P. 1
Buku Mysql

Buku Mysql

|Views: 31|Likes:
Published by Ahmad Alfin Afwan

More info:

Published by: Ahmad Alfin Afwan on Feb 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/02/2012

pdf

text

original

Bab I Pengenalan Database Pengantar Database Database atau basis data dapat dibayangkan ibarat sebuah lemari arsip

. Jika anda bekerja diperkantoran tentu sangat banyak arsip-arsip atau dokumen kantor yang disimpan kedalam lemari tersebut. Sering anda melihat bahwa penempatan arsip didalam lemari tidak dilakukan secara sembarangan/acak, tapi diberi pembeda antara satu arsip dengan arsip yang lainnya. Pembedanya dapat berupa nomor urut, warna sampul, urutan letak atau berdasarkan tanggal dan lain sebagainya. Begitu juga halnya dengan buku telpon/alamat yang anda punyai, biasanya diatur menurut abjad nama atau kategori tertentu, seperti teman, keluarga, klien dan lain sebagainya. Semuanya disimpan dan diatur menurut aturan tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Upaya anda untuk menyusun dan melakukan hal diatas baru akan terasa kalau data arsip dan daftar alamat yang dimiliki sudah banyak. Mengapa hal ini anda lakukan ? tidak lain tujuannya adalah untuk memudahkan dalam mencari atau mengambil data tertentu dalam arsip maupun buku alamat tadi secara Cepat dan mudah. Bayangkan kalau semua arsip atau daftar buku alamat tersebut tidak diatur penyusunannya, tentu akan sangat sulit untuk mencari arsip atau nomor telpon tertentu. Tidak saja sulit tapi akan sangat membutuhkan waktu yang lama. Basis data atau database Kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu Ada juga yang mendefinisikan basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut Alasan Perlunya Database Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam system informasi, karena  merupakan dasar dalam menyediakan informasi. Basis data menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan.  Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Basis data mengurangi duplikasi data (data redudancy).  Dengan mengaplikasikan basis data hubungan data dapat ditingkatkan. 

Basis data dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar  Tingkatan Data Dalam Database Relasi Dalam suatu sistem database relasi, data mempunyai tingkatan-tingkatan, sebagai berikut : yang tersimpan dalam DBMS

1. Karakter (Characters) Merupakan bagian terkecil dalam database, dapat berupa karakter numerik (angka 0 s.d 9), huruf ( A - Z, a - z) ataupun karakter-karakter khusus, seperti *, &. %, # dan lainlain. 2. Field atau Attribute Merupakan bagian dari record yang menunjukkan suatu item data yang sejenis, Misalnya : field nama, file NIM dan lain sebagainya. Setiap field harus mempunyai nama dan tipe data tertentu. Isi dari field di sebut Data Value. Dalam tabel database, field ini disebut juga kolom. 3. Record atau Tupple Tuple/Record adalah kumpulan data value dari attribute yang berkaitan sehingga dapat menjelaskan sebuah entity secara lengkap. Misal : Record entity mahasiswa adalah kumpulan data value dari field nobp, nama, jurusan dan alamat per-barisnya. Dalam tabel database, Record disebut juga baris. 4. Table atau Entity Entity merupakan sesuatu yang dapat diidentifikasi dari suatu sistem database, bisa berupa objek, orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya akan disimpan dalam database. Misal. Pada sistem database akademik, yang menjadi entity adalah, mahasiswa, dosen, matakuliah dan lain-lain. Dalam aplikasi, penggunaan istilah Entity sering di samakan dengan istilah Tabel. (Entity = table). Disebut tabel, karena dalam merepresentasikan datanya di atur dalam bentuk baris dan kolom. Baris mewakili 1 record dan kolom mewakili 1 field. Dalam sistem database tradisional, entity/table ini disebut juga dengan file. 5. Database Kumpulan dari tabel-tabel yang saling berelasi, disusun secara logis, sehingga menghasilkan informasi yang bernilai guna dalam proses pengambilan keputusan. Perhatikan tabel berikut : Contoh Entity/Tabel Mahasiswa :

Normalisasi tabel : • Tidak boleh ada record yang sama (kembar) • Setiap fieldnya bernilai tunggal untuk setip barisnya. • Setiap field harus mepunyai nama yang unik (tidak boleh ada yang sama). • Setiap field mesti mempunyai tipe data dan karakteristik tertentu. • Maksimal ada satu primary key pada setiap tabel

Bab 2 Merancang Database 1. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh entity yang terlibat dalam sistem database tersebut. Sebagaimana telah dijelaskan diawal, bahwa entity merupakan sesuatu yang dapat diidentifikasi dengan mudah dari suatu sistem database, bisa berupa objek, orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya akan disimpan. Dari sekian banyak kemungkinan entity yang ada, anda harus memilah-milah entity mana saja yang sesuai dan mampu mengakomodasi kebutuhan sistem yang akan dirancang. Misalnya dalam ruang lingkup perkuliahan, ada banyak entity yang mungkin, misalnya entity mahasiswa, matakuliah, dosen, asistensi, jadwal, jurusan dan lain sebagainya. Namun dalam ruang lingkup perkuliahan sederhana, anda dapat menggunakan tiga entity saja, yaitu entity mahasiswa, dosen dan matakuliah. 2. Menentukan attribute-attribute atau field dari masing-masing entity beserta kunci (key)-nya. Menentukan attribute dari suatu entity sangat menentukan baik atau tidaknya sistem database yang dirancang, karena attribute ini sangat menentukan nantinya dalam proses relasi. Attribute merupakan ciri khas yang melekat pada suatu entity, misalnya attribute pada mahasiswa dapat berupa nobp, nama, tempat lahir, tanggal lahir, alamat, nama orang tua, pekerjaan orang tua dan lain-lain. Dari sekian banyak kemungkinan attribute yang ada pada entity mahasiswa, anda dapat menggunakan hanya yang perlu saja. Setelah menentukan attributenya selanjutnya adalah menentukan field kunci. Field kunci adalah penanda entity tersebut sehingga bisa digunakan untuk relasi nantinya dan field kunci ini harus bersifat unik. Misalnya pada entity mahasiswa, attribute nobp bisa dijadikan field kunci, karena bersifat unik dan tidak ada mahasiswa yang mempunyai nobp sama. 3. Menghubungkan entity yang ada. Setelah menentukan entity dan attribute beserta field kuncinya, maka selanjutnya adalah menentukan entity yang terbentuk akibat adanya relasi antar entity. Misalnya antara entity mahasiswa dengan entity dosen, terjadi suatu hubungan proses mengajar, maka proses mengajar ini merupakan entity baru.

Contoh Database:

LATIHAN Bentuk Kelompok dan Buat database : - Perpustakaan - Toko Buku - Bank - Puskesmas

BAB III Mengenal Mysql

3.1. SQL (Structured Query Language) Semua database menggunakan bahasa SQL. Tetapi bahasa SQL yang digunakan tidak selalu sama antara database satu dengan database lain, tergantung fitur-fitur yang didukung oleh database tersebut. Penulisan perintah dalam bahasa SQL adalah incasesensitive. Artinya, perintah ‘create database test’ sama dengan perintah ‘CREATe DaTaBaSE test’, tetapi tidak sama dengan ‘create database Test’ (nama database-nya berbeda). 3.2. Tipe data MySQL Setiap data pasti memiliki tipe. MySQL mendukung data berupa: 1. bilangan bulat (int, tinyint, smallint, mediumint, bigint, decimal) 2. bilangan real (float) 3. karakter (varchar, char) 4. teks (tinytext, mediumtext, text, longtext) 5. waktu (time, date, datetime, year, timestamp) 6. binary file (tinyblob, mediumblob, blob, longblob) 7. dan beberapa tipe data lain. Tipe data berguna untuk membedakan jenis data. Tipe data karakter, teks, dan waktu selalu diawali dan diakhiri dengan tanda ‘'’. Jika kebetulan datanya mengandung tanda ‘'’ juga, maka kita perlu menambah tanda escape ‘\’. Contoh: 'This is Sam's book'  salah 'This is Sam\'s book'  benar Tipe data tanggal (date) memiliki format: YYYY-MM-DD. Contoh: '2003-05-02' berarti tanggal 2 bulan 5 tahun 2003. Sedang tipe data time memiliki format HH:MM:SS. Timestamp adalah sebuah tipe data yang nilainya akan selalu berubah menjadi waktu saat terjadi query INSERT atau UPDATE.

BAB IV Dasar-Dasar Mysql 4.1. Membuat, Mengahapus dan Menggunakan Database Untuk membuat database baru, perintahnya adalah: mysql> CREATE DATABASE inventaris; Query OK, 1 row affected (0.01 sec) Untuk menghapus database dan menghapus seluruh datanya, kita gunakan perintah DROP diikuti dengan nama database yang akan kita hapus. mysql> DROP DATABASE inventaris; Query OK, 0 rows affected (0.00 sec) Untuk memulai menggunakan database kita gunakan perintah USE diikuti dengan nama database yang telah kita buat sebelumnya dengan CREATE DATABASE. Jika Anda menghapus database inventaris dengan perintah DROP, buat lah kembali database inventaris. mysql> USE inventaris; Reading table information for completion of table and column names You can turn off this feature to get a quicker startup with -A Database changed mysql> 4.2. Membuat Tabel Setelah kita mempunyai database, kita harus membuat tabel terlebih dahulu untuk menyimpan data kita. Data yang tersimpan sering disebut dengan record. Sebuah tabel memiliki field-field yang memiliki tipe data tertentu. Untuk memudahkan pengoperasian database, terkadang kita membutuhkan sebuah field utama sebagai acuan (baca: id / primary key). Setiap data yang masuk akan memiliki id yang berbeda. Sehingga walaupun ada dua atau lebih data yang sama, akan tetap dianggap berbeda oleh MySQL karena memiliki id yang berbeda. Supaya id setiap data berbeda-beda, dapat digunakan fungsi auto_increment, sehingga nilai id setiap data akan bertambah 1 dari nilai id data sebelumnya. Sebagai contoh, kita akan membuat database tentang inventaris komputer di kantor Anda. Rancangan databasenya adalah sebagai berikut.

Database inventaris memiliki 3 tabel: inventaris, pegawai, dan komputer. Jika Anda masih bingung tentang arti tanda panah dan kunci pada gambar di atas, jangan khawatir, kita akan membahasnya dalam bab berikutnya. Untuk membuat ketiga tabel tersebut perintahnya adalah: mysql> CREATE TABLE inventaris ( -> inventaris_id int(5) NOT NULL auto_increment, -> tgl_beli date NOT NULL default '0000-00-00', -> computer_id int(5) NOT NULL default '0', -> pegawai_id int(5) NOT NULL default '0', -> comments varchar(255) NOT NULL default '', -> PRIMARY KEY (inventaris_id) -> ); Query OK, 0 rows affected (0.00 sec) mysql> CREATE TABLE komputer ( -> computer_id int(5) NOT NULL auto_increment, -> computer_desc varchar(255) NOT NULL default '', -> PRIMARY KEY (computer_id) -> ); Query OK, 0 rows affected (0.01 sec) mysql> CREATE TABLE pegawai ( -> pegawai_id int(5) NOT NULL auto_increment, -> first_name varchar(32) NOT NULL default '', -> last_name varchar(32) NOT NULL default '',

-> PRIMARY KEY (pegawai_id) -> ); Query OK, 0 rows affected (0.00 sec) Catatan: Tanda -> pada query mysql di atas tidak perlu Anda tulis. Tanda ini menandakan baris baru. Setiap perintah baru akan dieksekusi setelah diakhiri dengan tanda ‘;’. Untuk melihat properti tiap tabel yang baru saja kita buat, gunakan perintah DESCRIBE. mysql> describe inventaris;

5 rows in set (0.00 sec) Untuk melihat tabel apa saja yang ada dalam sebuah database kita gunakan perintah SHOW. mysql> SHOW TABLES;

3 rows in set (0.01 sec) 4.3. INSERT (Memasukkan Data) Untuk memasukkan data, perintah yang digunakan adalah INSERT. Perhatikan beberapa perbedaan penggunaan INSERT berikut ini. mysql> INSERT INTO komputer VALUES ('', 'Dell Optiplex'); Query OK, 1 row affected (0.00 sec) mysql> INSERT INTO komputer VALUES ('', 'Sun Ultra 1'); Query OK, 1 row affected (0.00 sec) mysql> INSERT INTO komputer (computer_desc) VALUES ('Dell Inspiron'); Query OK, 1 row affected (0.00 sec mysql> INSERT INTO komputer (computer_desc) VALUES ('Hp Vectra 500'); Query OK, 1 row affected (0.01 sec)

Nilai field pertama pada dua perintah INSERT pertama adalah kosong atau ‘’. Hal ini dikarenakan field pertama (computer_id) sudah auto_increment. Hal ini sama dengan dua perintah INSERT terakhir, dimana field computer_id tidak diberi nilai. 4.4. UPDATE (Mengubah Record) Perintah UPDATE digunakan untuk mengubah nilai suatu record. Berikut adalah contoh penggunaan UPDATE. mysql> UPDATE komputer SET computer_desc = 'Optiplex GX100' WHERE computer_id = 1; Query OK, 1 row affected (0.00 sec) Rows matched: 1 Changed: 1 Warnings: 0 mysql> UPDATE komputer SET computer_desc = 'Beowolf Cluster II' WHERE computer_id IN (2,3); Query OK, 2 rows affected (0.01 sec) Rows matched: 2 Changed: 2 Warnings: 0 mysql> UPDATE komputer SET computer_id = 0, computer_desc = 'Mac G4' WHERE computer_id = 4; Query OK, 1 row affected (0.00 sec) Rows matched: 1 Changed: 1 Warnings: 0 mysql> UPDATE komputer SET computer_desc = 'Mac G4'; ### Mengupdate SEMUA record; Query OK, 3 rows affected (0.00 sec) Rows matched: 4 Changed: 3 Warnings: 0 4.5. DELETE (Mengahpus Record) Untuk menghapus satu atau lebih data, kita menggunakan perintah DELETE. Berikut adalah beberapa contoh cara penghapusan record. mysql> DELETE FROM komputer WHERE computer_id=2; Query OK, 1 row affected (0.00 sec) mysql> DELETE FROM komputer WHERE computer_id IN (1,3); Query OK, 2 rows affected (0.00 sec) #Menghapus SEMUA record mysql> DELETE FROM komputer; Query OK, 0 rows affected (0.02 sec) 4.6. SELECT (Pemilihan)

SELECT digunakan untuk mengambil data yang telah dimasukkan. Perintah ini lah yang akan sering kita gunakan untuk menampilkan halaman web. Karena pada dasarnya, sebuah web adalah sebuah operasi pengambilan data dari database yang kemudian ditampilkan di layar komputer. Untuk pencarian lebih detail dapat digunakan klausa WHERE, IN, LIMIT, ORDER BY, dsb. Jika nama field terlalu panjang, kita dapat menyederhanakannya dengan AS. Berikut beberapa contoh penggunaan perintah SELECT. mysql> SELECT * FROM komputer;

4 rows in set (0.00 sec) mysql> SELECT computer_desc, computer_id, computer_desc AS c FROM komputer;

4 rows in set (0.00 sec) mysql> SELECT * FROM komputer ORDER BY computer_id DESC;

4 rows in set (0.01 sec) mysql> SELECT * FROM komputer ORDER BY computer_id ASC LIMIT 0,3;

3 rows in set (0.00 sec)

mysql> SELECT * FROM komputer WHERE computer_id IN (1,4);

2 rows in set (0.00 sec) mysql> SELECT computer_desc AS comp FROM komputer WHERE computer_id > 2;

2 rows in set (0.00 sec) mysql> SELECT computer_desc comp FROM komputer WHERE computer_id = 4;

1 row in set (0.00 sec) SELECT…LIKE Klausa LIKE dapat digunakan untuk mencari record jika digabungkan dengan perintah SELECT. Di dalam klausa LIKE biasanya digunakan wildcard (%) yang berguna untuk menyatakan semua karakter, mirip penggunaan wildcard (*) pada MS-DOS Prompt atau UNIX shell. Untuk fungsi pencarian lebih lanjut, Anda dapat membaca tentang MySQL FULLTEXT Search di MySQL Manual (http://www.phlab.net/myman/). mysql> SELECT * FROM komputer WHERE computer_desc LIKE '%Dell%';

2 rows in set (0.00 sec) mysql> SELECT * FROM komputer WHERE computer_desc NOT LIKE '%Dell%';

2 rows in set (0.00 sec) 4.7. ALTER (manipulasi kolom) Perintah ALTER digunakan untuk merubah, menambah atau menghapus properti tabel. Kita bisa menambah / menghapus / mengganti nama field, nama tabel, menambah / menghapus auto_increment dan primary key, dsb. # Menambah field mysql> ALTER TABLE komputer ADD warna VARCHAR(255) NOT NULL; Query OK, 4 rows affected (0.01 sec) Records: 4 Duplicates: 0 Warnings: 0 # Mengganti field mysql> ALTER TABLE komputer CHANGE warna prosesor VARCHAR(255) NOT NULL; Query OK, 4 rows affected (0.01 sec) Records: 4 Duplicates: 0 Warnings: 0 # Menghapus field mysql> ALTER TABLE komputer DROP prosesor; Query OK, 4 rows affected (0.01 sec) Records: 4 Duplicates: 0 Warnings: 0 # Menghapus Primary Key mysql> ALTER TABLE `inventaris` CHANGE `inventaris_id` `inventaris_id` INT( 5 ) NOT NULL; ALTER TABLE inventaris DROP PRIMARY KEY; Query OK, 25 rows affected (0.01 sec) Records: 25 Duplicates: 0 Warnings: 0 # Menambah Primary Key mysql> alter table inventaris add primary key (inventaris_id); Query OK, 25 rows affected (0.01 sec) Records: 25 Duplicates: 0 Warnings: 0 mysql> ALTER TABLE `inventaris` CHANGE `inventaris_id` `inventaris_id` INT(5) DEFAULT '0' NOT NULL AUTO_INCREMENT; Query OK, 25 rows affected (0.01 sec) Records: 25 Duplicates: 0 Warnings: 0

BAB V Aplikasi PHP Mysql 5.1. Koneksi PHP-Mysql Sekarang kita sampai pada bab aplikasi. Pada bab ini kita akan membahas bagaimana cara melakukan koneksi database kita di mysql dengan tampilan web yang kita buat. Untuk melakukan koneksinya kita menggunkan perintah dalam php. Adapun perintah yang digunakan dalam php adalah sebagi berikut : Mysql_connect(”nama host”,”user”,”password”); Jadi: Untuk kelas xip1 dapat ditulis sbb: Mysql_connect(”10.1.5.254”,”xip1”,”xip1”); Untuk melakukan tes koneksi web kita ke mysql silahkan ketik perintah di bawah ini. <? $sambung=mysql_connect("10.1.5.254","xip1","xip1"); if ($sambung) { echo "koneksi berhasil";} else {echo "koneksi belum tersambung";} ?> Jika program diatas dijalankan dan di layar anda muncul tulisan koneksi berhasil maka anda telah berhasil konek kalo tidak silahkan tanya kepada guru tik masing-masing. Sekarang setalh koneksi tersambung sebagaimana dalam mysql sebelumnya sebelum kita melakukan apapun terhadap database kita maka yang kita lakukan adalah memilih datase terlebih dahulu. Pada PHP perintah yang digunakan untuk melakukan pemilihan database adalah mysql_select_db(). Penulisan lebih legkapnya adalah sebagai berikut: mysql_select_db(“nama database”); 5.2. Memasukkan data Pada bab ini kita akan membahas bagaimana cara memasukkan data dari web kita kedalam database. Sebelumnya buatlah dulu tabel melalui mysql dengan nama register dan mempunyai 4 field yaitu id, nama, alamat, hp. Setelah itu baru kita buat formya dalam PHP. Pada PHP perintah yang digunakan untuk menjalankan perintah pada mysql adalah mysql_query(). Jadi segala perintah pada mysql sebelumnya dapat dijalankan dalam mysql_quwery pada PHP. Berikut rumusnya: mysql_query(“perintah mysql”); Untuk melakukan latihan memasukkan data kita buat aplikasi form register. Pada program register ini digunakan perintah insert pada tabel mysql. Berikut perintah untuk membuat form register: <html> <body> Form Pendaftaran <br> <form method=”POST” action=””> ID : <input type=”text” name=”id”> <br> Nama : <input type=”text” name=”nama”> <br> Alamat :<input type=”text” name=”alamat”> <br>

HP : <input type=”text” name=”hp”> <br> <input type=”submit” value=”daftar” name=”daftar”> <br> <form> </body> </html> <? $id=$_POST[‘id’]; $nama=$_POST[‘nama’]; $alamat=$_POST[‘alamat’]; $hp=$_POST[‘hp’]; mysql_connect(“10.1.5.254”,”xip1”,”xip1”); mysql_select_db(“xip1”); mysql_query(“insert into register values(‘$id’,’$nama’,’$alamat’,’$hp’)”); ?> Lalu setalh dijlankan akan tampil seperti ini :

Isilah formnya kemudian klik daftar dan lihat di tabel anda yang ada di mysql akan terisi dengan apa yang anda masukkan.
Id 1 nama joko alamat kupang jaya hp 60616263

LATIHAN 1. Buatlah form untuk mensubmit atau menulis artikel kemudian artikel tersebut disimpan dalam database! (seperti pada blog). 5.3. Mengganti data Melakukan pergantian data menggunakan perintah update pada mysql. Biasanya update ini berhubungan dengan pergantian password dalam internet, pembaharuan data, penambahan atau pengurangan jumlah dan sebagainya. Berikut contoh program penggantian data: <html> <body> Form Penggantian Alamat<br> <form method=”POST” action=””> ID : <input type=”text” name=”id”> <br> Alamat Baru :<input type=”text” name=”alamat”> <br>

<input type=”submit” value=”ganti” name=”ganti”> <br> <form> </body> </html> <? $id=$_POST[‘id’]; $alamat=$_POST[‘alamat’]; mysql_connect(“10.1.5.254”,”xip1”,”xip1”); mysql_select_db(“xip1”); mysql_query(“update register set alamat=’$alamat’ where id=$id”); ?> Keterangan : perintah diatas berlaku jika tipe id integer kalau tipenya lain misal varchar maka pada $id harus diapit oleh tanda ‘ ‘. Hasil tampilannya adalah sbb:

Sedangkan tabel pada mysql berubah menjadi:
Id 1 nama joko alamat kupang indah hp 60616263

LATIHAN 1. Buatlah form penggatian seperti diatas tapi untuk item yang diganti diberikan pilihan menggunakan select options (drop down)! 5.4. Menampilkan data Pada saat melakukan penampilan data itu berarti kita akan melakukan pemanggilan data pada mysql kemudian mencetaknya pada halaman browser. Untuk melakukan pemilihan data kita gunakan perintah select pada mysql. <? mysql_connect(“10.1.5.254”,”xip1”,”xip1”); mysql_select_db(“xip1”); $pilih=mysql_query(“select*from register”); echo”<table><tr><td>id</td><td>nama</td><td>alamat</td><td>hp</td></tr>”; while (($data=mysql_fetch_row($pilih))) { echo” <tr><td>data[0]</td> <td>data[1]</td> <td>data[2]</td> <td>data[3]</td></tr>”;} echo”</table>”; ?>

Hasil keluarannya:
Id 1 Nama Joko alamat kupang indah hp 60616263

LATIHAN 1. Sekarang tambahkan kolom comment pada tabel sebelumnya kemudian buatlah tampilan yang bias digunkan untuk memasukkan comment pada id yang sudah ada. Bedanya dengan latihan sebelumnya adalah kali ini tombolnya ada 2 yaitu: 1. kirim yang nanti aksinya hanya mengirimkan data ke database saja 2. kirim dan tampilkan yang nanti aksinya setelah dikirimkan kemudian data itu ditampilkan. 5.5. Membuat aplikasi pencarian Aplikasi lain yang bisa dilakukan dengan menggunakan PHP dan mysql adalalah membuat sebuah aplikasi pencarian atau search. Sebenarnya kunci dari pembuatan aplikasi ini adalah dari kata kunci yang dimasukkan kemudian kata kunci tersebut dipilih/dicari dari database yang kita miliki. Untuk aplikasi yang kita gunakan kali ini adalah select...like. Kenapa tidak hanya select saja? Alsannya dapat ditanyakan pada gurunya masing-masing. Mari kita lihat syntax di bawah ini! <html> <body> Form Pencarian<br> <form method=”POST” action=””> Cari nama: <input type=”text” name=”nama”> <br> <input type=”submit” value=”cari” name=”cari”> <br> <form></body> </html> <? $nama=$_POST[‘nama’]; mysql_connect(“10.1.5.254”,”xip1”,”xip1”); mysql_select_db(“xip1”); $search=mysql_query(“select*from register where nama like ‘%$nama%’”); echo”<br>Hasil Pencarian<br>” while ($data=mysql_fetch_row($search)) { echo”<br>Nama : data[1]”; echo” <br>Id : data[0]”; echo” <br>Alamat : data[2]”; echo” <br>Hp : data[3]”; echo” <br>comment : data[4]”;} ?> Tampilan untuk syntax diatas adalah sebagai berikut :

LATIHAN 1. Buatlah form search yang bisa dipilih berdasarkan kategori yang diiginkan!

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->