P. 1
Sistem Politik Islam

Sistem Politik Islam

|Views: 381|Likes:
Published by Bobby Fandra

More info:

Published by: Bobby Fandra on Jan 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/06/2014

pdf

text

original

SISTEM POLITIK ISLAM

A. KONSEP POLITIK ISLAM

1. Makna Politik Islam
Pekataan politik berasal dari bahasa Latin politicus dan bahasa yunani politicos, artinya sesuatu yang berhubungan dengan warga negara atau warga kota. Kedua kata itu berasal dari kata polis maknanya kota (Ali, 1998:167). Menurut kamus Litre (1987) politik adalah ilmu memerintah dan mengatur negara. Sedangkan dalam kamus Robert (1962) politik adalah seni memerintah dan mengatur masyarakat manusia (Maurice Douferg dalam Tijan Abdul Qadir Hamid, 2001:3). Dalam bahasa Arab politik siyasah, sehingga dalam istilah keislaman politik identik dengan kata tersebut. Secara etimologis siyasah artinya mengatur, aturan dan keteraturan. Fiqih siyasah adalah hukum islam yang mengatur sistem kekuasaan dan pemerintahan. Politik sendiri artinya segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat dan sebagainya) mengenai pemerintahan suatu negara, dan kebijakan suatu negara terhadap negara lain. Politik juga berarti kebijakan atau cara bertindak suatu negara dalam menghadapi atau menangani suatu masalah. Oleh karena itu dapat di katakan bahwa perkataan politik meliputi kebijakan yang mengatur segala urusan dalam negeri dan luar negeri dari sebuah pemerintahan. . Politik ialah cara dan upaya menangani masalah-masalah rakyat dengan seperangkat undang-undang untuk mewujudkan kemaslahatan dan mencegah hal1

Dari karya tersebut dapat diketahui bahwa politik merupakan istilah yang dipergunakan untuk konsep pengaturan masyarakat sebab yang dibahas didalam kedua kitab tersebut adalah soal-soal yang berkenaan dengan masalah bagaimana pemerintah dijalankan agar terwujud sebuah masyarakat yang baik. dan istilah-istilah keislaman dalam peraturan dasar organisasi. Kedua karya ini dipandang sebagai pangkal pemikiran politik yang berkembang kemudian. seperti menggunakan perlambang Islam. serta wacana politik. Pendukung perpolitikan ini belum tentu seluruh umat Islam (baca: pemeluk agama Islam). I]).Kemudian muncul karya Aristoteles yang juga berjudul Politea.kebijaksanaan dan hukum-hukum yang menjadi sarana pengaturan masyarakat . khittah perjuangan. Wawasan Sistem Politik Islam [Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Karena itu. Cet. mereka dalam kategori politik dapat disebut sebagai kelompok politik Islam. (Salim Ali al-Bahnasawi.dan cita-cita yang hendak dicapai. juga menekankan simbolisme keagamaan dalam berpolitik. 2 . Istilah politik islam pertama kali dikenal melalui buku plato yang berjudul politeia sekaligus dikenal dengan republik. Deliar Noer menjelaskan bahwa politik adalah segala aktifitas atau sikap yang berhubungan dengan kekuasaan yang bermaksud untuk mempengaruhi dengan jalan mengubah atau mempertahankan suatu macam bentuk susunan masyarakat.hal yang merugikan bagi kepentingan manusia. Dengan demikian dalam konsep tersebut terkandung berbagai unsur seperti lembaga yang menjalankan aktivitas pemerintahan masyarakat sebagai pihak yang berkepentingan. Politik Islam ialah aktivitas politik sebagian umat Islam yang menjadikan Islam sebagai acuan nilai dan basis solidaritas berkelompok.

Taufik Abdullah. dan kebijakan suatu negara terhadap negara lain. Hakikat Politik Islam Politik Islam secara substansial merupakan penghadapan Islam dengan kekuasan dan negara yang melahirkan sikap dan perilaku (political behavior) serta budaya politik (political culture) yang berorientasi pada nilai-nilai Islam. Bahwa seluruh kekuasaan di alam semesta ada pada Allah karena Ia menciptakannya.dapat juga berarti kebijakan atau cara bertindak suatu negara dalam menghadapi atau menangani masalah. Sikap perilaku serta budaya politik yang memakai kata sifat Islam. negara didirikan atas prinsip-prinsip tertentu yang ditetapkan AlQuran dan sunnah nabi Muhammad saw. menurut Dr. Prinsip-prinsip pemerintahan islam : 1. Bahwa hukum islam ditetapkan oleh Allah dalam Al-Quran dan sunnah nabi. Dalam islam. Selain itu.Fikih siasah adalah aspek ajaran Islam yang mengatur sistem kekuasaan dan pemerintah suatu negara. 2. sedangkan sunnah nabi merupakan penjelasan otoritatif tentang Al-Quran (Ahmad. 2. 1996:57).Selain itu dalam politik islam. bermula dari suatu keprihatinan moral dan doktrinal terhadap keutuhan komunitas spiritual Islam. politik identik dengan siasahyang secara kebahasaan artinya mengatur . 3 .

Prinsip-prinsip dasar pemegang amanah yang ditetapkan al-qur¶an yaitu: 1. (Ali Imron:159). Maka maafkanlah mereka. Al-µadaalah Artinya: sesungguhnya Allah menyuruh kalian menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan apabila menetapkan hukum diantara manusia hendaknya kalian menetapkan dengan adil. Sekiranya kamu bersikap keras lagi. An-Nisaa¶. (QS.58) 3. Al-Musaawah 4 . dan bermusyawaralah dengan mereka dalam urusan itu. Al-Musyawarah Artinya: maka karena rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. mohonkan ampun bagi mereka. tentulah mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu.berhati kasar. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad maka bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. 2.

dapat diterima dan diamalkan oleh setiap golongan disetiap tempat dan setiap masa. Khalifah 5 .Siasah Dusturiyah (tata negara dalam islam) 2. sesungguhnya kami menciptakan kalian seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kalian saling kenal mengenal.Siasat Dusturiyah Karekteristik ajaran islam adalah selalu memberikan kaidah ataupun prinsip-prinsip dasar dalam berbagai aspek kehidupan. (QS. Secara garis besar dalam kitab al-Ahkaam as-Sutlthaaniyah karangan ImamAl-Mawardi disebutkam bahwa struktur pemerintahan Islam terdiri dari : 1. sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha mengenal.oleh karenanya.islam dapat menjadi ajaran yang universal.Artinya: wahai manusia. GARIS-GARIS BESAR SIASAH ISLAM Garis-garis besar siasah islam meliputi 3 aspek : 1. Sesungguhnya orang paling mulia disisi Allah adalah orang yang paling takwa diantara kalian. AlHujarat:13) B.Siasah Dauliyah (hukum politik yang mengatur hubungan antara satu negara dengan negara lain) 3.Siasah Maliyah (hukum politik yang mengatur sistem ekonomi negara 1.

takabur.Keadilan universal (al-Maidah:8).Menjaga amanat. ketulusan dan kebenaran dalam setiap perkara dan hubungan antara bangsa (an-Nahl:94).Menghormati batas-batas negara netral pada waktu perang (an-Nisa¶:8990).fakta-fakta dan traktat-traktat serta keharusan mengumumkan penghapusan dan penghentiannya dan menyampaikannya kepada pihak lain apabila tidak dapat dihindari (ALIsra¶:34. 6.Siasat Dauliyah Prinsip-prinsip hukum internasional dalam Islam menurut Abul µAla AlMaududi (1993:82-86) adalah sebagai berikut : 1.serta penyebaran kerusakan di bumi (al-Qoshosh : 83). Panglima tentara 5. Gubernur Provinsi 4. 3.2. Kementerian 3. 6 . 2. Petugas pembagi harta rampasan peran 2.Saling menghormati perjanjian-perjanjian. Al-Anfal:58 dan 72 ). 4. Petugas pemungut zakat 8. 5. Pimpinan Ibadah Haji 9. Qadhi atau hakim 7.Menjaga perdamaian abadi (al-Anfal:61). surat An-nahl:91-92. At-Taubah: 4 dan 7.Menghindar rasa tinggi hati. Polisi dalam negeri 6.

asy-Syura : 40-42).Memperlakukan kekuatan yang tidak menentang dengan perlakuan yang baik (al-Mumtahanah:8).di mulainya sejak masuknya Islam di Indonesia pada abad ke 7 .Penerimaan negara bersumber dari tanah-tanah yang ditaklukan dan dari berbagai pajak. 3. Sistem Islam mengenai perpajakan itu mempunyai berbagai bentuk : Pajak kekayaan (zakat). yakni Pejabat Urusan Penerimaan (Revenue Officer).pajak hasil tanah (µusyur¶) dibayar oleh pihak muslim. Penyaluran penerimaan itu dilaksanakan oleh The Registry (Diwan al-murtaziqah) di Madinah melalui sistem penghasilan bulanan dan sistem pensiun. KONSTRIBUSI UMAT ISLAM TERHADAP KEHIDUPAN POLITIK DI INDONESIA Konstribusi umat Islam terhadap kehidupan politik di Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Urusan sipil dan keagamaan Pada setiap wilayah yang dikuasai itu tetap berada ditangan pejabat-pejabat setempat (L.Espito. melaksanakan dengan mengawasi penerimaan berbagai pajak(taxes) dan kegiatan-kegiatan administratif lainnya.Melakukan kaum penyerang dengan perlakuan yang sama dengan perlakuan mereka sendiri (al-Baqarah : 194. Seluruh penerimaan itu dimiliki.1984:13) C.7.Membalas kebaikan dengan kebaikan (ar-Rahman : 6 ).an-Nahl : 126.dikumpulkkan dan diatur oleh negara.dan pajak diri ( jizyah ) atas jaminan diri dan hak milik sepanjang Hukum dan pajak tanah (kharaj) dibayar oleh orang yang bukan muslim. 9. 8.Siasah Maliyah Petugas dari Khalif.

terus ke Tiongkok. Sejak lahir Kerajaan Islam Demak di mulailah zaman Islam di Nusantara.Lahirnya Islam Demak telah memunculkan Islam sebagai elemen integratif yang mampu mengkorporasikan kekuatan ekonomi.orang Arab telah mempunyai perkampungan di Sumatera Barat.Dari laut Merah melalui selat Malaka.Dalam satu almanak Tiongkok disebutkan bahwa pada tahun 674 Masehi terdapat satu kelompok masyarakat Arab di Sumatera Barat.politik.pemerintah kolonial Belanda tetap mengakui eksistensi Peradilan Agama Islam di masyarakat Kepulauan Nusantara.tujuh.Pengadilan Agama di Jawa-Madura diresmikan. Kedatangan kaum penjajah di kepulauan Nusantara.Sepanjang catatan yang ada.nyatalah bahwa hanya 42 tahun sesudah Nabi wafat.Peresmian ini berlangsung sesudah berkembangnya pendapat di kalangan orang Belanda sendiri bahwa hukum yang berlaku bagi orang-orang Indonesia asli adalah undang-undang agama mereka sendiri.Kalau diingat bahwa Nabi Muhammad SAW wafat pada tahun 632 Masehi.Pada tahun 1882.Kenyataan ini memberi petunjuk sangat kuat bahwa sebelum Nabi lahir.Inilah yang di kenal dengan teori Receptio In 8 .sampai sebelum tahun 1882.ternyata tidak mampu menghapuskan Islam dari jiwa penduduk Kepulauan Nusantara.yakni hukum Islam.Mungkin sekali nama kota Pariaman di Sumatera Barat berasal dari bahasa Arab Barri Aman yang berarti ³tanah daratan yang aman sentosa´.perniagaan bangsa Arab telah sangat maju.Sebagaimana dikemukakan Hamka dalam Anwar Harjono (1997 : 2) bahwa di zaman Khulafaur Rasyidin.Islam mulai membangun jati diri penduduk di kepulauan Nusantara .hubungan perdagangan antara orang-orang Arab dengan Cina telah terbina dengan sangat bagus.dan agama dalam wadah negara.

walaupun pada masa itu organisasi politik masih dilarang oleh undang-undang pemerintah kolonial namun SI dengan cepat menjadi satu-satunya pergerakan nasional yang paling berpengaruh pada awal abad ke-20 9 .semula dimaksudkan untuk sekedar menjadi koperasi pedagang batik tetapi gaung kehadiran nya mampu melintasi kawasan ekonomi menjadi simbol perlawanan bangsa melewati kesewenang-wenangan bangsa asing.Tidak syak lagi di perkenalkannya teori Receptie ini semata-mata dimaksudkan untuk menahan gerak laju hukum Islam.Salah satu diantaranya adalah : 1.Munculnya berbagai organisasi sosial kemasyarakatan ini tidak terlepas dari semangat keislaman.Samanhoedi tahun 1911. Pada masyarakat masa yang perjuangan merupakan kemerdekaan cikal bakal munculah banyak organisasi bagi keberhasilan kemerdekaan bangsa.Pada tahun 1912 SDI berubah nama menjadi Sarikat Islam (SI.Beberapa organisasi ini secara perlahan menjadi sebuah organisasi politik yang tidak dapat di lepaskan dan di lupakan saja jasa-jasanya bagi terselenggaranya kemerdekaan negara Indonesia.Complexu. Serikat Dagang Islam (SDI). Anwar merupakan Harjono cikal mengidentifikasikan bagi secara beberapa politis organisasi turut masa yang bakal memperjuangkan kemerdekaan.Akan tetapi pengakuan terhadap hukum Islam bagi masyarakat kepulauan Nusantara mengalami pertentangan dari kalangan kolonial Belanda sendiri diantaranya Cornelis van Vollenhoven dan Christian Snouck Hurgronje yang memunculkan teori Receptie bahwa sesungguhnya yang berlaku di Indonesia bukan hukum Islam melainkan hukum adat.yang didirikan oleh H.

mustahil dilepaskan sama sekali dari kaitan politik.kata Allah dalam mukadimah diganti dengan Tuhan dan mukaddimah diubah menjadi pembukaan.seperti dikatakan Bousquet. Akan tetapi kesepakatan dalam Piagam Jakarta yang dihasilkan pada sidang anggota BPUPKI dibatalkan pada sidang PPKI.Kedua kelompok ini mencapai kesepakatan politik dalam bentuk Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945.para pemimpin muslim tergabung dalam Masyumi.Muhammadiyah.akan tetapi.golongan Nasionalissekuler menolak Islam dan mengusulkan Pancasila untuk digunakan sebagai dasar negara.Bahkan sehari setelah Proklamasi tujuh [atah kata dalam Piagam Jakarta dihapuskan. Pada awal kemerdekaan (1945-1950 an).Tuntutan-tuntutan golongan Islam sebelumnya dibatalkan.Berbagai pemikiran tentang reformasi Islam yang dikembangkan Muhammadiyah. 10 .dilaksanakannya restrukturisasi pengadilan Agama pada tahun 1985.sangat salah kalau menduga bahwa para anggota Muhammadiyah tidak timbul bias tertentu dalam politik.berdirinya ICMI pada tahun 1991.2.meskipun Muhammadiyah tidak pernah menyatakan diri sebagai organisasi sosial.diantaranya berdirinya Majelis Ulama Indonesia (MUI).Sebaliknya.politik.telah mengkonsentrasikan perjuangan politik mereka untuk mempromosikan Islam sebagai dasar negara.Terjadi perdebatan yang runcing dan panjang di Dewan Konstitutuante antara kelompok Nasionalis-Islam dan Nasionalis-sekuler mengenai apakah Islam atau Pancasila yang akan digunakan sebagai dasar negara. Meskipun pada satu dekade terakhir umat Islam mulai diperhatikan aspirasinya dalam bidang hukum.Dalam PPKI golongan Islam hanya diwakili oleh Ki Bagus Hadikusumo dan K.H Wahid Hasyim.

Kekuasaan dan atau kepemimpinan adalah amanah allah yang harus diemban tidak boleh bermain-main dengan kekuasaan.mulai semakin tampak dengan banyaknya partai Islam yang mengikuti pemilu.Bahkan dalam Intern partai itu sendiri sering kali berbeda prinsip dan pandangan sehingga menimbulkan perpecahan dalam partai itu sendiri. Oleh karena itu halnya dalam konsep pemikiran 11 .Meskipun kekuatan politik umat Islam yang besar itu tidak diikuti oleh kesepakatan dan persatuan sehingga dalam menjalankan visi dan misi Islam.berbangsa dan bernegara yang mendiami negara Republik Indonesia maka objek pokok bahasannya cukup luas Selan itu juga menjadi bahan perbandingan pengetahuan demokrasi ssecara umum dengan demokrasi dalam pengertian khusus (islam). Demokrasi dalam pengertian khusus (Islam) dimaksud adalah manusia sebagai khalifah Allah dibumi dan bertanggung jawab kepada-Nya. Sebelum adanya konsep demokrasi tanggung jawab itu hanya kepada tuhan sehingga sering disalahgunakan. Konsep accountability dihadapan Allah Yang Maha Esa melihat ini harus disadari oleh setiap manusia supaya manusia tidak melalaikan tugas kekuasaanya. Dalam sejarah Jawa raja bergelar khalifatullah dan sistem pengetahuan rakyat kekuasaan raja dianggap sebagai kekuasaan tuhaan yang tidak bisa diganggu gugat. Dalam sebuah hadist nabi Muhammad saw mengatakan bahwa setiap manusia adlah pemimpin dan akan diminta oleh Allah SWT pertanggungan jawab mengenai perilakunya.partai-partai Islam itu seringkali bersebrangan dan tidak saling mendukung. Apabila membicarakan kontribusi pemikiran pemeluk agama dalam kehidupan politik.Di era reformasi konstribusi umat Islam dalam perpolitikan di Indonesia.

Yang ada adalah perencanaan dan pelaksanaan 12 . Hal ini mewujudkan cita-cita reformasi yaitu membumihanguskan kolusi. kini. sedangakan konsep pemikiran non- agama atau yang terjadi saat ini yaitu komponen agama atau nilai-nilai transendental dari agama sudah dikeluarkan sehingga tampak adlah komponen hukumyang tidak dipisahkan dari komponen negara. hak-hak manusia. Sebaliknya bila memisahkan antara agama dengan hukum dan negara atau hanya melaksanakan hak asasi manusia dan mengesampingkan hak tuhan dan hak makhluk lainnya. Inggris. Teori lingkaran konsentris diatas tampak perbedaan konsep pemeluk agama dengan konsep pemikiran non-agama mengenai demokrasi. dan nepotisme. Spanyol. dan negara sebagai satu kesatuan yang tidak dicerai pisahkan. korupsi. maka sampai akhir zaman di negara Republik Indonesia tidak akan terimplementasi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. yaitu mempunyai pemahaman bahwa baik negara maupun hukum telah dipisahkan dari agama. kedamaian. dan hak-hak makhluk hidup lainnya di Indonesia sehingga terwujud keseimbangan. dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. hukum. Oleh karena itu tanggung jawab umat yang mendiami wilayah ini adalahmengimplementasikan hak-hak tuhan.mewujudkan otonomi daerah (mengurangi sebagian campur tangan kekuasaan pusat di daerah). jurang pemisah antara sipil dan militer. Berdasarkan pemikiran konsep agama diatas. dan mungkin yang akan datang. muncullah pelaksanaan hak asasi manusia yang harus beriringan dengan pelaksanaan hak-hak tuhan dan makhluk lainnya di Indonesia sehingga terwujud cita-cita reformasi menuju Indonesia baru di negara Republik Indonesia. dan sebagainya) kontemporer dan pemikiran penduduk tertentu yang mendiami negara Republik Indonesia zaman dulu.masyarakat barat (Belanda. Konsep pemikiran pemeluk agama tampak hubungan komponen agama.

yang menjadi kenyataan adalah yang mempunyai kesempatan berKKN semakin terang-terangan sehingga menjadi kenyataan. Selain itu lingkaran konsentris pada gambar diatas tampak hubungan pemikiran pemeluk agama dalam kehidupan politik yaitu antara agama dengan hukum dan negara tidak dapat diceraipisahkan. hukum. sehingga pemikiran pemeluk agama yang didasari keyakinan keagamaannya diceraipisahkan dari hukum dan negara. cengkeh.pembangunan silih beganti yang tidak pernah mencapai tujuan akhir pembangunan. Oleh karena itu yang tampak adalah hukum dan negara terpisah dari agama sehingga 13 . Oleh karena itu. Sebab agama menjadi pedoman hidup pemerintah dalam menjalankan hukum sisuatu negara baik hukum yang dibuat oleh pencipta manusia maupun hukum yang dibuat oleh wakil rakyat yang duduk di DPR dan MPR sehingga pemerintah dalam menjalankan kekuasaan yang dibatasi oleh kemauan pencipta manusia dan kemauan wakil-wakil rakyat yang mebuat peraturan perundang-undangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. dan negara. dan buruh semakin tertinggal sehingga mudah dipengaruhi oleh provokator-provokator untuk mewujudkan konflik baik lokal maupun nasional. Oleh karena itu negara Republik Indonesia yang didiami oleh pemeluk agama tidak dapat mengabaikan nilai-nilai transendental dari setiap pemeluk agama seharusnya pengayomannya oleh negara. Demikian juga bukan lagi menjadi persoalan jurang pemisah antara penduduk sipil dengan militer melainkan semsakin melebar jurang pemisah antara pegawai negeri biasa bergaji kecil dengan pejabat negara yang bergaji besar bahkan nelayan. Lain halnya negara yang sudah memisahkan kehidupan politiknya terhadap ajaran agama. petani cokelat. Negara yang dimaksud adalah negara yang didiami oleh penduduk yang tidak tahu dan tidak ingin mengetahui nilai-nilai trasendental dari setiap pemeluk agama.

Kedua ditandai oleh sikap proaktifnya tokoh-tokoh politik islam dan umat islam terhadap keutuhan negara kesatuan republik indonesia. D. Melakukan konstruksi pemikiran mengenai hubunga ulama dan umara sehingga mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Ilahiah dalam masyarakat di negara Republik Indonesia. Menyatukan kembali paham antara agama. Berdasarkan uraian tersebut dapat dikemukakan : 1.dan negara sehingga berlaku norma Ilahiah dalam masyarakat yang mendiami negara Republik Indonesia sehingga tidak terjadi dikotomi agama. 3.hukum. Peran dan tangung jawab umat dalam mewujudkan kehidupan politik yang mengormati nilai-nilai demokrasi adalah mengusahakan untuk memasyarakatan dan melaksanakan ajaran agama kepada masing-masing pemeluknya sehingga terwujud budaya religius di negara Republik Indonesia.dan bernegara. 2. PERANAN POLITIK ISLAM DALAM PERSATUAN BANGSA DAN NEGARA Islam sebuah agama yang mencakup persoalan spiritual dan politik telah memberikan konstribusi yang cukup signifikan terhadap kehidupan politik di Indonesia.yang menjalankan pemerintahan itu menganggap bahwa urusan agama adalah urusan akhirat yang tidak ada hubungan dengan negara dan hukum.hukum. Sejak proses kemerdekaan masa-masa 14 . Pertama terhadapa kehidupan politik yang berazaskan islam serta partai-partai nasionalis yang berbasis umat islam.

masa perjuangan hingga masa reformasi seperti sekarang ini. Dalam sejarah juga terbukti bahwa demi keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.memperjuangkan kemerdekaan. E. RANGKUMAN Politik artinya siasat /siasat. secara bahasa bermakna mengatur politik islam dan dalam arti luas bermakna aspek ajaran agama islam yang mengatur sistem 15 . karena nilai-nilai yang terdapat dalam pancasila juga merupakan nilai-nilai yang terdapat dalam Al-Qur¶an. Berkaitan dengan keutuha negara peran politik islam misalnya adalah dicontohkan oleh Muhammad natsir yang pernah menyerukan umat islam agar tidak mempertentangkan pancasila dengan islam.umat islam rela menghilangkan tujuh kata dari sila kesatu pancasila yaitu kata-kata ³kewajiaban menjalankan sya¶riat bagi para pemeluknya´ akhirnya umat islam di Indonesia dapat menyetujui pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara. Dalam pandangan umat islam perumusan pancasila bukan merupakan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran qur¶an. Hal ini dilakukan demi menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila dan UUD 1945 dibenarkan oleh ajaran agama islam.

urusan luar negeri (Siyasah dauliyah) dan urusan keuangan (Siyasah maliyah).penyelenggara pemerintah/ulil amri (eksekutif) dan majelis Qhada ( yudikatif).beliau juga seorang negarawan ulung yang mampu membentuk sebuah tatanan masyarakat yang berperadaban. dan kebijakan suatu negara terhadap negara lain.Wallahu¶alam 16 .yaitu urusan ketatanegaraan (Siyasah dusturiyah).Pemahaman tentang demokrasi konsep pemeluk agama dan non agama dibatasi pada pemahaman/ajaran tentang agama itu sendiri. Politik adalah sebuah kegiatan yang erat kaitannya dengan sistem pengaturan negara.beliau juga seorang panglima perang yamng gagah berani dan memiliki strategi panjang yang jitu.pada dasarnya sebuah bentuk negara berdasarkan Islam telah dicontohkan oleh Rasulullah. sebaliknya dengan mengenyampingkan agama berarti secara tidak langsung mengenyampingkan hak-hak tuhan.Maka.Meskipun pada masa Rasulullah penyebutan negara tidak digunakan istilah sebagaimana yang dianut oleh sebagian besar negara dunia saat ini. Dengan konsep agama keseimbangan. Sebagaimana diketahui bahwa Rasulullah adalah seorang utusan Allah SWT yang bertugas menyampaikan wahyu.yang meliputi tiga hal pokok. kedamaian dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat karena palaksanaan HAM beriringan dengan pelaksanaan tuhan.Pada masa Rasulullah telah dikenal sistem perwakilan (legislatif).kekuasaan dan pemerintahan suatu negara.akan tetapi pada hakekatnya memiliki kesamaan ciri.fungsi dan pelaksanaan nya.

17 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->