A.

Zaman Archaekum Zaman Archaekum yaitu masa ketika bumi dalam proses awal terbentuk dan masih dalam wujud gas. Zaman ini terjadi sekitar 2500 juta tahun yang lalu. Pada saat itu Bumi masih menyerupai bola gas yang berputar, masih belum stabil dan panas. Kulit Bumi pada saat itu masih dalam proses pembentukan. Belum ada kehidupan pada zaman ini. Baru sekitar 1000 juta tahun yang lalu, bumi mulai membentuk kerak, karena suhunya semakin menurun. Gas yang terlepas dari bumi, antara lain metan, amoniak, hidrogen, dan uap air. Kemudian terjadi pengembunan yang mengakibatkan adanya hujan hingga kini, sehingga terbentuk lautan dan danau. Setelah itu udara yang menyelimuti bumi semakin sempurna, sehingga dapat melindungi bumi dari benturan-benturan benda angkasa. Dari masa ini dipamerkan contoh batu meteorit dan batuan kerak bumi.

B. Zaman Paleozoikum

Zaman Paleozoikum atau zaman kehidupan tertua adalah suatu zaman yang berlangsung kurang lebih 340 juta tahun (542 - 251 juta tahun yang lalu). Kata Paleozoikum berasal dari bahasa Yunani: palaio, "tua" dan zoion, "hewan", berarti "kehidupan purba" Zaman Paleozoikum adalah era pertama dari tiga era pada eon Fanerozoikum. Era ini dibagi menjadi enam periode, berturut-turut dari yang paling tua: Kambrium, Ordovisium, Silur, Devon, Karbon, dan Perm. Pada saat itu keadaan bumi belum stabil, iklim masih berubah-ubah dan curah hujan sangat besar. Pada zaman inilah

Ikan bertulang rawan muncul pada periode Denovia dan periode tersebut di kenal sebagai zaman ikan. Brakipoda dan Artropoda. Ekinodermata. Kepunahan massa adalah kepunahan dalam jumlah besar yang di alami spesies atau kolompok takson lebih tinggi yang tejadi dalam kurun waktu hanya beberapa juta tahun. tumbuhan berpembuluh di perkirakan telah ada pada periode Silurian .3 ± 1. dan milipoda. Evolusi sayap ke arah yang lebuh baik memungkinkan serangga untuk berkembang menjadi kolompok makhluk hidup yang paling beragam dan melimpah hingga saat ini. Sepon. Fosil yang umum dijumpai dengan penyebaran yang luas adalah Alga. Koral. sentipoda. b) Vertebrata Moyang Vertebrata tercatat pada awal periode Ordovisia yang di tandai dengan evolusi ikan. Semua ini diketahui dari sisa-sisanya yang disebut fosil.7 juta tahun yang lalu. a) Invertebrata Beberapa jenis invertebrate yang lebih dulu muncul di daratan di bandingkan yang lain adalah laba-laba. Berdasarkan catatan fosil. Fosil penunjuk untuk zaman ini adalah Trilobita (kelompok Artropoda yang kini telah punah). Dalam era Paleozoik mulai terjadi penguasaan daratan oleh makhluk hidup. Beberapa kejadian penting yang terjadi dalam kurun waktu tersebut adalah tiga kepunahan masa utama. Zaman ini disebut juga zaman primer (zaman pertama). Bentuk kehidupan akar tumbuhan dan jamur di daratan membentuk mikoriza. Moluska. Serangga masuk kedalam catatan fosil pada periode Karboniferus.0 jtl (juta tahun lalu) dan berakhir pada sekitar 488. jenis-jenis ikan. kemudian berkembang menjadi ikan berahang. Kelimpahan makhluk hidup yang di temukan pada periode ini kemungkinan berhubungan dengan evolusi skeleton (rangka). 1.dimulainya tanda-tanda kehidupan dimulai dengan makhluk-makhluk bersel satu (mikroorganisme) dan hewan-hewan tak bertulang punggung. serta rumput-rumputan. ganggang. Adanya mikoriza memungkinkan tumbuhan dapat tumbuh pada batuan. Kambrium Kambrium adalah periode pada skala waktu geologi yang dimulai pada sekitar 542 ± 1. Hal tersebut di tunjukan oleh fosil hewan ditemukan yang mempunyai skleton pelindung di sebelah luar. Evolusi pada ikan di mulai dengan ikan tanpa rahang. Periode ini merupakan periode pertama era Paleozoikum. Cacing. c) Tumbuhan Alga yang semula hidup di laut mulai berpindah ke perairan dangkal dan akhirnya menginvasi daratan yng lembap. Kepunahan adalah total hilangnya seluruh anggota spesies atau kelompok takson yang lebih tinggi.

mereka berkontribusi terhadap proses perubahan bumi secara fisik dan kimiawi. hingga awal periode Devon. Seperti periode geologi lainnya. seperti mencari nutrisi dan air. Krinoid (Lilia Laut). Ekinoid (Landak laut).2. Silur Silur adalah periode pada skala waktu geologi yang berlangsung mulai akhir periode Ordovisium. Lapworth mengamati bahwa fosil fauna pada strata yang dipersengketakan ini berbeda dengan fauna pada periode Kambrium maupun Silur sehingga seharusnya memiliki periode tersendiri. serta ikan yang berperisai tulang sebagai pelidung. lapisan batuan yang menentukan awal dan akhir periode ini teridentifikasi dengan baik. Graptolit. ini didefinisikan oleh Charles Lapworth pada tahun 1879 untuk menyelesaikan persengketaan antara pengikut Adam Sedgwick dan Roderick Murchison yang masing-masing mengelompokkan lapisan batuan yang sama di Wales utara masuk dalam periode Kambrium dan Silur. menghindari kekeringan. sekitar 416. Tumbuhan darat mulai muncul untuk pertama kalinya termasuk Pteridofita (tumbuhan paku).7 hingga 443. Kebanyakan tumbuh hanya beberapa sentimeter namun cukup tinggi untuk mencapai langit dan menangkap cahaya matahari dan melepaskan spora reproduksi ke angin.3 ± 1. Zaman ini merupakan zaman perkembangan hewan invertebrate dan pemunculan invertebrate lain seperti Tetrakoral. Ketika binatang dan tumbuhan sudah menetap di daratan.8 juta tahun yang lalu.5 juta tahun lalu. Awal Silur ditentukan pada suatu peristiwa kepunahan besar (peristiwa kepunahan Ordovisium-Silur) sewaktu 60% spesies laut musnah.0 ± 2. Koral dan Alga yang berkembang membentuk karang laut. membawa keluar perubahan gas. dan reproduksi.7 ± 1. dinamakan demikian karena mereka menggunakan sistem tabung dalam sirkulasi air dan nutrisi²muncul sekitar 425 juta tahun yang lalu. Ordovices.7 ± 1. Ordovisium Ordovisium adalah suatu periode pada era Paleozoikum yang berlangsung antara 488. Periode ini melanjutkan periode Kambrium dan diikuti oleh periode Silur. Asteroid (Bintang Laut). dan Bryozoa. Dengan sistem akar yang lebih dalam dari tanaman awal (rhizoid) serta stem vertikal yang kokoh. namun hidup di daratan membutuhkan strategi yang sama sekali berbeda dengan di lautan. sedangkan di dalam laut kalajengking raksasa (Eurypterid) dan ikan berahang. Lapworth mengamati bahwa fosil fauna pada strata yang dipersengketakan ini berbeda dengan fauna pada periode Kambrium maupun Silur sehingga seharusnya memiliki periode tersendiri. 3. Graptolit dan Trilobit melimpah sedangkan Ekinodermata Brakiopoda mulai menyebar. Periode yang mendapat namanya dari salah satu suku di Wales. mereka sekarang sudah memunyai perlengkapan untuk . Pada zaman ini mulai terjadi peralihan kehidupan dari air ke darat. tapi tanggal tepatnya memiliki ketidakpastian sebesar 5-10 juta tahun. sekitar 443. Tanaman darat disebut vaskular. Pada zaman ini juga mulai muncul vertebrata dari jenis ikan tanpa rahang.5 juta tahun lalu.

Trilobit. Binatang-binatang ini memiliki problem yang sama dengan tanaman ketika pertama kali berkolonisasi di daratan. Karbon Karbon adalah suatu periode dalam skala waktu geologi yang berlangsung sejak akhir periode Devon sekitar 359. tempat pertama kalinya batuan Exmor yang berasal dari periode ini dipelajari. yang lebih dikenal dengan Daratan Gondwana. Ikan bersirip-cuping (lobe-finned. Tumbuhan darat semakin umum dan mulai muncul serangga untuk pertama kalinya. Sarcopterygii). Nama "karbon" diberikan karena adanya lapisan tebal kapur pada periode ini yang ditemukan di Eropa Barat. benua-benua bergabung membentuk kelompok-kelompok kecil daratan luas dengan jembatan-jembatan darat . Di sebelah utara terhampar sebagian dari Siberia modern. dan terumbu karang besar juga masih sering ditemukan. brachiopoda mirip moluska. Namanya berasal dari Devon. bumi saat itu terdiri dari tiga benua utama besar: Amerika Utara dan Eropa tergabung menjadi satu terletak di dekat daerah equator di mana pada saat ini sebagian besar daratan ini tenggelam di dasar laut. 5. Seperti halnya periode geologi yang lebih tua lainnya.2 ± 2. mendominasi sebelah selatan belahan bumi. hiu primitif berkembang lebih banyak dibanding periode Silur dan Ordovisium akhir.8 hingga 359. Semasa periode Devon.2 ± 2.8 juta tahun yang lalu.Tumbuhan berbiji pertama tersebar di daratan kering dan membentuk hutan yang luas. Kepunahan Devon Akhir sangat mempengaruhi kehidupan laut. tapi tanggal tepatnya memiliki ketidakpastian sekitar 5-10 juta tahun. ikan pertama kali berevolusi dan memiliki kaki serta mulai berjalan di darat sebagai tetrapoda sekitar 365 juta tahun yang lalu. Afrika. Migrasi ke daratan terus berlanjut. Antartika. India dan Australia. hewan amfibi mulai berkembang dan beranjak ke daratan. tapi juga menyebar ke seluruh benua. lapisan batuan yang menentukan awal dan akhir periode ini teridentifikasi dengan baik. Pada masa Karboniferus. Contoh untuk sebuah tanaman vaskular sederhana adalah Cooksonia. Dan sebuah gabungan benua Amerika Selatan. Inggris. 4. Pada masa Devonian.5 juta tahun yang lalu.0 ± 0. Zaman Devon merupakan zaman perkembangan secara besar-besaran jenis ikan berahang dan hiu semakin aktif sebagai pemangsa di lautan. Selama periode Devonian. antropoda dan vertebrata awal melanjutkan kolonisasi di daratan.mengolonisasi permukaan bumi. seperti mengurangi kehilangan air dan memaksimalkan penghirupan oksigen. Kemajuan paling evolusioner dari masalah ini tidak hanya memungkinkan binatang dapat menginvasi daratan. Devon Devon adalah periode pada skala waktu geologi yang termasuk dalam era Paleozoikum dan berlangsung antara 416 ± 2.5 juta tahun yang lalu hingga awal periode Perm sekitar 299. Osteichthyes) serta moluska amonite muncul untuk pertama kalinya. Di laut. ikan bertulang (bony fish.

Periode ini merupakan periode terakhir dalam era Paleozoikum. di Rusia. Pohon-pohon konifer muncul pada periode yang penting ini. Percobaan yang dilakukan memberikan kesimpulan bahwa kemungkinan besar daerah bagian dalam daratan beriklim kering. Reptilia dan serangga raksasa muncul pertama kali. kondisi sangat mendukung pembentukan awal batu-bara (karbon). Pohon pertama yang muncul adalah jamur klab. Zaman ini merupakan zaman perkembangan amfibi dan tumbuhan hutan. Dua pertiga masa awal periode ini disebut subperiode Mississippian dan sisanya disebut subperiode Pennsylvanian. Antartika. 6. Zaman ini diakhiri dengan kepunahan massal. dan hanya sebagian daerah dari superbenua ini yang menerima curahan air hujan dalam setiap tahunnya. Amniotic egg membuat leluhur burung.0 ± 0. Perm. dan iklim bumi.8 hingga 251. Tumbukan lebih lanjut antara Siberia dan Eropa Timur membentuk Pegunungan Ural. di mana bagian utara dan bagian selatan superbenua Laurasia dan Gondwana mulai menyatu dan membentuk sebuah benua mahaluas yang disebut Pangaea.0 ± 0. terbukti dari pengecilan/pengurusan batu glasial dari tempat-tempat yang sekarang disebut Afrika. begitu juga tumbuhan Konifer dan Ginkgoc primitive. Tabrakan antarbenua menghasilkan sabuk Pegunungan Appalachian di sebelah timur Amerika Utara dan Pegunungan Hercynian di Inggris. Pada periode Permian. Antartika. sehingga pada masa ini telur dapat disimpan jauh dari air. Pada zaman ini perkembangan reptilia yang mirip mamalia mulai meningkat dan munculnya serangga modern.dari Eropa ke Amerika Utara. karena kurangnya daerah berair di daerah ini. Salah satu dari penemuan evolusioner terbesar dari periode Karboniferus adalah amniotic egg di mana hal ini membuat reptil-reptil awal dari habitat air dan mengolonisasi daratan. dan tanah . Guadalupian.4 juta tahun yang lalu. dan reptil untuk bereproduksi di daratan dengan jalan mencegah embrio kekeringan dengan adanya cangkang. Periode Permian merupakan periode final dari masa Paleozoikum dan diberi nama sesuai nama sebuah provinsi. tempat di mana batu pada periode ini dipelajari. Daerah lautan pada masa ini sendiri masih sedikit yang diketahui seperti apa. mamalia. perkembangan biologis. geologis. Perm dibagi menjadi tiga kala yaitu Lopongian. dan dari Afrika ke Amerika Selatan. dengan iklim yang sangat fluktuatif. Lingkungan geografis periode Permian mencakup area luas daratan dan lautan. Di bagian selatan superbenua tersebut terdapat daerah gletser yang luas. tumbuhan fern paku ekor kuda yang tumbuh di rawa-rawa. Pada masa ini. Amerika Selatan. Iklim tropis menghasilkan secara besar-besaran rawa-rawa yang terisi pepohonan dan sekarang tersimpan sebagai batubara. Saat itu benua-benua mulai menyatu membentuk satu masa daratan yang sangat luas disebut Pangea. dan Cisuralian. Bumi mulai mengalami perubahan lingkungan serta berbagai bentuk kehidupannya. Perm Perm atau permian adalah periode dalam skala waktu geologi yang berlangsung antara 299. dan Australia. benua-benua bergerak lebih mendekat dibandingkan masa Karboniferus.

Juga memperagakan fosil Ichthyosaurus sp.. Masa Mesozoikum dibagi menjadi tiga zaman yaitu: Trias. Buru dan P. Fosil yang ditampilkan berasal dari Timor yaitu Amonit (Moluska dari kelas Sefalopoda) antara lain: Joanites sp. Bubar). Taliabu). beberapa kemungkinan diformulasikan untuk menjelaskan tahapan kejadian kepunahan. Masa Mesozoikum merupakan masa pertengahan sejarah geologi. Hal tersebut memengaruhi banyak kelompok binatang di banyak lingkungan dan ekosistem. Jovites sp. Spinosaurus. (2) Zaman Jura Zaman Jura berlangsung sejak 190 sampai 136 juta tahun silam. Zaman Mesozoikum (Zaman Sekunder) Zaman Mesozoikum (Zaman Sekunder) diperkirakan berumur kurang lebih 150 . Zaman ini adalah yang paling kering dan tidak subur.65 juta tahun yang lalu. dan membawa ke dalam masa yang dikenal sebagai ³Masa Dinosaurus´. Indonesites sp. Fosil yang diperagakan yaitu Amonit dan Belemnit berasal dari Sumatera Selatan. Namun yang paling terpengaruh dari kepunahan massal tersebut dirasakan oleh komunitas laut yang menyebabkan kepunahan sampai 90-95% dari spesies laut.hasil penggerusan angin mengindikasikan iklim yang sangat kering. Maluku Tenggara (P. Namun. Di daratan kepunahan membuka jalan bagi bentuk lain untuk mendominasi. . Pterodactylus sp. mulai 225 .seperti Tyrannosaurus. dan aktivitas gunung berapi merupakan beberapa teori di samping kemungkinan teori dari luar angkasa. Perbedaan antara masa Paleozoikum dan Mesozoikum terjadi pada periode akhir Permian yang ditandai dengan kepunahan besar-besaran yang pernah tercatat di bumi. (1) Zaman Trias Zaman Trias berlangsung sejak 225 sampai 190 juta tahun lalu. (jenis dinosaurus laut). yang diperoleh dari Jerman. perubahan formasi Pangaea. Meski sebab dari kepunahan masal pada periode Permian masih diperdebatkan. (nenek moyang burung). ditandai dengan jarangnya fosil hewan maupun tumbuhan. Nama ini diambil dari nama pegunungan di perbatasan Swiss dan Perancis. ada indikasi pada masa ini iklim di bumi berubah pada masa ini. Maluku Utara (P. Masa ini ditandai dengan kemunculan makhluk hidup yang telah mulai beraneka ragam. C. Jura... Archaeopterix sp. daerah es berkurang ketika bagian dalam benua menjadi semakin kering. Stegosaurus dan reptil besar lainnya pun mulai muncul. Peng-es-an. berkembang dan menyebar hingga ke seluruh dunia. yaitu tumbukan meteor dan asteroid ke bumi. Kalimantan Barat. (jenis dinosaurus terbang). serta beberapa fosil dari Jerman yang di antaranya bergaris tengah 50 cm dan tebalnya 20 cm. Hypocladicites sp. dan Kapur.160 juta tahun yang lalu. dan pada masa ini telah hidup binatang bertubuh besar seperti halnya reptil besar (dinosaurus) yang merajai permukaan bumi. Nama Trias berasal dari Jerman dan mempunyai arti tiga (lapisan endapan).

Zaman tersier terbagi menjadi zaman Pliosen. yang diberikan pada singkapan bagus tebing putih di Dover . (b) Kala Eosen Kala Eosen. (a) Kala Paleosen Kala Paleosen. Klaten). Nama Kapur diambil dari kata latin 'creta' yang berarti kapur. Zaman Tersier Zaman Tersier berlangsung sekitar 60 . Pecten sp. dan hewan laut bersel satu (Discocyclina omphalus FRICH) dari Jawa Tengah (Gunung Jiwo. dan kepiting (Canser sp. yaitu zaman tersier dan zaman kuarter. Zaman Neozoikum (Kenozoikum) Zaman Neozoikum (Kenozoikum) diartikan masa baru dalam sejarah geologi bumi dan diperkirakan berusia 65 . (c) Kala Oligosen Kala Oligosen.Inggris (1822) dan singkapan sama di Eropa. sejenis kera dan monyet. Sawahlunto). dll. Eosen. yang berarti hanya sedikit (oligos) kesamaannya dengan hean sekarang. kerang (Ostrea jogjakartaensis MARTIN) dan siput (Turiculla plagiaria MARTIN) dari Yogyakarta (Nanggulan. Fosil yang diperagakan yaitu Phaladomya sp. Kala ini berlangsung sejak 54 hingga 38 juta tahun yang lalu. 1. yang berlangsung sejak 65 hingga 54 juta tahun silam.) dari Jerman. Miosen. Zaman Kapur merupakan zaman kepunahan binatang jenis Dinosaurus. Paleosen. yang berarti sangat sedikit. D. Zaman ini terbagi menjadi dua zaman. (kerang) dari Belgia. yaitu kala purba (palaios) yang tidak memiliki jenis bintang yang hidup sekarang (cene = kainos). (hewan laut bersel satu). Saat itu keadaan bumi sudah semakin memungkinkan untuk mendorong munculnya makhluk hidup lainnya seperti binatang menyusui. Fosil yang diperagakan yaitu: ikan air tawar (Osphronemus goramy LACROIX) dari Sumatera Barat (Sipang.) dari Austria. jenis fosil yang ditemukan sangat sedikit dibanding dengan jenis hewan sekarang.(3) Zaman Kapur Zaman Kapur berlangsung sejak 136 sampai 65 juta tahun silam. Fosil yang ditampilkan yaitu: daun marga kamper (Cinnamomum sp.1. Oligosen. Dari zaman ini diperagakan fosil yang populer yaitu: Orbitulina sp. Kala ini berlangsung sejak 38 hingga 26 juta tahun lalu. (kerang).8 juta tahun yang lalu dan ditandai dengan munculnya beragam jenis binatang menyusui (mamalia). kayu Sequoia sp. .60 juta tahun yang lalu. Kulonprogo).

dari berbagai daerah. (jenis yang kini dimakan). (dari Bumiayu) yang merajai nusantara sewaktu masih menyatu. Kala Holosen yaitu kala manusia merajai dunia. Kala Plistosen yang artinya sebagian besar (pleistos) kehidupan sama dengan yang hidup sekarang. dan Favia sp. 2.(d) Kala Miosen Kala Miosen. yang ditandai dengan munculnya manusia purba. Kala ini berlangsung sejak 26 hingga 5 juta tahun yang lalu. kerang Arca sp. udara) berkembang. Kala ini berlangsung sejak 1.. pada bekas sungai atau danau purba. Jawa Barat). Fosil yang diperagakan yaitu: foraminifera besar Lepidocyclina sp. Jawa Timur) dan Dago (Bandung. kerbau (Bulbalus palaeokerabau FALCONER) dari Bumiayu (Banyumas). (a) Kala Plistosen (deluvium) atau zaman es. Zaman kuarter sendiri juga terbagi menjadi zaman Holocen (Holosin) dan zaman pleistocen.01 juta (10 ribu) tahun silam. dan kayu marga ramin Gonystylus sp. Zaman Kenozoikum . Fosil kala ini paling banyak diperagakan.) dari Rembang dan harimau (Felis sp. banteng (Bibos sp. Pada zaman ini semua bentuk kehidupan di bumi (darat. yang antara lain: fosil gajah (Stegodon trigonocephalus MARTIN).01 juta tahun lalu. serta fosil manusia purba Homo erectus dari Sangiran (Solo). laut. (hewan laut satu sel) dari batu gamping Pandeglang. pada bekas laut purba. Fosil yang ditemukan adalah: bunga karang Fungia sp. gigi ikan hiu Isurus sp. yang baru mulai 0. Kala ini berlangsung sejak 5 hingga 1. (b) Kala Holosen atau Resen atau Zaman Alluvium.8 juta tahun silam. gajah purba Matadon sp.8 hingga 0. Zaman Kuarter Zaman Kuarter merupakan zaman terakhir dari sejarah geologi bumi. yang ditandai dengan adanya manusia purba dan meluasnya lapisan es di kedua kutub Bumi (zaman glacial) dan zaman ketika es kembali mencair (zaman interglacial). yang berarti mempunyai kesamaan lebih (pleion) dari 50% dari yang hidup sekarang.) dari Watualang (Ngawi) yang berbentuk fragmen. (e) Kala Pliosen Kala Pliosen.000 tahun yang lalu. Dari kala ini diperagakan sejarah budaya manusia Zaman Paleolitikum (Zaman Batu purba) sampai Zaman Neolitikum (Zaman Batu baru) yang ditemukan di Punung (Pacitan. kura-kura tawar Tronix sp. yang berarti jumlah hewan laut masih kurang (meion) dibanding yang hidup sekarang. dan berlangsung sejak 600.

dan diatasnya kala holosen. Masa Kenozoikum itu sendiri terbagi menjadi dua zaman. Mindel. mengandung 90-100% bentuk-bentuk sekarang. Salah satu hal yang menarik adalah anggota filum Protozoa yang termasuk kedalam ordo Foraminifera.808. yaitu tersier serta kwarter. dan Wurm.Zaman Kenozoikum berlangusng sejak 60 juta tahun yang lalu sampai sekarang. Hal itulah yang menyebabkan migrasi besar-besaran fauna menuju ke tempat yang tidak dapat dicapai oleh lapisan es. yakni formasi sekarang (holosen atau aluvium).000 hingga 11.500 tahun yang lalu. kira-kira jatuh bersamaan dengan garis Wallace. masa Kenozoikum salah satu di antaranya dicirikan oleh adanya perkembangan kehidupan baik jenis flora maupun jenis fauna. Zaman kwarter itu sendiri juga dibagi menjadi dua kala. Sebelah barat garis Wallace ini antara lain termasuk pulau Sumatra. udara) berkembang. Pleistosen Tengah. dan Kalimantan yang faunannya bersifat Asia. Zaman es tersebut dibagi menjadi 4. Pada kala pleistosen bumi mengalami beberapa zaman es. Pada zaman ini semua bentuk kehidupan di bumi (darat. Pleistosen dibagi menjadi Pleistosen Awal.000 tahun lalu dan berakhir sampai 10000 tahun lalu. bermula dari 1. Garis pantai timur paparan Sunda. Zaman kwarter pada masa kenozoikum berlangsung antara 1. yaitu kala pleistosen dan holosen. Jawa. yaitu : Zaman es Gunz. Pada zaman Pleistosen wilayah Indonesia dapat dibagi menjadi 3 bagian. Pleistosen awalnya dikenal dengan diluvium. Kala Pleistosen Pleistosen adalah suatu kala dalam skala waktu geologi yang berlangsung antara 1. Hal ini jelas mengakibatkan terjadinya pulau-pulau atau daratan yang relatif lebih luas bila dibandingkan dengan zaman sebelumnya. dan Pleistosen Akhir. serta antara Sulawesi dan Kalimantan terus memanjang ke selatan ke tempat sebelah timur Kepulauan Tangean dan langsung ke selatan pulau Lombok. bahkan manusia juga telah hadir. Pleistosen à asal kata pleistos = terlebih lebih.750. yaitu di barat yang merupakan paparan Sunda dan di timur yang merupakan paparan Sahul dengan kedalaman dasarnya hampir merata. dan Irian mempunyai sifat Australia. Pada kala Pleistosen banyak bagian dunia dilanda oleh lapisan es yang cukup tebal. Akibat dari zaman es di dunia ternyata pengaruhnya di Indonesia sangat jelas. yaitu suatu garis batas Zoogeografi yang penting di Indonesia. laut. Riss. dibawah satuan waktu geologi ini terdapat kala pliosen. Nusa Tenggara. dan Koinos = baru. Masa Kenozoikum merupakan masa pada Geological Time Scale yang terjadi setelah masa Mesozoikum. kala pertama dalam zaman kuarter. sedangkan sebelah timur garis Wallace antara lain Sulewesi.8 juta juta tahun yang lalu hingga berlangsung sampai sekarang. Batas barat laut antara dari tempat Filipina dan Kepulauan Talaud. sedangkan di tengahnya Sulawesi dan Kalimantan terdiri dari laut dalam dengan kedalaman yang berbeda-beda. dan beberapa tahap fauna. Seperti halnya masa Mesozoikum. .

S. Cabenge. Sulawesi Selatan oleh Rokhus Dua Awe telah ditemukan gigi Stegodon. Zaman ini disebut pula post-glasial. berakhirlah zaman Diluvium. Stegodon timerensis Sartono di pulau Timor pada tahun 1964. garis Webber (Pelseneer) ataupun garis Webber (keseimbangan fauna). Sartono di pulau Sumba pada tahun 1978 telah ditemukan fosil rahang bawah dari Stegodon. Apakah spesies-spesies Stegodon dan jenis binatang yang lain. paling jelas dapat dilihat dengan terbentuknya undak-undak sepanjang sungai Bengawan Solo pada tempat penerobosannya melalui Pegunungan Kendeng. Dalam undak-undak tersebut ditemukan fauna Verteberata Ngadong serta manusia purba Homo soloensis yang hidup pada zaman itu di daerah tersebut. Pada zaman post-glasial. Kejadian tersebut mengakibatkan juga pengikisan lebih lanjut terhadap paparan sunda dan paparan Sahul yang sebelumnya telah terkena proses-proses serupa dalam zaman Gunz. yang kemudian menyusul zaman Holosen. Dari penyelidikan yang dilakukan pada tahun-tahun yang terakhir terbukti bahwa garis Wallace tidaklah menjadi batas provinsi fauna Pleistosen. kura-kura dengan diameter 2 meter. Soejono bekerja sama dengan Prof. dan Riss. Tanda-tanda yang ditinggalkan oleh zaman es yang terakhir yaitu zaman Wurm. sampai sekarang belum dapat diketahui dengan pasti. P. rusa. Jepang. Bagaimanapun perubahannya garis-garis tersebut tetap merupakan batas Provinsi Zoogeografi pada waktu sekarang sebagai akibat dari penyebaran fauna di zaman Pleistosen melalui daratan-daratan dan jembattan-jembatan daratan pada waktu itu. yang melalui jalanan Malaya dan melalui jalan Jepang-Filipina akhirnya saling bertemu lagi di paparan Sunda. maupun garis batas fauna Australia-Papua. Penyelidikan yang dilakukan pada tahun itu juga di desa Berru. Taiwan dan Filipina sampai di Sulawesi.Dengan ditemukannya data-data baru letak garis ini berubah-ubah. Penyelidikan yang dilakukan oleh Dr. sedangkan pada tahun sebelumnya ditemukan fosil babi. permukaan air laut menjadi naik termasuk lautan di kepulauan Indonesia. Mindel. bersamaan dengan pengunduran pantal lautan. Undak-undak sungai itu terjadi suatu penurunan permukaan air laut. akan tetapi hanya berlaku bagi zaman Holosen. yaitu yang kemudian berubah menjadi garis Wallace (Huxley). Dr. kijang. zaman selama manusia hidup sekarang ini merupakan sebagian dari zaman holosen. es mencair kembali dan akibat dari itu. R. . Hal-hal tersebut menunjukkan bahwa terutama binatang stegodon yang asalnya dari dari India Utara di daerah Siwalik melaului Birma dan Malaya tidak hanya berhenti di Jawa sekitar seperti diperkirakan sebelumnya tetapi melalui jembatan daratan di Nusa Tenggara sampai pula di Flores dan Timor bahkan dari utara yang semula diperkirakan berhenti di Kalimantan menerus hingga sampai di Sulawesi Selatan. yang diduga melalui jembatan Birma-Tiongkok melalui Korea. Hal ini terbukti dengan ditemukannya Stegodon rigonocephalus flurensia Hooujer di Flores pada tahun 1957. Dengan lewatnya jaman Wurm.

Pada masa Paleozoikum atas jenis tanah ini mulai muncul sebagai pembentuk batu gamping. Eropa dan Asia. Felis atrox sebangsa kucing raksasa yang bentuk dan ukurannya sebesar harimau pernah hidup di daerah benua Amerika. Tidak ketinggalan golongan Carnivora mengambil peranan pula selama kala Pleistosen. ditemukan oleh Prof. (Nama Australophitecus berasal dari kata latin australo = selatan. serigala raksasa. Coelenterata. Keluarga kerbau salah satu yang terkenal adalah Bison latifrons hidup di benua Amerika dengan bentang tanduk meliputi kurang lebih 2 meter. Dart & Prof. sedangkan babi hutan banyak didapatkan di daerah Texas. sehingga mengakibatkan beberapa di antaranya dapat dipergunakan sebagai fosil penunjuk. pithecus = kera). Jenis lain adalah Pithecanthropus (dari bahasa latin pithecos = kera. Dengan demikian maka daratan-daratan Indonesia yang ada pada waktu zaman es Wurm tepecah-pecah serta terbagi-bagi oleh lautan yang terjadi pada zaman post-glasial sehingga mengakibatkan penyebaran dan membentuk kepulauan Indonesia seperti sekarang ini. Mammuthus columbia. Mexico. anthropos =manusia ) untuk pertama kalinya ditemukan pada tahun 1891 oleh Eugene Dubois di daerah Sangiran sebelah utara Solo. Mammuthus imperator. Keluarga kuda dijumpai dalam bentuk kuda poni (kuda kerdil . dan jenis ini berkembang baik pada masa Kaenozoikum. banyak dijumpai sebagai fosil di Amerika. Jenis tersebut termasuklah Mollusca. Yang sangat menarik perhatian adalah waktu kelahiran manusia di dunia. yang kemudian lebih dikenal sebagai Pithecanthropus Erectus. Amerika tengah. Canis dirus. Le Gros Clark bersama2 dengan tulang binatang yang diduga dipergunakan sebagai senjata pada saat itu. Genus Australophitecus (humanoid-manlike) yang telah punah dijumpai sebagai fosil pada gua2 batu gamping di Amerika selatan. Beberapa jenis yang termasuk Foraminifera besar antara lain adalah Camerina (Nummulites) yang terdapat pada kala Eosen dan Oligosen. sedang beribu2 fosil gajah ditemukan pula di Siberia dan China.tidak kurang dari 10 species di Amerika utara. Khusus untuk binatang Vertebrata mengalami perkembangan pesat. Keluarga unta umum didapatkan. Pada masa ini terjadi kepunahan berbagai jenis manusia . Selain itu jenis invertebrata yang lain juga berkembang baik bahkan di beberapa tempat dapat dipergunakan sebagai fosil indeks antara lain di Indonesia. bahkan beberapa di antaranya dapat dilihat adanya evolusi. mammuthus americanus.Hal tersebut mengakibatkan pula tergenangnya kembali paparan Sunda oleh Laut Jawa serta laut Cina selatan dan juga terbenamnya paparan Sahul oleh Laut Arafuru dan pula makin dalamnya laut di daerah Maluku. Jenis ini hanya dijumpai pada Paleogen. Mammuthus arizonae. Selama kala Pleistosen keluarga gajah tetap memegang peranan penting dijumpai di benua Amerika. diduga Amerika merupakan daerah asal yang kemudian mengadakan migrasi ke benua yang lain. sedangkan pada Neogen jenis ini sudah tidak ada lagi. danlain2.

smilodon (semacam kucing besar). Kala Holosen Kala Holosen dimulai dari 10. coelodonta antiquitatis (badak berbulu wol). Tempat penemuan pertama di daerah lembah Neander dekat Dusseldorf. Nama holosen berasal dari bahasa Yunani ("holos") yang berarti keseluruhan dan ("kai-ne") yang berarti baru atau terakhir. seperti pithecanthropus erectus. bison. mammuthus primigenius (mamut). hingga saat ini penelitian terus dilanjutkan. Jawa Timur) dan Dago (Bandung. ursus spelaeus (beruang yang hidup dalam gua). kala ini dicirikan dengan kegiatan gunung berapi yang berlangsung hingga sekarang. Penelitian yang dilakukan pada tahun 1928 dan 1929 di dekat Beijing China. Kala ini kadang disebut juga sebagai "Kala Alluvium". Salah satu penemuannya ialah didapatkannya tengkorak dan bagian tubuh yang lain. Berita penemuan ini sangat menarik sehingga antara tahun 1935 sampai tahun 1940 Prof DR GHR von Koeningswald melakukan penyelidikan yang teliti.purba yang mendahuluinya. Nusa Tenggara. rusa kutub.000 tahun yang lalu hingga sekarang. dan Sulawesi. Untuk mengetahui sejarah kehidupan manusia pada saat itu. Penemuan yang tidak ternilai pentingnya ialah didapatkannya Homo Neanderthalensis yang sekarang telah punah yaitu di bagian timur Eropa yang hidup pada zaman es. Sumatra. Dari masa ini juga dikenal sebagai megaloceros (rusa besar). yang kemudian dikenal sebagai Pithecanthropus peninensis. telah didapatkan di dalam gua batu gamping Chou Kou Tien 48 km sebelah selatan Beijing. Jerman. Dari kala ini diperagakan sejarah budaya manusia Zaman Paleolitikum (Zaman Batu purba) sampai Zaman Neolitikum (Zaman Batu baru) yang ditemukan di Punung (Pacitan. . Di pulau Jawa. Jawa Barat).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful