P. 1
LAPORAN PENGECORAN LOGAM

LAPORAN PENGECORAN LOGAM

5.0

|Views: 2,180|Likes:
Published by Rifky ILyandi

More info:

Published by: Rifky ILyandi on Jan 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2013

pdf

text

original

LAPORAN KUNJUNGAN PERALATAN PABRIK PENGECORAN LOGAM

OLEH : RIFKI ILYANDI 0807132800

PROGRAM STUDI SARJANA TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS RIAU 2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan karuniaNya sehingga penulis dapat melaksanakan dan menyusun laporan kunjungan ke salah satu pabrik pengecoran logam yang ada di Pekanbaru ini. Kegiatan kunjungan pabrik ini bertujuan untuk menambah pengetahuan mahasiswa tentang apa saja peratalan – peralatan yang ada di dalam pabrik, serta keguanan dan cara kerja dari alat-alat tersebut dan mahasiswa dapat melihat secara langsung bentuk dari peralatan pabrik tersebut. Pada laporan ini penulis akan membahas tentang proses dari pengecoran logam, dan alat – alat yang digunakan dalam proses pengecoran logam tersebut. Demikian laporan ini disusun dengan harapan dapat diterima dan bermanfaat bagi yang membaca.

Pekanbaru, Januari 2012

Rifki ilyandi

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan Kunjungan 1.3 Manfaat Kunjungan BAB II Proses Pengecoran Logam DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Peralatan pabrik merupakan salah satu mata kuliah pada program sarjana teknik mesin. Mata kuliah ini mengajarkan tentang peralatan – peralatan pabrik, sehingga kunjungan ke pabrik sangat diperlukan supaya mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana bentuk dari peralatan – peralatan pabrik tersebut dan tidak hanya mendapat pengetahuan tentang peralatan pabrik melalui buku saja. 1.2 Tujuan kunjungan 1.2.1 Supaya mahasiswa dapat mengetahui dan melihat secara langsung peralatan – peralatan yang ada di pabrik. 1.2.2 Supaya mahasiswa dapat mengetahui proses – proses apa saja yang terjadi dalam pengecoran logam. 1.2.3 Supaya mahasiswa mengetahui peralatan – peralatan yang digunakan dalam pengecoran logam. 1.3 Manfaat Kunjungan 1.3.1 Mahasiswa dapat melihat secara langsung bentuk dari peralatan pabrik. 1.3.2 Dapat menambah pengalaman mahasiswa.

BAB II PROSES PENGECORAN LOGAM

2.1. Definisi Pengecoran Pengecoran (Casting) adalah proses pembentukan logam (termasuk pengaturan komposisi) dengan menggunakan cetakan (mould) dalam bentuk lubang yang kemudian diisi oleh logam cair. 2.2 Peralatan – peralatan dalam proses pengecoran logam a. Semi kupola (Tungku)

Gambar 1. Semi kupola Semi kupola berfungsi sebagai tempat peleburan bahan logam steel. Semi kupola ini dilapisi dengan batu api yang memiliki ketebalan 10 cm. suhunya bias mencapai sekitar 1500 0C. Bahan bakar yang digunakan untuk peleburan logam adalah kokas, untuk pembakaran awal menggunakan kayu bakar. Kapasitas sekali cair dari semi kupola ini adalah 350 kg, 4 ton/hari, waktu tang dibutuh untuk pencairan pertama yaitu 1 jam dan waktu untuk pencairan kedua sekitar 15 menit.

b. Dapur Rotari

Gambar 2. Dapur Rotari Fungsi dapur rotary sama dengan fungsi dari semi kupola yaitu sama – sama tmpat peleburan logam, perbedaannya yaitu : Bahan bakar : Solar Kapasitas sekali cair : 1 ton Waktu pencairan pertama : 4 jam Waktu pencairan kedua : 2 jam Hasil peleburan menggunakan dapur rotari lebih baik dari hasil peleburan menggunakan semi kupola. Suhu dapur rotari bias mencapai 1700 0C c. Tungku Crosible

Gambar 3. Tungku Crosible

Tungku crosible ini digunakan khusus untuk peleburan logam jenis aluminium (Al) dan Tembaga. Bahan bakar yang digunakan yaitu solar, kapasitas sekali cair yaitu 50 kg. d. Pola Pola terbuat dari kayu, plastik atau material lain yang berbentuk komponen yang akan dicor. e. Cetakan (mold) Cetakan diklasifikasi : 1. Cetakan habis pakai (expendable mold)  Cetakan harus dirusak untuk mengeluarkan komponen hasil pengecoran  Cetakan dibuat menggunakan : pasir, gips, atau yang menggunakan bahan – bahan perekat. 2. Cetakan permanen (permanent mold)  Dapat digunakan berulang – ulang  Cetakan terbuat dari logam  Cetakan terbuat dari dua atau lebih bagian yang dapat dibuka untuk mengeluarkan komponen cor. f. Sand blasting

Gambar 4. Sand blasting

Sund blasting ini berfungsi untuk membersihkan benda – benda hasil cor. Cara kerja dari alat ini yaitu benda hasil cor di masukkan ke dalam sand blasting kemudian di putar sambil menyemprotkan biji – biji besi, debu – debunya dihisap dan dibuang melalui saluran pembuangan. g. Alat – alat pemesinan

Gambar 5. Mesin bubut Alat pemesinan yang digunakan adalah : 1. Mesin bubut 2. Mesin bor 3. Mesin press 4. Mesin gerinda,dll. Alat – alat pemesinan ini bersungsi untuk memperhalus permukaan benda hasil cor sehingga lebih indah dilihat.

2.3 Proses Pengecoran Logam Tahap – tahap dari pengecoran logam yaitu : 1. Bahan baku logam disiapkan 2. Pembuatan Pola 3. Pembuatan cetakan 4. Peleburan bahan baku logam pada tungku (kupola) 5. Penuangan cairan logam kedalam cetakan 6. Pembersihan hasil coran 7. Proses pemesinan untuk memperhalus permukaan hasil coran 8. Hasil coran siap dipakai/dipasarkan. Skema Proses Pengecoran Logam

1. 2. 3.
3.

7.

8.

4.
4.

6. 5.

DAFTAR PUSTAKA www.lpsitb.org/dasar-dasar pengecoran logam www.google.com/proses pengecoran

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Semi kupola Gambar 2. Dapur rotari Gambar 3. Tungku Crosible Gambar 4. Sand Blasting Gambar 5. Mesin bubut

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->