` KATA PENGHUBUNG

KATA PENGGABUNG/KONJUNGSI
adalah kata tugas yang menghubungkan dua klausa, kalimat atau paragraf

JENIS-JENIS KONJUNGSI
w konjungsi koordinatif
w konjungsi subordinatif
w konjungsi korelatif
w konjungsi antarkalimat
w konjungsi antarparagraf


w Konjungsi Koordinatif
adalah konjungsi yang menggabungkan dua klausa yang kedudukannya setara atau
sederajat.
Jenis:
a. Konjungsi yang menandai hubungan penjumlahan, penambahan, dan
kelanjutan/perluasan.
Konjungsi yang digunakan: dan, lalu, serta, kemudian



dun penundu hubungun pen|umluhun/penumbuhun
lulu, kemudlun penundu hubungun kelun|utun

Pumun memberl suyu dun udlk suyu uung.
Kuml dutung ke rumuh ltu, lulu menunyukun keuduun Rlnto kepudu lbunyu.



c. Konjunsi yang menandai hubungan perlawanan/pertentangan. Konjungsi yang
digunakan: sedangkan, melainkan, tetapi, padahal, dan namun.
Contoh:
@ Anak itu belum bersekolah, tetapi dia sudah bisa membaca surat kabar.
@ Saya tidak membaca buku itu, melainkan hanya melihat sampulnya saja.
@ Ibunya pura-pura tidak tahu, padahal ia mengetahui persembunyian anaknya.


2. Konjungsi Subordinatif
adalah konjungsi yang menggabungkan dua klausa atau lebih yang memiliki hubungan
bertingkat / yang tidak sama status dan derajatnya
Penggunaan konjungsi subordinatif menghasilkan kalimat majemuk bertingkat.



&ontoh:
w Pesuwut ltu meleduk seteluh duu menlt lepus lundus.
w Pertundlngun ukun dllun|utkun kuluu hu|un benur-benur teluh berhentl.
w Rlun bungun terlumbut sehlnggu telut sumpul dl sekoluh.
w Rubur bercerumuh sepertl dul kondung bercerumuh.
w (rsut tetup berungkut ke sekoluh wuluupun kesehutunnyu kurung bulk.

3. Kullmut Korelutlf
uduluh kullmut yung dl dulumnyu terduput kon|ungsl korelutlf, yultu kon|ungsl yung
terdlrl utus duu buglun yung dlplsuhkun oleh suluh sutu kutu, fruse, utuu kluusu yung
dlhubungkun.
Hubungun keduu unsur ltu memlllkl deru|ut yung sumu.
penggunuun kon|ungsl korelutlf menghusllkun kullmut korelutlf. Kullmut korelutlf
umumnyu berupu kullmut mu|emuk.

Kutu Penghubung Korelutlf:
w 7lduk hunyu ..., tetupl |ugu ...
w 7lduk hunyu ..., buhkun ...
w %ukunnyu ..., melulnkun ...
w se) mukln ..., se) mukln ...
w -ungunkun ..., ... pun ...
w %ulk ..., muupun ...
w 'emlklun rupu) ... utuu ...
w (ntuh ... entuh ...
w 6edemlklun rupu ... 6ehlnggu ...
w Klun ..., klun ...
w %ukun hunyu ... Numun |ugu ...



&ontoh:
1. %ulk kukuk muupun udlknyu suku membucu komlk.
w Kltu tlduk hunyu hurus mendengurkun berltu dl televlsl dun rudlo, tetupl |ugu hurus
membucu berltu dl surut kubur dun mu|uluh.
w $nuk ltu berbuhusu uslng demlklun luncurnyu sehlnggu uku kugum mendengurnyu.
w Kltu hurus menghuful dlulog drumu lnl sedemlklun rupu hufulnyu sehlnggu tlduk udu
yung lupu lugl.


w %ulk $ndu, temun $ndu lnl, muupun yung lulnnyu hurus menggunukun buhusu Indoneslu
yung bulk dun benur upubllu berblcuru dengun guru dl kelus.
w $pukuh mumpu utuu tlduk, $ndu hurus berunl menggunukun buhusu yung buru dlpelu|url.
w -ungunkun $ndu yung buru belu|ur buhusu Inggrls, orung yung suduh lumu belu|ur pun
muslh udu yung suluh penggunuunnyu.
w (ntuh betul entuh tlduk, dlu berunl men|uwub pertunyuun orung uslng ltu dengun buhusu
lnggrls.

w Kon|ungsl unturkullmut
uduluh kon|ungsl yung menghubungkun sutu kullmut dengun kullmut yung luln.
kon|ungsl lnl selulu memulul suutu kullmut yung buru dun huruf pertumunyu dltulls
dengun huruf kupltul.
&ontoh:
w blurpun demlklun/begltu
sekullpun demlklun/begltu
wuluupun
demlklun/begltu


Kon|ungsl dl utus menyutukun kesedluun untuk melukukun sesuutu yung berbedu utuu pun
bertentungun dengun yung dlnyutukun pudu kullmut sebelumnyu.
&ontoh:
Kuml tlduk sependuput dengun dlu. %lurpun begltu, kuml tlduk ukun menghulunglnyu.

w 0esklpun demlklun/begltu
kemudlun
sesuduh ltu
selun|utnyu
0enyutukun kelun|utun durl perlstlwu utuu keuduun pudu kullmut sebelumnyu.
contoh:
0ereku berbelun|u ke Glodok. 6esuduh ltu, mereku pergl ke 6uudurunyu dl $ncol.

w 7umbuhun pulu, lugl pulu, seluln ltu
menyutukun udunyu hul utuu perlstlwu utuu keuduun pudu kullmut sebelumnyu.
&ontoh:
Puk Husylm terkenu penyuklt kenclng munls. 6eluln ltu, dlu |ugu mengldup tekunun duruh
tlnggl.
w 6ebullknyu
0engucu ke kebullkun durl yung dlnyutukun sebelumnyu.
&ontoh;
Pen|uhut ltu tlduk menglnduhkun tembukun perlngutun. 6ebullknyu, dlu meluwun pollsl
dengun belutl.

w sesungguhnyu, buhwusunyu
menyutukun keuduun yung sebenurnyu.
&ontoh:
0usuluh yung dlhuduplnyu memung guwut. 6esungguhnyu, musuluh ltu suduh dlrumulkun
sebelumnyu.
w 0uluhun), buhkun
0enguutkun keuduuun yung dlnyutukun sebelumnyu.
&ontoh:
Puk $mlr suduh tuhu soul ltu. %uhkun, dlu suduh mulul menungunlnyu.



w 'engun demlklun
0enyutukun konsekuensl
&ontoh:
'lu suduh tlgu hurl tlduk sekoluh. 'engun demlklun, dlu suduh luyuk untuk menduput
perlngutun durl sekoluh.

w 2leh kurenu ltu, oleh sebub ltu
0enyutukun uklbut
&ontoh:
suduh tlgu hurl Rlsu tlduk musuk sekoluh. 2leh kurenu ltu, dlu menduput surut perlngutun
durl kepulu sekoluh.

w 6ebelum ltu
0enyutukun ke|udlun yung menduhulul hul yung dlnyutukun sebelumnyu.
&ontoh:
Kuk %uhursyuh menguwull sumbutunnyu dengun ucupun sulum. 6ebelum ltu,
mengungguk dun tersenyum kepudu puru penonton.
5. Kon|ungsl unturpurugruf
uduluh kon|ungsl yung menghubungkun purugruf sutu dengun purugruf yung lulnnyu.
Kepuduun unturpurugruf duput dlllhut durl pemukulun kutu yung menghubungkun purugruf-
purugruf ltu.
Penggununnyu hurus berdusurkun muknu yung terkundung pudu purugruf sebelumnyu.
Yung luzlm dlpukul: udupun, ukun hul, mengenul, dulum pudu ltu
&ontoh:
w $dupun terbongkurnyu ruhuslu buhwu dl buwuh pohon ltu terslmpun hurtu kurun,
bermulu durl cerltu Puk Klsuh yung pernuh men|udl pembuntu ru|u dun turut menunum
hurtu tersebut beberupu puluh tuhun yung lulu.
w $kun hul lumurunnyu men|udl suluh seorung guru dl 6ekoluh 'usur Inpres ruyu lnl
teluh kuml blcurukun dulum ruput guru mlnggu yung lulu. 'ulum wuktu dekut kltu ukun
mengetuhul husllnyu: dlterlmu utuu tlduk.
w 0engenul kelnglnun pemudu ltu mempersuntlng unuk gudls puk Luruh semuu orung
teluh muklum. Yung men|udl musuluh luluh upukuh pukk Luruh menerlmunyu men|udl
menuntu utuu tlduk.


w 'ulum pudu ltu puru oemudu desu lnl menertuwukun suyu kurenu suyu lngln beternuk
lebuh dun menunum |umur. 0ereku sungsl upuyu dun usuhu suyu berhusll.
w $lklsuh muku pudu musu dulu memerlntuhluh seorung ru|u yung urlf bl|uksunu dl dueruh
lnl.
w $rklun buglndu ru|u yung urlf bl|uksunu ltu mempunyul tu|uh orung puterl yung cuntlk
|elltu yung tlduk udu bundlngunnyu dl keru|uun ltu.

w 6yuhdun muku pudu suutu hurl dutungluh seorung lelukl tuu yung bungkuk dun sungut
mengerlkun ke lstunu ru|u dun mengemukukun nlut untuk melumur puterl ru|u men|udl
lstrlnyu.
w 6ebermulu pudu zumun duhulu ltu dutungluh mulupetuku yung duhsyut memusnuhkun
dueruh lnl dengun ulr buh yung gunus. 6eteluh ltu orung menumul dueruh ltu էkelenglengenը,
yung bermuknu էtenggelumը utuu էterbenumը. %egltuluh cerltunyu usul mulu numu desu ltu
men|udl 'esu Kelenglengun.

-enls kon|ungsl luln yung serlng dlgunukun:
w Kon|ungsl yung menyutukun tumbuhun pudu sesuutu yung teluh dlsebutkun sebelumnyu :
begltu pulu, demlklun |ugu, tumbuhun lugl, dl sumplng ltu, keduu, dun ukhlrnyu.
w Kon|ungsl yung menyutukun pertentungun dengun sesuutu yung teluh dlsebutkun
sebelumnyu: bugulmunupun |ugu, sebullknyu, dun numun.
w Kon|ungsl yung menyutukun perbundlngun: sebugulmunu dun sumu hulnyu
w Kon|ungsl yung menyutukun uklbut utuu husll: oleh kurenu ltu, |udl, dun uklbutnyu.


w Kon|ungsl yung menyutukun tu|uun: untuk muksud ltu, untuk mencupul hul ltu, dun untuk
ltuluh.
w Kon|ungsl yung menyutukun lntenslflkusl: rlngkusnyu, securu slngkut, dun pudu lntlnyu.
w Kon|ungsl yung menyutukun wuktu: sementuru ltu, dun kemudlun
w Kon|ungsl yung menyutukun temput: dl slnlluh dun berdumplngun dengun.

‡ KALIMAT MAJEMUK
Kalimat Majemuk adalah kalimat yang terdiri atas dua atau lebih pola kalimat atau klausa.



‡ Kalimat Majemuk Setara
adalah kalimat yang hubungan antara unsur-unsurnya bersifat setara atau
sederajat.
Berdasarkan konjungsi yang digunakannya, KMS terbagi menjadi tiga macam:
‡ Kalimat Majemuk Penjumlahan, ditandai oleh konjungsi lalu, dan, kemudian
contoh:
Ibu membaca buku dan ayah membersihkan kebun

‡ Kalimat Majemuk Pemilihan
Ditandai oleh konjungsi atau
Kami harus ikut membantu pekerjaan itu atau menjaga adik yang masih kecil-kecil.
3). Kalimat Majemuk Pertentangan
Ditandai oleh konjungsi tetapi, melainkan.
Saya tidak membaca buku ini, melainkan hanya memelihat sampulnya.
Kemajuan ilmu pengetahuan banyak menguntungkan manusia, tetapi kadang-kadang
mengancam manusia.
2. Kalimat Majemuk Bertingkat
adalah kalimat yang hubungan antara unsur-unsurnya tidak sederajat. Salah satu
unsurnya ada yang menduduki induk kalimat, sedangkan unsur yang lain sebagai anak
kalimat.
Terdiri atas:
‡ Kalimat Majemuk Hubungan Waktu, ditandai oleh konjungsi: sejak saat, ketika,
sewaktu, setelah, sampai, manakala, dsb
(1) Sejak ayah berangkat, dia belum datang lagi ke sini.

‡ Peristiwa itu terjadi sewaktu keluargaku sedang dalam suasana berkabung.
‡ Selagi Bapak bepergian, kami berdua sering dibawa Kakan ke sawah.
‡ Hampir semua penumpang tertidur manakala bus sampai doi kota Bandung.
‡ Ia baru kembali dari desa setelah biaya untukmelnjutkan sekolahnya tidak ada.
2) kalimat Majemuk Hubungan Syarat
ditandai oleh konjungai jika, seandainya, andaikan, asalkan, apabila.
‡ Jika Anda mau mendengarnya, saya tentu senang sekali.
‡ Kami akan segera pulang seandainya kakak tidak datang hari ini.
‡ Hatiku bertambah ciut apabila aku teringat bahwa akulah yang tertua.
‡ Pembangunan ini pasti berhasil andaikan seluruh warga negara turut mengambil bagian.

3) Kalimat Majemuk Hubungan Tujuan
ditandai oleh konjungsi: agar, supaya, biar, untuk.
‡ Saya bekerja sampai malam biar anak saya dapat melanjutkan sekolahnya.
‡ Saya sengaja meninggalkan rumah agar adik-adik kami bisa mandiri.
‡ Kalimat Majemuk Hubungan Konsesif, ditandai oleh konjungsi: walaupun, meskipun,
sekalipun, biarpun, kendatipun, sungguhpun.
a) Walaupun hatinya sangat sedih, dia tidak pernah menangis di hadapanku.
‡ Ibunya terus menjahit sampai tengah malam sungguhpun dia telah merasakan adanya
kelainan dalam dadanya.
‡ Ibu melepaskan Anto pergi betapa pun besar cintanya.
‡ Kalimat Majemuk Hubungan Perbandingan, ditandai oleh konjungsi: daripada,
sebagaimana, alih-alih
Daripada menganggur, lebih baik kamu mengolah kebun orang tuamu saja.
Saya akan menolongmu sebagaimana ayahmu juga menolong keluargaku.
Alih-alih naik kereta api, ia memilih naik pesawat terbang.

‡ Kalimat Majemuk Hubungan Sebab, ditandai oleh konjungsi: sebab, karena, oleh karena.
Pekerjaan di perusahaan itu saya lepaskan sebab saya sudah memutuskan untuk kuliah
kembali.
Karena tiga hari tidak masuk sekolah, Andi mendapat peringatan keras dari kepala
sekolah.
7) Kalimat Majemuk Hubungan Akibat, ditandai oleh konjungsi: sehingga, sampai-sampai,
maka.
@ Ia terlalu bekerja keras sehingga jatuh sakit
@ kami tidak setuju, maka kami protes.

‡ Kalimat Majenuk Hubungan Cara, ditandai oleh konjungsi dengan.
@ Dengan cara menggendongnya, anak itu ia bawa ke rumah orang tuanya.
@ Pemburu itu menunggu di atas bukit dengan jari telunjuknya melekat pada
pelatuk senjatanya.


‡ Kalimat Majemuk Hubungan Sangkalan, ditandai oleh konjungsi: seolah-olah, seakan-
akan.
@ Keadaan di dalam kota kelihatan tenang , seolah-olah tidak ada suatu apapun
yang terjadi.
@ Dia diam saja seakan-akan dia tidak mengetahui persoalan yang terjadi.
‡ Kalimat Majemuk Hubungan Kenyataan, ditandai oleh konjungsi: padahal, sedangkan.
@ Pura-pura tidak tahu padahal dia tahu banyak.
@ Para tamu sudah siap, sedangkan kita belum siap.
‡ Kalimat Majemuk Hasil, ditandai oleh konjung: makanya.
@ Tempat ini licin, makanya kamu jatuh.
@ Yang datang berwajah seram, makanya saya lari ketakutan.
‡ Kalimat Majemuk Hubungan Penjelasan, ditandai oleh konjungsi: bahwa, yaitu
@ Berkas riwayat hidupnya menunjukkan bahwa dia adalah seorang
pelajarteladan.
@ Kebun ini telah dibersihkan ayah, yaitu dengan memangkas dan menebang
belukar yang tumbuh di sekitarnya.
‡ Kalimat Majemuk Hubungan Atributif, ditandai oleh konjungsi: yang.
@ Pamannya yang tinggal di Bogor itu, sedang di rawat di rumah sakit.
@ Istrinya yang datang bersama dia itu, seorang insinyur.
‡ Kalimat Majemuk Campuran
adalah gabungan antara kalimat majemuk setara dengan kalimat majemuk bertingkat.
Sekurang-kurangnya terdapat tiga inti kalimat atau tiga klausa.

Contoh:
‡ Pekerjaan itu telah selesai ketika kakak datang dan ibu selesai memasak.
Klausa utama : pekerjaan itu telah selesai
Klausa bawahan : (a) kakak datang
(b) ibu selesai memasak
‡ Orang tua yang sedang duduk-duduk dipinggir kolam dan membuka-buka koran itu,
adalah tetangga kami.
Klausa utama : orang tua itu adalah tetangga kami






RUHODWLI   DGDODKNDOLPDW\DQJGLGDODPQ\DWHUGDSDWNRQMXQJVLNRUHODWLI\DLWXNRQMXQJVL\DQJ WHUGLULDWDVGXDEDJLDQ\DQJGLSLVDKNDQROHKVDODKVDWXNDWDIUDVHDWDXNODXVD\DQJ GLKXEXQJNDQ   +XEXQJDQNHGXDXQVXULWXPHPLOLNLGHUDMDW\DQJVDPD   SHQJJXQDDQNRQMXQJVLNRUHODWLIPHQJKDVLONDQNDOLPDWNRUHODWLI.DWD3HQJKXEXQJ.DOLPDW.RUHODWLI    &RQWRK  w w w w w w w w w w w 7LGDNKDQ\DWHWDSLMXJD 7LGDNKDQ\DEDKNDQ %XNDQQ\DPHODLQNDQ VH.DOLPDWNRUHODWLI XPXPQ\DEHUXSDNDOLPDWPDMHPXN     .&RQWRK w w w w w  3HVDZDWLWXPHOHGDNVHWHODKGXDPHQLWOHSDVODQGDV 3HUWDQGLQJDQDNDQGLODQMXWNDQNDODXKXMDQEHQDUEHQDUWHODKEHUKHQWL 5LDQEDQJXQWHUODPEDWVHKLQJJDWHODWVDPSDLGLVHNRODK 5DEDUEHUFHUDPDKVHSHUWLGDLNRQGDQJEHUFHUDPDK (UVDWWHWDSEHUDQJNDWNHVHNRODKZDODXSXQNHVHKDWDQQ\DNXUDQJEDLN .

PDNLQ VH.

PDNLQ -DQJDQNDQSXQ %DLNPDXSXQ 'HPLNLDQ UXSD.

DWDX (QWDKHQWDK 6HGHPLNLDQUXSD6HKLQJJD .LDQNLDQ %XNDQKDQ\D1DPXQMXJD %DLNNDNDNPDXSXQDGLNQ\DVXNDPHPEDFDNRPLN .LWDWLGDNKDQ\DKDUXVPHQGHQJDUNDQEHULWDGLWHOHYLVLGDQUDGLRWHWDSLMXJDKDUXV PHPEDFDEHULWDGLVXUDWNDEDUGDQPDMDODK $QDNLWXEHUEDKDVDDVLQJGHPLNLDQODQFDUQ\DVHKLQJJDDNXNDJXPPHQGHQJDUQ\D .LWDKDUXVPHQJKDIDOGLDORJGUDPDLQLVHGHPLNLDQUXSDKDIDOQ\DVHKLQJJDWLGDNDGD \DQJOXSDODJL w w w  .

RQMXQJVLDQWDUNDOLPDW DGDODKNRQMXQJVL\DQJPHQJKXEXQJNDQVDWXNDOLPDWGHQJDQNDOLPDW\DQJODLQ NRQMXQJVLLQLVHODOXPHPXODLVXDWXNDOLPDW\DQJEDUXGDQKXUXISHUWDPDQ\DGLWXOLV GHQJDQKXUXINDSLWDO w &RQWRK ELDUSXQGHPLNLDQEHJLWX  VHNDOLSXQGHPLNLDQEHJLWX  ZDODXSXQ  GHPLNLDQEHJLWX   .QGRQHVLD \DQJEDLNGDQEHQDUDSDELODEHUELFDUDGHQJDQJXUXGLNHODV $SDNDKPDPSXDWDXWLGDN$QGDKDUXVEHUDQLPHQJJXQDNDQEDKDVD\DQJEDUXGLSHODMDUL -DQJDQNDQ$QGD\DQJEDUXEHODMDUEDKDVD.QJJULVRUDQJ\DQJVXGDKODPDEHODMDUSXQ PDVLKDGD\DQJVDODKSHQJJXQDDQQ\D (QWDKEHWXOHQWDKWLGDNGLDEHUDQLPHQMDZDESHUWDQ\DDQRUDQJDVLQJLWXGHQJDQEDKDVD LQJJULV .DPLWLGDNVHSHQGDSDWGHQJDQGLD%LDUSXQEHJLWXNDPLWLGDNDNDQPHQJKDODQJLQ\D           w w 0HVNLSXQGHPLNLDQEHJLWX NHPXGLDQ VHVXGDKLWX VHODQMXWQ\D 0HQ\DWDNDQNHODQMXWDQGDULSHULVWLZDDWDXNHDGDDQSDGDNDOLPDWVHEHOXPQ\D FRQWRK 0HUHNDEHUEHODQMDNH*ORGRN6HVXGDKLWXPHUHNDSHUJLNH6DXGDUDQ\DGL$QFRO 7DPEDKDQSXODODJLSXODVHODLQLWX PHQ\DWDNDQDGDQ\DKDODWDXSHULVWLZDDWDXNHDGDDQSDGDNDOLPDWVHEHOXPQ\D &RQWRK 3DN+DV\LPWHUNHQDSHQ\DNLWNHQFLQJPDQLV6HODLQLWXGLDMXJDPHQJLGDSWHNDQDQGDUDK WLQJJL    6HEDOLNQ\D 0HQJDFXNHNHEDOLNDQGDUL\DQJGLQ\DWDNDQVHEHOXPQ\D &RQWRK 3HQMDKDWLWXWLGDNPHQJLQGDKNDQWHPEDNDQSHULQJDWDQ6HEDOLNQ\DGLDPHODZDQSROLVL GHQJDQEHODWL VHVXQJJXKQ\DEDKZDVDQ\D w w  w . w w w w    %DLN$QGDWHPDQ$QGDLQLPDXSXQ\DQJODLQQ\DKDUXVPHQJJXQDNDQEDKDVD.RQMXQJVLGLDWDVPHQ\DWDNDQNHVHGLDDQXQWXNPHODNXNDQVHVXDWX\DQJEHUEHGDDWDXSXQ EHUWHQWDQJDQGHQJDQ\DQJGLQ\DWDNDQSDGDNDOLPDWVHEHOXPQ\D &RQWRK .

   PHQ\DWDNDQNHDGDDQ\DQJVHEHQDUQ\D &RQWRK 0DVDODK\DQJGLKDGDSLQ\DPHPDQJJDZDW6HVXQJJXKQ\DPDVDODKLWXVXGDKGLUDPDONDQ VHEHOXPQ\D 0DODK DQ.

RQMXQJVLDQWDUSDUDJUDI  DGDODKNRQMXQJVL\DQJPHQJKXEXQJNDQSDUDJUDIVDWXGHQJDQSDUDJUDI\DQJODLQQ\D  .HSDGXDQDQWDUSDUDJUDIGDSDWGLOLKDWGDULSHPDNDLDQNDWD\DQJPHQJKXEXQJNDQSDUDJUDI SDUDJUDILWX  3HQJJXQDQQ\DKDUXVEHUGDVDUNDQPDNQD\DQJWHUNDQGXQJSDGDSDUDJUDIVHEHOXPQ\D  <DQJOD]LPGLSDNDLDGDSXQDNDQKDOPHQJHQDLGDODPSDGDLWX  &RQWRK w w w w   $GDSXQWHUERQJNDUQ\DUDKDVLDEDKZDGLEDZDKSRKRQLWXWHUVLPSDQKDUWDNDUXQ EHUPXODGDULFHULWD3DN.DN%DKDUV\DKPHQJDZDOLVDPEXWDQQ\DGHQJDQXFDSDQVDODP6HEHOXPLWX PHQJDQJJXNGDQWHUVHQ\XPNHSDGDSDUDSHQRQWRQ .QSUHVUD\DLQL WHODKNDPLELFDUDNDQGDODPUDSDWJXUXPLQJJX\DQJODOX'DODPZDNWXGHNDWNLWDDNDQ PHQJHWDKXLKDVLOQ\DGLWHULPDDWDXWLGDN 0HQJHQDLNHLQJLQDQSHPXGDLWXPHPSHUVXQWLQJDQDNJDGLVSDN/XUDKVHPXDRUDQJ WHODKPDNOXP<DQJPHQMDGLPDVDODKLDODKDSDNDKSDNN/XUDKPHQHULPDQ\DPHQMDGL PHQDQWXDWDXWLGDN w 'DODPSDGDLWXSDUDRHPXGDGHVDLQLPHQHUWDZDNDQVD\DNDUHQDVD\DLQJLQEHWHUQDN OHEDKGDQPHQDQDPMDPXU0HUHNDVDQJVLXSD\DGDQXVDKDVD\DEHUKDVLO .LVDK\DQJSHUQDKPHQMDGLSHPEDQWXUDMDGDQWXUXWPHQDQDP KDUWDWHUVHEXWEHEHUDSDSXOXKWDKXQ\DQJODOX $NDQKDOODPDUDQQ\DPHQMDGLVDODKVHRUDQJJXUXGL6HNRODK'DVDU.EDKNDQ 0HQJXDWNDQNHDGDDDQ\DQJGLQ\DWDNDQVHEHOXPQ\D &RQWRK 3DN$PLUVXGDKWDKXVRDOLWX%DKNDQGLDVXGDKPXODLPHQDQJDQLQ\D  'HQJDQGHPLNLDQ 0HQ\DWDNDQNRQVHNXHQVL &RQWRK  'LDVXGDKWLJDKDULWLGDNVHNRODK'HQJDQGHPLNLDQGLDVXGDKOD\DNXQWXNPHQGDSDW SHULQJDWDQGDULVHNRODK 2OHKNDUHQDLWXROHKVHEDELWX 0HQ\DWDNDQDNLEDW &RQWRK VXGDKWLJDKDUL5LVDWLGDNPDVXNVHNRODK2OHKNDUHQDLWXGLDPHQGDSDWVXUDWSHULQJDWDQ GDULNHSDODVHNRODK       w w     w        6HEHOXPLWX 0HQ\DWDNDQNHMDGLDQ\DQJPHQGDKXOXLKDO\DQJGLQ\DWDNDQVHEHOXPQ\D &RQWRK .

Berdasarkan konjungsi yang digunakannya.RQMXQJVL\DQJPHQ\DWDNDQWDPEDKDQSDGDVHVXDWX\DQJWHODKGLVHEXWNDQVHEHOXPQ\D EHJLWXSXODGHPLNLDQMXJDWDPEDKDQODJLGLVDPSLQJLWXNHGXDGDQDNKLUQ\D .RQMXQJVL\DQJPHQ\DWDNDQZDNWXVHPHQWDUDLWXGDQNHPXGLDQ .HOHQJOHQJDQ w w   -HQLVNRQMXQJVLODLQ\DQJVHULQJGLJXQDNDQ w w w w   .RQMXQJVL\DQJPHQ\DWDNDQWXMXDQXQWXNPDNVXGLWXXQWXNPHQFDSDLKDOLWXGDQXQWXN LWXODK .RQMXQJVL\DQJPHQ\DWDNDQDNLEDWDWDXKDVLOROHKNDUHQDLWXMDGLGDQDNLEDWQ\D w w w w  . Kalimat Majemuk Setara adalah kalimat yang hubungan antara unsur-unsurnya bersifat setara atau sederajat.w w  $ONLVDKPDNDSDGDPDVDGXOXPHPHULQWDKODKVHRUDQJUDMD\DQJDULIELMDNVDQDGLGDHUDK LQL $UNLDQEDJLQGDUDMD\DQJDULIELMDNVDQDLWXPHPSXQ\DLWXMXKRUDQJSXWHUL\DQJFDQWLN MHOLWD\DQJWLGDNDGDEDQGLQJDQQ\DGLNHUDMDDQLWX 6\DKGDQPDNDSDGDVXDWXKDULGDWDQJODKVHRUDQJOHODNLWXD\DQJEXQJNXNGDQVDQJDW PHQJHULNDQNHLVWDQDUDMDGDQPHQJHPXNDNDQQLDWXQWXNPHODPDUSXWHULUDMDPHQMDGL LVWULQ\D 6HEHUPXODSDGD]DPDQGDKXOXLWXGDWDQJODKPDODSHWDND\DQJGDKV\DWPHPXVQDKNDQ GDHUDKLQLGHQJDQDLUEDK\DQJJDQDV6HWHODKLWXRUDQJPHQDPDLGDHUDKLWX NHOHQJOHQJHQ  \DQJEHUPDNQD WHQJJHODP DWDX WHUEHQDP %HJLWXODKFHULWDQ\DDVDOPXODQDPDGHVDLWX PHQMDGL'HVD.RQMXQJVL\DQJPHQ\DWDNDQWHPSDWGLVLQLODKGDQEHUGDPSLQJDQGHQJDQ ‡ ‡ KALIMAT MAJEMUK Kalimat Majemuk adalah kalimat yang terdiri atas dua atau lebih pola kalimat atau klausa. KMS terbagi menjadi tiga macam: .RQMXQJVL\DQJPHQ\DWDNDQSHUEDQGLQJDQVHEDJDLPDQDGDQVDPDKDOQ\D .RQMXQJVL\DQJPHQ\DWDNDQSHUWHQWDQJDQGHQJDQVHVXDWX\DQJWHODKGLVHEXWNDQ VHEHOXPQ\DEDJDLPDQDSXQMXJDVHEDOLNQ\DGDQQDPXQ .RQMXQJVL\DQJPHQ\DWDNDQLQWHQVLILNDVLULQJNDVQ\DVHFDUDVLQJNDWGDQSDGDLQWLQ\D .

Kalimat Majemuk Pertentangan Ditandai oleh konjungsi tetapi. Jika Anda mau mendengarnya. Saya tidak membaca buku ini. andaikan. sedangkan unsur yang lain sebagai anak kalimat. ketika. setelah. Salah satu unsurnya ada yang menduduki induk kalimat. dsb (1) Sejak ayah berangkat. 2. Kalimat Majemuk Penjumlahan. Ia baru kembali dari desa setelah biaya untukmelnjutkan sekolahnya tidak ada. ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Peristiwa itu terjadi sewaktu keluargaku sedang dalam suasana berkabung. Selagi Bapak bepergian. saya tentu senang sekali. 2) kalimat Majemuk Hubungan Syarat ditandai oleh konjungai jika. Kami akan segera pulang seandainya kakak tidak datang hari ini. manakala. melainkan. ditandai oleh konjungsi lalu. kami berdua sering dibawa Kakan ke sawah. ditandai oleh konjungsi: sejak saat. Kalimat Majemuk Bertingkat adalah kalimat yang hubungan antara unsur-unsurnya tidak sederajat. sampai. ‡ ‡ ‡ . kemudian contoh: Ibu membaca buku dan ayah membersihkan kebun Kalimat Majemuk Pemilihan Ditandai oleh konjungsi atau Kami harus ikut membantu pekerjaan itu atau menjaga adik yang masih kecil-kecil. Hatiku bertambah ciut apabila aku teringat bahwa akulah yang tertua. asalkan. seandainya. tetapi kadang-kadang mengancam manusia. Terdiri atas: Kalimat Majemuk Hubungan Waktu. apabila. Kemajuan ilmu pengetahuan banyak menguntungkan manusia. sewaktu. melainkan hanya memelihat sampulnya.‡ ‡ 3). Hampir semua penumpang tertidur manakala bus sampai doi kota Bandung. dan. dia belum datang lagi ke sini.

maka. oleh karena. supaya. sampai-sampai. Kalimat Majemuk Hubungan Konsesif. Karena tiga hari tidak masuk sekolah. alih-alih Daripada menganggur. @ Ia terlalu bekerja keras sehingga jatuh sakit @ kami tidak setuju. kendatipun. a) Walaupun hatinya sangat sedih. Kalimat Majemuk Hubungan Sebab. biar. biarpun. ditandai oleh konjungsi: walaupun. Saya sengaja meninggalkan rumah agar adik-adik kami bisa mandiri. sekalipun. Alih-alih naik kereta api. Kalimat Majemuk Hubungan Perbandingan. untuk. dia tidak pernah menangis di hadapanku. Andi mendapat peringatan keras dari kepala sekolah. anak itu ia @ Pemburu itu menunggu di atas bukit dengan pelatuk senjatanya. bawa ke rumah orang tuanya.‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Pembangunan ini pasti berhasil andaikan seluruh warga negara turut mengambil bagian. 7) Kalimat Majemuk Hubungan Akibat. Pekerjaan di perusahaan itu saya lepaskan sebab saya sudah memutuskan untuk kuliah kembali. ditandai oleh konjungsi: sehingga. Ibu melepaskan Anto pergi betapa pun besar cintanya. ditandai oleh @ Dengan cara menggendongnya. ia memilih naik pesawat terbang. Saya akan menolongmu sebagaimana ayahmu juga menolong keluargaku. ‡ Kalimat Majenuk Hubungan Cara. meskipun. Saya bekerja sampai malam biar anak saya dapat melanjutkan sekolahnya. 3) Kalimat Majemuk Hubungan Tujuan ditandai oleh konjungsi: agar. konjungsi dengan. ditandai oleh konjungsi: sebab. sungguhpun. ditandai oleh konjungsi: daripada. sebagaimana. Ibunya terus menjahit sampai tengah malam sungguhpun dia telah merasakan adanya kelainan dalam dadanya. maka kami protes. jari telunjuknya melekat pada . karena. lebih baik kamu mengolah kebun orang tuamu saja.

Klausa utama : pekerjaan itu telah selesai Klausa bawahan : (a) kakak datang (b) ibu selesai memasak Orang tua yang sedang duduk-duduk dipinggir kolam dan membuka-buka koran itu. yaitu dengan memangkas dan menebang belukar yang tumbuh di sekitarnya. sedang di rawat di rumah sakit. ditandai oleh konjungsi: bahwa. @ Istrinya yang datang bersama dia itu. Kalimat Majemuk Hubungan Penjelasan. ditandai oleh konjungsi: yang. Kalimat Majemuk Hubungan Atributif. @ Dia diam saja seakan-akan dia tidak mengetahui persoalan yang terjadi. adalah tetangga kami. @ Pamannya yang tinggal di Bogor itu. @ Tempat ini licin. makanya kamu jatuh. Contoh: ‡ ‡ ‡ ‡ Pekerjaan itu telah selesai ketika kakak datang dan ibu selesai memasak. @ Kebun ini telah dibersihkan ayah. sedangkan. @ Para tamu sudah siap. seolah-olah tidak ada suatu apapun yang terjadi. Kalimat Majemuk Campuran adalah gabungan antara kalimat majemuk setara dengan kalimat majemuk bertingkat. @ Keadaan di dalam kota kelihatan tenang .‡ ‡ ‡ ‡ Kalimat Majemuk Hubungan Sangkalan. ditandai oleh konjungsi: seolah-olah. sedangkan kita belum siap. seorang insinyur. Sekurang-kurangnya terdapat tiga inti kalimat atau tiga klausa. ditandai oleh konjung: makanya. seakanakan. Klausa utama : orang tua itu adalah tetangga kami . Kalimat Majemuk Hasil. Kalimat Majemuk Hubungan Kenyataan. makanya saya lari ketakutan. @ Yang datang berwajah seram. ditandai oleh konjungsi: padahal. yaitu @ Berkas riwayat hidupnya menunjukkan bahwa dia adalah seorang pelajarteladan. @ Pura-pura tidak tahu padahal dia tahu banyak.

 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful