P. 1
puisi

puisi

|Views: 26|Likes:
Published by Riyadi Slamet

More info:

Published by: Riyadi Slamet on Jan 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2012

pdf

text

original

Antara Benci Dan Bahagia Pengarang: Ditha Rizky Dunia ini semakin sempit Itu dan aku semakin

ingin pergi Tak ada satupun cahaya dalam hening Hati membeku dan menjadi batu Akankah semua itu tepati janji? Ruang maaf di hati ini sudah tak muat di Isi dengan omong kosong mereka Zopfan pun semakin jauh Kalau gembira datang memang aku butuh Yang yakin pada kabar itu Semakin jauh itu semakin aku Iri pada mereka yang telah Lama menjadi bahagia dengan segudang Virus kebencian pada diriku Andaikan nanti aku bisa melihat mimpi Nyata pada rasa kebahagiaan dan Yakin akan hari esok yang bahagia.

Aku Dalam Waktu Pengarang: Moenthe Carlo Sementara waktu memacu laju hari matahari bergeser menuju barat lelah kini terasa di penghujung gundah aku masih terdiam« Pun esok masih melaju mengiring waktu percuma akan menangis dalam penghujung kisahku telah kutabur benih dan telah ku menunggu takutku terus melingkar dalam waktu kutunggu segala kutunggu hingga aku berlalu«

Bagai Burung Dalam Sangkar Pengarang: Sanca Boy Dunia ini begitu luas « Namun. Hidupku bagai « Burung dalam sangkar « Aku ingin terbang tinggi « Tapi. Aku tak mampu « Karena adanya pembatas dunia « Aku ingin mencari kawan « Namun. Aku tak mampu « Karena adanya sangkar pembatas « Rasanya « Aku ingin menghancurkan sangkar itu Namun. Aku hanyalah mahluk kecil tak berdaya« Hingga « Hidup ini hanya satu tujuan yaitu « Menanti ajal yang menjemput .

Bencana Melandaku Pengarang: Anonim Lewat suara gemuruh diiringi debu bangunan yang runtuh Tempatku nan asri terlindas habis Rumah dan harta benda serta nyawa manusia lenyap Kau lalap habis aku kehilangan segalanya Mata manusia sedunia terpengarah. Tuhan ampunilah kami dalam segalanya Indonesiaku Pengarang: Anonim Angin berdesir di pantai Angin berdesir sepoi-sepoi Burung pun ikut berkicau dengan merdu Di atas pantaiku Sawahnya yang hijau terbentang luas Gunungnya tinggi menjulang Itulah Indonesiaku Disanalah aku dilahirkan dan dibesarkan Di sanalah aku akhir menutup mata . mengapa semua ini terjadi ? Mungkin kami telah banyak mengingkariMu Mungkin kamu terlalu bangga dengan salah dan dosa Ya. menatap dan heran Memang kejadian begitu dahsyat Bantuan dan pertolongan mengalir Hati manusia punya nurani Tuhan .

Meskipun tak semudah membalik kan telapak tangan ku.. menjadikan semua nya lebih berisi. yaitu cinta dan kasih sayang ku pada nya. mencoba bertanya pada sang pencipta... dapat membuat nya tersenyum dan bahagia adalah kesempurnaan.. Membuat nya jadi yang terakhir dalm hati dan hidup ku. karena dalam kehidupan ku. tapi di saat itu semua terjadi hanya satu yang tidak pernah terbatas untuk nya... aku menyebut seseorang paling sempurna di dunia ku. sampai saat nya Engkau mulai membatasi mata indra ku.. ucapan ku. menelaah diri nya bagaikan menyebut sesuatu yang tiada tara nya...kehidupan ku... menganggap nya paling sempurna dalam hati dan kehidupan ku. kecupan ku.. adakah mahluk Mu yang paling sempurna??? Ataukah hanya ada mahluk Mu yang berhati mulia. menatap luas nya langit milik sang pencipta. .... tapi rasa ini akan hidup selama nya dalam kehidupan mana pun.DARI HATI Pengarang: Rachman Heru Aku yang terdiam bersandar di diding kamar. sentuhan ku.. dia yang membuat apa yang tidak mungkin bagi ku menjadi mungkin. dia yang menjadikan semua nya menjadi nyata.. Kan hidup selama nya walau nanti nya raga ini akan mati..

...DINDING KAMAR Pengarang: Galindra Kedinginan ia saat kudengar bisikannya.. entah pilu ia memandang sudut siku itu. Langit-langit seakang ingin bersetubuh karena rapuh. derit pintu menyayat merintih mengaduh. dari lelah ia memandangiku.. Temaram Kelam Muram Karena lebam ia padam. Potret diri masa lalu tersenyum kaku. dengan lembut mengalir aroma lembab. HATI YANG SUNYI Pengarang: Psycho Ketika tumpuan mulai merapuh sekujur tubuh seakan mati rasa membatu dan membisu aku kehilangan diriku diantara selah-selah pilu Tak kuasa aku menahan air mata jatuh berderai memberi bekas diatas selimut jiwa dengan heningnya hati tentang mimpi yang telah pergi untuk sebuah kebebasan . yang saat terang tersirat lusuh.. yang saat malam terlihat angkuh.. entah karena tersandar aku yang tak hiraukan waktu....

KESENDIRIAN Pengarang: Jojo Sutarjo Hutan menyendiri kedinginan Laut berkeluh kehausan Langitpun menangis kepanasan Terhimpit rasa jauh di ujung Terhempas jiwa di dasar rimba Walau tetes dan percik memberi harap Terasa asing langkah menuju Adakalanya dingin api menghantui ku Terkadang panasnya es membuat aku tersudut Walau tersayat dan tersiksa Aku terus menunggu datangnya purnama Pernahkah kau sadari Tulang tak berbentuk darah pun tak berwarna atau adakah jiwa yang berbentuk dan berwarna Kebahagian tak selamanya membahagiakan Kesengsaraan tak selamanya menyengsarkan Ada nilai dari sesuatu yang tak bernilai Ada harga dari sesuatu yang tak berharga Ingatlah « Karena sendiri« Itulah jawaban .

nak« Tumbuhlah besar jadilah dewasa jika kelak punya anak jangan rampas dunianya Biarkan kejar mimpinya walau realita memang pahit adanya .KISAH TIGA BOCAH Pengarang: Merry Siang itu terik tiga bocah dekil melintas dengan langkah gontai lalui kendaraan yang berhenti Dalam tengadah tanganmu yang mungil dan dingin kau pinta secercah harap lewat gelas plastik pengisi perut dan lantun lagu yang tak lagi bernada Dibalut baju lusuh kau bawa deritamu jiwamu tunduk akan takdir tanpa perduli lagi masa kanakmu Terdiam dalam geram teganya mereka diperdaya dipaksa merasakan kejamnya dunia kasihan kamu.

ARTI SAHABAT Pengarang: R-ul Saat aku mulai mengerti tentang hidup Aku butuh tumpahan rasa yang sudi menerimaku apa adanya Saat mata memandang Hingga lelah dan terpejam segalanya terasa indah dengan kehadiran seorang sahabat Saat bahagia aku kan tertawa bersamanya menjalani hari-hari penuh senyum bersamanya namun saat terluka Aku akan berlari dalam gelap karena aku malu membaginya dan tak ingin menjadi beban baginya Meski rapuh aku tak ingin hancur Aku harus tetap hidup demi s¶mua mimpiku. DEKATKAN DAKU PADA-MU YA ALLAH Pengarang: Hj. Farida Hanum Ya Allah Ampunilah Dosa-dosa ku yang mendatangkan bencana Ampunilah dosa-dosa ku yang merusak karunia Ampunilah dosa-dosa ku yang menahan do'a Ampunilah dosa-dosa ku yang menurunkan bala Ampunilah dosa-dosa ku yang telah kulakukan Ampunilah dosa-dosa ku yang telah ku kerjakan Ya Allah Aku datang menghampiri -Mu Aku memohon pertolongan -Mu Aku bermohon pada-Mu dengan kemurahaan -Mu Dekatkan daku keharibaan -Mu Sempatkan daku untuk bersyukur kepada -Mu Bimbinglah daku untuk selalu mengingat-Mu .

HUJAN BULAN JUNI Pengarang: Sapardi Djoko Damono Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu PENGEMIS Pengarang: Maniez Terkapar ditepi Jalan berbaur debu dan kotoran Rasa sedih melihat kepadamu dan menjerit tangis Satu hal ³TOLONG´ terlihat perih di hati Walaupun tertutup bising bumi ia berusaha untuk kemerdekaan Tak ada yang mengijinkan iya tuk bermakna walaupun sedikit Tapi rasa lelah menguasainya hingga iya terjatuh Terbuka matanya dengan perlahan Mata merah yang terbakar Ia memohan dan kembali berteriak ³TOLONG««««««´ white loVe .

DOA DAN HARAPAN Pengarang: Ely K Lirihku semoga jadi doa Tangisanku semoga jadi sesal Nafasku semoga jadi tasbih Tatapanku semoga jadi rahmat Perkenankanlah Ya Rabb« Harapanku semoga jadi kenyataan Resahku semoga jadi jawaban Deritaku semoga jadi kesabaran Pelitaku semoga jadi impian Kabulkanlah Ya Rabb« Doa di dalam sujud dan ruku T¶lah menghadirkan cahaya Melaksanakan kepingan sisa harapan Tuk meraih ampunanMu « Ya Rabb SAHABAT SEJATIKU Pengarang: Annisa Sekar Salsabila Aku sedih. seumur hidup kita. . kau membuatku senang Dan bila aku tak bisa kau pun mengajari Sahabat. Kau bagai malaikat bagiku Kau bagaikan bidadari untukku Semua kebajikan ada padamu Sahabat.. Satu pintaku untukmu Yaitu janji selalu erat Tak pernah terpisah. kau menghibur Aku kecewa...

PERJALANAN HIDUP Pengarang: Finie Rostinie Kutelusuri hutan belantara ini Kutapaki gunung yang begitu tinggi Kunikmati hidup ini dengan bakti Kuingin meraih cinta padaMu illahi Begitu sukar akan hidup ini Tanpa belukar hidup tak akan berarti Kuingin berjalan tanpa henti Namun kuserahkan padaMu illahi CahayaMu begitu sulit kurahih Kurasakan cintaMu bagitu hangat Kupercaya engkau Maha Pengasih Karena hidup ini arti sebuah nikmat Engaku bagaikan berlian yang berkilau Engaku pemberi segala mukjizat Engkau ciptakan burung tuk berkicau Engaku ciptakan hidupku dengan kodrat Kupejamkan mataku sekejap Inilah arti perjalanan hidup .

Dia berjuang sendiri meski punya suami Huuuft«hanya desah nafas yang keluar dari mulutku Dan hanya untaian kata sederhana ini yang mampu ku rajut Pada malam malam panjang Kau telah merancang Saat semua terlena dalam mimpi Kau sibuk menguntai lembar demi lembar mimpi Semua masih terlelap Jalan jalan pun lengang dan gelap Kau lempar kantuk banting lelah Diatas sepeda tua Berpacu dengan waktu Mengejar asa Dengan sekeranjang rebung dan daun ketela Kau menunggu dengan sabar Diantara teriakan pembeli dan penjual yang hingar bingar Bibirmu lirih bergumam Ikuti sayup rapal do¶a di kejauhan Sambil sesekali ikut berteriak tawarkan dagangan Wajahmu tersenyum nanar Antara harap dan cemas Akankah ikatan ikatan yang kau jalin terjual amblas .MENGEJAR MIMPI DI PASAR PAGI Pengarang: Lia Salsabila Krieet«. Sayup kudengar suara itu Suara yang sama pada jam yang sama Bunyi sepeda onthel Ibu Narni Ah«Ibu yang tak kenal lelah dan takut Berjuang demi ketiga anaknya Hatiku miris«.krieeet«.

BANGUNLAH IBU PERTIWIKU Pengarang: Basilius Andreas Gas Kami saksikan suasana luka lara menerpa Ibu Pertiwi Kami tak habis pikir Apa gerangan engkau bersedih Mengapa keadaanmu begitu mengkhawatirkan begitu mencemaskan Kami tahu kami begitu durhaka Tak pernah berbakti kepadamu Kerusakan. perpecahan.banyak kami lakukan Dan hanyalah maaf yang dapat kami pinta Selagi engkau masih mau menerima Di hati kami tak ada bisikan selain minta maaf . dan menyaksikan engkau bangun melawan keruntuhan itu GURUKU Pengarang: Ratrya Khansa Amira Terima kasih guruku Kau telah memberiku pendidikan Sungguh senangnya aku Mendapat ilmu karena pendidikanmu Engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa Aku ingin sepertimu Walau kau keras kepadaku Aku tau kau sangat sayang padaku Terima kasih guruku tercinta . pertikaian.

KUMPULAN ²KUMPULAN PUISI Nama : Reski Rama Deni Kelas : VIII i SMPN 1 SINGAPARNA .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->