P. 1
Hukum Mim Dan Nun Tasydid

Hukum Mim Dan Nun Tasydid

|Views: 979|Likes:
Published by Dyna Prasetya

More info:

Published by: Dyna Prasetya on Feb 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2012

pdf

text

original

TAJWID

y Hukum mim dan nun tasyid
Hukum mim dan nun tasydid juga disebut sebagai wajibal ghunnah ( ) yang bermakna bahwa pembaca wajib untuk mendengungkan bacaan. Maka jelaslah yang bacaan bagi kedua-duanya adalah didengungkan. Hukum ini berlaku bagi setiap huruf mim dan nun yang memiliki tanda syadda atau bertasydid ( Contoh:

dan ).

y Hukum alif lam ma'rifah
Alif lam ma'rifah adalah dua huruf yang ditambah pada pangkal/awal dari kata yang bermakna nama atau isim .Terdapat dua jenis alif lam ma'rifah yaitu qamariah dan syamsiah. Alif lam qamariah ialah lam yang diikuti oleh 14 huruf hijaiah, seperti:

1. 2. 3. 4.

alif/hamzah( ) ba' ( ) jim ( ) ha' ( )

5. 6. 7. 8.

kha' ( ) 'ain ( ) ghain ( ) ya' ( )

9. fa' ( ) 10. qaf ( ) 11. kaf ( ) 12. ha' ( )

13. mim ( ) 14. wau ( )

Hukum alif lam qamariah diambil dari bahasa arab yaitu al-qamar ( ) yang artinya adalah bulan. Maka dari itu, cara membaca alif lam ini adalah dibacakan secara jelas tanpa meleburkan bacaannya. Alif lam syamsiah ialah lam yang diikuti oleh 14 huruf hijaiah seperti:

1. 2. 3. 4.

ta' ( ) tha' ( ) dal ( ) dzal ( )

5. 6. 7. 8.

ra' ( ) zai ( ) sin ( ) syin ( )

9. sod ( ) 10. dhod ( ) 11. tho ( ) 12. zho ( )

13. nun ( ) 14. lam ( )

Nama asy-syamsiah diambil dari bahasa Arab ( ) yang artinya adalah matahari. Maka dari itu, cara membaca alif lam ini tidak dibacakan melainkan dileburkan kepada huruf setelahnya.

Idgham mutajanisain ( . Contoh: . Setiap ra' yang berharakat atas atau fathah.yang serupa) ialah pertemuan antara dua huruf yang sama sifat dan makhrajnya (tempat keluarnya) dal bertemu dal dan sebagainya. qaf bertemu kaf dan tha' bertemu dzal. Contoh: 3. Bacaan ra' harus dikasarkan apabila: 1. Contoh: . Maka dari itu. Terdapat tiga jenis idgham: 1. lam dan ra' serta dzal dan zha. halus atau tipis. Idgham mutamathilain ( . atau harus dikasarkan dan ditipiskan.yang sejenis) ialah pertemuan antara dua huruf yang sama makhrajnya tetapi tidak sama sifatnya seperti ta' dan tha. 2. Terdapat tiga cara yaitu kasar atau tebal. Contoh: 2.y Hukum idgham Idgham ( ) adalah berpadu atau bercampur antara dua huruf atau memasukkan satu huruf ke dalam huruf yang lain. seperti ba' bertemu mim. Hukum adalah wajib diidghamkan. Idgham mutaqaribain ( . Setiap ra' yang berbaris mati atau berharakat sukun dan huruf sebelumnya berbaris atas atau fathah. bacaan idgham harus dilafazkan dengan cara meleburkan suatu huruf kepada huruf setelahnya.yang hampir) ialah pertemuan dua huruf yang sifat dan makhrajnya hampir sama. Contoh: y Hukum ra' Hukum ra' adalah hukum bagaimana membunyikan huruf ra' dalam bacaan.

Ra' berbaris mati yang huruf sebelumnya berbaris bawah atau kasrah. Contoh: 4.3. sod ( ). dan y Qalqalah Qalqalah ( ) adalah bacaan pada huruf-huruf qalqalah dengan bunyi seakan-akan berdetik atau memantul. . Setiap ra' yang berbaris bawah atau kasrah. qaf ( ). tha ( ). dhad ( ). Ra' berbaris mati dan sebelumnya huruf yang berbaris bawah atau kasrah tetapi ra' tadi berjumpa dengan huruf isti'la'. Contoh: Isti'la' ( zha ( ). Contoh: Bacaan ra' yang harus dikasarkan dan ditipiskan adalah apabila setiap ra' yang berbaris mati yang huruf sebelumnya berbaris bawah dan kemudian berjumpa dengan salah satu huruf isti'la'. Ra' mati yang sebelumnya juga huruf berbaris bawah atau kasrah tetapi tidak berjumpa dengan huruf isti'la'. Setiap ra' yang sebelumnya terdapat mad lain Contoh: 3. ): terdapat tujuh huruf yaitu kha' ( ). Contoh: 2. Contoh: Bacaan ra' yang ditipiskan adalah apabila: 1.

qalqalah dilakukan apabila bacaan diwaqafkan tetapi tidak diqalqalahkan apabila bacaan diteruskan. Qalqalah besar yaitu apabila salah satu daripada huruf qalqalah itu dimatikan karena waqaf atau berhenti. tidak memutuskan di tengah-tengah ayat atau bacaan. dan tidak memengaruhi arti dan makna dari bacaan karena tidak memiliki kaitan dengan bacaan atau ayat yang sebelumnya maupun yang sesudahnya.waqaf memadai .yaitu mewaqafkan bacaan atau ayat tanpa memengaruhi makna atau arti. (kaaf) . Qalqalah kecil yaitu apabila salah satu daripada huruf qalqalah itu berbaris mati dan baris matinya adalah asli karena harakat sukun dan bukan karena waqaf. Terdapat empat jenis waqaf yaitu: (taamm) . 3.waqaf buruk . namun bacaan tersebut masih berkaitan dengan bacaan sesudahnya. wakaf ini harus dihindari karena bacaan yang diwaqafkan masih berkaitan lafaz dan maknanya dengan bacaan yang lain.yaitu mewaqafkan atau memberhentikan pada suatu bacaan secara sempurna. (Qabiih) . 2. Contoh: . manakala dari sudut istilah tajwid ialah menghentikan bacaan sejenak dengan memutuskan suara di akhir perkataan untuk bernapas dengan niat ingin menyambungkan kembali bacaan. . Contoh: . tidak memutuskan di tengah-tengah ayat atau bacaan. 4. Dalam keadaan ini. 1.waqaf baik . namun ayat tersebut masih berkaitan makna dan arti dari ayat sesudahnya.waqaf sempurna . (Hasan) . qaf ( ) 4. tha ( ) 5. jim ( ) 2. 2.yaitu mewaqafkan atau memberhentikan pada suatu bacaan yang dibaca secara sempurna. ba' ( ) Qalqalah terbagi menjadi dua jenis: 1. y Waqaf ( ) Waqaf dari sudut bahasa ialah berhenti atau menahan.Huruf qalqalah ada lima yaitu 1.yaitu mewaqafkan atau memberhentikan bacaan secara tidak sempurna atau memberhentikan bacaan di tengah-tengah ayat. dal ( ) 3.

tanda jim ( ) adalah Waqaf Jaiz. tanda qaf ( ) merupakan singkatan dari "Qiila alayhil waqf" yang bermakna "telah dinyatakan boleh berhenti pada wakaf sebelumnya".Tanda-tanda waqaf 1. Waqaf ini akan muncul sebanyak dua kali di mana-mana saja dan cara membacanya adalah harus berhenti di salah satu tanda tersebut.. 6. 2. tanda Waqfah ( ) bermaksud sama seperti waqaf saktah ( ). tidak perlu berhenti pada tanda kedua dan sebaliknya. tanda zha ( ) bermaksud lebih baik tidak berhenti. Tanda tersebut biasanya muncul pada kalimat yang biasanya pembaca akan meneruskannya tanpa berhenti. maka dari itu lebih baik berhenti walau kadang kala boleh diwasalkan. Wakaf Lazim disebut juga Wakaf Taamm (sempurna) karena wakaf terjadi setelah kalimat sempurna dan tidak ada kaitan lagi dengan kalimat sesudahnya. Dengan kata lain. maka dari itu meneruskan bacaan tanpa mewaqafkannya adalah lebih baik. dalam kata lain lebih diperbolehkan berhenti pada waqaf sad. Tanda mim ( ). tanda sad ( ) disebut juga dengan Waqaf Murakhkhas. tanda bertitik tiga ( . pembaca haruslah berhenti seketika tanpa mengambil napas baru untuk meneruskan bacaan. 12.. Tanda mim ( ) disebut juga dengan Waqaf Lazim. 11. maka tidak dibenarkan untuk berhenti dan jika berada di penghujung ayat. yaitu berhenti di akhir kalimat sempurna. Tanda ini muncul kadang-kala pada penghujung mahupun pertengahan ayat. tanda Qif ( ) bermaksud berhenti! yakni lebih diutamakan untuk berhenti. 5. namun harus berhenti lebih lama tanpa mengambil napas. tanda sad-lam-ya' ( ) merupakan singkatan dari "Al-washl Awlaa" yang bermakna "wasal atau meneruskan bacaan adalah lebih baik". tanda tho ( ) adalah tanda Waqaf Mutlaq dan haruslah berhenti. menunjukkan bahwa lebih baik untuk tidak berhenti namun diperbolehkan berhenti saat darurat tanpa mengubah makna. Jika sudah berhenti pada tanda pertama. . tanda sin ( ) atau tanda Saktah ( ) menandakan berhenti seketika tanpa mengambil napas. makna dari waqaf ini serupa dengan waqaf yang sebelumnya muncul. . 8. tanda kaf ( ) merupakan singkatan dari "Kadzaalik" yang bermakna "serupa". maka dari itu lebih baik meneruskan bacaan walaupun boleh diwaqafkan. 4. Perbedaan antara hukum tanda zha dan sad adalah pada fungsinya.. Jika ia muncul di pertengahan ayat. 7. pembaca tersebut boleh berhenti atau tidak. tanda sad-lam ( ) merupakan singkatan dari "Qad yuushalu" yang bermakna "kadang kala boleh diwasalkan".) yang disebut sebagai Waqaf Muraqabah atau Waqaf Ta'anuq (Terikat). 10. tanda Laa ( ) bermaksud "Jangan berhenti!". memiliki kemiripan dengan tanda tajwid iqlab. 14. 9. 13.. Dengan kata lain. namun sangat jauh berbeda dengan fungsi dan maksudnya. Lebih baik berhenti seketika di sini walaupun diperbolehkan juga untuk tidak berhenti. 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->