Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM

Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail.umm.ac.id http://nisaillah.student.umm.ac.id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/

KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM
KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM

Wanita Dalam Pandangan Islam

Diskursus  Wanita  dalam Islam  mendapat  perhatian yang sangat serius. Peran dan fungsi wanita menjadi  pokok perhatiannnya.  Pada dasarnya wanita dan  laki-laki  dalam pandangan Islam didudukan secara sama dalam hukum. Uraian ini sangat jelas dalam surah An-Nisa 1:

Hai manusia, bertaqwalah kepada Tuhanmu yang  telah menciptakan kamu dari seorang diri dan  daripadanya Alloh menciptakan istrinya dan  daripada  keduanya lahir menyebarlah banyak pria dan wanita.

Sebuah hadits mengatakan:

Semua  manusia  adalah  sama,  bagaikan gigi-gigi sisir. Tidak ada tuntutan kemuliaan seorang  Arab atas seorang Ajam (bukan Arab), atau seorang  kulit putih  atas  kulit hitam atau  seorang  pria  atas seorang wanita, Hanya  ketaqwaan seseorang  yang menjadi pilihan Alloh.

Akan  tetapi  dalam perspektif yang  lain  wanita didudukan  sebagai  obyek yang harus  dipimpin  laki-laki: "Lelaki  adalah pimpinan bagi wanita" (An-Nisa  34)  bukan berarti  wanita tak mendapat kedudukan yang layak.  Wanita dalam  batasan  tertentu  malah  menjadi  sebuah   tonggak negara, dengan peran sertanya dalam mendidik keturunannya. [1]

Wanita juga menempati diri sebagai sang pengayom bagi siapa  saja,  sehingga  dapat  memberikan  ketenangan dan kebahagiaan.  Ungkapan  ini sangat  populer

page 1 / 11

 Bahkan  wanita  di   rumah tangganya  menjadi  pilar  utama  yang  akan   menopang keberlangsungan   keluarga.ac.id http://nisaillah. Dengan demikian wanita mempunyai hak yang sama dalam usaha melakukan perbaikan  (ishlah) dalam masyarakat.  wanita juga mempunyai peran penting  dalam hal pendidikan anak.  pekerjaan apakah yang  sangat  disenangi Tuhan.ac. 2.  Orang itu melanjutkan: kemudian apa  ?  Nabi bersabda. Wanita Sebagai Anggota Keluarga Kedudukan wanita di keluarga dalam Islam ditempatkan  sebagai  tempat  terhormat.umm. Sebelum  kehadiran  Islam. Dalam  sistem  Islam.  yang paling dihormati  di dalam keluarga adalah ibu. Bahkan  dalam  ungkapan hadits yang lain. tiada kelebihan laki-laki atas wanita. Baik dalam urusan ibadah dan Muamallah.   Ia  berkata:  menunaikan  shalat  tepat   pada waktunya.student. Bahkan dalam sejarah banyak ditemukan bahwa wanita bagi umat  memberikan makna  dan  simbol  kesucian dengan pengabdiannya  yang luar  biasa.   Kehormatan   wanita   ini tercermin  dalam  ungkapan hadits:  Seseorang  bertanya kepada  Nabi.  seperti  yang   telah diungkap Qur'an kelahiran seorang wanita adalah  sebuah aib  bahkan page 2 / 11 . Memang dalam batasan tertentu menurut Mazhab Hambali. "surga di bawah telapak kaki ibu". [2] Dengan   peranannya tersebut  wanita menjadi sangat mempunyai arti  penting dalam  dimensi  spiritual.id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/  lewat sebuah hadits yang mengatakan. wanita  ditempatkan  dalam  3 kategori besar: 1) Wanita sebagai Anggota Umat Beriman Wanita   sebagai  bagian  tak  terpisahkan  dari   umat mendapat  perlakuan yang sama persis dengan  laki-laki.  Di samping dalam  lingkup spiritual.  bersikap  murahlah kepada  ayah  dan  ibumu.Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail. seorang wanita yang kafir tidak disiksa seberat laki-laki kafir. baru  kemudian ayah.umm.

 Pandangan yang paling  umum adalah bahwa keluarnya  wanita  dari rumah untuk  maksud tertentu dihukumi  dengan  subhat. Wanita Sebagai Anggota Dalam Masyarakat Peranan  wanita  dalam  masyarakat  merupakan pokok persoalan. Ini tertuang dalam ayat berikut: "Apabila  seorang  di  antara  mereka menerima  berita dengan  kelahiran anak perempuan. 3.  Hal  ini  didukung  oleh  pemahaman  bahwa tempat  terbaik bagi wanita adalah di rumah.ac. Dalam pandangan Islam.  Mereka bertanya  kepada  dirinya  sendiri. Ia menyembunyikan dirinya dari  orang banyak. hitamlah muka  mereka dan sangat marah. jika subhat lebih baik page 3 / 11 . apakah ia akan  menanggung  kehinaan  ataukah   akan mengguburnya ke dalam tanah.   Di  mana  kecenderungan  penilaian bahwa normativitas Islam menghambat ruang gerak wanita  dalam masyarakat. karena dosa apakah dia dibunuh .ac.Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail. Lebih dari itu. [3] Dialah  pendidik dan  penanam utama syariat sedari dini kepada  anggota keluarga yang lain.student.. seorang wanita akan menjadi peletak kepemimpinan dan syura dalam keluarga.umm.id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/ jika lahir hidup akan dikubur  hidup-hidup.  sedangkan di luar rumah banyak terjadi  kemudharatan.  Dalam  bahasan  fiqh ibadah. antara diperbolehkan  dan tidak." (QS 16: 58-59) Dengan  mempertimbangkan kejadian ini.  maka  Al-quran  memberikan  jaminan  persamaan  akan  hak  hidup perempuan: "Dan apabila bayi perempuan yang dikubur  hidup-hidup itu ditanya. kedudukan wanita di keluarga memberikan makna penjagaan syariat.id http://nisaillah. Dari   sinilah   arti  penting  wanita   dalam   proses pendidikan dan sosialisasi dalam keluarga. maka tiap-tiap jiwa  akan mengetahui  apa  yang   telah dikerjakannya" (QS.umm.  disebabkan  buruknya berita  yang  disampaikan kepadanya. 31:8-9)..

[5] b.id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/ ditinggalkan.umm.ac.umm.  Sedangkan dalam  fiqh muamallah bisa dijalankan  dengan  rukhshah darurat. wanita memegang peranan dalam proses  da'wah Islam.  Siti Aisyah dikenal sebagai pembawa hadist yang  sangat berarti.  sebagai agen di bidang militer. sebagai  agen di bidang hukum dan di bidang ekonomi.  Wanita  seperti Asma bin  Abu  Bakar merupakan contoh bagaimana seorang wanita dapat memberikan  andil yang  sangat  berarti untuk  menyusun strategi  hijrah nabi [7] page 4 / 11 . bahkan para shabahat nabi belajar padanya. 4:15) Peranan  wanita dalam masyarakat  tidak  terpisahkan dari  keluarga. Akan tetapi menurut pandangan Qardhawy. sebagai agen intelektual.  Perubahan sosial di  masyarakat  tidak akan berlangsung  jika  tidak  terdapat  gerakan  dari keluarga.ac.  Dalam sejarah  juga diketemukan sufi Rabi'ah Al-Adalawiyah  yang dalam  maqam sufi  dikenal  sebagai  wanita  yang  sangat berpengaruh  di jamannya dengan segala  kontroversi  yang menyelimutinya. Keterlibatan wanita dalam masyarakat  menurut Darleney May adalah.student.id http://nisaillah. Wanita Islam Dalam Sejarah Kiprah wanita dalam sejarah menorehkan hasil yang gemilang.Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail. Banyak ditemukan guru-guru agama.  sebagai agen  ketrampilan masyarakat. Hal ini  tercermin dalam : "Maka  kurunglah  mereka (wanita-wanita  itu)  dalam rumah sampai mereka menemui ajalnya atau sampai  Alloh memberi jalan yang lain kepadanya" (QS. sebagai agen  di  bidang politik. Bahkan menahan wanita  di  dalam rumah hanyalah bentuk perkecualian dalam jangka  waktutertentu sebagai bentuk penghukuman. [6] Disamping  berperan  dalam agen  intelektual  dan kemuliaan.  Wanita difahami telah memberikan andil  yang besar dalam bidang intelektual klasik. perawi hadits. [4] bahwa keluarnya wanita dari rumah untuk  keperluan  tertentu adalah diperbolehkan. bahkan sufi wanita.

  bukan   dari laki-laki-laki.  Artian  secara   umum generasi  shahabat  adalah orang-orang yang  hidup  semasa nabi  yang  mengakui. [10] Al-Qur'an  sebagai sumber yang paling  otoritatif dalam Islam. [9] Dari  perspektif ini terlihat bahwa sejarah  memberikan peranan  yang  besar.  sedangkan  ayat tentang   sanjungan   dan  kejelasan  adalah   ayat   yang memberikan keterangan tentang kesucian Aisyah yang sempat didiamkan Nabi dalam surat.Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail. [11] Bahkan  dalam keluarga Nabi sendiri.student.  Shahabat  dalam pandangan  kaum  Sunni  menempati kedudukan  mulia.  memberikan uraian  yang  panjang  lebar. sedangkan dalam pandangan  kaum  Syi'ah para  sahabat menyimpang setelah Nabi wafat.umm.  Ulama seperti Ibnu Hajar al-Asqalani (852/1449) menulis kamus biografis pertama tentang semua orang muslim  terkemuka yang meninggal pada satu abad tertentu Islam -abad  ke delapan Hijrah/Keempat belas Masehi.id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/ Karya-karya  besar wanita ini menarik para  ulama Islam  untuk  menulis biografi tentang  peranan  wanita dalam jamannya.  baik  dalam  kapasitas peringatan    ataupun dalam   kapasitas    memberikan kejelasan.umm. Ayat  tentang  wanita yang  berkait  dengan  peringatan adalah  tentang ayat Hijab dalam Al-Ahzab dan An-Nur. anak  wanita menjadi  sangat  dominan. sepanjang  dengan  kajian tentang kajian sahabat.id http://nisaillah. Meski kita lihat setting utama yang  digunakan adalah istri-istri nabi.ac. bahkan salah  satu suratnya  merujuk  langsung  kepada wanita (surat An-Nisa'). [8] Jumlah dan proporsi wanita yang terekam ke  dalam tulisan  ulama meliputi para sahabat Shahabat merujuk kepada gender laki-laki dan  shahabiah merujuk  kepada  gender perempuan.  Peranan  besar  wanita  terlihat pertama kali ketika Siti Khadijah (istri nabi  pertama) sebagai pengikut   pertama   Muhammad.  Tidak  kurang  dari  35  ulama  besar menulis tentang wanita dan segala perjuangannya.ac. Banyak ditemukan bahwa  wanita menjadi  sebab turutnya  ayat. Kajian  ini telah ditelaah  oleh  Ibnu Sa'ad  secara  panjang lebar.  baik usia ketika itu  sudah  dewasa  dan kecil. Nabi  pernah  mempunyai  anak laki-laki (Ibrahim bin Muhammad) akan tetapi page 5 / 11 .  dan ayat  tentang  tuntutan harta istri nabi. menerima Islam dan  menerima  segala konsekuensinya.

id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/  meninggal dunia   ketika  masih  remaja. Bai'ah ini dilaksanakan di  bukit Aqobah. Sumpah  setia dari 2 wanita Madinah untuk  masuk  Islam dan setia kepada Nabi tercermin dalam Bai'ah  An-Nisa'i (bai'ah Perempuan).ac. Bahkan banyak  wanita  menjadi perantaraan   turunnya  peristiwa   mukjizati.umm. Orang  itu  adalah Sumayyah  binti  Khubbat. Bai'ah masih satu rumpun dengan  kata al-ba'i  atau jual beli.ac. [13] Kedudukan wanita mendapat posisi yang menakjubkan dalam   sejarah. [12] Karya  wanita  dalam  sejarah  Islam  adalah keterlibatannya  dalam  proses  ba'iah  (sumpah   setia).student. Masalah  ini dapat dilihat  dengan  kemunculan mazhab politik Syi'ah yang kemudian menjadi mazhab Aqidah. page 6 / 11 .   maupun ramalan masa mendatang. Bai'ah itu sendiri dimaknai sebagai bentuk  kesepakatan atau kontrak sosial. dan  yang  paling  utama adalah Fatimah Zahrah. Bahkan dari generasi Fatimah ini diklaim sebagai generasi yang akan melahirkan keturunan yang paling baik dan ma'shum. Bukan hanya itu saja.id http://nisaillah.  Lebih  jauh mazhab ini mampu mendirikan sebuah pemerintahan Fatimiyah Isma'liyyah  di Mesir.  Baik  dalam masa Nabi  maupun  dalam  masa khilafah  Rasyidin. dalam  bai'ah kedua jumlah wanita mencapai 449 wanita menyatakan diri masuk  Islam  dan  menerima  kerasulan  Muhammad.  Yang  cukup  kontroversial  adalah keterlibatan  Siti  Aisyah dalam  perang  Unta  (Jamal) melawan  Ali bin Abu Thalib karena  masalah  pengusutan pembunuhan Utsman yang tidak tuntas.Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail.umm.  yang  meninggal  di   Makkah dibunuh  oleh  Abu Jahl. Bahkan dalam sejarah varian dari mazhan Syi'ah ini mengambil nama Fatimah  az-Zahra  sebagai varian dari Syiah. antara  Nabi  dan  orang-orang  Madinah.   Dalam perspektif yang khusus bai'ah sebagai tonggak  berdirinya masyarakat Islam atau sebagai embrio negara Islam Madinah. [14] Hal   lain  yang  cukup  mengedepan  adalah   ke-terlibatan  wanita  dalam  beberapa  pertempuran   yang menentukan.  Sedangkan   anak   yang perempuan  sebanyak  4  orang.  yang kemudian dikenal dengan bai'ah harbi (perang).  orang  yang  pertama  kali   mendapat syahadah  adalah  wanita bukan pria.

puncak peran wanita dalam masalah politik adalah dengan tampilnya  Syajarat Ad-Durr yang sempat memerintah di Mesir selama beberapa bulan.ac.id http://nisaillah. Wanita  seperti 'Amra binti 'Abdur Rahman.umm. Bukhari) page 7 / 11 . Pengaruh Zubaidah sendiri sampai masa pemerintahan khalifah al-Makmun. C. Analisis tentang peran wanita dalam sejarah dalam zaman  Abbasiyah  melebar  ke  dalam  masalah   politik kenegaraan. Kemenakan  perempuan Harun  al-Rasyid --Zubaidah-. Terdapat pula Hafshah binti Sirin. (Hr. Ia dilukiskan  oleh Adz-Dzahabi sebagai orang yang shaleh dan  sopan. ia  juga terlibat dalam  perang  melawan pasukan  Salib.  Dia memerintah  karena  kondisi  yang sangat   darurat.            Hal  demikian   juga dialami oleh Ghaziyah.  Kekayaan tampilnya wanita  dalam politik banyak  di  warnai  dalam sejarah dinasti Mamluk  dan Seljuk. Ia digambarkan  oleh  Ibnu Jauzi digambarkan sebagai  wanita  yang  shaleh.ac. sebagai seorang ahli  fiqih yang mempunyai  hubungan  yang  dekat  dengan  Aisyah.id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/ Di  samping  analisis  di  sekitar  shahabat  dan keluarga Nabi.   dari   kepandaiannya sebagai penyampai hadist maupun tentang kecantikannya. yang terkenal dengan ketaqwaan dan kezahidannya.mempunyai pengaruh yang  besar kepada suaminya.  Kemampuan Durr tidak hanya  dalam  masalah pemerintahan. Lingkup perbincangan  tersebut  bermula  dari  tatanan syari'ah  yang memberikan  barrier  berupa  sinyalemen hadits bahwa tidak akan beruntung suatu masyarakat jika kepemimpinan diserahkan kepada wanita.  Ummu  Salamah --istri  dari  Abu  Al-Abbas sang pendiri Abbasiyah-.yang  dalam  sejarah cukup   mengandung kontroversi. Dalam kekhilafahan Abbasiyah. Kapasitas Durr sebelumnya adalah sebagai seorang selir Sultan   Ayyubiyah   yakni   Malik   Ash-Shalih Najmuddin.umm. Terdapat pula  Aisyah binti  Thalhah   --cucu Abu Bakar-.   dan ancaman  eksternal  sangat  kuat.mampu mempengaruhi  untuk mendapatkan hak-hak istimewa.   yang mengharuskan   ia   mengambil kekuasaan   ketika  kondisi pemerintahan  kacau.Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail. Kepemimpinan Wanita : Feminis dan Syari'ah Kepemimpinan  wanita  merupakan  persoalan  pelik yang  sampai  saat  ini  terus  menjadi   perbincangan.student. sebagai seorang ahli hadist generasi kedua dari Basrah. yang memerintah mengatasnamakan putrnya yang masih kecil setelah suaminya meninggal.  bahkan Abu al-Abbas  selalu  meminta pertimbangannya  dalam segala hal.   ia melakukan shalat sepanjang waktu. wanita di jaman tabi'in.

   Hampir   ulama   klasik   memandang   perlu untuk mengetengahkan hawa hak menjadi khalifah adalah haq laki-laki. [17] Akan tetapi  dalam  batas kepemimpinan  dalam  satu bidang tertentu. hadits ini adalah  Shahih sebab  periwayatannya  dari Abu  Bakrah  yang  kemudian dikutip  Bukhari.student.  Kemudian  interprestasi yang  lain  adalah berdasarkan kekuatan  sanad  ataupun pembawanya. atau dapat difahami dengan logika Islam sebagai agama  yang fitrah atau tidak. pendidikan bahkan menjadi menteri. [15] Mayoritas ulama ushul melihat bahwa  pertimbangan keumuman lafazh lebih mengedepan bukan pada  kekhususan sebab. bahkan sampai mengkafirkan perbedaan pendapat.id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/ Interprestasi  akan Hadits sebagai  sumber  kedua setelah  Quran  biasanya  diletakkan  kepada  persoalan Sanad dan Perawinya.Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail. [18] Meski  demikian perkembangan  pemikiran  tentang kepemimpinan merupakan hak setiap insan.  Sehingga  jumhur   ulama   memberikan pengharaman pada  wanita. Ibnu Khaldun. ada  yang  difahami secara  tekstual. Menurut Yusuf Qardhawy.  Dengan menggunakan  kekuatan  sanad  akan melahirkan  jenis hadist dari  tingkat  Shahih  sampai dloif.  Sedangkan hadits  yang  diriwayatkan oleh Bukhari  termasuk  ke dalam  hadist  yang  shahih.  Meski demikian Ibnu Abbas dan Ibnu  Umar  tidak semata-semata  itu.ac.id http://nisaillah. page 8 / 11 . seperti dalam kejaksaan. Ini diungkapkan baik oleh  Al-Ghazali. Sedangkan dari pertimbangan matan. Artinya apakah secara matan  (isi) suatu hadits tersebut bertentangan atau  tidak  dengan Qur'an.ac. Al-Mawardi. hal ini setidaknya  melihat  dampak dari pemahaman   yang  demikian   dapat   menimbulkan kelompok-kelompok  seperti  Khawarij  yang   berlebihan dalam agama.umm. mursal bahkan palsu.  yang  tidak menyeluruh dalam masyarakat.   Sebab  dalam  matan   hadits   tersebut terdapat  kata  "Wallu Amrahum" (Yang  Memerintah  Kamu Semua).umm. wanita berhak  mendapatkan itu. sehingga menjadikan agama sangat  berat. bukan wanita.  Sedangkan pemahaman secara kontekstual. [16] Jumhur   ulama  sepakat  akan   haramnya   wanita memegang  kekuasan  dalam al-wilayatul-kubra  atau  al-imamatul-uzhma  (pemimpin  tertinggi). ataupun difahami secara  kontekstual. yang ditafsirkan sebagai Khalifah dalam  sistem politik Islam. bahwa  hadits  tersebut berkaitan  dengan diangkatnya  seorang  wanita  Persia menjadi  pemimpin meski disekitarnya  terdapat  banyak calon   pemimpin  yang memadai. Ibnu Taimiyyah. Pemahaman secara tekstual akan menyimpulkan bahwa haram hukum  wanita menjadi kepala  pemerintahan.  hanya  karena   hukum kerajaan menghendaki demikian. Di  mana  wanita berperan   sebagai  pemimpin  tertinggi  dalam   urusan pemerintahan. Golongan Khawarij dalam menafisrkan ayat maupun  hadits secara  tekstual.

student. lihat juga dalam artikel Darleney  May  "Wanita Dalam Islam: Kemarin dan Hari ini" yang diedit oleh  Harun Nasution  dan  Bakhtiar Effendi. Jakarta.id http://nisaillah.. sehingga  ketika  Ali membenarkan  hadits  tersebut   tak gubris. ibid. Bandung. 231 [5] lihat Darleney May.ac.  Abu  Bakrah sendiri  menurut  Mernisi adalah  Shahabat  yang  pernah dihukum  oleh  Umar  bin Khattab   karena  keraguan  dalam memberikan   saksi. Yayasan Obor Indonesia. Banyak hak perempuan dikebiri. hal. 1997.Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail.  1997.cit. Hak Azazi  Manusia  Dalam Islam. [2] Ibid.umm. Lebih lanjut Hasan bin  Ali  juga mendukung  hadits tersebut. Dan shabahat Abu  Bakrah dalam  hal ini menjadi tertuduh terbesar. 249-252 [6] Lihat lebih jauh dalam Ruth Roded. Remaja Rosda Karya.  Wanita  dan  Politik Pandangan Islam. Bandung. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. Sehingga   menurut   Fatimah   Mernisi hadits    yang diriwayatkan  Abu  Bakrah adalah palsu dan tidak  bisa dijadikan hujjah. Sebab  dialah yang  mengingatkan  Khalifah Ali setelah  perang  Jamal dengan  Aisyah. [19] Tidak bolehnya wanita  duduk  dalam kepemimpinan  politik  adalah produk ulama  yang  bias dengan patriakhi.  Bahkan  Ali difahami juga  turut  berbohong  demi kepentingan  politiknya. Mizan. Fatimah  Mernisi seorang feminis muslim  asal  Aljazair bahkan  secara radikal menyerang pemahaman  ulama  yang telah membuat fiqh yang diskriminasi kepada  perempuan. Kembang Peradaban:  Citra Wanita di Mata Penulis Biografi  Muslim. hal. op.ac. page 9 / 11 . 1995. Fiqh Daulah Dalam Perspektif al-Qur'an  dan Sunnah.umm. 152 [4] lihat dalam Yusuf Qardhawy.230-233 [3] lihat dalam Hibbah Rauf Izzat. [1] Lihat  dalam Hibbah Rauf Izzat.id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/ Pandangan kaum modernis terutama yang diwakili oleh kalangan  feminis. hal.. dan disebutnya Hasan  bin  Ali ada kepentingan karena kekuasaannya akan diambil Muawiyah. 1987. Tampaknya  Fatimah Mernisi menjadi  sangat  emosional.

.student. Ataupun  peran  Ummi Kultsum binti 'Uqbah  yang  masuk  ke Madinah  setelah Perjanjian Hudaibiyyah. Muslim Tradition." yang dikutip oleh Ruth Roded dalam op.  Al-Ahazab  32-33.  Rabbani Press. 1996. Bandung.  Jakarta. page 10 / 11 . hal. ibid. Mazhab Politik dan Aqidah Dalam Islam. hal 75-96.. Rabbani Press. 1993.umm. 23 [9] lihat  uraian lebih  jauh tentang pandangan ini dalam  Juynboll. lihat  dalam  Qs.  Mizan. [13] Lihat  lebih jauh dalam artikel Fathi Osman.ac.umm. Mumtahanah: 10 [12] Lebih jauh lihat dalam  Abu  Zahrah Muhammad. "Ibnu Hajar al-Asqalani. yang dikutip oleh Ruth Roded.  1993. An-Nur:  20.id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/ [7] lihat  dalam  peranan  Asma  binti  Abu  Bakar   dalam memberikan strategi persembunyian Rasul dan Abu Bakar  di gua  Tsur ketika di kejar-kejar oleh orang  Quraisy  dalam Ramadhan  al  Buthi.  "Bay'ah  Al-Imam: Kesepakatan Pengangkatan Kepala Negara Islam"  dalam Mumtaz  Ahmad (ed).Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail. Tentang  proses  bai'ah sendiri  dapat  dilihat  lebih jauh  dalam Muhammad  Said Ramadhan  al-Buthy. 48 [11]Lihat lebih  jauh dalam  Qs.id http://nisaillah.   Sirah  Nabawiyyah:  Analisis Ilmiah Manhajiah  Terhadap  Sejarah  Pergerakan  Islam  di   Masa Rasulullah SAW Jilid I.  An-Nisa:  128. Rosenthal.cit.Jakarta. hal. Logos. 39 [10] lihat dalam Ruth Roded.ac. ibid. hal. 1990 [8]lihat dalam F. Sirah Nabawiyah I.. Masalah-masalah Teori  Politik  Islam. Jakarta.

Jakarta.  hal 248 [19] Lihat  dalam  Fatimah  Mernisi.ac. 1994 kutip : surwandono.. hal...Bandung. op./KEPEMIMPINAN-WANITA-DALAM-ISLAM.umy.  Filsafat  Politik: Perbandingan   Islam  dan  Barat.cit. op.umm.doc page 11 / 11 .id/.Muslimah Only | KEPEMIMPINAN WANITA DALAM ISLAM Copyright nisaillah az-zahara imaa@webmail.student.cit.ac. Pustaka.id/2010/08/18/kepemimpinan-wanita-dalam-islam/ [14] lihat dalam Ruth Roded. 1996 [17] Lihat  pemikiran tokoh-tokoh  ini dalam Muhammad Azhar. hal 246 [16] Lihat lebih jauh dalam Abu Zahrah Muhammad.staff. 1996.   RajaGrafindo Persada.  Wanita  dan Politik di  dalam  Islam. Logos. [18] lihat pendapat ini dalam Yusuf Qardhawy. Aliran Politik dan  Aqidah Dalam Islam.id http://nisaillah.cit.ac..umm.  Jakarta.. 74 [15] lihat dalam Yusuf Qardhawy. op.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful