BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Benang merah yang diupayakan tampak dalam seluruh pembahasan tentang sistem informasi manajemen dalam makalah ini ialah bahwa informasi sebagai salah satu resource organisasi mutlak diperlukan oleh setiap jenis organisasi guna mendukung keseluruhan proses manajerial dalam rangka pencapaian tujuan organisasi yang telah ditentukan sebelumnya. Guna menjamin terwujudnya sistem informasi manajemen, diperlukan audit sistem pengolahan data. Topik iyulah yang menjadi fokus pembahasan dalam makalah ini yang mencakup audit organisasi satuan kerja pengolahan data dan audit proses pengolahan data. B. Rumusan Masalah
1.

Bagaimana

audit

organisasi

satuan

kerja

pengolahan data?
2.

Bagaimana audit proses pengolahan data?

C. Tujuan Masalah
1. Untuk mengetahui bagaimana audit organisasi satuan

kerja pengolahan data.

1

2. Untuk mengetahui bagaimana audit proses pengolahan data. 2 .

3.BAB II AUDIT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN A. 2. manajer tersebut menjadi salah seorang anggota tim manajemen puncak. yaitu: 1. Audit Organisasi Satuan Kerja Pengolahan Data Berbagai cara dapat ditempuh untuk menetapkan bentuk perlembagaan satuan pengolahan data. dengan statusnya yang tinggi dan pengetahuan tentang implikasi berbagai keputusan yang diambil. 3 . Terdapat paling sedikit tiga alasan yang sangat kuat mengapa demikian halnya. artinya bersedia memberikan berbagai data yang diperlukan untuk diolah. Manajer tertinggi dalam lingkungan satuan kerja data mutlak perlu mengetahui berbagai pengolah keputusan strategis yang diambil oleh manajemen puncak memahami latar belakang keputusan tersebut. bahkan diharapkan turut berperan dalam mengambil keputusan tersebut. Bahkan dalam banyak organisasi. para pimpinan berbagai komponen dan satuan kerja dalam lingkungan organisasi akan bersikap terbuka. Satuan kerja pengolah data perlu diberi status terhormat dan berada pada eselon organisasi yang tinggi.

B. auit manajemen pengolahan data harus pula memahami struktur organisasi perusahaan sebagai keseluruhan termasuk stratifikasi atau jenjang pengambilan keputusan yang harus didukung oleh satuan kerja pengolahan data. Yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan ialah pola pengambilan keputusan yang berlaku dalam organisasi. Pengumpulan Data Kegiatan pengumpulan data sesungguhnya bermula dari identifikasi kebutuhan informasi dalam lingkungan dan seluruh jajaran organisasi. Oleh karena itu. Sasaran utamanya adalah untuk memperoleh bahan yang akurat dan faktual tentang tepat tidaknya struktur organisasi satuan kerja pengolahan data tersebut. yaitu: 1. Audit manajemen pengolahan data dimaksudkan untuk meneliti dan mempelajari konfigurasi organisasional tersebut.Konfigurasi organisasional satuan kerja pengolahan data mungkin saja berbeda dari satu organisasi ke organisasi yang lain tergantung pada berbagai faktor. dan produktivitas kerja tersebut dapat dicapai. efektivitas. segala upaya harus ditempuh untuk menjamin 4 . Agar sasaran efisiensi. Audit Proses Pengolahan Data Telah umum diketahui bahwa proses pengolahan data pada dasarnya terdiri dari empat langkah utama.

Data tentang pasar modal. Karena keanekaragaman data yang diperlukan. Oleh karena itu. akan tetapi sangat mungkin juga bersifat eksternal. Audit manajemen pengolahan data harus bisa mengungkapkan situasi yang sebenarnya dalam arti apakah semua sumber yang seharusnya digarap telah 5 . apakah di dalam organisasi sendiri ataukah harus dicari dari luar organisasi. Contoh-contoh data yang perlu dukumpulkan dan diidentifikasikan sumbernya adalah sebagai berikut: a. sumbernya pun pasti banyak. Pengalaman dan kenyataan menunjukkan bahwa sumber data yang dapat digarap dapat bersifat internal. langkah pertama yang harus diambil dalam proses pengolahan data ialah menentukan data apa yang diperlukan serta di mana data tersebut berada. Data tentang bahan mentah atau bahan baku. Data di bidang ketenagakerjaan dengan berbagai aspeknya. Data di bidang permodalan. b. c. f. e. Data tentang konsumen. Data di bidang ekonomi. Data di bidang politik dan berbagai kebijaksanaan pemerintah. d. g.bahwa data yang terkumpul untuk diolah memang bermutu tinggi.

Para analisis data perlu mengetahui siapa yang akan menjadi pengguna informasi yang dihasilkan itu. 2. keandalan. dan gambar harus memiliki ciriciri kemutakhiran. kegiatan analisis data dimaksudkan untuk mengubah data menjadi informasi yang siap pakai bagi orang lain dalam organisasi atau perusahaan. kelengkapan. bagan. Ini karena.digarap dengan baik atau tidak. Dengan perkataan lain. 6 . terutama dalam pengambilan keputusan. dan dapat dipercaya. Jika tidak. grafik. data hanya merupakan bahan mentah atau bahan baku yang tidak mempunyai nilai instrinsik sebagai instrumen pendukung dalam menjalankan berbagai kegiatan manajerial. angkaangka. Dalam hal ini ada tiga hal penting yang perlu mendapat perhatian. penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya dan memberikan saran kepada manajemen tentang caracara yang mungkin ditempuh untuk mengatasinya. yaitu: a. b. akurasi. Telah pernah disinggung dalam makalah ini bahwa informasi yang dapat mengambil berbagai bentuk seperti fakta yang dinyatakan secara tertulis. Analisis Data Dapat dikatakan bahwa analisis data merupakan langkah yang sangat penting dalam kegiatan pengolahan data.

dan akses terhadap informasi juga diperlukan. organisasi memiliki informasi yang dipandang bersifat 7 . Kerahasiaan keamanan informasi ialah berkaitan erat denagn Semua informasi kerahasiaannya. 3. Dengan perkataan lain untuk melihat apakah ciri-ciri yang disinggung di muka terpenuhi atau tidak termasuk ketepatan waktu penyampaiannya kepada yang berkepentingan. kerahasiaan informasi. Yang dimaksud dengan keamanan informasi adalah menjaga agar informasi yang dihasilkan terhindar dari berbagai kemungkinan kerusakan dan kemungkinan dicuri oleh orang atau pihak yang sebenarnya tidak berhak memiliki informasi tersebut. Penyimpanan Informasi Sebagai bagian integral dari proses pengolahan data.c. Ada informasi yang diperlukan oleh pihak-pihak memerlukan untuk tertentu dalam organisasi sebagai bahan yang karena pertimbangan Audit mengetahui atas tertentu analisis masih data pengolahan atau analisis lebih lanjut. penyimpanan informasi penting karena paling sedikit empat pertimbangan utama. biaya penyimpanan informasi. bertujuan yang apakah informasi dihasilkan memenuhi kebutuhan berbagai pihak yang memerlukan atau tidak. yaitu keamanan informasi.

yaitu setiap orang yang berhak dan perlu mengakses informasi harus dapat melakukannya dengan mudah dan dalam waktu yang singkat dan sistem mengakses informasi harus pula mengandung jaminan bahwa informasi tidak mungkin atau sangat sulit diakses oleh mereka yang tidak berhak. berbicara tentang akses kepada informasi.rahasia. baik sebagai produk kegiatan menjalankan roda organisasi di masa depan. 8 . mengenai biaya penyimpanan diperhatikan besar memiliki informasi. Akses kepada informasi. mengingat banyak faktor perusahaan informasi efisiensi terutama yag harus yang terakumulasi berbarengan dengan perjalanan waktu. pada dasarnya berbicara tantang dua hal. Audit keamanan dan kerahasiaan informasi bertujuan untuk meyakinkan bahwa sistem pengamanan dan pemeliharaan rahasia organisasi atau perusahaan benar-benar dapat diandalkan. Biaya penyimpanan informasi.

9 .

yaitu keamanan informasi.BAB III PENUTUP A. biaya penyimpanan informasi. Ini karena. Dapat dikatakan bahwa analisis data merupakan langkah yang sangat penting dalam kegiatan pengolahan data. dalam terutama menjalankan dalam berbagai pengambilan 10 . Kegiatan pengumpulan data sesungguhnya bermula dari identifikasi kebutuhan informasi dalam lingkungan dan seluruh jajaran organisasi. Kesimpulan Audit manajemen pengolahan data dimaksudkan untuk meneliti dan mempelajari konfigurasi organisasional tersebut. Sasaran utamanya adalah untuk memperoleh bahan yang akurat dan faktual tentang tepat tidaknya struktur organisasi satuan kerja pengolahan data tersebut. kerahasiaan informasi. Sebagai bagian integral dari proses pengolahan data. penyimpanan informasi penting karena paling sedikit empat pertimbangan utama. data hanya merupakan bahan mentah atau bahan baku yang tidak mempunyai nilai instrinsik sebagai instrumen kegiatan keputusan. B. Saran pendukung manajerial. dan akses terhadap informasi juga diperlukan.

tak lupa juga mempersiapkan audit sistem pengolahan data karena di dalam audit sistem pengolahan data menckup audit organisasi satuan kerja pengolahan data serta audit proses pengolahan data.Sebelum kita menyusun sistem informasi manajemen. 11 .

2005. Sondang P.DAFTAR PUSTAKA Siagian. Jakarta: Bumi Aksara. Sistem Informasi Manajemen. Edisi kedua Cetakan kelima. 12 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful