MAKALAH METODOLOGI PEMBELAJARAN METODE PEMBELAJARAN

OLEH : MIRA HERLINA RUSTINA INDRIYANI

DOSEN PENGAMPU : DADANG SUCIPTO, MPd

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH CIREBON ( UMC ) 2011

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur bagi Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya. Sebaik-baiknya shalawat serta salam semoga Allah limpahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, beserta seluruh keluaraga dan sahabatnya. Apapun yang tergelar di alam semesta ini adalah rahmat_Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Metode Pembelajaran yang dibimbing oleh Bapak Dadang Sucipto, Mpd. Makalah ini membahas mengenai materi Metode Pembelajaran. Penulis

menuliskannya dengan mengambil dari beberapa sumber baik dari buku maupun dari internet dan membuat gagasan dari beberapa sumber yang ada tersebut. Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini, sehingga tersusun makalah yang sampai dihadapan pembaca pada saat ini dan semoga makalah ini mampu menjadi salah satu acuan dalam memberikan kemudahan untuk memahami maupun mengimplementasikan Metode Pembelajaran. Atas segala kebaikan yang mereka berikan, mudah-mudahan Allah menganugrahi pahala yang besar pada hari ketika harta atau pun keturunan tidak bermanfaat, kecuali mereka yang datang menghadap Allah dengan kalbu yang bersih. Penulis menyadari sepenuhnya makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh

karenanya sangat diharapkan bagi pembaca untuk menyampaikan saran atau kritik yang bersifat membangun demi tercapainya makalah yang lebih baik untuk selanjutnya.

Cirebon, April 2011 Penulis

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................................................................................................ i KATA PENGANTAR ............................................................................................ ii DAFTAR ISI .......................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................ 1.1 Latar Belakang 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan BAB II PEMBAHASAN METODE PEMBELAJARAN............................................. 2.1 Pengertian Metode Pembelajaran ........................................................................ 2.2 Alasan Menentukan Metode ............................................................................... 2.3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Metode Pembelajaran 2.4 Jenis-jenis Metode Pembelajaran ........................................................................ 2.4.1 Metode Ceramah ......................................................................................... 2.4.2 Metode Diskusi ......................................................................................... 2.4.3 Metode Demonstrasi ................................................. 2.4.4 Metode Ceramah Plus ( Ekspositori) ....................................................................... 2.4.5 Metode Resitasi.......................................................... 2.4.6 Metode Percobaan ( Eksperimen ) ....................................................................... 2.4.7 Metode Karya Wisata..................................................................................... 2.4.8 Metode Latihan Keterampilan ................................................................................... 2.4.9 Metode Discovery ( Penemuan ) ........................................................................ 2.4.10 Metode Tanya Jawab.....................................................................

.......................................................................2....... 2................................................ 3................ 3.............................................................................................. 2.........11 Metode Pemecahan Masalah ( Problem Solving ) ................ BAB III PENUTUP .............4..........................................................................................13 Metode Simulasi.......................................................1 Kesimpulan ....12 Metode Inkuiri...................4.....................................................................2 Saran DAFTAR PUSTAKA ......... ...........................

Karena ia merupakan kunci sukses untuk menggapai masa depan yang cerah.1 Latar Belakang Upaya memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan seakan tidak akan pernah usang. Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi Metode Pembelajaran? . yaitu: Rana kognitif atau rana perubahan pengetahuan ( P ). Beragam program inovatif ikut serta memeriahakan reformasi pendidikan. 1. Setiap metode pembelajaran akan memiliki satu µrana pembelajaran¶ yang paling menonjol meskipun juga mengandung rana pembelajaran lainnya. Beragam metode pembelajaran efektif dapat menjadi pilihan untuk bisa kita persiapkan dalam sebuah kegiatan pembelajaran. negara. Apakah yang dimaksud dengan Metode Pembelajaran? 3. maka menerapkan metode yang efektif dan efisien adalah sebuah keharusan. Ranah pembelajaran tersebut ada 3. dan akan dilaksanakan. Rana afektif atau rana perubahan sikap-perilaku (S ) . Melihat peran pendidikan yang begitu vital. Dengan harapan proses belajar mengajar akan berjalan menyenangkan dan tidak membosankan.BAB I PENDAHULUAN 1. dan agama.2 Rumusan Masalah Mengacu pada uraian masalah diatas maka fokus penyelesaiannya dapat dibatasi pada : 2. Belajar atau pembelajaran adalah merupakan sebuah kegiatan yang wajib kita lakukan dan kita berikan kepada anak-anak kita. Banyak agenda reformasi yang telah. Apakah alasan yang mendasari penggunaan Metode Pembelajaran? 4. mempersiapkan generasi bangsa dengan wawasan ilmu pengetahuan yang tinggi. dan Rana psikomotorik atau rana perubahan maupun peningkatan keterampilan ( K ). sedang. Dan pada akhirnya diharapkan akan berguna bagi bangsa.

. maka makalah ini bertujuan untuk menambah wawasan kita tentang metode pembelajaran sehingga dapat menjadi acuan dalam sebuah rencana pembelajaran bagi kita sebagai calon pendidik agar dalam proses pembelajaran lebih terarah. mudah dipahami dan tepat sasaran. Lebih dari itu makalah ini juga bertujuan agar para pendidik lebih matang lagi dalam mempersiapkan suatu pelaksanaan pembelajaran dikelas maupun diluar kelas.2 Tujuan Berdasarkan latar belakang yang dikaji.5. Jenis-jenis Metode Pembelajaran yang manakah yang paling efektif dalam pelaksanaan sistem pembelajaran 1.

BAB II PEMBAHASAN METODE PEMBELAJARAN 2. maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. tetapi mungkin tidak tepat untuk situasi yang lain. kadang-kadang belum tentu berhasil dibawakan oleh guru lain. Sehubungan dengan upaya ilmiah. Suatu metode mungkin baik untuk suatu tujuan tertentu. Di sini bukan hanya guru yang aktif berbicara. guru memberikan suatu uraian dengan metode ceramah. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan. melainkan siswa pun terdorong untuk berpartisipasi. sebab berhasil atau tidaknya siswa belajar sangat bergantung pada tepat atau tidaknya metode mengajar yang digunakan oleh guru. kemudian menggunakan contoh-contoh melalui peragaan dan diakhiri dengan diskusi atau tanya-jawab. penyajian pengajaran menjadi lebih hidup. Tidak ada satu metode pun yang dianggap paling baik diantara metode-metode yang lain karena setiap metode mempunyai karakteristik tertentu dengan segala kelebihan dan kelemahan masing -masing. pokok bahasan maupun situasi dan kondisi tertentu. Pengetahuan tentang metode-metode mengajar sangat diperlukan oleh para pendidik. Adakalanya seorang guru perlu menggunakan beberapa metode dalam menyampaikan suatu pokok babasan tertentu.1 Pengertian Metode Pembelajaran Metode berasal dari Bahasa Yunani ³Methodos¶¶ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Dengan variasi beberapa metode. Misalnya pada awal pengajaran. Jadi Metode Pembelajaran adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai. Demikian pula suatu metode yang dianggap baik untuk suatu pokok bahasan yang disampaikan oleh guru tertentu. .

Materi ( bahan ajar ) dengan karakteristik yang berbeda. ). 4. 6. umur. Jadi. Metode ini memperjelas dasar. Jumlah subyek belajar. Keadaan dan fasilitas yang tersedia di kelas atau sekolah. pengalaman mengajar. rasional dikuatkan oleh kiat dan pengalaman guru mengajar.3 Alasan Menentukan Metode Metode pembelajaran adalah bagian utuh ( terpadu.latar belakang. alasan atau nalar guru memlilih dan menetapkan suatu metode dalam kegiatan pembelajaran adalah : 1. dalam rangka lebih menjadi mencapai sasaran dan tujuan pembelajaran. 3. Pengajar ( Pengetahuan yang dikuasai. Siswa ( Tingkat kemampuan. 2. pokok masalah) sebagai bagian kurikulum dalam upaya mencapai sasaran tujuan pembelajaran. 5. 7. yang pada hakekatnya ialah jalan mencapai sasaran dan tujuan pembelajaran. 2. Metode ini sesuai dengan pokok bahasan. 4. Metode dipilih guru dengan azas diatas berdasarkan pertimbangan praktis.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode pembelajaran : 1. Waktu ( Persiapan mengajar ). integral ) dari proses pendidikan pengajaran. Tujuan yang akan dicapai ( bila tujuan yang akan dicapai lebih dari satu maka dapat ditentukan dengan kombinsi berbagai macam metode. kerangka. . Kegiatan pembelajaran dan kerjasama guru dan siswa dalam mencapai sasaran dan tujuan pembelajaran melaui cara atau metode. 3.2. dan personalitas ). Metode ialah cara guru mejelaskan suatu pokok bahasan ( tema. dan pengalaman lingkungan sosial budaya ). 2. isi dan tujuan dari pokok bahasan sehingga pemahaman siswa makin jelas. Metode ini menjadi kegiatan siswa dalam belajar dan meningkatkan motivasi atau semangat belajar.

Metode ceramah a.4 Jenis-jenis Metode Pembelajaran 2. Mengandung unsur paksaan kepada siswa . Kapasitas terlalu besar sehingga sulit untuk menggunakan metode lain.5. bahkan multi-media. jadi suatu metode dapat digunakan secara kombinasi ( sintesis terpadu ) dan dilengkapi dengan media tertentu. belum tentu tunggal. ( 2000 ). Menghalangi respon siswa sehingga membuat siswa pasif. 2. Guru akan memberikan informasi. Dasar pertimbangan ialah sasaran dan tujuan pembelajaran. Muhibbin Syah. Pengertian Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Membatasi daya ingat siswa. . Metode ceramah dapat digunakan bila : 1. 2. Metode ceramah dapat dikatakan sebagai satu-satunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi.1 Metode Ceramah Figure 1. b. Metode yang berdaya guna.4. dan paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya beli dan paham siswa. Kelemahan metode ceramah : 1. 2. 3.

Mudah dilaksanakan ( Syaiful Bahri Djamarah.4. 2. 4. 3. Anak didik yang lebih tanggap dari visi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar menerimanya. Metode Diskusi a. Dapat menghabiskan waktu dengan baik. Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar. 2000 ). 5. . Pengertian Metode diskusi merupakan salah satu cara mendidik yanng berupaya memecahkan masalah yang dihadapi. Sukar mengontrol sejauh mana pemerolehan belajar anak didik. 7. Dapat digunakan untuk mengajar orang dewasa.4. Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme ( pengertian kata-kata ). 5. c. Metode ini lazim juga disebut sebagai diskusi kelompok ( group discussion) dan resitasi bersama ( socialized recitation ). 6. Sulit dipakai untuk anak-anak. Bila terlalu lama membosankan dan menjadi kurang menarik. baik dua orang atau lebih yang masing-masing mengajukan argumentasinya untuk memperkuat pendapatnya.2 Metode Diskusi Figure 2. 2. Guru mudah menguasai kelas. 6. 8. Kelebihan metode ceramah : 1. Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar.

7. 2. 3.Metode diskusi diaplikasikan dalam proses belajar mengajar untuk : 1. 4. Siswa belajar menghargai pendapat orang lain ( Toleransi ). 2. Kelemahan metode diskusi : 1. Pertanyaan siswa dapat menyimpang dari pokok permasalahan. Kelebihan metode diskusi : 1. Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara. Tidak dapat dipakai dalam kelompok yang besar. Mendorong siswa mengekspresikan pendapatnya secara bebas. Mengambil satu alternatif jawaban atau beberapa alternatif jawaban untuk memecahkan masalah berdsarkan pertimbangan yang seksama. 3. Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas. 6. 2. . b. Sulit membuat kesimpulan. 5. Membutuhkan waktu yang cukup lama. Mendorong siswa menyumbangkan buah pikirnya untuk memcahkan masalah bersama. 3. c. Mendorong siswa berpikir kritis. Terjadi perbedaan pendapat yang mengarah pada suatu perpecahan. Siswa balajar untuk bermusyawarah. Mengembangkan cara berpikir siswa dan sikap ilmiah. 4.

Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri siswa ( Daradjat. Proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari.2. Metode Demonstrasi a. Pengertian Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang. yaitu sebgai berikut : . Peta konsep dalam metode demonstrasi sama halnya seperti persiapan dalam metode eksperimen. Manfaat psikologis pedagogis dari metode demonstrasi adalah : 1. baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Perhatian siswa dapat lebih dipusatkan. kejadian. 3.4. Muhibbin Syah ( 2000 ). 2. 1985 ). dan urutan melakukan suatu kegiatan.3 Metode Demontrasi Figure 3. Contoh metode demonstrasi adalah seorang guru yang sedang mempraktekan nyala logam natrium dan beberapa logam alkali lainnya di depan kelas dan siswa memperhatikannya dengan sesksama. aturan.

3. Metode ini adalah metode mengajar gabungan antara ceramah dengan tanya . 2. b. 2. Membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atau kerja suatu benda. yakni metode ceramah gabung dengan metode lainnya. Metode ceramah plus tanya jawab dan tugas ( CPTT ).1. dengan menghadirkan obyek sebenarnya ( Syaiful Bahri Djamarah. Pengertian Metode ceramah plus adalah metode mengajar yang menggunakan lebih dari satu metode. 3.Dalam hal ini penulis akan menguraikan tiga macam metode ceramah plus yaitu : 1. Kelebihan Metode Demonstrasi : 1. 4. 2000 ). Menentukan tujuan demonstrasi Menyiapkan prosedur demonstrasi Menyiapkan lembar pengamatan Menyiapkan alat dan bahan Menyiapkan pertanyaan untuk bahan pengembangan proses berpikir siswa. 2000 ). Tidak semua benda dapat didemonstrasikan. 5. Kelemahan metode demonstrasi sebagai berikut : 1. Kesalahan-kesalahan yeng terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melaui pengamatan dan contoh konkret. Memudahkan berbagai jenis penjelasan . 2. diskusi yang mengarah pada a.4 Metode ceramah plus ( Ekspositori ) a. Sukar dimengerti bila didemonstrasikan oleh guru yang kurang menguasai materi yang didemonstrasikan ( Syaiful Bahri Djamarah. 3. Anak didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda yang akan dipertunjukkan. 2.4.

Kurang melatih hand-on siswa. kemudian mengadakan diskusi.jawab dan pemberian tugas. Metode ceramah plus demonstrasi dan latihan ( CPDL ) Metode ini dalah merupakan kombinasi antara kegiatan menguraikan materi pelajaran dengan kegiatan memperagakan dan latihan. 2. c. 2. Membatasi psikomotorik siswa. 4. 5. Medianya tidak selalu dapat mengungkapkan respon siswa. yaitu pertama guru menguraikan materi pelajaran. Metode ceramah plus diskusi dan tugas ( CPDT ) Metode ini dilakukan secara tertib sesuai dengan urutan pengkombinasiannya. Lebih sederhana daripada metode eksperimen. 2) Pemberian peluang bertanya jawab antara guru dan siswa. Metode campuran ini idealnya dilakukan secara tertib. Kelebihan Metode Ceramah Plus : 1. 3) Pemberian tugas kepada siswa. . 2. 3. Tidak ada data primer. Dapat digunakan pada kelompok besar. dan akhirnya memberi tugas. Siswa sibuk mencatat. Kelemahan Metode Cramah Plus : 1. 3. 3. b. Waktu yang digunakan lebih efisien. yaitu : 1) Penyampaian materi oleh guru.

c.2.4. Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual ( Syaiful Bahri Djamarah.5 Metode Resitasi Figure 5. Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama.com/art05-65. . 3. Pengertian Metode resitasi adalah suatu metode mengajar dimana siswa diharuskan membuat resume dengan kalimat sendiri (http://re-searchengines. Metode Resitasi a. Kelebihan Metode : 1. 2. Kelemahan Metode Resitasi : 1. 2000 ).html). Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif. Terkadang anak didik melakukan penipuan dimana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan temennya tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri. Terkadang tugas dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan. bertanggung jawab dan berdiri sendiri ( Syaiful Bahri Djamarah. b.2000). 2.

2.4. Pengertian Metode eksperimen adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok. Metode Eksperimen ( Praktikum ) dapat digunakan apabila : 1. Metode Eksperimen a. 2. Teresdia alat dan bahan yang diperlukan dalam percobaan. Materi yang dipelajari berkaitan dengan percobaan.2. b. mengamati prosesnya serta menuliskan hasil percobaannya. Anak didik dapat mengembangkan sikap ilmiah untuk mengadakan studi eksplorasi ( menjelajahi ) tentang ilmu dan teknologi. . Kelebihan Metode Eksperimen : 1. untuk dilatih melakukan suatu proses di mana siswa melakukan suatu percobaan tentang sesuatu hal. kemudian hasil pengamatan itu disampaikan ke kelas dan dievaluasi oleh guru. Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya dan dapat membuktikan konsep-konsep yang telah diterima atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku.6 Metode Eksperimen ( Praktikum ) Figure 6.

Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatan mengadakan ekperimen. Metode ini lebih sesuai untuk bidang-bidang sains dan teknologi. Siswa terampil melakukan percobaan sendiri. Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama. Kekurangan Metode Eksperimen : 1. 4. Dengan eksperimen siswa menemukan bukti kebenaran dari teori sesuatu yang sedang dipelajarinya. Siswa juga dapat terlatih dalam cara berfikir yang ilmiah. 5. 3. 7. anak didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran. Metode ini menuntut ketelitian. d.3. 2. keuletan dan ketabahan. Setiap percobaan tidak selalu memberikan hasil yang diharapkan karena mungkin ada faktor-faktor tertentu yang berada di luar jangkauan kemampuan atau pengendalian. e. 6. Waktu yang diperlukan terbatas. Prosedur Percobaan ( Eksperimen ) Prosedur eksperimen menurut Roestiyah (2001:81) adalah : . Tujuan Penggunaan teknik ini mempunyai tujuan agar siswa mampu mencari dan menemukan sendiri berbagai jawaban atau persoalan-persoalan yang dihadapinya dengan mengadakan percobaan sendiri. Diperlukan alat evaluasi khusus. 4. Metode ini memerlukan berbagai fasilitas peralatan dan bahan yang tidak selalu mudah diperoleh dan kadangkala mahal. 8. c. Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa terobosanterobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia.

Memberi penjelasan kepada siswa tentang alat-alat serta bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam eksperimen.7 Metode Karya Wisata Figure 7. 2. Bila perlu memberi saran atau pertanyaan yang menunjang kesempurnaan jalannya eksperimen. dan hal-hal yang perlu dicatat. hal-hal yang harus dikontrol dengan ketat. 4. 3. langkah-langkah eksperimen. 2. yang kemudian dibukukan. Perlu dijelaskan kepada siswa tentang tujuan eksprimen. Metode Karya Wisata a.4. dan mengevaluasi dengan tes atau tanya jawab. mendiskusikan di kelas. Setelah eksperimen selesai guru harus mengumpulkan hasil penelitian siswa.1.mereka harus memahami masalah yang akan dibuktikan melalui eksprimen. Pengertian Metode karya wisata adalah suatu metode mengajar yang dirancang terlebih dahulu oleh pendidik dan diharapkan siswa membuat laporan dan didiskusikan bersama dengan peserta didik yang lain serta didampingi oleh pendidik. Selama eksperimen berlangsung guru harus mengawasi pekerjaan siswa. Atau cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat ( obyek ) tertentu di luar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu yang relevan .

5. pabrik. Dalam karyawisata sering unsur rekreasi menjadi prioritas daripada tujuan utama. 3. Karyawisata menerapkan prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran. 2. . perkebunan. Pengajaran dapat lebih merangsang kreativitas anak.dengan pelajaran. 4. toko serba ada. 6. 2. Memerlukan tanggung jawab guru dan sekolah atas kelancaran karyawisata dan keselamatan anak didik. suatu bengkel mobil. tempat-tempat ibadah. Memerlukan perencanaan dengan persiapan yang matang. penyusunan rencana yang masak. museum. pembagian siswa dalam kelompok. Biayanya cukup mahal. bengkel. Memerlukan persiapan yang melibatkan banyak pihak. Langkah-langkah persiapan Metode Karya Wisata : 1. Memerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap gerak-gerik anak didik di lapangan. mempertimbangkan pemilihan teknik. dimana guru perlu menetapkan tujuan pembelajaran dengan jelas. Kelebihan Metode Karyawisata : 1. Kekurangan Metode Karyawisata : 1. c. Persiapan. 3. dan lain sebagainya dan sebagainya. Membuat bahan yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan yang ada di masyarakat. terutama karyawisata jangka panjang dan jauh. membagi tugas-tugas. serta mengirim utusan. sedangkan unsur studinya terabaikan. d. mempersiapkan sarana. Seperti meninjau pabrik sepatu. menghubungi pemimpin obyek yang akan dikunjungi untuk merundingkan segala sesuatunya. b.

. model-model. diagram. seperti menulis. pada waktu itu siswa mengadakan diskusi mengenai segala hal hasil karya wisata. 2. demikian pula tugas-tugas kelompok sesuai dengan tanggung jawabnya. Kelebihan metode latihan keterampilan : 1. bagaimana cara menggunakannya. Dapat untuk memperoleh kecakapan motoris. 3.4. untuk apa dibuat. Contoh latihan keterampilan membuat tas dari mute atau pernak-pernik. mengawasi petugas-petugas pada setiap seksi. b. Pengertian Metode latihan keterampilan adalah suatu metode mengajar . serta memberi petunjuk bila perlu. Metode Latihan Keterampilan a. melafalkan huruf.2. Figure 8. membuat dan menggunakan alat-alat. Pelaksanaan karya wisata. apa manfaatnya dan sebagainya. dimana pemimpin rombongan mengatur segalanya dibantu petugas-petugas lainnya. serta alat-alat lain dan sebagainya.8 Metode Latihan Keterampilan. gambar. dimana siswa diajak ke tempat latihan keterampilan untuk melihat bagaimana cara membuat sesuatu. menindaklanjuti hasil kegiatan karya wisata seperti membuat grafik. memenuhi tata tertib yang telah ditentukan bersama. menyusun laporan yang memuat kesimpulan yang diperoleh. Akhir karya wisata.

2. menggolong-golongkan. membuat dugaan. 2. seperti dalam perkalian. Kelemahan metode latihan keterampilan : 1. b.9 Metode Discovery ( Penemuan ) Figure 9. Metode Discovery a. Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan. Dapat membentuk kebiasaan dan menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan. membuat kesimpulan.4. Kadang-kadang latihan yang dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan hal yang monoton dan mudah membosankan. Proses mental tersebut misalnya mengamati. 3. Langkah-langkah dalam Metode Discovery . Pembelajaran dengan metode penemuan lebih mengutamakan proses daripada hasil belajar. dan sebagainya. pengurangan. dan sebagainya. penjumlahan. tanda-tanda atau simbol. Dapat untuk memperoleh kecakapan mental. c. mengukur. Pengertian Suryosubroto (2002:193) mengutip pendapat Sund (1975) bahwa discovery adalah proses mental dimana siswa mengasimilasi sesuatu konsep atau sesuatu prinsip tanpa harus didampingi oleh pendidik dan dapat menjadi penemuan yang baru bagi siswa maupun gurunya. Dan merupakan metode yang lebih menekankan pada pengalaman langsung.2. menjelaskan. pembagian.

seandainya siswa itu dilibatkan terus dalam penemuan terpimpin. 5. 3. misalnya siswa merasakan jerih payah penyelidikannya. 5. 4. menemukan keberhasilan maupun terkadang kegagalan. c. 3. Aplikasi kesimpulan atau generalisasi dalam situasi baru. paling sedikit pada suatu proyek penemuan khusus.1. Peserta didik mencari informasi . Menarik kesimpulan dari jawaban atau generalisasi. Metode discovery dapat membantu memperkuat pribadi siswa dengan bertambahnya kepercayaan pada diri sendiri melalui proses-proses penemuan. 2. 6. fakta. Kelebihan Metode Discovery : 1. 4. dalam arti pendalaman dari pengertian retensi dan transfer. yang diperlukan untuk menjawab atau memecahkan masalah dan menguji hipotesis. Pengetahuan diperoleh dari strategi ini sangat pribadi sifatnya dan mungkin merupakan suatu pengetahuan yang sangat kukuh. Strategi penemuan membangkitkan gairah pada siswa. misalnya memberi kesempatan pada siswa dan guru berpartisispasi dengan sesama dalam situasi penemuan yang jawabannya belum diketahui sebelumnya. Dianggap membantu siswa mengembangkan atau memperbanyak persediaan dan penguasaan ketrampilan dan proses kognitif siswa. Metode ini memberi kesempatan kepada siswa untuk bergerak maju sesuai dengan kemampuannya sendiri. Penetapan jawaban sementara atau pengajuan hipotesis. 7. . 2. Perumusan masalah untuk dipecahkan peserta didik. Metode ini menyebabkan siswa mengarahkan sendiri cara belajarnya sehingga ia lebih merasa terlibat dan bermotivasi sendiri untuk belajar. data. Strategi ini berpusat pada anak.

demikian pula proses-proses di bawah pembinaannya. 2. mungkin tidak ada.8. 3. . Dalam beberapa ilmu. atau dalam usahanya menyusun suatu hasil penemuan dalam bentuk tertulis. fasilitas yang dibutuhkan untuk mencoba ide-ide. 4. Membantu perkembangan siswa menuju skeptisisme yang sehat untuk menemukan kebenaran akhir dan mutlak. Tidak semua pemecahan masalah menjamin penemuan yang penuh arti. Strategi ini mungkin tidak akan memberi kesempatan untuk berpikir kreatif. atau menemukan bagaimana ejaan dari bentuk kata-kata tertentu. Sedangkan sikap dan ketrampilan diperlukan untuk memperoleh pengertian atau sebagai perkembangan emosional sosial secara keseluruhan. atau menemukan saling ketergantungan antara pengertian dalam suatu subyek. 6. Misalnya siswa yang lamban mungkin bingung dalam usahanya mengembangkan pikirannya jika berhadapan dengan hal-hal yang abstrak. 5. Harapan yang ditumpahkan pada strategi ini mungkin mengecewakan guru karena siswa yang sudah biasa dengan perencanaan dan pengajaran secara tradisional. Metode ini kurang berhasil untuk mengajar kelas besar. Kelemahan Metode Discovery : 1. d. kalau pengertian-pengertian yang akan ditemukan telah diseleksi terlebih dahulu oleh guru. Mengajar dengan penemuan mungkin akan dipandang sebagai terlalu mementingkan memperoleh pengertian dan kurang memperhatikan diperolehnya sikap dan ketrampilan. Misalnya sebagian besar waktu dapat hilang karena membantu seorang siswa menemukan teori-teori. Siswa yang lebih pandai mungkin akan memonopoli penemuan dan akan menimbulkan frustasi pada siswa yang lain. Dipersyaratkan keharusan adanya persiapan mental untuk cara belajar ini.

2. Mengetauhui pengusaan bahan pelajaran melalui ingatan dan pengungkapan perasaan serta sikap siswa tentang fakta yang dipelajari. Alasan penggunaan 1. Mengetahui jalan berpikir siswa secara sistematis dan logis dalam memecahkan masalah. c. 2.10 Metode Tanya jawab Figure 10. Pengertian Metode Tanya jawab adalah suatu cara untuk menyajikan bahan pelajaran dalam bentuk pertanyaan dari guru yang harus dijawab oleh siswa atau sebaliknya baik secara lisan atau tertulis. Agar siswa memusatkan perhatian terhadap kemajuan yang telah dicapai sehingga dapat melanjutkan pelajaran tersebut. Metode Tanya Jawab a. didengar atau dibaca. 3. Untuk meninjau pelajaran yang lain. 2. Untuk menangkap perhatian siswa serta memimpin pengamatan dan pemikiran siswa. b.4. . Tujuan 1. Melalui Tanya jawab akan memperluas dan memperdalam pelajaran tersebut.

Dapat mengembangkan cara-cara berpikir logis dan sistematis. Kelas lebih aktif karena siswa tidak sekedar mendengarkan saja. 13. Jawaban yang salah segera dapat dikoreksi . 6. Membiasakan siswa mengenal bentuk dan jenis pertanyaan serta jawabannya yang benar dan tepat. Memperkuat ingatan antara jawabandan pertanyaan. 8. 12. Siswa iktu berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Menghargai pertanyaan orang lain. Mengekspresikan perasaan dan ide-ide. Memberikan tekanan perhatian pada bagian-bagian pelajaran yang dipandang serta mampu menyimpulkan dan mengikutsertakan pelajaran sehingga mencapai perumusan yang baik dan tepat. Merangsang siswa berpikir dan memusatkan perhatian pada pokok permasalahan. Kelebihan Metode Tanya Jawab : 1. 3. 9. Membangkitkan minat dan motivasi belajar siswa serta mampu menghubungkan pelajaran lama dengan yang baru. 4. Manfaat 1. Membantu siswa mengetahui bagian-bagian yang perlu dipelajari. Memperkuat lagi ikatan antara suatu pertanyaan dengan jawabannya sehingga dapat membantu tumbuhnya perhatian siswa pada pelajaran tersebut. 2. 10. Menghidupakan suasana kelas dan gembira. d. Dapat mengurangi proses lupa atau menambah daya ingat siswa. 4. Membangkitakan hasrat melakukan penyelidikan.3. 5. 7. . 5. Umpan balik bagi guru mengenai pengetahuan siswa. e. 11.

Tekananya pada proses pemecahan masalah dengan penentuan alternatif yang berguna saja.4. 3. 3. Guru dapat mengetahui sampai di mana penangkapan siswa terhadap segala sesuatu yang diterangkan. Kelemahan Metode Tanya Jawab : 1. f. Menimbulkan rasa tegang terhadap peserta didik. Dengan tanya jawab kadang-kadang pernbicaraan menyimpang dari pokok persoalan bila dalarn mengajukan pertanyaan.2. 2. logis. . benar dan tepat. baik secara individual atau secara kelompok. Memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya sehingga guru mengetahui halhal yang belum dimengerti oleh para siswa.. 2.11 Metode Pemecahan Masalah ( Problem Solving ) Figure 11. Dalarn hal ini sering tidak terkendalikan sehingga membuat persoalan baru. Metode Problem Solving a. Mernbutuhkan waktu lebih banyak. Pengertian Metode Pemecahan masalah dalah suatu metode atau cara penyjian pelajaran dengan cara siswa dihadapakan pada suatu masalah yang harus dipecahkan atau diselesaikan. siswa rnenyinggung hal-hal lain walaupun masih ada hubungannya dengan pokok yang dibicarakan. Pada metode ini titik berat diletakkan pada pemecahan masalah secara rasional.

Alasan penggunaan 1. 4. 2. Mencari cara pemecahan masalah untuk meningkatkan kepercayaan pada diri sendiri. Mengembangkan sikap toleransi terhadap orang lain serta sikap hati-hati dalam mengemukakan pendapat. Memberikan pengalaman proses dalam menarik kesimpulan bagi siswa. Mengembangkan kemampuan berpikir. logis dan analitis. khususnya dengan dunia kerja. 3. Langkah-langkah dalam metode problem solving : . e. karena dalam proses belajarnya. Mencari jalan keluar dalam menghadapi masalah-masalah secara rasional. 3. Metode ini merangsang pengembangan kemampuan berpikir siswa secara kreatif dan menyeluruh.b. Dalam memecahkan masalah dapat dilakukan secra individual maupun secara bersama-sama. Tujuan Tujuan penggunaan metode pemecahan masalah sebagai berikut : 1. Metode ini dapat membuat pendidikan di sekolah menjadi lebih relevan dengan kehidupan. d. 2. siswa banyak melakukan proses runtut dengan menyoroti permasalahan dan berbagai segi dalam rangka mencapai pemecahannya c. 3. 2. Mengembangkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah-masalah serta mengmbil keputusan secara objektif dan rasional. Proses pembelajaran melalui pemecahan masalah dapat membiasakan siswa menghadapi dan memcahkan masalah secara terampil. Manfaat Manfaat yang diperoleh dari penggunaan metode pemecahan masalah antara lain : 1. Hal ini merupkan kemampuan yang sangat bermakna bagi kehidupan manusia.

Dapat mengubah kebiasaan peserta didik belajar dengan mendengarkan dan menerima informasi dari guru. g. Dapat melatih dan membiasakan para peserta didik untuk menghadapi dan memecahkan masalah secara terampil. bertanya dan lainlain. 2. 5. Menarik kesimpulan. 2. 4. Kekurangan metode problem solving : 1. Peserta didik sudah mulai dilatih untuk memecahkan masalahnya. dengan jalan membaca buku-buku. tugas. Apakah sesuai dengan jawaban sementara atau sama sekali tidak sesuai. Dugaan jawaban ini tentu saja didasarkan kepada data yang telah diperoleh.1. Dapat membuat peserta didik menjadi lebih menghayati kehidupan sehari-hari . 5. 4. Menetapkan jawaban sementara dari masalah tersebut. Ada masalah yang jelas untuk dipecahkan. Memerlukan cukup banyak waktu. Masalah ini harus tumbuh dari siswa sesuai dengan taraf kemampuannya. Melibatkan lebih banyak orang . Menguji kebenaran jawaban sementara tersebut. Untuk menguji kebenaran j awab an ini tentu saja diperlukan metodemetode lainnya seperti demonstrasi. diskusi. Kelebihan metode problem solving : 1. Dapat mengembangkan kemampuan berpikir peserta didik secara kreatif. 2. 3. Artinya siswa harus sampai kepada kesimpulan terakhir tentang jawaban dari masalah tadi. Dapat digunakan untuk mencari jalan keluar dalam menghadapi masalah-masalah secara rasional. 3. pada langkah kedua di atas. f. meneliti. dan lain-lain. . Mencari data atau keterangan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut. Misalnya. Dalam langkah ini siswa harus berusaha memecahkan masalah sehingga betul-betul yakin bahwa jawaban tersebut itu betul-betul cocok. 3.

Keyakinan tertentu melalui proses berpikir atau penalaran secara teratur. Metode Inkuiri a. siswa hendaknya didorong untuk mengamati. mengalami dan memahami suatu konsep. . Jawaban atau kesimpulan tersebut belum tentu merupakan pemecahan atas masalah atau keadaan yang dihadapi. Oleh karena itu keingintahuan siswa untuk mendapatkannya.4. Dan hal inilah yang membedakan antara metode inkuiri dengan metode pemecahan masalah yang lebih menitik beratkan pada pemecahan masalah yang dihadapi siswa.12 Metode Inkuiri Figure 12. Guru dapat menggunakan metode inkuiri dalam proses pembelajaran. Dapat diterapkan secara langsung yaitu untuk memecahkan. Dapat juga jawaban tersebut hanya sampai pada tingkat menemukan hal-hal yang menyebabkan timbulnya keadaan atau masalah tersebut. Alasan pemilihan Dalam proses pembelajaran. b. Metode inkuiri ini merupakan kegiatan pembelajaran dimana siswa dihadapkan pada suatu keadaan atau masalah untuk kemudian dicari jawaban atau kesimpulannya. sekolah dan masyarakat. runtut serta bisa diterima oleh akal dan didampingi oleh pendidik. 2. pengertian yang terdapat dalam lingkungan kehidupan keluarga. Pengertian Inkuiri adalah suatu kegiatan yang menelaah sesuatu dengan cara mencari kesimpulan.4.

Kekurangan Metode Inkuiri 1. Pengetahuan yang diperoleh lebih mudah ditransfer ke berbagai konteks. Pengetahuan yang diperoleh lebih dipahami dan lebih lama diingat. f. Melatih siswa untuk belajar mandiri. keterampilan. Hipotesis (spesifikasi permasalahan). 5.c. cermat dan nalar ( kritis. Langkah-langkah dalam metode inkuiri : 1. 2. Siswa aktif dalam kegiatan belajar. Mengembangkan kemampuan berpikir siswa agar lebih tanggap. Mengembangkan sikap. analitis dan logis ). 3. 5. 4. Memerlukan waktu yang cukup lama 2. Kalau kurang terpimpin atau kurang terarah dapat menjurus kepada kekacauan dan kekaburan atas materi yang dipelajari. 2. Membina dan mengmbangkan sikap ingin tahu lebih jauh. Mengungkapkan aspek pengetahuan. Pembuatan kesimpulan. 2. g. 4. Pemberian masalah kepada siswa. Manfaat 1. Kelebihan Metode Inkuiri 1. Siswa mendapatkan kepuasan dalam proses pembelajaran. Pengolahan data untuk menjawab hipotesis yang dibuat. 3. e. 2. Tujuan Penggunaan metode inkuri bertujuan : 1. kemapuan siswa dalam memecahkan masalah atau memutuskan sesuatu secara tepat . Pengumpulan data. . d.

Perbedaan terletak pada penekannya. Metode Simulasi a. yakni memperagakan proses terjadinya suatu upacara tertentu sebagai latihan untuk upacara sebenarnya supaya tidak gagal dalam waktunya nanti. . atau keterampilan tertentu. prinsip. Sosia drama menekankan kepada permasalahan sosial. 3. Sosiodrama : semacam drama sosial berguna untuk menanamkan kemampuan menganalisa situasi sosial tertentu. Gladi resik merupakan salah satu contoh simulasi. Role-Playing : role playing atau bermain peran bertujuan menggambarkan suatu peristiwa masa lampau. sedangkan psikodrama menekankan pada pengaruh psikologisnya. Pengertian Metode simulasi adalah cara penyajian pengalaman belajar dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep. b. Psikodrama : hampir mirip dengan sosiodrama .4.2. Macam-macam Metode Simulasi yang dikemukakan oleh Ali (1996:83) berikut ini : 1.13 Metode Simulasi Figure 13. 2.

d. karena melalui simulasi siswa diberi kesempatan untuk memainkan peranan sesuai dengan topik yang disimulasikan. melatih siswa untuk mengembangkan sikap toleransi. dan 8. maupun menghadapi dunia kerja. e. dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai situasi sosial yang problematis. 2. Simulasi dapat meningkatkan gairah siswa dalam proses permbelajaran. 5. Simulasi dapat dijadikan sebagai bekal bagi siswa dalam menghadapi situasi yang sebenarnya kelak. sikap.c. menumbuhkan daya kreatif siswa. 3. memberikan motivasi belajar kepada siswa. 2. Memperkaya pengetahuan. Tujuan Metode Simulasi : 1. . 7. Simulasi dapat mengembangkan kreativitas siswa. memperoleh pemahaman tentang suatu konsep atau prinsip. meningkatkan keaktifan belajar. 5. Kelebihan Metode Simulasi : 1. Pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan. 6. masyarakat. melatih memecahkan masalah. Kelemahan Metode Simulasi : 1. 3. 4. 4. baik dalam kehidupan keluarga. melatih siswa untuk mengadakan kerjasama dalam situasi kelompok. melatih keterampilan tertentu baik bersifat profesional maupun bagi kehidupan sehari-hari. Simulasi dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa.

Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi. . 3. Pengelolaan yang kurang baik.2. sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan. sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan.

BAB III PENUTUP 3. Metode Percobaan ( Eksperimen. Metode ceramah. Metode Resitasi. ceramah murni tanpa variasi. Jenis Metode Pembelajaran: 1. 12. Metode Ceramah Plus (Ekspositori). Metode Discovery. mengajarkan buku teks. Usahakan agar prinsip Studetn Active Learning terlaksana. 10. 2.2 Saran Beberapa saran untuk pemilihan metode : 1.1 Kesimpulan Metode Pembelajaran adalah cara guru mejelaskan suatu pokok bahasan ( tema. Metode diskusi. . Metode Inkuiri. 8. Medode Pemecahan Masalah ( Problem Solving). 4. guru mengemukakan isi buku tersebut tanpa ada usaha ataupun pmberian tugas yang lain. Metode Demonstrasi. Metode Latihan Keterampilan. pokok masalah ) sebagai bagian kurikulum dalam upaya mencapai sasaran tujuan pembelajaran. 13. 6. ) 9. 3. 2. Metode Karya Wisata. Hindarkan upaya metodologi yang tunggal ( satu metode saja ). Membina guru sebagai guru inkuiri. Metode Simulasi. 5. 3. Metode Tanya Jawab. 3. 7. 11.

Bandung: San Grafika Faturrahman Pupuh dan Sutikno M. Prof.2008.alhafizh84. http://id.2009.2009.Bandung:Jemmars .metode-pembelajaran-efektif dikunjungi 25 April 2011. http://id.wordpress.com.DAFTAR PUSTAKA Majid. Winarno. Abdul.Strategi Belajar Mengajar Melalui Konsep Umum dan Konsep Islam.metode-penelitian-studi-kasus dikunjungi 25 April 2011.blogspot.metode-simulasi dikunjungi 25 April 2011.Muthoharoh.com.wordpress.education-mantap.2007.com.ardhana12.2010.2008. http://nadhirin. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. 1980. Sanjaya. Wina.Bandung: Rosda http://id.Hafiz.Metode Pengajaran Nasional. Sobry.Bandung:Refika Aditama Surakhman. 2006.Perencanaan Pembelajaran.com. Dr.blogspot.metode-bermain-peran/roleplaying dikunjungi 25 April 2011.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful