PERAN SATPOL PP DALAM MENEGAKKAN PERDA NO 09 TAHUN 2003 TENTANG PENGATURAN DAN PEMBINAAN PKL DI KAWASAN SIMPANG LIMA

KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN
SANDRA BIRAWAN, 3450405605 (2011) PERAN SATPOL PP DALAM MENEGAKKAN PERDA NO 09 TAHUN 2003 TENTANG PENGATURAN DAN PEMBINAAN PKL DI KAWASAN SIMPANG LIMA KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang (UNNES). PDF (PERAN SATPOL PP DALAM MENEGAKKAN PERDA NO 09 TAHUN 2003 TENTANG PENGATURAN DAN PEMBINAAN PKL DI KAWASAN SIMPANG LIMA KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN ) Download (221Kb)

Abstract
ABSTRAK Birawan, Sandra. 2010. Peran Satpol PP dalam Menegakkan Perda Nomor 09 Tahun 2003 Tentang Pengaturan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima di Kawasan Simpang Lima Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan. Skripsi, Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Negri Semarang. Drs. Sartono Sahlan MH, Dr. Nurul Akhmad S.H.M hum. Kata Kunci : Peran, SATPOL-PP Dalam Peraturan Daerah kabupaten Grobogan Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Susunan, Kedudukan, dan Tugas Pokok Lembaga Teknis Daerah,berisi juga tentang Organisasi Satuan Polisi Pamong Praja. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan daerah dalam rangka penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta untuk menegakkan Peraturan Daerah dibentuk Satuan Polisi pamong Praja sebagai perangkat Pemerintah Daerah, susunan organisasi, formasi, kedudukan wewenang, hak, tugas dan kewajiban Polisi Pamong Praja ditetapkan dengan peraturan daerah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah di kabupaten Grobogan . Kemampuan dan kinerja satuan Polisi Pamong Praja sangatlah berpengaruh terhadap suksesnya pelaksanaan tugas dan fungsi sehingga wewenangnya dapat dilaksanakan secara optimal, dengan kemampuan yang handal diharapkan satuan Polisi pamong Praja dapat melakukan tindakan penertiban terhadap tindakan masyarakat yang melanggar ataupun tidak melaksanakan ketentuan dalam peraturan daerah Keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja dalam Penegakkan Peraturan daerah perlu adanya koordinasi dengan instansi terkait dalam melaksanakan tugas guna terjadinya kesinambungan yang selaras dalam menjaga ketentraman dan ketertiban bersama, maka dari itu dengan segala keterbatasan kemampuan penulis memilih judul skripsi”Peran Satpol PP dalm menegakkan Perda nomor 9 Tahun 2003 Tentang Pengaturan dan Pembinaan Pedagang kaki Lima di Kawasan Simpang Lima Kecamatan Purwodadi” maka penulis dalam hal ini membatasi pembatasan masalah hanya pada kinerja,cara mengatasi dan hambatan Polisi Pamong Praja dalam Penegakkan Peraturan daerah di Kecamatan Purwodadi. Metode Penelitian yang digunakan adalah Yuridis sosiologis

Dalam penelitian ini teknik pemeriksaan data yang digunakan yaitu triangulasi. karena Polisi Pamong Praja sering melakukan operasi yang meliputi operasi dengan system Preventif maupun Represif atau dengan penyuluhan-penyuluhan tersebut. bermental baik. Sumber data yang dipakai adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Peran Satuan Polisi Pampong Praja dalam penegakkan Peraturan daerah di kecamatan purwodadi kabupaten Grobogan sudah cukup baik. berwibawa.yakni menekankan pada ilmu hukum dengan menelaah kaidah-kaidah dalam masyarakat. Data primer yakni data yang diperoleh dari hasil penelitian lapangan berupa wawancara secara bebas. Disamping itu Polisi Pamong Praja juga solid dalam kelembagaan yang tersusun rapi setiap kegiatan dalam program kerja tahunan yang didukung dengan sumber daya manusia yang mempunyai keterampilan dan kemampuan sesuai bidangnya serta kerjasama dengan instansi terkait seperti Polres. Spesifikasi penelitian bersifat Deskriptif analisis yakni mengambarkan sesuatu tertentu dengan menganalisis data yang diperoleh kedalam bentuk laporan. Top of Form skripsi tentang Search Documents Bottom of Form Explore • Sign Up | Log In • • / 2 Top of Form Bottom of Form Download this Document for Free A. bersih. Metode analisis data menggunakan Analisis kualitatif yakni analisis data yang diuraikan secara induksi dengan mengambil kesimpulan dari hal-hal yang bersifat khusus. LATAR BELAKANG Dalam rangka usaha mencapai tujuan nasional yaitu mewujudkan masyarakatadil dan makmur yang merata dan berkesinambungan materil dan spiritual. triangulasi merupakan bentuk pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data itu untuk keperluan pengecekkan atau sebagai pembanding dalam data itu. diperlukanadanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat yang bersatu padu. Dinas Perhubungan Serta instansi lain yang bersangkutan. arsip-arsip dan teori hukum. bermutu . dan data sekunder yakni data yang diperoleh dari studi kepustakaan berupa buku. peraturan perundangan.. berdaya guna. dan mengadakan patroli rutin terhadap pelanggaran peraturan daerah dan penjagaan ditempat rawan pelanggaran peraturan daerah.

J ika tidak terdapat Perda atau Perbup maka masalah ketertiban umum danketenteraman masyarakat serta perlindungan masyarakat tetap merupakan tugas ataudomain pihak penegak hukum terutama Kepolisian. Untuk itu. jika tidak terdapat Perda atau Perbup yangmengatur itu maka kewajiban Badan Kesbangpol dan Linmas melalui Satuan PolisiPamong Praja menyusun draft Perbup tersebut. seorang PNS harus tetap berusaha melayanikepentingan masyarakat dan memperlancar segala urusan anggota masyarakat. berarti bahwa seorang PNS harus selalu melaksanakantugas-tugas negara dan mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadiatau golongan. Kemudian didalam penjelasan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2010 TentangSatuan Polisi Pamong Praja.Keberadaan PNS sangat dibutuhkan dalam rangka pemberian pelayananumum kepada masyarakat.tinggi dansadar akan tanggung jawabnya untuk menyelenggarakan tugas pemerintahan dan pembangunan. tepatnya didepan Kantor Camat Katingan Hilir/di depan Bank Pembangunan Kalteng. tidak sesuaid e n g a n Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai N e g e r i Sipil karena Peraturan Pemerintah tersebut tidak mengamanatkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan Penertiban PNS k a r e n a Tugas Satpol PP telah jelas didalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2010Tentang Satuan Polisi Pamong Praja.Penertiban PNS yang dilakukan oleh Badan Kesbangpol dan Linmas melaluiSatuan Polisi Pamong Praja tidak diatur oleh Perda atau Perbup sehingga penulis berpendapat bahwa Penertiban PNS tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Diktum kesatu/Umum. Politik dan Perlindungan BangsaKabupaten Katingan melalui Satuan Polisi Pamong Praja pada tanggal 22 Maret 2011telah melakukan penertiban / razia PNS dijalan Revolusi. terkait hal tersebut penulis mengkritisi dasar hukum yang digunakan oleh Kepala Badan KesatuanBangsa. pasal 4 yang menyatakan bahwa ³S atpol PP mempunyai tugas menegakkan Perda dan menyelenggarakan ketertiban umum danketenteraman masyarakat serta perlindungan masyarakat´. Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Katingan. Satpol PP juga dituntut untuk menegakkan kebijakan pemerintahdaerah lainnya yaitu Peraturan Kepala Daerah ´Badan Kesbangpol dan Linmas melalui Satpol PP dapat melakukan penertibanPNS jika telah terdapat Perda atau Peraturan Kepala Daerah berupa Perbup yangmengatur Tentang Penertiban PNS. menjelaskan bahwa ³disampingmenegakkan Perda.Diketahui bahwa Badan Kesatuan Bangsa. mengandung pengertian bahwadalam melaksanakan tugasnya.Sebagai Abdi Negara . Sedangkan sebagai Abdi Masyarakat. terhadap PNS perlu dilakukan pembinaan yangsistematis melalui berbagai kebijaksanaan dan instrumen pembinaannya. .

Juga untuk meningkatkan disipliin kerja PNS di lingkungan Pemkab Tanjab Barat. Aktivitas indispliner para PNS itu pun sering dilaporkan masyarakat. membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) gerah. berdasarkan laporan masyarakat yang masuk ke instansinya. Namun kegerakan Satpol PP tidak berbuntut pada tindakan tegas penertiban." ujar Amril. TRIBUN . Minggu (30/10). JS-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Tanjab Barat. karena kita pun sudah sering mendapat informasi dari masyarakat. "Sebenarnya kita siap menerjunkan personil dilapangan. bahkan banyak berbelanja di pusat keramaian. dalam jam kerja masih banyak ditemukan PNS ataupun tenaga honorer ataupun TKK yang berada di luar kantor tanpa surat izin resmi dari masing-masing SKPD. Amril. kalang kabut melihat kita. Ia tidak menampik. kita sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat yang sudah seharusnya melayani masyarakat secara full ko menghabiskan waktu diluar sana .' ujar Kepala Satpol PP Dumai. Rabu (14/09) sekitar pukul 08. Satpol PP harus berkoordinasi dengan Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalau atas inisiatif Satpol PP sendiri tanpa diketahui Inspektorat dan BKD. "Dan pernah anggota kita melakukan mop therapy ke pusat berbelanjaan. karena yang kita tindak itu dari lingkungan kita sendiri. kalau ada surat perintah tugas. (nng) KUALATUNGKAL. Ismunandar SH ketika dikonfirmasi . selama kepimpinannya sebagai Komandan Satpol PP di lingkungan Pemerintah Kota Dumai. masih banyak oknum PNS yang berlama-lama duduk di kedai kopi."ujar pejabat yang baru dilantik satu tahun lalu itu. Dalam razia tersebut setidaknya terjaring sebanyak 21 pegawai yang kedapatan di luar kantor pada jam kerja tanpa ada surat resmi keluar kantor. Razia yang digelar secara mendadak itu menertibkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang keluar pada jam kerja tanpa keterangan."ujar Amril. kita menyatakan siap kapan saja. padahal kita hanya masuk saja.DUMAI. tidak melakukan razia saat itu. "Ini kan sungguh memalukan. Diakuinya juga.Maraknya sejumlah oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang selalu nampak asyik di kedai kopi saat jam kerja. "Terkadang khawatir menimbulkan persoalan baru. Tapi. Kepala Satpol-PP Kabupaten Tanjab Barat. kepada Tribun.00 WIB kembali menggelar razia di sejumlah ruas jalan Kota Kualatungkal. Tapi kan dalam menggelar penertiban ada aturan yang perlu dikoordinasikan dengan dinas terkait dan tentunya diizinkan walikota. Amril menjelaskan bahwa untuk menertibkan oknum PNS yang indispliner itu. Sebab. PNS yang berbelanja di dalam Ramayana Departement Store. maka dikhawatirkan akan muncul masalah baru. belum pernah melakukan tindakan tegas atau merazia PNS yang melakukan indispliner.

” terangnya.id. Honorer dan TKK. dalam razia. Bagi mereka yang tertangkap. pihaknya juga akan menggelar razia di beberapa titik yang rawan tempat kumpul anak muda dengan indikasi melakukan perbuatan yang tidak senonoh. Walikota Bengkulu Ahmad Kanedi memerintahkan jajarannya melalui Kantor Satpol PP Kota Bengkulu untuk melakukan penertiban terhadap oknum PNS nakal.go. bengkulukota. "Untuk tindakan itu wewenang dari masing-masing SKPD.go.” paparnya. Diakuinya. ”Mereka yang tertangkap kita laporkan ke Bupati. Rabu (14/09). Sedangkan tindakan yang akan diambil wewenang dari kepala SKPD masingmasing.” ujarnya kepada Jambi Star.id pagi Selasa (27/12) berkesempatan mengikuti proses razia yang dilakukan Satpol-PP yang dilaksanakan di beberapa titik rawan seperti Mall dan tempat hiburan. termasuk sejumlah penginapan.” jelasnya. pihaknya akan membuat surat dan melaporkannya ke Bupati serta tembusan ke BKD untuk tindaklanjut. Menyikapi laporan tersebut. selain razia pegawai. (rum) bengkulukota. ”Ada beberapa titik lokasi tempat anak muda pacaran. . Ahmad Kanedi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat berkenaan adanya PNS yang berkeliaran di kawasan perbelanjaan saat jam kantor. sedikitnya tertangkap 21 orang pegawai.mengakui kalau pihaknya melakukan razia bagi sejumlah PNS ataupun tenaga honorer yang berada di luar kantor di jalan pada jam kerja.go.” ucapnya. Dijelaskannya. “Saya sudah instruksikan Kakan Satpol-PP untuk melakukan penertiban terhadap PNS nakal tersebut dan mesti diberi sanksi yang tegas. "Yang terdata ini semuanya tidak ada surat keterangan keluar kantor dari kepala SKPDnya masingmasing.” ungkapnya. razia yang dilakukan ini akan dilakukan secara berkesinambungan dan sesuai visi misi dari kepala daerah dalam upaya penertiban disiplin kerja para pegawai.id – Kinerja pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu sudah membaik dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun lalu walau pun masih ada juga beberapa oknum PNS yang nakal. Hal tersebut ternyata menjadi perhatian Walikota Bengkulu H. "Yang terjaring termasuk PNS. Diakuinya. Menerima instruksi atasan Satpol-PP Kota Bengkulu pun cepat bergerak untuk menjaring PNS nakal yang dimaksud.” ungkapnya selepas apel pagi kepada bengkulukota. Pihaknya hanya melakukan penertiban. ”Memang tadi (kemarinred) kita lakukan razia pegawai di sejumlah ruas jalan dalam Kota Kualatungkal.

Keduanya akan sidik dan akan diserahkan kembali ke atasan masingmasing untuk mendapatkan sanksi.Kesadaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara bahwa dirinya harus kerja serius.Alhasil. . Berdasarkan informasi dari Kakan Satpol-PP Kota Bengkulu bahwa kedua PNS tersebut adalah satu orang PNS Kota Bengkulu dan satu orang lagi adalah PNS Provinsi Bengkulu. Satu orang PNS Kota dan satu orang lagi PNS provinsi. Karimuddin kepada Analisa Rabu (19/10) menjelaskan. baik remaja dan ibu-ibu serta seorang laki-laki mengenakan celana pedek. Pasalnya dalam razia yang digelar Satpol PP kemarin. “Ya. Komandan Operasi Satpol PP dan WH Pemko Lhokseumawe. Parahnya lanjut pria ini. (Analisa). LHOKSEUMAWE -. puluhan PNS terjaring lantaran keluyuran saat jam dinas. sedangkan PNS Pemkab Aceh Utara hanya diberikan peringatan untuk menggunakan atribut. Razia ini diperuntukkan tidak kepada wanita saja. “Cukup banyak PNS yang terjaring razia karena keluyuran pada saat jam dinas. Selain itu petugas juga menjaring 13 PNS Pemko Lhokseumawe yang bolos kerja. pada hari ini kita berhasil menangkap dua oknum PNS nakal yang pada saat jam kantor berkeliaran di tempat-tempat yang tidak semestinya dilakukan. SH kepada bengkulukota. Rabu (19/10) melakukan razia terhadap PNS dan wanita yang berpakaian ketat di Jalan Merdeka depan Taman Riyadhah.” jelas Kakan Satpol-PP Kota Bengkulu Chairul Saleh. “Para guru yang terkena razia ini beralasan sudah selesai jam mengajar. karena lokasi razia merupakan jalan masuk ke pusat kota. menambahkan dalam razia ini dipertanyakan surat izin keluar para PNS yang terjaring razia tersebut.15 Wib itu mendapat perhatian dari masyarakat yang sedang bepergian menuju ke Kota Lhokseumawe.go. melainkan juga kepada kaum laki-laki sesuai dengan qanun no 11 tahun 2002.” ungkap Kepala Satpol dan WH Kota lhokseumawe. Drs Azwar.00 Wib sampai pukul 11. Sedangkan para PNS beralasan yang beragam. PNS yang terkena razia ini kebanyakan dari kalangan guru yang mengajar di sekolah yang ada di kota Lhokseumawe. kepada Rakyat Aceh (Grup JPNN) di lokasi razia di Taman Riyadah Lhokseumawe. Ini membuktikan kalau PNS sekarang kurang peduli pada pekerjaannya. Petugas Satpol PP dan WH berhasil menjaring sebanyak 27 wanita berpakaian ketat.” ungkapnya.53 tahun 2010 yang mengatur tentang disiplin PNS. Sebanyak 25 personil anggota Satuan Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (WH) Pemko Lhokseumawe. pada hari ini Satpol-PP berhasil menangkap dua orang PNS yang sedang asik berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bengkulu. Lainnya dari instansi dinas yang ada di kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh utara. Satpol PP juga melakukan razia kepada warga yang tidak berbusana muslimah. Razia yang digelar dari pukul 10. Dia menambahkan. (msi) 13 PNS dan Wanita Berpakaian Ketat Terjaring Razia Lhokseumawe. razia dilakukan untuk menegakkan Qanun Nomor 11 tahun 2002 tentang penegakan Syariat Islam dan penegakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor. tampaknya masih kurang. selain melakukan penertiban PNS.id.

” kata Kasatpol PP dan WH Lhokseumawe melalui Kasi kebijakan dan penegakan Daerah.(c37) .00 WIB.” katanya. menurutnya. Karimuddin menambahkan. "Kepada mereka yang terjaring dalam razia. Karimuddin kepada Serambi.” pungkasnya. tidak mengenakan busana ketat maupun meningkatkan disiplin kerja dengan tidak berkeliaran saat jam dinas. (mar) LHOKSEUMAWE . pihaknya juga mendata dan membina warga yang memakai pakaian melanggar syariat Islam. dilepas kembali untuk bekerja lagi. Ditambahkan. Rabu (19/10) sekitar pukul 10. baik bagi PNS yang berkeliaran saat jam dinas dan wanita yang mengenakan busana bertentangan dengan Syariat Islam. Kita berharap mereka tak mengulangi perbuatan itu. “Bagi PNS dari Lhokseumawe setelah kita data dan membuat pernyataan takkan mengulangi perbuatannya.Puluhan PNS di jajaran Setdakab Aceh Utara dan Setdako Lhokseumawe terjaring razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja dan Willayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Lhokseumawe di Taman Riyadhah Lhokseumawe. kata Karimuddin harus menandatangani surat peryataan tidak mengulangi lagi pelanggaran tersebut. hanya dilakukan pembinaan. Sedangkan PNS bolos kerja yang terjaring dalam razia sebanyak 15 orang. kita ingatkan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Satpol PP dan WH terus melakukan kegiatan razia secara rutin untuk menertibkan PNS dan wanita yang mengenakan pakaian secara ketat. “Dalam razia itu juga terjaring pelanggar qanun syariat Islam sebanyak 27 orang. “Mayoritas mereka yang memakai pakaian ketat adalah kaum perempuan.Bagi PNS Pemko Lhokseumawe dan pelanggar Syariat Islam yang terjaring dalam razia . Bagi PNS di jajaran Pemkab Aceh Utara. kemarin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful