Baku mutu emisi gas dan partikel buang 4. Baku mutu air laut 5. klasifikasi empat kelas. Baku mutu limbah cair Baku mutu dan nilai ambang batas sebenrany berbeda perbedaan itu antara lain: 1. yaitu kelas satu ( air yang beruntukannya dapat digunakan untuk air baku minum. sedangkan nilai ambang batas untuk lingkungan kerja. dan atau peruntukannya lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut. Baku mutu air 2. kelas dua (air yang peruntukannya dapat digunakan untuk prasarana/sarana rekreasi air. peternakan. pertenakan. 3. yaitu: 1. dan atau peruntukannya dapat digunakan untuk pembudidayaan ikan air tawar. sedangkan pada nilai ambang batas adalah 8jam per hari. dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut). zat. pada baku buku yang menjadi target terpapar adalah semua kelompok umur. sedangkan pada nilai ambang batas adalah pekerja. terdapat 5 jenis baku mutu lingkungan. zat energi atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang masih boleh ada di dalam badan air untuk berbagai kebutuhan. Waktu pemaparan pada baku mutu adalh 24jam. mengairi pertanaman.Baku Mutu Ukuran batas atau kadar makhluk hidup. 2. mengairi pertanaman. . kelas empat ( air yang peruntukannya dapat digunakan untuk mengairi pertanaman dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut) Baku mutu lingkungan merupakan batas atau akadar makhluk hidup. pembudidayaan ikan air tawar. energi. Baku mutu udara ambien 3. atau kompinen yang ada atau harus ada dan atau unsur pencemar lingkungan yang ditenggang adanya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. Baku mutu untuk lengkungan ambien.

Mengatur buangan ke badan air 2. Untuk mengatur kualitas badan air 2. Ciri-ciri baku mutu aliran: 1. Pengawasan yang dilakukan lebih mudah 4. Syarat untuk industri sejenis beda Baku mutu effluen merupakan persyaratan mutu air limbah yang dialirkan ke sumber air. 1. untuk keperluan perikanan dan pertanian . yaitu baku mutu aliran dan baku mutu effluen. air tanah yang disusun dengan mempertimbangkan pemanfaat air tersebut. kemampuan mengencerkan dan membersihkan diri terhadap beban pencemaran dan faktor ekonomis. Golongan C. untuk bahan bak air minum 3. Baku mutu memiliki kadar yang lebih kecil sedangkan nilai ambang batas memiliki kadar yang lebih besar. Untuk daerah yang sedikit industri 3. Golongan B. danau. dan tempat-tempat lain dengan mempertimbangkan pemanfaatan sumber air yang bersangkutan dan faktor ekonomi pengelolaan air buangan. Pengawasan lebih sulit 4. tanah. Penggolongan badan air menurut PP No 2o Tahun 1990: 1. Untuk daerah yang banyak industri 3. Baku mutu aliran merupakan persyaratan mutu air bagi sumber air seperti sungai. Syarat untuk industri sejenis sama. Golongan A.4. sawah. Baku Mutu Air Baku mutu air terbagi atas 2. untuk air minum tanpa pengolahan 2. Ciri-ciri baku mutu effluen.

Persyaratan Fisika Air Air yang berkualitas harus memenuhi persyaratan fisika sebagai berikut: 1. sedangkan rasa asam diakibatkan adanya asam organik maupun asam anorganik. Tidak berbau Air yang baik memiliki ciri tidak berbau bila dicium dari jauh maupun dari dekat. untuk pertanian. 1. Rasa asin disebabkan adanya garam-garam tertentu yang larut dalam air. Jernih atau tidak keruh Air yang keruh disebabkan oleh adanya butiran-butiran koloid dari tanah liat. 1. Persyaratan Kualitas Air Parameter Kualitas Air yang digunakan untuk kebutuhan manusia haruslah air yang tidak tercemar atau memenuhi persyaratan fisika. seperti transportasi. 1. 1. kimia. manis. pahit atau asin menunjukan air tersebut tidak baik.4. 1. dan biologis. Air yang terasa asam. Tidak mengandung zat padatan Air minum mengandung zat padatan yang terapung di dalam air. Golongan D. untuk selain di atas. industri 5. yang dapat membahayakan kesehatan dan menghambat pertumbuhan mikro organisme. Air yang berbau busuk mengandung bahan organik yang sedang mengalami dekomposisi (penguraian) oleh mikroorganisme air. Rasanya tawar Secara fisika. . Temperaturnya normal Suhu air sebaiknya sejuk atau tidak panas terutama agar tidak terjadi pelarutan zat kimia yang ada pada saluran/pipa. Air yang berwarna berarti mengandung bahan-bahan lain yang berbahaya bagi kesehatan. Golongan E. Semakin banyak kandungan koloid maka air semakin keruh. air bisa dirasakan oleh lidah. usaha perkotaan. 1. Tidak berwarna Air untuk keperluan rumah tangga harus jernih.

2 akan tetapi dapat menyebabkan beberapa senyawa kimia berubah menjadi racun yang sangat mengganggu kesehatan. akan tetapi dalam jumlah yang lebih besar 150 mg/l dapat menyebabkan rasa mual. sedangkan konsentrasi yang lebih tinggi dari 200 mg/l dapat menyebabkan korosifitas pada pipa-pipa air. 3) Besi Air yang mengandung banyak besi akan berwarna kuning dan menyebabkan rasa logam besi dalam air. Chlorida dan Nitrat dari Magnesium dan Kalsium disamping Besi dan Alumunium. Air yang mengandung banyak aluminium menyebabkan rasa yang tidak enak apabila dikonsumsi. Besi merupakan salah satu unsur yang merupakan hasil pelapukan batuan induk yang banyak ditemukan diperairan umum. Kesadahan nonkarbonat (permanen) disebabkan oleh sulfat dan karbonat. Konsentrasi kalsium dalam air minum yang lebih rendah dari 75 mg/l dapat menyebabkan penyakit tulang rapuh. 5) Zat organik Larutan zat organik yang bersifat kompleks ini dapat berupa unsur hara makanan maupun sumber energi lainnya bagi flora dan fauna yang hidup di perairan 6) Sulfat . serta menimbulkan korosi pada bahan yang terbuat dari metal.2 mg/l.1.5 dan lebih besar dari 9. 2) Kesadahan Kesadahan ada dua macam yaitu kesadahan sementara dan kesadahanvnonkarbonat (permanen).0 mg/l 4) Aluminium Batas maksimal yang terkandung didalam air menurut Peraturan Menteri Kesehatan No 82 / 2001 yaitu 0. Kesadahan sementara akibat keberadaan Kalsium dan Magnesium bikarbonat yang dihilangkan dengan memanaskan air hingga mendidih atau menambahkan kapur dalam air. Dalam jumlah yang lebih kecil magnesium dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan tulang. Persyaratan Kimia Kandungan zat atau mineral yang bermanfaat dan tidak mengandung zat beracun. Pengaruh yang menyangkut aspek kesehatan dari pada penyimpangan standar kualitas air minum dalam hal pH yang lebih kecil 6. 1) pH (derajat keasaman) Penting dalam proses penjernihan air karena keasaman air pada umumnya disebabkan gas Oksida yang larut dalam air terutama karbondioksida. Batas maksimal yang terkandung didalam air adalah 1.

Sering dihubungkan dengan penanganan dan pengolahan air bekas. Kandungan COD dalam air bersih berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 82 / 2001 mengenai baku mutu air minum golongan B maksimum yang dianjurkan adalah 12 mg/l. 7) Nitrat dan nitrit Pencemaran air dari nitrat dan nitrit bersumber dari tanah dan tanaman. BOD (Biochemical Oxygen Demand) Adalah jumlah zat terlarut yang dibutuhkan oleh organisme hidup untuk . Salmonella typhi. 2000 : 15). Kuman-kuman ini mudah tersebar melalui air.Kandungan sulfat yang berlebihan dalam air dapat mengakibatkan kerak air yang keras pada alat merebus air (panci / ketel)selain mengakibatkan bau dan korosi pada pipa. Dalam jumlah kecil. missalnya: bakteri golongan coli.1995) 1. Chlorida dalam jumlah kecil dibutuhkan untuk desinfektan namun apabila berlebihan dan berinteraksi dengan ion Na+ dapat menyebabkan rasa asin dan korosi pada pipa air. 2. Tidak mengandung bakteri non patogen seperti: Actinomycetes. Zink merupakan unsur yang penting untuk metabolisme. Jumlah Nitrat yang lebih besar dalam usus cenderung untuk berubah menjadi Nitrit yang dapat bereaksi langsung dengan hemoglobine dalam daerah membentuk methaemoglobine yang dapat menghalang perjalanan oksigen didalam tubuh. (Sujudi. apabila nilai COD melebihi batas dianjurkan. Phytoplankton colifprm. Chlorida Dalam konsentrasi yang layak. Nitrat dapat terjadi baik dari NO2 atmosfer maupun dari pupuk-pupuk yang digunakan dan dari oksidasi NO2 oleh bakteri dari kelompok Nitrobacter. Persyratan mikrobiologis Persyaratan mikrobiologis yangn harus dipenuhi oleh air adalah sebagai berikut: 1. 3. sepet. dan rasa mual. penyimpangan terhadap standar kualitas ini menimbulkan rasa pahit. 9) Zink atau Zn Batas maksimal Zink yang terkandung dalam air adalah 15 mg/l. Vibrio cholera dan lain-lain. Cladocera dan lain-lain. karena kekurangan Zink dapat menyebabkan hambatan pada pertumbuhan anak. maka kualitas air tersebut buruk. COD (Chemical Oxygen Demand) COD yaitu suatu uji yang menentukan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh bahan oksidan misalnya kalium dikromat untuk mengoksidasi bahan-bahan organik yang terdapat dalam air (Nurdijanto. 1. tidak berbahaya bagi manusia. Tidak mengandung bakteri patogen. 1.

Penggunaan oksigen yang rendah menunjukkan kemungkinan air jernih.05 0.5 0.5 0.001 0.pH Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt 0.1 200 10 1.05 0.003 0.5 0.05 6. Penyakit-penyakit ini hanya dapat menyebar apabila mikro penyebabnya dapat masuk ke dalam air yang dipakai masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.memecah bahan ± bahan buangan didalam air (Nurdijanto.06 6±9 5±9 .5 0.2 0.0 0.20 Tahun 1990 ) Kadar Maksimum Golongan Golongan Golongan Golongan A B C D 1000 5 15 Suhu udara 2250 1000 1000 1000 No Parameter FISIKA 1 Bau 2 Jumlah zat padat terlarut 3 Kekeruhan 4 Rasa 5 Warna 6 Suhu 7 Daya Hantar Listrik Satuan Mg/L Skala NTU Skala TCU o C Umhos/cm KIMIA anorganik 1 Air raksa 2 Aluminium 3 Arsen 4 Barium 5 Besi 6 Florida 7 Kadmium 8 Kesadahan CaCO3 9 Klorida 10 Kromium valensi 6 11 Mangan 12 Natriun 13 Nitrat sebagai N 14 Nitrit sebagai N 15 Perak 16 . mikroorganisme tidak tertarik menggunakan bahan organik makin rendah BOD maka kualitas air minum tersebut semakin baik.5 10 1 5±9 0. Nilai BOD tidak menunjukkan jumlah bahan organik yang sebenarnya tetepi hanya mengukur secara relatif jumlah oksigen yang dibutuhkan.05 1 5 1.005 0.01 0.001 0. 2000 : 15). Standar Kualitas Air di Perairan Umum ( Peraturan Pemerintah No.005 500 250 0.5 ± 8.002 1 0.3 0. Kandungan BOD dalam air bersih menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No 82 / 2001 mengenai baku mutu air dan air minum golongan B maksimum yang dianjurkan adalah 6 mg/l Adanya penyebab penyakit didalam air dapat menyebabkan efek langsung dalam kesehatan.01 600 0.005 1 1.005 1 0.01 1 2 60 0.

0 0.05 Nihil 0.1 400 0.02 0.1 0.005 0.05 1.01 0.1 Nihil 0.01 >=6 0.042 0.01 0.003 0.5 0.001 1 0.1 0.5 ± 2.1 Dichloroethane 11 Heptachlor heptachlor epoxide 12 Hexachlorobenzene 13 Lindane 14 Metoxychlor 15 Pentachlorophenol 16 Pestisida total 17 2.00001 0.01 10 - 0.1 400 0.017 0.004 0.05 - 0.17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Selenium Seng Sianida Sulfat Sulfida sebagao H2S Tembaga Timbal Oksigen terlarut (DO) Nikel SAR (Sodium Absortion Ratio) Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt 0.01 5 0.01 5 0.004 0.002 0.056 0.002 0.03 0.0003 0.03 >3 0.1 1 0.5 1.4.00001 0.01 0.03 0.003 0.05 0.03 0.2 Dichloroethane 10 1.018 0.0007 0.035 0.2 0.0003 0.5 Kimia Organik 1 Aldrin dan dieldrin 2 Benzona 3 Benzo (a) Pyrene 4 Chlordane (total isomer) 5 Chlordane 6 2.1 1 0.6 Trichlorophenol 18 Zat Organik (KMnO4 ) 19 Endrin 20 Fenol 21 Karbon kloroform ekstrak 22 Minyak dan lemak 23 Organofosfat dan carbanat 24 PCD 25 Senyawa aktif biru metilen 26 Toxaphene 27 BHC Mikrobiologik 1 Koliform tinja 2 Total koliform Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt Mg/lt 0.002 0.001 0.10 0.05 2 0.21 Jml/100ml 0 Jml/100ml 3 2000 10000 .02 0.4 D 7 DDT 8 Detergent 9 1.02 0.5 0.

1 1. disyaratkan bahwa tidak mengandung bakteri patogen.1 1. air pemandian umum. air badan. Air pada sistem Jumlah per 100 0 ml sampel Satuan 2 Kadar maksimum yang Keterangan diperbolehkan 3 4 Jumlah per 100 0 ml sampel Jumlah per 100 0 ml sampel . Air yang masuk sistem distribusi E. air kolam renang dan pemeriksaan angka kuman pada air PDAM. Kuman-kuman ini mudah tersebar melalui air (Transmitted by water) dan tidak mengandung bakteri non-patogen. coli atau Fecal col Total Bakteri Coliform 1. Untuk mengetahui kualitas air tersebut.0 0. Pemeriksaan MPN dilakukan untuk pemeriksaan kualitas air minum. Kualitas air yang digunakan masyarakat harus memenuhi syarat kesehatan agar dapat terhindar dari berbagai penyakit maupun gangguang kesehatan yang dapat disebabkan oleh air.Radioaktivitas 1 Gross Alpha activity 2 Gross Beta activity Bq/L Bq/L 0. coli atau Fecal coli 1.1 1. meliputi Most Probable Number (MPN) dan angka kuman. Khusus untuk air minum. Salmonella typhi. industri dan PLTA. Air Minum E. coli. Vibrio cholera.0 0.0 0. 2002). misalnya bakteri golongan E.0 Golongan A : air untuk air minum tanpa pengolahan terlebih dahulu Golongan B : air yang dipakai sebagai bahan baku air minum melalui suatu pengolahan Golongan C : air untuk perikanan dan peternakan Golongan D : air untuk pertanian dan usaha perkotaan. air bersih. seperti Actinomycetes dan Cladocera (Soewarno.1 1. perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium yang mencakup antara lain pemeriksaan bakteriologi air. Persyaratan Kualitas air minum secara Bakteriologis Parameter 1 1.

Macam-macam sumber air yang dapat di manfaatkan sebagai sumber air minum sebagai berikut : 1. Banyaknya pemakaian air tiap harinya untuk setiap rumah tangga berlainan. Kebutuhan air untuk menunjang pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas sanitasi atau pembuangan kotoran 4 ± 6 liter / orang perhari. 2000 : 13). selain pemakaian air tiap harinya tidak tetap banyak keperluan air bagi tiap orang atau setiap rumah tangga itu masih tergantung dari beberapa faktor diantaranya adalah pemakaian air di daerah panas akan lebih banyak dari pada di daerah dingin. 2002) Ditinjau dari jumlah atau kuantitas air yang dibuthkan manusia. kebutuhan air rumah tangga menurut Sunjaya adalah: 1. Sumber air merupakan salah satu komponen utama yang ada pada suatu sistem penyediaan air bersih. Air minum yang memenuhi baik kuantitas maupun kualitas sangat membantu menurunkan angka kesakitan penyakit perut terutama penyakit diare. 1999 : 18). kebutuhan dasar air bersih adalah jumlah air bersih minimal yang perlu disediakan agar manusia dapat hidup secara layak yaitu dapat memperoleh air yang diperlukan untuk melakukan aktivitas dasar seharihari (Sunjaya dalam Karsidi. d. Kebutuhan air untuk higien yaitu untuk mandi dan membersihkan dirinya 25 ± 30 liter / orang perhari. b. karena tanpa sumber air maka suatu system penyediaan air bersih tidak akan berfungsi (Sutrisno. Penyediaan air bersih selain kuantitas kualitasnya pun harus memenuhi standar yang berlaku. Ditinjau dari segi kuantitasnya. coli atau Fecal col Total Bakteri Coliform Jumlah per 100 0 ml sampel Jumlah per 100 0 ml sampel Bagi manusia air minum adalah salah satu kebutuhan utama. maka tujuan utama penyediaan air bersih/air minum bagi masyarakat adalah untuk mencegah penyakit yang dibawah oleh air. Kebutuhan air untuk mencuci pakaian dan peralatan 25 ± 30 liter / orang perhari. c. Air laut . keadaan sosial rumah tangga semakin mampu atau semakin tinggi tingkat sosial kehidupannya semakin banyak menggunakan air serta pemakaian air dimusim panas akan lebih banyak dari pada dimusim hujan. Mengingat bahwa berbagai penyakit dapat dibawah oleh air kepada manusia memanfaatkannya.distribusi E. Kebutuhan air untuk minum dan mengolah makanan 5 liter / orang perhari. Sehingga pengawasan terhadap kualitas air minum agar tetap memenuhi syarat-syarat kesehatan berdasarkan Kepmenkes RI No 907/Menkes/SK/VII/2002 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air minum (Depkes. sehingga total pemakaian perorang adalah 60 ± 70 liter / hari di kota. kebiasaan hidup dalam rumah tangga misalnya ingin rumah dalam keadaan bersih selalu dengan mengepel lantai dan menyiram halaman.

Mata air Yaitu air tanah yang keluar dengan sendirinya ke permukaan tanah dalam hampir tidak terpengaruh oleh musim dan kualitas atau kuantitasnya sama dengan air dalam.Mempunyai sifat asin. karena mengandung garam NaCl. Air tanah Air tanah adalah air yang berada di bawah permukaan tanah didalam zone jenuh dimana tekanan hidrostatiknya sama atau lebih besar dari tekanan atmosfer (Suyono. Mn. dan pembubuhan desinfektan. 4. danau NTU (Nephelometric Turbidity Unit) Pengolahan tidak lengkap. Adapun beberapa sumber air yang dapat diolah untuk mendapatkan air bersih. unit distribusi dan unit konsumsi. Debit yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan akan air minum pada umumnya dapat mencukupi. Air sungai digunakan sebagai air minum. 5. seharusnya melalui pengolahan yang sempurna. air permukaan. dan bakteriologi. Juga air ini mempunyai sifat lunak. sehingga hal ini akan mempercepat terjadinya korosi atau karatan. sehingga untuk pengambilan air sebaiknya dilakukan pada kedalaman tertentu di tengah-tengah. yaitu sumur Dangkal/Dalam Pengolahan tidak lengkap hanya pengolahan Fe.Kadar garam NaCl dalam air laut 3 % dengan keadaan ini maka air laut tidak memenuhi syarat untuk diminum. batang-batang kayu. daun-daun. sungai Pengolahan lengkap bila kekeruhannya tinggi > 50. kualitas air baku yang semula belum memenuhi syarat kesehatan akan berubah menjadi air bersih atau minum yang aman bagi manusia. 3. (3). Air permukaan ada dua macam yaitu air sungai dan air rawa. Air Permukaan Adalah air hujan yang mengalir di permukaan bumi. Selain itu air hujan mempunyai sifat agresif terutama terhadap pipa-pipa penyalur maupun bak-bak reservoir.1993 :1). 2. Pada umumnya air permukaan ini akan mendapat pengotoran selama pengalirannya. (2) Unit pengolahan air memegang peranan penting dalam upaya memenuhi kualitas air bersih atau minum. misalnya oleh lumpur. sehingga akan boros terhadap pemakaian sabun. bila kekeruhan < 50 NTU. Unit produksi merupakan unit bangunan yang mengolah jenis-jenis sumber air menjadi air bersih. karena masih mengandung banyak kotoran. air hujan yang jumlahnya sesuai dengan yang diperlukan. kotoran industri dan lainnya. kimia. unit transmisi. yang menyebabkan warna kuning coklat. Unit produksi adalah salah satu dari sistem penyediaan air bersih yang menentukan jumlah produksi air bersih atau minum yang layak didistribusikan ke beberapa tandon atau reservoir dengan sistem pengaliran gravitasi atau pompanisasi. Air Atmosfer Untuk menjadikan air hujan sebagai air minum hendaknya pada waktu menampung air hujan mulai turun. unit produksi. Air rawa kebanyakan berwarna disebabkan oleh adanya zat-zat organik yang telah membusuk. Sistem penyediaan air bersih meliputi besarnya komponen pokok antara lain: unit sumber baku. dengan pengolahan fisika. (4). unit pengolahan. mengingat bahwa air sungai ini pada umumnya mempunyai derajat pengotoran yang tinggi. unit . yaitu (1)Unit sumber air baku merupakan awal dari sistem penyediaan air bersih yang mana pada unit ini sebagai penyediaan air baku yang bisa diambil dari air tanah.

perikanan dan lain sebagainya. mencuci dan sebagainya. (Linsay. rasa. Penggunaan air yang bersih untuk kegiatan sehari-hari tentunya membuat manusia terhindar dari penyakit. sehingga kebutukhan air minum yang memenuhi persyaratan Menteri Kesehatan Republik Indonesia dapat terpenuhi bagiu seluruh lapisan masyarakat. Kualitas kimia dapat diteliti melalui pengamatan tentang kesadahan. Selain dari segi kualitas. Sebagia besar tubuh manusia terdiri atas air. 1995) SIMPULAN Masalah air bersih merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusiaa.transmisi berfungsi sebagai pengantar air yang diproduksi menuju ke beberapa tandon atau reservoir melalui jaringan pipa. kimia dan biologis. Dimana setiap hari kita membutuhkan air bersih untuk minum. pH. Sedangkan ada aatu tidaknya mikroorganisme penyebab penyakit pada air merupakan syarat biologi air bersih. . minum. yang berfungsi sebagai pelarut dan peyusun segala system tubuh manusia. Masing-masing kegiatan tersebut memerlukan jumlah air yang beragam. Kualitas fisik ditinjau bau. maka perlu diketahui persyaratan air bersih. dan warna. Kualitas air bersih dapat ditinjau dari segi fisik. memasak. Sumber air yang ada di permukaan bumi dapat diolah menjadi air minum dengan berbagai teknik yang telah berkembang. jumlah air juga harus memadai dalam rangka pemenuhan kebutuhan manusia. kandungan ion dan sebagainya. pertanan. mandi. mencuci. Air digunakan manusia untuk mandi. Agar air yang digunakan untuk kegiatan manusia tidak berdampak negative bagi manusia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful