebut ini dan menghasilkan pemahaman dan kemampuan yang perlahan – lahan meningkat untuk berhadapan secara efektif dengan kompleksitas tersebut. Leverage diperoleh dari bersaing di negara kategori yang sama setelah negara dan bisa masuk dalam bentuk teknologi produk atau biaya 6 . konsisten dan terintegrasi global yang mencakup hampir semua elemen program pemasaran dari segmentasi untuk positioning. sehingga memungkinkan perusahaan untuk terungkap strategi di sepanjang jalan yang sama di negara menurut negara. iklan pembotolan. Beberapa dari mereka lebih sedikit rumit dan terpapar aspek yang lebih kecil dari strategi pemasaran untuk globalisasi. Strategi Pemasaran Global Sebuah strategi pemasaran global yang benar-benar globalizes semua kegiatan pemasaran tidak selalu dicapai atau diinginkan (globalisasi dibedakan).  Integrated Global Marketing Strategi: Ketika sebuah perusahaan mengejar strategi pemasaran yang terintegrasi secara global. Strategi ini dapat disarankan bagi perusahaan yang menghadapi pelanggan benar-benar global sepanjang garis. branding. strategi pemasaran global diasumsikan dari satu jenis saja. desain produk dan nama merek) dan melokalisasi distribusi dan komunikasi pemasaran. Salah satu perusahaan yang sesuai dengan gambaran strategi pemasaran terpadu global untuk gelar besar CocaCola. jenis lain dari strategi pemasaran global menjadi jelas. Sebagai pemasar mendapatkan pengalaman lebih. menawarkan strategi pemasaran yang sama di seluruh dunia. dan banyak lagi. Ini juga mengasumsikan bahwa cara industri tertentu bekerja sangat mirip di mana-mana.  Kategori Produk Global Strategi: Kemungkinan jenis terintegrasi sedikit dari strategi pemasaran global adalah strategi produk global kategori. Perusahaan tersebut telah mencapai strategi pemasaran yang koheren. harga dan distribusi serta elemen strategis seperti segmentasi dan positioning. elemen yang paling dari strategi pemasaran yang telah mengglobal. distribusi. C. Pada tahap awal pengembangan. Globalisasi meliputi tidak hanya produk tetapi juga strategi komunikasi. Pendekatan yang lebih umum adalah bagi perusahaan untuk mengglobalisasikan strategi produknya (lini produk.

strategi Segmen relatif baru untuk pemasaran global. Perusahaan mungkin mengembangkan pemahaman tentang basis pelanggan dan leverage yang pengalaman di seluruh dunia. Memilih bentuk kategori produk global menunjukkan bahwa perusahaan sambil tetap dalam kategori itu akan mempertimbangkan penargetan segmen berbeda di setiap kategori atau variasi produk. tempat. Meskipun berbagai jenis strategi mungkin berlaku. Perusahaan bersaing dalam modus multi-negeri yang sering menerapkan strategi kategori global dan meningkatkan pengetahuan di seluruh pasar tanpa mengejar standardisasi. Global Mix Elemen Strategi Pemasaran: Strategi-strategi mengejar globalisasi bersama elemen bauran pemasaran individu seperti harga. Biasanya perusahaan globalisasi elemen-elemen bauran pemasaran yang memiliki kekuatan yang sangat kuat 7 . Mereka adalah sebagian strategi global yang memungkinkan perusahaan yang mengubah aspek-aspek lain dari strategi pemasaran. tiga besar perusahaan consumer goods melakukan bisnis di barang-barang makanan dan rumah tangga internasional. Sebuah strategi segmen murni global bahkan akan memungkinkan untuk berbagai produk. merek atau iklan walaupun beberapa standardisasi diharapkan. Beberapa pemain multinasional tradisional yang selama puluhan tahun mengejar pemasaran multi-strategi pemasaran dalam negeri pendekatan-menyesuaikan dengan kondisi pasar lokal dan manajemen menugaskan ke lokal tim manajemen-telah bergerak ke arah strategi kategori global. Strategi tersebut bekerja paling baik jika ada perbedaan yang signifikan di pasar dan ketika beberapa segmen hadir di pasar setelah pasar. Pilihan dapat terdiri dari selalu bersaing di segmen atas atau tengah pasar konsumen tertentu atau untuk aplikasi teknis tertentu dalam segmen industri. iklan dan merek sesuai dengan kebutuhan pasar lokal. strategi periklanan global dan strategi branding global. distribusi. Unilever dan Procter & Gamble.  Segmen Global Strategi: Sebuah perusahaan yang memutuskan untuk target segmen yang sama di banyak negara mengikuti strategi segmen global. Diantaranya adalah Nestle. yang paling penting adalah strategi produk global.pengembangan. promosi. Konsumen dan industri industri pengetahuan yang signifikan adalah akumulasi ketika keuntungan perusahaan pemahaman mendalam tentang sebuah ceruk atau segmen. komunikasi atau produk.

Perusahaan lain menghadapi logika informasi yang kuat global akan merasa penting untuk globalisasi strategi komunikasinya. Perusahaan ingin memanfaatkan penciptaan nama-nama merek seperti di pasar banyak. Banyak perusahaan global 8 . Global branding memungkinkan perusahaan untuk mengambil keuntungan dari goodwill yang telah ada tersebut. perusahaan mungkin ingin menggunakan nama merek yang berbeda sebagian untuk tujuan bersejarah. aspek kunci atau modul mungkin sebenarnya global. Namun. Global Branding Strategi: strategi branding Global terdiri dari menggunakan nama atau logo merek yang sama di seluruh dunia. Hal ini sering terjadi bagi pelanggan pemasaran industri yang dapat membaca jurnal industri dan perdagangan dari negara lain. strategi branding global cenderung dianjurkan bila target pelanggan melakukan perjalanan melintasi batas-batas negara dan akan terkena produk di tempat lain. Iklan Global Strategi: iklan global umumnya terkait dengan penggunaan merek yang sama di seluruh dunia. Meskipun produk mungkin tidak perlu benar-benar standar di seluruh dunia. karena peluncuran merek baru membutuhkan investasi pemasaran yang cukup besar. strategi produk global mengharuskan kondisi menggunakan produk.logika global. Bahkan di beberapa pasar seperti Eropa Timur. Semakin. Strategi Global Produk: Mengejar strategi produk global menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan global penawaran produknya. fitur yang diharapkan dan fungsi produk yang dibutuhkan umumnya tidak identik sehingga beberapa variasi atau perubahan yang diperlukan. Sebuah perusahaan menghadapi logika beli yang kuat global mungkin globalisasi praktik manajemen account atau strategi penetapan harganya. Perusahaan mengejar strategi branding global mungkin termasuk pemasar produk mewah yang biasanya menghadapi investasi tetap besar untuk promosi produk di seluruh dunia. branding global telah menjadi penting juga untuk produk konsumen di mana iklan lintas batas melalui saluran TV internasional telah menjadi umum. banyak konsumen telah menjadi sadar merek yang ditawarkan di Eropa Barat sebelum liberalisasi ekonomi pada awal 1990-an. Strategi branding global juga menjadi penting jika target pelanggan yang terkena iklan di seluruh dunia.

Licensor dalam hal ini memperoleh manfaat. perusahaan global `pesaing lokal terkuat adalah mereka yang menonton perusahaan global dengan hati-hati dan belajar dari gerakan mereka di negara lain. Strategi Memasuki Pasar Global :  Ekspor Cara paling sederhana untuk memasuki pasar di Negara lain adalah dengan melakukan ekspor pada dua bentuk aktivitas ekspor yaitu : Occasional Exporting yang merupakan bentuk keterlibatan perusahaan yang pasif. pesaing lokal di beberapa pasar dapat mengambil keuntungan dari pemberitahuan terlebih dahulu seperti oleh pertahanan membangun atau meluncurkan serangan preemptive pada segmen yang sama. tema umum dapat dibuat untuk mengatasinya. Setelah alasan pembelian telah ditentukan sebagai kesamaan. perusahaan mungkin ingin memanfaatkan tema tertentu atau pendekatan iklan yang mungkin telah dikembangkan sebagai hasil dari beberapa penelitian pelanggan global. Kompetitif Strategi Pemasaran Global: Secara umum. Ini merek lokal memiliki pasar tersendiri dan perusahaan mungkin akan kontraproduktif untuk mengubah nama-nama. dimana perusahaan hanya mengespor karena adanya permintaan dari luar negeri. tema iklan global yang paling dianjurkan ketika suatu perusahaan dapat memasarkan kepada pelanggan mencari manfaat yang sama di seluruh dunia. Dengan beberapa perusahaan global yang membutuhkan beberapa tahun sebelum produk diperkenalkan di semua pasar. perusahaan membuat produknya di negeri sendiri. Produk ini bisa tetap seprti aslinya. Meskipun ekspor merupakan alternative strategi memasuki pasar dengan investasi yang murah dan resiko rendah. yaitu dapat memasuki pasar asing 9 . namun strategi ini memerlukan investasi yang cukup besar dan berarti dalam aspek pemasarannya. yang mana hal ini memberikan keuntungan biaya dan kualitas daripada kegiatan pemanufakturan yang terdesentralisasi. maupun telah disesuaikan dengan pasar di luar negeri. Sebaliknya. D. Dan Active exporting yang berarti komitmen perusahaan untuk mengembangkan ekspor.melakukan akuisisi di negara lain sehingga sejumlah merek lokal. Salah satu keunggulan Ekspor adalah memungkinkan kegiatan pemanufakturan dikosentrasikan di satu lokasi saja.

Ada beberapa kerugian dari strategi ini. Metode ini berguna apabila perusahaan mengalami kesulitan mencari tenaga kerja murah atau memperoleh bahan pasokan. bila licensee keluar ( baik karena memetuskan kontrak atau karena kontrak telah selesai dan tidak diperpanjang ). Lisensi merupakan strategi yang sesuai untuk situasi seperti : • • Perusahaan memiliki keterbatasan dana ekspansi. Ketiga.dengan resiko rendah. maka ia dapat menjadi pesaing pesaing licensor dengan memnafaatka teknologi dan pengetahuan yang telah diperoleh dari licensor. rumah sakit. Ada laarangan atau pembatasan memasuki suatu Negara seperti kuota impor dan tarif • • Negara tujuan sensitive terhadap atau bahkan melarang kepemilkan asing Perusahaan berusaha melindungi paten atau merk dagang apabila terjadi pembatalan perjanjian. ada kemungkinan citra produk dapat rusak secara psiokologis Ada tiga bentuk lisensi yang sering dijumpai dalam praktik. Kontrak manufacturing yaitu melibatkan atau mengajak produsen local untuk membuat produk perusahaan. rental dan bisnis eceran II. Management kontrak yaitu suatu bentuk kerjasama dimana perusahaan hanya menawarkan keahlian manajemen untuk menjalankan beberapa atau seluruh fungsi operasi mitra kerjanya. pengeboran dan pengolahan minyak. maka pihak licensor tidak mendapatka apa-apa selain fee atau royalty. penginapan. Ketiga bentuk tersebut yaitu : I. Franchising yaitu kontrak kerjasama tertulis antara pihak franchisor dan franchisee. Akan tetai kontrak manufacturing mengandung kelemahan. yaitu kurangnya kendali atas proses produksi dan hilangnya mendapat peluang laba 10 . Jika pihak licensee sukses. Franchising banyak berkembang dalam industry restoran ( fastfood ). real estate.Kedua. Pertama. III. Biasanya bentuk ini ditemukan dalam bisnis hotel. sehingga licensor kurang memiliki kendali atas licenseenya. dimana pihak franchisee diberi hak untuk mendistribusikan produk atau jasa tertentu dalam periode dan wilayah tertentu dengan cara-cara yang ditentukan oleh franchisor. Licensee adalah pengusaha atau perusahaan independen.

Namun demikian. umumnya dalam proses perdagangan. mengubah hubungan produksi.dari hasil produksi. maka negara-negara yang berada pada suatu kawasan dengan kesamaan potensi dan kebutuhan maupunhubungan geografis dan tradisional terdorong untuk membentuk kelompok/kawasan perdagangan bebas (free trade area).Issu mengenai globalisasi ekonomi semakin marak setelah disetujui danditandatanganinya kesepakatan GATT-Putaran Uruguay oleh 122 negara anggotadi Marrakesh. Berbagai perkembangan perekonomian dunia yang terjadi dewasa ini telah mendorong perkembangan pasar. Maroko pada tanggal 15 April 1994 (Marrakesh Meeting). lawannya adalah ekspor. Dengan meningkatnya produksi akan terjadi peningkatan investasi yang sekaligus akan menciptakan lapangan kerja dan pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan masyarakat.Dampak dari padanya timbul perubahan dalam hubungan ekonomi dan perdagangan antar bangsa di dunia. Proses impor umumnya adalah tindakan memasukan barang atau komoditas dari negara lain ke dalam negeri. karena adanya kekhawatiran akan kegagalan perundingan GATT-Putaran Uruguay.  Impor Impor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain secara legal. Sehubungan dengan itu pada dekade 1990-an terbentuk beberapa kawasan perdagangan bebas seperti : • • • AFTA (Asean Free Trade Area) NAFTA (North America Free Trade Area) APEC (Asia Pacific Economic Community) 11 . padahal banyak negara yang sudah merasasemakin pentingnya perdagangan bebas antar negara. Impor barang secara besar umumnya membutuhkan campur tangan dari bea cukai di negara pengirim maupun penerima. finansial. Impor adalah bagian penting dari perdagangan internasional. investasi dan perdagangan sehingga kegiatan ekonomi dan orientasi dunia usahatidak terbatas pada lingkup nasional tetapi telah bersifat internasional atau global.

AFTA akan mulaidiberlakukan secara efektif pada tanggal 1 Januari 2003 dan perdagangan bebassesama negara anggota APEC direncanakan akan dimulai tahun 2005. APEC dan WTO. Dengan terbentuknya beberapa kawasan perdagangan bebas tersebut makauntuk beberapa kawasan. Sementara itu. 12 .• Uni Eropa (European Union) Yang mencakup negara-negara di kawasan Eropa Barat. liberalisasi perdagangan akan berlangsung lebih cepatdari yang dijadualkan oleh WTO yaitu mulai tahun 2010 untuk negara maju dantahun 2020 untuk negara berkembang. Indonesia yangmenganut sistem ekonomi terbuka mau tidak mau harus ikut melaksanakan perdagangan bebas. Komitmen mengenai hal itu dimanifestasikan dalam bentuk keikutsertaan Indonesia dalam AFTA.Sebagai bagian dari tatanan perekonomian dunia.

H. KERJA SAMA GLOBAL DALAM EKONOMI INTERNASIONAL 1. Bilateral Kerjasama bilateral adalah bentuk kerjasama ekonomi yang dilakukan oleh dua negara. I. Bentuk Kerjasama Internasional E. dimana yang tergabung dalam kerjasama itu saling membantu di bidang ekonomi. G. F. yang bertujuan menjamin kepentingan ekonomi negara-negara satu kawasan. Multilateral Kerjasama multilateral adalah bentuk kerjasama ekonomi antara beberapa negara. pemutusannya disebut secara unilateral. Antar Regional Kerjasama antar regional adalah bentuk kerjasama ekonomi antar regional yang satu dengan regional lainnya.2. Regional Kerjasama regional adalah bentuk kerjasama ekonomi dari negara-negara kawasan/daerah tertentu. Internasional Kerjasama internasional adalah bentuk kerjasama ekonomi yang mencakup banyak negara dan bernaung di bawah satu bendera PBB. 13 . Misalnya IMF. Kerjasama bilateral yang diputuskan secara sepihak. misalnya ASEAN dengan MEE. Bertujuan menjamin kepentingan ekonomi antara dua kawasan. Misalnya kerjasama ekonomi Indonesia dengan Malaysia. dan lain-lain. Kerjasama ini bertujuan saling membantu di bidang ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. misalnya ASEAN. WTO.

Gabon Persatuan Emirat Arab Venezuela Brunei c. WTO (World Trade Organization) WTO adalah organisasi perdagangan dunia yang ditransformasikan dari GATT (General Agreement of Tariff and Trade). Austria. Adam Malik : S.2. 3. Saudi Arabia. Indonesia masuk menjadi anggota GATT pada tahun 1950. dan Venezuela. ASEAN (Association of South East Asian Nations) ASEAN adalah organisasi regional dari negara-negara Asia Tenggara. 2. 7. 3. 10. Indonesia Kuwait Libya Nigeria 9. 6. GATT dibentuk di Jenewa. 8. 4. 12. Swiss pada tahun 1947 dalam konferensi yang diselenggarakan PBB dan diikuti oleh 23 negara. 2. 5. Organisasi ini didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 pada saat ditanda-tanganinya “Deklarasi Bangkok” oleh empat menteri luar negeri dan seorang wakil perdana menteri yaitu : 1. 11. Organisasi Kerja Sama Ekonomi Global a. Iran. • Anggota OPEC Negara-negara anggota OPEC : 1. Rajaratnam : Tun Abdul Razak Narsisco Ramos Thanat Khoman Menteri Luar Negeri Indonesia Menteri Luar Negeri Singapura : : : Wakil Perdana Menteri Malaysia Menteri Luar Negeri Filipina Menteri Luar Negeri Thailand b. Kuwait. 4. Markas besar OPEC di Wina. Indonesia menjadi anggota OPEC tahun 1962. GATT bertujuan untuk mengadakan pengurangan tarif untuk barang-barang tertentu yang dapat merintangi perdagangan 14 . OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries) Organisasi negara pengekspor minyak didirikan 14 September 1960 di Baghdad atas prakarsa negara : Irak. Arab Saudi Aljazair Irak Iran 5.

2 juta sebagai program kerjasama teknik UNDP. Belgia. Irlandia. Perancis. Bank Dunia merupakan saluran dana bagi negara kreditor (negara kaya) untuk membantu meningkatkan kemakmuran/kemajuan sosial ekonomi bagi negara berkembang. Tujuan IMF tercantum dalam Articles of Agreement. dan Perancis. Belanda. Kerjasama ini didirikan pada tanggal 1 Januari 1958 di Roma (Italia) oleh beberapa negara yaitu : Italia. Pada tahun 1970 – 1983 UNDP memberikan bantuan kepada Indonesia sebesar US$ 74. Tujuan utama dari MEE adalah untuk menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan 15 . Bank Dunia (World Bank) Bank Dunia adalah salah satu badan keuangan internasional yang memberikan bantuan kepada negara-negara untuk perbaikan dan pengembangan usaha-usaha seperti : industri. Bank Dunia mengeluarkan obligasi yang ditawarkan kepada bank-bank sentral dengan tujuan memperbesar modal bank dan menjual obligasi kepada negara-negara anggota. e. f.internasional. Prioritasnya adalah mendorong peningkatan produktivitas negara-negara debitor (penerima pinjaman). AS. Luxemburg. Denmark. MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa) MEE adalah suatu wadah kerjasama regional untuk kawasan Eropa Barat. Amerika Serikat. UNDP (United Nation Development Program) UNDP adalah suatu badan PBB yang memberikan sumbangan untuk membiayai survei jalan di Indonesia. Dana UNDP diperoleh dari sumbangan negara-negara : USA. IMF (International Monetary Fund) IMF atau Dana Moneter Internasional didirikan pada tanggal 27 September 1945 sebagai hasil konferensi di Breton Words. Indonesia merupakan salah satu penerima bantuan dari Bank Dunia yang dipergunakan untuk pengembangan berbagai proyek. Markas besar IMF di Washington DC. g. pertanian. d. Kanada. dan Denmark. Inggris. perhubungan atau jalan raya. Inggris.

j. Kanada. Di samping itu. Sementara itu.secara bertahap. Dalam rangka kerjasama masyarakat Eropa. telah dikembangkan konsep “Pasar Tunggal Eropa”. perdagangan. AFTA (Asean Free Trade Area) AFTA adalah kerjasama ekonomi intra ASEAN. NAFTA bertujuan membentuk kawasan perdagangan bebas di daerah Amerika Utara. Australia atas usul Perdana Menteri Australia Bob Hawke. yang didirikan pada tanggal 12 Agustus 1992. NAFTA (North American Free Trade Area) NAFTA adalah badan kerjasama ekonomi negara-negara Amerika Utara. APEC (Asia Pacific Economic Corporation) APEC adalah sarana kerjasama ekonomi negara-negara Asia Pasifik yang dibentuk pada bulan November 1989 di Canberra. yang pertama kali dicetuskan dalam KTT ASEAN ke-4 di Singapura tanggal 27-28 Januari 1992. baik sesama anggota MEE maupun negara Eropa Barat yang tidak termasuk daerah perdagangan bebas Eropa. Kendala utama untuk mewujudkan perdagangan bebas di Amerika Utara adalah karena tingkat pertumbuhan ekonomi antara Amerika Serikat dan Meksiko sulit untuk mewujudkan perdagangan bebas dengan persaingan yang sehat. juga meningkatkan investasi dalam kegiatan produksi barang dan jasa antar anggota ASEAN. dan investasi 16 . AFTA beranggotakan 7 negara anggota ASEAN. tetapi secara resmi dimulai 1 Januari 1993. Kepala-kepala negara/pemerintahan negara ASEAN menyepakati suatu kerangka persetujuan mengenai peningkatan kerjasama ekonomi ASEAN yang berfungsi sebagai pelindung bagi segala kerjasama ekonomi ASEAN di masa datang. Peluang bagi Meksiko hanyalah ekspansi tenaga kerja ke Amerika Serikat. h. Anggota-anggotanya adalah Amerika Serikat. dan Meksiko. Dengan AFTA diharapkan negara anggota lebih meningkatkan perdagangan dan spesialisasi dalam intra ASEAN. i. Prinsip dasar pembentukan APEC adalah sebagai forum konsultasi dalam memecahkan masalah ekonomi. MEE telah mencapai persetujuan perdagangan dengan sebagian besar negara di Lautan Tengah yang bukan anggota MEE.

Thailand. Singapura. Korea Selatan. • Badan-badan yang mengatur APEC adalah : 1. Selandia Baru. 2. dan Taiwan. Malaysia. Hong Kong. Papua Nugini. Jepang. Chili. Brunei Darussalam.anggotanya. Australia. Indonesia. 4. 5. 3. Meksiko. Cina. Keanggotaan APEC terdiri dari 18 negara yaitu : Amerika Serikat. Kanada. Filipina. KTM : SOM : CTI : Konferensi Tingkat Menteri Senator Official Meeting Komite Perdagangan dan Investasi Komite Anggaran dan Administrasi Kelompok Ad Hoc mengenai Kelompok Kerja BAC : ETI : 17 .

Namun demikian. Proses globalisasi ekonomi adalah perubahan perekonomian dunia yang bersifat mendasar atau struktural dan proses ini akan berlangsung terus denganlaju yang akan semakin cepat mengikuti perubahan teknologi yang juga akansemakin cepat dan peningkatan serta perubahan pola kebutuhan masyarakatdunia. maka negara-negara yang berada pada suatu kawasan dengan kesamaan potensi dan kebutuhan maupunhubungan geografis dan tradisional terdorong untuk membentuk kelompok/kawasan perdagangan bebas (free trade area). Globalisasi ekonomi ditandai dengan semakin menipisnya batas-batas geografi dari kegiatan ekonomi atau pasar secara nasional atau regional.BAB III PENUTUP A. karena proses tersebut terutama digerakkan oleh kekuatan pasar global.Pada tingkat ini.dan produksi. Kesimpulan Dengan meningkatnya produksi akan terjadi peningkatan investasi yang sekaligus akan menciptakan lapangan kerja dan pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Perkembangan ini telah meningkatkan kadar hubungan salingketergantungan ekonomi dan juga mempertajam persaingan antarnegara. perdagangan dan pasar uang. Globalisasi ekonomi merupakan suatu proses yang berada diluar pengaruh atau jangkauan kontrol pemerintah. Globalisasi ekonomi biasanya dikaitkan dengan proses internasionalisasi produksi. seorang pengusaha yang punya pabrik di Surakarta atau JawaTengah setiap 18 . tetapi semakin mengglobal menjadi ³satu´ proses yang melibatkan banyak negara. karena adanya kekhawatiran akan kegagalan perundingan GATT-Putaran Uruguay. tidak hanya dalam perdagangan internasional tetapi juga dalam investasi. bukan olehkebijakan atau peraturan yang dikeluarkan oleh sebuah pemerintah secaraindividu. padahal banyak negara yang sudah merasasemakin pentingnya perdagangan bebas antar negara. keuangan.Dalam tingkat globalisasi yang optimal arus produk dan faktor-faktor produksi (seperti tenaga kerja dan modal) lintas negara atau regional akanselancar lintas kota di dalam suatu negara atau desa di dalam suatu kecamatan.

ekonominegara yang semakin terbuka. penyebab-penyebab lainnya adalah semakin banyaknya industri yang bersifat footloose akibat kemajuan teknologi (yang mengurangi pemakaian sumber dayaalam). baik dalam logistik maupun birokrasi yang berkaitan dengan urusan administrasi seperti izin usaha dan sebagainya. metode produksi dan perakitandengan organisasi manajemen yang semakin efisien. dan semakin pesatnya perkembangan perusahaan multinasional di hampir seantero dunia. 19 . penggunaan secara penuh keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif tiap-tiap negara. dan semakin banyaknya jumlah penduduk dunia. Selain itu. ilmu pengetahuan dan teknologi di semua bidang. lalu lintas devisa yang semakin bebas.diantaranya menurut Halwani (2002) adalah komunikasi dan transportasi yangsemakin canggih dan murah.saat bisa memindahkan usahanya ke Serawak atau Filipina tanpahalangan. B. Saran Semakin menipisnya batas-batas geografi dari kegiatan ekonomi secaranasional maupun regional yang berbarengan dengan semakin hilangnyakedaulatan suatu pemerintahan negara muncul disebabkan oleh banyak hal. semakin majunyatingkat pendidikan mayarakat dunia. semakin tingginya pendapatan dunia rata-rata per kapita.

Yogyakarta : Badan Penerbit Fakultas Ekonomi UGM. Jakarta : Pustaka Binaman Pressindo. Ekonomi Internasional. Ekonomi Internasional. 20 . Tulus T. Tambunan. 1992. Yogyakarta : Badan Penerbit Fakultas Ekonomi. Jakarta : Erlangga. Dominick. Penuntun Ekspor. Globalisasi dan Perdagangan Internasional. Jakarta: Ghalia Indonesia. Ekonomi Nasional. Amir M.S. (2004). Salvatore.DAFTAR PUSTAKA Boediono. 1990.H. Sobri.