Drs. Nana jumhana, M.Pd.

MODUL. 5 BERBAGAI FUNGSI PADA TUMBUHAN

Pendahuluan

Materi berbagai fungsi pada tumbuhan terdiri dari lima pokok bahasan, yakni struktur organ pada tumbuhan tingkat tinggi, reproduksi, transport dan perpindahan materi, pertumbuhan dan perkembangan, fotosintesa. Dalam modul 5 di kelompokan ke dalam 3 kegiatan belajar yang masing masing berusaha untuk memberikan pemahaman baik secara konseptual maupun praktek. Terdapat beberapa kegiatan mahasiswa yang harus di kerjakan melalui praktikum baik secara mandiri atau kelompok yang bertujuan untuk memfasilitasi tingkat pemahaman konsep dasar biologi sesuai dengan pokok bahasan yang dipelajari. Kegiatan belajar 1, tentang struktur organ pada tumbuhan tingkat tinggi, berupaya memberikan pemahaman tentang berbagai jaringan dan organ pada tumbuhan. Kegiatan belajar 2, tentang reproduksi, membahas reproduksi pada tumbuhan yang meliputi reproduksi secara generatif dan secara vegetatif. Kegiatan belajar 3, tentang transport dan perpindahan materi, memberikan pemahaman cara tumbuhan memperoleh makanan sekaligus cara pengngkutan bahan makanan tersebut baik secara ekstravaskuler maupun intravaskuler. Materi berbagai fungsi pada tumbuhan berguna untuk membekali wawasan berpikir anda untuk mengenal tumbuhan baik secara antomis maupun fisiologis. Secara praktis juga akan memberikan pemahaman konsep dan memberi gambaran bagaimana cara mengajarkannya. Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda mampu menggunakan keterampilan proses untuk memahami konsep-konsep berbagai fungsi pada tumbuhan, sekaligus juga mampu mengkomunikasikan pemahaman anda.

KEGIATAN BELAJAR 1

STRUKTUR ORGAN PADA TUMBUHAN TINGKAT TINGGI ============================================================

Untuk mengenal struktur tumbuhan, kita harus mempelajari dan mengenal susunan anatominya. Struktur tubuh tumbuhan tersusun atas sel yang telah mengalami diferensiasi membentuk kelompok-kelompok sel yang dikenal dengan jaringan. Jaringan yang menyusun tubuh tumbuhan terdiri dari meristem jaringan-jaringan tubuh dewasa. Setiap jaringan mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. Jaringan-jaringan pada tumbuhan akan bergabung menjadi beberapa kelompok untuk menjalankan fungsi khusus yang kita kenal sebagai organ. Organ pada tumbuhan meliputi : akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda mampu menggunakan keterampilan proses untuk memahami konsep struktur organ tumbuhan tingkat tinggi dan mampu mengkomunikasikan pemahaman anda. A. Jaringan Tumbuhan Jaringan pada tumbuhan terdiri atas jaringan meristem, epidermis, klorenkim, parenkim, xilem, floem, kolenkim, dan sklerenkim. 1. Jaringan Meristem Jaringan meristem, adalah kumpulan-kumpulan sel muda yang selalu

melaksanakan pembelahan atau bersifat embrional (meristematis). Sel-sel tersebut membelah secara tidak terbatas untuk menambah jumlahnya. Pembentukan sel-sel baru dari permulaan diferensiasi pada tumbuhan terjadi di jaringan meristem. Jaringan meristem hanya terdapat di bagian-bagian tertentu dari tubuh tumbuhan. Jaringan meristem dapat dibedakan atas dasar : a. Asal jaringan, yang dapat dikelompokan menjadi : Meristem primer, sel-selnya berkembang langsung dari sel-sel embrional dan merupakan lanjutan pertumbuhan embrio, misalnya pada kuncup ujung batang. Meristem sekunder, berkembang dari jaringan dewasa yang sudah berdeferensiasi, misalnya kambium gabus terjadi dari kolenkim dan parenkim. b. Letak jaringan, dapat dikelompokan menjadi :

-

Meristem apikal (meristem ujung), terdapat diujung akar (koleoriza) dan ujung pucuk (koleoptil). Aktivitas meristem ujung akan menghasilkan pemanjangan tubuh tumbuhan. Dari meristem ujung akan dihasilkan daun, bunga, cabang. Pertumbuhan pada meristem ujung disebut pertumbuhan primer.

-

Meristem interkalar, (meristem antara), terdapat diantara jaringan dewasa. Letaknya pada pangkal buku dan pelepah daun.

-

Meristem lateral

(samping),

letaknya sejajar

dengan dengan

permukaan organ. Misalnya pada kambium dan kambium gabus. Pada tumbuhan dikotil batang dan akar mempertebal diri melalui proses pertumbuhan sekunder dimulai dari meristem lateral.

Gambar 1.1 Meristem Umumnya sel-sel penyusun jaringan meristem berdinding tipis, berbentuk isodiametris, kaya protoplasma, memiliki proplastida, dan tidak mengandung cadangan makanan. a. Meristem Primer Meristem primer, bagian-bagiannya mempunyai tingkat yang berbeda. Pada meristem apical tedapat promeristem, terdiri dari sel initial apical dan elsel yang berdekatan dengannya. Bagian sel yang telah berdeferensiasi merupakan mersitem primer, meristem primer akan berdeferensiasi menjadi 3 jaringan primer, yaitu :

2. 3. Pada Angiospermae. Protoderm. yang mengawali susunan pembelahan dan pertumbuhan jaringan. misal pada tumbuhan famili Graminae. sedangkan korteks merupakan jaringan yang terletak di bawah epidermis yang membentang secara silinder dan mengelilingi jaringan pembuluh. dan pada tangkai bunga. merupakan meristem yang akan membentuk jaringan pembuluh primer.  Meristem Apikal Terdapat membentuk di ujung batang. menurut teori Histogen dan Hanstein. ujung pucuk terdiri dari 3 daerah : Dermatogen. Prokambium. membentuk epidermis . merisem dasar dan prokambium. Meristem dasar menyokong jaringan meristematik pada ujung pucuk. titik tumbuh cabang dan akar. Epidermis merupakan jaringan primer yang menutup dan melindungi seluruh jaringan primer di bawahnya. yaitu : makanan yang terbentuk hasil fotosintesis dialirkan dalam floem. Empulur terletak di pusat batang. sedangkan air dan garam-garam mineral dialirkan dalam xilem. berupa : protoderm. Jaringan ini memiliki beberapa fungsi dan dapat dibedakan menjadi 2 sesuai dengan fungsinya. merupakan lapisanpaling luar sel. Jaringan epidermis akan mencegah kehilangan air berlebihan dan membiarkan terjadinya pertukaran gas untuk respirasi dan fotosintesa. Bagian ini akan berkembang membentuk jaringan primer epidermis.1.  Meristem Interkalar Meristem interkalar ditemukan pada tumbuhan yang memiliki batang beruas-ruas. juga pada daun pinus. merupakan meristem yang akan membentuk jaringan dasar (korteks dan empulur). merupakan sumber dari semua meristem dan membentuk jaringan meristem dasar (meristem primer. Meristem dasar.

membentuk kulit batang/ korteks. Gambar. berupa kambium fasikuler dan kambium interfasikuler.- Periblem. Pembentukan kambium ke arah luar membentuk floem sekunder dan ke arah dalam membentuk xilem sekunder. Pada batang yang telah tua. Kambium ada dua macam. 1. Meristem Sekunder Aktivitas meristem sekunder. ditandai dengan adanya pertumbuhan menebal pada bagian tumbuhan yang terletak jauh di ujung pucuk dan akar. Plerom. berbentuk pipa atau merupakan berkas memanjang sejajar permukaan batang dan akar. dan di antara berkas pembuluh angkut. membentuk slinder pusat.2 Tiga daerah pada ujung pucuk menurut Teori Histogen dan Hanstein b. Pertumbuhan ini berlangsung pada kambium dan kambium gabus (felogen) yang disebut dengan tumbuh lingkar sekunder. sel kambium ukurannya lebih besar dari pada sel kambium yang masih muda  Felogen (Kambium Gabus) . Aktivitas kambium mengarah ke luar dan ke dalam. yaitu : berada di antara pembuluh xilem dan floem. Jenis kambium terdapat pada tumbuhan dikotil. terdiri dari beberapa sel.  Kambium Kambium merupakan meristem lateral.

jaringan parenkim.sesuai bentuk dan fungsinya. Feloderm. kambium gabus. jaringan pengangkut. dibentuk karena aktivitas felogen ke arah dalam terdiri dari sel-sel hidup. Bentuk dan fungsinya pada setiap organ berbeda. Felogen. dan daun. Jaringan dewasa terdiri jaringan epidermis.Pembentukan felogen terjadi setelah aktivitas kambium yang membentuk berkas pengangkut sekunder. Fungsinya sebagai lapisan pelindung dan merupakan bagian dari jaringan sekunder atau periderm. c. Felem. ada yang ganda. Struktur epidermis ada yang selapis.3 Irisan Melintang Periderm 2. Jaringan Dewasa Jaringan dewasa merupakan jaringan yang sudah mengalami deferensiasi dan pada umumnya tidak melakukan pembelahan lagi. terdiri dari sel-sel mati b. batang. sehingga untuk akar disebut epiblem/rhizoderm. Jaringan Epidermis Merupakan lapisan sel terluar yang menutupi permukaan organ tubuh tumbuhan baik pada akar. Periderm terdiri atas 3 bagian yaitu : a. Gambar 1. Epidermis pada batang dan akar berbeda. a. yang berasal . yaitu gabusnya. Struktur jaringan sudah permanen. jaringan penguat.

tipe anomositik. Epidermis tidak berchlorofil. trikomata.dari prototoderm disebut epidermis ganda. epidermis bermodifikasi menjadi mulut daun. terdisi atas sel penutup berklorofil (guard cell) dan sel tetangga (neben cell) tidak berklorofil. kecuali sel penutup mulut daun dan daun paku-pakuan. sedangkan epidermis pada batang dikotil bermodifikasi menjadi lentisel untuk pertukaran gas. Pada daun. Sel berbentuk seperti kubus. tipe aktinosistik dan tipe parasistik . b. epidermis bermodifikasi menjadi sel-sel bulu akar untuk menyerap air. Sifat-sifat Jaringan Epidermis : a. Stomata (mulut daun) Stomata. d. merupakan celah kecil diantara sel epidermis. Sebagai jaringan pelindung. antara lain : 1. berinti dan tidak mempunyai rongga antar sel. disebut velamen. tipe anisositik. sering dilapis kutikula (lapisan lilin) Bentuk-bentuk khusus epidermis. mulut daun tumbuhan dikotil terdapat : tipe diasitik. Misal epidermis ganda yang terdapat pada akar udara tanaman anggrek berperan sebagai penyerap air atau embun. c. e. Berdasarkan atas susunan sel tetangga. Pada akar muda.

Trikoma Berupa tonjolan sangat halus. E. (b) Bulu akar b. Aktinosistik 2. sedangkan jaringan parenkim yang ada di berkas pengangkut.5 (a) Bentuk luar akar. jadi dapat berubah lagi menjadi sel meristem. dibentuk oleh prokambium atau kambium. Bulu akar berdinding tipis dengan vakuola besar. Gambar 1. Sel-sel ini dapat melakukan penebalan sekunder. Anomositik. dan terdapat trikoma yang kehilangan protoplasma. Dengan demikian. D. Bulu akar dibentuk di meristem akar. jaringan parenkim masih bisa membelah. Jaringan prenkim terdiri atas sel-sel hidup yang tidak cukup berspesialisasi. C. Bulu Akar Merupakan tonjolan pada sel epidermis akar muda. Anisositik.Gambar 1.4 Tipe Stomata : A. terdiri dari satu atau lebih sel. 3. Parasitik. Kondisi demikian . Diastik. B. Jaringan Parenkim (Jaringan Dasar) Jaringan parenkim terbentuk dari jaringan meristem dasar.

epipit. terdapat mesofil daun. dinding selnya melipat ke arah dalam dan mengandung kloroflas. sebagai bentuk adapatasi terhadap musim kering. batang. Jenis-jenis sel parenkim. Jaringan parenkim ditemukan pada korteks akar. yang berperan dalam fotosintesa. karena dapat memperbaiki bagian-bagian tumbuhan yang rusak dan untuk proses regenerasi. lemak atau kristal amilum). Parenkim penimbun. vacuola sel besar dan mengandung sedikit plasma kadang berlendir seperti pada Aloe vera. terutama yang mengandung kloroflas dan berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan. pada tumbuhan tingkat tinggi dikenal dengan klorofil-a (C55 H70O5N4Mg) dan klorofil-b (C55H72O6N4Mg). daging buah dan endosperm biji. Fungsi fisiologi sel parenkim dapat mengalami diferensiasi dan bisa melakukan proses fotosintesa. bentuk selnya panjang. sebagai penyusun mesofil daun. ruang antar selnya relatif besar dengan susunan sel yang tidak teratur. dan pembawa bahan organik pada sel pembuluh yang tipis. penyimpanan bahan-bahan organik. dalam sel sel nya terdapat kloroflas. misal pada empulur batang. Struktur sel parenkim. Dalam sel parenkim trdapat cadangan makanan dalam bentuk larutan (gula terlarut. Pada xilem dan floem berperan sebagai pengalir air dari trakea ke trakeida. Parenkim lipatan. terdapat pada batang dengan sel berbentuk memanjang menurut arah angkut. mengandung banyak kloroflas. Parenkim sponsa ( bunga karang).menjadi penting. terdapat pada tumbuhan xerofit. memiliki bentuk yang berbeda. Parenkim air. dan daun pinus. umbi dan . Isi sel parenkim yang mengandung kloroflas berfungsi untuk asimilasi disebut klorenkim. protein. misalnya : Parenkim palisade. memiliki gambaran sebagai berikut : dinding sel parenkim tipis. namum ada pula yan tebal terdiri dari zat hemiselulosa. Berdasarkan fungsinya parenkim dapat dibedakan menjadi : Parenkim asimilasi. dan pada batang berwarna hijau. mesofil daun. tidak mengandung kloroflas. penyusun mesofil daun. Parenkim pengangkut. terdapat dalam bagian tubuh tanaman. Misal pada mesofil daun padi. minyak.

memiliki banyak sifat parenkim. Sklerenkim. Kolenkim. disebabkan oleh perkembanganya yang berbeda-beda. sehingga ruang sel terlihat seperti tabung. sel berbentuk bulat atau bintang. kolenkim memperlihatkan bagian yang nampak tebal dan tipis. Kolenkim terdapat pada bagian batang. Sklerenkim dibedakan menjadi 2 kelompok. Pada irisan membujur. Bentuk sel jaringannya bermacammacam. (d) kolenkim lakunar. penebalannya terdapat di bagian dinding sel yang menghadap rongga antar sel. sehingga disebut juga sebagai jaringan penyokong. Berdasarkan penebalan pada dinding sel sel. berperan sebagai jaringan penunjang yang tumbuh aktif pada bagian tumbuhan yang dewasa. tetapai di sudut-sudut sel. fungsinya untuk memberi kekuatan terhadap bagian tubuh tanaman. daun. (b) kolenkim tubular. Sel-sel kolenkim memanjang ke arah poros yang ditandai oleh adanya sel primer tebal dan tidak berlignin. Penebalan dindingnya tidak secara merata di seluruh permukaan dinding dalam sel. berfungsi sebagai penguat pada organ muda maupun tua. Parenkim udara.akar. Biasanya kolenkim terbentuk di bawah epidermis. buah dan akar. ruang antara selnya besar. penebalannya merata di dinding sel. Ada juga yang dipisahkan dari epidermis oleh beberapa sel parenkim. misal pada daun Canna. c. Pada monokotil tidak terdapat kolenkim. terdiri dari kolenkim dan sklerenkim. (c) kolenkim lempeng ( lamellar). . adalah jaringan hidup. bagian bunga. kolenkim dapat dibedakan menjadi : (a) kolenkin sudut (angular): pada irisan melintangnya terlihat adanya penebalan di sudut-sudut sel. penebalan dindingnya sejajar permukaan organ. yaitu serabut dan sel batu (sklereid). Jaringan Penguat Jaringan ini disebut stereom.

6 Kolenkim Gambar 1. berasal dari jaringan parenkim dengan penebalan dinding yang terlaihat berlapis-lapis.7 Sklerenkim Serabut. sklereid dapat . Walaupun memilki variasi bentuk. Bentuknya sangat bervariasi dari isodiametrik sampai tidak beraturan. terdiri dari sel-sel yang panjang dan sempit. Sel-selnya berkumpul menjadi sebuah jalur panjang. Sklereid.Gambar 1. ujung dindingnya saling merapat dan terlihat runcing.berujung runcing. Pada saat masih muda dan tumbuh aktif.

Pada umunya skleroid merupakan sel-sel mati waktu dewasa tetapi banyak sklereid yang mengandung protoplasma selama organ yang ditempatinya masih hidup. (d) trikosklereid. Trakeid. berbentuk seperti batang. (e) asteroskleroid. bentuknya panjang dan bercabang. berbentuk tulang paha dengan ujung yang membesar. Gambar 1. terdapat pada floem.8 Beberapa Bentuk Sklereid d. Xilem (pembuluh kayu). (c) osteosklereid. baik yang masih hidup maupun yang telah mati. Kadang jaringan ini juga berfungsi sebagai jaringan penyokong.dikelompokan menjadi : (a) Brakisklereid. Jaringan pengangkut terdiri dari xilem dan floem dan bersama-sama disebut sebagai barkas vaskuler (berkas pembuluh pengangkut). terlihat . dan daging buah . dalam irisan melintang. Xilem tersusun atas trakeid dan trakea sebagai sistem penghantaran yang meluas ke seluruh bagan tumbuhan. (b) makrosklereid. kortek. Disusun atas sel yang agak memanjang. terdapat pada mesofil daun dan kulit biji. berbentuk bulat. disusun oleh tipe-tipe sel yang berbeda. bentuknya seperti bintang pada daun. kulit batang. terdapat pada mesofil daun. Jaringan Pengangkut Setiap tumbuhan yang mempunyai jaringan pengangkut disebut tumbuhan vaskuler. Xilem dan floem merupakan jaringan yang komplek dengan ciri-ciri khusus.

terdiri dari lignin dan tidak mengandung kloroflas. Sel-selnya akan mati setelah dewasa. misal pada tmbuhan dikotil: (2) kolateral tertutup. terutama karbohdrat dan hormon. xilem dan floem tidak membentuk suatu berkas. yang letaknya berdampingan. dan berpilin. berdinding sekunder. terdapat pada monokotil berkambium). Yang selanjutnya akan diikuti oleh pertumbuhan sekunder yang berasal dari pertumbuhan primer. Setelah dewasa trakea dan trakeid berbentuk bulat panjang. Floem berasal dari perkembangan kambium ke arah luar (floem primer). pada saat sel berlignin saja yang tetap tinggal. dikenal beberapa tipe pembuluh angkut : (1) kolateral terbuka. Komponen trakea. (5) konsentris amfivasal. xilem dikelililing floem. berlignin dan dindingnya mengalami penebalan berupa gelang. yang berfungsi untuk masuknya air dan zat hara. Floem berfungsi untuk mengangkut hasil asimilasi (bahan organic). . cincin. Ujung trakea banyak pori.persegi dengan didinding ujung yang meruncing. asam amino dalam jumlah sedikit. diantara xilem dan floem terdapat kambium. (3) radial. terdapat pada paku-pakuan. Xilem dan floem merupakan system berkas pembuluh angkut. Berdasarkan letak xilem terhadap floem dan ada tidaknya kambium. Fungsi trakeid adalah sebagai unsur penopang dan penghantar air. Tipe pembuluh ini terdapat pada tumbuhan monokotil. Walaupun ke duanya berdampingan tetapi berada pada jari-jari tubuh yang berbeda dan dipisahkan oleh parenkim. (6) konsentris amfikribal. lebih pendek dan lebih lebar dari trakeid. sementara xilem ke arah dalam (xilem primer). memiliki urutan floem dalam. berasal dari trakeid. juga merupakan jaringan komplek yang terdiri dari komponen pembuluh tapis dan sel penyerta. Terdapat juga parenkim dan sklereid (serat serabut). kambium dan floem luar. Trakea. misal pada pada akar: (4) bikolateral. Floem (pembuluh tapis). xilem mengelilingi floem. xilem. diantara xilem dan floem tidask terdapat kambium.

(b) Batang Cucurbita B. berfungsi sebagai organ pelindung meristem dan melumasi akar untuk mengurangi gesekan antara ujung akar dan butir tanah pada saat menembus tanah. (b) daerah meristem. pertumbuhan akan primer. akan memiliki bagian : (a) Kaliptra (tudung akar). yang merupakan modifikasi dari sel-sel . Setiap akar tumbuh dari meristem ujung (akar primer). Tujuannya untuk menambah jumlah sel dan memperbaiki sel yang rusa. Akar Akar tumbuhan umumnya tumbuh di bawah tanah. dan berfungsi untuk menyerap air dan garam-garam anorganik dari larutan tanah. Karena memiliki zat tertentu terkadang tudung akar berfungsi untuk mengatur pola pertumbuhan bagian akar yang lain. Dalam irisan tangensial.Gambar 1. (c) daerah elongasi (pemanjangan). namun ada pula tumbuhan yang akarnya tumbuh di udara misal anggrek. (d) daerah penyerapan. tumbuh rambut-rambut akar. dan daun.9 Floem (a) Batang Echballium. 1. Batang. dan akar yang terbentuk dari bagaian akar dewasa disebut akar adventif. terdapat di sebelah dalam tudung akar yang selalu membelah. Organ Tumbuhan Pada pemabahasan tumbuhan biji. Jaringan penyusun akar. kita harus mempelajari organ tubuh utamanya yaitu akar. sel-sel baru yang terbentuk dari meristem membesar dan mengakibatkan akar tumbuh memanjang. dapat dibedakan dalam keadaan pertumbuhan primer dan sekunder.

10 Struktur Akar (a) Monokotil. (c) endodermis. (e) daerah diferensiasi. terlihat dari luar ke dalam jaringan sebagai berikut : (a) epidermis. terdiri dari sel parenkim berdinding tipis dengan rongga antar sel untuk pertukaran zat. susunan selnya sangat rapat dan tidak mempunyai ruang antar sel. terdiri dari jaringan.epidermis akar muda. merupakan tempat sel-sel menjadi matang. Endodermis memisahkan parenkim kortek dengan silinder pusat/stele dan berkas pengangkut di dalamnya. terlihat adanya perbedaan jaringan penyusun akarnya. (d) stele atau silinder pusat. Pada irisan melintang akar. terdiri atas sel yang saling berhubungan berbentuk silinder. (b) korteks. berkas pembuluh angkut dan empulur. (b) Dikotil . Dinding selnya tipis. merupakan bagian paling dalam dalam dari akar. (a) (b) Gambar. terdiri dari bahan selulosa dan pectin untuk menyerap air (sifat semipermiabel) dan juga sel epidermis bisa membentuk rambut akar (trikoblas) . Sel epidermis akar berinti satu dan tidak berklorofil. yaitu perisikel atau perikambium. berada sebelah dalam epidermis. merupakan lapisan terluar dari akar. 1.

Mengamati dan mengenal sel-sel penyusun jaringan-jaringan pada akar. Apa yang membedakan antara jaringan meristem primer dengan meristem sekunder ? 2.Irisan melintang akar jagung . Apa fungsi utama epidermis akar ? . Coba gambarkan hasil pengamatan. Jelaskan letak atau posisi xilem dan floem pada akar tanaman dikotil dan monokotil ! 5. Apa yang dimaksud dengan jaringan dewasa ?. Untuk lebih memantapkan pemahaman anda mengenai urain di atas. Amati preparat slide atau irisan melintang akar jagung di bawah mikroskop 2. Apakah perbedaan fungsi xilem dengan floem ? 4. cobalah jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini. lalu sebutkan nama-nama jaringan yang bisa diamati.KEGIATAN MAHASISWA Tujuan : 1. Buat laporan kerja tentang hasil pengamatan anda. Hasil Pengamatan dan Diskusi 1. 2.preparat slide Cara Kerja 1. 3.Menjelaskan hasil pengamatan jaringan penyusun akar Alat dan Bahan Alat : . coba sebutkan bagian yang menyusunnya. Bandingkan dan diskusikan dengan hasil kerja teman anda. 2.Mikroskop Bahan : . 1.

korteks. Dalam selnya terdapat butir kristal amilum. terdiri atas jaringan parenkim. di bagian tengah korteks. Pertumbuhan meristem apical pada pada batang dycotyledonae dan monocotyledonae terlihat perbedaan khas.2. kemudian tumbuh berdiferensiasi menjadi jaringan primer. kristal dan lain-lain. disebut sarung tepung. Pada batang muda. adalah bagian terdalam organ batang tumbuhan. berasal dari meristem apikal yang terus menerus membelah. Bagian luarnya terdiri dari sel yang kecil dan rapat. terdapat kelenjar minyak. tertutup oleh kutikula. (c) perikambium. Batang Batang pada tumbuhan merupakan poros percabangan bagian tumbuhan yang berada di atas tanah. ikatan pembuluh dan empulur. dan bagian luarnya oleh endodermis atau dengan korteks. Korteks batang tersusun oleh parenkim. tunas ketiak. terdiri atas selapis sel. mempunyai kemampuan untuk terus menerus membentuk sel baru. Dinding sel epidermis tidak mudah ditembus air dan berfungsi melindungi batang/jaringan di bagian dalamnya. . lapisan terdalam korteks mengandung butirbutir amilum. bagian dalamnya berbatasan dengan floem primer. sehingga batagng tumbuh memanjang. karena letaknya berdekatan. (d) jari-jari empulur. epidermis. terdiri dari sederetan sel seperti pita radier. ada yang mempunyai pita kapsari. Struktur batang dikotil bervariasi. yang tardiri dari jaringan : (a) Berkas pengngkut. merupakan jaringan yang merlingkari pembuluh angkut. dengan ruang antar sel yang jelas. Sebagian besar sel epidermis terdiri atas sel-sel yang tidak berspesialisasi. Batang memiliki bagian buku tempat daun melekat dan bagian ruas merupakan bagian di antara dua buku. disebut juga sebagai perisikel. ruang antar sel dibagian tengah terlihat jelas dan berfungsi untuk pertukaran gas. disebut epidermis sejati dan tidak melekat sebagai kulit. mulai dari empulur sampai floem. pada tanaman dikotil terdiri dari xilem dan floem yang tersusun dalam ikatan pembuluh. Pada beberapa tumbuhan dikotil. (b) empulur. di ujung batang terdapat titik vegetasi yang tidak terbatas. Epidermis batang dikotil. Batang mempunyai pertumbuhan yang tidak terbatas. Bagian luar korteks tersusun dari sklerenkim. Akibatnya struktur anatomi batangnya mempunyai jaringan yang berbeda. umumnya bagian tersebut berdaun. Stele. mengandung kloroflas. Jaringan primer tersebut meliputi bakal daun.

Ikatan pembuluhnya terletak tidak beraturan diseluruh bagian penampang batang. contoh pada batang tanaman jagung (Zea mays).11 Struktur Batang Dikotil Batang monokotil memiliki meristem apikal yang kecil. bisa mencapai 200 atau lebih. Ikatan pembuluh pada batang monokotil terpisah-pisah berbentuk kolateral. Akibatnya tidak terdapat pertumbuhan sekunder.Gambar 1. Jumlah ikatan pembuluhnya sangat banyak. tunas ketiak dan epidermis. meristem ini akan berkembang menjadi bakal daun. tidak ditemukan kambium (kolateral tertutup). .

terdapat di permukaan atas dan bawah helai daun. jaringan mesofil. Struktur anatomi daun . tidak berklorofil. susunan selnya rapat sehingga tidak mempunyai rongga antar sel.Gambar 1. Trikomata. Stomata berfungsi sebagai saluran pertukaran gas dan pengatur kapasitas penguatapan tumbuhan. nampak pada hasil sayatan melintang daun normal (mesofit) terdiri dari : jaringan epidermis.12 Struktur Batang Monokotil 3. jaringan pembuluh angkut. Epidermis daun mengalami modifikasi dan menjadi stomata (mulut daun) dan trikomata dan kelenjar minyak. . Kalau hanya lamina saja maka disebut daun duduk (sesilis). Epidermis disusun oleh selapis sel. Stomata. Daun Bentuk dan ukuran daun sangat bervariasi. terdapat daun lengkap yaitu daun yang mempunyai helai daun (lamina). merupakan tonjolan epidermis daun dan dapat menebal. Berfungsi untuk melindungi daun dari kerusakan mekanis atau sebagai rambut kelenjar. tangka daun (petiola) dan pelepah (vagina). dan jaringan sekresi. Epidermis daun. Daun berfungsi menerima sinar matahari sehingga bentuknya pipih. umumnya terdiri dari sel penutup yang berklorofil dan sel tetangga (neben cell). Sementara daun tidak lengkap yaitu daun yang hanya mempunyai lamina dan petiolus atau lamina dan vagina. merupakan rmabut-rambut halus yang menutupi permukaan daun.

Mesofil disebut juga daging daun yang tersusun atas jaringa palisade (tiang).Jaringan sekretori pada daun. merupakan susunan jaringan yang terdapat di antara epidermis atas dan bawah. atau sebagai penyokong helai daun.13 Struktur Daun (Zea mays) KEGIATAN MAHASISWA Tujuan : 1. Gambar 1. Memahami hubungan antar jaringan dan mengetahui fungsi tiap-tiap . Mesofil. terdiri atas sekelompok sel. berfungsi sebagai tempat berlangsungnya proses sekresi atau pengeluaran senyawa dari tubuh tumbuhan. Sedangkan floem. dan jaringan spons (bunga karang). sebagai kelanjutan dari akar dan batang. Mengamati struktur jaringan daun 2. xilem terletak sebelah atas menghadap ke jaringan palisade berupa rongga agak besar berdinding tebal. Pembuluh angkut pada daun terdapat pada bagian tulang daun. mengandung berkas pembuluh angkut. Tulang daun merupakan lanjutan dari tangkai daun dan berasal dari batang. Befungsi dalam transportasi air dan zat hara . terdapat sebelah bawah xilem.

Sebutkan perbedaan batang dikotil dan monokoltil ! 2.Silet . sebutkan macam-macam transpirasi pada tumbuhan. cobalah jawab pertanyaan di bawah ini : 1. ! 2. Terangkan tentang proses yang berlangsung pada berkas pembuluh angkut di daun ! 4. sebutkan dan diskusikan jaringan lain yang ditemukan. Sebutkan jaringan utama mesofil daun ! 4. lalu letakan di kaca preparat (object glass) dalam setetes air. Buatkan irisan melintang daun Rheodiscolor setipis mungkin. dan tutup dengan cover glass 2. Hasil Pengamatan dan Diskusi 1. Bunga Bunga bukanlah organ pokok pada tumbuhan. Bagaimana proses berlangsungnya proses pengangkutan pada daun ? 5. Sebutkan sel-sel penyusun mulut daun dengan cirri-cirinya ! 3. Setelah membuat gambar struktur jaringan.Air .Cover glass Cara Kerja : 1. ! Untuk lebih memahami pembahasan di atas.jaringan daun Alat dan Bahan : .Mikroskop . tetapi merupakan organ tambahan hasil modifikasi atau perubahan bentuk dari organ pokok yang .Object glass . Lakukan pengamatan dengan menggunakan mikroskop dan gambarakan setiap jaringan yang terlihat.Preparat daun . Melalui stomata berlangsung proses transpirasi. bagaimana bentuk stomata.

tetapi seringkali bagian-bagian lain pada bungan ikut dalam menyusun buah. Buah Buah merupakan organ tumbuhan yang mengandung biji.14 Penampang Melintang Bunga 5. bunga betina. Bunga merupakan organ untuk berkembangbiak dalam tumbuahan angiospermae dan gymnospermae disebut juga strobilus. Kulit buah sebelum masak tidak mengalami perubahan jaringan yang berarti. yaitu bunga yang mempunya benang sari dan putik. Tumbuhan yang memiliki bunga jantan dan betina dalam satu pohon disebut tumbuhan berumah satu. yaitu bunga yang hanya memiliki putik. Bunga lengkap adalah bunga yang mempunyai bagian : (1) kelopak (kaliks).beradaptasi sesuai dengan fungsinya. Selama perkembangan buah. (2) mahkota bunga (corolla). (4) putik (pistillum). yaitu bunga yang mempunyai benang sari dan tidak memiliki putik. (3) benang sari (stamen). Bagian luar buah disusun oleh kulit buah yang melingkungi biji. (5) tangkai bunga . Berdasarkan benang sari dan putik yang dimilikinya maka bunga dapat dibedakan : bunga jantan. dan (6) bakal biji. Gambar 1. bunga hermaprodit. jumlah sel bertambah dan jaringan di . sedangkan berumah dua bilamana masingmasing pohon pada jenis yang sama hanya memiliki bunga jantan dan bunga betina saja. Buah biasanya berkembang dari alat-alat pembiakan betina.

Terdapat beberapa buah yang tidak berasal dan berekembang dari alat pembiakan betina. Beberapa jenis tipe buah (kotak. nangka. jambu mete. Tetapi banyak pula buah polong dimakan bijinya yang masih muda. Eksokarp dan endocarp hanya terdiri dari satu sampai beberapa lapis sel. Buah demikian biasanya disebut buah semu. Buah apel berasal dari pertumbuhan dasar bunga. Bagian yang biasa dimakan dari nangka adalah daun-daun bunga yang tumbuh bersatu. dan kapri). buncis. misalnya pete. buni. biji serta embrio tumbuhan berlangsung secara bersamaan. kacang panjang. Nanas berasal dari berasal dari pertumbuhan dasar bunga. mesokarp. Buah yang telah masak kulit buah dapat dibedakan menjadi tiga bagian utama yaitu : eksokarp.dalamnya tetap muda. yaitu tenda bunga dan ibu tangkai bunga. batu. dan apel. silikua. polong. Endokarp sering juga keras (kelapa). pada buah berdaging. dan kebalikannya adalah buah sejati. biah polong kebanyakan dimanfaatkan buahnya. Perkembangan buah. pepo ). karena mengandung sel-sel batu. antara lain nanas. . dan endocarp. kacang tanah dan kemlandingan (petai cina). Buah jambu mete berasal dari dari tangkai bunga yang menggembung. seperti asam dan berbagai lalap (jaat. sedang pada mesokarp sering tebal terutama. Pada mesokarp yang berkembang sering terdapat berkas pembuluh tersebar pada jaringan dasar buah yang mungkin berair (pepaya) atau berserabut (kelapa).

berfungsi untuk memperpanjang tumbuhan. Biji Biji dihasilkan setelah tumbuhan mengalami pembuahan dan di dalamnya mengandung embrio sebagai calon individu baru. dikenal dengan jaringan meristem primer dan meristem sekunder. (2) Jaringan meristem primer selalu membelah. hypokotil. (3) Jaringan dewasa merupakan jaringan yang sudah mempunyai struktur dan fungsinya yang tetap. pada tumbuha paku (Pteridophyta) merupakan tumbuhan berkutub satu. Air dapat masuk ke dalam biji melalui hilum dan mikrofil. Biji memiliki endosperm. korteks. yang akan menjadi batang dan daun.Gambar. yang akan tumbuh menjadi akar. Jaringan ini terdiri dari jaringan epidermis. Biji lapisan terluar ditutupi oleh kulit biji. . ====================================================== RANGKUMAN ======================================================= (1) Sel-sel penyusun jaringan tumbuhan berasal dari pembelahan sel embrional dan mengalami diferensiasi sehingga terbentuk system jaringan. pembuluh angkut dan silinder pusat. 1. Tumbuhan yang memiliki hypokotil dan epikotil disebut berkutub dua. Embrio yang memulai mengadakan pertumbuhan akan terbentuk epikotil. yaitu bagian biji yang mengandung makanancadangan embrio. endodermis. Jaringan meristem sekunder atau kambium berperan dalam penebalan batang dan akar.15 Struktur dan Aneka buah Semu 6. disusun oleh sel-sel muda dan terdapat di ujung akar dan pucuk tumbuhan. karena keluarnya akar berasal dari bagian batang.

Bila di antara pembuluh tapis dan kayu terdapat kambium. sel-sel xilem c. (7) Epidermis akar karena berperan dalam penyerapan air. terdiri dari selsel hidup. (9) Jaringan penyusun daun terdiri dari jaringan epidermis dan mesopil yang berada diantara epidermis atas dan bawah. letak kedua pembuluh (xilem dan floem ) tersebar. (5) Xilem dan floem walaupun berbeda fungsi. (8) Batang pada umumnya terdiri dari bagian pokok. bikolateral c. sel-sel lenti 2. Sesuai dengan letak xilem terhadap floem menyusun suatu ikatan pembuluh (pada dikotil). (6) Pada tumbuhan monokotil. trikomata b. perikambium . disebut : a. Di permukaan epidermis bisa di dapatkan semacam rambut halus untuk mencegah kerusakan mekanis. tidak dalam satu ikatan. menjadi sel-sel bulu akar sehingga terjadi perluasan bidang penyerapan. Mesofil terdiri dari : jaringan pagar. maka terdapat modifikasi sel epidermis.(4) Jaringan dasar (parenkim) terbentuk dari meristem dasar. sel-sel gabus b. Stele terdiri dari berkas pengangkut. sel-sel floem d. perisikel dan jarijari empulur. Pada batang tua terdapat sejumlah sel untuk petukaran gas. kolateral terbuka d. jaringan bunga karang dan berkas pembuluh angkut. (10) Daun amat peka terhadap perubahan lingkungan yaitu berpengaruh terhadap struktur daun. radial 3. persediaan air bagi tumbuhan atau intensitas cahaya. yaitu : a. stomata d. Tes Formatif 1 Petunjuk : Pilih salah satu jawaban yang paling tepat 1. mempunyai bermacam-macam bentuk sesuai dengan fungsinya. kolateral tertutup b. jaringan pembuluh angkut ini bertipe : a. tetapi berasal dari sel yang sama (prokambium dan kambium). yaitu epidermis. kutikula c. korteks dan stele.

jaringan tiang 5. Tetapi. pertukaran gas d. Glosarium Floem sekunder : merupakan floem yang terjadi karena pertumbuhan sekunder Jaringan palisade : bagian daun yang mengandung kloroflas Jaringan bunga karang : bagian daun yang banyak mengandung rongga udara . Jaringan daun yang paling padat dengan kloroplas. Kemudian gunakan rumus di bawah ini : Jumlah jawaban yang benar Tingkat penguasaan = --------------------------------. penghantaran hasil asimilasi e. yaitu : a. bila masih di bawah 80 % Anda harus mengulang dulu bagian yang tidak dikuasai.x 100 % 5 Arti tingkat penguasaan yang Anda capai : 90 – 100 % 80 . Sel-sel penyusun parenkim spons mempunyai rongga antar sel yang besar dan banyak. jaringan epidermis d. fotosintesa c. jaringan spons b. penunjang helai daun Cocokanlah jawaban Anda dengan dengan kunci jawaban tes formatif 1 yang terdapat dibagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban anda yang benar.4.89 % 70 . Rongga ini berhubungan dengan proses : a. berarti Anda sudah baik dalam menguasai materi itu. pengangkutan air b.79 % < 69 % = baik sekali = baik = cukup = kurang Bila tingkat penguasaan Anda mencapai 80 % ke atas. jaringan mesofil c.

Dengan memahami makhluk hidup bereproduksi kita dapat mengambil manfaatnya untuk kesejahteraan hidup. - Kambium intervaskuler : kambium yang letaknya diantara dua berkas ikatan pembuluh. - Sklerenkim : Jaringan berserabut atau berkayu pada tumbuhan. - Kolenkim: Jaringan dasar yang terdapat pada dasar epidermis batang. . bersama-sama dengan empulur membentuk silider KEGIATAN BELAJAR 2 REPRODUKSI Semua makhluk hidup di dunia baik manusia. - Perisikel : lapisan sel-sel yang letaknya di sebelah dalam endodermis. - Stele: silinder pusat. kita akan membahas tentang cara reproduksi pada tumbuhan. hewan dan tumbuhan berupaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup jenis atau keturunannya. membentuk tunas. - Meristem : Jaringan tumbuhan yang sel-selnya aktif membelah diri dan menghasilkan sel yang berbeda menjadi jaringan lain. yang terdiri atas sel berdinding tebal karena adanya selulosa atau lignin. yang meliputi reproduksi secara generatif dan secara vegetatif. makhluk hidup mengadakan reproduksi atau perkembangbiakan. oleh karena itu. menghasilkan biji.- Kambium intravaskuler : kambium yang letaknya dintara xilem dan floem. Dalam pembahasan modul ini. dengan menghasilkan spora. Sangat beragam cara makhluk hidup berkembangbiak ada yang dengan membelah diri. menghasilkan sperma atau sel telur dab sebagainya. ikaan pembuluh pada dikotil yang letaknya teratur. berfungsi sebagai penguat pada batng muda yang sedang tumbuh dan tangkai daun.

sedangkan pada tumbuhan Angiospermae. Di dalam buluh . Gymnospermae adalah tumbuhan berbiji terbuka. Serbuk sari dibentuk dalam antera dan ovum dibentuk dalam ovarium. serbuk sari yang telah menempel pada pada kepala putik akan membentuk buluh serbuk menembus tangkai putik menuju ovulum. Pembuahan pada tumbuhan berbiji dikenal ada dua macam proses pembuahan. Pada tumbuhan Gymnospermae. Ovum yang telah di buahi di dalamnya akan berkembang menjadi menjadi biji yang di dalamnya terdapat embrio yang kelak akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.a. pada tumbuhan berbiji akan terjadi kalau didahului proses penyerbukan (persarian) telebih dahulu. Bunga jantan mempunyai alat jantan yakni benang sari yang terdiri dari kepala sari (antera) yang di dalamnya penuh dengan serbuk sari sebagai sel jantan dan tangkai kepala sari (filamen). tujuan serbuk sari adalah kepala putik. disebut demikian karena bijinya ditutupi oleh daging buah. Alat perkembang biakan pada tumbuhan berbiji tertutup adalah bunga jantan dan bunga betina. Peristiwa ini disebut sebagai proses pembuahan (fertilisasi). sebuk sari yang masuk ke dalam ovulum melalaui mikrofil akan membentuk buluh serbuk. disebut demikian karena bijinya tidak ditutupi oleh daging buah. Sedangkan pada tumbuhan Angiospermae. dan pembuahan ganda pada Angiospermae. Penyerbukan adalah peristiwa sampainya serbuk sari pada tujuan. tangkai putik (stilus). yaitu pembuahan tunggal pada Gymnospermae. Proses pembuahan pada Gymnospermae. Bunga jantan dan betina merupakan alat perkembangbiakan pada tumbuhan berbiji terbuka. Bunga jantan menghasilakan serbuk sari yang terletak dalam kotak spora dan bunga betina menghasilakan sel telur yang terletak dalam bakal biji (ovulum). tujuan serbuk sari adalah tetes penyerbukan. sedangkan putik merupakan alat kelamin betina yang terdiri dari kepala putik (stigma). Bunga jantan dan bunga betina mungkin terpisah seperti pada pakis haji tapi bisa juga terletak pada satu pohon misalnya pada pohon pinus. dan bakal buah (ovarium). Angiospermae adalah tumbuhan berbiji tertutup. Pada buluh serbuk ini terbentuk dua inti yang akan membuahi sel telur yang terletak dalam ovulum. Reproduksi Secara Generatif (Seksual) Reproduksi secara generatif adalah terjadinya individu baru yang didahului dengan peleburan dua sel gamet.

dua buah inti lainnya adalah inti sperma untuk pembuahan. Gambar 2. 2 buah inti endosperma. peristiwa ini disebut pembuahan ganda. 2 inti sinergid dan sebuah sel telur. Ketika dua buah inti sperma membuahi sel telur dan inti endospermae.Gametopit betina yang terletak pada ovulum mempunyai 8 buah inti yang terdiri dari 3 buah antipoda. Satu inti untuk petunjuk jalan menuju ovulum. karena pembuahan berlangsung dua kali.1 Pembuahan Tunggal pada Pinus (Gymnospermae) .serbuk dibentuk 3 buah inti.

kentang. bawang daun. Misalnya : ubi jalar. . Batang ini masih berhubungan dengan bagian tubuh induknya. Misalnya : bawang merah. Misalnya : temu lawak. (2) Rhizoma ( Akar tinggal) Rhizoma. batang ini tumbuh secara horizontal tau sejajar dengan permukaan tanah. yaitu reproduksi pada tumbuhan tingkat rendah dan reproduksi pada tumbuhan tingkat tinggi. (4) Umbi lapis Tunas akan tumbuh dari bagian batang yang terdapat di dalam tanah. Misalnya pada pakis haji dan bamboo. kunir. Reprodusi Secara Vegetatif (Aseksual) Perkembangbiakan pada tumbuhan dikenal ada dua kelompok. derajat keasaman (pH) dan cadangan makanan yang cukup maka tunas akan tumbuh.Gambar 2. laja/lengkuas. Sementara untuk perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan tingkat tinggi terdiri dari : (1) Pembentukan tunas Tunas akan tumbuh pada bagian batang yang memiliki bakal tunas Dengan lingkungan sepereti kelembaban. temperatur. (3) Umbi batang Umbi merupakan cadangan makanan dan padanya terdapat mata tunas yang akan tumbuh bila di tanam. membuat tunas. merupakan batang yang tertinggal dalam tanah.2 Pembuahan Ganda (Angiosprmae) b. jahe. alang-alang. Tunas yang tumbuh biasanya disebut siung. bawang putih. Perkembangbiakan vegetataif pada tumbuhan tingkat rendah berlangsung secara : membelah diri (tumbuhan bersel satu). dan pembentukan spora.

bila tertimbun batang ini akan tumbuh. Biasanya yang dijadikan batang bawah adalah tanaman yang kuat akarnya. Tunas ini akan tumbuh menjadi tanaman yang baru. jeruk. (9) Merunduk Cara ini dilakukan dengan jalan merunduk cabang tanaman dan ditimbun dengan tanah. jambu batu. mangga. tahan penyakit dan hama. jambu air. Misalnya mawar. (10) Menyambung Menyambung adalah membuat sambungan batang dari dua jens tanaman yang satu famili. Tujuannya untuk mendapatkan turunan yang sama persis seperti induknya. Misalnya : kersen. Misalnya : mangga. dst). Ujung secara keseluruhan disambung pada . warna bungan menarik. tebu.(5) Geragih Geragih adalah batang yang menjalar di atas tanah. Tujuannya untuk mendapatkan tanaman yang berbeda dalam satu pohon. sukun. (6) Tunas advnetif Tunas adventif ke lua dari bagian akan yang menyembul pada permukaan tanah. sedang bagian yang ditempel adalahntanaman yang menghasilkan sesuai dengan keinginan kita (buahnya bagus. (7) Mencangkok Mencangkok adalah menyayat bagian kulit sampai kambiumnya dibuang dan pada sayatan tersebut disimpan tanah sebagai perangsang terjadinya pertumbuhan akar. Misalnya : alamanda. Titik trumbuh ada pada mata ruas. Pada bagian yang ditimbun dengan tanah akan tumbuh akar dan tunas. (8) Menempel (okulasi) Tujuan menempel adalah guna mendapatkan tanaman yang mempunyai sifat berbeda dalam satu pohon. Misalnya : pegagan. rasanya manis. kesemek. rumput teki. apel.

kalau individu baru terbentuk tanpa peleburan sel kelamin. Mengapa akar dan batang bisa tumbuh memanjang dan membesar ? RANGKUMAN 1. lahirnya individu baru melalui peleburan sel-sel gamet jantan dan betina. Tes Formatif 2 Petunjuk : Pilih salah satu jawaban yang paling tepat 1. 3.batang bawah. tebu. Reproduksi yaitu kemampuan hidup untuk menghasilkan individu baru yang sejenis. Bandingkan keuntungan dan kerugian yang diperoleh manusia apabila memperbanyak tanaman dengan jalan okulasi dan kawin silang. Misalnya : tomat dengan terung. Kemudian pada sambungan diikat dengan tali plastik secara teratur. ubu jalar. Dalam pembentukan sel kelamin jantan atau spermatogenesis kromosom yang dihasilkan adalah (1n) disebut kromosom .? 4. Misalnya ketela pohon. Fertilisasi yaitu peleburan antara sel kelamin jantan dengan betina. 2. reproduksi generatif (seksual). Tujuannya untuk mempertahankan jenis agar tidak punah. Keuntungan apakah yang dapat diperoleh apabila membiakan tanaman dengan jalan stek dari pada dengan penanaman biji ? 2. Mengapa tidak ada orang yang berhasil menanam pisang dengan bijinya ? peristiwa apa yang terjadi pada tanaman pisang tersebut ? 3. (11) Menyetek Menyetek merupakan cara yang paling popular dalam mengembangbiakan tanaman. beluntas. Untuk lebih memahami pembahasan di atas. Potongan batang yang ditanam akan segera tumbuh akar dan berkembang jadi tumbuhan bari. dan dibedakan atas pembuahan tunggal dengan pembuahan ganda. cobalah jawab pertanyaan di bawah ini : 1. Reproduksi dibedakan menjadi : reproduksi vegetatif (aseksual).

pembelahan 4. pembuahan b. polipoid c. protalium d. Hitunglah jawaban anda yang benar. terletak pada. kotak spora d. Peristiwa menempelnya serbuk sari pada kepala putik pada tumbuhan angiospermae disebut a. antheridium b. ovulum 3. Bunga jantan yang menghasilkan serbuk sari pada gymnospermae. penyerbukan c. inti sinergid 5. archegonium c. Kemudian gunakan rumus di bawah ini : Jumlah jawaban yang benar . protalium c. ovum b. triploid d. inti endosperma c. inti antipoda d. pembiakan d.a. tetraploid 2. haploid b. Pembentukan saluran yang dilakukan oleh cairan spermatozoid bertuguna untuk memberi jalan pada 2 inti yang akan bergabung dengan : a. ovulum b. a. mikrofil Cocokanlah jawaban Anda dengan kunci jawaban tes formatif 2 yang terdapat di bagian akhir modul ini. Alat perkembangbiakan pada lumut yang menghasilkan spermatozoid adalah a.

Tetapi.Tunas Adventif :yaitu tunas yang tumbuh selain di ketiak daun atau di ujung ranting tetapi misalnya tumbuh di bagian daun. Spyrogira .Embrioni adventif : yaitu embrio yang terjadi dari selain kandung lembaga. Misalnya Navicula dan Chroococcus.79 % < 69 % = baik sekali = baik = cukup = kurang 80 % ke atas.Pembelahan biner : yaitu pembelahan satu sel menjadi dua sel. bila masih di bawah 80 % Anda harus mengulang dulu bagian yang tidak dikuasai. kemudian patahan tersebut akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. setelah tumbuh individu baru dipindahkan ke medium tumbuh aslinya.Fragmentasi : adalah pematahan yang terjadi pada suatu bagian tubuh tumbuhan. Misalnya : Oscilotoria. . langsung tanpa melalui fase pembelahan (amitosis). . .Kultur Jaringan : sepotong jaringan suatu organ tumbuhan.x 100 % 5 Arti tingkat penguasaan yang Anda capai : 90 – 100 % 80 . Glosarium . khususnya organ daun. .89 % 70 . ujung daun dan permukaan daun.Tingkat penguasaan = --------------------------------.yang ditanamkan dalam medium biakan agar tertentu di laboratotium. berarti Anda Bila tingkat penguasaan Anda mencapai sudah baik dalam menguasai materi itu.

Demikian juga dengan tumbuhan. Tumbuhan memperoleh bahan-bahan kebutuhan hidup dari udara dan tanah melalui organ-organnya. Pada daun terdapat stomata yang berperan sebagai lubang keluar masuk CO2 dan O2 dari tumbuhan ke udara dan sebaliknya. Bahan-bahan makanan tersebut diperoleh dari lingkungan.KEGIATAN BELAJAR 3 Transport dan Perpindahan Materi Setiap makhluk hidup memerlukan zat-zat makanan untuk melangsungkan hidupnya. CO2 diperlukan untuk fotosintesis dan .

Air merupakan pelarut universal. Dengan proses tersebut air tanah dan terlarut lainnya dapat diserap oleh bulu-bulu akar dan diangkut melalui sistem transport ke organ tubuh yang membutuhkan. yaitu peristiwa penyerapan air yang disertai dengan kenaikan volume yang bersifat reversible. proses pemindahan (translokasi) dan proses pengeluaran aiar (eliminasi). terjadi melalui proses difusi. Difusi bersifat pasif terdapat gradien konsentrasi (perbedaan konsentrasi antara bagian). pada hakekatnya adalah difusi. beberapa lama kemudian volume biji itu bertambah (menggelembung). Difusi dapat juga merupakan pergerakan molekul dari bagian yang memiliki kepekatan tinggi ke bagian yang memiliki kepekatan rendah.dikeluarkan sebagai hasil respirasi. gas atau ion) dari daerah berfotensial kimia lebih tinggi ke daerah fotensial kimia lebih rendah. imbibisi dan transfor aktif. Sebagian O2 hasil fotosintesa digunakan untuk respirasi dan sebagian dikeluarkan oleh tumbuhan. daun juga berperan sebagai jalan keluar masuk uap air antara tumbuhan dan udara. Penyerapan zat hara. Selain batang. Imbibisi. Distribusi makanan dua arah ini dalam tumbuhan vaskuler darat dilaksanakan melalui suatu sistem transport. Difusi. Osmosis. akan mengambil air dan garam-garam mineral serta sedikit O2 dari dalam tanah. atau tanpa membran. air atau ion-ion terlarut. Pada akar melalui bulu akar. molekul zat terlarut. Osmosis adalah difusi dari tiap pelarut melalui selaput semipermeabel. Mekanisme pemindahan materi atau bahan makanan pada tumbuhan diawali dengan proses penyerapan. Di dalam tubuh tumbuhan. juga zat makanan hasil fotosintesa dapat disalurkan ke bagian-bagian tumbuhan. . yang disebabakan oleh adanya energi kinetis. jadi secara sederhana osmosis adalah difusi air melalui selaput permeabel secara diferensial dari suatu tempat yang berkonsentrasi tinggi ke rendah. proses pengangkutan dan sirkulasi. dan akar harus memasok daun dengan air dan garam-garam mineral. diantaranya adalah : proses penyerapan (absorpsi). osmosis. Misal ketika kita merendam biji kacang kering ke dalam air. baik melalui membran. Sistem transport tersebut melibatkan beberapa proses yang saling berhubungan. merupakan gerakan penyebaran suatu partikel (air. daun harus memasok karbohidrat yang diperlukan untuk metabolisma dan pertumbuhan akar.

Ketika sel melakukan transport melawan daya difusi pasif harus menggunakan energi. . daya isap daun dan transpirasi. yaitu bergeraknya zat-zat makanan disebabakan oleh adanya gradien konsentrasi. arah angkutnya bermula dari sel-sel bulu akar. Karakteristik pembuluh angkut xilem adalah : berperan dalam mengangkut air dan zat-zat terlarut dari dalam tanah.Transportasi aktif. Dengan demikian terdapat kekuatan untuk mengatasi gaya gravitasi. Proses peengangkutanya berlangsung secara : (1) transportasi ekstrvaskuler. terus ke xilem (ke arah daun). tenaga itu adalah berupa tekanan akar. Transportasi intravaskuler. Transportasi ekstravaskuler. merupakan proses pengangkutan yang berlangsung di dalam berkas pembuluh angkut. Pengangkutan pada pembuluh angkut xilem. kenyataannya ada juga gerak ion dan molekul melawan suatu gradien konsentrasi. merupakan proses pengangkutan bahan-bahan yang terjadi di luar berkas pembuluh angkut. aliran sitoplasma. dipengaruhi oleh daya kapilaritas. Gerak air di dalam xilem bersifat menentang gaya gravitasi (gaya berat). Sifat pengangkutan ekstravaskuler lambat. daya isap daun. dimulai dengan air bergerak secara vertikal menuju ke daun. dan sifat kapilaritas buluh angkut. Alur pengangkutanya dimulai dari bulu akar  epidermis korteks endodermis xilem. dan (2) transportasi intravaskuler. Sedangkan karakteristik floem adalah : berperan mengangkut hasil asimilasi dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Transportasi ini berjalan dari sel ke sel dengan arah horizontal dan dapat terjadi juga lewat ruang antar sel. tekanan akar. yaitu melalui xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis). mekanisma pengangkutannya melalui aliran masa (bulk flow). Air dan semua zat yang diserap oleh tumbuhan harus diangkut ke seluruh bagian tubuh tumbuhan untuk keperluan hidupnya. yang bisa mencapai beberapa meter.

atau ketika kita menebang batang pisang. akan mengangkut hasil fotosintesa dari tumbuhan hijau. Kecepatan transport pada pembuluh floem. misalnya :proses absorpsi air dan zat hara. berlangsung karena jaringan daun mempunyai daya/potensial lebih kecil dari pada jaringan batang dan akar. Bersamaan dengan adanya transpirasi peristiwa tarik menarik molekul air akan terus berlanjut. kelembaban dan arus angin. tekanan udara. Bila terjadi kelebihan gula akan diangkut ke tempat penimbunan di batang. air gula kelapa dari tandan bunga. tingkat ketebalan kalose suatu polisakarida. terlihat ketika orang menyadap air gula aren. Transpirasi sendiri mempunyai pengaruh besar terhadap tumbuhan. dan pengaturan suhu tubuh tumbuhan. keadaan jaringan protein. buah. nectar. Daya isap daun. tergantung kecepatan zat-zat terlarut. yang dipengaruhi oleh adanya plasmodesma yang menghubungkannya. Laju penguapan melalui daun dipengaruhi oleh : suhu udara. yang selanjutnya berperan sebagai cadangan makanan. Gula sukrosa. terlihat air keluar. asam amino. . Transportasi pada pembuluh floem. Tekanan pada beberapa jenis tanaman berbeda tergantung besar kecil dan tinggi rendahnya tumbuhan. akar. proses pengangkutan air dan zat hara. luas bidang daun.1 Pengangkutan Air Tekanan akar. dan senyawa organik lainnya akan dibawa dari daun ke bagian tubuh tumbuhan lainnya.Gambar 3. Hal ini menunjukkan adanya tekanan akar pada tumbuhan tersebut. oleh karenanya kemampuan daya isap daun akan ditentukan oleh adanya transpirasi (penguapan).

Masukan batang yang sudah dipotong ke dalam Erlenmeyer (permukaan irisan menempel ke dalam botol. 2. 5.ember 4. Alat dan Bahan 1. Sayat secara melintang batang tersebut. masukan ke dalam ember berisi air. dan simpan di bawah mikroskop. Potong batang tanaman tadi di dalam air 4. Mikroskop Cara Kerja 1. Mengapa menggunakan tanaman air (Balsamina sp) ? 2. karena setiap keadaan yang menurunkan aktivitas metabolisme akan menurunkan aktivitas pengangkutan. 2. Amati pergerakan eosin pada batang 6. Hasil Pengamatan dan Diskusi 1. Pisau silet 5.Mekanisma pengangkutan tersebut. Botol Erlenmeyer di isi dengan eosin 3. Memperhatikan jaringan buluh angkut batang sedang mengangkut air. Larutan eosin 3. TUGAS MAHASISWA Tujuan : 1. . Batang tumbuhan 2. Mengamati pengangkutan air pada batang. Botol Erlenmeyer. amati lintasan eosin di dalam jaringan batang. Disiapkan batang tumbuhan segar lengkap dengan akar.Mengapa menggunakan larutan eosin bukan air. merupakan proses aktif metabolisme dari floem.

Salah satu faktor penunjangnya adalah : a. (3) Pengangkutan air dan zat terlarut melalui pembuluh kayu (xilem). Air yang diangkut dari sel bulu akar samapi ke daun menantang gaya gravitasi. Dalam prosesnya bisa terjadi secara apoplas (transpornya melalui ruang antar sel) dan simplas (transpornya melewati sitoplasma dan vacuola) Tes Formatif 3 1. ataru translokasi (pemindahan). tumbuhan meklakukan beberapa aktivitas. difusi – osmosis c. osmosis . dan transpirasi (pelepasan air melalui stomata).RANGKUMAN (1) Untuk memenuhi kebutuhan materi dan mempertahankan keseimbangan fisiologi di dalam tubuh. (4) Pengangkutan hasil fotosintesis melalui pembuluh tapis (floem) (5) Transportasi ekstravaskuler adalah pengangkutan air atau larutan di luar berkas pembuluh angkut. daya isap daun d. (2) Pengangkutan bahan-bahan pada tumbuhan terjadi melalui proses difusi. diantaranya adalah absorpsi (penyerapan). Kalau larutan/gas bergerak dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah tanpa selaput batas disebut peristiwa : a.osmosis. transpor simplas 2. dan transfor aktif. proses transpirasi b. transportasi (pengangkutan).

daya isap daun c. mikronutrien b. Yang diangkut oleh pembuluh tapis dari jaringan daun keseluruh bagian tumbuhan yaitu : a. Transportasi di dalam xilem dipengaruhi hal-hal berikut. daya kapilaritas b. Yang tidak termasuk faktor dalam mempengaruhi suatu proses difusi yaitu : a. jumlah air d. Hitunglah jawaban anda yang benar. tekanan d. suhu b. plsmolisis c.89 % 70 . Kemudian gunakan rumus di bawah ini : Jumlah jawaban yang benar Tingkat penguasaan = --------------------------------. Cocokanlah jawaban Anda dengan kunci jawaban tes formatif 3 yang terdapat di bagian akhir modul ini. air dan mineral d. kecuali : a. difusi d. partikel absortif 5. karbohidrat c.x 100 % 5 Arti tingkat penguasaan yang Anda capai : 90 – 100 % 80 . kepekatan zat c. imbibisi 3. tekanan akar e.b.79 % < 69 % = baik sekali = baik = cukup = kurang . unsur esensial 4.

Plasmolisisa : peristiwa lepasnya plasmalema (membran plasma)dari dinding sel karena dehidrasi (hilangnya air sel) bila sel berada di lingkungan larutan yang hipertonis. molekul zat terlarut. . masuknya cairan atau zat terlarut ke dalam sel atau jariangan.Osmosis : merupakan difusi air dari daerah yang memiliki potensial air lebih tinggi ke daerah yang potensial airnya lebih rendah.Difusi : gerakan penyebaran suatu molekul (air. misalnya molekul air dengan dinding kaca atau permukaan benda.Isotonik : suatu keadaan dari dua larutan yang samanilai osmosisnya. . . . gas atau ion ) dari daerah yang konsentrasinya tinggi ke daerah yang konsentrasinya rendah.Kohesi :daya tarik menarik antara dua molekul berbeda. . . melalui membran semi atau selektif permeabel .Absorpsi : penyerapan . Tetapi.Kapilaritas : daya adhesif dan kohesif yang menggerakan air naik di dalam pipa kapiler.Bila tingkat penguasaan Anda mencapai 80 % ke atas.Imbibisi : peresapan atau penyusupan air pada suatu ruang antar sel atau dinding sel tumbuhan. bila masih di bawah 80 % Anda harus mengulang dulu bagian yang tidak dikuasai. Glosarium . berarti Anda sudah baik dalam menguasai materi itu. . dua larutan yang memiliki tekanan osmosis yang sama.