P. 1
KOMUNIKASI EFEKTIF

KOMUNIKASI EFEKTIF

|Views: 983|Likes:
Published by Artha Wibawa

More info:

Published by: Artha Wibawa on Feb 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/03/2013

pdf

text

original

KOMUNIKASI

Oleh : Dra. Ida Ayu Ratna Wesnawati, M.M. Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dwijendra Denpasar

KOMUNIKASI

I. PENDAHULUAN
‡ Komunikasi tidak semudah bernapas. Karena ada kesan ³enteng tidak mengherankan sebagian orang enggan mempelajari bidang ini. Komunikasi bukan hanya ilmu pengetahuan tetapi juga seni bergaul. Komunikasi efektif adalah makna bersama (Verderber, 1978 :7) Komunikasi yang efektif membutuhkan kepekaan dan ketrampilan dapat dilakukan setelah mempelajari proses komunikasi dan sadar apa yang kita dan orang lain lakukan ketika kita berkomunikasi.

Tubbs dan Moss (1994:4), Komunikasi penting dipelajari karena ³kuantitas tidak menjamin kualitas³. Sebuah survey atas 1000 manajer personalia di Amerika Serikat menunjukkan 3 ketrampilan terpenting bagi kinerja pekerjaan menyangkut Komunikasi (berbicara, mendengarkan dan menulis). Ketrampilan-ketrampilan tersebut melebihi pentingnya kecakapan teknis, pengalaman kerja, latar belakang akademik dan surat rekomendasi..

II. DEFINISI ATAU MAKNA KOMUNIKASI

Komunikasi : -proses penyampaian informasi, pesanpesan, gagasan-gagasan dengan menggunakan lambang-lambang yang mengandung arti verbal maupun non verbal tujuan untuk mencapai saling pengertian / kesepakatan (Drs.T.May Ruy,SH,MIR M.Sc).

pemahaman bersama . TUJUAN KOMUNIKASI Tujuan komunkasi ..kesepakatan timbal balik .III..Tercapainya saling pengertian .mengetahui sesuatu .memberitahu sesuatu .mempengaruhi agar berbuat sesuatu ..

³Encoding´ adalah proses penyampaian/pengiriman pesan dari komunikator kepada komunikan.IV. Sedangkan proses berikutnya yaitu penerimaan/penyerapan pesan dari komunikator oleh komunikan yang disebut ³Decoding Dasar Proses Komunikasi . PROSES KOMUNIKASI Proses komunikasi bermula dari komunikator yang menyampaikan pesanpesan melalui saluran atau media yang ditujukan kepada komunikan dan kemudian menimbulkan pengaruh (efek) yaitu umpan balik (feedback).

Menurut formula Laswell dengan menjawab pertanyaan : who. with what effect . in which channel. say as what. .‡ Proses komunikasi mempunyai 2 model : ‡ a. to whom.model linier. proses komunikasi berawal dari komunikator dan berakhir pada komunikan.

‡ b. Model sirkuler ‡ Proses komunikasi sirkuler itu berbalik satu lingkaran penuh. Ciri dari model ini adanya umpan balik/feedback.

V. UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI

Unsur-unsur pada proses komunikasi 1) komunikator (sender ) 2) Komunikan (receiver), 3) pesan-pesan (messages), 4) saluran (medium/media), 5) pengaruh/akibat (effect) dan umpan balik (feedback).

VI. PRINSIP DAN KEWAJIBAN (TANGGUNG JAWAB) DALAM BERKOMUNIKASI

Komunikator dan komunikan berusaha menghindari kemungkinan timbulnya salah pengertian bagi salah satu pihak. Gail Boardman : Dalam melakukan komunikasi lazim dikenal prinsip ³5W + 1H³ (what /apa isi pesan, who/siapa, when/bilamana, why/mengapa, untuk tujuan apa, how/bagaimana cara penyampaiannya)

kewajiban bagi komunikatorf yakni :

a. Jelas dan yakin mengenai tujuan berkomunikasi.
b.mengetahui siapa yang menjadi komunikan meliputi gender, usia, status sosial, jabatan dan profesi, asal-usul atau latar belakang budaya (misalnya orang asing) c. dalam menyusun pesan mempertimbangkan situasi atau keadaan komunikan misalnya santai, sibuk, tergesagesa, ragu,-ragu, buta aksara, kurang lancar berbahasa Indonesia, lelah, haus, lapar, sakit, sehat, sedih dsb. d.Memilih saluran atau media yang tepat e.Memilih waktu yang cocok dan tepat.

OHP.Memberikan atau menyiapkan umpan balik. cemas. c. mengiyakan. peka terhadap kondisi serta situasi yang dialami oleh komunikator. tidak memalingkan muka. (wajar. atau menggunakan alat peraga seperti. misalnya memberi petunjuk sebaiknya komunikator menggunakan bahasa daerah. slide. atau gerak mengangguk. sakit dsb). dengan mengajukan pertanyaan. Memberikan petunjuk mengenai saluran yang dikehendaki. gembira. memberi perhatian kepada pembicara misalnya menghadap kearah komunikator. menggelengkan kepala. mendengarkan dengan sungguh-sungguh. b. power point dsb. tidak sambil menelepon dsb untuk menghindari kemungkinan salah pengertian. sedih. . bahasa asing tertentu. menatap wajah. mengacungkan jempol.KEWAJIBAN KOMUNIKAN a. lelah.

warna dsb). kode morse. yaitu komunikasi lisan. BENTUK.VII. RUANG LINGKUP DAN JENIS KOMUNIKASI Ada tiga bentuk komunikasi. bunyi. pelaksanaan kegiatan komunikasi dapat dibagi atas: . Berdasarkan ruang lingkupnya. Komunikasi dapat pula dibagi menjadi komunikasi verbal dan non verbal. komunikasi tertulis dan komunikasi dengan menggunakan isyarat (symbol atau lambang. gerakan tubuh.

kantor. Komunikasi eksternal khalayak/publik). (dengan pihak lain/luar. ± horizontal dan ± diagonal. organisasi.Komunikasi internal (alam lingkungan sendiri. lembaga. komunikasi dapat dibedakan dalam penggolongan jenis-jenis komunikasi sebagai berikut : . perusahaan) dan 2. rumah tangga. atau Sedangkan berdasar pola hubungan ketika melakukan kegiatan komunikasi dapat kita bagi atas : ± Komunikasi vertical.1. Jika ditinjau dari segi jenis.

gerak tubuh. hanya sekitar 4±5 orang. tulisan.1. e-mail) . d. c. surat . tidak banyak. Orang-orang yang terlibat dalam komunikasi interpersonal saling mengenal atau telah berkenalan lebih dulu beberapa saat sebelum melakukan Komunikasi. telegram. memo. Komunikasi Interpersonal ( antar pribadi ) a. internet (chatting. Sukar menerima keikutsertan /keterlibatan orang-orang/pihak lain dalam komunikasi yang sedang berlangsung. Pesan yang disampaikan adalah hal-hal yang hanya menyangkut minat serta kepentingan orang per orang pribadi. telex . b. SMS. Jumlah orang yang berkomunikasi terbatas. e. Media yang digunakan adalah : telephone. papan tulis.

c.2. kegiatan belajar mengajar/kuliah. rapat perusahaan. Komunikasi Kelompok (organisasional) Ciri-ciri Komunikasi Kelompok adalah : a. dsb) b. majalah dinding. Hal yang dibicarakan berkisar pada suatu tema atau topic tertentu yang menyangkut kepentingan bersama (kelompok tertentu). Jumlah orang yang terlibat relative banyak bisa 50. symposium.200 orang atau lebih (contoh : kelas perkuliahan. HT. papan pengumuman . rapat. surat edaran. symposium. Media yang digunakan surat (dalam arti selebaran. dsb). radio local . seminar. Terdapat minat dan kepentingan yang nyaris sama diantara anggota-anggota kelompok. seminar. d. ceramah.

jurnal. film. khalayak. Sebagian besar atau bahkan keseluruhan dari audience tidak saling kenal e. audiens) sangat banyak jumlahnya b. brosur dsb). . lagu. buku pelajaran. Media yang digunakan adalah : media cetak( surat kabar. Audiences tersebar dimana-mana sangat beraneka ragam. pertunjukkan wayang dsb ). komunikan (public.3. theatre rakyat. Topic yang dibicarakan bersifat umum. media elektronik (radio. monument. Komunikasi massa Ciri-ciri Komunikasi Massa adalah : a. c. graffiti . konser musik. lukisan. majalah tabloid . televise. Media seni (patung. internet). d.

Model Komunikasi Media Massa .

jabatan. Hambatan Organisasional (Organizational Barriers) a. The rank of position in the organization (jenjang kepangkatan. b. dan status atau kedudukan dalam organisasi). Management levels (tingkatan manajemen) Number of people supervised (jumlah staff atau orang-orang yang berada dalam Kendali atau dibawah pengawasannya) c.2. . Change in managers (pergantian manajer) Managers Interpretation (Penafsiran manajer) d. e.

c. b. e. .3. Kurang kecakapan berkomunikasi Sikap komunikator yang kurang tepat Kurangnya pengetahuan Kurang memahami system social Syakwasangka (prejudice) yang tidak mendasar. d. Hambatan Komunikasi secara umum a.

Jarak fisik g. Kesalahan bahasa h.f. Komunikasi yang berlebihan k. Indera yang rusak j. Penyajian yang hanya verbalitas (hanya kata-kata) i. Komunikasi satu arah .

4. Upaya Menanggulangi Hambatan ‡ memerlukan keterbukaan. kemampuan mengekspresikan pikiran). . (tingkat daya serap. sikap lapang dada. kemampuan berbahasa. rendah hati serta mempertimbangkan kondisi serta maksud pihak lainnya.

ingin menghidupkan suasana dll . atau ada kecenderungan ingin bercanda. sekedar berbasa-basi. bersungguh-sungguh.‡ dapat membaca situasi apakah audiens serius.

KOMUNIKASI EFEKTIF Ada dua factor penting yang perlu dimiliki komunikator untuk dapat melaksanakan komunikasi secara efektif : 1. jabatan. Kredibilitas seorang komunikator atau kepercayaan orang lain kepada komunikator ditentukan oleh derajat keahliannya (seperti gelar akademik.VIII. pengalaman. ketrampilan) dan dapat tidaknya ia dipercaya (track record kejujuran dan konsistensinya). Dasar Komunikasi efektif .

2. Beberapa ciri Komunikasi yang efektif sebagai berikut : ± terjadi interaksi interpersonal positif. ± menunjukkan hubungan penuh keakraban ± adaya saling pengertian ± menunjukkan sikap saling terbuka ± saling menghargai pendapat orang lain ± dapat menimbulkan kepuasan . Daya tarik ini muncul apabila komunikator mampu memotivasi komunikan. Daya tarik komunikator Memiliki kemampuan untuk mengubah sikap orang lain melalui mekanisme daya tarik.

Informasi yang disampaikan memang benar-benar kita ketahui.Aspek-aspek komunikasi efektif ‡ 1. sesuai dengan apa yang inginkan disampaikan. Kejelasan ‡ Contoh : Masalahnya ininya belum dianukan ? Apa ini dan diapakan ? ‡ Seharusnya : Masalahnya. ‡ 2. Ketepatan ( accuracy ) Bahasa dan informasi yang disampaikan betul-betul akurat/tepat. bukunya belum dibagikan. .

000. Konteks ( Context ) ‡ Bahasa dan informasi jelas dan tepat. konteks tidak tepat reaksi yang diperoleh tidak sesuai harapan. ‡ 3.‡ Seharusnya : Saya tidak tahu pasti berapa nilai dollar hari ini. 10. . coba kita cek di Bank Indonesia.‡ Contoh : Rasanya nilai tukar dollar hari ini Rp.

. Alur ( flow ) ‡ Keruntutan alur bahasa dan informasi sangat berarti agar komunikasi efektif. ‡ Bahasa dan informasi jelas dan akurat. tolong kanda berikan segelas air nan jernih. kanda haus sekali. ‡ Contoh : Saat akan minta ijin tidak bekerja. saat akan pinjam uang. ‡ 4. konteksnya tidak tepat.‡ Contoh : ‡ Dinda .

‡ 5. Budaya ( culture ) ‡ Aspek ini tidak hanya menyangkut bahasa dan informasi . . tetapi juga tatakrama dan etika.

Ketahui mitra bicara ( audiens) ‡ 2. menjual. Ketahui tujuan. membeli. membujuk. ‡ Misalnya menyampaikan informasi.Strategi Membangun Komunikasi efektif ‡ 1. . menghibur dsb. basa basi.

. sangat berperan dalam memperjelas informasi yang disampaikan. Perhatikan konteks ‡ Konteks berarti keadaan atau lingkungan saat berkomunikasi.‡ 3. dasar gila ³ ( nada tinggi cacian . ‡ Contoh : ‡ ³ Ah «. nada datar kekaguman ) ‡ Gaya bicara atasan dan bawahan di kantor dan di mall berbeda .

‡ Contoh : orang Jawa atau Sunda beda dengan orang Batak. Pelajari kultur ‡ Pelaku komunikasi harus memahami kultur mitra bicaranya sehingga timbul saling pengertian dan penyesuaian gaya komunikasi dapat terjadi. .‡ 4.

Gunakanlah kalimat yang sederhana dan tepat.Kalimat panjang dan kompleks seringkali mengaburkan makna . ‡ .‡ 5. Pahami bahasa ‡ .

keras tidaknya suara dan perubahan nada suara dan dibarengi dengan ekspresi atau raut muka. bahasa memegang peranan penting. ‡ Kualitas komunikasi verbal ditentukan oleh tonalitas suara atau tinggi rendahnya dan lemah lembutnya suara. postur. isyarat dan kontak mata dan simbol .Efektifitas Komunikasi Verbal ‡ Komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan kata-kata baik lisan maupun tertulis. ‡ Keberhasilan dalam komunikasi verbal ditentukan oleh 55 % dari bahasa tubuh( body language ) .

‡ . tempo dan volume suara kita.‡ .38 % berasal dari nada. .7 % dari kata-kata aktual yang kita gunakan.

‡ Bahasa tubuh menempati sebagian besar dari semua pesan lisan (55 %). ‡ Kelolalah bahasa tubuh anda SO CLEAR ‡ S ( sit . stand. space ) duduk atau berdirilah dengan sudut yang tepat .

‡ Ada 3 hal yang harus diingat tentang cara anda duduk atau berdiri : ‡ 1. . Duduk atau berdiri persis berhadapan dengan seseorang diartikan konfrontatif. ‡ Untuk pembahasan tentang pemecahan masalah dan dalam situasi komunikasi yang tegang bersikaplah terbuka ± berdiri berdampingan untuk menciptakan situasi yang kooperatif.

‡ Berdiriliah dengan jarak selengan dalam pertemuan bisnis dan sosial ( 120 cm sampai 150 cm ) .

Tinggi memberi makna. memberi gengsi dan otoritas.‡ 2. Semampu anda duduklah atau berdiri pada tingkatan yang sama dengan orang yang diajak bicara. .

buku-buku. Perhatikan pemanfaatan ruang pribadi anda.‡ 3. ‡ Ada 3 hal yang harus anda hindari : ‡ .menggunakan peralatan orang lain. ruang orang lain seolah-olah semua milik kita. merasa kesal bahkan marah jika ruang mereka diganggu. Umumnya orang akan mudah tersinggung.meletakkan benda-benda kita di ruang oranglain ( kertas. tas ).memasuki wilayah ruang pribadi seseorang. . ‡ . ‡ .

‡ Bukalah bahasa tubuh anda untuk membuka pkiran anda. .‡ O ( OPENNES)/ keterbukaan dari ekspresi dan gerakan anda.

‡ Perhatian adalah sanjungan secara diam-diam. ‡ Memfokuskan atau memusatkan perhatian kita pada pembicara akan meningkatkan komunikasi. .‡ C ( centre ) seberapa eksklusif anda memusatkan perhatian pada orang lain. ‡ Buatlah pembicara dan topiknya menjadi pusat perhatian.

. bagaimana anda mencondongkan posisi duduk untuk menunjukkan perhatian.‡ L ( LEAN).

‡ E ( EYE CONTACT ). pertahankan kontak mata yang benar sambil mendengarkan untuk mendorong pembicara .

‡ Untuk merespons secara benar.‡ A ( APPROPRIATE ). . perluas atau perjelaslah apa yang telah dikatakan pembicara. . bagaimana merespons.

‡ Jangan menggoyang-goyangkan kaki. ³ Saya bosan ³. menggigit jari/pensil atau ekspresi lain yang mengesankan /menginterpretasikan sebagai ³ Saya tidak tertarik ³ .‡ R ( RELAXED AND BALANCED ) ‡ santai dan tenang saat berkomunikasi. .

Efektifitas Komunikasi non verbal ‡ Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang pesannya dikemas tanpa kata-kata. ‡ Komunikasi nonverbal lebih sulit dipelajari sebab perbendaharaan kata. tata kalimat. dan tata bahasanya sulit ditunjuk .

‡ Bagaimana membangun efektifitas komunikasi non verbal antara lain : ‡ 1. Pakailah pakaian yang tepat untuk suasana yang tepat pula. Dalam berkomunikasi manfaatkan waktu sebaik-baiknya . waktu. ‡ 2. cara berpakaian telah mengkomunikasikan siapa dan apa status seseorang.

rekan kerja. . bahkan beban kerja.‡ 3. Tempat ‡ Sama seperti waktu . ‡ Dalam berkomunikasi perlu memperhitungkan tempat yang tepat . tempatpun sangat menentukan efektifitas komunikasi. jeli tentang suasana lingkungan kerja.

.repetition ( pengulangan ) Pengulangan pesan dari individu dilakukan dengan verbal.‡ Dalam komunikasi non verbal kita harus memahami fungsi-fungsi yang menunjukkan ke nonverbalan komunikasi antara lain : ‡ .

berkomunikasi dengan mengepalkan tangan. di India berarti ³ ya ³ ‡ . . menggelengkan kepala berarti ³tidak³.Contradiction (pertentangan/penyangkalan ) ‡ Contoh : mengangkat bahu berarti ³ ³tidak tahu´.‡ .Substitution ( pengganti pesan ) ‡ Contoh : seseorang berkomunikasi dengan ³ fire in his eyes ³ ( mendelik).

‡ . mengatakan seseorang tidak waras dengan menunjuk ³kening dengan jari telunjuk miring´. ‡ Contoh : menekan kaki. .‡ .Penekakan disini mengaris bawahi pesan verbal.Complementing (melengkapi pesan verbal ) ‡ Contoh : mengatakan ³bagus´ sambil menunjukkan ³ibu jari´.Accenting ( penekanan).

tidak takut mengatakan apa yang diinginkan dan mengapa ‡ .langsung . tidak ragu ‡ .ramah dan bersahabat ‡ .jelas mudah dimengerti ‡ .terbuka ( tidak ada pesan atau makna yang tersembunyi ) .Ciri-ciri komunikasi efektif ‡ .

dua arah ( seimbang antara berbicara dan mendengarkan ) ‡ .‡ . perasaan dan kebutuhan yang sesungguhnya) .secara lisan ( menggunakan kata-kata untuk menyampaikan gagasan dengan jelas ‡ . ‡ .jujur ( menyatakan gagasan.responsif ( memperhatikan keperluan dan pandangan orang lain ) ‡ .nyambung ( menginterpretasi pesan dan kebutuhan orang lain dengan tepat.

Bahasa dalam arti luas berupa katakata.IX. sopan santun ( perbuatan) .BAHASA DAN KOMUNIKASI ‡ Bahasa itu arbitrari artinya satu kata mempunyai banyak arti sesuai persetujuan si pemakai. ‡ Bahasa dapat dibedakan menjadi dua pengertian : ‡ 1. gerak-gerik dan panto mimik . diam.

‡ 2. Bahasa dalam arti sempit : yaitu hubungan antara suara dengan kata-kata .

sedih dsb. indah sekali. hore. ‡ Contoh : wah. kagum. sebagai alat untuk mengekspresikan berbagai macam perasaan misalnya rasa senang.‡ Fungsi bahasa : ‡ A. cek-cek-cek. aduh. heran. .

memperluas hubungan. menambah pengetahuan. ide. isi hati. . menyampaikan informasi. melahirkan gagasan. kreatifitas. sebagai alat komunikasi dengan masyarakat : ‡ .memperlancar pergaulan.‡ B.

.‡ Faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran dan hambatan berkomunikasi : ‡ Faktor pengetahuan ‡ Makin luas pengetahuan makin banyak perbendaharaan kata makin lancar berbicara.

.‡ Faktor pengalaman ‡ Makin banyak pengalaman . ‡ Faktor Inteligensi ‡ Makin tinggi inteligensinya . makin lancar berbicara karena kaya akan perbendaharaan kata. makin lancar berbicara dimuka umum.

bibir. lidah tidak aktif. gigi. biasanya kurang lancar berbicara ‡ Faktor biologis ‡ Kelumpuhan pada organ bicara. . gagap. karena kelainan pada rahang. bibir sumbing.‡ Faktor kepribadian ‡ Orang yang mempunyai sifat pemalu dan kurang pergaulan.

wawancara . rapat kerja. tidak langsung).dari segi jarak ( langsung.dari segi sarana/media yang digunakan. penataran . ‡ . ‡ .dari segi tujuan( seminar.X. Macam-macam bicara ‡ Komunikasi dengan cara berbicara digolongkan menjadi beberapa macam sbb : ‡ .

satu lawan banyak) .dari segi kedinasan(komunikasi membahas soal kedinasan) ‡ .dari segi lawan berbicara ( satu lawan satu.‡ . bahasa lisan.dari segi bahasa yang digunakan( nada suara keras/lembut. ‡ . ucapan kata-kata).

program kerja. memberi informasi dan ide-idenya kepada bawahan baik perorangan maupun kelompok. peraturan. kinerja dsb.Downward communication. ‡ misalnya kebijakan. atasan dituntut mampu mengadakan komunikasi. .‡ Dari segi hierarchi terdiri dari : ‡ . pengarahan.

‡ Horizontal communication/lateral communication yaitu komunikasi antar teman kerja. . usulan. permintaan informasi. sesama orang tua. menyampaikan laporan hasil kerja. bawahan dst.muda.‡ Upward communication atau komunikasi keatas yaitu dengan atasan berfungsi menyampaikan umpan balik atas kebijaksanaan.

Komunikasi egosentris.‡ Diagonal communication yaitu komunikasi yang memotong rantai perintah organisasi dari tingkat kedudukan yang berbeda. isi pembicaraan lebih mengutamakan persoalan dirinya sendiri. . tugas berbeda wewenang berbeda. ‡ Dari segi isi.

Mengeluarkan suara yang belum mengandung arti. .‡ Dari segi pertumbuhan bicara ‡ ( pada anak).

jelas dan runtut tepat sasaran. ‡ 2. layangkan pandangan ke kiri-kanantengah. . menggunakan kata.XI. rata keseluruh pendengar. ‡ Hindari kata-kata kiasan. mengatur volume berbicara agar lebih keras dari biasanya.TEKNIK BERBICARA ‡ Teknik berbicara efektif ‡ 1. ‡ 3.kata sehari-hari.

mampu mengunakan bahasa tubuh dengan sempurna.‡ 4. . tidak memposisikan diri lebih tinggi dari lawan bicara. ‡ 5.

‡ Ketrampilan berbicara : ‡ 1. dan jangan monoton . Ucapkan kata-kata dengan jelas dan perlahan ‡ 3. percaya diri ‡ 2. Atur irama dan tekanan suara.Bicara dengan wajar ‡ 4.

Siapkan air minum . Menarik nafas dalam-dalam ‡ 6. Membaca paragraf yang dianggap penting dari teks tulisan. AH. APA ‡ 7. ANU. Hindari sindrom EM. ‡ 8.‡ 5.

pucat. ‡ 3.‡ Gaya berbicara : ‡ 1. Dengan gerak air muka tidak dengan kata-kata. muka merah. mengangguk.Dengan gerak-gerik. menggeleng. . Dengan gerak anggota badan. Menggunakan gaya bahasa ‡ 2. ‡ 4.

Remembering ( being able to recall the message being sent ) .‡ Mendengarkan dengan aktif : ‡ Ada 6 unsur yang dikenal dengan HURIER MODEL : ‡ .Hearing (paying careful attention to what is being said) ‡ .Understanding ( comprehending the messages being sent ) ‡ .

‡ .Tidak memotong pembicaraan orang lain. mampu menahan diri .Evaluating (menerapkan ketrampilan berpikir kritis untuk menilai isi pembicaraan) ‡ . sabar. diam ) ‡ .Interpreting( mampu memberikan arti ) ‡ . tawa.Responding ( respon awal dalm bentuk tepuk tangan.

KOMUNIKASI RESPEKTIF ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Prinsip-prinsip komunikasi respektif : .positive thinking .emphaty( gunakan perasaan dalam mendengarkan tidak acuh tak acuh ) .solution ±oriented .XII.being honest ( spontanitas dan jujur ) .

feeling ( merasakan apa yang orang lain rasakan ) ‡ .‡ .communicate ( gunakan komunikasi bila orang lain mencoba ide-idenya ) .

4. 3. dengan maksud atau tanpa maksud. 5.KESIMPULAN 1. aktif atau pasif diperlukan untuk hampir semua yang kita lakukan. Berkat komunikasi kita dapat mencapai tujuan dan ambisi kita. 2. dari diri kita dan orang lain. simbolis. Komunikasi merupakan bagian sentral dari kehidupan kita. . non verbal. Komunikasi verbal atau tertulis. Komunikasi penting bagi kesuksesan kita. Komunikasi adalah perjalanan yang tidak pernah usai dari suatu penemuan.

coherent/logis dan dapat dipahami. Berkomunikasi harus a. KESIMPULAN : 6. counterfeit or clichéd (credible. cursory or cloudy (jelas . Clear. not confusing. konsisten dan matang. Credible.tepat dan kini) b.XII. Complete. bukan pura-pura atau klise)6. BERKOMUNIKASI . not coy. coherent and comprehensible. correct and current (Lengkap. tidak membingungkan . consistent and considered. sambil lalu atau kabur) c.

crude or cruel (sopan. konstruktif dan penuh pertimbangan bukan yang aneh. bukan yang kaku. tak berperasaan atau pengecut ) . callous or cowardly (nyaman dan bernada percakapan. not crotchety. Courteous. cranky or critical (kooperatif.d. ramah dan penuh penghormatan. kasar atau kejam) d. constructive and considerate. not cramped. cordial and complimentary. lekas marah atau kritis ) d. Comfortable and conversational in tone. Cooperative. not curt. tidak kaku .

d. tidak gila atau sangat dungu) .Candid not crufty (terus terang tidak dibuat-buat) e.Crisp but not curt or cross (ringkas tetapi tidak kaku atau berlawanan) f. calm and composed. Cheerful. tenang dan sabar. not crazy or crass (menyenangkan.

Kris Cole ( 2005 ). Inc. Crystal Clear Communication .Refika Aditama. Komunikasi dan Humas Internasional. Mc.Citra Aditya Bakti Stewart L. Onong Uchjana Effendy ( 2003 ). PT.Graww-Hill. Singapore. Teori dan Filsafat Komunikasi. . Psikologi Komunikasi.Tubbs. PT.DAFTAR PUSTAKA Teuku May Rudy ( 2005 ).Percetakan Universitas Negeri Jakarta. Prentice Hall. Ilmu.Sylvia Moss ( 2001 ). Sudibyo Setyobroto ( 2004 ).HumanCommunication.

SANTHI. OM . SANTHI.OM SANTHI.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->