UNSUR INTRINSIK

‡RANGGA NUDRIAN ‡KHANSA FATIN ‡M. AWAL IQERAMMULLAH

Sedangkan unsur yang membangun karya sastra dari luar karya sastra tersebut dinamakan unsur ekstrinsik.Pengertian Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun sebuah karya sastra dari dalam karya sastra itu sendiri. .

Macam-macam unsur intrinsik  Tema  Amanat  Latar/Setting  Sudut Pandang  Tokoh dan Penokohan  Alur  Gaya bahasa .

Tema Adalah permasalahan utama yang menjiwai seluruh cerita/karangan. Tema biasanya dirumuskan dalam kalimat/pernyataan yang singkat & padat. . agama. kehidupan sosial. Misalnya : Tema : percintaan. dsb. Tema dapat ditemukan dengan mengidentifikasi konflik yang terdapat dalam cerita tersebut. lingkungan hidup.

atau larangan untuk melakukan/tidak melakukan sesuatu. anjuran. Yang jelas. Janganlah kita senang berbohong. amanat dalam sebuah cerita pasti bersifat positif. .Amanat Adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca. Amanat dalam cerita bisa berupa nasihat. Misalnya : Hendaknya kita selalu berbakti kepada orang tua.

Latar terbagi menjadi tiga yaitu :  Latar waktu  Latar tempat  Latar suasana . ruang.Latar/Setting Adalah segala keterangan mengenai waktu. dan suasana terjadinya lakuan/peristiwa dalam cerita.

bisa juga dia hanya menjadi pencerita saja (pengarang berada di luar cerita). Sudut pandang dibagi menjadi dua yaitu :  Sudut pandang orang pertama  Sudut pandang orang ketiga  Sudut pandang campuran . Bisa jadi ia menjadi tokoh dalam ceritanya tersebut (pengarang berada di dalam cerita). Namun.Sudut Pandang Adalah posisi pengarang dalam ceritanya.

Sudut pandang orang pertama Pada sudut pandang orang pertama. sudut pandang orang pertama sering disebut juga sudut pandang akuan. . posisi pengarang berada di dalam cerita. Salah satu ciri sudut pandang orang pertama adalah penggunaan kata ganti ¶aku· dalam cerita. Oleh karena itu. akuan. Ia terlibat dalam cerita dan menjadi salah satu tokoh dalam cerita (bisa tokoh utama atau tokoh pembantu).

P.Lanjutan S.P.P. orang pertama terbagi lagi menjadi dua yaitu :  S.  S. orang pertama pelaku utama (Tokoh ¶aku· menjadi tokoh utama dalam cerita. . orang pertama pelaku sampingan (Tokoh ¶aku· hanya berperan sebagai tokoh pendamping/pembantu saja.P. orang pertama S.

Artinya dia tidak terlibat dalam cerita. sudut pandang ini disebut pula sudut pandang diaan. Pengarang berposisi tak ubahnya seperti dalang atau pencerita saja. Oleh sebab itu.Sudut pandang orang ketiga Pada sudut pandang orang ketiga. . pengarang berada di luar cerita. Ciri utama sudut pandang orang ketiga adalah penggunaan kata ganti ¶dia· atau ¶nama¶nama-nama tokoh·. diaan.

perilaku. keadaan lahir dan batin tokoh cerita). orang ketiga terbagi menjadi dua yaitu :  S.P. orang ketiga serba tahu (pengarang mengetahui segala tingkah laku.  S.lanjutan S. orang ketiga terarah (pengarang hanya sebatas mengetahui kondisi lahiriah dari para tokohnya).P. .P.

tokoh dibedakan menjadi tiga yaitu tokoh utama. tokoh antagonis (tokoh jahat). Berdasarkan peranannya dalam cerita. Sedangkan berdasarkan wataknya. tokoh pembantu.Tokoh Adalah individu rekaan yang mengalami peristiwa atau berkelakuan (memiliki sifat/watak) di dalam berbagai peristiwa dalam cerita. dan figuran. dan tokoh tritagonis (tokoh penengah) . tokoh dibagi menjadi tiga yaitu tokoh protagonis (tokoh baik).

Penokohan Adalah cara pengarang dalam menyajikan/menggambarkan watak tokoh dan penciptaan citra tokoh. Penokohan secara umum dibedakan menjadi dua yaitu :  Penokohan secara langsung (analitik)  Penokohan secara tidak langsung (dramatik) .

Atau bahwa fisik tokoh B adalah cantik. kataMisalnya bahwa tokoh A adalah orang yang cerewet dan suka mengadu domba.Penokohan langsung Artinya pengarang secara langsung menjelaskan watak/citra dari tokoh tersebut dengan kata-kata. . dsb. rambutnya hitam tergerai.

Pada penokohan jenis ini.Penokohan tidak langsung Artinya penggambaran `watak/citra tokoh dilakukan secara tersamar. pembaca bisa menyimpulkan watak seorang tokoh dari :  pikiran tokoh  dialog/ucapan tokoh  tingkah laku/tindakan tokoh  lingkungan sekitar tokoh  reaksi/tanggapan dari tokoh lain  keadaan fisik tokoh .

. Misalnya karena ada peristiwa 1 (pacarnya lari) maka akibatnya terjadilah peristiwa 2 (tokoh A frustasi). Sebuah cerita sebenarnya terdiri dari berbagai peristiwa yang memiliki hubungan sebab akibat.Alur/Plot Adalah rangkaian/jalinan antar peristiwa/ lakuan dalam cerita. Jalinan itu yang dinamakan alur/plot.

.JenisJenis-jenis alur    Alur maju (alur lurus) Rangkaian peristiwanya bergerak maju dari awal ke akhir (kronologis) Alur mundur (alur flashback) Rangkaian peristiwanya bergerak mundur dari akhir ke awal (set back) Alur campuran (maju-mundur) (majuRangkaian peristiwa bergerak secara acak.

Pola / Tahapan Alur .

Setiap pengarang memiliki gaya masing-masing. Kuntowijoyo banyak menggunakan idiom-idiom idiomJawa dalam ceritanya. misalnya.Gaya Bahasa Pengarang Adalah cara pengarang mengungkapkan ceritanya melalui bahasa yang digunakan. . dia banyak menggunakan kalimatkalimat-kalimat yang indah dan kuat untuk mendeskripsikan latar dalam ceritanya. masingAhmad Tohari.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful