MAKALAH BAHASA INDONESIA

PENALARAN KARANGAN

FAKULTAS SYARI¶AH JURUSAN EKONOMI ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

1

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkankehadiran allah SWT. Tuhan semesta alam karna atas izin dan kehendaknya jualah makalah sederhana ini dapat saya rangkumkan tepat pada waktunya. Penulisan dan pembuatan makalah ini bertujuan untuk memenuhi mata kuliah Bahasa Indonesia. Adapun yang saya bahas dalam makalah sederhana ini mengenai penalaran karangan. Dalam penulisan makalah ini saya menemui berbagai hambatan, yang dikarnakan terbatasnya ilmu pengetahuan saya mengenai hal yang berkaitan dengan penulisan makalah ini. Oleh karna itu sudah sepatutnya saya berterimakasih kepada dosen pembimbing kami yakni: ibu Anzu yang telah memberikan limpahan ilmu yang berguna bagi saya. Saya menyadari akan kemampuan saya yang masih amatir dalam makalah ini , saya sudah berusaha semaksimal mungkin tapi saya yakin makalah ini masih banyak kekurangan disana-sini. Oleh karna itu saya mengharapkan saran dan juga kritik membangun, agar lebih maju untuk masa yang akan dating. Harap saya makalah ini dapat menjadi track record dan menjadi reperensi bagi saya dalam mengarungi masa depan, saya juga berharap makalah ini dapat berguna bagi orang lain yang membacanya.

Jambi 27 januari 2012

penulis

2

..................... 1..........................................................1 3.............3 2..............................4 pengertian penalaran .. manfaat ...................................................................................................................................................1 Latar Belakang ............................................................ BAB II PEMBAHASAN PENALARAN KARANGAN 2................ saran . BAB 1 PENDAHULUAN 1................................3 Kesimpulan ...............................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ..............................................................................................................................2 Rumusan masalah............... 2 3 4 4 4 5 6 8 16 BAB III PENUTUP 3.................................. penalaran deduktif.......................................................................................... 1............3 Tujuan ..................................................................................... 25 25 25 DAFTAR PUSTAKA 3 ... DAFTAR ISI ...............................................2 2...................................2 3....................................... isi karangan........ penalaran induktif ..1 2.................

Untuk memahami cara membuat karya ilmiah yang baik. Memilih penalaran karangan 1. 1. Apa pengertian penalaran 2.1 LATAR BELAKANG Penilisan makalah ini bertujuan untuk mengetahui arti penalaran karangan dalam bahasa Indonesia.3 TUJUAN 1.BAB I PENDAHULUAN 1. 4 . Untuk menambah wawasan menulis dan membaca. 2. 3.2 RUMUSAN MASALAH 1. Apa saja bagian penalaran 3. Untuk memenuhi tugas bahasa Indonesia.

Dalam karangan terdiri dari dua variabel atau lebih. 3. Pembahasan suatu masalah sampai menghasilkan suatu kesmpulan yang berupa pengetahuan atau pengertian baru. 5 . Proses menganalisis suatu topic sehinga menghasilkan suatu simpulan atau pengertian baru. 4.atau fakta dirumusksan dalam bentuk proposisi yaitu kalimat pernyataan yang dapat dibuktikan kebenaranya dan kesalahanya.terorganisasi dalam urutan yang saling berhubungan sampai dengan simpulan. c) Proposisi hipotetik yaitu persaratan hubungan subjek dan predikat yang harus dipenuhi. Misalnya: jika dijemput X akan kerumah Y. membahas. penalaran dapat diartikan mengkaji. atau menganalisis dengan menghubung-hubungkan variabel yang di kaji sampai menghasilkan satu derajat hubungan dan simpulan. 5. 2. Proses berpikir logis. Dasar pemikiran.BAB II PEMBAHASAN A. b) Proposisi mutlak yaitu pembenaran yang tidak memerlukan pengujian untuk menyatakan benar atau salahnya. yaitu: 1. antara lain: a) Proposisi empirik yaitu proposisi berdasarkan fakta misalnya: anak cerdas dapat memanfaatkan potensinya. sistematis. pendapat. Menghubung-hubungkan fakta atau data sampai dengan suatu kesim-pulan. Misalnya: Gadis yaitu wanita muda yang belum pernah menikah. Unsur penalaran karangan ilmiah: Toik yaitu ide sentraldalam bidang kajian tertentu yang spesipik dan berisi sekurang-kurangnya dua variabel. Penalaran Karangan Penalaran mempunyai beberapa pengertian. Proposisi mempunyai beberapa jenis.

membandingkan. misalnya: semua hewan akan mati. mencari hubungan (kolerasi). kebalikan dari proposisi positif persial. penggunaan argument (alas an) argumentasi (pembuktian). e) Proposisi positif universal yaitu pernyataan positif yang mempunyai kebenaran mutlak. g) Proposisi negative universial kebalikan dari proposisi positif universal. permasalahan yaitupertanyaan yang harus dijawab (dibahas)dalam karangan. dan lain-lain. teliti.d) Proposisi kategoris yaitu tidak adanya persyaratan hubungan subjek dan predikat. Proses berfikir ilmiah yaitu kegiatan yang dilakukan secara sadar. fakta. h) Proposisi negative parsial. f) Proposisi positif versial yaitu pernyataan yang sebagian unsure pernyataan tersebut bersifat positif. logika yaitu metode pengujian ketepatan penalaran. penguraian) dilakukan dengan mengidentifikasi. Hasil yaitu akibat yang di timbulkan dari sebuah analisis induktif atau deduktif. misalnya tidak ada gajah tidak berbelalai. dapat berupa implikasi atau inferensi. dan hasil analisis yang akurat . dan terarah menuju suatu kesimpulna. Misalnya: X akan menikahi Y. 6 . sistematika yaitu seperangkat proses atas bagian-bagian atau unsure-unsur proses berfikir ke dalam satu kesatuan. Kesimpulan (simpulan) yaitu penapsiran atas hasil pembahasan. fenomena. Pembuktian (argumentasi)yaitu proses pembenaran bahwa proposisi itu terbukti kebenarannya atau kesalahannya. dan jus tifikasi (pembenaran). misalnya: sebagian orang ingin hidup kaya. variabel yaitu unsure suatu fikiran dalam sebuah topic yang akan dianalisis. mengklasifikasi. Analisis (pembahasan. contoh. misalnya: sebagian orang hidup menderita.pembuktian ini harus disertai dukungan yang berupa softwer (misalnya: SPSS)selain itupembuktian harus didukung pula dengan data yang mencukupi.

ada dua macam yaitu induktif dan deduktif 1. a) Analogi adalah proses penalaran berdasarkan pengamatan terhadap gejala khusus dengan membandingkan atau mengumpamakan suatu objek yang sudah teridentifikasi secara jelas terhadap objek yang dianalogikan sampai dengan kesimpulan yang berlaku umum.30 sebuah sepeda motor dari arah tanjung priuk menabrak mobil sehinga pintu mobil bagian kiri rusak. melalui proses penghitungan waktu. Contoh (1) Seorang polisi lalu lintas mengamati proses peristiwa di tempat kejadian perkara suatu kecelakaan lalu lintas di perempatan rawumangun muka. polisi menyatakan pada saat mobil melintas dari arah 7 . penyok sedalam 10cm. Kesimpulan ini dapat berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum atas fakta yang bersifat khusus. akibat-sebab. b) Sebab akibat adalah proses penalaran berdasarkan hubungan ketergabungan antargejala yang mengikuti pola sebab akibat. persilangan rawa mangun muka-utan kayu dan cililitan-tanjung priuk yang terjadi pada tanggal 10 juli 2000 pukul 12.5 meter di sebelah kiri sepeda motornya. pada dasarnya. dan sepeda motor tergeletak di dekat mobil yang ditabraknya. dan sebab akibat. Generalisasi adalah proses penalaran berdasarkan pengamatan atas sejumlah gejala (data) yang bersifat khusus. serupa. atau sebab-akibatakibat. dan diakhiri kesimpulan umum. penalaran induktif penalaran induktif adalah: proses berfikir logis yang diawali dengan observasi data. analogi. dukungan penbuktian. Penalaran Karangan proses bernalar. pembahasan. atau sejenis yang disusun secara logis dan diakhiri dengan kesimpulan yang bersifat umum. Penalaran induktif pada dasarnya terdiri atas tiga macam: generalisasi.B. Seorang saksi mata menuturkan bahwa pengendara sepeda motor tersebut terkaparjauh 1.

e) Konfirmasi (penegasan dan pengesahan) melalui pengujian hipotesis. Selanjutnya.cililitan ke rawamangun muka lampu hijau menyala dan di benarkan oleh para saksi. 2) membayar denda atas pelanggarannya. dan diakhiri dengan simpulan yaitu penapsiran hasil (Gambar 1). logis. Penelitian kualitatif induktif. Dari padanya dapat dipahami dengan mudah bagai mana (alur) proses berfikir. sistematis.dan tidak menimbulkan keraguan dalam proses pembenaran (jastifikasi) analisis sampai dengan hasil pembahasan. Hasil pengamatan:pengendara sepeda motor terbukti bersalah. dilanjutkan verifikasihipotesis formulasi. penalaran dapat diawali dengan observasi estimasi atas masalah. f) Hasil generalisasi induksi. konfirmasi signifikasi. Proses bernalar diawali dengan topiksampai dengan simpulan: topik (mendesain kerangka dasar penalaran) menjadikan sebuah kerangka karangan-(mendesain 8 . justifikasi (pembenaran) hipotesis. Polisi menyatakan bahwa pada saat lampu merah sepeda motor berkecepatan tinggi dari arah tanjung priuk menabrak mobil yang sedangberbelok dari arah selatan kea rah rawamangun muka. d) Pembenaran/komparasi konstan (terus menerus dan berkelanjutan sampai satu simpulan). Pola penalaran ini dapat memper jelas dan memudahkan arah pengembaggan penulisan menjadi sebuah kerangka karangan. g) Konklusi (simpulan: penapsiran atas hasil berupa inflikasi atau inferensi). generalisasi (induksi) hasil analisis. penulis akan mudah pula menyusun pengembangan menjadi sebuah karangan yang runtut. karangan ilmiah kualitatif induktif dilandasi penalaran: a) Observasi data b) Peyusun estimasi (perkiraan desain) c) Verifikasi analisis pembuktian. Kesimpulan: 1) pengendara sepeda motor harus membiayai perbaikan mobilyang di tabraknya. dan kesimpulan.

Padahal. dan analisis-(menetapkan) hasil analisiskesimpulan (menapsirkan hasil analisis). petani dan buruh tani kita menyekolahkan anaknyapun tidak mampu. Selain itu. Pengusaha cendrung mengimpor bahan baku tersebut. Padahal.metode) mengumpulkan data. dll. dan nilai tukar dolar cenderung menurun. para nelayankita menangis kelaparan. pengolahan kekayaan tersebut dapat menciptakan lapangan kerja bagi para penganggur. Tanah yang subur untuk berbagai komonitas (kapas. Pertumbuhan pendapatan nasional (GNP) belum menggembirakan. misalnya: pabrik gula memerlukan tebu tetapi petani tidak banyak menanam tebu. produk ekspor belum secepat yang diharapkan. dan diakhiri kesimpulan khusus yang berupa prinsip. tetapi pengusaha tekstil lebih suka mengimpor kapas dari Amerika.sikap atau fakta yang berlaku khusus. deskripsi data. Misalnya: kekayaan ikan laut setiap tahun hilang sia-siasebesar 4 s.d. penalaran deduktif penalaran deduktif adalah proses berfikir logis yang diawali dengan penyajian fakta yang bersifat umum. coklat.) belum di berdayakan. Contoh 1) perkembangan perekonomian Indonesia belum berpijak pada rakyat kecil. 5 miliar USD. disertai pembuktian khusus. Padahal. paradikma para petani dan pengusaha sering tidak sejalan. produksi bahan baku ini dapat memberikan lapangan kerja 9 . Dalam paragraf sederhana jenisjenis tersebut dapat dilihat pada contoh berikut ini. Padahal. Pabrik sepatu memerlukan peternak penghasil kulit. 1. Kekayaan hutan mengalir ke Negara tetangga secara illegal. sayur mayur. tetapi tidak banyak peternak melakukanya. Karangan deduktif mempunyai bermacam-macam jenis berdasarkan teknik pengembangannya maupun uraian isinya. Kondisi ini diperburuk oleh ketidak cerdasan masyarakat menyikapipotensi nasional yang belum termanfaatkan dengan baik. pabrik tekstil memerlukan petani kapas. Situasi menyedihkan jika pabrik tekstil lebih suka mengimpor kapas dari Negara industri yang sudah sangat maju.

Karangan kualitatif sering digunakan dalam pembahasan masalah-masalah humaniora (sastra. dan lain-lain dapat pula mengunakan jenis karangan ini. kemanusiaan. 2) 3) Pembahasan kualifikasi perekonomian yang kurang berkembang. kualifikasi produk yang bernilai ekonomi. keserasian. kenyamanan menumpang pesawat terbang. karangan seperti ini dapat pula berisi pembahasan produk teknologi yang dipadukandengan seni misalnya:keindahan rumah. Deskripsi data: diperlukan untuk pengujian hipotesis. nelayan buruh kecil belum layak (deduktif). penderitaan dan lain-lain). rumusan masalah: pertanyaan yang akan dibahas. Spesifikasi perekonomian masyarakat kecil dalam bidang-bidang tertentu bagi nelayan. dan buruh kecil belum layak. cinta kasih. Selain itu. Proses penalaran dapat digambarkan dengan diagram berikut ini(Gb 2 penalaran kuantitatif deduktif/induktif). 10 . Karangan jenis ini ditandai tanpa adanya angka kualitatif Dalam karangan (laporan penelitian) deduktif kuantitatif di tandai dengan pengunaan angka kuantitatif yang bersifat rasional. kerangka teori: berisi pola pembahasan variabel. Rumusan hipotesis dan penjelasan. tujuan: tahapan kegiatan yang hendak dicapai. produk yang dihasilkan belum laku terjual-buruh kecil terancam PHK. Kondisi ini masih diperburuk oleh barang peyeludupan yang membanjiri masyarakat kita. dan lain-lain. seperti: keindahan pakaian. Proses penalaran diawali dengan 1) peryataan yang bersifat umum: perekonomian Indonesia belum berpihak pada rakyat kecil. petani. Paragraph di atas berupa karangan kualitatif deduktif. 4) Perekonomian petani. Perekonomian nelayan. kecantikan.yang cukup besar jika diproduksi secara nasional. buruh. Padahal. Secara rinci proses tersebut menguraikan 1 2 3 4 5 6 bidang observasi: berdasarkan bidang studi kajian. petani. kemewahan mobil. Namun.

hasil analisis data. Sebab. Secara ekonomis. habitat tempat tingal hewanrusak. Hasil analisis. sampai dengan simpulan. penerapan tenaga kerja. Akan tetapi itu saja tidak cukup. hujan turun tidak terserap oleh tanah. dan Simpulan deduktif: interpretasi atas hasil. prasara wilayah. 8 9 10 Analisis data. lingkungan hidup. tetapi harus mengintegrasikan ekonomi sosial dan lingkungan hidup. mantan mentri lingkungan hidup. studi kasus pembangunan emes dibatang gadis mandailing natal. devisa. teknologi dan sebagainya. pelaksanaannya tidak memasukan dampak terhadap hutan. pembangunan lingkungan hidup menurut konsep pembangunan berkelanjutan. pengolahan. sementara lingkungan hidup memerlukan pendekatan holistic lintas sektor. Afrika selatan yang menyatakan bahwa pembangunan bukan hanya ekonomi. Kenyataan ini bertentangan dengan keputusan konferensi tingkat tinggi pembangunan berkelanjutan (WSSD) di Johannesburg. Perhatikan contoh berikut: 1. Penyeludupan dan kayu illegal logging tidak teratasi.Emil salim. pertanian. Konsep pembangunan berkelanjutanini penting agar pembangunan lingkungan yang dilandasi pemikiran holistik dapat diwujudkan. kondisi lingkungan hidup menurun.hewan dan berbagai jenis tanaman punah.Dr. penambangan di lingkungan hutan akan menghasilkan retribusi. Masalahnya. berpendapat: koordinasi antar kehutanan. pencurian ikan dan pasir berlansung terus tak masuk akal apabila aparat pemerintah tidak bias mendobraknya. fungsi hutan 11 .7 Desain penelitian (metode penelitian): proses pengumpulan data. dalam kasus penambangan dibatang Gadis Mandailing Natal. Terlebih-lebih penambangan itu akan mengoprasikan system openpit mining (penambangan terbuka). Dampaknya. pertambangan dan kelautan sangat memprihatinkan. bagai mana pengaruh konsep pembangunan berkelanjutan terhadap kesejahteraan masyarakat. Kebanyakan berpikir sektoral. Akibatnya. Terkait dengan masalah ini prof.

Selain itu. dikembangkan dalam urutan logis. peristiwa yang terjadi kemudian 12 .sebagai penyerap CO2 ikut lenyap. dan sebagainya. deduksi. Pengembangan topik dapat dilakukan berdasarkan urutan peristiwa. Urutan dapat disusun berdasarkan urutan peristiwa.1. Kelanjutan bahasan dapat menghasilkan konklusi deduktif maupun induktif (uji sampel) menolak atau menerima penambangan di (BG) tersebut. Peristiwa yang terjadi lebih dahulu di uraikan lebih dahulu. pencemaran. pemulihan lingkungan akan memerlukan biaya sosial yang amat tinggi. kajian ini dapat pula berekomendasikan menolak atau menerima rencana penambangan di tempat lain jika kondisinya serupa. artinya. kepentingan. Namun. Contoh di atas menguraikan secara ringkas arah penulisan langkah awal. waktu. masyarakat didaerah tersebut akan sejahtera. Ini. Berikut ini beberapa contoh paragraph dalam urutan tersebut.1 urutan logis karangan disusun berdasarkan satu kesatuan konsep. jelas. sebab-akibat. ruang.1 Urutan peristiwa (kronologis) Karangan dangan urutan peristiwa secara kronologis berarti menyajikan bahasan berdasarkan urutan kajian. 3. proses. perbandingan sederhna. ruang. panalaran (induksi. dan lain-lain sudah pasti memperpanjang daftar penderitaan masyarakat yang bertempat tinggal dilingkungan sekitar. sistematik. penalaran sederhana. sebab-akibat). Bahasan topic karangan berdasarkan penelitian tersebut relatip rumit dan sulit. Jika konsep pembangunan di Batang Gadis Mandailing Natal diterapkan secara berkelanjutan. waktu. yang mendasari pemikiran penambangan di Batang Gadis (BG). sebuh karangan dapat di tulis dalam bentuk yang sederhana dan mudah. Dampaknya. 3. dan sebagainya. deduksi sederhana. induksi sederhana. dan akurat. pembangunan tanpa konsep berkelanjutan akan menyensarakan masyarakat.

dan seterusnya Cara kedua: urutan peristiwa dengan sorotan balik (plesh back). Peristiwa terakhir 2. antara pasukan TKR dan pemuda Indonesia melawan pasukan inggris. Insiden ini berhentisetelah kedatangan presiden sukarno dan brigjen bethel di magelang pada tanggal 2 november 1945. pecah insiden di magelang yang berkembang menjadi pertempuran antara TKR dan tenta raserikat. Urutan dapat disajikan dengan pola sebagai berikut: Cara pertama urutan kronologis secara alami Peristiwa Peristiwa Peristiwa 1 2 3. 1. berisi: 13 . Setelah brigade artileri dari divisi india ke-23 mendarat di semarang pada tanggal 20 oktober 1945. Pertempuran ini terjadi pada tanggal 20 november dan akhir 15 desember 1945. Ambarawa ini adalah kota yang terletak antara semarangmagelang dan semarang-solo. Pada tanggal 26 0ktober 1945. Naskah persetujuan ini. Ternyata. antara lain. Peristiwa ini di latar belakangi oleh insiden yang terjadi di magelang. Peristiwa pertama Peristiwa kedua Peristiwa ketiga 1. oleh pihak RI. Peristiwa terakhir Perhatikan contoh berikut (4) pertempuran ambarawa.diuraikan kamudian. Mereka mengadakan perundingan genjatan senjata dan mencapai kesepakatan yang dituangkan ke dalam 12 pasal. yang kemudian mempersenjatai para bekas tawanan itu. mereka diperkenankan mengurus tawanan perang yang ada di penjara ambarawa dan mgelang. mereka diboncengi oleh orang-orang NICA.

yaitu: batalyon 10 divisi 3 pimpinan mayorsuharto. Jalan raya magelang-ambarawa terbuka bagi lalu lintas Indonesia dan serikat. Serikat tidak akan mengakui aktivitas NICA dari badan-badan yang berada di bawah kekuasaannya.a. b. 14 . Pihak serikat akan tetap menempatkan pasukanya di magelang untuk melakukan kewajibanya melindungi dan mengurus evakuasi APWI. c. Pasukan serikat membomkampung-kampung di sekitr ambarawa. Pertempuran berkobar pada tanggal 22november 1945. disusunlah strategi penyerangan a. Setelah mempelajari situasi berdasarkan laporan komandan sekor 11 desember 1945. kolonel sudirman. Pasukan serikat yang berada di magelang pada tanggal 21 november 1945 di tarik ke ambarawa dengan dilindungi pesawatpesawat mereka. Setiap komandan sektor memimpin serangan. Serangan serentak dan mendadak. batalyon 8 pimpinan mayor sardjono. Setelah kolonel isdiman gugur. Tentara TKR bersama pasukan dari boyolali. Ternyata. pihak serikat ingkar janji. solotiga. pasukan tersebut juga berhasil melakukan pengejaran. Pengejaran ini di susul 3 batalyondari Yogyakarta. b. Selain itu. kolonel berkesimpulan bahwa musuh dalam kondisi terjepit dan harus dilakukan tindakan pukulan terakhir. 21 november 1945 TKR divisi v purwo kerto pimpinan imam andrigi melakukan serangan fajar yang berkedudukan di pingit dan berhasil menguasai daerah tersebut dan sekitarnya. panglima di purwokerto mengambil alih pimpinan. Pada tanggal 20 november 1945 pecah perang antara TKR pimpinan Mayor Sumarto melawan tentara serikat. kartasura bertahan di kuburan Belanda sehingga membentuk garis medan sepanjang rel kereta api sementara itu. Untuk itu. dan batalyon sugeng sehinga tentara serikat terkepung. Kesempatan dan kelemahan dari pasal-pasal bertujuan itu dipergunakan untuk menambah jumlah sardadunya di magelang. Jumlah pasukan ditentukan terbatas bagi keperluan melaksanakan tugasnya .

diawali.sejarah perusahaan. roman. peristiwa. Penyerangan ditetapkan 12 desember 1945 pukul 04. selamjutmya. Sebelum. lalu. Dalam peristiwa itu. sejarah suatu lembaga. novel. perhatikan kata-kata dan prasa berikut ini. kemudian. sudah. biografi. kedua. d. dan sebagainya. 15 . ketiga. Penyajian diawali dengan keberhasilan TKR menaklukan tentara serikat 12 desember 1945. setelah itu. akhirnya. lalu.c. Peristiwa itu diawali dengan Dewasa ini. Cerita selanjutnya menyajikan proses peristiwa dari awal (20 november 1945) dan diakhiri dengan peristiwa keberhasilan TKR 12 desember 1945. urutan peristiwa dapat disusun dalam bentuk flash back. Bila. proses berlansungnya sesuatu. Pada waktu itu Ketika itu. sedang. cerita dalam film. selama itu akan. dan TKR berhasil menguasai ambarawa Tulisan di atas dikembangkan secara kronologis . artinya setiap bahasan (peristiwa) disajikan berdasarkan urutan kajian. Lasykar sebagai cadangan.30. urutan kerja. Sementara. kejadian pertama. Dalam peristiwa itu. serangan ini berhasil menaklukan musuh.akhirnya. dilanjutkan dan diakhiri peristiwa itu di akhiri dengan. pada hari itu. prose situ diawali. Urutan kronologis secara eksplisit dapat dinyatakan dengan katakata atau ungkapan-ungkapan sebagai berikut: Dalam bentuk cerita (bukan sejarah). Urutan kronologis ini sangat tepat untuk menuliskan peristiwasejarah. Untuk menyusun kronologi peristiwa. riwayat hidup. Penyebutan setiap peristiwa disertai penyebutan waktu dan di susun secara kronologis (berurutan). Sekarang ini. sejak itu.

Mula-mula. Sampai di pintu utama rumah. Di tengah ruang itu terdapat seperangkat gamelan tua. bagian luar rumah itu hanya dirawat oleh seorang lakilaki setengah tua. akhirnya selanjutnya 3. Tampaknya.2 urutan ruang urutan yang digunakan untuk menanyakan hubungan tempat atau ruang Contoh: (5) satelah memasuki pekarangan bangunan kuno itu. anda masuk dan anda lihat agak ke tengahtempat lumbung padi. dan satu lukisan lagi seorang pria muda berpakaian raja Yogyakarta berhadapan dengan seorang pejabat milliter belanda pada masa penjajahan. Terus ke dalam anda akan sampai pada bangunan rumah yang agak besar dari rumah bagian depan. Rumah itu berkesan sejuk dan asri. Selanjutnya. yang tutupnya berbentuk topi berukuran besar terbuat dari bamboo. anda memasuki ruangan tengah dengan dinding yang di hiasi gambar relief. Mereka tampak serius membicarakan sesuatu. diantaranya: lukisan seorang wanita berpakaian adat jawa dan seorang pria berpakaian khas senopati keratin Yogyakarta tempo dulu. pada dinding dakat meja makan tersebut terdapat beberapa lukisan orang. anda memasuki pintu gerbang terbuat dari besi.1. Tembok dinding pagar sebelah dalam berukiran indah yang mengisahkan perjuangan rama menaklukkan Alengka. Begitu memasuki pintu tersebut anda akan berada pada jalan berbatu hitam yang membelah lapangan rumput yang dihiasi tanaman bunga-bungaan dan pohon pisang-pisangan yang tengah berbunga itu merah berkombinasi putih dan oranye. Ada beberapa lukisan kuno suram menempel pada dinding itu. penjaga kebun yang tingal di rumah kecil dibagian belakang 16 . Rumah itu ditopang tiang kayu berukuran besar yang juga berukir. anda dapat melihat sebuah meja makan berbentuk bulat lonjong berukuran besar berwarna hitam yang di kelilingi 15 kursi.

1. istri laki-laki tersebut. Untuk menyatakan urutan ruang itu antara lain kita dapat mengunakan ungkapan-ungkapan: Di sana. suatu paragraf dapat di kembangkan dalam rutan umum-khusus dan khusus-umum. Tulisan yang paragraf-paragrafnya dikembangkan dalam urutan ini secara menyeluruh lebih mudah dipahami isinya. di persimpangan. ke samping di sisi.3 urutan alur penalaran berdasarkan alur penalarannya. Urutan ini telah di bicarakan pada bagian terdahulu. 3. di selatan. bersebrangan. Di.1. kedepan ke atas. di seberang di hadapan.4 urutan kepentingan suatu karangan dapat dikembangkan dengan urutan berdasarkan kepentingan gagasan yang dikemukakan. pembaca dapat mengetahui garis besar isi seluruh karangan (lihat contoh paragraf induktif dan deduktif di atas). Orang itu senantiasa merawat tanaman dan kebersihan rumah bagian luar. belok kanan belok kiri. di muka Di belakang. di atas. pada Di bawah. Di kiri. Di utara. 17 . di dalam 3. melalui. Dalam hal ini arah berhadapan. Kita lihat dalam tulisan di atas urutan ruang di pergunakan bersamaan dengan urutan waktu. Urutan umum-khusus banyak dipergunakan dalam karangan ilmiah. Di tengah.pekarangan. Urutan ini menghasilkan paragraf deduktif dan induktif. Rumah bagian dalam dibersihkan oleh seorang wanita yang juga setengah tua. di sini. Dalam karangan yang panjang terdiri dari beberapa bab akan menghasilkan bab simpulan. bertolak belakang dengan. di kanan Di luar. di situ. Di depan. Dengan membaca kalimat-kalimat pertama pada paragraf-paragraf itu.

dan sebagainya ). gejala. dan sebagainya yang merupakan spesifikasi atau cirri khusus.940 dan 18 . pandapat/sikapdan tanggapan. Isi Karangan isi karangan dapat berupa sajian fakta (benda. speskifikasi.dan di aceh79. generalisasi perlu ditunjang pembuktian dengan fakta. Dalam bagian ini akan dibahas halhal yang berhubungan dengan fakta. 4. Suatu generalisasi mencakup cir-ciri umum yang menonjol. analogi.508 orang. Hal berikut yang tidak boleh diremehkan ialah aspek bahasanya: suatu hipotesis harus dinyatakan didukung oleh kalimat yang sederhana mungkin.1 Generalisasi dan spesipikasi Proses penarikan kesimpulan generalisasi disabut generalisasi juga.500 orang. Contoh: (7) gempa di aceh26 desember 2004 yang berkekuatan 9 pada skala rigter itu menimbulkan korban jiwa yang terus berjatuhan hingga 31 desember 2004 di srilanka28. Karya ilmiah berisi saian ilmu pengetahuan dan teknologi. Contoh: (6) ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam menyusun hipotesis yang paling penting ialah penyusunan kerangka berpikir berdasarkan atas suatu teori yang dipergunakan sebagai landasan deduksi. bukan rincian. sejelas mungkin dan 4. contoh-contoh. generalisasi. klasifikasi. membahas permasalahan. sebab-akibat. sifat atau cirri sesuatu. imajinasi.pembicaraan ialah dari yang paling penting sampai kepada yang paling tidak penting atau sebaliknya. dan perkiraan (ramalan). Didalam pengembangan karangan. dan pembuktian. data statistic. perbandingan dan pertentangan. Thailand 4. ramalan dan sebagainya. jadi generalisasi adalah pernyataan yang berlaku untuk semua atau sebagian besar gejala yang diamati. pembahasan. Kerangka piker inilah yang akan menentukan apa hipotesis yang dilanjutkan mengenai hubungan variabel yang di masalahkan. kejadian.

Perlu diperhatikan bahwa bukti-bukti atau rincian penunjang harus relevan dengan generalisasi yang dikemukakan. Fakta mudah dibuktikan. Paragraph yang mencantumkan penunjang yang tidak relevan dipandang tidak logis. setiap Ungkapan pendukung. korban menderita sakit berat dan cacat tubuh yang di akibatkan oleh gempa dan gelombang tsunami yang sangat dahsyat itu di aceh dapat diperkirakan cukup besar. b. Generalisasi yang mengemukakan fakta disebuah generalisasi factual atau opini. Pada umumnya. Generalisasi itu didukung dengan detailawal yang disusunsecara logis menuju generalisasi. Perhatikan kata-kata yang digunakan untuk mengungkapkan generalisasi dan ungkapan pendukung. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut: (1) a. Cenderung. baginya masalah itu terlalu remeh. pada galibnya. mudah diuji kebenaranya. sekalipun belum ada angka pasti. Bagian yang di cetak miring merupakan kesimpulan generalisasi. ter Paling besar. dukungan kualitatif (angka) tidak pernah pada umumnya secara keseluruhan. Semua. Selain itu. kependudukan merupakan masalah pokok dunia. Sebagian besar. 19 . Kurban gempa di aceh ini merupakan yang terbesar di dunia. Ungkapan generalisasi Terbesar.kurban hartabenda.cenderung bertambah. termasuk rumah tinggal yang luluh lantak rata dengan tanah dan sebagian terbawa gelombang air laut tersebut diperkirakan mencapai trillyun rupiah. selalu. sedangkan opini dan penilaian sulit dibuktikan atau diuji. Generalisasi factual lebih mudah diyakini oleh pembaca daripada generalisasi yang berupa pendpat atau penilaian (value judgement). hinga 2 januari 2005.

4.2 Klasifikasi klasifikasi adalah pengelompokan fakta berdasarkan atas ciri atau kriteria tertentu. bangsa.seperti sejarah. setiap kelompok yang berangotakan lima orangdengan ciri individual yang berbeda-beda. kelompok mahasiswa dengan IPK 2.(2) a. Klasifikasi ada dua jenis. dan klasifikasi kompleks yang mengelompokan objek menjadi tiga kelompok atau lebih. misalnya: manusai terdiri dari dua jenis yaitu pria dan wanita. misalnya: sia manusia dapat dikelompokan kedalam beberapa kelompok . kelompok mahasiswa dangan IPK 3. hasilnya: y y y y y kelompok mahasiswa dangan IPK 4. Negara. anak usia sekolah SD. tegnologi.SMP. geografi. generalisasi dapat berupa pokok pembicaraan. dan sebagainya. generalisasi itu dapat diletakkanpada bagian awal atau akhir. Kalau kita membagi 50 orang mahasiswa menjadi 10 kelompokyang sama banyaknya. b. guru adalah tenaga kependidikan. orang dewasa dan manula. sastra/seni. kelompok mahasiswa dengan IPK 1. Baik klasifikasi sederhana maupun kompleks harus didasarkan criteria ciri yang menandai fakta yang akan diklasifikasikan. Tetapi.yaitu anak balita. 20 . yaitu klasifikasi sederhana yang hanya mengelompokan objek menjadi dua kelompok. Dalam paragraph. Proses ini disebut pembagian. Klasifikasi dalam penalaran ini berbeda dengan pembagian. jika kita mengklasifikasi ke dalam lima kelompok menurut indeks prestasi belajarnya. hasilnya. sudah selayaknya guru di soroti masyarakat dengan segera kita dapat ketahui bahwa pernyataan-pernyataan a mengemukakan fakta sedangkan b mengemukakan pendapat selanjutnya. dan kelompok mahasiswa dengan IPK lebih kecil dari 1. dan SMU.

Contoh: (8) jenis transpormasi modern yang digerakan dengan mesin dapat dengan mudah dapat dikelompokan dengan jelas dapat dibedakan. Ketiga. sumber. dapat dibagi. Yang penting kita harus memilih criteria yang paling logis dan dilakukan secara konsiten . yaitu: pesawat terbang sipil dan pesawat terbang militer. semua mahasiswa mampu berpikir mandiri (generalisasi biasa). jenis kelaminnya. Dalam pengembangan karangan.Sekumpulan fakta atau data diklasifikasikan berdasarkan criteria. Filipina. Kategori. hobinya. bahasa-bahasa di managaskar. transportasi udara terdiri dua jenis. golongan sesuai dengan diklasifikasikan menjadi: transpormasi udara. Dengan demikian sekurang-kurangnya sudah dikemukakan dua macam generalisasi yaitu generalisasi biasa dan generalisasi klasifikasi. Pertama. klasifikasi mahasiswa menurut umurnya. transpormasi 21 . menurut.selain itu. atau kapasitas penumpang. dan Indonesia termasuk rumpun bahasa Austronesia (generalisasi klasifikasi) b. Untuk menulis klasifikasidiperlukan atau kata-kata ungkapan berikut: Jenis. Fakta yang banyak dikelompokkan menurut persamaan/perbedaan yang ada. Formosa. ditinjau. dipandang. cirri-ciri. Criteria ini bergantung kepada keperluan atau masalah yang dihadapi. kecepatan melaju.dan sepeda motor. masing-masing terdiri beberapajenis berdasarkan daya angkut. Kedua transpormasi darat terdiri dari kereta api. masing-masing dapat digunakan untuk keperluan militer maupun sipil. Contoh: a. aspek. mobil. Kelas. Misalnya. Bagian. klasifikasi merupakan sejenis generalisasi. dari. dan sebagainya. tempat tinggalnya. dan laut. dengan mengingat. darat. Cara. latar belakang pekerjaan orang tuanya. tipe.

22 . Perbandingan membahas kesamaan dan kemiripan sedangkan pertentangan membahas perbedaan dan ketidaksamaan. yaitu persamaan dan perbedaan antara kerangka topic dan kerangka kalimat. Perbedaan system liberal dan demokrasi pancasila Apa persamaan seruling dengan klarinet? Anak muda sekarang lebih bebas bergaul dari pada anak muda dahulu. Perbedaanya terletak padabentuk dan pemakaianya. Katakata/ungkapan yang dipergunakan untuk menyatakan perbandingan dan pertentangan diantaranya: Untuk membandingkan: Sama dengan. Paragraf di atas seksligus mengemukakan perbandingan dan pertentangan.fungsinya. Kerangka topic terdiri dari butir-butir yang merupakan topictopik dan digunakan jika kita mengemukakan taraf-taraf dalam suatuproses. Dahulu digunung kidul air sangat langka. India adalah Negara benua sedangkanindonesiaadalah Negara maritim. untuk mempertentangkan: berbeda dengan. Seperti. 4. sekarang mudah di dapat. bertentangan dengan. Keduanya sering kali terdapat dalam satu karangan. daya jelajahnya. Perhatikan contoh berikut (9) kerangka karangan ada dua macam yaitu: kerangka topic dan kerangka kalimat. kerangka kalimat terdiri dari butir-butir yang merupakan kalimat dan merupakan bentuk yang lebih baik jika kita mengemukakan gagasan.dan sebagainya. Keduanya sama baiknya. Kalimat-kalimat berikut merupakan indicator perbandingan dan pertentangan.laut mengunakan kapal. Kapal ini dapat diklasifikasi berdasarkan besarkecilnya.3 Perbandingan dan pertentangan perbandingan dan pertentangan sebenarnya merupakan dua hal yang berbeda tetapi erat hubungannya hinga sering kali dibicarakan bersama-sama.

(10) ion hutan dan plasmacluster hutan memiliki mekanisme membersihkan udara secara alami. Hampir sama dengan Selaras dengan. (11) film misteri bertentangan dengan upaya mencerdaskan anak. Sama saja. namun. Banyak orang tua mengeluhkan anaknya menjadi penakut. dan virus. lain halnya dengan Perhatikan contohperbandingan berikut ini. Selain itu. akan tetapi. dan jamur hinga 100% dalam waktu 12 jam. masing-masing 50.Seperti halnya. Mereka mengambil miniman di ruang makan rumah sendiripun tidak berani. dipihak lain. sebaliknya. mereka belajarpun juga harus di 23 . Sesuai dengan.000ion setiap detik. jamur. Ini berarti belum efektif mengurangi sumber penyakityang ditimbulkan oleh polusi udara dalam ruang. Menyerupai. Demikian juga. Sajalan dengan berlawanan dengan. Proses berlansung dengan prinsip keseimbangan ionpositif dan ion negatif. penelitian kitasato research centre of environmental sciences (jepang) ion positif dan ion negative dapat mengatasi bakteri. kondisi ini kurang efektif mengurangi bakteri dan jamur. Penelitian sharp corporation menyebutkan bahwa hutanmemiliki lebih kurang 4200 ion/cc dan 500 ion positif/cc. halnya dengan. kurang dari. Generator plasmecluster (Sharp) di desain untuk menghasilkan ion positif dan ion negatif. tidak sama dengan. meskipun. Tepat sama dengan. Serupa dengan. Bahkan. « sedangkan «. Penelitian depertemen biologi ITB menyimpulkan unit plasmacluster mampu menonaktifkan bakteri diruang sebesar  Š‹‰ƒ 100% selama 6 jam.

4 sebab dan akibat suatu peristiwa dapat menyebabkan serangkaian akibat sehingga timbullah serangkaian sebab-akibat. Setiap titik pada sisi lingkaran dapat merupakan awal dan akhirnya.satu akibat (5) Sebab-akibat berkelanjutan menuju situasi memburuk (6) Sebab-akibat berkelanjutan menuju situasi membaik Proses mengarang dengan penalaran sebab-akibat: 1) Menentukan topik.sebab dan akibat itu sering kali tidak jelas. mana sebab dan mana akibat. 5) Menjelaskan sebab-sebab tersebut. dan sebaliknya. mengapa sebab-sabab itu terjadi. Peristiwa awal merupakan sebab terhadap peristiwa berikutnya. dengan pertimbangan bahwa Oleh karna itu.temani. (1) Satu sebab.satu akibat (2) Sebab. Sebab-akibat ini dapat diklasifikasi sebagai berikut. 6) Menyebutkan/menjelaskan akibat yang ditimbulkan. jadi. tayangan film ini cukup laku:banyak penggemar dan banyak sponsor. Kata atau ungkapan yang lazim digunakan: oleh sebab itu.banyak akibat (4) Banyaksebab. Sebab. Dalam proses sebab-akibat. 24 . Artinya. Akibatnya. Iklan yang mendukung acara ini juga banyak. iapun ikut tidur. 2) Menentukan pola. Alhasil . 4) Mulai menulis dengankalimat topic yang menjadi sebab. 3) Menentukan sebab. pengalaman membuktikanbahwa karena. dengan alas an itu. tayangan acara tersebut tetap berlansung. Ibu yang menemanitertidur. dengan alasan itu.akibatberkelanjutan membentuk lingkungan (3) Satu sebab. 4. Namun.

KKN mulai lahir. Orang yang berakal sehat tidak percaya. Misalnya pencurian penebangan hutan secara liar hinga saat ini 2004 masih berlansung. kepastian hukum tidak berlansung semestiya. pertumbuhan ekonomi terlalu lambat. legislative. dan menyebar keseluruh sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia. misalnya manusia dan semut. 25 . KKN merasuki berbagai lembaga eksekitif. secara garis besar analogi dapat dibedakan atas: 1. malaekat dan manusia. tumbuh menjadi besar.Contoh: (12) korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) diawali pada masa orde baru. dan yudikatif. dan lain-lain. begitu banyak masalah bangsa sulit teratasi. Pengungkapan. Penyebaran bagaikan virus ganas. narkoba. Analogi yang berupa kiasan y Sulut dipahami karna bersifatsubjektif dan berdasarkan situasi pembicaraan yang sedang berlansung. Akibatnya. 4. y Mencari persamaan dua objekberdasarkan salah satu dari objek tersebut yang sudah diketahui. pencemaran lingkungan. Kedua objek tersebut dicari persamaanya (bukan pebedaanya). Bahkan pada tahun 2004 ini begitu banyak kasus KKN di kalangan DPRD di berbagai daerah terungkap. y Contoh: gadis itu bagaikan bunga mawar di kelas kami. kualitas SDM menjadi amat rendah di banding Negara lain yang dulunya di bawah kualitas bangsa Indonesia.5 Analogi Analogi adalah suatu bentuk kias persamaan atau bandingandua atau lebih objek yang berlainan. Analogi sederhana y Mudah dipahami karna mencari persamaan dua objek yang tidak menuntut penjelasan fakta secara mendalam dan sudah lazim diketahui. 2. Selain itu. Pada masa itu. pemerintah tidak mampu mengatasi pencurian hutan.

dan menyimpulkan secara induktif. bagai Se«. berdasarkan persamaan ciri utama (esensial) dengan objek yang sudah dikenal. 2. berdasarkan pengalaman cirri. seperti. y Proses mengunakan kesamaan sifat objek pertama yang sudah dikenal cirri-cirinya untuk menerangkan cirri-ciri objek kedua. Analogi deklaratif y Menjelaskan suatu objek yang belum diketahui berdasarkan persamaannya dengan objek yang sudah dikenal.y y Mencari persamaan dengan mengunakan ungkapan atau kiasan. Analogi induktif: y Menjelaskan suatu objek yang dapat memberikan pengetahuan baru. (bukan generalisasi). misalnya ³seindah´). seperti: pengetahuan baru. Tidak memberikan pengetahuan baru. tindakan buru. Contoh: daya pikir mahasiswa itu tajam. y Menghasilkan suatu kesimpulan induktif yang khusus. Kata-kata yang di gunakan dalam analogi Analogi deklaratif. laksana. 26 . dengan demikian. dengan begitu. y Kata-kata yang sering digunakan: maka. atau pengetahuan baru berdasarkan cirri dasar (utama) atas objek lama terhadap fakta baru. y Kesimpulan dapat dijadikan dasar pengetahuan bagi objek lain. ialah: Bagaikan. y y y y y Tidak menghasilkan simpulan. Analogi berdasarkan pengungkapan isi: 1. (kata keadaan. Kata tajam tidak dapat di ukur secara objektif (empirik).

mengapa. pengalaman empirik. misalnya suatu yang bersifat gaib. anggapan dapat diproyeksikan. Sehubungan dengan uraian di atas. diduga akan. 27 . yaitu penemuan dan perumusan masalah. dapat disimpulkan bahwa perkiraan yang dibuat selalu menuntut pengamatan terhadap fakta. Dari uraian diatas. Perbedaanya katakata yang lazim digunakan dalam perkiraan: Memperkirakan/diperkirakan Ditaksir.6 ramalan dan perkiraan Pada uraian terdahulu telah dibahas bermacam-macam inferensi. Ramalan tidak ilmiah adalah ramalan yang di peroleh melalui prosedur yang tidak ilmiah. mungkin. yaitu: untuk menjelaskan. penyusunan rumus hipotesis.ramalan adalah semacam inferensi yang berisi pernyataan tentang sesuatu yang terjadi pada masa yang akan dating. Boleh jadi. Agar dapat memperkirakan. artinya selalu memiliki peluang untuk benar atau salah. memperkirakan. dan untuk apa kajian dimasalahkan. Penjelasan itu didapat melalui prosedur ilmiah yang mencakup lima langkah utama.dasarnya adalah fakta. verifikasi dan penarikan simpulan.4. perlu diketahui fungsi ilmu dalam kehidupan kita. bagaimana. ilmu lebih dahulu harus dapat menjelaskan apa. Berdasarkan proses dan landasan berfikir. atau hasil analisis ilmiah yang lazim disebut perkiraan. Jadi. maka perkiraan juga bersifat probabilistic. Berdasarkan simpulan itulah suatu perkiraan dipikirkan dan disusun. pengumpulan data. dan mengendalikan pola berpikir.pengujian. ramalan dibedakan atas ramalan tidak ilmiah dan ramalan ilmiah. Sangat mungkin. Karna simpulan ilmiah itu bersifat probabilistik. Ramalan ilmiah (perkiraan) disusun berdasarkan hasil penalaran ilmiah: perhitungan atas fakta.

b. atau tindakan. sebuah perusahaan hampir bangkrut karena mesin (teknologi) yang digunakan sudah usang. inferensi. misalnya: majapahit kerajaandi jawa timur mengalami kejayaan pada masa kekuasaan Hayam Wuruk dan patik Gajah Mada.1 Kesimpulan Data yang dianalisisdan dievaluasi menghasilkan fakta. mata hari bersinar terang. Alternative solusi menjual perusahaan dengan harga murah atau meminjam uang di bank untuk peremajaan mesinproduksi maka simpulan yang diambil berupa tindakan. 28 . Fakta hasil analisis dapat diinterpretasikan menjadi suatu simpulan yang berupa: perkiraan. tampa awan hitam. implikasi.kesimpulan ini diambil berdasarkan fakta yang masih terlihat pada saat simpulan dibuat. Implikasi adalahsimpulan yang bersifat melibat data. Tindakan adalah simpulan yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari suatu kajian. c. a. Inferensi diambil berdasarkan analisis yang bersumber pada referensi atau rujukan yang datangnya tidak dapat diamati secara lansung dan tidak terkait lansung dengan kalimat simpulan. artinya dalam kesimpulan itu terkandung hasil analisis data. setelah dilakukan studi yang mendalam. Misalnya.BAB III 3. Simpulan atas ini didasarkan pada tanda-tanda atau sisa-sisa yang masih dapat diamati sebagai argumentasi (pembuktian)tidak secara lansung. Misalnya: ³sore hari ini tidak hujan´. cuaca di langit tanpak cerah.

html.com/2011/10/macam-macam penalaran.2010. Widjono Hs. Ramlan dan Z. 29 . Dkk. Jakarta: Bumi aksara. Bahasa Indonesia mata kuliah pengembangan kepribadian di perguruan tinggi.A Fitriyah mahmudah.com/2010/07 penalaran karangan Gani A. disiplin Berbahasa Indonesia. Sahid Warsanto.2004. Kaji latih Bahasa dan sastra Indonesia.blogspot. Jakarta.biogspot. FITK PRESS.DAFTAR PUSTAKA http://speak-in-Bahasa.ichsan. Grasindo. http://muchasah.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.