KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul ³ Perkembangan Anak´. Dalam meyelesaikan makalah ini kami telah berusaha untuk mencapai hasil yang maksimum, tetapi dengan keterbatasan wawasan pengetahuan, pengalaman dan kemampuan yang saya miliki, saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Terselesaikannya makalah ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan terima kasih kepada : Ibu Diah Setia Ningsing Sp.d, selaku Dosen Pengajar. . Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan dan sempurnanya makalah ini sehingga dapat bermanfaat bagi para pembaca.

ii

. 8 Daftar Pustaka««««««««««««««««««««««. iii BAB I PENDAHULUAN 1.DAFTAR ISI Halaman Depan««««««««««««« ««««««««« I Kata Pengantar««««««««««««««««««««««.... 2 2..1 Latar Belakang««««««««««««««««.2 Perumusan Masalah««««««««««««««......2 Kesimpulan«««««««««««««««««.1 BAB II PEMBAHASAN 2. ««««.1 Perkembangan Kreativitas«««««««««««.. ««««.. 9 iii .. «««« 5 BAB III PENUTUP 3.3 Tujuan«««««««««««««««««««.. 8 3. 1 1.2 Perkembangan Pengertian atau Pemahaman««««...3 Perkembangan Moral«««««««««««««««««« 4 2. 1 1.. Ii Daftar Isi«««««««««««««««« ««««««««. ««««... ««««.. 3 2..1 Saran«««««««««««««««««««« ««««.. ««««..4 Kedisiplinan««««««««««««««« ««...

Untuk mengidentifikasi pengertian atau pemahaman anak. intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. 1. Untuk mengetahui perkembangan kreativitas. 1 . 4.´ 1. Untuk mengidentifikasi perkembangan anak.BAB I PENDAHULUAN 1. Proses yang unik dan hasil akhir yang berbeda-beda yang memberikan ciri tersendiri pada setiap anak.2 Perumusan Masalah Latar belakang diatas maka rumusan masalah adalah sebagai berikut: ³Aspek-aspek dalam perkembangan anak?. jaringan tubuh. Untuk mengetahui kedisiplinan anak. sebagai hasil dari pematangan. Potensi tersebut merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan. yaitu faktor genetik. 5. Untuk mengetahui perkembangan moral anak. organ-organ dan sistem yang berkembang sedemikian rupa per.´ Tujuan Khusus : 1. Biasanya perkembangan anak diikuti pertumbuhan sehingga lebih optimal dan tergantung pada potensi biologik seseorang. Di sini menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh.3Tujuan Tujuan Umum : ³Untuk mengetahui perkembangan anak.kembangan emosi. lingkungan bio ± fisiko ± psiko ± social dan perilaku. 2.1 Latar Belakang Perkembangan anak adalah bertambahnya kemampuan(skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan. 3.

Disiplin sekolah yang kaku. 3. Menekankan prestasi akademik yang berlebihan. Tekanan yang kuat pada proses menghafal. 2 . komperehensif. Hambatan eksplorasi. Keterbatasan untuk berkhayal 5. 2. Orang tua yang konservaif 7. Kreativitas sifatnya bawaan namun berkembangnya butuh adanya kesempatan dari lingkungan atau butuh pengetahuan yang banyak tentang segala hal dari lingkungan. Kreativitas adalah ke. 4. 6. Disamping itu pemikiran berbeda namun masih dapat diterangkan dengan penalaran atau logika juga disebut Kreativitas. dan imajinatif menuju suatu hasil yang orisinil sehingga inovatif dari pada sekedar reproduktif. 11. 9. Orang tua otoriter. Karya disini tidak hanya bentuk suatu benda tapi dapat juga berupa berpaduan warna. Orang tua yang terlalu melindungi 8. 10. detail.BAB II PEMBAHASAN 2. Kreativitas adalah lawan dari tingkah laku ³conformitas´. Peralatan bermain yang sangat tersruktur.giatan otak yang teratur. Keharusan selalu sama (conform). 2. Keterbatasan waktu untuk berbuat sesuka hati.1.2 Hambatan Kreativitas 1.2.1 Pengertian Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat sesuatu yang baru dan berbeda entah sifatnya masih imajiner (gagasan) atau sudah diekspresikan dalam bentuk suatu karya.1 Perkembangan Kreativitas 2. Ide-ide yang cemerlang atau kecerdasan yang tinggi disebut juga sebagai kreativitas.

Demikian juga tentang melahirkan dianggapnya lewat perut dengan cara operasi. Konsep tentang hidup atau mati. lusa. 3. kapan. kemarin dulu. Sampai usia 6 tahun anak memahami segala sesuatu yang ber.2. arti atau keterangan tentang sesuatu. Konsep tentang waktu Anak masih belum dapat memahami tentang 3 jam lagi. 5. 3 . Dapat juga diartikan sebagi kemampuan untuk memahami tentang sesuatu sehingga muncul konsep-konsep.1 Pengertian Pengertian (pemahaman) adalah kemampuan untuk menangkap sifat.2. 4. Konsep tentang letak dan fungsi tubuh Sampai usia 5 tahun anak masih salah tentang letak jantung atau hati. Konsep tentang bilangan Bilangan 1 sampai sepuluh dapat dipahami urutan besarannya namun untuk puluhan belum. Mati adalah pergi jauh. Macam konsep yang dimiliki anak-anak antara lain : 1.gerak memiliki kesadaran atau hidup dan boneka hewan atau manusia adalah hidup. Konsep tentang jarak 6. Konsep tentang hubungan sebab-akibat Pemahaman tentang sebab yang sifatnya fisik lebih dapat dipahami daripada sebab yang sifatnya psikis.2 Perkembangan Pengertian / Pemahaman 2. 2.

perhatian dari orang lain.3. Konsep tentang keindahan Menganggap indah warna yang menyolok. Konsep diri Menggambarkan dirinya cantik dan disenangi orang dari penilaian orang lain terhadap dirinya.2 Tahapan Perkembangan Moral Menurut Piaget tahapan perkembangan moral anak meliputi : 1. dan pengendali perilakunya. Pemahaman moral berkaitan dengan situasi tertentu (operasional formal) 4 . Konsep tentang peran sexe (jenis kelamin) Wanita harus sopan dan empati (menghibur dan laki-laki harus kuat atau suka menolong. sedangkan yang gagal dilihat dari perilaku amoral dan perilaku tidak bermoral. 9. kebiasaan atau adat-istiadat.3. 2. 2. 10.1 Pengertian Perkembangan moral yang berhasil dapat dilihat dari perilaku moral.3 Perkembangan Moral 2. 2. Ketaatan otomatis.7. Sedangkan perilaku tidak bermoral adalah tingkah laku yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat sebagai akibat dari ketidaksetujuannya terhadap aturan masyarakat atau bentuk protes terhadap masyarakat (sengaja melanggar). Perilaku moral adalah perilaku yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat disebabkan karena acuh atau tidak memahami aturan masyarakat. 8. Perilaku moral adalah perilaku yang sesuai dengan harapan masyarakat atau sosial yang berkaitan dengan tata cara. Konsep tentang uang Konsep tentang uang dikaitkan dengan kasih sayang.

4 Kedisiplinan 2. 2. dll. 2.4. Disiplin akan membantu anak dalam mendapatkan penilaian yang baik dari lingkungan sehingga akan menguatkan konsep diri yang positif.4. 3. 5 .3 Cara Memperoleh Perangkat Moral 1. Disiplin membimbing anank sesuai dengan standard kelompok. menguntungkan atau merugikan. Pendidikan langsung 3.2 Manfaat Disiplin 1. sehingga membantu anak untuk menghindari rasa bersalah atau sara malu. Membantu anak dalam mencapai tujuan atau cita-citanya. Moralitas Konvensional Motivasinya hanya untuk kesesuaian (conformity) 3. atau proses belajar berperilaku dengan suka fela untuk mengikuti pemimpin. Moralitas Prakonvensional Kendali eksternal 2. Disiplin membantu anak dalam mengendalikan perilaku dan mengembangkan hati nurani.Menurut Kholgerg tahapan perkembangan moral anak meliputi : 1. 2. Memberi rasa aman anak dengan memberitahu apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Trial ± Error 2. Moralitas Pascakonvensional Moral penuh pertimbangan berdasar situasi. 5.3. 4. Indentifikasi (belajar dari model) 2.1 Pengertian Kedisiplinan adalah perilaku sedemikian rupa sehingga individu dapat sesuai dengna perannya yang sesuai dengan ketetapan social budaya. membahayakan.

Otoriter 2. penghargaan atau pujian untuk tingkah laku disiplin atau tingkah laku baik.2. Demokarasi beri kesempatan (biarkan) ketika berkarya atau mengerjakan sesuatu. 6 .4.3 Cara Membentuk Kedisiplinan 1.

beri dorongan. dan aspek apa yang akan kita bentuk. Bila anak sedang menggambar atau berkarya sedangkan pendidik menginginkan munculnya kreativitas makab ia rkan. keharusan. tidak percaya diri. menyayang atau memanjakan saja. 7 . dan kelelahan maka berilah rasa aman.Agar disiplin. manjadi korban kenakalan teman. memberi rasa aman..Agar kreativitas berkembang . bantu mengerjakan bersama (pada awal-awal saja) tugas yang sulit. tuntutlah dia agar berperilaku sesuatu aturan. Jadi setiap hari orang tua atau pendidik harus menerapkan empat perlakuan secara proporsional yaitu 25% : Menuntut. . Bila anak nakal dan melanggar hak-hak temanya maka pendidik harus tegasmenun tut dia untuk disiplin tidak mengulangi per.Agar kepribadian dan moral baik. membiarkan saja.rimaan. Bila anak menangis karena cemas ditinggal orangtuanya. Tidak boleh memberi perlakuan sehari-hari hanya dengan menuntut saja.KESIMPULAN . dan mendorong tergantung waktu. .puannya. jenis aktivitas anak. Harus merupakan perlakuan silih berganti antara menuntut.bangan moral anakanak. beri hukuman psikologis atau sosial bersikap otoriater ketika dia melanggar sambil diberi pengertian. maka beridoro ngan. atau memuji terus. tunjukkan kemam. dan 25% : Membiarkan. membiarkan. lamban. Bila anak mulai tidak semangat. dan didengar perkataannya pertanyaanya. beri kesempatan (biarkan) ketika berkarya atau mengerjakan sesuatu.Agar mempunyai motivasi. . beri pujian bila hampir berhasil.buatannya. beri rasa aman. Beri contoh tentang tingkah laku moral yang baik karena melihat tingkah laku orang yang menjadi figure adalah paling efektif bagi perkem. 25% : Mendorong . penuh pene. 25% : Memberi rasa aman.

BAB III PENUTUP 3.´ 8 .2 Bagi Penyusun Peyusun diharapkan lebih mampu untuk mencari literatur dari sumber lain agar makalah lebih komplit. sehingga anak bisa menjadi lebih pintar. 3.2 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : ³Perkembangan berkaitan dengan fungsi organ atau individu sehingga dapat digunakan dengan baik.1 Saran 3.1. 3. Hal yang juga perlu diperhatikan adalah pemberian asupan makanan bagi anak dan perhatian penuh terhadap perkembangan otak.1 Bagi Orang Tua Pentingnya peran orang tua dalam perkembangan anak terutama dalam perkembangan otak.1.

Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: 8 Februari 1993. Denok. Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM. 1991. dalam Markum AH. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak dan Remaja. 3. Bag. 2.. Perkembangan Psikomotorik pada Bayi dan Anak. Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. Markum AH. UNAIR. Hand Out. dkk. Seminar dan Pelatihan Sehari : Pencatatan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita. 1987 4. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak Jilid I. Denpasar. Psikologi Perkembangan Anak. Buku Continuing Education Ilmu Kesehatan Anak FK. Taslim S. Soetjiningsih. Moersintowarti BN. cetakan I : Balai Penerbit FKUI.1985 P-24. 9 . 12. 2008.T. FK UNUD.DAFTAR PUSTAKA 1. 5. No. pada Pendidikan Ilmu Kesehatan Anak.

Oleh: Elgrasia Ginting SEKOLAH TINGGI THEOLOGIA BASOM BATAM. November 2011 .TUGAS MAKALAH BAHASA INDONESIA : PERKEMBANGAN ANAK Dosen: DIAH SETIA NINGSIH Spd.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.