Kehamilan Kembar (Gemelli) - 2011

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Kehamilan kembar ialah satu kehamilan dengan dua janin atau lebih. Kehamilan dan persalinan membawa risiko bagi janin. Bahaya bagi ibu tidak sebegitu besar, tetapi wanita dengan kehamilan kembar memerlukan pengawasan dan perhatian khusus bila diinginkan hasil yang memuaskan bagi ibu dan janin. Hukum Hellin menyatakan bahwa perbandingan antara kehamilan kembar dan tunggal ialah 1:89, untuk triplet 1:892, dan untuk kuadruplet 1:893. Pada tahun 1948, Prawirohardjo mengumumkan diantara 16.288 persalinan, terdapat 197 persalinan gemelli dan 6 persalinan triplet. Berbagai faktor mempengaruhi frekuensi kehamilan kembar, seperti bangsa, hereditas, umur dan paritas ibu. Bangsa Negro di Amerika Serikat mempunyai frekuensi kehamilan kembar yang lebih tinggi daripada bangsa kulit putih. Juga frekuensi kehamilan kembar berbeda pada tiap negara. Angka yang tertinggi ditemukan di Finlandia dan yang terendah di Jepang. Umur tampaknya mempunyai pengaruh terhadap frekuensi kehamilan kembar, makin tinggi umur, makin tinggi frekuensinya. Setelah umur 40 tahun frekuensi kehamilan kembar menurun lagi. Frekuensi kehamilan kembar juga meningkat dengan paritas ibu. Dari angka 9.8 per 1000 persalinan untuk primipara, frekuensi kehamilan kembar naik sampai 18.9 per 1000 untuk oktipara. Keluarga tertentu mempunyai kecenderungan untuk melahirkan bayi kembar. Walaupun pemindahan sifat herediter kadang – kadang berlangsung secara paternal, tetapi biasanya hal itu disini terjadi secara maternal, dan pada umumnya terbatas pada kehamilan dizigotik. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis tertarik untuk membahas tentang gemelli dalam makalah ini.

Copyright: Arya Putra Syuhada- FKUPN

Page 20

Kehamilan Kembar (Gemelli) - 2011
B. Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini ialah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya gemelli, jenis, cara mendiagnosis, penanganan dalam kehamilan dan dalam persalinan pada ibu yang mengandung janin gemelli. C. Manfaat
1. Manfaaat untuk diri sendiri : bisa mengaplikasikan ilmu tentang menangani

kehamilan dan persalinan yang tepat untuk kehamilan gemelli.
2. Manfaat dalam bidang akademik : memperoleh informasi ilmiah mengenai kehamilan

gemelli.
3. Manfaat dalam bidang pengabdian masyarakat : data mengenai kehamilan gemelli

dapat dijadikan acuan untuk mendeteksi terjadinya kehamilan gemelli sehingga dalam penanganan kehamilan maupun persalinan dengan kehamilan gemelli bisa dilakukan dengan tepat sehingga mengurangi angka morbiditas dan mortalitas perinatal.

BAB II
Copyright: Arya Putra Syuhada- FKUPN
Page 20

Sebagian besar kehamilan kembar ialah kembar dua atau gemelli. hereditas. dan septuplet. Faktor – faktor tersebut dan mungkin pula faktor lain dengan mekanisme tertentu menyebabkan matangnya 2 atau lebih folikel de Graaf atau terbentuknya 2 ovum atau lebih dalam satu folikel.4 Insidensi dari kehamilan kembar di United States of America (USA) meningkat selama dekade terakhir ini. Epidemiologi Sejak ditemukannya obat – obat dan cara induksi ovulasi maka dari laporan – laporan dari seluruh pelosok dunia. Etiologi Bangsa. Ini dimungkinkan dengan semakin majunya tekhnologi reproduksi seperti fertilisasi in-vitro. Kemungkinan pertama dibuktikan dengan ditemukannya 21 korpora lutea pada kehamilan kembar. kuadruplet.3 b. Juga obat klomid dan hormone gonadotropin yang dipergunakan untuk menimbulkan ovulasi dilaporkan menyebabkan kehamilan dizigotik. Selain itu dengan banyaknya jumlah janin. TINJAUAN PUSTAKA a. dinamakan triplet. Pada fertilisasi in vitro dapat pula terjadi kehamilan kembar. jika Copyright: Arya Putra Syuhada. sextuplet. Kehamilan kembar dizigot berhubungan dengan ovulasi multipel dan angka kejadiannya bervariasi sesuai ras dan dipengaruhi oleh usia ibu dan paritasnya. umur dan paritas hanya mempunyai pengaruh terhadap kehamilan kembar yang berasal dari 2 telur. Angka kembar dizigot tertinggi terdapat di negara – negara Afrika yaitu 10 – 40 per 1000 kehamilan.Kehamilan Kembar (Gemelli) . dan terendah di Asia sebanyak 3 per 1000 kehamilan. quintuplet.FKUPN Page 20 .5 Saat ini 3% dari kehamilan adalah kehamilan kembar dan sebagian besarnya adalah gemelli. diikuti oleh Kaukasia sebesar 7 – 10 per 1000 kehamilan. Definisi Kehamilan gemelli ialah kehamilan dengan dua janin atau lebih. frekuensi kehamilan kembar condong meningkat.6 Angka kejadian kembar monozogit di seluruh dunia relatif konstan yaitu 4 dari 1000 kehamilan.6 c.2011 PEMBAHASAN A.

Pada kembar yang berasal dari satu telur. sebelum primitive streak tampak.1 d.FKUPN Page 20 . maka akan terjadi kehamilan kembar dengan 1 amnion. dan mencapai puncaknya pada usia 37 tahun. 2 korion. Setelah usia 40 tahun frekuensi kehamilan kembar menurun kembali. 3. umur dan paritas tidak atau sedikit sekali mempengaruhi terjadinya kehamilan kembar itu. Faktor Risiko Faktor – faktor yang menyebabkan matangnya 2 atau lebih folikel de Graaf atau terbentuknya 2 ovum atau lebih dalam satu folikel : 1. dan 2 plasenta seperti pada kehamilan kemar dizigotik. Dari penelitian – penelitian disimpulkan bahwa wanita berusia lebih dari 30 tahun mempunyai kesempatan lebih besar mendapatkan hasil konsepsi ganda. maka akan terjadi kembar dempet dalam berbagai bentuk. Ras Ras Afrika – Amerika memiliki kecenderungan untuk kehamilan kembar paling besar dibandingkan ras lain. Usia Kejadian kehamilan kembar mulai dari pubertas di mana aktivitas ovarium minimal. Kehamilan kembar di Asia lebih sedikit. Myrianthopoulus (1970) mendapatkan bahwa pada wanita kulit putih terdapat 1 kehamilan kembar dari 100 kehamilan. Paritas Wanita yang telah hamil satu kali atau lebih sebelumnya.Kehamilan Kembar (Gemelli) . Di Jepang angka kejadian angka kejadian hanya 1 dari 155 kehamilan. 4. faktor bangsa. Setelah primitive streak terbentuk. 2. maka akan terjadi kehamilan kembar dengan 2 amnion. Hereditas Copyright: Arya Putra Syuhada. Bila faktor penghambat terjadi setelah blastula tetapi sebelum amnion terbentuk. terutama kehamilan kembar meningkatkan risiko hamil kembar.2011 telur – telur yang diperoleh dapat dibuahi lebih dari satu dan jika semua embrio yang kemudian dimasukkan ke dalam rongga rahim ibu tumbuh berkembang lebih dari satu. menghasilkan kehamilan kembar dengan 2 amnion. Diperkirakan di sini sebabnya ialah faktor penghambat yang mempengaruhi segmentasi sebelum blastula terbentuk. dan 1 banding 80 pada wanita kulit hitam. hereditas.

Jenis 1. kematian bayi sangat tinggi karena lilitan tali pusat. kulit. genotip ibu jauh lebih penting daripada ayah dan pada umumnya terbatas pada kehamilan dizigotik.2 Copyright: Arya Putra Syuhada. atau uniovuler.2011 Riwayat kehamilan kembar pada keluarga meningkatkan kemungkinan untuk kehamilan kembar.Kehamilan Kembar (Gemelli) . rambut. Keadaan ini tidak dapat dibedakan dengan kembar dizigotik. yang jika dibuahi akan menghasilkan janin kembar. Tekhnologi reproduksi yang berkembang. akan meningkatkan secara nyata kemungkinan ovulasi ovum yang jumlahnya lebih dari satu. Dua pertiga mempunyai 1 plasenta. Pada kehamilan kembar monoamniotik. rupanya sama. Obat klomid dan hormon gonadotropin yang dipergunakan untuk menimbulkan ovulasi dilaporkan menyebabkan kehamilan dizigotik. Kira – kira sepertiga kehamilan kembar adalah monozigotik. Kira – kira satu pertiga kehamilan kembar monozigotik mempunyai 2 amnion. Kehamilan ini terjadi 1 dari 250 kehamilan. dan ukuran antropologik pun sama. seperti in vitro fertilization (IVF) dan tekhnik – tekhnik lain menghasilkan telur multipel yang kemudian dibuahi dan dikembalikan ke dalam uterus memiliki kemungkinan kehamilan kembar yang tinggi. dan 2 plasenta. atau bayangan cermin. atau terbalik satu terhadap yang lainnya. kuping. gigi. dan 1 atau 2 amnion. Kadang – kadang 2 plasenta tersebut menjadi satu. e. 1 korion. mata.FKUPN Page 20 . homolog. Sidik jari dan telapak tangan sama. Faktor – faktor lain Induksi ovulasi dengan menggunakan preparat gonadotropin (FSH + chorionic gonadotropin) atau klomifen. Kehamilan kembar monozigotik Kehamilan kembar yang terjadi dari satu telur disebut kemar monozigotik atau disebut juga identik. 2 korion. Satu bayi kembar mungkin kidal dan yang lainnya biasa karena lokasi daerah motorik di korteks serebri pada kedua bayi itu berlawanan. 5.7 Jenis kehamilan kedua anak sama.

4.2011 Gambar 1. Mungkin terdapat dua plasenta yang terpisah atau satu plasenta. akan berkembang dua mudigah. Copyright: Arya Putra Syuhada. yang terjadi sekitar 8 hari setelah pembuahan. 3. Jika amnion telah terbentuk. akan berkembang dua mudigah. dan satu korion sehingga terbentuk kehamilan kembar diamnion monokorion.Kehamilan Kembar (Gemelli) . pemisahan akan menghasilkan dua mudigah dalam satu kantong amnion atau kehamilan kembar monoamnion monokorion. 2. masing – masing di kantong amnion yang berbeda.FKUPN Page 20 . Jika pemisahan terjadi antara hari keempat dan kedelapn. Jenis kembar monozigotik Hasil akhir proses pembentukan kembar monozigot bergantung pada kapan pemisahan terjadi. pemisahan berlangsung tidak sempurna dan terbentuk kembar siam. 1. Jika terjadi dalam 72 jam pertama setelah pembuahan. dua amnion dan dua korion dan kehamilan akan bersifat diamnion dan dikorion. yaitu setelah terbentuk diskus embrio. Jika pemisahan terjadi lebih belakangan lagi.

disebut juga heterolog. Jenis kelaminsama atau berbeda. Saat segmentasi dan ketuban pada kehamilan kembar monozigotik Gambar 3. Kehamilan kembar dizigot Kira – kira dua pertiga kehamilan kembar adalah dizigotik yang berasal dari 2 telur. mereka berbeda seperti anak – anak lain dalam keluarga. Kembar dizigotik mempunyai 2 plasenta. atau fraternal.1.Kehamilan Kembar (Gemelli) . binovuler. dan 2 amnion.2011 Gambar 2. 2 korion.FKUPN Page 20 .2 Copyright: Arya Putra Syuhada. Kadang – kadang 2 plasenta menjadi satu. Plasenta dan membran pada kehamilan kembar 2.

2. Kehamilan ini sukar dibedakan dengan kehamilan dizigotik. Superfekundasi dan Superfetasi Superfekundasi ialah pembelahan dua telur yang dikeluarkan pada ovulasi yang sama pada 2 koitus yang dilakukan dengan jarak waktu pendek. Pada tahun 1910 oleh Archer dilaporkan bahwa seorang wanita kulit putih yang melakukan koitus berturut – turut dengan seorang kulit putih dan kemudian dengan seorang Negro melahirkan bayi kembar dengan satu bayi berwarna putih dan yang lainnya berupa mullato.FKUPN Page 20 .12 Copyright: Arya Putra Syuhada.1. Plasenta pada kembar dizigotik Gambar 5.Kehamilan Kembar (Gemelli) .2011 Gambar 4. Monozigotik dan Dizigotik f.

Pertumbuhan Janin Berat badan janin pada kehamilan kembar lebih ringan daripada janin pada kehamilan tunggal pada umur kehamilan yang sama.FKUPN Page 20 . Berat badan bayi yang baru lahir umumnya pada kehamilan kembar kurang dari 2500 gram.2. berat badan kedua janin pada kehamilan kembar tidak sama.10 Copyright: Arya Putra Syuhada. Suatu faktor penting dalam hal ini adalah kecenderungan terjadinya partus prematus.1 g.10 Selain itu. Pada kehamilan dizigotik plasenta yang satu dapat berimplantasi lebih menguntungkan.1.2. Setelah itu. dan untuk kuadruplet kurang dari 1500 gram. akan tetapi dapat ditemukan pada kuda. Dengan demikian. mungkin karena regangan yang berlebihan menyebabkan peredaran darah plasenta mengurang. Sampai kehamilan 30 minggu kenaikan berat badan janin kembar sama dengan janin kehamilan tunggal. dapat berbeda antara 50 sampai 1000 gram. Superfekundasi Superfetasi adalah kehamilan kedua yang terjadi beberapa minggu atau beberapa bulan setelah kehamilan pertama terjadi. kenaikan berat badan kecil. Berat badan satu janin pada kehamilan kembar rata – rata 1000 gram lebih ringan daripada janin kehamilan tunggal. pada triplet kurang dari 2000 gram. Keadaan ini pada manusia belum pernah dibuktikan. Demikian juga pada kehamilan kembar monozigotik pembagian darah pada plasenta untuk kedua janin tidak sama. pertumbuhan plasenta itu serta janinnya lebih baik daripada plasenta yang lainserta janinnya.2011 Gambar 6. dipandang dari sudut tempat pada dinding uterus dan penyediaan darah.Kehamilan Kembar (Gemelli) . daripada plasenta yang lain.1. sehingga yang satu kurang bertumbuh dibandingkan dengan yang lain.

dapat terjadi sindroma trasnfusi fetal. Akardius asefalus Gambar 8.2 Pada kehamilan kembar monozigotik. polisitemia. dehidrasi.9 Pada janin yang mendapat darah lebih banyak terdapat hidramnion. menderita anemia. pada hamil muda dapat terjadi berbagai anomaly. Bila tidak keseimbangan terjadi pada kehamilan yang lebih tua. yaitu torakopagus (40%). Karena hal ini. Kembar siam sangat jarang dijumpai. karena peredaran darah yang lebih sempurna.000 persalinan. Janin kedua kecil. dan kraniopagus (12%). iskiopagus (6%).2. menguasai jantung serta system peredaran darah janin yang lain melalui pembuluh – pembuluh darah yang beranastomosis. Sindrom transfuse fetus Bila segmentasi terhambat dan baru terjadi primitive streak terbentuk (lebih kurang 13 hari setelah fertilisasi). Kembar siam dapat dibagi atas beberapa jenis sesuai lokasi anatomis. Akardiakus amorfus adalah monstrum tanpa bentuk yang terdiri atas jaringan ikat yang mengandung berbagai alat rudimenter dan diliputi kulit.2011 Pada kembar monozigotik tidak jarang pembuluh darah dalam plasenta yang satu beranastomosis dengan pembuluh darah untuk janin yang lain. pisopagus (18%). sehingga terjadilah kembar dempet (kembar siam). Copyright: Arya Putra Syuhada.1.Kehamilan Kembar (Gemelli) . Gambar 7. sifo-omfalopagus (35%). Jantung janin yang satu.FKUPN Page 20 . setelah bayi pertama lahir dan tali pusat dipotong ujung bagian tali pusat yang menuju ke plasenta harus diikat dengan teliti untuk menghindarkan perdarahan berasal dari janin yang lain. Akardiakus asefalus adalah monstrum yang hanya terdiri atas panggul dan ekstremitas bawah. dengan akibat bahwa janin yang terakhir terganggu pertumbuhannya dan menjadi suatu monstrum yang dinamakan akardiakus. oligohidramnion dan mikokardia. maka pemisahan mudigah tidak sempurna. Akardiakus akornus adalah monstrum tanpa badan. edema dan pertumbuhan janin yang baik. bila terdapat peredaran darah yang tidak seimbang karena anastomosis pembuluh darah. yaitu 1:70.

1. Dalam hal terakhir.2011 Gambar 9. fibrotic dan berbatas tegas. Berbagai kombinasi letak serta presentasi dapat terjadi.Kehamilan Kembar (Gemelli) .1. Letak dan presentasi janin Pada umumnya janin kembar tidak besar dan cairan amnion lebih banyak daripada biasa.FKUPN Page 20 . sehingga sering terjadi perubahan presentasi posisi dan janin. sehingga menyebabkan kesukaran diagnosis.12 Copyright: Arya Putra Syuhada. Kembar Siam (Conjoined Twins) Pada kehamilan kembar dizigotik janin dapat juga mengalami kelainan. keras. Demikian pula letak janin kedua dapat berubah setelah kelahiran bayi pertama. keduanya presentasi bokong. Plasemta fetus papiraseus biasanya berwarna putih. presentasi bokong dan bahu. dan yang paling jarang keduanya presentasi bahu. presentasi kepala dan bahu. atau dapat tertinggal dalam uterus yang menyebabkan infeksi dan perdarahan. Yang paling sering ditemukan ialah kedua janin dalam letak memanjang dengan presentasi kepala. misalnya dari letak lintang menjadi letak sungsang.2. Pada persalinan fetus papiraseus dapat mendahului janin yang normal. Janin yang mati dapat diresorbsi sama sekali atau masih ditemukan dalam uterus.12 h. kemudian menyusul presentasi kepala dan bokong. cairan amnion dapat diserap semua dan janin berubah menjadi gepeng (fetus papiraseus atau kompresus).2. Kadang – kadang satu janin meninggal dan yang lainnya tumbuh terus sampai matur.

varises. distensi abdominal dan kesulitan bernafas. Uterus lebih besar (>4 cm) dibandingkan usia kehamilannya. nausea.FKUPN Page 20 .2.1. Penambahan berat badan ibu yang mencolok yang tidak disebabkan oleh edema atau obesitas 3. tanda-tanda yang harus diperhatikan pada kehamilan kembar adalah: 1. Diagnosis a. Aktivitas fetus lebih banyak dan persisten pada kehamilan kembar. hemoroid. Anemia mikrositik hipokrom seringkali muncul pada Copyright: Arya Putra Syuhada.Kehamilan Kembar (Gemelli) . Letak dan presentasi janin kembar i. sakit punggung. Efek dari kehamilan kembar pada pasien antar lain: tekanan pada pelvis yang lebih berat dan lebih awal. Laboratorium Nilai hematokrit dan hemoglobin dan jumlah sel darah merah menurun. 2. Terdengarnya denyut jantung janin yang letaknya berjauhan dengan perbedaan kecepatan paling tidak 8 dpm 8.2011 Gambar 10. Palpasi satu atau lebih fetus pada fundus setelah melahirkan satu bayi. berhubungan dengan peningkatan volume darah. Gejala dan Tanda Gangguan yang biasanya muncul pada kehamilan akan meningkat pada kehmilan kembar. Ballotement lebih dari satu fetus 5. Polihidramnion 4. konstipasi. Uterus terdiri dari tiga bagian besar janin 7. Banyak bagian kecil yang teraba 6. b.7 Diagnosis kehamilan kembar 75% didapatkan dari penemuan fisik.

mempunyai membran pemisah yang sangat tipis sehingga tidak terlihat sampai trimester kedua. Ultrasonografi Dengan pemeriksaan USG yang teliti.2011 kehamilan kembar.2 Gambar 11. Pada kehmilan kembar chorionic gonadotropin pada urin. estriol dan pregnanendiol meningkat.2 Pada kehamilan kembar dikhorionik: jenis kelamin berbeda. Kembar dizigot pada usia kehamilan 5. Pada tes toleransi glukosa didapatkan gestasional DM dan gestasional hipoglikemi sering ditemukan pada kehamilan kembar. Kebutuhan fetus terhadap besi (Fe) melebihi kemampuan maternal untuk mensuplai Fe didapatkan pada trimester kedua.FKUPN Page 20 .5 minggu dilihat dengan ultasonografi Copyright: Arya Putra Syuhada. Tidak ada tes biokimia yang dapat membedakan kehamilan tunggal atau kembar. plasenta terpisah dengan dinding pemisah yang tebal (> 2mm) atau “twin peak sign” dimana membran melekat pada dua buah plasenta yang menjadi satu.2 Pada kehamilan monokhorionik. Identifikasi masing – masing kepala fetus harus bisa dilakukan dalam bidang tegak lurus sehingga tidak tertukar dengan potongan lintang badan janin dengan kepala janin yang kedua.2 c. Kehamilan kembar juga dapat didiagnosis dengan pemeriksaan peningkatan serum alfa fetoprotein ibu walaupun pemeriksaan ini tidak dapat berdiri sendiri. Tebal membran < 2mm. kantung gestasional yang terpisah dapat diidentifikasi pada awal kehamilan kembar.Kehamilan Kembar (Gemelli) .

Mola Hidatidosa 3. Terabanya 2 kepala. tumor ovarium k.Kehamilan Kembar (Gemelli) . 2 bokong. Partus prematurus 4. Roentgen foto abdomen j. Diagnosis Banding1. dan satu atau dua punggun 2. dan yang lainnya oligohidramnion. Polihidramnion dapat menyertai kehamilan kembar.12 1. Hipertensi 3.12 Dibandingkan dengan kehamilan tunggal. Sonogram pada trimester pertama 4. Diagnosis pasti Diagnostis pasti terdapatnya gemelli adalah apabila ditemukan.: mioma uteri. Pemeriksaan ultrasonografi dapat menentukan apakah pada polihidramnion ada kehamilan kembar atau tidak 2. kadang – kadang kelainan hanya terdapat pada satu kantong amnion.2011 Gambar 12.8. Tumor abdomen dalam kehamialan. Sonogram pada kehamilan kembar usia gestasi 18 minggu d.: 1.FKUPN Page 20 . Komplikasi1. Perdarahan pasca persalinan Copyright: Arya Putra Syuhada. Anemia 2. Terdengarnya dua denyut jantung yang letaknya berjauhan dengan perbedaan kecepatan paling sedikit 10 denyut per menit 3. Polihidramnion. kehamilan multiple lebih mungkin terkait dengan banyak komplikasi kehamilan Ibu 1.2. Atonia uteri 5.

Bayi kedua pada kehamilan kembar memiliki risiko asfiksia saat lahir atau depresi napas perinatal paling tinggi.12 2.Kehamilan Kembar (Gemelli) .8. Lamanya kehamilan akan semakin pendek dengan bertambahnya jumlah janin di dalam uterus. Asfiksia saat kelahiran atau depresi napas perinatal Bayi dari kehamilan multipel memiliki peningkatan frekuensi untuk mengalami asfiksia saat kelahiran atau depresi napas perinatal dengan berbagai sebab.2011 Janin Beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada janin yang dilahirkan pada kehamilan kembar adalah: 1. Prolaps tali pusat. plasenta previa. Sekitar 50% kelahiran kembar terjadi sebelum usia kehamilan 37 minggu. Prematuritas Janin dari kehamilan multipel cenderung dilahirkan preterm dan kebanyakan memerlukan perawatan pada neonatal intensive care unit (NICU).2 3. Prevalensi HMD didapatkan lebih tinggi pada kembar monozigotik dibandingkan dengan kembar dizigotik.2. Hyalin Membran Disease (HMD) Bayi kembar yang dilahirkan sebelum usia kehamilan 35 minggu dua kali lebih sering menderita HMD dibandingkan dengan bayi tunggal yang dilahirkan pada usia kehamilan yang sama. Sekitar 20% bayi dari kehamilan multipel merupakan bayi dengan berat badan lahir rendah. Infeksi Streptococcus group β Infeksi onset cepat Streptococcus group β pada bayi lahir rendah adalah 5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan tunggal dengan berat badan yang sama. dan rupture uteri dapat terjadi dan menyebabkan asfiksia janin. Bila hanya satu bayi dari sepasang bayi kembar yang menderita HMD. maka bayi kedua cenderung menderita HMD dibandingkan bayi pertama. Kejadian cerebral palsy 6 kali lebih tinggi pada bayi kembar dua dan 30 kali lebih sering pada kembar tiga dibandingkan dengan janin tunggal.FKUPN Page 20 .2.2 Copyright: Arya Putra Syuhada.18 4.

FKUPN Page 20 . vena ke vena. Anastomosis pada plasenta monokorionik dapat dari arteri ke arteri. atau arteri ke vena. Pada sebagian kasus. terdapat perbedaan hemoglobin 5 g/dl dan 20% berat badan pada sindrom ini.2 7. dan kehamilan berlanjut sebagai kehamilan tunggal. yang kemudian mengalami pembalikan aliran darah dari kembarannya. Vanishing Twin Syndrome Kehamilan kembar sekarang diperkirakan terjadi pada 12% diantara semua konsepsi spontan. sementara resepien menjadi polisitemik dan mungkin mengalami kelebihan beban sirkulasi yang bermanifestasi sebagai hidrops fetalis. Twin-to-twin Transfusion Syndrome Darah di transfusikan dari satu kembaran (donor) ke dalam vena kembaran lainnya (resepien) sedemikian rupa sehingga donor menjadi anemic dan pertumbuhannya terganggu. Pada TRAP. Biasanya cukup berimbang dengan baik sehingga tidak ada salah satu janin yang menderita.8 6. vaskularisasi janin biasanya tergabung.Kehamilan Kembar (Gemelli) . tetapi hanya 14% diantaranya bertahan sampai aterm. Menurut ketentuan. tetapi pada kebanyakan kasus. Tekanan perfusi pada salah satu kembar mengalahkan yang lain.9 Copyright: Arya Putra Syuhada.2011 5. Pada 21 – 63% konsepsi kembar meninggal atau sirna (vanish) pada trimester kedua. Darah arteri yang sudah terpakai dan mencapai kembar resipien cenderung mengalir ke pembuluh – pembuluh iliaka sehingga hanya member perfusi bagian bawah tubuh dan menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan tubuh bagian atas. seluruh kehamilan lenyap. kadang – kadang amat kompleks. Kelainan ini dapat menyebabkan kelainan genetik atau kelainan neurologic/defek neural tube pada janin yang tetap bertahan hidup. satu janin yang meninggal atau sirna (vanish). yang biasanya diikuti dengan pirau vena ke vena. Kelainan kongenital/Akardia/Rangkaian perfusi balik arteri pada janin kembar (twin reverse-arterial-perfusion/TRAP) Pada plasenta monokorionik. terjadi pirau dari arteri ke arteri plasenta.

maka kemungkinan terjadinya IUGR semakin besar. perlu dibuat diagnosis dini kehamilan kembar. Intra Uterine Growth Retardation (IUGR) Pada kehamilan kembar. sehingga tanda – tanda pre-eklampsia dapat diketahui dini dan penanganan dapat dikerjakan dengan segera. Semakin banyak jumlah janin yang terbentuk. Hal ini kemungkinan di akibatkan oleh transfuse darah yang kaya tromboplastin dari janin donor yang mengalami maserasi. Kembar yang bertahan hidup mengalami koagulasi intravaskular diseminata.Kehamilan Kembar (Gemelli) . tetapi berapa jauh pengaruhnya tidak diketahui dengan pasti. sesudah kehamilan 36 minggu tiap minggu.1 Copyright: Arya Putra Syuhada. dan anemia. Istirahat – baring dianjurkan lebih banyak karena hal itu dapat menyebabkan aliran darah ke plasenta meningkat. Penatalaksanaan dalam kehamilan Untuk kepentingan ibu dan janin.2011 Kematian kembar donor dalam uterus dapat mengakibatkan thrombus fibrin di seluruh arteriol yang lebih kecil milik kemar resepien. Kembar Siam Apabila pembentukan dimulai setelah cakram mudigah dan kantung amnion rudimeter sudah terbentuk dan apabila pemisahan cakram mudigah tidak sempurna. Mulai kehamilan 24 minggu pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu. partus prematurus. 9. sehingga pertumbuhan janin lebih baik.9 8. perjalanan jauh dan koitus sebaiknya dilarang karena dapat merupakan faktor predisposisi partus prematurus. akan terbentuk kembar siam/kembar dempet.FKUPN Page 20 . Oleh beberapa penulis dianjurkan untuk merawat wanita dengan kehamilan kembar setelah kehamilan mencapai 30 minggu untuk menghindarkan partus prematurus.1 Setelah kehamilan mencapai 30 minggu. Pemeriksaan antenatal perlu diadakan lebih sering. perlu diadakan pencegahan terhadap pre-eklampsia dan eklampsia. l. pertumbuhan dan perkembangan salah satu atau kedua janin dapat terhambat. Agar tujuan tersebut dapat tercapai. Penatalaksanaan 1.

Ada tenaga terlatih untuk melakukan resusitasi neonatus 9. Presentasi Pada harus kombinasi dapat dan Posisi kehamilan kembar. 6. 5. Copyright: Arya Putra Syuhada. Penatalaksanaan dalam persalinan Mengingat banyaknya komplikasi kehamilan dan persalinan kembar. menghadapi semua presentasi janin.Kehamilan Kembar (Gemelli) . Jika memungkinkan tersedia mesin ultrasonografi 7. Ada dokter anestesi yang dapat segera dipanggil jika diperlukan 8. maka diperlukan perhatian khusus.2011 Anemia hipokrom tidak jarang terjadi pada kehamilan kembar karena kebutuhan besi dua bayi dan penambahan volume darah ibu sangat meningkat. Rekomendasi untuk penatalaksanaan intrapartum meliputi hal-hal sebagai berikut: 1.1 2. Selain besi. 2.1 Pemakaian korset sering meringankan beban pembesaran perut. Tempat persalinan cukup luas agar memungkinkan anggota tim bekerja secara efektif. dianjurkan pula untuk memberikan asam folat sebagai tambahan. Tersedia obstetrisian yang mampu mengidentifikasi bagian janin intrauterin dan melakukan manipulasi intrauterin. Makanan dianjurkan mengandung banyak protein dan makan dilaksanakan lebih sering dalam jumlah lebih sedikit.FKUPN Page 20 . Tersedia tenaga professional yang senantiasa mendampingi proses persalinan dan memonitor keadaan janin. Pemberian sulfas ferrosus sebanyak 3 x 100 mg secara rutin perlu dilakukan. Pemberian ampisilin 2 gram tiap 6 jam bila terdapat persalinan prematur untuk mencegah infeksi neonatus. Terpasang akses intravena 4. Tersedia produk darah untuk transfuse 3.

janin pertama dapat partus pervaginam dan pada janin kedua dapat dilakukan versi luar sehingga presentasinya menjadi kepala kemudian dilakukan partus pervaginam atau dilakukan persalinan sungsang.11 Induksi Persalinan Usia kehamilan kembar biasanya berlangsung lebih singkat. kepala-bokong (27%).2011 Presentasi janin yang paling sering adalah kepala-kepala (42%). Oleh karena itu diperlukan induksi persalinan. Kehamilan kembar bukan merupakan kontra indikasi untuk dilakukannya induksi persalinan asalkan memenuhi syarat-syarat induksi.1. persalinan yang tidak maju dengan atau tanpa ketuban pecah dapat terjadi juga pada kehamilan kembar. Penting diketahui bahwa posisi ini selain kepala-kepala adalah tidak stabil sebelum dan selama proses persalinan. bokong-bokong (5%) dan lain-lain (8%).11 Gambar 13.2. kedua janin dilahirkan per abdominam. dapat dilakukan partus pervaginam.FKUPN Page 20 . sisanya kepala-lintang (18%). Kanan: presentasi vertex – bokong Jika presentasi janin adalah kepala-kepala dan tidak ada komplikasi. Jika presentasi janin kepala-bokong. Kiri: presentasi vertex – vertex . Keadaan seperti ketuban pecah dini. Proses Persalinan Copyright: Arya Putra Syuhada.Kehamilan Kembar (Gemelli) .2. Jika pada presentasi janin pertama bukan kepala.

Pada janin dalam letak memanjang dapat dilakukan ekstraksi cunam pada letak kepala dan ekstraksi kaki pada letak sungsang. Ibu dianjurkan meneran atau dilakukan tekanan terkendali pada fundus uteri. prolaps funikuli. dan tinggi fundus uteri diawasi. selaput ketuban dipecahkan dan air ketuban dialirkan perlahan-lahan untuk menghindarkan prolaps funikuli.FKUPN Page 20 . maka janin perlu dilahirkan dengan tindakan obstetrik karena risiko akan meningkat dengan meningkatnya waktu. Masuknya dua bagian besar II janin dalam panggul sangat luas. denyut jantung janin tidak teratur. maka plasenta dilahirkan dan diberi 0.Kehamilan Kembar (Gemelli) . terjadi prolaps funikuli. dalam hal ini janin I dalam letak sungsang dan janin II dalam presentasi kepala. Dalam hal letak lintang dicoba untuk mengadakan versi luar dan bila tidak berhasil. Kala IV diawasi secara cermat dan cukup lama. dan plasenta previa. Setelah bayi I lahir. Episiotomi mediolateral dikerjakan untuk memperpendek kala II dan megurangi tekanan pada kepala bayi.2011 Kala I diperlakukan seperti biasa bila bayi I letaknya memanjang. Janin II turun dengan cepat sampai ke dasar panggul dan lahir spontan karena jalan lahir telah dilalui bayi I. Karena sebagian besar persalinan kembar bersalin prematur. maka segera dilakukan versi-ekstraksi tanpa narkosis. atau persalinan spontan tidak terjadi dalam 15 menit. Segera setelah bayi II lahir. Setelah bokong lahir. agar bagian bawah janin masuk dalam panggul. Bila janin II dalam letak lintang. Kesulitan ini dapat diatasi dengan mendorong kepala atau bokong yang belum masuk benar dalam rongga panggul ke atas untuk memungkinkan janin yang lain lahir lebih dulu. solusio plasenta. dagu janin I tersangkut pada leher dan dagu janin II. Bila janin dalam letak memanjang. Copyright: Arya Putra Syuhada. maka pemakaian sedativa perlu dibatasi. agar perdarahan post partum dapat diketahui dini dan penanggulangannya dilakukan segera. dilakukanlah dekapitasi atau seksio sesaria menurut keadaan janin. Seksio sesaria pada kehamilan kembar dilakukan atas indikasi janin I dalam letak lintang. Bila keadaan ini tidak dapat dilepaskan. segera dilakukan pemeriksaan luar dan vaginal untuk mengetahui letak dan keadaan janin II. ibu disuntik oksitosin 10 IU. Kesulitan lain yang mungkin terjadi ialah interlocking.2 mg methergin i. Bila tampak tanda-tanda plasenta lepas.v.

kelainan letak. serta kelainan letak pada janin kedua. Copyright: Arya Putra Syuhada. Kelahiran bayi II lebih dari 30 menit dapat menimbulkan insufisiensi uteroplasental. Kematian anak pada kehamilan monozigotik lebih besar daripada kehamilan dizigotik karena pada yang pertama dapat terjadi lilitan tali pusat antara janin pertama dan kedua.2011 Gambar 14. dengan waktu rata-rata 11 menit. Kematian perinatal anak kembar lebih tinggi daripada anak kehamilan tunggal. Kelahiran bayi II kurang dari 5 menit setelah bayi I lahir. operasi obstetrik. karena berkurangnya volume uterus dan juga dapat terjadi solusio plasenta sebelum bayi II dilahirkan. prolapsus funikuli dan operasi perdarahan serebral dan kemungkinan adanya kelainan bawaan pada bayi. pre-eklampsia dan eklampsia. Prematuritas merupakan sebab utama.Kehamilan Kembar (Gemelli) . dengan tindakan yang cepat ini dapat menimbulkan trauma persalinan pada bayi. dan perdarahan postpartum.1 Kematian anak kedua lebih tinggi daripada yang pertama karena lebih sering terjadi gangguan sirkulasi plasenta setelah anak pertama lahir. solusio plasenta. hidramnion. lebih banyaknya terjadi prolapsus funikuli. m.FKUPN Page 20 . Selain itu. Prognosis Bahaya bagi ibu pada kehamilan kembar lebih besar daripada kehamilan tunggal karena lebih seringnya terjadi anemia. Interlocking pada persalinan gemelli Interval Kelahiran Tenggang waktu antara lahirnya bayi I dan bayi II antara 5 sampai 15 menit. juga lebih sering terjadi pre-eklampsia dan eklampsia.

Kehamilan Kembar (Gemelli) . pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yaitu USG Copyright: Arya Putra Syuhada. Untuk mengetahui diagnosis secara pasti harus dilakukan anamnesa yang cermat. umur dan paritas hanya mempunyai pengaruh terhadap kehamilan kembar yang berasal dari 2 telur 3. hereditas. Kesimpulan 1.2011 BAB III PENUTUP A. Kehamilan kembar adalah kehamilan dengan dua janin atau lebih 2.FKUPN Page 20 . Bangsa.

Multiple Pregnancy. 2. Cunningham. Kematian anak pada kehamilan monozigotik lebih besar daripada kehamilan dizigotik B. Childrens’s Hospital of the King’s Daughter. Chkd.2011 4. 7. Mc Donald. Persalinan pada kehamilan kembar pada prinsipnya dapat dilahirkan secara pervaginam maupun secara perabdominam. p386-97 2. Kehamilan Kembar. pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. semua tergantung atas indikasi. Available from: www. DAFTAR PUSTAKA 1. baik komplikasi pada ibu maupun pada janinnya 5. Agar dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan untuk melakukan anamnesa yang cermat. p 510-30 3. Ilmu Kebidanan.FKUPN Page 20 . Komplikasi pada kehamilan kembar lebih banyak dibandingkan pada kehamilan tunggal. Prawirohardjo S. Twin Pregnancies. William Obstetrik. juga memberikan perhatian kepada pasien dengan kehamilan kembar mengingat komplikasi yang lebih besar pada kehamilan kembar baik bagi ibu maupun janin. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo. Cetakan kedelapan.2006. Karena kondisi pada kehamilan kembar berbeda dengan kehamilan tunggal.1 2005. Prentice Hall International. Diperlukan kontrol yang lebih ketat kepada pasien dengan kehamilan kembar sewaktu kontrol kehamilan guna menekan angka morbiditas dan mortalitas untuk ibu dan janin. Gant. Edisi III. Saran 1.2006 Copyright: Arya Putra Syuhada.UNC Health Care Center For Maternal And Infant Health. maka pemeriksaan dan perhatian dari tenaga kesehatan saat antepartum sangatlah penting 6.org/High_Risk_Pregnancy/multiple. Multifetal Gestation.Kehamilan Kembar (Gemelli) .asp 4. 22st USA.

Breborowicz GH.jeffersonhospital.htm.emedicine. unduh tanggal 2 Agustus 2011 pukul 09. and The Mode of Delivery.org/Content.2011 5.30 WIB 9.asp?PageID=P08022. Gronow MJ. Anonim.2001 10. http://www. Available from: http://content.com/ped/topic2599. Dera A. Multiple pregnancy: a modern epidemic?Available from: http://www. Available from: www.html.uk/nice/medialive. Twin Pregnancy-Physiology. 1998.htm. Archives pf Perinatal Medicine 13(3). Zach T. Confirmed Twin Pregnancy. Berghella Di V. Sinopsis Obstetri.2007. Mochtar R. Multiple Brths. pukul 10. tanggal 2 Agustus 2011.mja. Diunduh tanggal 2 Agustus 2011.nice.30 WIB 8. Thomas Jefferson University Hospital. pukul 10.com. p259-65 Copyright: Arya Putra Syuhada.00 WIB 11. Diunduh tanggal 2 Agustus 2011. Complications. Kaufmann M: Natural history of twin to twin tranfusion Explanation of cellular division in twins. Kehamilan Ganda.com/Preg_info_zone/Multiple/Multiple2.au/public/issues/178_12_160603/ums10064_fm-2.eproud Med 46:480. Keith L. p7-16 7. Umstad MP.00 WIB 6.Kehamilan Kembar (Gemelli) . Di unduh tanggal 2 Agustus 2011 pukul 10. Care and management of multiple pregnancy.paternityangel. pukul 10. Penerbit Buku Kedokteran EGC.org. Available from: Diakses syndrome.15 WIB 12.FKUPN Page 20 . Available from: www.