Pentingnya Sumber Daya Alam untuk Kehidupan Manusia

Filed under: tugas by ademr — Tinggalkan komentar 12 Oktober 2010 Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dalam mengatasi permasalahan pencemaran dan pengelolaan lingkungan hidup Pengelolaan lingkungan termasuk pencegahan, penanggulangan kerusakan dan pencemaran serta pemulihan kualitas lingkungan telah menuntut dikembangkannya berbagai perangkat kebijakan dan program serta kegiatan yang didukung oleh sistem pendukung pengelolaan lingkungan lainnya. Sistem tersebut mencakup kemantapan kelembagaan, sumberdaya manusia dan kemitraan lingkungan, disamping perangkat hukum dan perundangan, informasi serta pendanaan. Keterkaitan dan keseluruhan aspek lingkungan telah memberi konsekuensi bahwa pengelolaan lingkungan, termasuk sistem pendukungnya tidak dapat berdiri sendiri, akan tetapi berintegrasi dengan seluruh pelaksanaan pembangunan. Pembangunan nasional yang dilaksanakan memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan tersebut membuat pembangunan memiliki beberapa kelemahan, yang sangat menonjol antara lain adalah tidak diimbangi ketaatan aturan oleh pelaku pembangunan atau sering mengabaikan landasan aturan yang semestinya dalam mengelola usaha dan atau kegiatan yang mereka lakukan, khususnya menyangkut bidang sosial dan lingkungan hidup, sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan. Oleh karena itu, sesuai dengan rencana Tindak Pembangunan Berkelanjutan dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui upaya pengembangan dan penegakan sistem hukum serta upaya rehabilitasi lingkungan. Menurut Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup (1997), kebijakan daerah dalam mengatasi permasalahan lingkungan hidup khususnya permasalahan kebijakan dan penegakan hukum yang merupakan salah satu permasalahan lingkungan hidup di daerah dapat meliputi : • • • • • • • • Regulasi Perda tentang Lingkungan. Penguatan Kelembagaan Lingkungan Hidup. Penerapan dokumen pengelolaan lingkungan hidup dalam proses perijinan Sosialisasi/pendidikan tentang peraturan perundangan dan pengetahuan lingkungan hidup. Meningkatkan kualitas dan kuantitas koordinasi dengan instansi terkait dan stakeholders Pengawasan terpadu tentang penegakan hukum lingkungan. Memformulasikan bentuk dan macam sanksi pelanggaran lingkungan hidup. Peningkatan kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia. Peningkatan pendanaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Kondisi lingkungan hidup dari waktu ke waktu mengalami penurunan kualitas yang disebabkan oleh tingkat pengambilan keputusan, kepentingan pelestarian sering diabaikan sehingga menimbulkan adanya pencemaran dan kerusakan lingkungan.

SDA exhaustible dikelompokan lagi menjadi SDA maintainable dan nonmaintainable. jika terjadi kerusakan daerah tangkapan sungai yang menyebabkan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Permasalahan yang terjadi tersebut memerlukan perangkat hukum perlindungan terhadap lingkungan hidup yang secara umum telah diatur dengan Undang-undang No. padang penggembalaan. air. banjir pada musim hujan. maka dalam Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Hidup diadakan berbagai perubahan untuk memudahkan penerapan ketentuan yang berkaitan dengan penegakan hukum lingkungan yaitu Undang-undang No 4 Tahun 1982 diganti dengan Undangundang No. Pengelompokan karakteristik SDA ini merupakan rambu-rambu bagi kita untuk berfikir bijak dalam mengelolanya agar diperoleh hasil yang optimal.Pencemaran dan kerusakan lingkungan yang terjadi juga menimbulkan konflik sosial maupun konflik lingkungan. dinamis. SDA Inexhaustible adalah sumberdaya alam yang tidak akan habis. Owen (1980) mendefinisikan SDA sebagai bagian dari lingkungan alam (tanah. UU No. sedimentasi. Akan tetapi tidak berarti ketersediaannya tidak terbatas. dan kekurangan air pada musim kemarau dan banyak lagi dampak terusannya.000 taun) (Alikodra 2000). bahkan apabila salah kelola sumberdaya alam tersebut dapat mengalami kerusakan sehingga tidak dapat berfungsi secara optimal. Peraturan Daerah maupun Keputusan Gubernur. 22 Th 2001 tentang Gas dan Bumi. satu sama lain saling berinteraksi. Undang-undang ini merupakan salah satu alat yang kuat dalam melindungi lingkungan hidup dan ditunjang dengan peraturan perundang-undangan sektoral. Misalnya. Keputusan Presiden.23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan kemudian diatur lebih lanjut dalam peraturan pelaksanaanya. 24 Th 1992 tentang Penataan Ruang dan diikuti pengaturan lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah. sekali kita gunakan habis maka sumberdaya tersebut tidak akan ada lagi (Setidaknya diperlukan ratusan bahkan ribuan tahun untuk pembentukannya. mineral atau populasi manusia) yang dapat digunakan manusia untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Karakteristik penting lain dari SDA adalah penyebarannya tidak merata di permukaan atau di dalam perut bumi. Hal ini mengingat Pengelolaan Lingkungan hidup memerlukan koordinasi secara sektoral dilakukan oleh departemen dan lembaga pemerintah non-departemen sesuai dengan bidang tugas dan tanggungjawab masingmasing. Keputusan Menteri. Di beberapa tempat terdapat potensi sumberdaya yang beranekaragam dengan jumlah yang banyak. SDA exhaustible merupakan sumberdaya yang dapat habis. KARAKTERISTIK SUMBER DAYA ALAM Sumberdaya alam mencakup pengertian yang sangat luas.4 Tahun 1982. misalnya pembentukan tanah memerlukan waktu 500. seperti Undang-undang No. Reformasi Kebijakan dan Kelembagaan Pengelolaan Sumber Daya Alam . maka air akan lebih banyak mengalir sebagai aliran permukaan yang akan menimbulkan erosi. kehidupan liar. Sementara di daerah lain jenis dan jumlahnya sedikit. merupakan unsur pembentuk lingkungan yang sangat kompleks. hutan. Namun berdasarkan pengalaman dalam pelaksanaannya berbagai ketentuan tentang penegakan hukum sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Lingkungan Hidup. UU No. 41 Th 1999 tentang kehutanan.

pembentukan sebuah badan nasional yang bertugas khusus memfasilitasi proses penyelesaian konflik. implikasi dari pembaruan tersebut justru akan membatasi kekuasaan pihak tersebut dalam pengelolaan SDA yang selama ini dapat memberi pemasukan bagi biaya-biaya politik. Meskipun. serta mengusahakan dengan sungguh-sungguh pembiayaan pembaharuan agraria dan pengelolaan sumber daya alam melalui perencanaan anggaran negara. Serta. bagi generasi sekarang dan mendatang. Kesungguhan pemerintah dan politisi yang mempunyai kekuatan dalam pengambilan keputusan sangat diharapkan oleh publik dalam penataan keagrariaan dan pengelolaan SDA dengan melakukan perubahan yang signifikan berbagai ketentuan perundangan sektoral yang selama ini memberi legitimasi bagi eksploitasi lingkungan dan sumber daya alam. termasuk perusahaan multinasional. pembaruan peraturan perundang-undangan dengan meninjau ulang peraturan perundang-undangan sektoral dan daerah yang berkaitan dengan sumber daya agraria/sumber daya alam. maka dalam Sidang Tahunan MPR 2002. Menurut Kelompok Kerja Ornop untuk Pembaruan Agraria dan PSDA ada beberapa agenda penting yang harus dilaksanakan oleh MPR agar ketetapan yang dilahirkan tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat antara lain : 1. 2. Demikian halnya dengan penataan sistem pengendalian lingkungan hidup. serta pembentukan badan pengadilan ad hoc yang menerima dan melanjutkan kerja badan nasional dengan mengeluarkan putusan-putusan berkekuatan hukum agar pihak yang bersengketa mematuhinya. yang selama ini banyak menggunakan teknologi negara industri maupun sebagai pemasok kebutuhan bahan baku atau konsumsi masyarakat negara-negara industri maju. adanya penataan struktur penguasaan sumber daya agraria dan sumber daya alam. yang berarti harus terdapat undang-undang yang menjamin atas hak tersebut. Bagi kalangan yang menghendaki amandemen Pasal 33 UUD 1945. Apalagi jika TAP MPR tersebut. Termasuk juga substansi yang mengatur kelembagaan . akan semakin memperluas partisipasi publik dalam perumusan dan pelaksanaan pembaruan keagrariaan dan pengelolaan SDA.Meskipun telah diluncurkan TAP MPR yang mengatur pengelolaan SDA. 3. tuntutan terhadap amandemen pasal 33 UUD 1945 akan muncul lagi. namun implementasi dari TAP MPR tersebut dalam kerangka kebijakan yang implementatif akan sangat tergantung pada ada tidaknya kemauan politik pemerintah. Komitmen politik pemerintah dan politisi akan mendapatkan ujian dan penilaian dari publik pada permasalahan ini. jika akan berakibat memojokkan berbagai kalangan industri. adanya penyelesaian konflik dalam masyarakat melalui inventarisasi konflik sumber daya alam yang terjadi pada masa lampau sampai sekarang. akan menunggu kerja DPR dan pemerintah dalam menterjemahkan TAP MPR dalam kebijakan yang lebih operasional. Jika dua institusi tersebut lambat meresponnya. mengupayakan tercapaianya integrasi dan sinkronisasi kebijakan antar sektor. Khususnya yang berkaitan dengan substansi hak asasi manusia untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik. Desakan amandemen pasal 33 UUD 1945 dialamatkan untuk menambah pasal-pasal yang dapat menterjemahkan prinsip-prinsip keberlanjutan dan keadilan ekologis dalam pengelolaan sumber daya alam. sekedar sebagai “instrumen politik” untuk memuaskan publik dan mengkesampingkan penataan hukum (kebijakan) dan kelembagaan dalam pengelolaan SDA. seperti UU. membangun kembali payung perundangan sebagai pegangan semua peraturan sektoral dan daerah. pemulihan ekosistem yang telah rusak.

Departemen Pertanian. Tentunya hal ini sangat berkaitan dengan reformasi atas berbagai departemen sektoral yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam. telinga. dan kelembagaan yang menjamin partisipasi luas para pihak. dan tiga jenis memori. Disamping agenda penting yang harus diselesaikan sebagai implikasi dari TAP MPR. yang memungkinkan manusia melakukan itu adalah dengan cara bergantian memprosesnya secara singkat. dan external memory (EM). Operasi sistem tersebut lebih bersifat serial disbanding paralel. reformasi kebijakan harus diikuti dengan reformasi kelembagaan dalam pengelolaan sumber daya alam. Departemen Kehutanan. Ketika kapasitas manusia untuk memproses informasi telah penuh. Manusia sebagai pengolah informasi Model Umum Manusia Sebagai Pengolah Informasi Secara sederhana model manusia sebagai pengolah informasi meliputi sensory receptor (mata. Tetapi fakta bahwa manusia adalah prosesor serial tidak berarti dia tidak dapat mengerjakan bekerja lebih satu tugas secara bersama-sama. dll). kelebihan beban (overload) informasi dapat menyebabkan berkurangnya laju respond dan merosotnya performansi. hidung. sensor input. Langkah berikutnya. long-term memory (LTM). gambar. Berpijak atas hal ini. sedangkan komputer dapat beroperasi baik secara serial maupun paralel. berisi simbol-simbol dan struktur berupa gumpalan-gumpalan yang menyimpan informasi yang dapat berupa digit. Hal ini beranalogi dengan komputer jika mengerkanan beberapa program sekaligus. short-term memory (STM). Beberapa desakan yang mengemuka adalah perlu terdapat kaji ulang atau peninjauan kembali sentralisasi dan sektoralisasi pengelolaan sumber daya alam yang selama ini mengakibatkan pengelolaan tidak terintegrasi sehingga memperparah degradasi lingkungan hidup.dan mekanisme penyelenggaraan negara yang mendukung tuntutan perlindungan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Departemen Perikanan dan Kelautan. yang menangkap sinyal dan mentransmisikannya ke processing unit (otak dengan tempat penyimpanan). Ini artinya bahwa manusia hanya dapat melaksanakan pemrosesan terhadap satu informasi dalam satu waktu. Hasil dari proses berupa output respon (fisik. dan lain-lain. adalah mengkaji ulang perundangan-undangan bidang sumber daya alam yang bersifat sektoral seperti UU pertambangan. menulis. Hal ini karena persoalan keberadaan kelembagaan pengelolaan sumber daya alam akan sangat mempengaruhi efektifitas pengelolaan sumber daya alam sesuai dengan arah reformasi kebijakan itu sendiri. dal lain sebagainya. motor output. dll). Tempat penyimpanan tersebut sangat ringkas sehingga . walaupun tidakl sepenuhnya sama. Long-term memory memiliki kapasitas tidak terbatas. perlu ada payung kebijakan pengelolaan sumber daya alam secara utuh menyeluruh dan komprehensif. UU kehutanan. sebagai bagian dari reformasi kebijakan pengelolaan sumber daya alam. seperti Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral. kata. bicara. Kapasitas yang dimiliki manusia untuk menerima input dan menghasilkan output (respon) terbatas. Sistem Pemrosesan Informasi Manusia Newwll-Simon Model menjelaskan bahwa sistem pemroses informasi manusia (the human information processing system) meliputi prosesor.

mamapu mengingat sederetan nomor telepon yang panjang walaupun tidak untuk jangka waktu yang lama. Short-term memory merupakan bagian dari prosesor yang ukurannya sangan kecil. Memori eksternal dalam sistem pemrosesan mausia meliputi ekternal media seperti kertas atau papan tulis. Ini beranalogi dengan register pada komputer. mengintegrasikan. Waktu akses yang dibutuhkan mata untuk menemukan lokasi yang sudah diketahui sangat cepat (sekitar 100 milidetik) dan waktu untuk membacanulis sekitar 50 milidetik. Keterbatasan Kemampuan Membedakan Kemampuan manusia untuk mengidentifikasi perbedaan sangat penting untuk mendekteksi adanya error (mudah membedakan mana data yang benar dan salah) dari . Sedangkan waktu untuk menulis lebih cepat dari LTM sekitas 1 detik per simbol Prosesor terdiri dari tiga bagian. dan interpreter yang menerjemahkan sebagian atau seluruh instruksi program pemecahan masalah. Ada beberapa bukti yang menunjukan hubungan antara pemecahan masalah secara heuristik dengan keterbatasan pemrosesan informasi. Program pemecahan masalah digunakan seorang individu tergantung pada jumlah variabel dan intelegensia dari pemecah masalah. Proses ini tidak berdasarkan algoritma yang memungkinkan analisis pada seluruh alternatif sehingga dapat dihasilkan pengambilan keputusan yang optimal. Sebagian keterbatasan terdapat pada short-term memory. Keterbatasan Short-Term Memory Keterbatasan Short-term memory berdasarkan penelitian empirik menenjukan bahwa short-term memory dapat menampung lima sampai sembilan simbol. Keterbatasan Pemrosesan Informasi Manusia Pengambilan keputusan yang dilakukan menusia dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu.keseluruhan konfigurasi stimulus mungkin dirancang oleh symbol tunggal. tetapi butuh waktu lebih lama untuk menyimpan informasi kedalamnya (antara 5K – 10 K detik untuk K symbol) yang artinya dibutuhkan waktu 50 -100 detik untuk menghapal 10 digit. juga terdapat pada kemampuan untuk menmbangkitkan. dan intuitif. Hal ini dapat diatase dengan penggunaan grafik untuk menunjukan data berupa angka yang banyak. Walau begitu hanya dua symbol saja yang dapat dighunakan selama tugas lain sedang dilakukan. kesimpulan induktif (hasil observasi. Singkatnya manusia cenderung menggunakan pendekatan heuristic. George A. Pembatasan digit kode pos di Amerika dengan lima digit angka disesuaikan dekan batas kemanpuan short-term memory terbukti lebih efektif dari sistem kode pos Canada yang menggabungkan huruf dan angka dalam format ANA NAN (A =alphabet N= numerik). plus or minus two”. yaitu short term memory. dengan mengeliminasi alternatif tanpa penjelasan dan hanya untuk mengurangi area pencarian saja. hubungan. elementary processor. Hanya membutuhkan beberapa ratus milidetik untuk mengambil informasi. sebagian lagi pada kemampuan mendeteksi perbedaan. Waktu yang dibutuhkan untuk membaca dan menulis sangat cepat. dan ukuran relative. tetapi sekali tersimpan maka dengan cepat dapat diingat kembali. Grafik biasanya efisien dalam mrnunjukan trend. dan menterjemahkan data probabilistik. Miller menyebutnya dengan frase “the magical number seven. hanya menyimpan lima sampai tujuh symbol.

Tidak ada maksud untuk mencari data yang disimpan dalam memori atau mengubah atau mengolah data yang tersedia. Dengan kata lain. manusia melakukan pengelolaan sumber-sumber alam hampir tanpa peduli pada peran etika. dan public menolaknya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa krisis ekologis yang dihadapi umat manusia berakar dalam krisis etika atau krisis moral. Misalnya 10% variasi dari anggaran penjualan sebesar $100. Konsep concreteness adalah bahwa pengambil keputusan bertendensi menggunakan informasi yang hanya dapat dibaca dan dapat ditampilkan saja.00).000) sama pentingnya dengan 10% biaya penjualan sebesar $10. Hukum Werber juga terjadi ketika pada tahun 1980. Umat manusia kurang peduli pada norma-norma kehidupan atau mengganti norma-norma yang seharusnya dengan norma-norma ciptaan dan kepentingannya sendiri. Manusia modern menghadapi alam hampir tanpa menggunakan ‘hati nurani.000 (variasi $1. . Terdapat bukti yang menunjukan defisiensi serius dalam performansi manusia sebagai mahluk intuitif. Alam begitu saja dieksploitasi dan dicemari tanpa merasa bersalah. dan mengevaluasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. dan penentuan harga. Artinya. Terjadinya bias heuristic dalam perkiraan-perkiraan probabilistic Kelemahan kapabilitas dalam mengintegrasikan informasi. Kelemahan dalam mengidentifikasi korelasi dan kausalitas. Ketika ditanyakan para responden mengatakan bahwa sulit membedakan antara koin satu dollar dengan koin seperempat dollar. dua diantara adalah concreteness dan anchoring and adjustment. Bank Amerika memperkenalkan uang koin baru. memproses. Konsep dari anchoring and adjustment adalah bahwa manusia bertendensi untuk membuat penilaian dengan memastikan titik jangkar dan mengambil penilaian dengan titik ini. dalam pemrosesan data menunjukan bahwa pembaca laporan keuangan mempertimbangkan perbedaan berdasarkan ukuran relatifnya dibanding jumlah absolutnya.variasi data yang mereka terima.000 (variasi @10. Strategi Pemrosesan Informasi Manusia Dalam mengatasi keterbatasan-keterbatasan tersebut manusia mengadopsi strategi. dan terlalu jauh perbedaan antara koin 50 sen dengan koin 10 sen. Fenomena ini sering terjadi pada proses penganggaran. perencanaan. bagaimana manusia mengevaluasi pentingnya membedakan misalnya antara selisih profit atau selisih biaya? Beberapa bukti berdasarkan hukum Weber. Etika Lingkungan Hidup Sebagai Landasan Kebijakan Yang Berpihak Terhadap Kelestarian Lingkungan Krisis lingkungan hidup yang dihadapi manusia modern merupakan akibat langsung dari pengelolaan lingkungan hidup yang “nir-etik”. Perilaku penetapan suatu titik jangkar (anchoring) dan penilaian tersebut mengurangi kebutuhan pengolahan informasi. Beberapa defisiensi yang diidentifikasi antara lain: Kelemahan pemahaman intuitif terhadap dampak variabnsi dari sampel yang sedikit. Keterbatasan Menangani Data Probabilistik Pengambil keputusan seringkali membutuhkan untuk memahami.

Gas rumah kaca (GRK) antara lain CO2. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. pengawasan. setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan sekaligus perusakan lingkungan hidup. Realitas memperlihatkan kondisi lingkungan hidup sudah mencapai tingkat yang memprihatinkan dengan kecenderungan yang terus menurun. dan keseimbangan antara manusia dan lingkungan hidup. yang memadukan lingkungan hidup. dalam konsentrasi yang berlebihan di lapisan biosfer memicu terjadinya pemanasan global dan selanjutnya mengakibatkan perubahan iklim. terkendalinya pemanfaatan sumberdaya secara bijaksana. Selain mempunyai hak. Salah satu data yang dapat dijadikan rujukan yakni menggunakan brown indicator yakni Jumlah emisi karbondioksida (CO2) (metrik ton). yang diikuti pula penurunan kualitas alam.[1] . setiap orang mempunyai hak untuk berperan dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup. dan asas manfaat bertujuan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seutuhnya yang beriman dan bertaqwa kepada TuhanYang Maha Esa. dan pengendalian lingkungan hidup. Kedua. Baik dari perwujudan kebijakan pemerintah dan didukung oleh seluruh komponen masyarakat. Dari sinilah jelas bahwa: setiap warganegara atau masyarakat tentunya mempunyai hak yang sama atas pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup yang baik dan sehat. Keempat. Jika pemerintah mampu memberikan kebijakan yang berpihak terhadap kelestarian lingkungan. Konsentrasi CO2 mengambarkan informasi tentang perubahan iklim. Emisi GRK dinyatakan dalam konsentrasi CO2 atau CO2-equivalent. dan CFC yang dihasilkan oleh kegiatan manusia (antropogenik). Ketiga. Dari gambaran di atas menunjukkan bahwa betapa pentingnya untuk terus menjaga kelestarian secara bersinergi bagi semua pihak. Sehingga. Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup adalah upaya sadar dan terencana. pemanfaatan. Pengelolaan lingkungan hidup diselenggarakan dengan asas tanggung jawab negara. Pencemaran dan kerusakan alam pun akhirnya mencuat sebagai masalah yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari manusia. tercapainya kelestarian fungsi lingkungan hidup. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. terlindunginya NKRI terhadap dampak usaha dan/atau kegiatan di luar wilayah negara yang menyebabkan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup. Keenam. Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. pengembangan. kesejahteraan. metan. tercapainya keselarasan. termasuk sumberdaya.Akibatnya terjadi penurunan secara drastis kualitas sumber daya alam seperti lenyapnya sebagian spesies dari muka bumi. keserasian. pemulihan. terwujudnya manusia Indonesia sebagai insan lingkungan hidup yang memiliki sikap dan tindak melindungi dan membina lingkungan hidup. asas keberlanjutan. pemeliharaan. Sasaran pengelolaan lingkungan hidup sebagai berikut. maka dengan sendirinya masyarakat juga akan mengikuti dan bahwa mendorong terwujudnya lingkungan yang lestari dan kenyamanan. Kelima. terjaminnya kepentingan generasi masa kini dan generasi masa depan. pertama.

Mansoor. Upaya mengatasi krisis lingkungan. 1993 dan Naess. Manusia dan kepentingannya dianggap yang paling menentukan dalam tatanan ekosistem dan dalam kebijakan yang diambil dalam kaitan dengan alam. Cara pandang demikian telah melahirkan perilaku yang eksploitatif dan tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian sumberdaya alam dan lingkungannya. LSM. pada saat ini perjuangan untuk melestarikan lingkungan hanya didukung sekelompok kecil kelas menengah yang kurang mempunyai kekuatan politik dalam pengambilan keputusan. maupun dalam kerendahannya (etika kepedulian) sekaligus membingkainya dengan etika bersama yang mengikat secara transenden. kapitalisme dan pragmatisme dengan kendaraan sain dan teknologi telah ikut pula mempercepat dan memperburuk kerusakan lingkungan baik dalam lingkup global maupun lokal.1971. Disamping itu paham materialisme.1967. Masalah mulai timbul pada saat kita menganalisis arti dan tujuan yang baik itu. Kesalahan cara pandang atau pemahaman manusia tentang sistem lingkungannya. secara etis. Untuk keluar dari suatu dilema persoalan terutama masalah etika lingkungan hidup. Apakah kebaikan tersebut adalah kebaikan individual.[2] Antroposentrisme adalah teori etika lingkungan yang memandang manusia sebagai pusat dari sistem alam semesta. Segala sesuatu yang lain di alam semesta ini hanya akan mendapat nilai dan perhatian sejauh menunjang dan demi kepentingan manusia.Penyebab lain kondisi lingkungan hidup sudah mencapai tingkat yang memprihatinkan dengan kecenderungan yang terus menurun adalah. Orientasi hidup manusia modern yang cenderung materialistik dan hedonistik juga sangat berpengaruh. Hal ini terjadi mengingat kelemahan kekuatan politik dari pihak-pihak yang menyadari pentingnya pengelolaan lingkungan hidup. baik secara langsung atau tidak langung. sosial atau ekologis? Itulah masalah pokok yang telah melahirkan banyak dilema etis.kebijakan yang merugikan lingkungan. mempunyai andil yang sangat besar terhadap terjadinya kerusakan lingkungan yang terjadi dunia saat ini. Sardar. alat dan sarana bagi pemenuhan kebutuhan dan kepentingan manusia. Hanya manusia yang mempunyai nilai dan mendapat perhatian. Oleh karenanya alam pun hanya dilihat sebagai obyek. Alam hanya alat bagi pencapaian tujuan manusia. baik dalam ketinggiannya (biosentrisme dan ekosentrisme). Ravetz.[3] Dalam bukunya. Ethica Nocomachea. Agama dalam hal ini Islam dapat memberikan suatu keyakinan pijakan terhadap persoalan pelestarian lingkungan. 1993). Aristoteles menandaskan. Seperti kelompok – kelompok peduli lingkungan. . “semua pengetahuan dan setiap usaha manusia itu selalu mengejar suatu tujuan tertentu yang dipandangnya baik atau berharga. karena pada tingkat pengambilan keputusan. kepentingan pelestarian sering diabaikan. Nilai tertinggi adalah manusia dan kepentingannya. diperlukan pijakan keyakinan yang dapat mengarahkan secara utuh. Alam tidak mempunyai nilai pada dirinya sendiri. harus melibatkan berbagai landasan etis yang memang benar-benar memposisikan manusia dan alam sama-sama derajatnya. serta kalangan akademisi.”[4]. termasuk di negara kita. Seperti diketahui. Cara pandang dikhotomis yang yang dipengaruhi oleh paham antroposentrisme yang memandang bahwa alam merupakan bagian terpisah dari manusia dan bahwa manusia adalah pusat dari sistem alam mempunyai peran besar terhadap terjadinya kerusakan lingkungan (White. individu – individu yang aktif dalam pelestarian lingkungan dan kritis terhadap kebijakan. 1984..

ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. serta revolusi industri telah membawa manusia pada era eksploitasi sumber daya alam sehingga persediaannya terus berkurang secara signifikan. air.[1] Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik. Sierra Leone. terutama pada satu abad belakangan ini. dan berbagai negara di Timur Tengah memiliki kekayaan alam hayati atau nonhayati yang sangat berlimpah. dan mikroorganisme. kekayaan sumber daya alam ini seringkali tidak sejalan dengan perkembangan ekonomi di negara-negara tersebut. seperti hewan. Maroko. dan tanah. negara di kawasan Timur Tengah memiliki persediaan gas alam sebesar sepertiga dari yang ada di dunia dan Maroko sendiri memiliki persediaan senyawa fosfat sebesar setengah dari yang ada di bumi[5]. tumbuhan.Ini yang ke 2 beda sumber Sumber daya alam Dari Wikipedia bahasa Indonesia. berbagai jenis logam. Kongo. seperti minyak bumi.[7] .[3][4][5][6] Sebagai contoh.[1][2] Inovasi teknologi. Akan tetapi. kemajuan peradaban dan populasi manusia. gas alam. tetapi juga komponen abiotik. tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata dan beberapa negara seperti Indonesia. Brazil.[2] Sumber daya alam mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia.

terutama dibentuk dan berasal dari lingkungan perairan.2. SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak diekspliotasi berlebihan. penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan.2 Pertanian dan perkebunan 5. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. [sunting] Daya dukung lingkungan .2. Tumbuhan. besi. hewan.1 Sumber daya alam hayati    ○     • • 6 Lihat pula 7 Referensi 5.3 Hewan. sinar matahari.3 Tanah 5.2 Sumber daya alam nonhayati [sunting] Klasifikasi Pada umumnya..2. sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. Minyak bumi.2. emas.1. peternakan. salah satu negara dengan kekayaan sumber daya alam hayati dan nonhayati terbesar di dunia.1 Air 5.1.Perubahan tekanan dan suhu panas selama jutaaan tahun ini kemudian mengubah materi dan senyawa organik tersebut menjadi berbagai jenis bahan tambang tersebut. dan perikanan 5. dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan.1.2 Angin 5. angin.4 Hasil tambang 5.1 Tumbuhan 5. dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas. minyak bumi dan gas alam pada umumnya berasal dari sisasisa hewan dan tumbuhan yang hidup jutaan tahun lalu.Indonesia. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam. Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Klasifikasi 2 Daya dukung lingkungan 3 Sumber daya alam di Indonesia 4 Sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi 5 Pemanfaatan sumber daya alam ○ 5. mikroorganisme.

timah. dan bahkan kayu yang banyak diantaranya menempati urutan atas dari segi produksinya di dunia. misalnya: air. karet. misalnya hasil metalurgi (campuran). cengkeh. Berbagai daerah di Indonesia juga dikenal sebagai penghasil berbagai jenis bahan tambang. gas alam. dan perak. Melaksanakan etika lingkungan dengan menjaga kelestarian alam. Memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbaharui dengan hati-hati dan efisien. tembaga. timah.[14] Di samping itu. bauksit. kelapa sawit. serta memuat penjelasan mengenai mekanisme pemanfaatan kekayaan sumber daya alam tersebut.[9][10] Kekayaan alam di Indonesia yang melimpah terbentuk oleh beberapa faktor. antara lain: • Dilihat dari sisi astronomi. [sunting] Sumber daya alam di Indonesia Indonesia merupakan negara dengan tingkat biodiversitas tertinggi kedua di dunia setelah Brazil. batu bara. 12% dari mamalia. Indonesia juga terkenal atas kekayaan tanaman perkebunannya. tanah. Indonesia terletak pada daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga banyak jenis tumbuhan yang dapat hidup dan tumbuh dengan cepat. emas.[11] Daerah perairan di Indonesia kaya sumber makanan bagi berbagai jenis tanaman dan hewan laut.[11] • • Tingginya tingkat biodiversitas Indonesia ditunjukkan dengan adanya 10% dari tanaman berbunga yang dikenal di dunia dapat ditemukan di Indonesia. 3. berdasarkan Protokol Nagoya.[8] Protokol Nagoya sendiri merumuskan tentang pemberian akses dan pembagian keuntungan secara adil dan merata antara pihak pengelola dengan negara pemilik sumber daya alam hayati. 18% dari jenis terumbu karang. nikel. seperti petroleum.Kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan semua makhluk hidup yang meliputi ketersediaan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dasar dan tersedianya cukup ruang untuk hidup pada tingkat kestabilan sosial tertentu disebut daya dukung lingkungan. Menggunakan bahan pengganti. seperti biji coklat.[2] Oleh karena itu. 4. Indonesia terletak pada titik pergerakan lempeng tektonik sehingga banyak terbentuk pegunungan yang kaya akan mineral.[8] Fakta tersebut menunjukkan tingginya keanekaragaman sumber daya alam hayati yang dimiliki Indonesia dan hal ini.[2] Keberadaan sumber daya alam di bumi tidak tersebar merata sehingga daya dukung lingkungan pada setiap daerah akan berbeda-beda.[11] Dilihat dari sisi geologi.[12][13] Sumber daya alam di Indonesia tidak terbatas pada kekayaan hayatinya saja. pemanfaatanya harus dijaga agar terus berkesinambungan dan tindakan eksploitasi harus dihindari.[2] Pemeliharaan dan pengembangan lingkungan hidup harus dilakukan dengan cara yang rasional antara lain sebagai berikut:[2] 1. 2. 16% dari hewan reptil.[12] Di bidang agrikultur. Mengembangkan metode penambangan dan pemrosesan yang lebih efisien serta dapat didaur ulang. Indonesia juga memiliki tanah yang subur dan baik digunakan untuk . 17% dari burung. akan menjadi tulang punggung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan (green economy). dan 25% dari hewan laut. dan udara. serta mengandung juga berbagai jenis sumber mineral.

berbagai jenis tanaman.9 juta km2 juga menyediakan potensi alam yang sangat besar.[12] • Wilayah perairan yang terbentang luas • Lahan pertanian yang subur • Biji tanaman kopi • Komodo • Kura-kura • Terumbu karang .[14] Wilayah perairan yang mencapai 7.

[16] [sunting] Pemanfaatan sumber daya alam Sumber daya alam memiliki peranan dalam pemenuhan kebutuhan manusia.[2] Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan pati melalui proses fotosintesis.[7] Kasus ini dalam bidang ekonomi sering pula disebut Dutch disease.[2] Pemanfaatan tumbuhan oleh manusia diantaranya:[17] • • • • • Bahan makanan: padi. daun binahong.[18] Data statistik pada . diperlukan pembenahan sistem pemerintahan. pengalihan investasi dan penyokongan ekonomi ke bidang industri lain.[16] Contoh negara yang telah berhasil mengatasi hal tersebut dan menjadikan kekayaan alam sebagai pemicu pertumbuhan negara adalah Norwegia dan Botswana.[2] Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan bahkan kepunahan dan hal ini akan berdampak pada rusaknya rantai makanan.gandum. dimana kekayaan sumber daya alam secara teoritis akan menunjang pertumbuhan ekonomi yang pesat.[2] Kerusakan yang terjadi karena punahnya salah satu faktor dari rantai makanan akan berakibat punahnya konsumen tingkat di atasnya.[15] Korupsi.[7] Di samping itu. kina.[7] Untuk mengatasi hal tersebut. jagung. perang saudara.tebu Bahan bangungan: kayu jati. negara yang kaya akan sumber daya alam juga cenderung tidak memiliki teknologi yang memadai dalam mengolahnya. pemanfaatan SDA dibagi berdasarkan sifatnya. kayu mahoni Bahan bakar (biosolar): kelapa sawit Obat: jahe. yaitu SDA hayati dan nonhayati.[17] [sunting] Sumber daya alam hayati [sunting] Tumbuhan Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah. serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pemberdayaan sumber daya alam. tumbuhan merupakan produsen atau penyusun dasar rantai makanan.[17] [sunting] Pertanian dan perkebunan Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia mempunyai pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam.[7] Hal ini disebabkan negara yang cenderung memiliki sumber pendapatan besar dari hasil bumi memiliki kestabilan ekonomi sosial yang lebih rendah daripada negara-negara yang bergerak di sektor industri dan jasa. lemahnya pemerintahan dan demokrasi juga menjadi faktor penghambat dari perkembangan perekonomian negara-negara terebut. pada kenyataannya hal tersebut justru sangat bertentangan karena negara-negara di dunia yang kaya akan sumber daya alamnya seringkali merupakan negara dengan tingkat ekonomi yang rendah.[1] Untuk memudahkan pengkajiannya.[2] Oleh karena itu.[7] Akan tetapi. mahkota dewa Pupuk kompos.[sunting] Sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi Sumber daya alam dan tingkat perekonomian suatu negara memiliki kaitan yang erat.

dimana sebagian besarnya dapat ditemukan di Pulau Jawa.[2] [sunting] Sumber daya alam nonhayati Ialah sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus.[2] Pelestarian in situ adalah pelestarian yang dilakukan di habitat asalnya. kopi (bahan minuman). terutama untuk satwa langka.[17][19] [sunting] Hewan. pelestarian secara in situ dan ex situ terkadang harus dilaksanakan. sayur-sayuran. dan hasil tambang. dan singkong. dan perikanan Sumber dayaa alam hewan dapat berupa hewan liar maupun hewan yang sudah dibudidayakan. sinar matahari. seperti unggas dan sapi. antara lain karet (bahan baku ban). tembakau (bahan baku obat dan rokok). antara lain padi. [19] Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa negara ini memiliki lahan seluas lebih dari 31 juta ha yang telah siap tanam.[2] Untuk memaksimalkan potensinya. sedangkan pelestarian ex situ adalah pelestarian dengan memindahkan hewan tersebut dari habitatnya ke tempat lain. dan tebu (bahan baku gula pasir). kapas (bahan baku tekstil).[19] Pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tumbuhan komoditi ekspor. peternakan.[17] Untuk menjaga keberlanjutannya.[2] [sunting] Air . untuk lebih memberdayakan sumber daya hewan.tahun 2001 menunjukkan bahwa 45% penduduk Indonesia bekerja di bidang agrikultur.[19] Di samping itu. manusia membangun sistem peternakan. cabai. angin. seperti kerbau dan kuda atau sebagai sumber bahan pangan. Indonesia juga dikenal dengan hasil perkebunannya. ubi. kedelai. dan juga perikanan. kelapa sawit (bahan baku minyak goreng). jagung.[2] Pemanfaatannya dapat sebagai pembantu pekerjaan berat manusia. contohnya: air.

[1] Selain sumbernya yang terbaharukan dan selalu ada.[20] Air juga digunakan untuk pengairan.[22] Pertumbuhan tanaman pertanian dan perkebunan secara langsung terkait dengan tingkat kesuburan dan kualitas tanah.) dan hanya 3% yang merupakan air tawar (wilayah sungai. energi yang dihasilkan angin jauh lebih bersih dari residu yang dihasilkan oleh bahan bakar lain pada umumnya. dan air. seperti udara. samudra. [22] Tanah tersusun atas beberapa komponen. berbagai jenis bahan bakar hasil tambang mulai digantikan dengan penggunaan energi yang dihasilkan oleh angin.[1] Beberapa negara yang telah mengaplikasikan turbin angin sebagai sumber energi alternatif adalah Belanda dan Inggris. kebutuhan akan air.). penggunaan minyak bumi. energi yang dihasilkan dari air cenderung tidak berpolusi dan hal ini akan mengurangi efek rumah kaca. Tanah termasuk salah sumber daya alam nonhayati yang penting untuk menunjang pertumbuhan penduduk dan sebagai sumber makanan bagi berbagai jenis makhluk hidup. dll.[20] Dari total wilayah perairan yang ada.[21] Seiring dengan pertumbuhan populasi manusia. Sumber daya alam. teknologi penggunaan air sebagai sumber listrik sebagai pengganti dari minyak bumi telah dan akan terus berkembang karena selain terbaharukan. terus meningkat. angin.Air merupakan salah satu kebutuhan utama makhluk hidup dan bumi sendiri didominasi oleh wilayah perairan. bahan dasar industri minuman.[1] Angin mampu menghasilkan energi dengan menggunakan turbin yang pada umumnya diletakkan dengan ketinggian lebih dari 30 meter di daerah dataran tinggi. dan aset rekreasi. penambangan. batu bara. danau. dll. baik itu untuk keperluan domestik dan energi. 97% merupakan air asin (wilayah laut. dan senyawa organik.[1] [sunting] Tanah Sumber daya alam. air. mineral.[22] Pengelolaan sumber daya nonhayati ini menjadi sangat penting mengingat pesatnya pertambahan penduduk dunia dan kondisi cemaran lingkungan yang ada sekarang ini .[20] [sunting] Angin Pada era ini.[20] Di bidang energi.