P. 1
ekosistem

ekosistem

|Views: 161|Likes:
Published by jjcool86

More info:

Published by: jjcool86 on Jan 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/02/2013

pdf

text

original

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk

hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi. Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada. Dalam ekosistem, organisme dalam komunitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik, sebaliknya organisme juga memengaruhi lingkungan fisik untuk keperluan hidup. Pengertian ini didasarkan pada Hipotesis Gaia, yaitu: "organisme, khususnya mikroorganisme, bersamasama dengan lingkungan fisik menghasilkan suatu sistem kontrol yang menjaga keadaan di bumi cocok untuk kehidupan". Hal ini mengarah pada kenyataan bahwa kandungan kimia atmosfer dan bumi sangat terkendali dan sangat berbeda dengan planet lain dalam tata surya. Kehadiran, kelimpahan dan penyebaran suatu spesies dalam ekosistem ditentukan oleh tingkat ketersediaan sumber daya serta kondisi faktor kimiawi dan fisis yang harus berada dalam kisaran yang dapat ditoleransi oleh spesies tersebut, inilah yang disebut dengan hukum toleransi. Misalnya: Panda memiliki toleransi yang luas terhadap suhu, namun memiliki toleransi yang sempit terhadap makanannya, yaitu bambu. Dengan demikian, panda dapat hidup di ekosistem dengan kondisi apapun asalkan dalam ekosistem tersebut terdapat bambu sebagai sumber makanannya. Berbeda dengan makhluk hidup yang lain, manusia dapat memperlebar kisaran toleransinya karena kemampuannya untuk berpikir, mengembangkan teknologi dan memanipulasi alam. Komponen pembentuk Komponen-komponen pembentuk ekosistem adalah: Abiotik Abiotik atau komponen tak hidup adalah komponen fisik dan kimia yang merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup.[4] Sebagian besar komponen abiotik bervariasi dalam ruang dan waktunya. Komponen abiotik dapat berupa bahan organik, senyawa anorganik, dan faktor yang memengaruhi distribusi organisme, yaitu:
1. Suhu. Proses biologi dipengaruhi suhu. Mamalia dan unggas membutuhkan energi

untuk meregulasi temperatur dalam tubuhnya. 2. Air. Ketersediaan air memengaruhi distribusi organisme. Organisme di gurun beradaptasi terhadap ketersediaan air di gurun. 3. Garam. Konsentrasi garam memengaruhi kesetimbangan air dalam organisme melalui osmosis. Beberapa organisme terestrial beradaptasi dengan lingkungan dengan kandungan garam tinggi. 4. Cahaya matahari. Intensitas dan kualitas cahaya memengaruhi proses fotosintesis. Air dapat menyerap cahaya sehingga pada lingkungan air, fotosintesis terjadi di sekitar

Komponen biotik adalah suatu komponen yang menyusun suatu ekosistem selain komponen abiotik (tidak bernyawa). pada suatu ekosistem akuarium. Biotik Biotik adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menyebut sesuatu yang hidup (organisme). Berdasarkan peran dan fungsinya. regional dan lokal. Di gurun. anaerobik : oksigen tidak terlibat. Yang tergolong heterotrof adalah manusia. Misalnya. contohnya adalah kutu kayu. Bahan organik sebagai penerima elektron /oksidan 3.permukaan yang terjangkau cahaya matahari. makhluk hidup dibedakan menjadi tiga macam. dan mikroba. Iklim mikro meliputi iklim dalam suatu daerah yang dihuni komunitas tertentu. dan komposisi mineral membatasi penyebaran organisme berdasarkan pada kandungan sumber makanannya di tanah. plankton yang terapung di air sebagai komponen pengurai. Pengurai disebut juga konsumen makro (sapotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih besar. yaitu hewan pengurai yang memakan sisa-sisa bahan organik. Ada pula pengurai yang disebut detritivor. fermentasi : anaerobik namun bahan organik yang teroksidasi juga sebagai penerima elektron. Beberapa karakteristik tanah yang meliputi struktur fisik. yaitu : 1. batu. Iklim. jamur. Pengurai / dekomposer Pengurai atau dekomposer adalah organisme yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati. mineral dan oksigen yang terlarut dalam air Ketergantungan Ketergantungan pada ekosistem dapat terjadi antar komponen biotik atau antara komponen biotik dan abiotik. Tanah dan batu. hewan. Antar komponen biotik . tumbuhan air sebagai komponen autotrof. 5. pH. pasir. intensitas cahaya yang besar membuat peningkatan suhu sehingga hewan dan tumbuhan tertekan. Yang tergolong pengurai adalah bakteri dan jamur. Iklim makro meliputi iklim global. komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan ekosistem yang teratur. Komponen heterotrof disebut juga konsumen makro (fagotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih kecil. 6. aerobik : oksigen adalah penerima elektron / oksidan 2. Tipe dekomposisi ada tiga. Iklim adalah kondisi cuaca dalam jangka waktu lama dalam suatu area. sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air. yaitu: Heterotrof / Konsumen Komponen heterotrof terdiri dari organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik yang disediakan oleh organisme lain sebagai makanannya . Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. ekosistem ini terdiri dari ikan sebagai komponen heterotrof.

Setiap pertukaran energi dari satu tingkat trofi ke tingkat trofi lainnya. . terdiri atas hewan pemakan tumbuhan yang biasa disebut konsumen primer. yaitu ekositem air. Tipe-tipe Ekosistem Secara umum ada lima tipe ekosistem.Ketergantungan antar komponen biotik dapat terjadi melalui : 1. siklus nitrogen 4. Akuatik (air) • Ekosistem air tawar. sebagian energi akan hilang. Jaring. Organisme yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi. Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CImencapai 55% terutama di daerah laut tropik. siklus karbon 2. suhu laut sekitar 25 °C. manusia cenderung mengganggu keseimbangan lingkungan. yaitu rantai-rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga membentuk seperi jaring-jaring. siklus air 3. siklus sulfur Siklus ini berfungsi untuk mencegah suatu bentuk materi menumpuk pada suatu tempat. Tingkat selanjutnya adalah tingkat trofi kedua. ekosistem suksesi dan ekosistem monsun. dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. ekosistem buatan. Antar komponen biotik dan abiotik Ketergantungan antara komponen biotik dan abiotik dapat terjadi melalui siklus materi. Jaring-jaring makanan terjadi karena setiap jenis makhluk hidup tidak hanya memakan satu jenis makhluk hidup lainnya. Ulah manusia telah membuat suatu sistem yang awalnya siklik menjadi nonsiklik. Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok. sehingga terdapat batas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah yang disebut daerah termoklin. sedangkan lainnya tumbuhan biji.jaring makanan. • Ekosistem air laut. Tiap tingkat dari rantai makanan disebut tingkat trofi atau taraf trofi. seperti[2]: 1. penetrasi cahaya kurang. ekosisten darat. Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang. Hewan pemakan konsumen primer merupakan tingkat trofi ketiga. Karena organisme pertama yang mampu menghasilkan zat makanan adalah tumbuhan maka tingkat trofi pertama selalu diduduki tumbuhan hijau sebagai produsen. Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. yaitu perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi. karena suhunya tinggi dan penguapan besar. 2. terdiri atas hewan-hewan karnivora. Rantai makanan. Di daerah tropik.

Tumbuh-tumbuhan ini hidup di habitat perairan pantai yang dangkal. Sungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah. lamun banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. berbuah dan menghasilkan biji. Kehadiran terumbu karang di dekat pantai membuat pantai memiliki pasir putih. menjadi mangsa bagi gurita. Lamun atau seagrass adalah satu-satunya kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di lingkungan laut.• Ekosistem estuari. Efisiensi ekosistem ini sangat tinggi. ular. Mereka juga mempunyai akar dan sistem internal untuk mengangkut gas dan zat-zat hara. • Ekosistem laut dalam. Estuari sering dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau rawa garam. lamun berbunga. Seperti halnya rumput di darat. kura-kura. bintang laut. kerang. Ekosistem estuari memiliki produktivitas yang tinggi dan kaya akan nutrisi[1]. landak laut. Dinamakan demikian karena yang paling banyak tumbuh di gundukan pasir adalah tumbuhan Ipomoea pes caprae yang tahan terhadap hempasan gelombang dan angin. Komunitas hewannya antara lain berbagai cacing. . hidup di antara karang dan ganggang. mereka mempunyai tunas berdaun yang tegak dan tangkai-tangkai yang merayap yang efektif untuk berbiak. Aliran air dan gelombang secara konstan memberikan oksigen pada air. dan ikan. • Ekosistem lamun. dan fitoplankton. Ekosistem sungai dihuni oleh hewan seperti ikan kucing. dan ikan karnivora. • Ekosistem sungai. Air sungai dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan.000 m. • Ekosistem terumbu karang. Komunitas tumbuhan yang hidup di estuari antara lain rumput rawa garam. ikan. Sebagai sumber daya hayati. kepiting. dan ikan. ganggang. dan lumba-lumba. Tumbuhan yang hidup di ekosistem ini menjalar dan berdaun tebal. Sebagai produsen terdapat bakteri yang bersimbiosis dengan karang tertentu. Biasanya terdapat lele laut dan ikan laut yang dapat mengeluarkan cahaya. Hewan-hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain. Estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Berbagai invertebrata. Herbivora seperti siput. Kedalamannya lebih dari 6. mikro organisme. buaya. gurame. Suhu air bervariasi sesuai dengan ketinggian dan garis lintang. Berbeda dengan tumbuh-tumbuhan laut lainnya (alga dan rumput laut). • Ekosistem pantai. Ekosistem ini terdiri dari coral yang berada dekat pantai.

kebakaran. singa. Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia. kera. kadal. Dalam hutan hujan tropis sering terdapat tumbuhan khas. namun di Australia juga terdapat sabana yang luas. atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. badak. semut. harimau. suhu sepanjang hari sekitar 25 °C. atau aktivitas manusia. porositas (peresapan air) tinggi. • Sabana. yaitu iklim yang langsung terdapat di sekitar organisme. ular. Padang rumput terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus. Hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang yang memiliki emapt musim. cabang-cabang pohon tinggi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi). Pola ekosistem dapat berubah akibat gangguan seperti petir. Tinggi pohon utama antara 20-40 m. Tumbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil. jerapah.Terestrial (Darat) Penentuan zona dalam ekosistem terestrial ditentukan oleh temperatur dan curah hujan. hujan turun tidak teratur. Daerah tudung cukup mendapat sinar matahari. anjing liar. • Hutan hujan tropis. • Padang rumput. singa. Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar. tetapi temepratur dan kelembaban masih tergantung musim. Ekosistem terestrial dapat dikontrol oleh iklim dan gangguan. yaitu liana (rotan) dan anggrek sebagai epifit. Iklim sangat penting untuk menentukan mengapa suatu ekosistem terestrial berada pada suatu tempat tertentu. katak. gajah. burung. Sabana dari daerah tropik terdapat di wilayah dengan curah hujan 40 – 60 inci per tahun. jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya. dan drainase (aliran air) cepat. Sabana yang terluas di dunia terdapat di Afrika. Ciri-ciri padang rumput adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun. Ciri-ciri ekosistem gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun). Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu . Hewannya antara lain: bison. Dalam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro. dan burung hantu. serigala. kangguru. zebra. • Gurun. Spesies pepohonan relatif banyak. ciri-cirinya adalah curah hujan merata sepanjang tahun. Hewannya antara lain. Selain itu. • Hutan gugur. Gurun terdapat di daerah tropik yang berbatasan dengan padang rumput. variasi suhu dan kelembapan tinggi. dan beberapa hewan nokturnal lain. Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropik dan subtropik. Ciri-cirinya adalah curah hujan 200-225 cm per tahun. Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan. tikus dan ular. dan hyena. serangga. babi hutan. Hewan yang hidup di sabana antara lain serangga dan mamalia seperti zebra. kalajengking.

Ekosistem ruang angkasa bukan merupakan suatu sistem tertutup yang dapat memenuhi sendiri kebutuhannya tanpa tergantung input dari luar. sedangkan hewannya antara lain moose. • Taiga Taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik. Kawasan karst di Indonesia rata-rata mempunyai ciri-ciri yang hampir sama yaitu. dan rakun (sebangsa luwak). burung pelatuk. Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali. tumbuhan biji semusim. tanahnya kurang subur untuk pertanian. beruang. Ekosistem kota memiliki metabolisme tinggi sehingga butuh energi yang banyak. beruang hitam. ajag. Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer. gaya permeabilitas yang lamban dan didominasi oleh pori-pori mikro. Ekosistem karst mengalami keunikan tersendiri. tanaman atau hewan peliharaan didominasi pengaruh manusia. ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah. mudah longsor. Semua ekosistem dan kehidupan selalu bergantung pada bumi. Hewan yang terdapat di hutam gugur antara lain rusa.rapat. rubah. tumbuhan perdu. dan memiliki keanekaragaman rendah. Karst berawal dari nama kawasan batu gamping di wilayah Yugoslavia. Contoh tumbuhan yang dominan adalah sphagnum. pinus. dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur. dan rumput alang-alang. dengan keragaman aspek biotis yang tidak dijumpai di ekosistem lain. Pada umumnya. • Karst (batu gamping /gua). liken. Contoh ekosistem buatan adalah : • • • • • • • bendungan hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus agroekosistem berupa sawah tadah hujan sawah irigasi perkebunan sawit ekosistem pemukiman seperti kota dan desa ekosistem ruang angkasa. Kebutuhan materi juga tinggi dan tergantung dari luar. Buatan Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. bersifat rentan dengan pori-pori aerasi yang rendah. dan sejenisnya. Ekosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar. bajing. sensitif terhadap erosi. serta memiliki pengeluaran yang eksesif seperti polusi dan panas. tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin. • Tundra Tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi. Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari. .

padang alang-alang. misalnya tanah longsor. dan endapan pasir di pantai. Kondisi demikian tidak menjadikan pioner subur tapi sebaliknya.SUKSESI Komunitas yang terdiri dari berbagai populasi bersifat dinamis dalam interaksinya yang berarti dalam ekosistem mengalami perubahan sepanjang masa. Perkembangan ekosistem menuju kedewasaan dan keseimbangan dikenal sebagai suksesi ekologis atau suksesi. Suksesi primer Suksesi primer terjadi bila komunitas asal terganggu. Suksesi terjadi sebagai akibat dari modifikasi lingkungan fisik dalam komunitas atau ekosistem. kebakaran. gangguan alami misalnya banjir. Gangguan dapat pula karena perbuatan manusia misalnya penambangan timah. angin kencang. dan gangguan buatan seperti penebangan hutan dan pembakaran padang rumput dengan sengaja. gelombang taut. dan kebun karet yang ditinggalkan tak terurus. Dengan adanya tanah ini. 2. letusan gunung berapi. Bersamaan dengan itu tumbuhan herba pun tumbuh menggantikan tanaman pioner dengan menaunginya. Saat itulah ekosistem disebut mencapai kesetimbangan atau dikatakan ekosistem mencapai klimaks.Bagian tumbuhan yang mati diuraikan oleh jamur sehingga keadaan tanah menjadi lebih tebal. biji yang datang dari luar daerah dapat tumbuh dengan subur. Gangguan ini mengakibatkan hilangnya komunitas asal tersebut secara total sehingga di tempat komunitas asal terbentuk habitat baru. endapan Lumpur yang baru di muara sungai. dan minyak bumi. yakni perubahan yang terjadi sangat kecil sehingga tidak banyak mengubah ekosistem itu. Di alam ini terdapat dua macam suksesi. . Sementara itu. Tumbuhan semak menaungi rumput dan belukar maka terjadilah kompetisi. Proses suksesi berakhir dengan sebuah komunitas atau ekosistem klimaks atau telah tercapai keadaan seimbang (homeostatis). 1. Lama kelamaan semak menjadi dominan kemudian pohon mendesak tumbuhan belukar sehingga terbentuklah hutan. balk secara alami maupun buatan. rumput dan belukar dengan akarnya yang kuat terns mengadakan pelapukan lahan. Gangguan tersebut tidak merusak total tempat tumbuh organisme sehingga dalam komunitas tersebut substrat lama dan kehidupan masih ada. Contohnya. Di daerah bekas letusan gunung Krakatau mula-mula muncul pioner berupa lumut kerak (liken) serta tumbuhan lumut yang tahan terhadap penyinaran matahari dan kekeringan. Gangguan ini dapat terjadi secara alami. Zat yang terbentuk karma aktivitas penguraian bercampur dengan hasil pelapukan lahan membentuk tanah yang lebih kompleks susunannya. Contoh yang terdapat di Indonesia adalah terbentuknya suksesi di Gunung Krakatau yang pernah meletus pada tahun 1883. Suksesi Sekunder Suksesi sekunder terjadi bila suatu komunitas mengalami gangguan. Tumbuhan perintis itu mulai mengadakan pelapukan pada daerah permukaan lahan. Kemudian rumput yang tahan kekeringan tumbuh. batubara. belukar bekas ladang. sehingga terbentuk tanah sederhana. yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder. Bila tumbuhan perintis mati maka akan mengundang datangnya pengurai. Kemudian semak tumbuh. Contoh komunitas yang menimbulkan suksesi di Indonesia antara lain tegalan-tegalan.

antara komponen biosfer yang hidup dengan tak hidup. Komponen autotrofik (autotrophic). Fungsi Fungsi Daur Biogeokimia adalah sebagai siklus materi yang mengembalikan semua unsurunsur kimia yang sudah terpakai oleh semua yang ada di bumi baik komponen biotik maupun komponen abiotik. binatang. konsumen primer. Definisi Biogeokimia adalah pertukaran atau perubahan yang terus menerus.tingkah laku. sedangkan bahan organik yang dimanfaatkan itu disediakan oleh organisme lain. konsumen sekunder menempati tingkat trofik ketiga. Sedangkan herbivora atau konsumen primer menempati tingkat trofik kedua. Kata heterotrof berasal dari kata hetero artinya berbeda atau lain. sehingga kelangsungan hidup di bumi dapat terjaga. jamur. Nisia merupakan status fungsional dari organisme dalam ekosistemnya. (2).nisia dari berudu dan siput pada air tenang yang banyak tumbuhan air.Dari segi makanan ekosistem memiliki 2 komponen yang biasanya secara bagian terpisah dalam ruang dan waktu yaitu: (1). Kata autotrofik berasal dari kata autos artinya sendiri. Komponen heterotrofik (heterotrofhic). Daur ulang materi tersebut melibatkan makhluk hidup dan batuan (geofisik) sehingga disebut Daur Biogeokimia. Materi berupa unsurunsur penyusun bahan organik tersebut didaur-ulang. yaitu organisme yang hidupnya selalu memanfaatkan bahan organik sebagai bahan makanannya. organisme yang mengandung klorofil termasuk ke dalam golongan autotrof dan pada umumnya adalah golongan tumbuh-tumbuhan hijau. dan trophikos artinya menyediakan makanan. Berudu dan siput mungkin menempati habitat yang sama. kemudian sebagian anggota komponen ini menguraikan bahan organik kompleks ke dalam bentuk bahan anorganik yang sederhana dengan demikian. Dalam suatu ekosistem. Produsen selalu menempati tingkat trofik pertama atau paling bawah. yaitu organisme yang mampu menyediakan atau mensintesis makanannya sendiri berupa bahan organik berasal dari bahan-bahan anorganik dengan bantuan klorofil dan energi utama berupa radiasi matahari.dan sifat-sifat khas lainnya. konsumen tertier menempati tingkat trofik ke empat atau puncak piramida. dan trophikos artinya menyediakan makanan. Oleh karena itu. . Tingkat trofik tersebut terdiri dari produsen. tanah. dan air. Komponen autotrofik.sehubungan dengan tempat tinggal. Komponen heterotrofik. Rantai makanan adalah pengalihan energi dari sumbernya dalam tumbuhan melalui sederetan organisme yang makan dan yang dimakan. konsumen tertier. jasad renik termasuk ke dalam golongan komponen heterotrofik. Misalnya. Pada komponen autotrofik terjadi pengikatan energi radiasi matahari dan sintesis bahan anorganik menjadi bahan organik kompleks. Jadi. komponen heterotrofit memperoleh bahan makanan dari komponen autotrofik.serta memiliki sifat-sifat serta aktivitas yang berbeda dengan berudu. konsumen sekunder. materi pada setiap tingkat trofik tidak hilang.tetapi nisianya tidak sama karena siput tidak dapat berenang bebas. Unsur-unsur tersebut masuk ke dalam komponen biotik melalui udara.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->