Sakramen (Katolik

)

Sakramen, sebagaimana difahami oleh Gereja katolik, adalah tanda yang terlihat, yang dapat ditangkap oleh panca indera, yang dilembagakan oleh Yesus dan dipercayakan kepada Gereja, sebagai sarana yang dengannya rahmat ilahi diindikasikan oleh tanda yang diterimakan, yang membantu pribadi penerimanya untuk berkembang dalam kekudusan, dan berkontribusi kepada pertumbuhan Gereja dalam amal-kasih dan kesaksian. 3. Apakah yang dimaksud dengan sakramen? Suatu tanda eksternal yang diberikan oleh Yesus Kristus untuk memberi rahmat. Menyangkut 7 sakramen, tanda ini berupa tindakan yang melibatkan perayaan di mana Kristus hadir dan kuasa-Nya sungguh bekerja bagi kita secara rohani seperti diindikasikan oleh aksi tersebut. "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yoh 10:10) 4. Apa yang kita dimaksud dengan "tanda eksternal" ? Sesuatu yang dapat kamu lihat, dengar, rasakan, yang memberitahukan kepadamu atau menunjukkan kepadamu sesuatu yang tidak dapat kamu lihat. 5. Apa contoh-contoh tanda eksternal dari sakramen-sakramen? Contohnya, tanda eksternal dari sakramen pembaptisan adalah perayaan pembasuhan, dan ini melambangkan pencucian dari dosa dan kebangkitan rohani bagi hidup baru dalam rahmat. 7. Sebutkan tujuh sakramen yang diberikan Yesus. Pembaptisan: membebaskan kita dari noda dosa asal, memberikan kita kelahiran dalam hidup rahmati. Krisma: memberikan penguatan rohani, pengalaman pribadi kita dalam Pentekosta. Ekaristi: memberikan kita tubuh dan darah Yesus Kristus sebagai santapan spiritual. Tobat: memberikan pengampunan dosa-dosa yang dilakukan setelah dibaptis. Pengurapan orang sakit: membawa kesembuhan pada saat sakit keras. Imamat: menjadikan seseorang pria sebagai imam Kristus. Perkawinan: memberikan rahmat yang diperlukan bagi hidup perkawinan Kristiani. 8. Apakah sakramen selalu memberikan rahmat? Ya, jika kamu menerimanya dengan layak. 9. Berikan contoh penerimaan sakramen secara tidak layak. Menerima sakramen ekaristi, perkawinan, imamat ketika masih berada dalam dosa berat. Tidak menyesal dengan tulus atas dosa-dosa ataupun tidak menceritakan secara lengkap pada waktu menerima sakramen tobat. 10. Apakah berdosa kalau menerima sakramen secara tidak layak? Ya, ini dosa sakrilegi (pelanggaran thd hal atau barang suci) dan merupakan dosa berat.

yakni. Dalam sakramen Perkawinan. 15. Dalam kondisi tertentu. kecelakaan ataupun usia lanjut. Sakramen ini boleh diulang jika setelah keadaan membaik. sekali seorang imam diordinasi. pelayan sakramen yang sesungguhnya adalah justru sang pengantin pria dan wanita.11. Krisma dan Imamat? Hanya satu kali saja karena efek dari sakramen ini bersifat permanen. seorang imam dapat memberikan sakramen Krisma. Sekali dosa asal dihapuskan lewat pembaptisan. Tobat. atau. . b. maka hilang selamanya. c. Setelah Yesus memberikan sakramen-sakramen kepada Gereja. Gereja meliputi masing-masing sakramen dengan perayaan yang indah sehingga kita dapat mengatakan bahwa setiap sakramen adalah suatu perayaan. dan meninggalkan semacam tanda spiritual pada diri seseorang. Aturan umum menerima Komuni sekali dalam sehari. dalam kasus penyakit yang sama. Berapa kali seseorang dapat menerima sakramen Perkawinan? Satu kali saja. Meskipun diharuskan hadir oleh hukum Gereja. orang yang bersangkutan kembali sakit. Seorang imam dapat membaptis. kecuali pasangan kamu wafat. 12. Berapa kali kamu dapat menerima sakramen Ekaristi dan Tobat? Setiap hari kalau kamu mau. patut disebutkan bahwa kamu diajak menerima Komuni ketika kamu berpartisipasi dalam Misa. 13. dan Pengurapan. 16. semakin besar iman dan cinta dan semakin menyesal atas dosa-dosamu. Berapa sering seseorang boleh menerima sakramen Pengurapan? Ketika mulai terancam bahaya sakit keras. memberikan Komuni. Poin-poin Semakin baik kondisi anda dalam menerima sakramen. dia selamanya adalah imam. Seorang awam yang bertindak sebagai pelayan Ekaristi juga dapat membagikan Komuni. Berapa kali kamu dapat menerima sakramen Baptis. Siapapun dapat membaptis seorang lainnya dalam keadaan bahaya maut. semakin kaya pula efek dari sakramensakramen dalam hidupmu. kondisinya memburuk. 14. Perayaan yang kudus ini menjadi bagian dari ibadah resmi Gereja yang disebut liturgi. seorang imam semata-mata sebagai saksi resmi. Tujuh melambangkan kesempurnaan dalam Kitab Suci. bahkan setelah kematian. Tanda spiritual itu tidak dapat dihapus. Sementara menghormati aturan menyangkut berapa sering boleh menerima Komuni. Tidak ada batasan bagi sakramen tobat. Siapakah yang bisa memberikan pelayanan sakramen? a. tetapi ada beberapa pengecualian. Kenapa ada tujuh sakramen? Setiap sakramen memberikan bantuannya yang khusus yang disebut rahmat sakramental. Seorang uskup memberikan sakramen Krisma dan Imamat.

224). yang menganugerahkan rahmat tertentu dari tiap sakramen tersebut. A. sakramen krisma dan sakramen ekaristi yang pertama .Setiap perayaan liturgi adalah suatu aksi Kristus sebagai imam dan tubuh-Nya yaitu Gereja. inisasi ini mengandung dua unsur gerakan. Pertama. meskipun kata-kata dan elemen-elemen ritualnya. misalnya dipersatukan dengan Kristus dan Gereja. kelompok tersebut menerima seseorang itu ke dalamnya. Proses ini selalu mengandaikan dua pihak yang saling menerima. sekitar 1448. sesorang masuk ke dalam kelompok tertentu. dan diurutkan dalam Katekismus Gereja Katolik (KGK) sebagai berikut: y y y y y y y Pembaptisan Penguatan. Meskipun tidak semua pribadi menerima semua sakramen. Itulah sebabnya mengapa sakramensakramen begitu kuasa dan perlu bagi hidup Kristiani seutuhnya. Oleh karena itu. Dari arti katanya. B. Gereja Katolik mengajarkan bahwa efek dari suatu sakramen itu ada ex opere operato (oleh kenyataan bahwa sakramen itu dilayankan). tanpa memperhitungkan kekudusan pribadi pelayan yang melayankannya. juga disebut Krisma Ekaristi Rekonsiliasi(umumnya disebut "Pengakuan Dosa") Pengurapan orang sakit Imamat Pernikahan Penjelasan tiap sakramen tersebut berikut ini terutama didasarkan atas Kompendium Katekismus Gereja Katolik. proses inisiasi tidak pernah hanya melibatkan satu orang saja. sakramen memerlukan adanya iman. proses inisiasi terjadi saat seseorang menerima sakramen baptis. suatu tindakan yang kudus yang tak ternilai. menyuburkan. Dalam tradisi Gereja Katolik. kurang layaknya kondisi penerima untuk menerima rahmat yang dianugerahkan tersebut dapat menghalangi efektivitas sakramen itu bagi yang bersangkutan. Ketujuh Sakramen oleh Rogier van der Weyden. menguatkan dan memberi ekspresi bagi iman (Kompendium Katekismus Gereja Katolik. atau pun pengkhususan (konsekrasi) untuk suatu pelayanan tertentu. sakramen-sakramen secara keseluruhan dipandang sebagai sarana penting bagi keselamatan umat beriman. Gereja katolik mengajarkan adanya tujuh sakramen. Sakramen-sakramen Inisiasi Istilah inisiasi diambil dari kosa kata bahasa Latin initiare yang berarti memasuki atau menerima sesorang ke dalam suatu kelompok. Kedua. pengampunan dosa-dosa.

Hanya uskup atau imam yang dapat menjadi pelayan Sakramen Ekaristi. Roti (yang harus terbuat dari gandum. dengan bertindak selaku pribadi Kristus sendiri. Banyak nama yang diberikan untuk sakramen ini : Ekaristi ucapan syukur atau terima kasih kepada Allah. dalam iman Katolik. Armenia dan Ethiopia. serta sebagai Gereja dalam bentuk sakramen. dalam kondisi rohani yang layak. Aspek pertama dari sakramen ini (yakni mengambil bagian dari Tubuh dan Darah Yesus Kristus) disebut pula Komuni Suci. ditransformasi dalam segala hal kecuali wujudnya yang kelihatan menjadi Tubuh dan Darah Kristus. menerima Komuni Suci. Dianjurkan pula bagi umat yang berpartisipasi dalam Misa untuk. Diakon serta imam biasanya adalah pelayan Komuni Suci. Pelayan sakramen ini biasanya seorang uskup atau imam. umat awam dapat diberi wewenang dalam lingkup terbatas sebagai pelayan luar biasa Komuni Suci. Betapa pentingnya sakramen ini sehingga partisipasi dalam perayaan Ekaristi (Misa) dipandang sebagai kewajiban pada setiap hari Minggu dan hari raya khusus. Menerima Komuni Suci dipandang sebagai kewajiban sekurangkurangnya setahun sekali selama masa Paskah. perubahan ini disebut transubstansiasi. namun diberi ragi dalam kebanyakan Ritus Timur) dan anggur (yang harus terbuat dari buah anggur) yang digunakan dalam ritus Ekaristi. Ekaristi Ekaristi adalah sakramen (yang kedua dalam inisiasi Kristiani) yang dengannya umat Katolik mengambil bagian dari Tubuh dan Darah Yesus Kristus serta turut serta dalam pengorbanan diri-Nya dan lambing dari perjamuan terakhir. tindakan pengudusan yang paling istimewa oleh Allah terhadap umat beriman dan tindakan penyembahan yang paling istimewa oleh umat beriman terhadap Allah. yakni tanda dan sarana persatuan mesra dengan Allah dan kesatuan umat manusia .1. serta dianjurkan untuk hari-hari lainnya. atau (dalam Gereja Latin. Ekaristi dipandang sebagai "sumber dan puncak" kehidupan Kristiani. Berasal dari kata eucharistia berarti syukur . Bisa dikatakan Gereja bagaikan sakramen. - Perjamuan tuhan karena perayaan ini menyangkut perjamuan malam terakhir . Pembaptisan Pembaptisan adalah sakramen pertama dan mendasar dalam inisiasi Kristiani. 2. namun tidak demikian halnya dalam Gereja Timur) seorang diakon. dan yang tidak diberi ragi dalam ritus Latin. Sakramen ini dilayankan dengan cara menyelamkan si penerima ke dalam air atau dengan mencurahkan (tidak sekedar memercikkan) air ke atas kepala si penerima "dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus " (Matius 28:19).

engkau diutus. ¾ Skema besar Perayaan Ekaristi terdiri dari: perbuatlah . sesuai dengan perintah Yesus. ¾ Yesus mengubahnya menjadi sebuah perjamuan syukur bagi murid-murid-Nya. dan sebagai tanda perpisahan kepada mereka. yang artinya: Pergilah. ¾ Bagian terpenting dalam sakramen ekaristi adalah DOA SYUKUR AGUNG. Cawan in adalah perbuatlah ini menjadi kenangan akan Aku . ¾ Perjamuan Malam Terakhir dilakukan Yesus dan murid-murid-Nya untuk memperingati Perjamuan Paskah Yahudi. kata missa artinya dipersilakan keluar.- Pemecahan roti karena saat perjamuan terakhir yesus memecah roti dan membagikan roti tsb kepada para murid - Kenangan akan kesengsaraan dan kebangkitan tuhan Kurban kudus karena menghadirkan kurban tunggal yaitu Kristus penebus Komuni karena dalam perayaan ini kita mengambil bagian dalam tubuh dan darahnya supaya membentuk satu tubuh - Misa kudus dalam Bahasa Latin. Makna yang terdalam dari perintah ini adalah bahwa setelah menerima Tubuh Kristus sendiri.Yesus mengucap syukur dan dan memberikan pesan Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu. ¾ Perjamuan Tuhan diteruskan oleh Gereja dalam perjamuan ekaristi (sakramen ekaristi) ¾ Perjamuan Ekaristi adalah peringatan syukur untuk mengenangkan dan sekaligus menghadirkan kembali Yesus yang mempersembahkan diri-Nya dalam kematian di salib demi keselamatan manusia. Yesus merayakan perjamuan malam terakhir bersama murid-murid-Nya. ¾ Kehadiran Kristus paling nyata dapat dirasakan dalam sakramen Ekaristi. ¾ Ekaristi merupakan kehadiran Kristus melalui kekuatan Sabda-Nya dan Roh Kudus. yang ditumpahkan bagimu . yaitu pergi ke dunia untuk mencintai dan melayani sesama. Ia juga memberikan perintah untuk melakukan hal itu sebagai kenangan akan diri-Nya ini menjadi peringatan akan Daku . ¾ Perjamuan Malam Terakhir adalah asal dari Ekaristi. ¾ Kata Ekaristi berasal dari kata eucharistia yang artinya puji syukur. atau melakukan yang dilakukan oleh Kristus sendiri. Kalau kita melihat liturgi dalam Bahasa Latin maka kita akan mengetahui bahwa liturgi ini berakhir dengan perintah Ite missa est. ¾ Dalam Perjamuan Terakhir bersama para murid. ¾ Sebelum menderita sengsara dan wafat. kita diutus untuk melakukan apa yang dilakukan oleh Kristus sendiri. ¾ Sakramen Ekaristi adalah perjamuan syukur. Ia juga berkata perjanjian baru oleh darah-Ku.

penyilihan 2. Liturgi Ekaristi 4. sehingga dikenal pula sebagai "Pengurapan Terakhir". Sakramen ini memiliki empat unsur: . Baru menderita sakit ataupun makin memburuknya kondisi kesehatan membuat sakramen ini dapat diterima berkali-kali oleh seseorang. dan juga disebut Sakramen Pengakuan Dosa. "Pengurapan orang sakit dapat dilayankan bagi setiap umat beriman yang. Dalam tradisi Gereja Barat. Sakramen ini diberikan dengan cara mengurapi penerimanya dengan Krisma.absolusi (pengampunan) oleh imam . Sakramen-sakramen Penyembuhan 1. Krisma / Penguatan Penguatan atau Krisma adalah sakramen ketiga dalam inisiasi Kristiani. Ritus Penutup ¾ Materi: Roti dan Anggur 3. disertai doa khusus yang menunjukkan bahwa. karena telah mencapai penggunaan akal budi. Ritus Pembukaan 2. Sakramen Tobat. mulai berada dalam bahaya yang disebabkan sakit atau usia lanjut" (kanon 1004. yang memberinya aroma khas. Dalam sakramen ini seorang imam mengurapi si sakit dengan minyak yang khusus diberkati untuk upacara ini. dan Sakramen Pengampunan. baik dalam variasi Barat maupun Timurnya. minyak yang telah dicampur sejenis balsam. Rekonsiliasi / Tobat Sakramen rekonsiliasi adalah yang pertama dari kedua sakramen penyembuhan.pengakuan kepada seorang imam (hanya imam yang memiliki kuasa untuk melayankan sakramen ini) .1. sakramen ini diberikan hanya bagi orang-orang yang berada dalam sakratulmaut (keadaan saat-saat menjelang kematian (ajal) tiba) . Pengurapan Orang Sakit Pengurapan Orang Sakit adalah sakramen penyembuhan yang kedua. Sakramen ini adalah sakramen penyembuhan rohani dari seseorang yang telah dibaptis yang terjauhkan dari Allah karena telah berbuat dosa. karunia Roh Kudus menandai si penerima seperti sebuah meterai. yang dilayankan sebagai salah satu dari "Ritus-Ritus Terakhir". "Ritus-Ritus Terakhir" yang lain adalah pengakuan dosa . KGK 1514).penyesalan si peniten (si pengaku dosa) . D. Liturgi Sabda 3.

yang menimbulkan keadaan jasmani manusia sangat mencemaskan. berada dalam keadaan yang mengancam keselamatan nyawanya. yang melalui kematian telah masuk ke dalam kehidupan. Kepada orang-orang tua yang sudah sangat lemah dapat diterimakan sakramen ini. maka Sakramen Pengurapan dapat diterimakan sub conditione (= kondisi khusus). Bagaimana Sakramen Pengurapan Orang Sakit Diberikan? Sakramen Pengurapan Orang Sakit perlu diterima tiap saat penyakit memuncak menjadi gawat. Gereja dalam keseluruhannya menyerahkan si sakit kepada kemurahan Tuhan. maka dosanya itu diampuni. Jika si sakit telah melakukan dosa. pengurapan orang sakit menguatkan manusia dalam menghadapi perjuangan terakhir dan menghantarnya kepada persatuan dengan Tuhan. Bagaimana jika si Sakit Meninggal Sebelum Imam Datang? Dapatkah Sakramen Diberikan? Jika saat ajal sudah tiba sebelum imam datang. jika kematiannya masih diragukan. maka baginya diucapkan doadoa. sedangkan pengurapan tidak dapat diberikan lagi. maka minimal diberikan absolusi. Tetapi. sebuah kata yang arti aslinya dalam bahasa Latin adalah "bekal perjalanan". . meskipun tidak timbul keadaan sakit yang gawat. Mengapa Sakramen Pengurapan Orang Sakit itu Perlu? Dengan pengurapan orang sakit. Pengurapan dapat diulangi jika keadaan tersebut timbul kembali atau jika timbul satu kemelut yang lebih berat.(jika orang yang sekarat tersebut secara fisik tidak memungkinkan untuk mengakui dosanya. agar Ia menguatkan dan meluputkannya. yang tergantung pada ada atau tidaknya penyesalan si sakit atas dosa-dosanya). dan Ekaristi. Siapa yang Melayani Sakramen Pengurapan Orang Sakit? Pelayan sebenarnya dari Sakramen Pengurapan Orang Sakit hanyalah imam. yang bilamana dilayankan kepada orang yang sekarat dikenal dengan sebutan "Viaticum". Dalam bahaya maut. serta pemimpin lembaga-lembaga pendidikan imam. para imam yang melayani rumah-rumah sakit dan rumah-rumah orang lanjut usia. Siapa yang Menerima Sakramen Pengurapan Orang sakit? Penerima pengurapan ini ialah setiap orang beriman yang karena penyakit atau karena usia lanjut.

imam. Sakramen-sakramen Panggilan 1. berbagai retreat. atau diakon. Hanya uskup yang boleh melayankan sakramen ini.Buah-buah rahmat apa saja yang diperoleh dari Sakramen Pengurapan Orang Sakit? Satu anugerah khusus Roh Kudus rahmat yg di dapat adalah kekuatan. menempatkan dia pada tugas pelayanan uskup yang bersangkutan. menjadikannya anggota badan penerus (pengganti) para rasul. Proses pendidikan sebagai persiapan untuk pentahbisan sebagai diakon permanen diatur oleh Konferensi Wali Gereja terkait. untuk merayakan sakramen-sakramen dan kegiatankegiatan liturgis lainnya. ketenangan. dan menuntun. teristimewa Ekaristi. juga mencakup suatu program formasi yang meliputi pengarahan rohani. dst. disertai kepedulian dari semua Gereja. sehingga penerima sakramen ini dibaktikan sebagai citra Kristus. pengalaman apostolat (semacam Kuliah Kerja Nyata). khususnya pada Kegiatan Gereja dalam mengamalkan cinta-kasih Kristiani terhadap kaum papa dan dalam memberitakan firman Allah. serta menganugerahkan baginya kuasa. sebagai asisten uskup yang bersangkutan. dan kebesaran hati untuk menderita secara Katolik sengsara yang ditimbulkan oleh penyakit atau oleh usia lanjut Persatuan dengan sengsara Kristus demi keselamatannya sendiri dan keselamatan Gereja Pengampunan dosa apabila orang sakit tidak dapat menerimanya melalui Sakramen Pengakuan Rahmat Gerejani karena secara bebas menggabungkan diri dengan sengsara dan wafat Kristus Persiapan untuk peralihan ke hidup abadi E. Orang-orang yang berkeinginan menajdi imam dituntut oleh Hukum Kanonik (Kanon 1032 dalam Kitab Hukum Kanonik) untuk menjalani suatu program seminari yang selain berisi studi filsafat dan teologi sampai lulus. dan memberi dia misi untuk mengajar. Pentahbisan seseorang menjadi uskup menganugerahkan kegenapan sakramen Imamat baginya. Pentahbisan seseorang menjadi imam mengkonfigurasinya menjadi Kristus selaku Kepala Gereja dan Imam Agung. menguduskan. . Imamat Imamat atau Pentahbisan adalah sakramen yang dengannya seseorang dijadikan uskup. Pentahbisan seseorang menjadi diakon mengkonfigurasinya menjadi Kristus selaku Hamba semua orang.

yang dipandang sebagai suatu tanda cinta-kasih yang menyatukan Kristus dengan Gereja. Dengan demikian. tanpa memperkecualikan apapun dari hak-milik esensial dan maksud-maksud perkawinan. tidak dapat diceraikan. menetapkan di antara kedua pasangan suatu ikatan yang bersifat permanen dan eksklusif.DAN OLEH KARENANYA .DAN KEPADA PEMBANGUNAN KELUARGA . namun seringkali mereka belum mempergunakan kesempatan pacaran itu untuk dapat mempersiapkan diri dalam membangun keluarga katolik. seperti Imamat.DAN HARUS DIARAHKAN KEPADA SALING MENCINTAI SEBAGAI SUAMI ISTERI . maka pernikahan mereka hanya dinyatakan sah jika telah memperoleh izin dari pihak berwenang terkait dalam Gereja Katolik. Jika salah satu dari keduanya adalah seorang Kristen non-Katolik.2. serta menganugerahkan rahmat demi perampungan misi tersebut. Perkawinan adalah: PERSEKUTUAN HIDUP . Jika salah satu dari keduanya adalah seorang non-Kristen (dalam arti belum dibaptis). adalah suatu sakramen yang mengkonsekrasi penerimanya guna suatu misi khusus dalam pembangunan Gereja. Sakramen ini menganugerahkan kepada pasangan yang bersangkutan rahmat yang mereka perlukan untuk mencapai kekudusan dalam kehidupan perkawinan mereka serta untuk menghasilkan dan mengasuh anak-anak mereka dengan penuh tanggung jawab. Sakramen ini dirayakan secara terbuka di hadapan imam (atau saksi lain yang ditunjuk oleh Gereja) serta saksi-saksi lainnya. suatu pernikahan antara seorang pria yang sudah dibaptis dan seorang wanita yang sudah dibaptis. AJARAN GEREJA KATOLIK TENTANG PERKAWINAN Ada begitu banyak pasangan calon mempelai yang sudah lama berpacaran. Sakramen ini.YANG TAK DAPAT DITA RIK KEMBALI . yang dimeteraikan oleh Allah.ANTARA SEORANG PRIA DAN SEORANG WANITA YANG TERJADI KARENA PERSETUJUAN PRIBADI . Demi kesahan suatu pernikahan. Salah satu hal yang sangat penting namun seringkali terlupakan adalah kurangnya/ tidak pernah dilaksanakan pengolahan pengalaman hidup untuk melangsungkan suatu pernikahan sesuai ajaran Gereja Katolik. maka diperlukan izin dari pihak berwenang terkait demi sahnya pernikahan. meskipun dalam tradisi teologis Gereja Latin yang melayankan sakramen ini adalah kedua pasangan yang bersangkutan. seorang pria dan seorang wanita harus mengutarakan niat dan persetujuan-bebas (persetujuan tanpa paksaan) masing-masing untuk saling memberi diri seutuhnya. yang dimasuki secara sah dan telah disempurnakan dengan persetubuhan. Pernikahan Pernikahan atau Perkawinan.

Ini menggambarkan penerimaan terhadap satu pribadi seutuhnya. c. Dan benarlah. a. Yang ke dua. Semua sudah siap. Ada beberapa catatan untuk penerimaan satu pribadi ini: Pertama. PERSETUJUAN PRIBADI Hidup bersekutu itu terjadi karena setuju secara pribadi. KECUALI OLEH KEMATIAN. Dalam perkawinan Katolik. Maka dinyatakan bahwa perse tujuan itu tidak dapat ditarik kembali. Pokoknya sudah beres. tidak tergantung pada siapapun. d. pengalaman untuk membuat dan memelihara dan memper kembangkan persetujuan pribadi untuk bersekutu itu sudah harus dipupuk sejak masa pacaran Maka. begitu. persetujuan yang dibangun pada masa pacaran baiklah . kemauan. Sebab. Pokoknya seluruh kepribadian. Dan persetujuan itu dilakukan secara pribadi. kekayaan atau kepandaiannya saja. menerima pribadi itu berarti menerima juga seluruh latar belakang dan menerima seluruh masa depannya. Namun. SEORANG PRIA DENGAN SEORANG WANITA Penekanan pertama di sini adalah seorang dengan seorang: arti nya orang seutuhnya dengan orang seutuhnya. hidup bersama yang bersekutu. kegantengan. DAN YANG DIARAHKAN Sebenarnya. bukan kecantikan. bahkan juga pada pasangannya. dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Jadi. pikiran. Namun. menerima pribadi berarti menerima dia apa adanya.MENUNTUT KESETIAAN YANG SEMPURNA . kenyataannya persetujuan yang terjadi pada masa pacaran belumlah memenuhi sya rat perkawinan. penarikan kembali pertama-tama berarti pengingkaran terhadap diri sendiri. ada banyak yang merasa bahwa persetujuan semacam itu sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Yang harus setuju adalah yang akan menikah. hidup bersama itu masih beranekaragam isinya. pengingkaran terhadap cita-cita dan kehendaknya sendiri e. pera saan. Sebab persetujuan itu mengikutsertakan seluruh kehendak. hidup bersama itu mewujudkan persekutuan. Yang diterima untuk bersekutu adalah pribadi. PERSETUJUAN PRIBADI YANG TAK DAPAT DITARIK KEMBALI Persetujuan pribadi untuk bersekutu itu nilainya sama dengan sumpah/janji dan bersifat mengikat seumur hidup. penging karan terhadap kebebasannya sendiri. PERSEKUTUAN HIDUP Apa yang pertama-tama kelihatan pada perkawinan Katolik? Jawabnya adalah: Hidup bersama. b.DAN TIDAK MUNGKIN DIBATALKAN LAGI OLEH SIAPAPUN.

Tentu saja. dalam perkawinan cinta itu tertuju kepada Tuhan di dalam pasangannya. Masalahnya. tidak hanya membabi buta dengan cintanya sendiri. Kekhasan dari cinta suami isteri adalah adanya keterikatan istimewa yang membuat mereka dapat menyerahkan diri seutuhnya bagi pasangannya. kalau kaul biara atau janji seorang imam tertuju kepada Tuhan di dalam umatNya. Yesus menunjuk cinta sejati itu sebagai orang yang mengorbankan nyawaNya bagi yang dicintaiNya. Perjuangan seorang suami/isteri adalah di samping memelihara dan memperkembangkan cintanya. Penegasan ini membantu para suami/isteri untuk melaksanakan isi persetujuan itu. misalnya adanya pembatasanpembatasan dalam berpacaran. Baru. juga mengusahakan supaya pasangannya da pat ikut mengembangkan cintanya sebagai suami/isteri. f. sering tidak disadari bahwa cinta itu bermacam-macam. Harus siap untuk menerima kedatangan anak-anak. Dan Yesus memberi teladan dengan hidupNya sendiri yang rela sengsara. Namun. Yang mau dituju adalah membangun suasana saling mencintai sebagai suami/isteri. ada cinta sebagai sahabat. menunjukkan bahwa persetujuan itu belum bisa dilaksanakan sepenuhnya. Pokoknya saya sudah mencintai . ada cinta karena belas kasihan. bahkan sampai wafat untuk kita semua yang dicintaiNya. Bedanya. Ada cinta sebagai saudara. baiklah persetujuan sebagai tunangan. Mereka merasa sudah saling mencintai. PEMBANGUNAN KELUARGA Hidup dalam persekutuan sebagai suami-isteri mau tidak mau mewujudkan suatu keluarga. kok masih ditanya soal ini. Kita lihat. Maka. g. perwujudan cinta sejati itu ternyata bisa beranekaragam.persetujuan sebagai pacar. demikian pula ada cinta suami isteri. Dalam hal ini kiranya cinta suami isteri dapat disejajarkan dengan cinta yang diwujudkan dalam suatu kaul biara atau janji seorang imam. Bagaimanapun oleh perubahan situasi manusia masih dapat berubah. persetujuan itu boleh menjadi persetujuan sebagai suami-isteri. Supaya janji pada saat perkawinan sungguh berisi dan memberi jaminan bagi masa de pan baik pribadi maupun pasangannya. harus siap untuk tampil sebagai keluarga. baik di hadapan saudara-saudara. Secara lebih positif dapat dikatakan bahwa persetujuan semasa pacaran lebih diarahkan untuk dapat melaksanakan janji pada saat perkawinan. SALING MENCINTAI SEBAGAI SUAMI ISTERI Pengalaman menunjukkan bahwa calon mempelai biasanya bingung dengan ungkapan ini. Persetujuan yang dibangun pada masa tunangan. setelah menikah. Maka. di hadapan orang tua . Ini tidak cukup. Tiga kata ini juga dapat diartikan penegasan terhadap perkawi nan sebagai awal dari kehidupan baru bagi kedua mempelai. yang namanya cinta sejati tidak pernah dapat berbeda-beda.

h. Bahkan suami isteri itu sendiripun tidak dapat memutuskannya. Tidak melaksanakan salah satunya berarti sudah tidak setia i. Karena kematian yang wajar. karena pribadi itu dihancurkan. KESETIAAN YANG SEMPURNA Setia dalam hal apa? Empat hal yang sudah diuraikan di atas. pemutusan persekutuan perkawinan bisa dipandang sebagai pemotongan kehidupan pribadi suami/isteri. j. sebab persekutuan itu dibangun atas dasar kehendak Tuhan sendiri. Ini bisa be rarti pembunuhan. Dan Tuhanlah yang merestuinya. tidak ada instansi atau siapapun yang akan dapat memutuskan persetujuan pribadi itu. yakni persekutuan hidup antara seorang pria dan seorang wanita. Mampu bekerjasama menerima. memelihara dan memperkembangkan persetujuan pribadi. TAK DAPAT DIPISAHKAN OLEH SIAPAPUN Persekutuan perkawinan terjadi oleh dua pihak. karena pribadi yang satu sudah tidak mampu lagi secara manusiawi melaksanakan persetujuannya. persetu juan pribadi itu menjadi batal. Maka. membangun hidup berkeluarga yang sehat. membangun saling mencintai sebagai suami isteri. mampu bekerjasama menerima atau datang bertamu kepada keluarga-keluarga lain. Maka. KECUALI OLEH KEMATIAN. nyatanya. yakni oleh suami dan isteri. Maka. Pengecualian ini didengar tidak enak.maupun di hadapan masyarakat pada umumnya. mampu ikut serta membangun Gereja. membangun hidup sebagai suami-isteri membawa juga kewajiban untuk mampu menghadapi siapapun sebagai satu kesatuan dengan pasangannya. Semuanya dilaksanakan dalam suasana kekeluargaan. . memelihara dan mendewasakan anak. Namun. misteri kematian tidak terhindarkan.

atau diakon akolit yang diberi wewenang (jika klerus tidak mencukupi) umat awam (jika klerus atau akolit tidak mencukupi) Ekaristi (pengunjukan) uskup. atau siapapun dalam setempat keadaan darurat Penguatan (dalam Gereja Barat) imam yang uskup. imam. imam. sekurang-kurangnya harus ada tiga orang uskup dalam suatu pentahbisan uskup) tidak ada Pernikahan suami dan isteri (tradisi Barat). vikaris jendral (vikjen) atau diberikan wewenang oleh hukum (dalam Gereja Katolik Ritus Timur) imam Gereja atau izin khusus Ekaristi uskup atau imam tidak ada Ekaristi (pembagian) Komuni Suci uskup.Para Pelayan Sakramen dalam Gereja Katolik Sakramen Pelayan Biasa Pelayan Luar Biasa Pembaptisan uskup. imam atau diakon. tetapi umat awam yang didelegasikan biasanya dikhususkan bagi imam paroki oleh uskup. atau diakon pelayan luar biasa Komuni Suci atau orang lain yang ditunjuk oleh pejabat gereja lokal Rekonsiliasi uskup atau imam tidak ada Pengurapan orang sakit uskup atau imam tidak ada Imamat Uskup (untuk alasan keabsahan. imam yang bertugas (tradisi Timur) tidak ada .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful