Mengucapkan Kalimat dengan Jelas,Lancar, Bernalar, dan Wajar

1. Membedakan penggunaan pola tekanan kata dan kalimat Dalam berkomunikasi, jalinan kata dan kalimat perlu dikemas dalam harmonisasi yang utuh. Artinya, dalam menyampaikan informasi kita harus menggunakan pola tekanan kata dan kalimat.Hal ini dilakukan agar orang lain memahami isi informasi yang kita ungkapkan. 1. Untuk mengukur pemahaman Anda terhadap isi wacana tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tidak melihat isi wacana tersebut. Kerjakanlah di buku tulis Anda. Jikamampu menjawab sebanyak 8 pertanyaan, kemampuan membaca cepat Anda sudah memadai. a. Kota Kuningan di … terkenal dengan tukang bubur kacang hijau. b. Angkutan tradisional di daerah Kuningan di antaranya …. c. Salah satu daerah yang mengandung nilai sejarah adalah kota …. d. Pada tanggal … di kota tersebut dilaksanakan perjanjian antara Indonesia dengan Belanda. e. Belanda diwakili oleh dr. Van der Boer, sedangkan Indonesia diwakili oleh … dan … . Setelah pengakuan kedaulatan gedung itu tidak lagi berfungsi sebagai hotel.Sementara Linggarjati sendiri adalah nama sebuah … di Kecamatan …, di kakiCiremai sebelah Tenggara ….g. Kawasan Ciremai selama ini dijadikan sebagai kawasan ….h. Ketinggian ini cukup menjadikan iklim di kawasan Ciremai sangat sejuk dengancurah hujan rata-rata per tahun … mm.i. Di Kuningan juga masih ada … yang legendaris dan layak dinikmati pesonanya. j. Di sini memang ada tujuh sumur yang diberi nama Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan,Sumur Pangabulan, Sumur Cirancana, Sumur Cisadane, Sumur …, dan Sumur ….2. Hitunglah kecepatan membaca cepat Anda dengan menggunakan rumus kpm.3. Tentukanlah pokok-pokok isi wacana tersebut dengan menggunakan teknik membaca skimming .4. Buatlah ringkasan berdasarkan pokok-pokok wacana yang telah Anda tulis itu.5. Setelah selesai, berdiskusilah bersama teman-teman sekelas Anda. Kehidupan 11 Mengucapkan kalimat merupakan wujud kegiatan ber-bicara. Pembicara yang satu dengan pembicara yang lain, dalamhal-hal tertentu kadang-kadang berbeda, meskipun vokal,konsonan, kata atau kalimat yang diucapkannya sama.Ketidaktepatan pengucapan bunyi bahasa dapat meng-alihkan mengganggu perhatian pendengar, bahkan mungkindapat menimbulkan salah pentasiran. Misalnya, dalam peng-ucapan kata gerakkan menjadi geraan , menyatakan menjadi menyataken , menaikkan menjadi menaian

seperti contoh tersebut disebabkan aktorintern pembicara. pengucapan konsonan r menjadi l pada kata rusuh diucapkan lusuh .Kata suka diucapkan cuka .. kita sering mendengar pembicara tidak sesuaiatau salah ucap dalam menyampaikan inormasi.Kita juga sering mendengar pengucapan e (pepet) menjadi e (taling) pada kata peka ( e pepet) diucapkan peka ( e taling). Selain itu.mendengar ( e pepet) diucapkan mendengar ( e . mungkin karena bentuk atau ukuran alatucapnya tidak normal. kata rima diucapkan lima .Contoh lain. Penyebab terjadinya kesalahan pengucapankonsonan tertentu. Pengucpankonsonan s menjadi c pada kata sasak diucapkan cacak .

tujukan diucapkan atau ditulis tujuken Ketidaktepatan pengucapan onem (vokal dan konso-nan) seperti pada kata-kata tersebut tentu akan mengganggupendengar ketika menyimak.fhak diucapkan ( p ihak). pengucapan vokal.kalimat akti atau pasi. beli ( e pepet) diucapkan beli ( e -taling).Kita juga sering mendengar pengucapan kata-kata berikut. memoto diucapkan atau ditulis memoto b.a. Kalimat berita Kalimat berita adalah kalimat yang berisi berita untuk menyampaikan inormasi kepada orang lain. Kalimatberita bisa berupa kalimatberita positi atau negati. dan normati f diucapkan ( normati p ). Oleh karena itu.a. dan kata harus jelas. kalimatlangsung atau tidak . memftnah diucapkan atau ditulis memitnah c. Oleh karena itu. Tanggapan yangdiharapkan dari kalimat berita hanyalah berupa perhatiansesuai dengan maksud penutur melalui intonasi (kata yangdipentingkan). mencintai diucapkan atau ditulis menyintai d. Tahukah Anda? Bentuk kalimat beritabermacam-macam.konsonan. sekarang kitaakan belajar mengenali jenis-jenis kalimat. membawakan diucapkan atau ditulis membawaan e.taling). akti f diucapkan (akti p ). Pengucapan f (e) diucapkan p (pe) pada kata f akultas (pakultas).Tekanan kata atau kalimat akan berkenaan juga dengan jenis kalimat yang disampaikan.

Kalimat tanya mempunyai pola intonasi yangkhusus. Kalimat tanya Kalimat tanya adalah kalimat yang meminta tanggapanberupa jawaban. tekanan agak tinggi jatuhpada kata tanya . dan jeda. nada.Contoh:Itu . siapa .. (bukanmemupuk atau kegiatan lain)4) Ami sedang menyiram bunga. dan partikel lah .. mengapa . Eekti dan Aplikati Berbahasa Indonesia untuk Tingkat Semenjana (Kelas X) 12 Contoh: 1) Ami sedang menyiram bunga.bernalar. tekanan. tentu mempunyai perbedaan arti atauperbedaan tujuan. asalkan isinya merupakanpemberitaan. dan wajar. kemudian diikuti dengan suara rendah dan pada akhirkalimat suara tinggi. rumah Anda?Jika menggunakan tanda tanya. Berdasarkan kata yang ditulis miring dalamketiga kalimat tersebut.Dengan demikian. (bukan orang lain)2) Ami sedang menyiram bunga. kalimatberita dapat berbentuk apasaja. Kalimat tanya biasanya mempergunakan kata tanya apa .Anda diharapkan mampumembedakan penggunaanpola tekanan kata dankalimat dalam berbicaradengan memerhatikankonsep dan pola sertaintonasi. b. Pustaka Setia Tujuan Belajar Anda akan belajarmengucapkan kalimatdengan jelas.langsung.. (bukan waktu yanglalu atau nanti)3) Ami sedang menyiram bunga di kebun. Lagu dasarkalimat tanya adalah kata pertama dari kalimat tanya suaranyanaik. Sumber : Intisari Bahasa danSastra Indonesiauntuk SMK.tunggal atau majemuk. di mana .Anda juga diharapkanmampu membaca lirik lagu. naskah atau tekspengumuman atau pidatodan sejenisnya denganmenggunakan teks danintonasi secara jelas jelasdan tepat. lancar.irama. (bukan tumbuhan lain)Kata bercetak miring adalah kata yang dipentingkan dalamkalimat tersebut.

bernada tinggi. sedangkan kata-katalainnya datar. Ciri umum kalimatperintah adalah intonasi keras mendatar. Kalimat perintah biasanyabernada tinggi dan menggunakan tanda seru (!)Contoh: 1) Silakan kalian belajar dengan baik.yang digunakannya.3) Awas ada pencopet . Kalimat perintah Kalimat perintah adalah kalimat yang maknanya mem-berikan perintah untuk melakukan sesuatu.2) Jawablah soal-soal di bawah ini. danumumnya menggunakan partikel lah .Contoh:1) Kapan kamu akan bermain ke rumah saya?2) Harus pergikah saya pada malam ini? c.