P. 1
P-39 Hasil Persidangan Tipikor INSERI (Part2)

P-39 Hasil Persidangan Tipikor INSERI (Part2)

|Views: 119|Likes:
Published by Rahmattullah Rz
Format Laporan Hasil Persidangan Tipikor
Format Laporan Hasil Persidangan Tipikor

More info:

Published by: Rahmattullah Rz on Jan 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2012

pdf

text

original

KEJAKSAAN NEGERI LAHAT “UNTUK KEADILAN” Lahat, 30 Januari 2012 Perihal : Laporan hasil persidangan Tindak Pidana Korupsi

dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan montir TV dan jahit-menjahit pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang An. Terdakwa Inseri, SE Bin Dahri KEPADA YTH: KEPALA KEJAKSAAN NEGERI LAHAT DILAHAT

P-39

Sehubungan dengan persidangan perkara tindak pidana korupsi atas nama terdakwa Inseri, SE Bin Dahri dengan hormat kami laporkan hasil persidangan sebagai berikut 1. Sidang V: Pemeriksaan Saksi-saksi a. Susunan Persidangan: Hakim Ketua : H. Ade Komarudin, SH., MH. Hakim Anggota : Kristuan G. Damanik, SH., MH. : DR. Lufsiana, SH., MH. Panitera Pengganti : Fachrurrozy, SH. Penuntut Umum : Yunita, SH. Muhammad Fadly, SH. Renny Sofyani, SH. Muhammad Ridho, SH. Penasehat Hukum : Aslin, SH. b. Jalannya Persidangan: Sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum. Ketua Majelis Hakim menanyakan identitas ketiga saksi, kemudian diambil sumpah untuk didengarkan sebagai saksi di persidangan. Mendengarkan keterangan saksi-saksi: 1. RENNY ANDRIANI, tempat lahir Palembang, 26 Agustus 1983, jenis kelamin perempuan, kebangsaan Indonesia, tempat tinggal Desa Tanjung Kupang, Tebing Tinggi, Agama Islam, pekerjaan TKS Disnakertrans Kabupaten Empat Lawang, Pendidikan SMA. Memberikan keterangan sebagai berikut: Bahwa benar BAP Saksi dari Penyidik Bahwa saksi merupakan tenaga kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang dan dalam Kegiatan Pendidikan Keterampilan bagi Pencari Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang TA. 2010 yaitu sebagai pramubhakti yang membantu pembagian konsumsi dan mengetik untuk kegiatan tersebut. Dan untuk honor sebagai pramubhakti saksi diberikan sebesar Rp. 230.000,- (dua ratus tiga puluh ribu) untuk pelatihan jahit menjahit dan Rp. 230.000,- (dua ratus tiga puluh ribu) untuk pelatihan montir TV. Bahwa pada saat menerima honor, saksi menandatangani daftar penerimaan uang tersebut, jumlahnya sesuai dengan yang diserahkan. Bahwa untuk Kegiatan Pendidikan Keterampilan bagi Pencari Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang TA. 2010 memang ada pengadaan, ada 2 (dua) televisi dan 20 (dua puluh) mesin jahit, namun untuk pengadaannya saksi tidak mengetahuinya. Bahwa memang ada susunan panitia kegiatan pelatihan jahit

-

-

menjahit dan pelatihan montir yang dipisah SK-nya. Panitia kegiatan tersebut, yaitu: Kuasa Pemegang Anggaran: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan: Inseri, SE Bendahara Pengeluaran: Ilham Riyadi Triburcahyo, SE. Bahwa kegiatan pelatihan jahit-menjahit dan montir TV tersebut diselenggarakan pada bulan Juni – Juli 2010 dengan nilai anggaran sebesar Rp. 420.000.000,- (empat ratus dua puluh juta rupiah) yang berasal dari APBD Kabupaten Empat Lawang. Bahwa dalam kegiatan tersebut dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menunjuk pihak ketiga sebagai pelaksana untuk beberapa mata anggaran kegiatan, seperti CV. Kito untuk sewa gedung dan biaya makan minum selama kegiatan, serta CV. Abimanyu untuk pengadaan mesin jahit dan alat-alat montir televisi. Namun untuk pengadaan barang dan jasa ini tidak menggunakan prosedur pengadaan barang dan jasa. Bahwa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, untuk mata anggaran sewa gedung, untuk dua kegiatan, hanya menyewa satu ruangan untuk dipergunakan dalam dua kegiatan (dengan dipasangkan sekat pembatas) di Hotel Kito. Bahwa selaku TKS, saksi bertugas untuk membantu bendahara pengeluaran untuk membuat laporan pertanggungjawaban keuangan (LPJK), dimana setiap pengeluaran harus diketahui oleh Terdakwa selaku PPTK dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang selaku KPA. Bahwa selain itu, saksi juga membantu membuat daftar honor untuk para peserta pelatihan jahit menjahit dan montir TV, serta menyerahkan uang honor dan transport kepada para peserta atas perintah bendahara pengeluaran, sebesar Rp. 230.000,- (dua ratus tiga puluh ribu rupiah) untuk 23 hari pelatihan. Bahwa pencairan dana untuk kegiatan tersebut dilakukan sebelum kegiatan dilaksanakan.

2.

KARTINI LIA BINTI SYAMSUDIN., tempat lahir Baturaja Lama, tebing Tinggi, 18 September 1984, jenis kelamin perempuan, kebangsaan Indonesia, tempat tinggal Desa Baturaja Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Agama Islam, pekerjaan TKS Disnakertrans Kabupaten Empat Lawang, Pendidikan SMA. Memberikan keterangan sebagai berikut: Bahwa benar BAP Saksi dari Penyidik Bahwa saksi merupakan tenaga kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang dan dalam Kegiatan Pendidikan Keterampilan bagi Pencari Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang TA. 2010 yaitu sebagai pramubhakti yang membantu pembagian konsumsi dan mengetik untuk kegiatan tersebut. Dan untuk honor sebagai pramubhakti saksi diberikan sebesar Rp. 230.000,- (dua ratus tiga puluh ribu) untuk pelatihan jahit menjahit dan Rp. 230.000,- (dua ratus tiga puluh ribu) untuk pelatihan montir TV. Bahwa memang ada susunan panitia kegiatan pelatihan jahit menjahit dan pelatihan montir yang dipisah SK-nya. Panitia kegiatan tersebut, yaitu: Kuasa Pemegang Anggaran: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan: Inseri, SE. Bendahara Pengeluaran: Ilham Riyadi Triburcahyo, SE.

-

-

-

-

-

-

-

Bahwa kegiatan pelatihan jahit-menjahit dan montir TV tersebut diselenggarakan pada bulan Juni – Juli 2010 dengan nilai anggaran sebesar Rp. 420.000.000,- (empat ratus dua puluh juta rupiah) yang berasal dari APBD Kabupaten Empat Lawang Bahwa untuk Kegiatan Pendidikan Keterampilan bagi Pencari Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang TA. 2010 memang ada pengadaan, ada 2 (dua) televisi dan 20 (dua puluh) mesin jahit, namun untuk pengadaannya saksi tidak mengetahuinya. Bahwa dalam kegiatan tersebut dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menunjuk pihak ketiga sebagai pelaksana untuk beberapa mata anggaran kegiatan, seperti CV. Kito untuk sewa gedung dan biaya makan minum selama kegiatan, serta CV. Abimanyu untuk pengadaan mesin jahit dan alat-alat montir televisi. Namun untuk pengadaan barang dan jasa ini tidak menggunakan prosedur pengadaan barang dan jasa. Bahwa untuk kontrak antara pihak ketiga, CV. Kito dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dibuat oleh saksi, namun untuk kontrak dengan CV. Abimanyu, dibuat oleh CV. Abimanyu tetapi masih diubah oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang. Kontrak ini dibuat setelah kegiatan selesai dilaksanakan. Bahwa selaku TKS, saksi bertugas untuk membantu bendahara pengeluaran untuk membuat laporan pertanggungjawaban keuangan (LPJK), dimana setiap pengeluaran harus diketahui oleh Terdakwa selaku PPTK dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang selaku KPA. Bahwa saksi tidak pernah menerima uang untuk pembayaran ATK sebesar Rp 923.000,- (Sembilan ratus duapuluh tiga ribu rupiah)., namun hanya disuruh mengambil pesanan seharga Rp 923.000,(Sembilan ratus duapuluh tiga ribu rupiah) di took TIARA. Bahwa saksi juga disuruh membuat nota ATK dan kwitansi dari Toko TIARA dan minta cap, juga untuk nota pembelian obatobatan yang tidak ada dibeli. Saksi disuruh Sdr. Ilham untuk membuat nota kosong tersebut. Bahwa sebagai pramubhakti dalam kegiatan tersebut, saksi mengetahui jumlah narasumber dalam kegiatan jahit menjahit, yaitu sebanyak 3 (tiga) narasumber pada hari pertama, namun yang terus mengajar hingga hari terakhir, hanya 1 (satu) narasumber saja. Sedangkan untuk narasumber kegiatan pelatihan montir TV, hari pertama ada 2 (dua) orang.

3.

AGUSTIAN HADINATA BIN M. NAWIR, tempat lahir Palembang, 19 Agustus 1982, jenis kelamin laki-laki, kebangsaan Indonesia, tempat tinggal Desa Baturaja Baru, Tebing Tinggi, Agama Islam, pekerjaan TKS Disnakertrans Kabupaten Empat Lawang, Pendidikan SMA. Memberikan keterangan sebagai berikut: Bahwa benar BAP Saksi dari Penyidik Bahwa saksi merupakan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) atau tenaga honorer pada Dinas Tenaga Kerja dan pramubhakti yang bertugas untuk pelaksanaan kegiatan Pendidikan Keterampilan bagi Pencari Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang TA. 2010 selaku operator komputer. Bahwa memang untuk pengadaan mesin jahit itu dikontrakkan ke CV Abimanyu karena saksi bertemu dengan Direktris CV Abimanyu saat mengantar Bendahara ke PPKAD. Disana Bendahara berkenalan dengan Direktris CV Abimanyu.

-

-

-

-

Bahwa untuk pengadaan mesin jahit yang harusnya dilaksanakan oleh CV. Abimanyu, namun pada pelaksanaannya langsung dibeli oleh Bendahara pengeluaran dengan ditemani oleh saksi, Namun saksi tidak mengetahui dimana barang-barang tersebut dibeli, karena barang tersebut telah ada diatas mobil pick-up. Saksi juga tidak mengetahui harga barang tersebut. Selain mesin jahit, saksi juga menemani bendahara untuk membeli pengadaan bahan percontohan dan peralatan montir TV dan TV tabung untuk praktek selama pelatihan. Bahwa dalam surat pesanan order No. 560/34/NAKERTRANS / 2010 tanggal 21 Juni 2010 sejumlah Rp. 873.500,- (delapan ratus ribu tujuh puluh tiga ribu lima ratus rupiah) bukan merupakan tanda tangan saksi, Saksi hanya pernah mengambil pesanan ke Toko TIARA namun bukan sesuai dalam pesanan tanggal 21 Juni 2010. Bahwa saksi diperintahkan oleh bendahara untuk mememberikan uang honorarium kepada narasumber pelatihan jahit-menjahit sebesar Rp. 14.000.000,- (empat belas juta rupiah), jumlah ini diberikan karena bendahara beralasan Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) telah dipinjam oleh narasumber tersebut. Bahwa untuk sewa mobil selama kegiatan berlangsung memang ada, namun saksi tidak mengetahui mobil siapa yang disewa dan berapa besarnya biaya sewa, mobil itu dibawa oleh Bendahara Pengeluaran kegiatan.

c.

d.

e.

Pengunjung Sidang: Dihadiri lebih kurang 18 (delapan belas) orang yang terdiri dari saksi yang menunggu jadwal sidang tipikor, dan ada beberapa mahasiswa Fakultas Hukum. Serta diliput oleh salah satu media elektronik lokal. Kesimpulan: Sidang berjalan aman dan lancar. Keterangan saksi sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan yang telah dibuat sebelumnya Terdakwa membenarkan keterangan para saksi dan akan menambahkan keterangan tersebut dalam keterangannya nanti. Pendapat/ Saran: --

JAKSA PENUNTUT UMUM

MUHAMMAD FADLY, SH JAKSA PRATAMA NIP. 19731208 200012 1 001

Tembusan: 1. Yth. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan; 2. Yth. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan; 2. Yth. Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan; 3. Yth. Asisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan; 4. Arsip
-------------------------------------www.kejari-lahat.go.id------------------------------------------------

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->