P. 1
PEDOMAN WAWANCARA

PEDOMAN WAWANCARA

|Views: 1,784|Likes:
Published by Nawang Wulan

More info:

Published by: Nawang Wulan on Jan 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2013

pdf

text

original

Lampiran 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP 1) Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu Satuan Pendidikan : Pendidikan Kewarganegaraan

: IV / I : 2 x 35 menit : SDN Sukamaju 10

A.

Standar Kompetensi 1. Memahami Sistem Pemerintahan Kabupaten, Kota dan Propinsi

B. 1.1.

Kompetensi Dasar Mengenal lembaga-lembaga dalam pemerintahan kabupaten, kota dan propinsi.

C.

Indikator 1.1.1. Siswa dapat mengetahui sistem pemerintahan kabupaten, kota dan propinsi 1.1.2. Siswa dapat menjelaskan lembaga-lembaga pemerintahan kota dan propinsi.

D.

Tujuan Melalui diskusi tanya jawab dan pemberian tugas siswa dapat : 1. Menyebutkan susunan pemerintahan kabupaten.

2. 3. 4. DT II. 5. kabupaten. 6. E. 7. (CTL) 8.

Menyebutkan 3 lembaga yang terdapat dalam kabupaten Menjelaskan wewenang bupati atau walikota Menjelaskan wewenang lembaga legislatif pada kabupaten

Menjelaskan fungsi lembaga yudikatif pada pemerintah

Menjelaskan sistem pemilihan Kepala Daerah TK II Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Contekstual Teaching Learning

Metode Pembelajaran jawab, dan pemberian tugas

: Ceramah, diskusi tanya

F.

Alat dan sumber belajar 1. Alat dan bahan : Gambar Charta bagan pemerintah daerah kabupaten, LKS, media cetak, 2. Sumber Belajar : Buku Pendidikan Kewarganegaraan Untuk kelas IV SD Widya Utama Kurikulum KTSP Kelas IV SD.

G.

Langkah Pembelajaran Tahapan Kegiatan Kegiatan

Kegiatan Awal/Pendahuluan

1. Guru mengkondisikan siswa dalam proses pembelajaran 2. Appersepsi 3. Guru menyiapkan alat peraga. 4. Guru menyampaikan tujuan Pembelajaran 5. Guru menjelaskan rencana kegiatan

Kegiatan Inti

1.

pembelajaran. Guru menyajikan informasi tentang pemerintah daerah tingkat II

2.

Guru membagi kelompok secara heterogen

3.

Tiap kelompok memperoleh Lembar Kerja Siswa tentang Kehidupan Berdemokrasi pada sistem pemerintahan daerah tingkat II

4.

Siswa bersama kelompoknya mendiskusikan Lembar Kerja Siswa

5.

Guru membantu/ membimbing kelompok ketika kelompok menghadapi kesulitan

6.

Tiap kelompok menyajikan hasil diskusi kelompok dengan

mempresentasikannya pada forum diskusi Kelas. 7. Kelompok yang mendengarkan diberikan kesempatan untuk mengajukan saran, kritik atau sanggahan kepada kelompok yang mempresenatasikan. 8. Guru memberikan kesempatan kepada para siswa untuk bertanya apabila mendapat kesulitan dalam diskusi kelas. 9. Guru melakukan penilaian proses pada saat kelompok dan aktivitas diskusi kelas secara perorangan, dengan nilai Kegiatan Penutup 1. terbuka pada papan tulis. Guru membimbing siswa untuk menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran 2. Siswa diberi kesempatan untuk mencatat hal-hal penting dengan pola mind mapping. 3. Guru melakukan refleksi pembelajaran kepada siswa. 4. Siswa mengerjakan soal ulangan.

5.

Guru memberikan tindak lanjut kepada siswa, dengan memberi tugas untuk dikerjakan di rumah.

H. 1. a.

Penilaian Prosedur Tes Penilaian Proses dilaksanakan dengan menggunakan lembar observasi dan pengamatan. b. 2. Penilaian hasil dilaksanakan melalui tes tertulis. Jenis Tes a. Jenis tagihan : tes b. Teknik : tes harian c. Bentuk instrumen : uraian 3. Alat Tes Jawablah pertanyaan di bawah ini ! 1. 2. 3. 4. 5. Daerah yang merupakan gabungan dari beberapa kecamatan adalah ... . Kepala Daerah kabupaten disebut ... . Lembaga legislatif pada kabupaten adalah ... . Kabupaten disebut daerah tingkat ... . Lembaga pengadilan yang berkedudukan di daerah kabupaten adalah ... . 6. 7. Kabupaten merupakan wilayah kerja perangkat ... . Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati diselenggarakan secara ... .

8. 9. 10. 4. a. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

Panitia pengawas untuk Kabupaten berjumlah ... . Dalam melaksanakan tugasnya, bupati dibantu oleh ... . Penyelenggara Pemilu di tingkat kabupaten adalah ... . Penilaian Kunci Jawaban Kabupaten / Kota Bupati DPRD TK II Daerah Tingkat II Pengadilan Negeri Provinsi Langsung Panwaslu Wakil Bupati KPU DT II

b.

Kriteria Penilaian Setiap Jawaban Benar diberi Nilai 1 Nilai Akhir = Skor Perolehan Maksimal x 10

KASUS UNTUK DISKUSI KELOMPOK Lampiran 2 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP II ) Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu Satuan Pendidikan : Pendidikan Kewarganegaraan : IV / I : 2 x 35 menit : SDN Sukamaju 10

A.

Standar Kompetensi 1. Memahami Sistem Pemerintahan Kabupaten, Pemerintah Kota dan Propinsi

B.

Kompetensi Dasar 1.1. Mengenal lembaga-lembaga dalam Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kota dan propinsi.

C.

Indikator 1.1.1. Siswa dapat mengetahui sistem Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kota dan propinsi.

1.1.2. Siswa dapat menjelaskan lembaga-lembaga Pemerintah Kota dan propinsi. D. Tujuan Melalui diskusi siswa tanya jawab dan pemberian tugas siswa dapat : 1. 2. 3. 4. 5. 6. E. 1. 2. Menyebutkan susunan Pemerintah Kota. Menyebutkan 3 lembaga yang terdapat dalam Pemerintah Kota Menjelaskan wewenang walikota Menjelaskan wewenang lembaga legislatif pada Pemerintah Kota DT II. Menjelaskan fungsi lembaga yudikatif pada Pemerintah Kota. Menjelaskan sistem pemilihan Kepala Daerah TK II Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan Metode Pembelajaran pemberian tugas F. Alat dan sumber belajar 1. Alat dan bahan : Gambar Charta bagan pemerintah daerah Pemerintah Kota, LKS, media cetak, 2. Sumber Belajar : Buku Pendidikan Kewarganegaraan Untuk kelas IV SD Widya Utama Kurikulum KTSP Kelas IV SD. G. Langkah Pembelajaran : Contekstual Teaching Learning (CTL) : Ceramah, diskusi tanya jawab, dan

Tahapan Kegiatan Kegiatan Awal/Pendahuluan

Kegiatan 1. Guru mengkondisikan siswa dalam proses pembelajaran 2. Appersepsi 3. Guru menyiapkan alat peraga. 4. Guru menyampaikan tujuan Pembelajaran 5. Guru menjelaskan rencana kegiatan

Kegiatan Inti

pembelajaran. 1. Guru menyajikan informasi tentang pemerintah daerah tingkat II 2. Guru membagi kelompok secara heterogen 3. Tiap kelompok memperoleh Lembar Kerja Siswa tentang Kehidupan Berdemokrasi pada sistem pemerintahan daerah tingkat II 4. Siswa bersama kelompoknya mendiskusikan Lembar Kerja Siswa 5. Guru membantu/ membimbing kelompok ketika kelompok menghadapi kesulitan 6. Tiap kelompok menyajikan hasil diskusi kelompok dengan mempresentasikannya pada forum diskusi Kelas. 7. Kelompok yang mendengarkan diberikan

kesempatan untuk mengajukan saran, kritik atau sanggahan kepada kelompok yang mempresenatasikan. 8. Guru memberikan kesempatan kepada para siswa untuk bertanya apabila mendapat kesulitan dalam diskusi kelas. 9. Guru melakukan penilaian proses pada saat kelompok dan aktivitas diskusi kelas secara perorangan, dengan nilai terbuka Kegiatan Penutup pada papan tulis. 1. Guru membimbing siswa untuk menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran 2. Siswa diberi kesempatan untuk mencatat hal-hal penting dengan pola mind mapping. 3. Guru melakukan refleksi pembelajaran kepada siswa. 4. Siswa mengerjakan soal ulangan. 5. Guru memberikan tindak lanjut kepada siswa, dengan memberi tugas untuk dikerjakan di rumah.

H.

Penilaian 1. Prosedur Tes a. Penilaian Proses dilaksanakan dengan menggunakan lembar observasi dan pengamatan. b. 2. Jenis Tes a. Jenis tagihan : tes b. Teknik : tes harian c. Bentuk instrumen: uraian 3. Alat Tes 1. Wilayah Administrasi yang menjadi wilayah kerja walikota adalah ... . 2. Kepala daerah di daerah kota adalah ... . 3. Jumlah kota di Indonesia adalah ... . 4. Lembaga pengadilan yang berkedudukan di daerah kota adalah ... . 5. Pengadilan negeri disebut juga pengadilan tingkat ... . 6. Nama wali kota Depok adalah ... . 7. Lembaga legislatif pada daerah kota adalah ... . 8. Dalam melaksankannya tugasnya walikota dibantu oleh ... . 9. Walikota dan Wakil Walikota dipilih secara ... . 10. Panitia untuk pengawas pemilihan walikota dan wakil walikota berjumlah ... . 4. a. Kriteria Penilaian Kunci Jawaban Penilaian hasil dilaksanakan melalui tes tertulis.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Kotamadya Walikota 64 kota Pengadilan Negeri Tingkat Pertama Nurmahmudi Ismail DPRD II Wakil walikota Langsung oleh masyarakat lima orang

b.

Kriteria Penilaian Setiap Jawaban Benar diberi Nilai 1 Nilai Akhir = Skor Perolehan Maksimal x 10

KASUS UNTUK DISKUSI KELOMPOK....

Lampiran 3 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP III ) Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu Satuan Pendidikan : Pendidikan Kewarganegaraan : IV / I : 2 x 35 menit : SDN Sukamaju 10

A. Standar Kompetensi 1. Memahami Sistem Pemerintahan Kabupaten, Provinsi dan Propinsi B. Kompetensi Dasar 1.1. Mengenal lembaga-lembaga dalam Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan propinsi C. Indikator 1.1.1. Siswa dapat mengetahui sistem Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan propinsi. 1.1.2. Siswa dapat menjelaskan lembaga-lembaga Provinsi dan propinsi. D. Tujuan Melalui diskusi siswa tanya jawab dan pemberian tugas siswa dapat :

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Menyebutkan susunan Provinsi. Menyebutkan 3 lembaga yang terdapat dalam Provinsi Menjelaskan wewenang Gubernur Menjelaskan wewenang lembaga legislatif pada Provinsi DT I Menjelaskan fungsi lembaga yudikatif pada Provinsi DT I Menjelaskan sistem pemilihan Kepala Daerah TK I E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. 2. Pendekatan Metode Pembelajaran pemberian tugas F. Alat dan sumber belajar 1. Alat dan bahan : Gambar Charta bagan pemerintah daerah Provinsi, LKS, media cetak, 2. Sumber Belajar : Buku Pendidikan Kewarganegaraan Untuk kelas IV SD Widya Utama Kurikulum KTSP Kelas IV SD. G. Langkah Pembelajaran Tahapan Kegiatan Kegiatan Awal/Pendahuluan Kegiatan 1. Guru mengkondisikan siswa dalam proses pembelajaran : Contekstual Teaching Learning (CTL) : Ceramah, diskusi tanya jawab, dan

2. Appersepsi 3. Guru menyiapkan alat peraga. 4. Guru menyampaikan tujuan Pembelajaran 5. Guru Kegiatan Inti 1. menjelaskan rencana kegiatan

pembelajaran. Guru menyajikan informasi tentang pemerintah daerah tingkat II

2. heterogen 3.

Guru membagi kelompok secara

Tiap kelompok memperoleh Lembar Kerja Siswa tentang Kehidupan Berdemokrasi pada sistem pemerintahan daerah tingkat II

4.

Siswa bersama kelompoknya mendiskusikan Lembar Kerja Siswa

5.

Guru membantu/ membimbing kelompok ketika kelompok menghadapi kesulitan

6.

Tiap kelompok menyajikan hasil diskusi kelompok dengan mempresentasikannya pada forum diskusi Kelas.

7.

Kelompok yang mendengarkan diberikan kesempatan untuk mengajukan saran, kritik atau sanggahan kepada kelompok yang mempresenatasikan.

8.

Guru memberikan kesempatan kepada para siswa untuk bertanya apabila mendapat kesulitan dalam diskusi kelas.

9.

Guru melakukan penilaian proses pada saat kelompok dan aktivitas diskusi kelas secara perorangan, dengan

Kegiatan Penutup

1.

nilai terbuka pada papan tulis. Guru membimbing siswa untuk menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran

2.

Siswa diberi kesempatan untuk mencatat hal-hal penting dengan pola mind mapping.

3.

Guru melakukan refleksi pembelajaran kepada siswa.

4. ulangan. 5.

Siswa mengerjakan soal

Guru memberikan tindak lanjut

kepada siswa, dengan memberi tugas untuk dikerjakan di rumah. H. Penilaian 1. Prosedur Tes a. Penilaian Proses dilaksanakan dengan menggunakan lembar observasi dan pengamatan. b. Penilaian hasil dilaksanakan melalui tes tertulis.

2. Jenis Tes a. b. c. Jenis tagihan : tes Teknik : tes harian Bentuk instrumen : uraian

3. Alat Tes Jawablah pertanyaan di bawah ini ! 1. Wilayah administrasi yang menjadi wilayah kerja gubenur adalah ... . 2. Kepala daerah pada tingkat provinsi disebut ... . 3. Provinsi terdiri atas ... dan ... 4. Lembaga legislatif pada daerah provinsi adalah ... . 5. Lembaga pengadilan yang berkedudukan di daerah provinsi adalah ... . 6. Yang memeriksa dan memutuskan perkara pada tingkat kedua adalah ... . 7. Pemilihan gubernur dan wakil gubernur diselenggarakan oleh ... . 8. Nama gubernur DKI Jakarta yang sekarang adalah ... . 9. Provinsi terpadat di Indonesia adalah provinsi ... .

10. Salah satu tugas dan wewenang gubernur adalah ... . 4. Kriteria Penilaian a. Kunci Jawaban 1. Provinsi 2. Gubernur 3. Kabupaten/kota dan kecamatan 4. DPRD I 5. Pengadilan tinggi 6. Pengadilan Umum 7. KPUD Provinsi 8. Fauzi Bowo 9. Provinsi Jakarta 10. Menetapkan Perda b. Kriteria Penilaian Setiap Jawaban Benar diberi Nilai 1 Nilai Akhir = Skor Perolehan Maksimal x 10

KASUS UNTUK DISKUSI KELOMPOK .... LEMBAR KERJA SISWA KASUS I

PEMILIHAN KEPALA DESA Di desaku akan diadakan pemilihan kepala desa, dan ini pertamakalinya pemilihan kepala desa di adakan secara langsung, Calon kepala desa yang akan dipilih ada 3 calon, masing-masing telah melakukan kampanye untuk menarik simpatik masyarakat dan ketiganya sama-sama kuat. Kebetulan pemilihan akan diadakaan pada hari minggu. Kebetulan Ayahku menjadi panitia Pemilihan Kepala Desa, aku bersama teman-temanku melihat jalannya acara pemilihan tersebut. Pada awal jalannya pemungutan suara acara berjalan lancar, tetapi

pada saat penghitungan suara terjadi kerusuhan yang diakibatkan dari kecurangan salah satu calon kepala desa. Kemudian ... . Lampiran 4 INSTRUMEN OBSERVASI KETERAMPILAN GURU DALAM PBM SIKLUS I Nama Observer Nama Guru Kelas NO 1. 2. 3. : ........................................................ : ........................................................ : IV /A INDIKATOR SKOR
BS 5 B 4 C 3 K 2 KS 1

SKOR

4.

5.

6.

7.

Mampu merumuskan permasalahan V sesuai dengan kurikulum yang berlaku Mampu membimbing siswa untuk V merumuskan dan mengidentifikasi permasalahan yang akan didiskusikan. Guru mampu mengorganisasi kelompok diskusi kecil dan kelompok diskusi kelas Mampu mengelompokan siswa sesuai dengan kebutuhan permasalahan dan pengembangan kemampuan siswa secara heterogen Guru mampu memberikan pengarahan kepada peserta didik secukupnya agar melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan diskusi. Guru mampu menciptakan suasana yang kondusif sehingga perserta didik dapat mengemukakan pendapat secara bebas untuk memecahkan masalah yang didiskusikan. Guru mampu mengatur kelancaran diskusi dengan memberi kesempatan kepada peserta didik secara merata agar diskusi tidak didominasi oleh beberapa orang saja.

V V

V

V

V

8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15 16. 17. 18. 19. 20.

Mampu mengelola pembelajaran melalui metode diskusi Guru memiliki kemampuan menguasai materi dan atas kasus / permasalahan yang sedang didiskusikan Mampu menjalankan tugasnya sebagai fasilitator dan mengarahkan siswa untuk melaksanakan diskusi secara aktif. Guru memiliki keterampilan membuka dan menutup pelajaran Guru memiliki kemampuan memberikan penguatan Guru memiliki keterampilan mengadakan variasi pola kegiatan belajar Guru memiliki kemampuan bertanya dasar dan kemampuan bertanya lanjutan Guru memiliki keterampilan menjelaskan Guru memanfaatkan sumber belajar dan media belajar dengan efektif dan efisien Guru memiliki penguasaan untuk mengelola kelas Guru memiliki kemampuan mengubah variasa gaya mengajar dan antusias mengajar Mampu menarik kesimpulan atas hasil laporan yang sudah didiskusikan siswa. Guru mampu melakukan penilaian (Assesment) secara adil dan tepat sasaran Jumlah 2

V V V V V V V V V V V V V 6 6 6

Sukmajaya, 19 Nopember 2007 Pengamat

.......................................... Petunjuk :

1. 2. 3.

Pengamat duduk di tempat yang strategis. Pengamat ditunjukan pada setiap kelompok. Pengamat cukup memberikan tanda ( √ ) pada kolom nomor siswa yang ada untuk menandai aspek siswa yang diobservasi Lampiran 5 INSTRUMEN OBSERVASI KETERAMPILAN GURU DALAM PBM SIKLUS II NO 1. 2. 3. INDIKATOR SKOR
BS 5 B 4 C 3 K 2 KS 1

SKOR

4.

5.

6.

7.

8. 9.

Mampu merumuskan permasalahan V sesuai dengan kurikulum yang berlaku Mampu membimbing siswa untuk V merumuskan dan mengidentifikasi permasalahan yang akan didiskusikan. Guru mampu mengorganisasi kelompok diskusi kecil dan kelompok diskusi kelas Mampu mengelompokan siswa sesuai dengan kebutuhan permasalahan dan pengembangan kemampuan siswa secara heterogen Guru mampu memberikan pengarahan kepada peserta didik secukupnya agar melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan diskusi. Guru mampu menciptakan suasana yang kondusif sehingga perserta didik dapat mengemukakan pendapat secara bebas untuk memecahkan masalah yang didiskusikan. Guru mampu mengatur kelancaran diskusi dengan memberi kesempatan kepada peserta didik secara merata agar diskusi tidak didominasi oleh beberapa orang saja. Mampu mengelola pembelajaran melalui metode diskusi Guru memiliki kemampuan menguasai materi dan atas kasus / permasalahan

V V

V

V

V

V V

10. 11. 12. 13. 14. 15 16. 17. 18. 19. 20.

yang sedang didiskusikan. Mampu menjalankan tugasnya sebagai fasilitator dan mengarahkan siswa untuk melaksanakan diskusi secara aktif. Guru memiliki keterampilan membuka dan menutup pelajaran Guru memiliki kemampuan memberikan penguatan Guru memiliki keterampilan mengadakan variasi pola kegiatan belajar Guru memiliki kemampuan bertanya dasar dan kemampuan bertanya lanjutan Guru memiliki keterampilan menjelaskan Guru memanfaatkan sumber belajar dan media belajar dengan efektif dan efisien Guru memiliki penguasaan untuk mengelola kelas Guru memiliki kemampuan mengubah variasa gaya mengajar dan antusias mengajar Mampu menarik kesimpulan atas hasil laporan yang sudah didiskusikan siswa. Guru mampu melakukan penilaian (Assesment) secara adil dan tepat sasaran
Jumlah 2

V V V V V V V V V V V
11 7

Sukmajaya, 26 Nopember 2007 Pengamat

..........................................

Petunjuk : 1. Pengamat duduk di tempat yang strategis. 2. Pengamat ditunjukan pada setiap kelompok.

3. Pengamat cukup memberikan tanda ( √ ) pada kolom nomor siswa 4. yang ada untuk menandai aspek siswa yang diobservasi. Lampiran 6 INSTRUMEN OBSERVASI KETERAMPILAN GURU DALAM PBM SIKLUS III NO 1. 2. 3. INDIKATOR SKOR
BS 5 B 4 C 3 K 2 KS 1

SKOR

4.

5.

6.

7.

8. 9.

Mampu merumuskan permasalahan V sesuai dengan kurikulum yang berlaku Mampu membimbing siswa untuk V merumuskan dan mengidentifikasi permasalahan yang akan didiskusikan. Guru mampu mengorganisasi kelompok diskusi kecil dan kelompok diskusi kelas Mampu mengelompokan siswa sesuai dengan kebutuhan permasalahan dan pengembangan kemampuan siswa secara heterogen Guru mampu memberikan pengarahan kepada peserta didik secukupnya agar melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan diskusi. Guru mampu menciptakan suasana yang V kondusif sehingga perserta didik dapat mengemukakan pendapat secara bebas untuk memecahkan masalah yang didiskusikan. Guru mampu mengatur kelancaran diskusi dengan memberi kesempatan kepada peserta didik secara merata agar diskusi tidak didominasi oleh beberapa orang saja. Mampu mengelola pembelajaran melalui metode diskusi Guru memiliki kemampuan menguasai materi dan atas kasus / permasalahan

V V

V

V

V V

10. 11. 12. 13. 14. 15 16. 17. 18. 19. 20.

yang sedang didiskusikan Mampu menjalankan tugasnya sebagai V fasilitator dan mengarahkan siswa untuk melaksanakan diskusi secara aktif. Guru memiliki keterampilan membuka dan menutup pelajaran Guru memiliki kemampuan memberikan penguatan Guru memiliki keterampilan mengadakan variasi pola kegiatan belajar Guru memiliki kemampuan bertanya dasar dan kemampuan bertanya lanjutan Guru memiliki keterampilan V menjelaskan Guru memanfaatkan sumber belajar dan media belajar dengan efektif dan efisien Guru memiliki penguasaan untuk mengelola kelas Guru memiliki kemampuan mengubah variasa gaya mengajar dan antusias mengajar Mampu menarik kesimpulan atas hasil laporan yang sudah didiskusikan siswa. Guru mampu melakukan penilaian (Assesment) secara adil dan tepat sasaran
Jumlah 5

V V V V

V V V V V
15

Sukmajaya, 10 Desember 2007 Pengamat

..........................................

Petunjuk : 1. Pengamat duduk di tempat yang strategis. 2. Pengamat ditunjukan pada setiap kelompok.

3. Pengamat cukup memberikan tanda ( √ ) pada kolom nomor siswa 4. yang ada untuk menandai aspek siswa yang diobservasi.

PEDOMAN WAWANCARA DENGAN SISWA ( INFORMAN ) Intervier : Ade Suprihatin 1. Bagaimana pendapatmu tentang keseimbangan hak dan kewajiban ? 2. Bagaimana menerapkan kehidupan berdemokrasi di kelasmu ? 3. Bagaimana cara kamu menghargai dan menghormati pendapat orang lain, meskipun itu bertentangan dengan pendapat kita ? 4. Bagaimana sikapmu ketika kamu tidak terpilih menjadi ketua kelas padahal kamu merupakan calon kuat ? 5. Bagaimana cara kamu ikut berpartisipasi dalam kehidupan berdemokrasi di lingkungan kelas ? 6. Mengapa dalam berdiskusi harus memiliki sikap tidak memaksakan kehendak sendiri ?

7. Bagaimana pendapatmu tentang prinsip kebebasan dalm demokrasi ? 8. Mengapa diskusi baik digunakan untuk menyelesaikan masalah? 9. Bagaimana kita menumbuhkan sikap persaudaraan yang terkandung dalam demokrasi ? 10. Bagaimana pendapatmu tentang kemajemukan dan perbedaan dalam kehidupan berdemokrasi ?

HASIL WAWANCARA DENGAN SISWA ( INFORMAN ) Intervier : Ade Suprihatin

Nama Kelas

: :

PEDOMAN WAWANCARA DENGAN GURU ( KEY INFORMAN ) Intervier : Ade Suprihatin

1. Bagaimana Anda menerapkan kehidupan berdemokrasi di kelas Anda ? 2. Bagaimana Anda mengatasi kesulitan yang anda hadapi dalam menerapkan kehidupan berdemokrasi di kelas ? 3. Bagaimana aktivitas siswa di kelas Anda jika sedang berdiskusi ? 4. Bagaimana upaya yang anda lakukan untuk mengkatifkan siswa dalam berdiskusi di kelas ? 5. Bagaimana efektivitas metode diskusi terhadap pemahaman siswa tentang kehidupan berdemokrasi dengan yang Anda terapkan ?

6. Bagaimana perubahan sikap siswa di kelas Anda setelah dilaksanakan pembelajaran melalui metode diskusi ? 7. Bagaimana upaya Anda untuk menumbuhkan kreativitas siswa dalam bentuk ide, prakarsa atau gagasan dalam pemecahan masalah ? 8. Bagaimana pendapat Anda tentang tingkat efektivitas metode diskusi ? 9. Bagaimana upaya Anda untuk mengatasi kekurangan metode diskusi ? 10. Bagaimana strategi Anda menerapkan metode diskusi untuk menghasilkan tujuan belajar secara efektif ?

Jawaban : 1. Antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran di kelas sangat rendah, sebagian besar terlihat jenuh dan malas mengikuti pembelajaran 2. karena ketidak tertarikan siswa terhadap mata pelajran PKn mengakibatkan rendahnya pemahaman siswa tentang materi Pkn termasuk kehidupan berdemokrasi. 3. Dengan memberi kebebasan penuh disertai rasa tanggung jawab kepada siswa untuk mengatur kehidupan di kelas. 4. Siswa di beri kesempatan untuk menetukan tata tertib kelas beserta sanksi bagi yang melanggar serta melaksanakan pemilihan ketua kelas secara langsung dan melibatkan seluruh siswa dikelas ? 5. Sebagian besar siswa tidak menjalankan kewajibannya untuk melaksanakan tata tertib yang telah mereka buat sendiri dan masih adanya kelompok dominan menguasai kelas. 6. Memberi motivasi bimbingan serta memberikan penjelasan kepada siswa untuk belajar menghargai orang lain, belajar menjalankan hak dan kewajiban atas tindakan yang sudah kita lakukan dan apa keuntungan dan kerugian jika kita melaksanakan / tidak atas hak dan kewajiban kita. 7. Ada 8. diskusi 9. pernah

10. cukup antusias dari siklus ke siklus mengalami kemajuan yang cukup signifikan. 11. Pada awalnya siswa belum terbiasa dengan metode diskusi yang di ajarkan dan ini mengakibatkan diskusi tidak dapat berjalan dengan lancar tetapi setelah dilakukan perbaikan strategi pembelajaran oleh guru aktivitas siswa 12. memberikan penjelasan tata cara berdiskusi, mengarahkan dan memotivasi siswa dan melakukan perbaikan strategi pembelajaran dari siklus ke siklus. 13. adanya sebagian siswa yang masih takut mengungkapkan pendapatnya karena takut salah dan ditertawakan teman-temannya juga faktor dari dalam diri siswa sendiri yang enggan berbaur dengan teman-temannya. 14. Memberikan pengarahan dan motivasi dengan cara memberi penghargaan bagi siswa yang aktif dan mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik dalam berdiskusi dan penghargaan / reward tersebut di pampang di papan tulis dengan tujuan memotivasi siswa untuk aktif dalam berdiskusi. 15. ada, dengan metode diskusi yang diterapkan siswa mampu menghargai pendapat orang lain siswa juga bebas mengeluarkan pendapatnya dan siswa belajar untuk menyelesaikan permaslahan secara bersama-sama untuk tujuab bersama. 16. Siswa secara bersama membuat sendiri tata tertib untuk kelasnya dan menetukan sanksi bagi yang melanggarnya dengan kesepakatan bersama siswa juga diberi kebebasan menentukan materi pembelajaran sesuai dengan masalah yang sedang aktual sehingga pembelajaran akan lebih bermakna dan mudah dipahami siswa. 17. ada, siswa lebih aktif dan kreatif dalam kegiatan pembelajaran siswa juga jadi lebih kritis dalam menerima materi pembelajaran, memiliki keberanian dalam mengungkapkan pendapatnya dan mampu mengambil keputusan untuk sesuatu hal kepentingan bersama. 18. metode diskusi berpengaruh terhadap prestasi siswa dikelas, dengan berdiskusi siswa jadi lebih memeahami materi yang sampaikan guru dengan demikian siswa akan mampu menjawab soal – soal / pertanyaan yang diberikan oleh guru. 19. efektif, ini terlihat dari peningkatan aktivitas siswa dalam berdiskusi dari siklus ke siklus serta dari peningkatan nilai tes formatif dan antusias siswa dngan metode tersebut pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna. 20. merubah metode pembelajaran dari model pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran berpusat pada anak karena dengan demikian anak akan lebih mudah memahami materi yang diberikan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->