Pentingnya Sumber Daya Alam untuk Kehidupan Manusia

Filed under: tugas by ademr — Tinggalkan komentar 12 Oktober 2010 Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dalam mengatasi permasalahan pencemaran dan pengelolaan lingkungan hidup Pengelolaan lingkungan termasuk pencegahan, penanggulangan kerusakan dan pencemaran serta pemulihan kualitas lingkungan telah menuntut dikembangkannya berbagai perangkat kebijakan dan program serta kegiatan yang didukung oleh sistem pendukung pengelolaan lingkungan lainnya. Sistem tersebut mencakup kemantapan kelembagaan, sumberdaya manusia dan kemitraan lingkungan, disamping perangkat hukum dan perundangan, informasi serta pendanaan. Keterkaitan dan keseluruhan aspek lingkungan telah memberi konsekuensi bahwa pengelolaan lingkungan, termasuk sistem pendukungnya tidak dapat berdiri sendiri, akan tetapi berintegrasi dengan seluruh pelaksanaan pembangunan. Pembangunan nasional yang dilaksanakan memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan tersebut membuat pembangunan memiliki beberapa kelemahan, yang sangat menonjol antara lain adalah tidak diimbangi ketaatan aturan oleh pelaku pembangunan atau sering mengabaikan landasan aturan yang semestinya dalam mengelola usaha dan atau kegiatan yang mereka lakukan, khususnya menyangkut bidang sosial dan lingkungan hidup, sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan. Oleh karena itu, sesuai dengan rencana Tindak Pembangunan Berkelanjutan dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui upaya pengembangan dan penegakan sistem hukum serta upaya rehabilitasi lingkungan. Menurut Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup (1997), kebijakan daerah dalam mengatasi permasalahan lingkungan hidup khususnya permasalahan kebijakan dan penegakan hukum yang merupakan salah satu permasalahan lingkungan hidup di daerah dapat meliputi : • • • • • • • • Regulasi Perda tentang Lingkungan. Penguatan Kelembagaan Lingkungan Hidup. Penerapan dokumen pengelolaan lingkungan hidup dalam proses perijinan Sosialisasi/pendidikan tentang peraturan perundangan dan pengetahuan lingkungan hidup. Meningkatkan kualitas dan kuantitas koordinasi dengan instansi terkait dan stakeholders Pengawasan terpadu tentang penegakan hukum lingkungan. Memformulasikan bentuk dan macam sanksi pelanggaran lingkungan hidup. Peningkatan kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia. Peningkatan pendanaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Kondisi lingkungan hidup dari waktu ke waktu mengalami penurunan kualitas yang disebabkan oleh tingkat pengambilan keputusan, kepentingan pelestarian sering diabaikan sehingga menimbulkan adanya pencemaran dan kerusakan lingkungan.

4 Tahun 1982. Undang-undang ini merupakan salah satu alat yang kuat dalam melindungi lingkungan hidup dan ditunjang dengan peraturan perundang-undangan sektoral. sekali kita gunakan habis maka sumberdaya tersebut tidak akan ada lagi (Setidaknya diperlukan ratusan bahkan ribuan tahun untuk pembentukannya. Di beberapa tempat terdapat potensi sumberdaya yang beranekaragam dengan jumlah yang banyak. SDA exhaustible merupakan sumberdaya yang dapat habis. Sementara di daerah lain jenis dan jumlahnya sedikit. 24 Th 1992 tentang Penataan Ruang dan diikuti pengaturan lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah. Peraturan Daerah maupun Keputusan Gubernur. 22 Th 2001 tentang Gas dan Bumi.23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan kemudian diatur lebih lanjut dalam peraturan pelaksanaanya. seperti Undang-undang No. Owen (1980) mendefinisikan SDA sebagai bagian dari lingkungan alam (tanah. Akan tetapi tidak berarti ketersediaannya tidak terbatas. SDA Inexhaustible adalah sumberdaya alam yang tidak akan habis. merupakan unsur pembentuk lingkungan yang sangat kompleks. banjir pada musim hujan. sedimentasi. kehidupan liar. satu sama lain saling berinteraksi. Karakteristik penting lain dari SDA adalah penyebarannya tidak merata di permukaan atau di dalam perut bumi. Pengelompokan karakteristik SDA ini merupakan rambu-rambu bagi kita untuk berfikir bijak dalam mengelolanya agar diperoleh hasil yang optimal. jika terjadi kerusakan daerah tangkapan sungai yang menyebabkan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Keputusan Presiden. SDA exhaustible dikelompokan lagi menjadi SDA maintainable dan nonmaintainable. mineral atau populasi manusia) yang dapat digunakan manusia untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. air. Keputusan Menteri. Namun berdasarkan pengalaman dalam pelaksanaannya berbagai ketentuan tentang penegakan hukum sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Lingkungan Hidup. UU No. padang penggembalaan. hutan. UU No. Misalnya. maka dalam Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Hidup diadakan berbagai perubahan untuk memudahkan penerapan ketentuan yang berkaitan dengan penegakan hukum lingkungan yaitu Undang-undang No 4 Tahun 1982 diganti dengan Undangundang No.Pencemaran dan kerusakan lingkungan yang terjadi juga menimbulkan konflik sosial maupun konflik lingkungan. dinamis. maka air akan lebih banyak mengalir sebagai aliran permukaan yang akan menimbulkan erosi. Permasalahan yang terjadi tersebut memerlukan perangkat hukum perlindungan terhadap lingkungan hidup yang secara umum telah diatur dengan Undang-undang No. dan kekurangan air pada musim kemarau dan banyak lagi dampak terusannya.000 taun) (Alikodra 2000). KARAKTERISTIK SUMBER DAYA ALAM Sumberdaya alam mencakup pengertian yang sangat luas. misalnya pembentukan tanah memerlukan waktu 500. bahkan apabila salah kelola sumberdaya alam tersebut dapat mengalami kerusakan sehingga tidak dapat berfungsi secara optimal. 41 Th 1999 tentang kehutanan. Reformasi Kebijakan dan Kelembagaan Pengelolaan Sumber Daya Alam . Hal ini mengingat Pengelolaan Lingkungan hidup memerlukan koordinasi secara sektoral dilakukan oleh departemen dan lembaga pemerintah non-departemen sesuai dengan bidang tugas dan tanggungjawab masingmasing.

akan semakin memperluas partisipasi publik dalam perumusan dan pelaksanaan pembaruan keagrariaan dan pengelolaan SDA. sekedar sebagai “instrumen politik” untuk memuaskan publik dan mengkesampingkan penataan hukum (kebijakan) dan kelembagaan dalam pengelolaan SDA. jika akan berakibat memojokkan berbagai kalangan industri.Meskipun telah diluncurkan TAP MPR yang mengatur pengelolaan SDA. 3. Khususnya yang berkaitan dengan substansi hak asasi manusia untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik. namun implementasi dari TAP MPR tersebut dalam kerangka kebijakan yang implementatif akan sangat tergantung pada ada tidaknya kemauan politik pemerintah. tuntutan terhadap amandemen pasal 33 UUD 1945 akan muncul lagi. 2. Serta. Meskipun. membangun kembali payung perundangan sebagai pegangan semua peraturan sektoral dan daerah. Termasuk juga substansi yang mengatur kelembagaan . yang berarti harus terdapat undang-undang yang menjamin atas hak tersebut. akan menunggu kerja DPR dan pemerintah dalam menterjemahkan TAP MPR dalam kebijakan yang lebih operasional. maka dalam Sidang Tahunan MPR 2002. pemulihan ekosistem yang telah rusak. yang selama ini banyak menggunakan teknologi negara industri maupun sebagai pemasok kebutuhan bahan baku atau konsumsi masyarakat negara-negara industri maju. Apalagi jika TAP MPR tersebut. Jika dua institusi tersebut lambat meresponnya. Desakan amandemen pasal 33 UUD 1945 dialamatkan untuk menambah pasal-pasal yang dapat menterjemahkan prinsip-prinsip keberlanjutan dan keadilan ekologis dalam pengelolaan sumber daya alam. Demikian halnya dengan penataan sistem pengendalian lingkungan hidup. Bagi kalangan yang menghendaki amandemen Pasal 33 UUD 1945. seperti UU. termasuk perusahaan multinasional. adanya penataan struktur penguasaan sumber daya agraria dan sumber daya alam. adanya penyelesaian konflik dalam masyarakat melalui inventarisasi konflik sumber daya alam yang terjadi pada masa lampau sampai sekarang. mengupayakan tercapaianya integrasi dan sinkronisasi kebijakan antar sektor. implikasi dari pembaruan tersebut justru akan membatasi kekuasaan pihak tersebut dalam pengelolaan SDA yang selama ini dapat memberi pemasukan bagi biaya-biaya politik. Komitmen politik pemerintah dan politisi akan mendapatkan ujian dan penilaian dari publik pada permasalahan ini. Menurut Kelompok Kerja Ornop untuk Pembaruan Agraria dan PSDA ada beberapa agenda penting yang harus dilaksanakan oleh MPR agar ketetapan yang dilahirkan tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat antara lain : 1. bagi generasi sekarang dan mendatang. pembentukan sebuah badan nasional yang bertugas khusus memfasilitasi proses penyelesaian konflik. pembaruan peraturan perundang-undangan dengan meninjau ulang peraturan perundang-undangan sektoral dan daerah yang berkaitan dengan sumber daya agraria/sumber daya alam. Kesungguhan pemerintah dan politisi yang mempunyai kekuatan dalam pengambilan keputusan sangat diharapkan oleh publik dalam penataan keagrariaan dan pengelolaan SDA dengan melakukan perubahan yang signifikan berbagai ketentuan perundangan sektoral yang selama ini memberi legitimasi bagi eksploitasi lingkungan dan sumber daya alam. serta mengusahakan dengan sungguh-sungguh pembiayaan pembaharuan agraria dan pengelolaan sumber daya alam melalui perencanaan anggaran negara. serta pembentukan badan pengadilan ad hoc yang menerima dan melanjutkan kerja badan nasional dengan mengeluarkan putusan-putusan berkekuatan hukum agar pihak yang bersengketa mematuhinya.

Tempat penyimpanan tersebut sangat ringkas sehingga . seperti Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral. perlu ada payung kebijakan pengelolaan sumber daya alam secara utuh menyeluruh dan komprehensif. Long-term memory memiliki kapasitas tidak terbatas. dll). yang menangkap sinyal dan mentransmisikannya ke processing unit (otak dengan tempat penyimpanan). yang memungkinkan manusia melakukan itu adalah dengan cara bergantian memprosesnya secara singkat. dll). menulis. hidung. Hasil dari proses berupa output respon (fisik. berisi simbol-simbol dan struktur berupa gumpalan-gumpalan yang menyimpan informasi yang dapat berupa digit. bicara. Tentunya hal ini sangat berkaitan dengan reformasi atas berbagai departemen sektoral yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam. dan kelembagaan yang menjamin partisipasi luas para pihak. motor output. Departemen Pertanian. reformasi kebijakan harus diikuti dengan reformasi kelembagaan dalam pengelolaan sumber daya alam. Ini artinya bahwa manusia hanya dapat melaksanakan pemrosesan terhadap satu informasi dalam satu waktu. gambar. telinga. Departemen Perikanan dan Kelautan. Langkah berikutnya. Sistem Pemrosesan Informasi Manusia Newwll-Simon Model menjelaskan bahwa sistem pemroses informasi manusia (the human information processing system) meliputi prosesor. dan external memory (EM). Beberapa desakan yang mengemuka adalah perlu terdapat kaji ulang atau peninjauan kembali sentralisasi dan sektoralisasi pengelolaan sumber daya alam yang selama ini mengakibatkan pengelolaan tidak terintegrasi sehingga memperparah degradasi lingkungan hidup. Manusia sebagai pengolah informasi Model Umum Manusia Sebagai Pengolah Informasi Secara sederhana model manusia sebagai pengolah informasi meliputi sensory receptor (mata. Ketika kapasitas manusia untuk memproses informasi telah penuh. Berpijak atas hal ini. Kapasitas yang dimiliki manusia untuk menerima input dan menghasilkan output (respon) terbatas. Hal ini beranalogi dengan komputer jika mengerkanan beberapa program sekaligus. sebagai bagian dari reformasi kebijakan pengelolaan sumber daya alam. adalah mengkaji ulang perundangan-undangan bidang sumber daya alam yang bersifat sektoral seperti UU pertambangan. walaupun tidakl sepenuhnya sama. Departemen Kehutanan. kata. long-term memory (LTM). Operasi sistem tersebut lebih bersifat serial disbanding paralel. dan lain-lain. Tetapi fakta bahwa manusia adalah prosesor serial tidak berarti dia tidak dapat mengerjakan bekerja lebih satu tugas secara bersama-sama. Disamping agenda penting yang harus diselesaikan sebagai implikasi dari TAP MPR. kelebihan beban (overload) informasi dapat menyebabkan berkurangnya laju respond dan merosotnya performansi. short-term memory (STM).dan mekanisme penyelenggaraan negara yang mendukung tuntutan perlindungan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Hal ini karena persoalan keberadaan kelembagaan pengelolaan sumber daya alam akan sangat mempengaruhi efektifitas pengelolaan sumber daya alam sesuai dengan arah reformasi kebijakan itu sendiri. sedangkan komputer dapat beroperasi baik secara serial maupun paralel. sensor input. dal lain sebagainya. UU kehutanan. dan tiga jenis memori.

Hanya membutuhkan beberapa ratus milidetik untuk mengambil informasi. tetapi sekali tersimpan maka dengan cepat dapat diingat kembali. Singkatnya manusia cenderung menggunakan pendekatan heuristic. Keterbatasan Short-Term Memory Keterbatasan Short-term memory berdasarkan penelitian empirik menenjukan bahwa short-term memory dapat menampung lima sampai sembilan simbol. Ada beberapa bukti yang menunjukan hubungan antara pemecahan masalah secara heuristik dengan keterbatasan pemrosesan informasi. elementary processor.keseluruhan konfigurasi stimulus mungkin dirancang oleh symbol tunggal. mamapu mengingat sederetan nomor telepon yang panjang walaupun tidak untuk jangka waktu yang lama. hubungan. dan intuitif. Waktu yang dibutuhkan untuk membaca dan menulis sangat cepat. yaitu short term memory. Pembatasan digit kode pos di Amerika dengan lima digit angka disesuaikan dekan batas kemanpuan short-term memory terbukti lebih efektif dari sistem kode pos Canada yang menggabungkan huruf dan angka dalam format ANA NAN (A =alphabet N= numerik). Miller menyebutnya dengan frase “the magical number seven. Program pemecahan masalah digunakan seorang individu tergantung pada jumlah variabel dan intelegensia dari pemecah masalah. Proses ini tidak berdasarkan algoritma yang memungkinkan analisis pada seluruh alternatif sehingga dapat dihasilkan pengambilan keputusan yang optimal. sebagian lagi pada kemampuan mendeteksi perbedaan. Short-term memory merupakan bagian dari prosesor yang ukurannya sangan kecil. dan interpreter yang menerjemahkan sebagian atau seluruh instruksi program pemecahan masalah. dan ukuran relative. mengintegrasikan. Ini beranalogi dengan register pada komputer. juga terdapat pada kemampuan untuk menmbangkitkan. hanya menyimpan lima sampai tujuh symbol. Waktu akses yang dibutuhkan mata untuk menemukan lokasi yang sudah diketahui sangat cepat (sekitar 100 milidetik) dan waktu untuk membacanulis sekitar 50 milidetik. kesimpulan induktif (hasil observasi. dan menterjemahkan data probabilistik. Keterbatasan Pemrosesan Informasi Manusia Pengambilan keputusan yang dilakukan menusia dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu. tetapi butuh waktu lebih lama untuk menyimpan informasi kedalamnya (antara 5K – 10 K detik untuk K symbol) yang artinya dibutuhkan waktu 50 -100 detik untuk menghapal 10 digit. Grafik biasanya efisien dalam mrnunjukan trend. Walau begitu hanya dua symbol saja yang dapat dighunakan selama tugas lain sedang dilakukan. Keterbatasan Kemampuan Membedakan Kemampuan manusia untuk mengidentifikasi perbedaan sangat penting untuk mendekteksi adanya error (mudah membedakan mana data yang benar dan salah) dari . dengan mengeliminasi alternatif tanpa penjelasan dan hanya untuk mengurangi area pencarian saja. Sedangkan waktu untuk menulis lebih cepat dari LTM sekitas 1 detik per simbol Prosesor terdiri dari tiga bagian. Memori eksternal dalam sistem pemrosesan mausia meliputi ekternal media seperti kertas atau papan tulis. Sebagian keterbatasan terdapat pada short-term memory. plus or minus two”. George A. Hal ini dapat diatase dengan penggunaan grafik untuk menunjukan data berupa angka yang banyak.

Artinya. dan penentuan harga.variasi data yang mereka terima. dan mengevaluasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Konsep concreteness adalah bahwa pengambil keputusan bertendensi menggunakan informasi yang hanya dapat dibaca dan dapat ditampilkan saja. dua diantara adalah concreteness dan anchoring and adjustment. Strategi Pemrosesan Informasi Manusia Dalam mengatasi keterbatasan-keterbatasan tersebut manusia mengadopsi strategi. Kelemahan dalam mengidentifikasi korelasi dan kausalitas. Beberapa defisiensi yang diidentifikasi antara lain: Kelemahan pemahaman intuitif terhadap dampak variabnsi dari sampel yang sedikit. manusia melakukan pengelolaan sumber-sumber alam hampir tanpa peduli pada peran etika. Ketika ditanyakan para responden mengatakan bahwa sulit membedakan antara koin satu dollar dengan koin seperempat dollar. dan terlalu jauh perbedaan antara koin 50 sen dengan koin 10 sen. Fenomena ini sering terjadi pada proses penganggaran. bagaimana manusia mengevaluasi pentingnya membedakan misalnya antara selisih profit atau selisih biaya? Beberapa bukti berdasarkan hukum Weber. Tidak ada maksud untuk mencari data yang disimpan dalam memori atau mengubah atau mengolah data yang tersedia. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa krisis ekologis yang dihadapi umat manusia berakar dalam krisis etika atau krisis moral. Perilaku penetapan suatu titik jangkar (anchoring) dan penilaian tersebut mengurangi kebutuhan pengolahan informasi. Alam begitu saja dieksploitasi dan dicemari tanpa merasa bersalah.000 (variasi $1. Misalnya 10% variasi dari anggaran penjualan sebesar $100. Keterbatasan Menangani Data Probabilistik Pengambil keputusan seringkali membutuhkan untuk memahami. dalam pemrosesan data menunjukan bahwa pembaca laporan keuangan mempertimbangkan perbedaan berdasarkan ukuran relatifnya dibanding jumlah absolutnya. Umat manusia kurang peduli pada norma-norma kehidupan atau mengganti norma-norma yang seharusnya dengan norma-norma ciptaan dan kepentingannya sendiri. Etika Lingkungan Hidup Sebagai Landasan Kebijakan Yang Berpihak Terhadap Kelestarian Lingkungan Krisis lingkungan hidup yang dihadapi manusia modern merupakan akibat langsung dari pengelolaan lingkungan hidup yang “nir-etik”. Bank Amerika memperkenalkan uang koin baru. . Terjadinya bias heuristic dalam perkiraan-perkiraan probabilistic Kelemahan kapabilitas dalam mengintegrasikan informasi. Manusia modern menghadapi alam hampir tanpa menggunakan ‘hati nurani. memproses.00). dan public menolaknya.000) sama pentingnya dengan 10% biaya penjualan sebesar $10. Konsep dari anchoring and adjustment adalah bahwa manusia bertendensi untuk membuat penilaian dengan memastikan titik jangkar dan mengambil penilaian dengan titik ini. Terdapat bukti yang menunjukan defisiensi serius dalam performansi manusia sebagai mahluk intuitif. Hukum Werber juga terjadi ketika pada tahun 1980. Dengan kata lain.000 (variasi @10. perencanaan.

yang diikuti pula penurunan kualitas alam. pemanfaatan. Selain mempunyai hak. Jika pemerintah mampu memberikan kebijakan yang berpihak terhadap kelestarian lingkungan. Baik dari perwujudan kebijakan pemerintah dan didukung oleh seluruh komponen masyarakat. pemulihan. tercapainya kelestarian fungsi lingkungan hidup. Pencemaran dan kerusakan alam pun akhirnya mencuat sebagai masalah yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari manusia. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. terjaminnya kepentingan generasi masa kini dan generasi masa depan. terlindunginya NKRI terhadap dampak usaha dan/atau kegiatan di luar wilayah negara yang menyebabkan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup. Ketiga. keserasian. Gas rumah kaca (GRK) antara lain CO2. Sasaran pengelolaan lingkungan hidup sebagai berikut. pemeliharaan. Keenam. Konsentrasi CO2 mengambarkan informasi tentang perubahan iklim. tercapainya keselarasan. Emisi GRK dinyatakan dalam konsentrasi CO2 atau CO2-equivalent. Kelima. asas keberlanjutan. pengawasan. Keempat. Dari gambaran di atas menunjukkan bahwa betapa pentingnya untuk terus menjaga kelestarian secara bersinergi bagi semua pihak. Pengelolaan lingkungan hidup diselenggarakan dengan asas tanggung jawab negara. dalam konsentrasi yang berlebihan di lapisan biosfer memicu terjadinya pemanasan global dan selanjutnya mengakibatkan perubahan iklim. setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan sekaligus perusakan lingkungan hidup. kesejahteraan. Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. dan pengendalian lingkungan hidup. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. Dari sinilah jelas bahwa: setiap warganegara atau masyarakat tentunya mempunyai hak yang sama atas pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup yang baik dan sehat. Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup adalah upaya sadar dan terencana. termasuk sumberdaya. yang memadukan lingkungan hidup. Realitas memperlihatkan kondisi lingkungan hidup sudah mencapai tingkat yang memprihatinkan dengan kecenderungan yang terus menurun. Kedua. dan keseimbangan antara manusia dan lingkungan hidup. Salah satu data yang dapat dijadikan rujukan yakni menggunakan brown indicator yakni Jumlah emisi karbondioksida (CO2) (metrik ton). metan.Akibatnya terjadi penurunan secara drastis kualitas sumber daya alam seperti lenyapnya sebagian spesies dari muka bumi. dan asas manfaat bertujuan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seutuhnya yang beriman dan bertaqwa kepada TuhanYang Maha Esa. terwujudnya manusia Indonesia sebagai insan lingkungan hidup yang memiliki sikap dan tindak melindungi dan membina lingkungan hidup. pengembangan.[1] . terkendalinya pemanfaatan sumberdaya secara bijaksana. dan CFC yang dihasilkan oleh kegiatan manusia (antropogenik). setiap orang mempunyai hak untuk berperan dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup. maka dengan sendirinya masyarakat juga akan mengikuti dan bahwa mendorong terwujudnya lingkungan yang lestari dan kenyamanan. Sehingga. pertama.

Apakah kebaikan tersebut adalah kebaikan individual. baik secara langsung atau tidak langung. Ethica Nocomachea. 1984. Kesalahan cara pandang atau pemahaman manusia tentang sistem lingkungannya.1971. Seperti diketahui. alat dan sarana bagi pemenuhan kebutuhan dan kepentingan manusia. Ravetz. maupun dalam kerendahannya (etika kepedulian) sekaligus membingkainya dengan etika bersama yang mengikat secara transenden. Disamping itu paham materialisme. 1993). secara etis. “semua pengetahuan dan setiap usaha manusia itu selalu mengejar suatu tujuan tertentu yang dipandangnya baik atau berharga. Masalah mulai timbul pada saat kita menganalisis arti dan tujuan yang baik itu. individu – individu yang aktif dalam pelestarian lingkungan dan kritis terhadap kebijakan.kebijakan yang merugikan lingkungan. diperlukan pijakan keyakinan yang dapat mengarahkan secara utuh. Orientasi hidup manusia modern yang cenderung materialistik dan hedonistik juga sangat berpengaruh. Alam hanya alat bagi pencapaian tujuan manusia. Sardar. pada saat ini perjuangan untuk melestarikan lingkungan hanya didukung sekelompok kecil kelas menengah yang kurang mempunyai kekuatan politik dalam pengambilan keputusan. Oleh karenanya alam pun hanya dilihat sebagai obyek. Nilai tertinggi adalah manusia dan kepentingannya.[2] Antroposentrisme adalah teori etika lingkungan yang memandang manusia sebagai pusat dari sistem alam semesta. Untuk keluar dari suatu dilema persoalan terutama masalah etika lingkungan hidup. kepentingan pelestarian sering diabaikan. Upaya mengatasi krisis lingkungan. baik dalam ketinggiannya (biosentrisme dan ekosentrisme). . termasuk di negara kita. Seperti kelompok – kelompok peduli lingkungan. harus melibatkan berbagai landasan etis yang memang benar-benar memposisikan manusia dan alam sama-sama derajatnya. Manusia dan kepentingannya dianggap yang paling menentukan dalam tatanan ekosistem dan dalam kebijakan yang diambil dalam kaitan dengan alam. sosial atau ekologis? Itulah masalah pokok yang telah melahirkan banyak dilema etis. serta kalangan akademisi. mempunyai andil yang sangat besar terhadap terjadinya kerusakan lingkungan yang terjadi dunia saat ini.Penyebab lain kondisi lingkungan hidup sudah mencapai tingkat yang memprihatinkan dengan kecenderungan yang terus menurun adalah. Aristoteles menandaskan. kapitalisme dan pragmatisme dengan kendaraan sain dan teknologi telah ikut pula mempercepat dan memperburuk kerusakan lingkungan baik dalam lingkup global maupun lokal. Cara pandang demikian telah melahirkan perilaku yang eksploitatif dan tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian sumberdaya alam dan lingkungannya.. karena pada tingkat pengambilan keputusan.1967. Mansoor.[3] Dalam bukunya. LSM. Segala sesuatu yang lain di alam semesta ini hanya akan mendapat nilai dan perhatian sejauh menunjang dan demi kepentingan manusia. Hal ini terjadi mengingat kelemahan kekuatan politik dari pihak-pihak yang menyadari pentingnya pengelolaan lingkungan hidup. Cara pandang dikhotomis yang yang dipengaruhi oleh paham antroposentrisme yang memandang bahwa alam merupakan bagian terpisah dari manusia dan bahwa manusia adalah pusat dari sistem alam mempunyai peran besar terhadap terjadinya kerusakan lingkungan (White.”[4]. Agama dalam hal ini Islam dapat memberikan suatu keyakinan pijakan terhadap persoalan pelestarian lingkungan. 1993 dan Naess. Hanya manusia yang mempunyai nilai dan mendapat perhatian. Alam tidak mempunyai nilai pada dirinya sendiri.

Ini yang ke 2 beda sumber Sumber daya alam Dari Wikipedia bahasa Indonesia. kemajuan peradaban dan populasi manusia.[7] . kekayaan sumber daya alam ini seringkali tidak sejalan dengan perkembangan ekonomi di negara-negara tersebut. tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata dan beberapa negara seperti Indonesia. tetapi juga komponen abiotik.[3][4][5][6] Sebagai contoh. seperti minyak bumi. seperti hewan. terutama pada satu abad belakangan ini.[1][2] Inovasi teknologi. negara di kawasan Timur Tengah memiliki persediaan gas alam sebesar sepertiga dari yang ada di dunia dan Maroko sendiri memiliki persediaan senyawa fosfat sebesar setengah dari yang ada di bumi[5]. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. serta revolusi industri telah membawa manusia pada era eksploitasi sumber daya alam sehingga persediaannya terus berkurang secara signifikan. Brazil.[2] Sumber daya alam mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia. Akan tetapi. Maroko. air. tumbuhan. gas alam. dan berbagai negara di Timur Tengah memiliki kekayaan alam hayati atau nonhayati yang sangat berlimpah. Sierra Leone. Kongo. berbagai jenis logam. dan tanah. dan mikroorganisme.[1] Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik.

minyak bumi dan gas alam pada umumnya berasal dari sisasisa hewan dan tumbuhan yang hidup jutaan tahun lalu.1 Air 5.2 Angin 5. Minyak bumi.4 Hasil tambang 5.3 Hewan.3 Tanah 5.Indonesia.Perubahan tekanan dan suhu panas selama jutaaan tahun ini kemudian mengubah materi dan senyawa organik tersebut menjadi berbagai jenis bahan tambang tersebut. dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan.1. sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. peternakan. hewan.1. Tumbuhan. SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak diekspliotasi berlebihan.2 Pertanian dan perkebunan 5. dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas.2. sinar matahari.2. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. besi.1 Sumber daya alam hayati    ○     • • 6 Lihat pula 7 Referensi 5. Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Klasifikasi 2 Daya dukung lingkungan 3 Sumber daya alam di Indonesia 4 Sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi 5 Pemanfaatan sumber daya alam ○ 5.2. angin.2. mikroorganisme. terutama dibentuk dan berasal dari lingkungan perairan. emas. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam. salah satu negara dengan kekayaan sumber daya alam hayati dan nonhayati terbesar di dunia..1.2 Sumber daya alam nonhayati [sunting] Klasifikasi Pada umumnya. [sunting] Daya dukung lingkungan .1 Tumbuhan 5. dan perikanan 5. penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan.

[11] • • Tingginya tingkat biodiversitas Indonesia ditunjukkan dengan adanya 10% dari tanaman berbunga yang dikenal di dunia dapat ditemukan di Indonesia. pemanfaatanya harus dijaga agar terus berkesinambungan dan tindakan eksploitasi harus dihindari.Kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan semua makhluk hidup yang meliputi ketersediaan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dasar dan tersedianya cukup ruang untuk hidup pada tingkat kestabilan sosial tertentu disebut daya dukung lingkungan. timah. 17% dari burung. kelapa sawit. antara lain: • Dilihat dari sisi astronomi. 3.[2] Pemeliharaan dan pengembangan lingkungan hidup harus dilakukan dengan cara yang rasional antara lain sebagai berikut:[2] 1. bauksit. emas. serta memuat penjelasan mengenai mekanisme pemanfaatan kekayaan sumber daya alam tersebut. dan 25% dari hewan laut. berdasarkan Protokol Nagoya. 18% dari jenis terumbu karang. [sunting] Sumber daya alam di Indonesia Indonesia merupakan negara dengan tingkat biodiversitas tertinggi kedua di dunia setelah Brazil. Melaksanakan etika lingkungan dengan menjaga kelestarian alam. gas alam. Menggunakan bahan pengganti. Indonesia terletak pada daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga banyak jenis tumbuhan yang dapat hidup dan tumbuh dengan cepat. batu bara.[2] Oleh karena itu. Indonesia juga terkenal atas kekayaan tanaman perkebunannya. 2.[8] Protokol Nagoya sendiri merumuskan tentang pemberian akses dan pembagian keuntungan secara adil dan merata antara pihak pengelola dengan negara pemilik sumber daya alam hayati.[2] Keberadaan sumber daya alam di bumi tidak tersebar merata sehingga daya dukung lingkungan pada setiap daerah akan berbeda-beda. 4. misalnya: air. seperti biji coklat. tembaga. seperti petroleum. Berbagai daerah di Indonesia juga dikenal sebagai penghasil berbagai jenis bahan tambang. 16% dari hewan reptil. dan perak. dan udara. dan bahkan kayu yang banyak diantaranya menempati urutan atas dari segi produksinya di dunia. timah. misalnya hasil metalurgi (campuran). nikel.[12] Di bidang agrikultur. Indonesia juga memiliki tanah yang subur dan baik digunakan untuk .[8] Fakta tersebut menunjukkan tingginya keanekaragaman sumber daya alam hayati yang dimiliki Indonesia dan hal ini.[11] Daerah perairan di Indonesia kaya sumber makanan bagi berbagai jenis tanaman dan hewan laut. karet. Indonesia terletak pada titik pergerakan lempeng tektonik sehingga banyak terbentuk pegunungan yang kaya akan mineral.[9][10] Kekayaan alam di Indonesia yang melimpah terbentuk oleh beberapa faktor. Mengembangkan metode penambangan dan pemrosesan yang lebih efisien serta dapat didaur ulang. 12% dari mamalia.[14] Di samping itu. tanah. serta mengandung juga berbagai jenis sumber mineral.[11] Dilihat dari sisi geologi. Memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbaharui dengan hati-hati dan efisien. akan menjadi tulang punggung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan (green economy). cengkeh.[12][13] Sumber daya alam di Indonesia tidak terbatas pada kekayaan hayatinya saja.

berbagai jenis tanaman.[12] • Wilayah perairan yang terbentang luas • Lahan pertanian yang subur • Biji tanaman kopi • Komodo • Kura-kura • Terumbu karang .[14] Wilayah perairan yang mencapai 7.9 juta km2 juga menyediakan potensi alam yang sangat besar.

kina.[17] [sunting] Pertanian dan perkebunan Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia mempunyai pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam.[sunting] Sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi Sumber daya alam dan tingkat perekonomian suatu negara memiliki kaitan yang erat. dimana kekayaan sumber daya alam secara teoritis akan menunjang pertumbuhan ekonomi yang pesat.[7] Di samping itu. daun binahong.gandum.[2] Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan bahkan kepunahan dan hal ini akan berdampak pada rusaknya rantai makanan. serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pemberdayaan sumber daya alam. jagung. mahkota dewa Pupuk kompos.[2] Oleh karena itu.[7] Akan tetapi.[2] Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan pati melalui proses fotosintesis. kayu mahoni Bahan bakar (biosolar): kelapa sawit Obat: jahe. negara yang kaya akan sumber daya alam juga cenderung tidak memiliki teknologi yang memadai dalam mengolahnya.[7] Kasus ini dalam bidang ekonomi sering pula disebut Dutch disease.[15] Korupsi. perang saudara. tumbuhan merupakan produsen atau penyusun dasar rantai makanan. lemahnya pemerintahan dan demokrasi juga menjadi faktor penghambat dari perkembangan perekonomian negara-negara terebut. pengalihan investasi dan penyokongan ekonomi ke bidang industri lain.tebu Bahan bangungan: kayu jati. diperlukan pembenahan sistem pemerintahan.[16] Contoh negara yang telah berhasil mengatasi hal tersebut dan menjadikan kekayaan alam sebagai pemicu pertumbuhan negara adalah Norwegia dan Botswana. yaitu SDA hayati dan nonhayati. pada kenyataannya hal tersebut justru sangat bertentangan karena negara-negara di dunia yang kaya akan sumber daya alamnya seringkali merupakan negara dengan tingkat ekonomi yang rendah.[16] [sunting] Pemanfaatan sumber daya alam Sumber daya alam memiliki peranan dalam pemenuhan kebutuhan manusia.[18] Data statistik pada .[7] Hal ini disebabkan negara yang cenderung memiliki sumber pendapatan besar dari hasil bumi memiliki kestabilan ekonomi sosial yang lebih rendah daripada negara-negara yang bergerak di sektor industri dan jasa. pemanfaatan SDA dibagi berdasarkan sifatnya.[2] Pemanfaatan tumbuhan oleh manusia diantaranya:[17] • • • • • Bahan makanan: padi.[1] Untuk memudahkan pengkajiannya.[2] Kerusakan yang terjadi karena punahnya salah satu faktor dari rantai makanan akan berakibat punahnya konsumen tingkat di atasnya.[7] Untuk mengatasi hal tersebut.[17] [sunting] Sumber daya alam hayati [sunting] Tumbuhan Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah.

pelestarian secara in situ dan ex situ terkadang harus dilaksanakan. manusia membangun sistem peternakan. kapas (bahan baku tekstil). kedelai. Indonesia juga dikenal dengan hasil perkebunannya. contohnya: air. dan hasil tambang. cabai.[17][19] [sunting] Hewan. sedangkan pelestarian ex situ adalah pelestarian dengan memindahkan hewan tersebut dari habitatnya ke tempat lain. kelapa sawit (bahan baku minyak goreng).[2] [sunting] Air . angin. seperti kerbau dan kuda atau sebagai sumber bahan pangan.[2] [sunting] Sumber daya alam nonhayati Ialah sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus.[19] Di samping itu. kopi (bahan minuman). dan singkong. sayur-sayuran. dan perikanan Sumber dayaa alam hewan dapat berupa hewan liar maupun hewan yang sudah dibudidayakan.[19] Pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tumbuhan komoditi ekspor.[2] Untuk memaksimalkan potensinya. [19] Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa negara ini memiliki lahan seluas lebih dari 31 juta ha yang telah siap tanam. terutama untuk satwa langka.[17] Untuk menjaga keberlanjutannya.[2] Pemanfaatannya dapat sebagai pembantu pekerjaan berat manusia. peternakan. dan juga perikanan. dan tebu (bahan baku gula pasir). sinar matahari. antara lain padi. seperti unggas dan sapi. ubi. dimana sebagian besarnya dapat ditemukan di Pulau Jawa. untuk lebih memberdayakan sumber daya hewan. tembakau (bahan baku obat dan rokok).[2] Pelestarian in situ adalah pelestarian yang dilakukan di habitat asalnya. antara lain karet (bahan baku ban). jagung.tahun 2001 menunjukkan bahwa 45% penduduk Indonesia bekerja di bidang agrikultur.

bahan dasar industri minuman. penggunaan minyak bumi. air. baik itu untuk keperluan domestik dan energi. angin.[22] Pertumbuhan tanaman pertanian dan perkebunan secara langsung terkait dengan tingkat kesuburan dan kualitas tanah. samudra. dll.[21] Seiring dengan pertumbuhan populasi manusia.[20] Di bidang energi. 97% merupakan air asin (wilayah laut. batu bara. penambangan.Air merupakan salah satu kebutuhan utama makhluk hidup dan bumi sendiri didominasi oleh wilayah perairan. danau. berbagai jenis bahan bakar hasil tambang mulai digantikan dengan penggunaan energi yang dihasilkan oleh angin.[20] Air juga digunakan untuk pengairan. energi yang dihasilkan angin jauh lebih bersih dari residu yang dihasilkan oleh bahan bakar lain pada umumnya. kebutuhan akan air. dan aset rekreasi.[22] Pengelolaan sumber daya nonhayati ini menjadi sangat penting mengingat pesatnya pertambahan penduduk dunia dan kondisi cemaran lingkungan yang ada sekarang ini .) dan hanya 3% yang merupakan air tawar (wilayah sungai. dan senyawa organik.[1] Angin mampu menghasilkan energi dengan menggunakan turbin yang pada umumnya diletakkan dengan ketinggian lebih dari 30 meter di daerah dataran tinggi. Tanah termasuk salah sumber daya alam nonhayati yang penting untuk menunjang pertumbuhan penduduk dan sebagai sumber makanan bagi berbagai jenis makhluk hidup. Sumber daya alam.[1] [sunting] Tanah Sumber daya alam. terus meningkat. mineral.[1] Selain sumbernya yang terbaharukan dan selalu ada.[20] Dari total wilayah perairan yang ada. energi yang dihasilkan dari air cenderung tidak berpolusi dan hal ini akan mengurangi efek rumah kaca. dan air.[1] Beberapa negara yang telah mengaplikasikan turbin angin sebagai sumber energi alternatif adalah Belanda dan Inggris.).[20] [sunting] Angin Pada era ini. seperti udara. teknologi penggunaan air sebagai sumber listrik sebagai pengganti dari minyak bumi telah dan akan terus berkembang karena selain terbaharukan. dll. [22] Tanah tersusun atas beberapa komponen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful