P. 1
perawatan mesin industri

perawatan mesin industri

|Views: 646|Likes:
Published by Asrizal Tri Winaryo

More info:

Published by: Asrizal Tri Winaryo on Jan 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/30/2013

pdf

text

original

BAB V FAKTOR PENUNJANG PADA SISTEM PERAWATAN

Inventarisasi Inventaris adalah suatu daftar semua fasilitas yang ada di seluruh bagian, termasuk gedung dan isinya. Inventarisasi bertujuan untuk memberi tanda pengenal bagi semua fasilitas di industri. Inventaris yang dibuat harus mengandung informasi yang jelas dan mudah dimengerti dengan cepat, sehingga dapat membantu kelancaran pekerjaan. Dengan demikian pekerjaan perawatan akan lebih mudah. Contoh lembar inventaris yang cukup lengkap ditunjukkan oleh gambar 1. Keterangan kolomnya adalah sbb: • Nomor Identitas : Penomoran atau kode identitas yang tertulis pada tiap bagian harus mempunyai arti positif. • Keterangan Fasilitas : berisi keterangan singkat mengenai informasi pokok dari peralatan. Kalau memungkinkan pelat nama dari mesin dapat dicantumkan. • Lokasi : menunjukkan departemen, seksi atau tempat peralatan berada, misalnya: bengkel perawatan, ruang pompa dsb. • Kelompok : untuk mengelompokkan jenis peralatan menurut

bagiannya, termasuk bagian mesin atau listrik. • Tingkat Prioritas. Tingkat prioritas ditentukan dari No. 1 sampai 5, yang menunjukkan urutan order berdasarkan tingkat kepentingannya dalam menunjang proses produksi. Prioritas no. 1: untuk peralatan-peralatan yang efisiensi kerjanya sangat vital. Bila terjadi kerusakkan dari salah satu bagian ini dapat cepat mempengaruhi atau menghentikan produksi.

Asyari Daryus -- Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada - Jakarta

24

Identitas 09-01-01 09-91-01 Keterangan Fasilitas Mesin Bubut : EMCO 13 Model J. 5 Asyari Daryus -..C.7 A 09-02-01 . L 131 651 Mesin Frais (M/C (Universal) B. 19017/4 Motor Listrik (penggerak Mesin Sekrap) Brook Motors 3 hp. Elliot (Machinery) ltd...E. Elliot (Machinery) ltd. Serial No. London Serial No. 62 B/10 Motor Listrik (Penggerak Mesin Bubut) Brookhrist Igranic Ltd. C..Contoh Lembar Inventaris LEMBARAN INVENTARIS No. No. London. C 123006 ED 3025 Lokasi Bengkel Perawatan . Kelompok Mesin Perkakas Listrik (minor) Tingkat Prioritas 5 5 Type SC: 400/440 Volt 3 phase : 50 Hz Lembar ke: ……. 11360/61/2 : 5 hp Mesin Sekrap “Invicta” Type 2M B.G. Mesin Perkakas 5 09-91-02 . B. Conn Diag No.. Serial No. Listrik (monor) 5 AC Class E: INT Rating Frame C 182 : 1420 rpm 400/440 V: 3 ph.50 Hz 4.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . BEC 011236/120 Motor Listrik (Penggerak Mesin Frais M/C) Newman : 3 hp.Jakarta 25 . No.. Keterangan 09-03-01 . Mesin Perkakas Listrik (minor) 5 09-91-03 .

Identifikasi menunjukkan departemen. nama. 2: Kerusakan yang terjadi pada salah satu bagian ini tidak cepat menganggu proses produksi. • Keterangan : Catatan-catatan yang harus dibuat harus dapat menunjang dalam perencanaan perawatan. 2. catatan. spesifikasi. Prioritas no. 3 dan 4: Sama dengan prioritas no. huruf. laporan dan lain-lainnya.Jakarta 26 . Tiap bagian harus diidentifikasikan dengan suatu simbol yang mengandung arti jelas menurut instruksi. angka atau gabungan dari semuanya. seksi. Hal-hal penting dalam pemberian identitas adalah: 1. 3. Identitas yang diberikan dapat diberikan dengan kode warna. 5: Pabrik tidak mengalami kemacetan produksi dan tidak menimbulkan bahaya apapun karena pemakaian alat ini tidak menunjang langsung proses produksi. tetapi lama kelamaan dapat menganggu. Prioritas no. perlu diperhatikan supaya jangan terjadi penandaan yang mempunyai arti sama pada peralatan yang berbeda. 2 dalam kepentingan ordernya. Asyari Daryus -. Melokasikan tanda-tanda yang dimaksud pada bagianbagian yang mudah terlihat.Prioritas no. 4. Identifikasi Fasilitas Industri a. pola. Tidak terjadi kesalahan dalam pemberian identitas pada bagian yang dimaksud. kartu pekerjaan. Simbol Identitas Dalam pemberian identitas.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . kelompok atau jenis dari bagian-bagian yang dimaksud. Pemberian identitas pada masing-masing bagian mempunyai arti yang ada kaitannya dengan dokumen. bentuk.

1. • • • • Pengecoran logam (Foundry) Ruang Penyimpanan alat (Toolroom) Bengkel Mesin (Machine shop) Ruang Ketel (Boiler Room) : F : T : M : B Identitas dengan kode M 42 artinya: M 42 : Departemen Bengkel mesin : Nomor bagian di dalam departemen M 42 : Menunjukkan nomor bagian 42 di dalam bengkel mesin.Berikut ini adalah contoh dalam pemberian kode identitas pada tiap departemen. mesin frais dsb. misalnya : mesin bubut.Jakarta 27 . Suatu pendekatan dasar dalam pembuatan identitas menurut angka dapat diterapkan pada mesin-mesin perkakas di industri besar yang terdiri dari beberapa departemen. 2 .Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . misalnya : departemen. Sebagai contoh: • • • Dua angka pertama menunjukkan lokasi mesin. dsb. Dua angka berikutnya menunjukkan jenis mesin. Pemakaian metode identifikasi diatas ada kelemahannya. dan huruf abjad sulit disesuaikan dengan sistem mekanisasi. mesin bubut no. karena kode identitas tersebut hanya dapat menunjukkan informasi yang terbatas. misalnya : mesin bubut no. Sebagai contoh masing-masing kelompok angka diindek seperti berikut: Contoh indek lokasi : 01 Bengkel Mesin 02 Bengkel Las 03 Bengkel Pengepasan 04 Bengkel Pola Asyari Daryus -. Dua angka terakhir menunjukkan nomor mesin dalam kelompok jenisnya.

Daftar Fasilitas Daftar fasilitas adalah suatu catatan mengenai untuk: • • Menetapkan spesifikasi yang asli. Penandaan Fasilitas Bila suatu bagian dari fasilitas perlu diberi kode identifikasi. pengepasan.05 Bengkel Pengecoran Logam 06 Bengkel Press 07 Ruang Ketel 08 Ruang Kompressor 09 Bengkel Perawatan Contoh Indek Jenis Mesin: 01 Mesin Bubut 02 Mesin Frais Universal 03 Mesin Sekrap 04 Mesin Perata 05 Mesin Gerinda Datar 06 Mesin Gerinda Silinder 07 Mesin Bor. Menetapkan batas yang direkomendasikan. 05 b.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . kinerja semula. Daftar fasilitas ini bisa dipakai sebagai referensi Asyari Daryus -. dst Contoh Penerapan : 01 – 03 – 05 Nomor mesin dalam kelompok Jenis mesin Lokasi Mesin Sekrap Bengkel Mesin No. maka penandaannya tersebut harus jelas dan metode pembuatan tanda-tanda harus berdasarkan standar yang berlaku dalam lingkungan pabrik.Jakarta . 28 data-data teknik dari suatu peralatan. toleransi.

menunjukkan contoh informasi yang didapat dari data suatu motor listrik. relokasi. penyetelan.• • Membantu Meyediakan pabrik. Gambar 1. sistem pondasi yang aman dan lay-out Keterangan pada pelat nama dan informasi dari pabrik pembuatnya dapat dijadikan dasar untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan. Catatan informasi untuk motor listrik. perlu adanya daftar rencana perawatan yang disusun menurut pekerjaan yang dibutuhkan. penggantian komponen. Daftar Rencana Perawatan Daftar rencana perawatan adalah suatu rencana pekerjaan perawatan yang akan dilakukan berdasarkan luasnya kejadian. informasi diperlukan untuk rencana pemindahan. overhaul dsb. Identifikasi asosiasi starter gear: Pelumasan: Lokasi: Tgl.Jakarta 29 .Pembuatan: Rating: Rpm: Phase: Ukuran Frame: Berat total: Frekuensi: Keterangan Poros: Diameter Gambar 1. dalam pelayanan yang suku cadang dan cara pemasangannya yang benar.Seri: Spesifikasi: Lilitan: Arus: Panjang: Alur pasak: Tinggi: Bantalan: Baut: Diameter No. pelumasan. Frekuensi perawatan ini perlu dipertimbangkan menurut efisiensi peralatan dalam fungsinya. Untuk melakukan perawatan pada tiap peralatan. Gambar Asyari Daryus -. seperti: inspeksi. Identifikasi: Pembuat: Tipe: Power/kW: Voltase: No. No.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . Referensi gambar: Mampu tukar dengan motor lain: No.

2 adalah contoh dari suatu daftar rencana perawatan yang merupakan petunjuk dalam melakukan inspeksi pada motor induksi. diberi tanda dan simpan di tempat aman. 11. Bersihkan kotak terminal dan cek terminal penghubung. Cek kelurusan kopling motor. 6.Jakarta 30 . 4. Bersihkan bantalan dengan dibilas oli dan isi kembali hingga batasnya. Semua bagian harus dilindungi. INSPEKSI SETIAP ENAM BULAN 1. Lepaskan motor dari unit yang digerakkan dan bawa ke bengkel untuk pemeriksaan. Cek bantalan gelindingnya dang anti kalau diperlukan. Pada motor yang sudah dilengkapi bantalannya. Periksa gerakan bantalan dan catat hasil yang terbaca sebelum dipasang. 4. alirkan oli dari bantalan. 7.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . Bersihkan lilitan stator dengan meniupkan udara kering dari kompresor dan bersihkan lilitan stator dari oli dan kotoran. Tarik kopling atau puli dari porosnya dan cek alur pasak serta poros dari goresan. 5. INSPEKSI SETIAP DUA TAHUN 1. Gunakan oli menurut tingkat spesifikasinya. Hindarkan lilitan stator dari pengaruh-pengaruh yang menghanguskan isolasi dan balutanbalutan yang merusak. Lepaskan hubungan motor utama dengan kabelnya. Keluarkan motor dari tutupnya. Cek keausan bantalannya. 2. 5. Cek kopling dan keausannya. Lindungi kabel-kabel agar tidak rusak. Bersihkan bagian bawah motor dan tiup saluran udaranya. 3. Bersihkan bagian bawah motor dan tiup salurannya. 9. cek celah udara yang terlihat pada semua bagian dan catat hasilnya. 8. Lumasi bantalan motor dengan pelumas yang sesuai. ukur clearance olinya. Keluarkan motor dan cek apakah batang rotor dan ringnya mengalami retak-retak. Cek tahanan isolasi dan kontinuitas lilitan dengan megger 500 V dan catat hasil pembacaan sebelum tutup kotak terminal dipasang. alarm dan rangkaiannya serta tandai kabel-kabel untuk mempermudah pemasangannya. Cek lubang pelumasan dan saluran oli. apakah tersumbat. 2. Cek sambungan keamanan penghubung ke tanah. 6. Bila motor sudah dipasang dengan bantalannya. 7. gunakan fluida yang bersih. bersihkan dengan pengering silika gel. 3. 8. Cek lapisan rotor dan perhatikan tanda-tanda gesekan antara stator dan rotor. Cek kekencangan baut pengikat bagian bawah. 10. Asyari Daryus -.

Pemasangan motor dan pengepasan kopling perlu dicek. Spesifikasi Pekerjaan Spesifikasi pekerjaan adalah suatuketerangan mengenai pekerjaan yang akan dilakukan. yang jelas untuk Pekerjaan-pekerjaan petunjuk penting menunjang Tabel 1 efektifitas perawatan perlu ditentukan menurut spesifikasi pekerjaan pelaksanaan perawatan. Jika kondisinya sudah baik. 17. hubungkan kopling motor dengan unit yang digerakkan. jalankan motor tanpa kopling untuk mengecek putarannya dan dengarkan suara bantalannya. test motor dan kabel untuk tahanan isolasi serta kontinuitasnya. Contoh suatu daftar rencana perawatan pada motor induksi. Lepas hubungan semua kabel. apakah bebas dari kebakaran dan dudukan stator sudah bersih. Gambar 2. Cek bantalan motor yang diisi dengan oli yang ditentukan. Asyari Daryus -. 18. 15. perlu ditentukan adanya keterangan pekerjaan yang harus dilengkapi yang menurut kepentingannya. Cek motor dalam keadaan bebas. 13. Cek lapisan stator. 16. Untuk melakukan perawatan secara efektif. 14. menunjukkan contoh spesifikasi pekerjaan dalam daftar rencana perawatan untuk mesin diesel penggerak generator listrik. 19.12. Cek kebersihan kotak terminal. periksa kondisi semua gasket dan jika perlu perbaiki dengan pengering silika gel. Tempatkan motor pada dudukannya dan luruskan kopling terhadap unit yang digerakkan dan catat hasilnya.Jakarta 31 . Daftar rencana perawatan merupakan petunjuk pekerjaan meskipun tidak mutlak. Cek celah udara pada semua posisi dan catat sketsanya. Lakukan tindakan keamanan. putarkan dengan tangan.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . tetapi setidak-tidaknya dapat memberikan informasi awal untuk melakukan perawatan.

Bag.PERENCANAAN NO. Bersihkan saringan udara pada bak oli. Seperti Asyari Daryus -. Cek ketegangan belt. 5. 7.Pelu masan ” ” 30 menit 1/2 liter SAE 20 R R Opr.Jakarta 32 . Lakukan pengetesan. Pek. Cek batas oli pelumas pada tempatnya SERVIS “B” MINGGUAN 3.Tabel 1. DAFTAR RENCANA PERAWATAN KETERANGAN FASILITAS ”MBM” 15 KW AIR COOLED DIESEL ENGINE LOKASI: RUANG POMPA NO. 2. Contoh sebagian spesifikasi pekerjaan dalam daftar rencana perawatan untuk mesin diesel penggerak generator listrik.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . TGL: Keterangan * R = Running maintenance S/D = Shutdown maintenance Dengan adanya spesifikasi pekerjaan. Lumasi sambungan-sambungan yang menghubungkan dengan kontrol di bagian luar. maka penyelesaian tugas perawatan akan lebih mudah. 23 Mekanik ” S/D 21 45 Opr. 4.NO: 52693 MULAI DIMILIKI TGL: 31 JULI 1987 MODIF. 16-60-3 No. Cek batas bahan bakar dalam tangki.untuk Tiap bgn Pelaksanaan Waktu Untuk Tiap bagian SERVIS ”A” HARIAN 1. identifikasi Fasilitas 16-52-3 DAFTAR REF. terarah dan sesuai yang ditentukan. 6.REF.SERVICE MANUAL 8234 UNIT PERLENGKAPAN : GENERATOR NO. Kuras ruang pompa bahan bakar. Spesifikasi Pekerjaan Bentuk Perawtn Spesifks.Pelu masan 5 menit SAE 20 No. Setiap tugas yang dicatat dalam daftar rencana perawatan dapat dikelompokkan secara khusus menurut jenis pekerjaannya.REF. sampai oli mengenai bagian porosnya yang terpasang.

Untuk meningkatkan pekerjaan perawatan yang akan dilaksanakan (dalam jangka pendek). Membantu usaha dalam perencanaan suku cadang. Untuk menerapkan pekerjaan yang direncanakan: • • Meratakan beban kerja perawatan yang terjadi dalam setahun. dan Servis B Mingguan. tenaga kerja yang dibutuhkan dan pengontrolan anggarannya. Program Perawatan Program perawatan adalah suatu daftar lokasi setiap pekerjaan perawatan berikut dengan penentuan waktu pelaksanaannya masingmasing. pekerjaan perawatan dengan kebutuhan Asyari Daryus -.Jakarta 33 . • • Merumuskan rencana kerja mingguan (dalam waktu dekat) Memberikan peluang waktu untuk kegiatan produksi.contoh diatas. c. Menjamin agar tidak terjadi kelalaian pekerjaan perawatan pada suatu peralatan. • Menjamin bahwa frekuensi perawatan yang dilakukan berdasarkan kebutuhannya masing-masing. Mengajukan semua kebutuhan untuk pekerjaan perawatan.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . Tujuan pembuatan program perawatan adalah: a. Program perawatan merupakan susunan daftar kegiatan perawatan untuk setiap peralatan yang tercatat. dikelompokkan atas: Servis A Harian. b. • Mengkoordinasikan produksi. mengadakan program yang dijalankan untuk waktu sekarang dan berikutnya (dalam jangka pendek maupun jangka panjang. • Mengkoordinasikan pekerjaan perawatan untuk peralatan yang saling berhubungan.

Menurut waktu operasi: • • • Jam operasi Jumlah putaran operasi Jarak tempuh Asyari Daryus -. dst. suku cadang.Jakarta 34 . tidak terlalu kurang dan tidak terlalu lebih. Sehingga dengan demikian kegiatan perawatan tidak menganggu pelaksanaan kegiatan produksi. Program perawatan harus dibuat dengan jangka waktu yang fleksibel. Dalam mempersiapkan program perawatan ini perlu dikonsultasikan bersama departemen produksi untuk dipertimbangkan dengan jadwal produksi.• Menyediakan waktu untuk pengawasan pekerjaan. maka rencana program untuk pekerjaan perawatan-perawatan yang besar (overhaul) dapat diperpanjang periode waktunya. Menurut skala waktu kalender. Bila pengoperasian pabrik dapat berlangsung selama dua tahun atau tiga tahun. b. sedangkan terlalu banyaknya perawatan (over maintained) dapat menimbulkan pekerjaan-pekerjaan yang tidak diperlukan sehingga terjadi pemborosan. sub kontraktor. biasanya ditentukan berdasarkan periode tahunan.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . Perawatan terlalu kurang (under maintained) dapat mengakibatkan timbulnya kerusakan yang lebih awal. Perencanaan Waktu Perawatan Pelayanan perawatan pada masing-masing peralatan perlu diseimbangkan. Frekuensi pekerjaan perawatan dapat ditentukan berdasarkan: a. dan lain-lain. misalnya: • • • • Mingguan Bulanan Kwartalan Tahuan.

Namun jika keadaan menghendaki. Gambar 3 menunjukkan sutu contoh format laporan pekerjaan. dan jika tidak dilakukan perawatan dikhawatirkan mesin akan rusak sebelum tiba pada waktu perawatan selanjutnya. sehingga bila ada suatu kesalahan harus segera dapat dilakukan tindakan perbaikannya. karena pekerjaan perawatan dapat direncanakan untuk jangka panjang dan beban kerja perawatan dapat diatur.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . Dengan adanya laporan ini. misalnya jika ditemukan adanya kondisi-kondisi yang tidak normal pada mesin.Jakarta . Waktu perawatan bisa juga gabungan dari waktu kalender dengan waktu operasi. Sedangkan jadwal perawatan yang ditentukan berdasarkan waktu operasi. akan membantu dalam mengontrol dan mengatur suatu rencana pekerjaan. jika diperhitungkan akan sebanding antara frekuensi perawatan yang dilakukan dengan pemakaian mesin dalam satu periodenya. Laporan Pekerjaan Laporan pekerjaan adalah suatu catatan yang menyatakan tentang pelaksanaan pekerjaan dan kondisi yang terjadi pada peralatan. Pada tentang: • • • • Pelaksanaan pekerjaan Tindakan perbaikan yang dilakukan Penyebab yang ditemui. pekerjaan perawatan bisa saja dilakukan diluar waktu yang sudah dibuat. Dalam merencanakan program perawatan harus diketahui secara tepat tentang apa yang terjadi.Pelaksanaan perawatan yang ditentukan berdasarkan skala waktu kalender mempunyai keuntungan. dimana pekerjaan perawatan dilakukan berdasarkan mana yang lebih dahulu tiba waktunya. sehingga harus dilakukan perbaikan/perawatan. koreksi dan hal-hal yang perlu diperhatikan Observasi sebab akibat 35 keterangan laporan harus mencakup informasi pokok Asyari Daryus -.

LAPORAN PEKERJAAN Tanggal Jam ke: No.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . Contoh suatu laporan pekerjaan.• • • • • Pekerjaan yang dilakukan menurut spesifikasinya Penggantian komponen-komponen utama Pengukuran clearance. fakta-fakta ini merupakan keputusan yang diambil untuk tindakan selanjutnya. keausan dan lain-lain Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan perawatan Observasi umum mengenai kondisi peralatan.Jakarta 36 .Identifikasi Gambar 3. Catatan Historis Catatan historis adalah suatu dokumen yang menginformasikan tentang semua pekerjaan yang telah dilakukan pada peralatan. Keberhasilan suatu sistem hanya dapat dievaluasi dari hasil yang telah dicapai. Asyari Daryus -. Laporan Jenis Pekerjaan Keterangan Laporan Nama Pelaksana Bagian : Kondisi/kerusakan : Akibat : Tindakan perbaikan : Material/suku cadang yang digunakan : Pengukuran/observasi : Keterangan : Waktu yang dibutuhkan : Fasilitas Lokasi No.

Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . nomor identitas. Contoh format kartu catatan historis dapat dilihat pada gambar 4. Pencatatan mengenai kejadian-kejadian dalam perawatan harus dibuat menurut kondisi fasilitas atau bagian yang dirawat.Informasi mengenai data perawatan dimasukkan dan disimpan pada kartu catatan historis. Dalam hal ini perlu ditentukan: • • Informasi apa yang harus dicatat Bagaimana informasi harus dicatat dan disimpan Informasi pokok yang perlu dicatat adalah: nama fasilitas. Asyari Daryus -. lokasi dan keterangan lainnya yang diperlukan.Jakarta 37 .

. Keterangan ringkas: Bagian-Kerusakan-Penyebab-Tindakan perbaikanMaterial/suku cadang yang digunakan Lembar No......Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada ......: Dari Tgl ....... Identifikasi Asyari Daryus -. s/d .....: Biaya/Waktu Perawatan direncanakan Perawatan tak direncanakan Fasilitas | Jan | Feb | Mar | Apr | Mei | Jun | Jul | Agus | Sep | Okt | Nov | Des Lokasi No....KARTU CATATAN HISTORIS Tanggal Laporan Pekerjaan No..Jakarta 38 ...

korosi dan lain-lain. pelayanan dan penyetelan yang Asyari Daryus -. dilakukan. hasil pengujian dan inspeksi.Manajemen Pemeliharaan Mesin Universitas Darma Persada . komponenkomponen yang diperbaiki atau diganti. Kerusakan dan kegagalan. perbaikan. kebocoran. clearance. Pengukuran-pengukuran yang dilakukan. Kondisi keausan. Waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk perawatan atau perbaikan yang dilakukan.Informasi yang dicatat pada kartu catatan hstoris adalah: • • • • • • Inspeksi. tindakan perbaikan yang dilakukan. Pekerjaan yang dilakukan pada fasilitas. akibatnya. penyebabnya.Jakarta 39 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->