Karya Tulis Ilmiah Pergaulan Bebas

07:55 | DAMPAK PERGAULAN BEBAS (SEX BEBAS) TERHADAP MENTALITAS DAN KESEHATAN PADA USIA 12-15 TAHUN KARYA TULIS ILMIAH DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XI SEMESTER GENAP

DISUSUN OLEH NAMA : KELAS :

PEMERINTAH KOTA METRO DINAS PENDIDIKAN SMA NEGERI ( T4 loe Skull) TAHUN PELAJARAN 2010-2011

HALAMAN PENGESAHAN.

JUDUL: DAMPAK PERGAULAN BEBAS (SEX BEBAS) TERHADAP MENTALITAS DAN KESEHATAN PADA USIA 12-15 TAHUN Karya tulis ilmiah ini disahkan pada: Hari : Selasa, 7 juni 2011 Waktu : 11.30 Tempat :

Disetujui Metro, 7 juni 2011 Wali kelas Guru Pembimbing

28 mei 2011 Penulis . dorongan dan dukungan moril. Karya tulis ilmiah ini disusun dengan harapan dapat menambah pengetahuan dan wawasan kita semua. oleh karena itu penulis mengharapkan kritikan dan saran dari berbagai pihak yang sifatnya membangun demi kesempurnaan karya tulis ilmiah ini. sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini dengan judul ³ Dampak Pergaulan Bebas (Sex Bebas) Terhadap Mentalitas dan Kesehatan pada Usia 12-15 tahun´. Dengan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya maka melalui kesempatan ini penulis menyampaikan rasa hormat kepada: 1. sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ii. Kedua orang tuaku yang tercinta yang selalu mendoakan . semoga karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca atau yang membutuhkannya. selaku guru pembimbing yang telah memberi dorongan dan pengarahan kepada penulis. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan karya tulis ini masih jauh dari sempurna karena keterbatasan pengetahuan penulis . Akhirnya penulis berharap .Mengetahui Kepala Sekolah KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT . Bapak kepala sekolah selaku kepala SMA Negeri(t4 lo skull) . (Ibu guru bahasamu). Metro. yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita. Segenap Bapak dan Ibu guru yang telah membantu dalam penyelesaian karya tulis ilmiah ini. yang telah memberikan arahan. 4. 3. 2. memotivasi serta menantikan keberhasilanku.

... Latar Belakang ««««««««««.. yang mana ³bebas´ yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma ketimuran yang ada. Masalah keluarga. Metodelogi Penelitian ««««««««««.3. Hasil Penelitian ««««««««««.2.1.. 6 BAB II LANDASAN TEORI ««««««««««.. 14 BAB V PENUTUP ««««««««««. 11 3..3. Subjek Penelitian ««««««««««.. 11 3.. 10 BAB III METODELOGI PENELITIAN ««««««««««. 4 BAB I PENDAHULUAN ««««««««««.. 2 KATA PENGANTAR ««««««««««.... 5.. 5 1..Kesimpulan ««««««««««... 3 DAFTAR ISI ««««««««««.. Hipotesis ««««««««««. 1 HALAMAN PENGESAHAN ««««««««««..1. 13 4.... Tempat Dan Waktu Penelitian ««««««««««. 2. 3..... Remaja pada umur 12. Istilah ««««««««««. Tujuan Penelitian ««««««««««..4.DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ««««««««««... Masalah pergaulan bebas ini sering kita dengar baik di lingkungan maupun dari media massa..4...15 tahun adalah individu labil yang emosinya rentan tidak terkontrol oleh pengendalian diri yang benar.1. 16 5.1..Saran ««««««««««..2. 6 1.2. Prosedur Penelitian ««««««««««. dan ajakan teman-teman yang bergaul bebas membuat makin berkurangnya potensi generasi muda Indonesia dalam kemajuan bangsa. Pembahsan ««««««««««. .. 17 BAB I PENDAHULUAN 1. Manfaat Penelitian ««««««««««. 1. 9 2...2. 11 BAB IV DATA DAN PEMBAHASAN ««««««««««. 16 DAFTAR PUSTAKA ««««««««««. 11 3...... Batasan Masalah ««««««««««. pengetahuan yang minim.3.2. 7 2..... 4. kekecewaan. 6 1. Dampak Pergaulan Bebas ««««««««««..1 Latar Belakang Kita tentu tahu bahwa pergaulan bebas itu adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang..1...

untuk memberikan batasan atau ruang lingkup. Menambah pengetahuan kepada para remaja dan para orang tua terhadap dampak kesehatan pergaulan bebas (sex bebas). Membuat para remaja tidak berfikir secara logika tentang apa yang tidak seharusnya mereka lakukan.3 Rumusan Masalah Rumusan masalah yang dapat di gunakan untuk menjadi pusat perhatian dan kejadian adalah: 1. Apa dampak pergaulan bebas (sex bebas) terhadap mentalitas remaja usia 12-15 tahun ? 1.1 Dampak Pergaulan Bebas . Menambah pengetahuan kepada para remaja dan orang tua tentang dampak pergaulan bebas terhadap mentalitas remaja. 2. Mengetahui dampak pergaulan bebas (sex bebas) terhadap mentalitas dan kesehatan remaja usia 12-15 tahun. 1.5 Manfaat Penelitian Berdasarkan uraian-uraian serta fakta-fakta dari penelitian pergaulan bebas (sex bebas) dalam pergaulan bebas adalah 1. Namun. Apa dampak pergaulan bebas (sex bebas) terhadap kesehatan remaja usia 12-15 thn ? 2. Dari hal tersebut. BAB II LANDASAN TEORI 2. 1. anggapan remaja sekarang yang sudah mengatakan bahwa pergaulan bebas (sex bebas) itu sudah biasa dan merupakan tren menurut mereka. 2. 1. dikhawatirkan para remaja menjadi berbuat yang menyalahi norma-norma agama dan sosial. banyak hal yang negatif dapat terjadi jika remaja melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan sebelum remaja tersebut menikah.2 Batasan Masalah Sesuai dengan uraian di atas. Pergaulan bebas jaman sekarang semakin meresahkan dengan didukungnya teknologi yang canggih dan informasi yang dapat member berbagai hal seperti yang seharusnya di gunakan untuk fasilitas pendidikan. Maka penulis menegaskan bahwa materi karya tulis ilmiah ini hanya pada dampak pergaulan bebas (sex bebas) terhadap mentalitas dan kesehatan pada usia 12-15 tahun.Pemahaman remaja yang belum begitu mengerti terhadap penyimpangan dalam pergaulan bebas yang berbahaya terutama sex bebas. Keingintahuan yang seharusnya dapat digunakan untuk kebaikan menjadi berbanding terbalik. Mengetahui dampak pergaulan bebas (sex bebas) terhadap kesehatan remaja usia 12-15 tahun. sehingga menimbulkan dampak negatif. Selain itu.4 Tujuan Penelitian Berdasarkan masalah yang telah di rumuskan tujuan yang dicapai adalah 1. di salah gunakan oleh para remaja usia 12-15 tahun untuk melihat hal-hal yang seharusnya tidak mereka lihat seperti video atau gambar yang tidak senonoh.

pergaulan bebas ( sex bebas) mempunyai dampak terhadap kesehatan remaja tersebut. Orang tidak perlu menikah untuk melakukan hubungan seks. terbukti dengan pemberitaan di media massa atau TV setiap tayangan pasti ada terungkap kasus aborsi. Belum lama ini ada berita seputar tentang keinginan sekelompok masyarakat agar aborsi dilegalkan. terutama mereka yang sedang kebingungan karena tidak menginginkan kehamilan yang sudah terjadi. Sedangkan pelepasan tanggung jawab kehamilan bisa diatasi dengan aborsi. dan tidak bisa menikmati hubungan seksual (59%). Jika hal ini di legalkan sebgaimana yang terjadi di negara-negara Barat akan berakibat rusaknya tatanan agama. salah satu penyebabnya akibat pergaulan bebas. penderitaan mentalitas seperti kehilangan harga diri (82%). dengan dalih menjunjung tinggi nilai hak azasi manusia. kurangnya daya tahan tubuh akibat aktivitas yang berlebihan. khususnya pada kelompok umur remaja. Di kota Denpasar dari 633 pelajar Sekolah Menengah Tingkat Atas (SLTA) yang baru duduk di kelas II.karena menonjolnya perilaku hewani pada seseorang menyebarkan sifat egoisme dan sifat masa bodoh tanpa batas. kandungan lemah.4% mempunyai pengalaman hubungan seksual. Data statistik nasional mengenai penderita HIV/AIDS di Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 75% terjangkit hilangnya kekebalan daya tubuh pada usia remaja.kenapa bisa begitu. Tentunya dalam melakukan aborsi memiliki risiko penderitaan yang berkepanjangan terhadap kesehatan maupun keselamatan hidup seorang wanita. Kedua. Pertama. penyebabnya. Dampak pergaulan bebas (sex bebas) dalam mentalitas remaja adalah. tapi sudah termasuk salah satu pemaksaan gaya hidup kapitalis sekuler yang dipropagandakan PBB melalui ICDP (International Conference on Development and Population) tahun 1994 di Kairo Mesir. Abortus provocatus yaitu aborsi yang disengaja. 155 orang atau 23. berteriak-teriak histeris (51%). Berarti telah hilang nilai-nilai moral serta norma yang telah lama mendarah daging dalam masyarakat. Seperti tingginya kasus penyakit Human Immunodeficiany Virus/Acquired Immnune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). Ini adalah informasi yang sangat menyesatkan bagi setiap wanita. Tidak benar jika dikatakan bahwa seseorang yang melakukan aborsi ia tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang . Ini terjadi karena tiap tahunnya peningkatan kasus aborsi di Indonesia kian meningkat. mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%). sex bebas dapat meruntuhkan moral dan akhlaq. (sebelum dapat lahir secara alamiah). Selain mempengaruhi mentalitas. Disengaja maksudnya adalah bahwa seorang wanita hamil sengaja menggugurkan kandungan/ janinnya baik dengan sendiri atau dengan bantuan orang lain karena tidak menginginkan kehadiran janin tersebut. Abortus spontaneus yaitu abortus yang terjadi secara tidak sengaja. Legalisasi aborsi bukan sekedar masalahmasalah kesehatan reproduksi lokal Indonesia. pola makan yang salah dan keracunan. . terjerat obat-obat terlarang (41%). budaya dan adat bangsa. Mereka terdiri atas putra 27% dan putri 18%. Jika hal ini dilegal kan akan mendorong terhadap pergaulan bebas yang lebih jauh dalam masyarakat. Abortus terbagi dua.Pergaulan bebas (sex bebas) mempunyai dampak terhadap mentalitas remaja dan kesehatan.Hasil penelitian di 12 kota di Indonesia termasuk Denpasar menunjukkan 10-31% remaja yang belum menikah sudah pernah melakukan hubungan seksual. ingin bunuh diri (28%). Aborsi atau abortus berarti penguguran kandungan atau membuang janin dengan sengaja sebelum waktunya. Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami . Resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi berisiko kesehatan dan keselamatan secara fisik dan gangguan psikologis.

.Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease).Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya. . .Kematian mendadak karena pendarahan hebat.2 Hipotesis Menurut pendapat penulis bahwa pergaulan bebas (sex bebas) menimbulkan banyak bahaya negative daripada bahaya positif terhadap mentalitas dan kesehatan remaja pada usia 12-15 tahun. 2. .Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis) .Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya.Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease). . . Phd.Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi ( Ectopic Pregnancy).Human Immunodeficiany Virus/Acquired Immnune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) .Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi ( Ectopic Pregnancy). .3 Istilah .Kanker hati (Liver Cancer).Kanker leher rahim (Cervical Cancer).Rahim yang sobek (Uterine Perforation). .Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan.Kanker hati (Liver Cancer). Risiko kesehatan dan keselamatan fisik yang akan dihadapi seorang wanita pada saat melakukan aborsi ( karena melakukan sex bebas) dan setelah melakukan aborsi adalah : . . .Kanker indung telur (Ovarian Cancer). . . .Abortus spontaneus yaitu abortus yang terjadi secara tidak sengaja . .Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita).Kanker leher rahim (Cervical Cancer). .Rahim yang sobek (Uterine Perforation). . .Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis) 2.Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) . .Dan dalam buku ³Facts of Life´ yang ditulis oleh Brian Clowes.Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal.Kanker indung telur (Ovarian Cancer).

c) Menyalin pokok-pokok informasi dan mengambil hal-hal yang penting saja dari hasil wawancara. Tahap Perencanaan Mencari dan menemukan sumber untuk melakukan wanwancara.2 Metodologi Penelitian Metode yang digunakan adalah sebagai berikut: 1.Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di Banjarejo. Metode wawancara 2.BAB III METODE PENELITIAN 3. Lampung Timur pada hari kamis 2 juni 2011 3.4 Prosedur penelitian Dalam melakukan penelitian ini ada beberapa tahap yaitu : 1. Metode kajian pustaka 3. BAB IV . Tahap Pelaksanaan Dalam tahap ini: a) Menanyakan kepada subjek penelitian sesuai daftar pertanyaan yang telah dibuat sebelum wawancara b) Mencatat rangkuman tentang pokok-pokok informasi setiap jawaban dari subjek pelitian. Tahap Persiapan Dalam tahap ini dilakukan : a) Menyiapkan daftar pertanyaan yang akan di gunakan untuk wawancara b) Membuat table untuk di isi hasil penelitian 3.1.3 Subjek penelitian Orang yang akan menjadi subjek penelitian adalah seorang dokter yang bernama dokter sulis 3. 2.

.Dan sebagai berikut dampaknya. .Herpes Genitalis .berteriak-teriak histeris .Trichomoniasis . .jengger Ayam atau Kutil di kelamin (Genital wart) .Rahim yang sobek (Uterine Perforation).HIV/AIDS . . . .inveksi rahim .Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal.Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita).perasaan dihantui dosa . . .Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan.dan tidak bisa menikmati hubungan seksual . .1 Hasil Penelitian Setelah melakukan wawancara kepada dokter sulis.lemahnya ikatan kedua belah pihak yang menyebabkan kegagalan setelah menika . . penulis memperoleh hasil sebagai berikut : NARASUMBER:Dr. .penghinaan terhadap masyarakat. .Kanker indung telur (Ovarian Cancer).HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.Kanker hati (Liver Cancer).sulis Menurut Dr. . dampak terhadap mentalitas dan kesehatan remaja pada usia 12-15 tahun seperti .Herpes Genital 4. .Terjerat obat-obat terlarang .Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi ( Ectopic Pregnancy).Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya.mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi .Sifilis/Raja Singa .perasaan takut hamil.Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya. -Kematian mendadak karena pendarahan hebat.2 Pembahasan Pada penelitian.ingin bunuh diri . -penderitaan kehilangan harga diri .sulis banyak sekali dampaknya terutama mentalitas dan kesehatan.Klamidia .Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease) .Gonore/GO . .Kanker leher rahim (Cervical Cancer).

semua keturunan ( orang yang terinfeksi ) akan mengidap virus yang sama begitu juga dengan orang yang menerima darah dari orang yang telah terinfeksi HIV/AIDS juga akan terinfeksi HIV/AIDS. Dan para orang tua disarankan untuk lebih memperhatikan anaknya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita). lamidia. Kanker leher rahim (Cervical Cancer).Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi ( Ectopic Pregnancy). kehilangan harga diri yang ratingnya paling tinggi menunjukkan mentalitas yang turun akibat pergaulan bebas( sex bebas ) begitu juga dengan penurunan mentalitas lain seperti berteriak-teriak histeris .Rahim yang sobek (Uterine Perforation).Terjerat obat-obat terlarang . ingin bunuh diri .Terjerat obat-obat terlarang . Inveksi rahim. Kanker indung telur (Ovarian Cancer). ingin bunuh diri . .Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan. BAB V PENUTUP 5. 5. Selain dari penyakit HIV/AIDS terdapat penyakit lain seperti penyakit kelamin yang termasuk penyakit yang tidak bisa dianggap remeh. Dan dampak pergaulan bebas (sex bebas) pada kesehatan adalah HIV/AIDS ( yang paling dominan dan paling berbahaya). dan tidak bisa menikmati hubungan seksual . Selain itu telah banyak korban yang di sebabkan oleh pergaulan bebas (sex bebas ) seperti terinfeksinya orang oleh penyakit HIV/AIDS yang merupakan penyakit yang sangat mengerikan dan sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan orang yang sudah terinfeksi penyakit ini. Dan walaupu terkena penyakit lain yang mungkin ada obatnya lebih baik para remaja untuk mencegah sebelum terlambat. dan tidak bisa menikmati hubungan seksual.2 Saran Sebaiknya para remaja menjauh dari pergaulan bebas(sex bebas) dan harus lebih mengerti bahwa pergaulan bebas ( sex bebas ) bukanlah budaya timur dan tidak ada dampak positif untuk kaum remaja. berteriak-teriak histeris . Trichomoniasis jengger Ayam atau Kutil di kelamin (Genital wart).dampak mentalitas penderitaan kehilangan harga diri.mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi . HIV/AIDS .1 Kesimpulan Pergaulan Bebas ( sex bebas ) mempunyai banyak dampak yang negative daripada positifnya bagi para remaja. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease). Semua itu dampak dari pergaulan bebas ( sex bebas ) yang dilakukan oleh para remaja sebelum pada waktu yang seharusnya dimana remaja tersebut dapat melakukannya dengan cara yang benar. Dan kesehatan seperti Kematian mendadak karena pendarahan hebat.tentu sudah pasti dalam penyakit ini menjadi dampak yang sangat mematikan karena jika sudah terinfeksi oleh virus ini. Kanker hati (Liver Cancer).mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi . Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya. karena penyakit ini menyerang alat kelamin.herpes genital Dari hasil penelitian terhadap dampak mentalitas dan kesehatan remaja pada usia 12-15 tahun ditemukan banyak hal negative yang berpengaruh seperti pada mentalitas.

google. DAFTAR PUSTAKA (note.com www.wikipedia.com .tambah referensi buku biar meyakinkan guru bhsanya gan) www.com www.yahoo..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful