BAB 1. DASAR-DASAR GRAF 1.1.

Pengertian Graf
Secara sederhana graf didefinisikan sebagai kumpulan titik yang dihubungkan oleh garis. Secara matematis, graf adalah pasangan himpunan (V,E) dimana V adalah himpunan tak kosong yang memiliki elemen disebut simpul (vertices) dan E adalah kumpulan dari dua elemen subsets V yang disebut busur (edges). Simpul direpresentasikan dengan titik dan busur direpresentasikan dengan garis. Gambar 1.1 adalah contoh graph (V,E) dimana: V = {A,B,C,D,E, F, G,H, I}, dan E = {{A,B} , {A,C} , {B,D} , {C,D} , {C,E} , {E, F} , {E,G} , {H, I}} .

Gambar 1.1. Contoh graf

Sebuah busur selalu memiliki dua endpoint, misalnya busur {H,I} memiliki endpoint H dan I. Graf biasanya digunakan untuk memodelkan objek-objek diskrit dan hubungan antar objek-objek tersebut.

1.2. Graf Sederhana (Simple Graph)
Graf sederhana adalah graf yang tidak mengandung loops atau multiple edges. Loops adalah busur yang memiliki endpoint sama, sedangkan multiple edges adalah busur yang memiiki pasangan endpoint sama. Contoh graf sederhana dan bukan graf sederhana dapat dilihat pada Gambar 1.2. Gambar 1.2.a bukan graf sederhana karena memiliki loop. Gambar 1.2.b bukan graf sederhana karena memiliki multiple edges. Gambar 1.2.c merupakan graf sederhana karena tidak memiliki loops atau multiple edges.

(a)

(b)

(c)

{ v1.5 C5 3. vm } dan E = {{ v1. vn adalah simpul yang berbeda. { vn. v1} } . Cycle (Cn) Graf cycle adalah graf C = (V. { vn. v2} .Gambar 1. vm}.4.4. Graf cycle disimbolkan dengan Cn dimana n adalah banyaknya simpul. v3. { v2. v3. 4. v2.2. { v3. . { v3. vm } } . 2.4. v4. v1}. (b). v2. Beberapa jenis graf khusus yang termasuk graf sederhana diantaranya: 1. (a) Bukan graf sederhana karena memiliki loop. Graf komplit dapat diamati pada Gambar 1. .5 menunjukkan graf wheel Wn untuk n=3. Wheel (Wn) Graf wheel adalah graf cyle yang ditambahi sebuah simpul baru (vm) dimana vm terhubung ke seluruh simpul yang ada. { vn.E) dengan bentuk V = {v1. Simbol dari graf komplit adalah Kn. v2} . v4}. 4. vm} . v3} . vn} dan E = {{ v1. Graf wheel disimbolkan dengan Wn dimana n+1 adalah banyanya simpul. dan 5. Graf Komplit (Complete Graph Kn) Adalah graf dimana setiap pasang vertices selalu memiliki sebuah busur. . dan 5.3.E) dengan bentuk V = {v1. . Gambar 1. v3. vm adalah simpul yang berbeda. v4}.3. . Bukan graf sederhana karena memiliki multiple edges. C3 C4 Gambar 1. dimana n 3 dan v1. Sehingga graf W = (V. { v3. Gambar 1. dimana n menyatakan jumlah simpul dari graf komplit. Graf komplit Kn untuk n=1.3. v3. { v2. v3} . (c) Graf sederhana. Gambar 1. v4. { v2. v2. Graf cycle Cn untuk n=3. v2. v4.2. vn. vn . . vm} . dimana n 3 dan v1.4 menunjukkan graf cycle Cn untuk n=3. . v4. .

Graf dan Sub-graf Jika V(G) dan E(G) adalah himpunan simpul dan busur pada graf G. Sehingga. Graf wheel Wn untuk n=3.4. Penulisan busur e = (u.6 merupakan graf tak-berarah. Graf H adalah sub-graf dari graf G 1. Semua graf yang ditampilkan pada Gambar 1.u).v).u) yang menghubungkan simpul v dan u. jika e adalah busur pada graph H yang menghubungkan simpul v dan u maka e juga merupakan busur pada graph G yang menghubungkan simpul v dan u di graf G. penulisan busur e = (u.4. Graf G Graf H Gambar 1. Gambar 1.6. Maka graf H disebut sub-graf dari graf G jika dan hanya jika V(H)  V(G) dan E(H)  E(G).1 sampai dengan Gambar 1. Setiap busur pada digraph biasa juga disebut dengan arc.W3 W4 Gambar 1. Penulisan busur tidak memperhatikan urutan.v) untuk busur e yang mengubungkan simpul u dan v berbeda maknanya dengan penulisan busur e = (v. Graf H adalah sub-graf dari graf G .6 menunjukkan graf H yang merupakan sub-graf dari graf G. Graf G Graf H Gambar 1. Jadi.5 W5 1.5. Graf Tak-berarah dan Graf Berarah Graph tak-berarah (undirected graph) adalah graf yang tidak memiliki orientasi arah pada setiap busur yang dimiliki. dimana busur e adalah busur yang menghubungakan simpul u dan v sama saja dengan penulisan e = (v.6. Graf berarah (directed graph/ digraph) adalah graf yang memiliki orientasi arah pada setiap busur yang dimiliki.3. serta V(H) dan E(H) adalah himpunan simpul dan busur pada graf H.

Matriks Ketetanggaan (Adjacency matrix) «0 ¬1 ¬ A ! ¬0 ¬ ¬1 ¬1 ­ 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1» 1¼ ¼ 1¼ ¼ 1¼ 0¼ ½ Gambar 1.7.1.5. yaitu representasi matriks dan representasi list. Akan tetapi. Secara umum terdapat dua cara yang dapat merepresentasikan graf. ketika domain permasalahan graf dibawa pada pemrograman maka graf harus dapat direpresentasikan dalam struktur data. Graf G yang memiliki adjacency matrix A . Representasi Graf Graf memililiki kemudahan pemahaman ketika direpresentasikan dalam bentuk visual. 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful