P. 1
Dokumen RAB

Dokumen RAB

|Views: 1,929|Likes:
Published by Rifa Atool

More info:

Published by: Rifa Atool on Feb 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2013

pdf

text

original

Pekerjaan Kusen ,Pintu ,Dan Jendela Pekerjaan kusen, pintu, dan jendela dilaksan akan bersamaan dengan pemasangan

dinding bata. Fungsi kusen adalah sebagai rangka utama untuk meletakkan atau menggantungkan daun pintu, daun jendela, dan asesoris lainnya. Berikut ini dilampirkan gambar denah letak tipe kusen, pintu, clan jendela. Dengan melihat denah letak tipe kusen maka pelaksanaan pekerjaan, perhitungan volume, dan pengecekan pada akhir pengerjaan akan lebih mudah.

Kusen Kayu Pekerjaan kusen merupakan pekerjaan kayu halus, karena akan menentukan baik tidaknya nilai fisik bangunan rumah tersebut. Pada umumnya kusen terbuat dari bahan kayu berukuran 5 cm x 10 cm, 6 cm x 12 cm, dan 6 cm x 15 cm. Sebelum pekerjaan kusen dilaksanakan, bahan kayu yang dipakai harus dikeringkan terlebih dahulu, baik kering angin maupun kering oven. Pengeringan ini dilakukan untuk menghindari penyusutan kayu setelah kusen dipasang. Volume kusen dihitung dengan satuan m3.

Rumus : V = L x p =(bxh)p Dimana : V = volume kusen L = luas penampang kayu p = panjang kayu b = lebar penampang kayu h = tinggi penampang kayu

B. Pekerjaan Daun Pintu dan Jendela

Daun pintu berfungsi sebagai sirkulasi manusia, barang, dan udara. Daun pintu dibuat dengan berbagai ukuran standar, yaitu 72 cm x 202 cm, 82 cm x 202 cm, dan 82 cm x212 cm. Daun jendela berfungsi sebagai mediator pertukaran udara dan penerang ruangan. Selain itu, daun jendela juga menjadi salah satu faktor yang dapat memperindah tampilan bangunan rumah secara keseluruhan. 1. Pekerjaan Daun Pintu Panel Multiplek Daun pintu panel multiplek bisa dihitung dengan satuan buah atau m2. Rumus : V = l x h x ™p Dimana : V = volume daun pintu I = lebar daun pintu h = tinggi daun pintu ™p = jumlah pintu 2. Pekerjaan Daun Pintu Garasi Daun pintu garasi berfungsi sebagai akses keluar masuk mobil, manusia, barang, Berta sirkulasi udara. Daun pintu bisa dibuat dengan berbagai ukuran sesuai luas ruang garasi. Volume daun pintu panel garasi bisa dihitung dengan satuan buah atau m2.

Rumus : V = l x h x ™p

Dimana :

V = volume daun pintu garasi I = lebar daun pintu h = tinggi pintu ™p = jumlah daun pintu garasi

2. Pekerjaan Daun Pintu Kaca Daun pintu kaca bisa dihitung dengan satuan buah atau m2. Daun pintu kaca menggunakan satuan m2.

Rumus : V = l x h x ™p

Dimana :

V = volume daun pintu kaca I = lebar daun pintu h = tinggi daun pintu ™p = jumlah daun pintu kaca

2. Pekerjaan daun pintu PVC

Daun pintu PVC digunakan pada ruang KM (WC) atau tempat yang lembab. Daun pintu PVC dibuat dengan pasangan kusen PVC atau pabrikasi. Daun pintu PVC didapatkan langsung di toko bahan bangunan dengan berbagai bentuk, motif, dan warna. Daun pintu PVC dihitung dengan satuan buah. Volume pintu PVC dapat dihitung dengan cara menjumlahkan semua pintu PV

Rumus : V = ™ p PVC

Dimana :

V = volume daun pintu PVC

™p PVC = jumlah pintu PVC

2. Pekerjaan daun jendela

Pada rumah yang sedang dihitung biaya pembangunannya terdapat beberapa tipe daun jendela. Daun jendela dihitung dengan satuan buah atau m2.

Rumus : V = lxhx™dj

Dimana :

V = volume Daunjendela I = lebar daun jendela h = tinggi daun jendela ™ dj = jumlah daun jendela

Tipe daun jendela pada bangunan yang sedang dihitung ini terdiri dari beberapa tipe atau juga dapat di hitung dengan rumus sbb:

Rumus : ™ V total = ™ Vdj

Dimana :

™V total = volume seluruh tipe daun jendela ™Vdj = jumlah volume daun jendela C. Pekerjaan Boven Ligh

Boven ligh merupakan ventilasi yang terletak di atas pintu maupun jendela yang berfungsi sebagai sirkulasi udara dan penerang ruangan. Bentuknya lebih kecil dari jendela. Volume boven ligh dihitung dengan satuan buah.

blogspot.sopi ™ k I sopi .sopi = jumlah sopi .sopi http://i-love-teknik-sipil. Rumus : V = ™ k V = volume sopi . Pasanagn bata merah 1 : 3 setinggi 40 cm di pasang sepanjang tembok diatas beton sloof. Pasangan dinding Pasangan dinding bata merah pada umumnya di pasang dengan perbandingan adukan 1 semen : 3 pasir atau 1 semen : 5 pasir. Kusen sopi-sopi merupakan aksen variasi rumah bagian depan yang terletak di sopi-sopi agar rumah bagian depan terlihat lebih estetis/ menarik. . Adukan 1 semen : 5 pasir dipasang di atas dinding bata trasram.seperti dinding KM (WC) setinggi 150 cm dari lantai. Volume kusen sopi-sopi dihitung dengan satuan buah.Rumus : V total = ™ boven light Dimana : V = volume boven ligh ™ boven ligh = jumlah boven ligh D.volume dinding bata merah di hitung dengan satuan m2 .com/2011/03/menghitung-volume-pekerjaan-kusenpintu.html PEKERJAAN DINDING DAN PLESTERAN Pekerjaan pasangan dinding bata dilaksanakan setelah pekerjaan sloff beton. Adukan 1 semen : pasir di pakai pada tempat-tempat yang kedap air.setelah pemasangan dinding selesai di lanjutkan. Pekerjaan Kusen Sopi-sopi Kusen sopi-sopi teras pada materi ini adalah berdiameter 40 cm.pasangan dinding berfungsi Sebagai pembagai atau penyekat antara ruangan satu dengan yang lainnya yang di rencanakan .pekerjaan plesteran dinding supaya Dinding terlihat rapi dan mempunyai permukaan rata. 1.

Volume pasangan dinding bata merah 1 : 3 sbb: V = h x p ± L pintu Keterangan : V = volume pasangan dinding bata merah h = tinggi dinding p = panjang dinding trasram L = lubang kusen DI DALAM PERHITUNGAN DIDNDING BATA MERAH : DINDING BATA MERAH 1:3 Voume pasangan dinding bata merah adukan 1 . Volume pasangan dinding batamerah1 : 5 dihitung dengan satuan m².: V = h x p . 3 di gunakan pada KM (WC) setinggi 150 ± 160 cm di hitung : V=hxp Kemudian kedua volume pasangan dinding bata merah 1 : 3 Di jumlahkan sehingga di peroleh keseluruhan volume dinding bata merah 1 : 3 ™V = V 1 + V 2 Keterangan : ™V = volume pasangan dinding bata merah 1 : 3 keseluruhan V 1 = volume pasangan dinding bata merah 1 : 3 setinggi 30 cm V 2 = volume pasangan dinding bata merah 1 : 3 setinggi 160 cm h = tinggi dinding trasram p = panjang dinding trasram L pintu = luas pintu KM (WC) DINDING BATA MERAH 1 : 5 Pasangan dinding bata merah adukan 1:5 di pasang sepanjang dinding . Volume pasangan dinding batamerah1 : 5.™Lpj Keterangan : V = volume pasangan dinding batamerah1 : 5 .setelah pasangan trasram.

5 sampai 2cm. Pasangan bata ini berfungsi sebagai pembatas dan penyangga tepi lantai. Volume plesteran dan ACI dihitung dengan satuan m². Pekerjaan peteran dilakukan dengan system yang benar . PLESTERAN DAN ACIAN Pekerjaan plesteran dilakukan setelah pekerjaan pasangan dindng bata merah sebagai pelapis pasangan dinding bata agar tampak lebih rapi. Volume pasangan bata rolag dihitung dengan satuan m².baik dan padat sehingga hasilnya terlihat lurus dan memiliki permukaan yang merata. Ketebalan plesteran antara 1. PLESTERAN dan ACIAN Plesteran dan aci dinding bata dengan adukan 1 semen : 3 pasir digunakan 30 cm di atas beton sloof.h = tinggi dinding bata 1: 5 p = panjang dinding bata1 : 5 ™L pj = jumlah seluruh luas pintu dan jendela PASANGAN BATA ROLAG Pasangan dinding bata rolag biasa dipasang di bagian tepi teras atau tangga. Rumus volume plesteran 1 : 3 V (1: 3) = H plesteran x P plesteran ± L pintu . Rumus Volume pasangan bata rolag : V=hxp Keterangan : V = Volume pasangan bata rolag h = tinggi bata rolag p = panjang teras B. Hal ini dilakukan agar di dalam pekerjaan pengacian (ACI) menjadi mudah. agar lantai tidak mengalami penurunan serta memudahkan dalam pekerjaan pemasangan lantai keramik. Perbandingan pemasangan bata rolag adalah 1 semen : 3 pasir. 1. sama pada pasangan dinding bata merah adukan plesteran 1 : 3 untuk trasram dan adukan 1 : 5 dipasang di atas trasram.

Membuat Time Schedule Dan Mencari Kurva S Setelah kita menghitung Analisis Rencana Anggaran Biaya langkah selanjutnya ialah membuat time schedule serta mencari kurva S nya.Atau Vs = ™Vt x 2 Keterangan : Vs = volume plesteran dinding trasram di atassloof H plesteran = tinggi plesteran dinding trasram P plesteran = panjang plesteran dinding trasram ™Vt = jumlah seluruh volume dinding trasram Catatan : ™ V plesteran dan aci 1: 3 adalah jumlah volume plesteran dan acian dengan ketinggian 150 cm yang ada pada KM (WC) dan volume plesteran dan acian pada ketinggian 30 cm 2. Bertujuan untuk mengetahui kemajuan pelaksanaan proyek apakah sesuai. lambat.blogspot. Bobot kegiatan adalah nilai persentase proyek dimana penggunaannya dipakai untuk mengetahui kemajuan proyek tersebut. ataupun lebih dari yang direncanakan. PLESTERAN dan ACIAN 1 : 5 Volume plesteran dan acian1 : 5 dihitung dengan satuan m².dan dikerjakan pad plesteran dan acian pada pekerjaan pasangan dinding 1 : 5 http://i-love-teknik-sipil.dimana pada setiap prosentase bobot pekerjaan akan diketahui jumlah kebutuhan dana pada suatu proyek. .com/2011/03/cara-menghitung-volume-pekerjaan. Kurva s ialah penggambaran kemajuan kerja (bobot %) kumulatif pada sumbu vertikal terhadap waktu pada sumbu horisontal. Time schedule ialah gambaran dari prosentase bobot pada setiap pekerjaan dan progres dari suatu bobot pekerjaan pada suatu proyek.html Membuat Time Schedule Dan Mencari Kurva S 1.

Cat yang baik harus dapat melapisi permukaan dinding dan dapat melekat dengan baik. Total (%) ialah jumlah total dari seluruh bobot prosentase yang mana nilai totalnya harus 100%.blogspot. Bobot(%) = ™ seluruh volume pekerjaan / ™ per kelompok volume pekerjaan X 100. Cat dinding sesuai fungsi ada 2 macam yaitu : .html Menghitung Kebutuhan CAT 2 Votes Hampir semua dinding mengggunakan finishing cat. http://i-love-teknik-sipil.com/2011/04/membuat-time-schedule-dan-mencarikurva. Rencana fisik per minggu merupakan jumlah total prosentase pekerjaan dalam 1 minggu Rencana fisik komulatif merupakan jumlah komulatif prosentase pekerjaan dari awal minggu sampai akhir pelaksanaan proyek itu di laksanakan. Kelebihan dari cat adalah mempunyai banyak macam warna dan mudah diaplikasikan pada dinding luar atau dinding dalam. Waktu pelaksanaan merupakan lama pelaksanaan dari suatu pekerjaan dimana lama pekerjaan ini di evaluasi pada setiap 1 minggu.Bobot prosentase ialah prosentase pekerjaan pada suatu proyek yang di dapat dari hasil bagi antara jumlah total seluruh volume pekerjaan dengan jumlah total per kelompok volume pekerjaa dan di kali 100.

cocok untuk bidang yang kecil * roller. 1 Pail (= ember) Cat berisi 20 liter. dimana harus aman. Pelarutan atau pengeceran dengan menambahkan air bersih 5%-25% dari jumlah cat. tidak beracun dan ramah lingkungan y Cat Exterior untuk mengecat dinding luar. Misalnya ruangan dengan ukuran 3m x 4m.y Cat Interior untuk mengecat dinding dalam. dibutuhkan minimum 2x pelapisan. Berapa kebutuhan Cat suatu ruangan ? Bila anda ingin membeli Cat. tiap pelapisan. Cara menghitung kebutuhan Cat. dengan tinggi dinding 3m. y Bila anda membeli cat dalam satuan kg . Cat dihitung dalam satuan liter Rumus : Kebutuhan Cat = Luas Dinding / luas 1 liter Standard pemakaian cat (10 ± 12) m2/liter. y Untuk mendapatkan hasil pengecatan yang sempurna. Aduk hingga rata sebelum digunakan. Hal ini membuat harga Cat Exterior lebih mahal dibandingkan Cat Interior.5 liter.5 liter Catatan : y y y 1 Kaleng Cat berisi 2. untuk pengecatan yang lebih cepat * alat semprot.5 liter untuk 2x pelapisan butuh 7 liter atau 3 kaleng cat @ 2. untuk 1x pelapisan butuh 3.5 liter Artinya kebutuhan Cat untuk ruangan 3m x 4m. tahan air. Ini ada Tip praktis. Dalam hal jumlah warna Cat Exterior lebih sedikit dibandingkan Cat Interior Peralatan yang dapat digunakan untuk mengecat seperti : * kuas. cocok untuk celah yang sempit Banyak yang belum tahu. tidak mengganggu kesehatan. Kebutuhan Cat adalah = (2 x (3m + 4m)) x 3m / (12 m2/liter) = 14 m x 3m / (12 m2/liter) = 42 m2 / (12 m2/liter) = 3. tahan jamur dan lumut. dimana harus tahan cuaca panas. ada juga yang 5 liter.

..... D..... c........................... B.......... masih kasar................................9 kg untuk 2 x pelapisan butuh 7 liter x 1............ 2... Kesimpulan .................................................................................. http://worldwideword..4 = 4................ a....... ......................... b..................................................................................... jendela.......................................................................................................................................................... KEGIATAN BELAJAR 1 .... b....... e................................................... PEMBELAJARAN .............Rumus diatas dikalikan koeffisien 1............................................5 liter x 1................................................................ A......... TUJUAN AKHIR MODUL .......................... lubang angin dsb................. Uraian Materi ....................................... DISKRIPSI JUDUL ................. Kunci Jawaban ...........................4 = 9......................................................................................................................................................8 kg y Cara menghitung luas dinding yang akan di Cat............................ Tujuan Kegiatan Pembelajaran ........................................................................ KEGIATAN BELAJAR 2 ..................................................................4 untuk 1 x pelapisan butuh 3............. a........................... C........................... PRASYARAT ............................................................................................................................................................................... Tugas ............................................. DAFTAR ISI ......................................................................... 1...... d.............................................................................com/2010/06/21/menghitung-kebutuhan-cat/ DAFTAR ISI JUDUL .......wordpress.................. c........................ karena belum dikurangi dengan lubang pada dinding seperti : pintu............................ KATA PENGANTAR ...................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran ........ Uraian Materi ............................................. e......... KEGIATAN BELAJAR ........................................ A............. GLOSARIUM / PERISTILAHAN ........................... Tugas ................. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL ................ d............ PENDAHULUAN ................................................... Kesimpulan ... Kunci Jawaban .........................................................

..................... EVALUASI ........................................................................................... DAFTAR PUSTAKA .................................... d.................................................................................... e......................3....................... KEGIATAN BELAJAR 3 ........ a...................................................................................................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran ......................... Tugas ................................................... plank : Papanukur................... untuk menentukan peil/duga lantai dan letak-letak as-as dinding bangunan............ KEGIATAN BELAJAR 4 ...................................................... Kesimpulan ..................................................................................................................... si : Bagian dasar dari sebuah bangunan yang merupakan tempat kedududukan berdirinya sebuah bangunan...................... Kesimpulan .......... b.......................... d. Tujuan Kegiatan Pembelajaran ........................................................................... ................ 4.................... a.................... ltan : Suatu pihak yang bertanggung jawab mengawasi jalannya pembangunan yang dilaksanakan oleh pemborong/pelaksana............................. aktor : Pihak yang juga sebagai penerima tugas dari principal tapi dalam hal mewujudkan fisik bangunan lapangan.................................... c...................... Uraian Materi . Kunci Jawaban .... c........................................................... b... Uraian Materi ........ PERISTILAHAN/GLOSARIUM r : Pihak yang berada dalam posisi pemberi tugas..................... pihak inilah yang memiliki/menggunakan bangunan nantinya ltan : Pihak yang berada pada posisi penerima tugas perencanaan dari principal............ e..... Kunci Jawaban ........... Tugas .......................................................................................

C. Septik tank : Ruang (tangki) tempat menyimpan kotoran (tinja). yang mencakup: perhitungan rencana anggaran biaya pada pendirian sebuah bangunan atau gedung. Pada kegiatan belajar 1. konstruksi gambar bangunan dan gambar perencanaan. membahas tentang pengertian. membahas tentang perhitungan harga satuan. setebal 20 cm. PRASYARAT Untuk mempelajari dan menguasai modul ini terlebih dahulu peserta diklat harus mempunyai kemampuan dalam materi yang terdapat pada modul dasar-dasar enggambar teknik. ampang : Batu yang disusun sedemikian rupa. Yakni semua peserta diklat telah mampu untuk membaca gambar bestek beserta detail-detail dari gambar-gambar bestek. disiram dengan pasir dan air sampai padat dan celah-celah batu terisi seluruhnya. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL . dimana kotoran tersebut dengan proses alami akan diteruskan ke sumur peresapan.si keet : Tempat mengkoordinasi dan mengawasi semua kegiatan pelaksanaan pekerjaan bangunan. gambar kerja dan perhitungan volume bangunan. B. dan kegiatan belajar 4. Kemampuan awal ini sangat bermanfaat dalam menunjang penguasaan materi modul ini secara cepat dan tepat sehingga sesuai sasaran yang diharapkan. DESKRIPSI Modul ini terdiri dari 4 kegiatan belajar. membahas tentang bestek. kegiatan belajar 2. I. kegiatan belajar 3. l : Plat atap beserta bis beton yang menyatu dengan tiang dan balok lantai.unsur-unsur dan struktur organisasi dalam penyelenggaraan pembangunan. gambar rencana. PENDAHULUAN A.

siswa diharapkan dapat: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) Menjelaskan tentang perencanaan Menjelaskan tentang bestek dan gambar bestek Menjelaskan cara pelaksanaan pekerjaan Menjelaskan tentang pelelangan dan macam-macam pelelangan Memahami proses pelaksanan pelelangan Menjelaskan pengertian anwyzing Menjelaskan tentang penawaran dan syarat-syarat penawaran Setelah mengikuti proses pembelajaran tentang gambar rencana. Pelajarilah kegiatan belajar dalam modul ini secara berurutan karena kegiatan belajar disusun berdasarkan urutan yang perlu dilalui. siswa diharapkan dapat : 1) 2) Menjelaskan tentang gambar rencana Memahami rincian gambar bestek dan membaca gambar detail . Usahakan kegiatan belajar dan latihan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. TUJUAN AKHIR Setelah mengikuti proses pembelajaran tentang pengertian. Dalam melakukan perhitungan. Anda dapat menggunakan buku lain yang sejenis bila dalam modul ini kurang jelas. 7. Setelah mengikuti proses pembelajaran tentang bestek. 5. 2) Menjelaskan unsure-unsur yang terlibat dalam pembangunan. tujuan dan fungsi RAB. 3) Menjelaskan struktur organisasi dalam penyelenggara pembangunan. Perhitungan harus sesuai dengan ukuran yang ada pada gambar bestek. Bertanyalah kepada guru/pembimbing anda bila mengalami kesulitan dalam memahami materi belajar maupun kegiatan latihan. 4. tujuan dan fungsi Rencana Anggaran Biaya (RAB). anda harus melakukan perhitungan dengan tepat dan menyesuaikan satuan yang tepat pada setiap perhitungan. 2. siswa diharapkan: 1) Menjelaskan pengertian. Bila anda sudah mendapat nilai minimum 65 dalam latihan pada akhir kegiatan belajar anda boleh meneruskan pada kegiatan berikutnya. 6.1. gambar kerja dan perhitungan volume bangunan. 3. D.

tujuan dan fungsi RAB. siswa diharapkan : 1) Menjelaskan pengertian. 3) Menjelaskan struktur organisasi dalam penyelenggara pembangunan. KEGIATAN BELAJAR 1. a. tujuan dan fungsi Rencana Anggaran Biaya (RAB). PEMBELAJARAN A. . KEGIATAN BELAJAR I Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran tentang pengertian.3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) 12) 13) 14) 15) Memahami bagian-bagian gambar detail Mengidentifikasi bahan-bahan yang digunakan Membaca gambar rencana dan gambar detail Menghitung volume pekerjaan persiapan Menghitung volume pekerjaan beton/dinding Menghitung volume pekerjaan kap/atap Menghitung volume pekerjaan plafon Menghitung volume pekerjaan plesteran Menghitung volume pekerjaan lantai Menghitung volume pekerjaan pintu/lantai Menghitung volume pekerjaan pengecatan Menghitung volume pekerjaan perlengkapan dalam Menghitung volume pekerjaan perlengkapan luar Setelah mengikuti proses pembelajaran tentang perhitungan harga satuan pekerjaan. siswa diharapkan dapat : 1) 2) 3) Menjelaskan tentang harga satuan pekerjaan Menganalisa bahan dan upah suatu pekerjaan Membuat harga satuan bahan dan upah pekerjaan Menjelaskan tentang analisa SNI (standar nasional Indonesia) II. 2) Menjelaskan unsure-unsur yang terlibat dalam pembangunan.

serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek tersebut. cermat dan memenuhi syarat. Namun anggaran biaya kasar dapat juga sebagai pedoman dalam penyusunan RAB yang dihitung secara teliti. Anggaran biaya adalah : Ø Harga dari bangunan yang dihitung dengan teliti. Uraian Materi Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah : Ø Perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah. Tujuan dari pembuatan RAB adalah : Ø Untuk mengetahui harga bagian/item pekerjaan sebagai pedoman untuk mengeluarkan biayabiaya dalam masa pelaksanaan. pihak inilah yang nantinya memiliki/mengguanakan bangunan tersebut. b) Anggaran Biaya Teliti. Ada dua cara yang dapat dilakukan dalam penyusunan anggaran biaya antara lain : a) Anggaran Biaya Kasar (Taksiran).b. Selain itu supaya bangunan yang akan didirikan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. sebagai pedomannya digunakan harga satuannya tiap meter persegi luas lantai. Syarat : a) b) c) Memiliki tanah Memiliki dana/modal Memiliki surat keputusan otorisasi bagi principal Kewajiban : a) · Membayar ongkos bangunan Honorium perencana . proyek yang dihitung dengan teliti dan cermat sesuai dengan ketentuan dan syarat-syarat penyusunan anggaran biaya. Fungsi RAB adalah : Sebagai pedoman pelaksanaan pekerjaan dan sebagai alat pengontrol pelaksanaan pekerjaan. Unsur-unsur yang Terlibat dalam Pembangunan 1) Principal (Owner) Adalah pihak yang berada dalam posisi pemberi tugas.

3) Kontraktor (Pemborong) . ekonomis dan fungsional. Hak : Perencanaan berhak mendapatkan honorium sesuai dengan ketentuan/perjanjian. direksi. Syarat : a) b) Berbentuk perorangan atau badan hokum Ahli baangunan sehingga bias mewujudkan keinginan principal Kewajiban : a) Perencanaan berkewajiban untuk mewujudkan keinginan/ide principal kedalam bentuk perencanaan (desain) baik dari segi konstruktif.· · · b) c) d) e) Honorium direksi Harga bangunan ditambah keuntungan pemborong Biaya pengurusan izin bangunan Mengurus izin bangunan Menunjukkan/menentukan perencana. arsitektoris. b) Perencanaan berkewajiban mengumpulkan data dan syarat-syarat yang ada kaitannya dengan tugas tersebut. oleh karena itu pihak ini harus ahli dalam hal perencanaan bangunan. dan pemborong Menandatangani kontrak Melakukan pengawasan dalam pelaksanaan Hak : a) b) c) d) Mendapatkan izin bangunan Mendapatkan desain bangunan Mendapatkan fisik bangunan Mendapatkan bangunan pengawas 2) Perencana (Konsultan) Adalah pihak yang berada pada posisi penerima tugas perencanaan dari principal. c) Perencanaan berkewajiban mendampingi principal dalam seleksi pemborong dan pengawas.

sesuai dengan ketentuan yang terdapat didalam bestek dan gambar bestek. Menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Hak : Pemborong berhak menerima kembali biaya bangunan ditambah dengan keuntungan tepat pada waktunya sesuai dengan ketentuan/perjanjian. . Membuat laporan tentang perkembangan pekerjaan pada direksi.Adalah pihak yang juga sebagai penerima tugas dari principal tapi dalam hal mewujudkan fisik bangunan lapangan. Syarat : a) b) c) Berbentuk perseorangan atau badan hokum Ahli dalam bidang masing-masing Diangkat sekaligus merupakan orang kepercayaan principal Kewajiban : Konsultan pengawas berkewajiban mengawasi jalannya pekerjaan yang dilakukan pemborong. Syarat : a) b) c) d) Memiliki modal Memiliki tenaga ahli Memiliki peralatan Bersifat perorangan/badan hokum Kewajiban : a) Mewujudkan fisik bangunan sesuai dengan bestek/gambar bestek dalam selang waktu yang sudah ditetapkan. 4) Konsultan Pengawas Adalah suatu pihak yang bertanggung jawab mengawasi jalannya pembangunan yang dilaksanakan oleh pemborong/pelaksana. Hak : Konsultan pengawas berhak mendapatkan honorium sesuai dengan ketentuan dan perjanjian. b) c) d) Tunduk dari direksi sepanjang tidak bertentangan dengan pelaksanaan bestek.

Jenis-jenis pelayanan konsultan perencana antara lain : a) b) c) d) e) f) g) Perencanaan umum Jasa survey Study kelayakan Perencanaan teknik Pengawasan Manajemen Penelitian 2) Kontraktor (pemborong) Adalah suatu badan usaha atau perorangan yang melaksanakan pekerjaan pembangunan dilapangan sesuai dengan kontrak kerja. Contoh Struktur Organisasi Perusahaan 1) Konsultan Perencana . yaitu : 1) Konsultan Perencana Adalah suatu bentuk badan usaha atau perorangan yang bergerak dan menjalankan usahanya dalam bidang jasa konsultan perencana dan pengawasan. Disampig saling koordinasi dan kerjasama dalam pelaksanaan maupun pengawasan mereka juga mendapatkan haknya dari principal yaitu honorium yang sesuai dengan ketentuannya.Struktur Organisasi Penyelenggara Pembangunan Dalam melaksanakan suatu pembangunan terdapat dua badan pengelola. Keterkaitan antara Konsultan dengan Kontraktor adalah : Konsultan dan kontraktor bersama-sama dalam mewujudkan suatu keinginan principal dalam hal perencanaan yang dibuat konsultan dan mewujudkan fisiknya oleh kontraktor yaitu dengan melaksanakan pekerjaan tersebut.

.

2) Kontraktor Contoh Struktur Organisasi Proyek 1) Konsultan Perencana .

b) Direktur bertugas sebagai kepala atau ketua organisasi sekaligus sebagai penanggung jawab atas kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan pembangunan. . c) · Tugas dari bagian administrasi dan Menyelenggarakan tata usaha surat menyurat.2) Kontraktor Kepala Proyek Uraian tugas (job description) : a) Komisaris bertugas sebagai penasehat dan pencari proyek.

estimator. f) Tugas dari kepala studio gambar yaitu bertanggung jawab terhadap segala kelengkapan studio gambar dan mengawasi pekerjaan drafter.· Menyelenggarakan infentarisasi. · Meneliti semua gambar-gambar rencana sebelum dilaksanakan untuk mendapatkan kepastian desain rencana. serta surveyor. h) Tugas dari estimator yaitu menghitung dan mengevaluasi Rencana Anggaran Baiaya (RAB) dan menyusun laporan akhir biaya proyek. · Menciptakan kondisi kerja dan organisasi yang aman sehingga menjamin terlaksananya pekerjaan di proyek. j) Bagian teknik bertugas sebagai engineering atau penyediaan alat dan menganalisa kondisi peralatan yang ada. · · Mengadakan rapat secara periodic dengan semua fungsional organisasi untuk mengevaluasi kemajuan proyek. d) Tugas bagian keuangan yaitu : · · e) Mencatat setiap transaksi kerja yang terjadi serta bukti pembayaran yang sah. · Menyelenggarakan pembukuan dan laporan berkala. Tugasnya yaitu : · Memberikan cara-cara penyelesaian atas proses dan bentuk kerja kalau terjadi perubahanperubahan desain dan rencana dilapangan kepada pihak yang berwenang. Membuat laporan keuangan secara berkala. k) Tugas kepala proyek yaitu : Menetapkan kebijakan pelaksanaan proyek dan menetapkan sasaran yang harus dicapai tiap-tiap pekerjaan. . i) Tugas dari surveyor yaitu : mensurvey atau meninjau lokasi lapangan tempat proyek pembangunan akan dilaksanakan. m) Logistic bertugas sebagai kepala gudang serta mengawasi dan mencatat barangbarang/peralatan proyek yang keluar masuk gudang. l) Site manager adalah wakildari kepala proyek yang bertanggung jawab langsung dilapangan. n) Keamanan bertugas menjaga keamanan di lokasi proyek. Tugas dari koordinator pengawas yaitu : mengawasi kelancaran pekerjaan sesuai dengan persyaratan mutu. pemeliharaan dan pengawasan terhadap bangunan kantor beserta kelengkapannya. g) Tugas dari drafter yaitu membuat gambar kerja dan gambar detail pekerjaan yang akan dilaksanakan maupun yang sedang dilaksanakan dalam proyek.

Unsur-unsur yang terlibat dalam pembangunan yaitu : principal. Namun anggaran biaya kasar dapat juga sebagai pedoman dalam penyusunan RAB yang dihitung secara teliti · Anggaran Biaya Teliti. konsultan perencana. 4) · Tujuan dari pembuatan RAB adalah : Untuk mengetahui harga bagian/item pekerjaan sebagai pedoman untuk mengeluarkan biaya-biaya dalam masa pelaksanaan. 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) Tugas Apa yang dimaksud dengan rencana anggaran biaya? Apa yang dimaksud dengan anggaran biaya? Dalammpenyusunan RAB ada 2 cara yang dapat dilakukan.c. serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek tersebut 2) · 3) · Yang dimaksud dengan anggaran biaya adalah : Harga dari bangunan yang dihitung dengan teliti. . cermat dan memenuhi syarat Ada dua cara yang dapat dilakukan dalam penyusunan anggaran biaya antara lain : Anggaran Biaya Kasar (Taksiran). kontraktor dan pemborong. Kesimpulan Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah : perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah. sebagai pedomannya digunakan harga satuannya tiap meter persegi luas lantai. proyek yang dihitung dengan teliti dan cermat sesuai dengan ketentuan dan syarat-syarat penyusunan anggaran biaya. Selain itu supaya bangunan yang akan didirikan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. coba jelaskan! Apa tujuan dari pembuatan RAB ? Apa saja fungsi dari RAB? Jelaskan Unsur-unsur yang terlibat dalam penyelanggaran pembangunan Jelaskan secara rinci bagaimana keterkaitan hubungan kerja antara konsultan dan kontraktor dalam pelaksanaan pekerjaan e. 1) · Kunci Jawaban Yang dimaksud dengan rencana anggaran biaya adalah : Perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah. serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek tersebut. d.

Buku Rencana dan Estimate Real of Cost. Penerbit Bumi Aksara. Adalah suatu pihak yang bertanggung jawab mengawasi jalannya pembangunan yang dilaksanakan oleh pemborong/pelaksana. Disampig saling koordinasi dan kerjasama dalam pelaksanaan maupun pengawasan mereka juga mendapatkan haknya dari principal yaitu honorium yang sesuai dengan ketentuannya. 7) · Keterkaitan antara konsultan dengan kontraktor adalah : Konsultan dan kontraktor bersama-sama dalam mewujudkan suatu keinginan principal dalam hal perencanaan yang dibuat konsultan dan mewujudkan fisiknya oleh kontraktor yaitu dengan melaksanakan pekerjaan tersebut. Buku Rencana Anggaran Jurusan Gambar Bangunan P3GT. Sumber/Referensi 1) P3GT. Bakhtiar. f. Adalah pihak yang juga sebagai penerima tugas dari principal tapi dalam hal mewujudkan fisik bangunan lapangan. 2. siswa diharapkan dapat : 1) 2) 3) 4) 5) 6) Menjelaskan tentang perencanaan Menjelaskan tentang bestek dan gambar bestek Menjelaskan cara pelaksanaan pekerjaan Menjelaskan tentang pelelangan dan macam-macam pelelangan Memahami proses pelaksanan pelelangan Menjelaskan pengertian anwyzing . · Perencana (Konsultan). Bandung. Adalah pihak yang berada pada posisi penerima tugas perencanaan dari principal. a. Adalah pihak yang berada dalam posisi pemberi tugas. · Kontraktor (Pemborong). oleh karena itu pihak ini harus ahli dalam hal perencanaan bangunan. · Konsultan Pengawas.5) · Fungsi RAB adalah : Sebagai pedoman pelaksanaan pekerjaan dan sebagai alat pengontrol pelaksanaan pekerjaan. 6) · Unsur-unsur yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan adalah : Principal (Owner). 2) Ibrahim. pihak inilah yang nantinya memiliki/mengguanakan bangunan tersebut. KEGIATAN BELAJAR II Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran tentang bestek.

Uraian Materi Perencanaan Adalah suatu bentuk proses pemberian pekerjaan dari principal kepada arsitek dalam tahapan-tahapan pekerjaan dimulai dari perencana sampai dengan pengawasan pekerjaan dengan memberikan pembayaran jasa kepada perencana menurut persentase harga bangunan. c) Gambar bestek Merupakan gambar lanjutan dari gambar pra rencana dan gambar detail dasar dengan skala yang lebih besar yang membuat lukisan unsure-unsur pembentuk bangunan yang akan diperlukan dilapangan. potonganpotongan. d) Gambar detail .7) Menjelaskan tentang penawaran dan syarat-syarat penawaran b. Hal yang perlu diketahui : · · · · · · Maksud dan fungsi bangunan Luas tanah yang akan dibangun Mengetahui syarat-syarat dari instansi Pemda dalam hal bangunan Keadaan tanah Besar biaya dan keperluan Situasi Adapun gambar (gambar bestek) yang harus disiapkan oleh arsiteks : · · · · · · · Site plan Denah Tampak depan dan samping Potongan-potongan Rencana pondasi Rencana atap Gambar-gambar detail Langkah-langkah dalam perencanaan : a) Sketsa bentuk b) Pra rencana Merupakan pekerjaan menggambar dengan skala kecil yang berisi denah. gambar situasi dan perspektif dan digunakan sebagai pedoman. tampak-tampak.

tenaga kerja. serta biaya-biaya lain. yaitu : pemberian pekerjaan dengan cara menyeleksi pemborong yang akan melaksanakan pekerjaan pelelangan ini khususnya dilaksanakan untuk bangunan pemerintah atau milik bersama. b. c. · Bestek dibagi atas : a. b) Diborongkan sebagian. g) Pelelangan Merupakan kegiatan untuk melakukan pemberian pekerjaan secara selektif kepada pemborong yang berhak. Pelelangan . Peraturan umum Peraturan administrasi Peraturan dan teknis Cara Melaksanakan Pekerjaan Dalam melaksanakan pekerjaan terdapat berbagai cara yaitu : a) Dikerjakan sendiri. e) Bestek Adalah lembaran buku yang berisi peraturan dan syarat-syarat atau uraian pekerjaan yang terinci dari bangunan yang akan dikerjakan. h) Pelaksanaan Bestek · Bestek berasal dari bahasa Belanda yang berarti peraturan dan syarat-syarat pelaksanaan suatu pekerjaan bangunan atau proyek. · Bestek merupakan suatu peraturan yang mengikat atau uraian pekerjaan yang diuraikan sedemikian rupa. bahan-bahan. yaitu : pemilik menyediakan bahan-bahan dan pelaksanaan pekerjaan diserahkan kepada pemborong dengan perhitungan persentase pengawasan. c) Pelelangan. terinci cukup jelas dan mudah dipahami. upah. seperti bangunan yang sederhana. yaitu : pekerjaan yang dapat dilakukan langsung baik pengadaan bahan dan pengaturan tenaga dapat dilakukan si pemilik.Merupakan gambar penjelasan dengan skala yang lebih besar dari bagian yang sulit dipahami dari gambar rencana pelaksanaan. f) Rencana biaya Merupakan perhitungan ongkos.

Pelaksanaan pelelangan 1) Syarat utama dalam pelaksanaan penawaran adalah arsitek sudah harus siap dengan bestek. 2) Pelelangan dibawah tangan (penunjukkan langsung). 2) Membuat dokumen tender (persiapan pelelangan) kemudian diadakan pengumuman dan pemborong mengambil dokumen tender. Bagi yang tidak memenuhi syarat prakualifikasinya tidak akan diikutsertakan. Dipanggil/ditunjuk satu pemborong yang telah dipercaya kebonafiditasnya. Pelaksanaan pelelangan harus menurut ketentuan/undang-undang yang berlaku dan keputusan presiden. Adapun keuntungannya yaitu mendapat harga yang murah karena banyak penawar. Pelelangan bertugas pada prakualifikasi pemborong sampai dengan tahap pelulusan/penetapan calon pemborong yang menang. 5) 6) Pihak principal/direksi membentuk suatu kepanitiaan untuk pelaksanaan pelelangan. mengundang beberapa pemborong yang terbatas jumlahnya unutk mengajukan penawaran. Pemborong-pemborong dipanggil untuk mengajukan penawaran atas pelaksanaan bangunan. gambar bestek. pelelangan ini diberitahukan kepada pemborong-pemborong melalui iklan-iklan atau surat kabar (massa media) yang lain serta mencantumkan syarat-syarat bagi yang berhak mengikuti. tetapi mungkin akan mendapat pemborong yang kurang bonafid/tidak berkualitas. Cara pelelangan diatur/dituangkan dalam keputusan presiden 1) Pelelangan umum. Dalam dokumen tender terdapat antara lain : gambar bestek. sehingga memberikan harga penawaran secara wajar atau relative tinggi karena tidak ada persaingan. adanya persaingan penawaran dengan harga relative rendah. tahap berikutnya pihak principal mengadakan penawaran borongan pelaksanaan pekerjaan. 3) Pelelangan dengan undangan (terbatas). 3) 4) Diadakan prakualifikasi pemborong yang memperkenalkan diri. bestek dan pedoman surat penawaran. Keuntungannya principal mendapatkan pemborong yang lulus pra kualifikasi. syarat-syarat beserta lampirannya. dan sudah diketahui/disahkan oleh principal dan direksi. sehingga bonafiditasnya terjamin. 7) · Panitia lelang menetapkan : System pemanggilan pemborong . harga sedang/wajar.Setelah perencanaan selesai. lengkap dengan rencana biayanya.

Penawaran 1) 2) 3) · Penawaran dilakukan setelah anwyzing selesai dilaksanakan Penawaran pemborong berdasarkan berita acara anwyzing dan dokumen tender. Pada amplop yang ukurannya telah ditentukan serta dilak pada sisi sudut amplop yang disambung/dilem. Kesimpulan Sebelum pembangunan dilaksanakan tahap awal yang dilakukan adalah perencanaan. time schedule. upah dan bahan. konstruksi serta biayanya). Syarat-syarat penawaran dicantumkan dalam dokumen tender antara lain : Surat penawaran harus bermaterai dan dimasukkan pada amplop yang ukurannya telah ditentukan serta dilak pada sisi sudut amplop. rencana biaya. harga satuan. daftar analisa. SIUJK. metode pelaksanaan serta jadwal kedatangan alat. Anwyzing 1) Pada saat anwyzing dibuatkan berita acaranya guna memberikan gambaran kepada pemborong bagaimana keadaan lapangan agar disesuaikan dengan besteknya. Tujuannya pada waktu penawaran pemborong dapat memperhitungkannya. Cara pelaksanaan pekerjaan ada tiga cara yaitu : · · · Dikerjakan sendiri Diborongkan sebagian Pelelangan/tender .· · · Hari dan tanggal anwyzing (penjelasan dan peninjauan lapangan) Syarat-syarat pemasukan surat penawaran/pelelangan Pengumuman pemenang lelang. 2) Memberikan kesempatan pertanyaan kepada pemborong yang berhubungan dengan pelaksanaan pembangunan (pekerjaannya. surat refrensi/pengaman pemborong yangdisahkan oleh kepala proyek. · Surat penawaran harus dilampiri : fiscal. bahan dan tenaga kerja. atau perubahan dalam bestek dan dimasukkan dalam berita acaranya. NPWP. surat pernyataan pemborong. referensi bank/jaminan bank. 3) Kemungkinan ada tambahan. c. 4) Berita acara anwyzing disahkan oleh ketua panitia dan disaksikan oleh wakil pemborong yang hadir serta dibubuhi tanda tangannya masing-masing. daftar kebutuhan alat.

1) Kunci Jawaban Yang dimaksud dengan prosedur perancanaan adalah suatu bentuk proses pemberian pekerjaan dari principal kepada arsitek dalam tahapan-tahapan pekerjaan dimulai dari perencana sampai dengan pengawasan pekerjaan dengan memberikan pembayaran jasa kepada perencana menurut persentase harga bangunan. d. principal kemudian mengadakan penawaran borongan pekerjaan kepada pemborong (kontraktor) dengan proses pelelangan dibawah tangan/penunjukkan.Setelah proses perencanaan selesai. terbatas dan umum/bebas. 2) · · · · · · Hal yang perlu diketahui bila melakukan perencanaan bangunan yaitu: Maksud dan fungsi bangunan Luas tanah yang akan dibangun Mengetahui syarat-syarat dari instansi Pemda dalam hal bangunan Keadaan tanah Besar biaya dan keperluan Situasi Langkah-langkah dalam perencanaan : · · · · · · · · Sketsa bentuk Pra rencana Gambar bestek Gambar detail Bestek Rencana biaya Pelelangan Pelaksanaan . Tugas 1) Apa yang dimaksud dengan prosedur perencanaan ? 2) Sebutkan apa saja yang perlu kita ketahui bila melakukan perencanaan bangunan dan langkah-langkahnya ! 3) Jelaskan perbedaan bestek dan gambar bestek ! 4) Jelaskan cara-cara pelaksanaan pekerjaan pembangun ! 5) Jelaskan apa saja yang harus dipersiapkan sebelum dilaksanakannya pelelangan ! 6) Perlukan anwyzing dilaksanakan ? jelaskan ! e.

Buku Rencana Anggaran Jurusan Gambar Bangunan P3GT. f. Bakhtiar. Penerbit Bumi Aksara. 2. seperti bangunan yang sederhana. siswa diharapkan dapat : 1) 2) 3) Menjelaskan tentang gambar rencana Memahami rincian gambar bestek dan membaca gambar detail Memahami bagian-bagian gambar detail . a. 2) Ibrahim. bestek merupakan suatu peraturan yang mengikat atau uraian pekerjaan yang diuraikan sedemikian rupa. terinci cukup jelas dan mudah dipahami. Sehingga pemborong berkesempatan bertanya yang berhubungan dengan pelaksanaan pembangunan (pekerjaannya. Peraturan dan teknis 4) · Cara-cara pelaksanaan pembangunan yaitu : Dikerjakan sendiri. Bestek dibagi atas : Peraturan umum.3) Bestek adalah peraturan dan syarat-syarat pelaksanaan suatu pekerjaan bangunan atau proyek. Perlu. 5) Yang harus dipersiapkan sebelum dilaksanakan pelelangan yaitu : Dokumen tender yang berisi: · · · 6) Bestek Gambar bestek Pedoman surat penawaran dan syarat-syarat beserta lampirannya. yaitu : pekerjaan yang dapat dilakukan langsung baik pengadaan bahan dan pengaturan tenaga dapat dilakukan si pemilik. Peraturan administrasi. Literatur/Referensi 1) P3GT. · Diborongkan sebagian. gambar kerja & perhitungan volume rumah tinggal type 45. Buku Rencana dan Estimate Real of Cost. konstruksi serta biayanya). Bandung. · Pelelangan. yaitu : pemberian pekerjaan dengan cara menyeleksi pemborong yang akan melaksanakan pekerjaan pelelangan ini khususnya dilaksanakan untuk bangunan pemerintah atau milik bersama. karena memberikan gambaran kepada pemborong bagaimana keadaan lapangan agar disesuaikan dengan besteknya. yaitu : pemilik menyediakan bahan-bahan dan pelaksanaan pekerjaan diserahkan kepada pemborong dengan perhitungan persentase pengawasan. KEGIATAN BELAJAR III Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran tentang gambar rencana.

Uraian Materi Gambar rencana menggambarkan bentuk konstruksi rencana suatu bangunan. Uraian volume pekerjaan adalah menguraikan secara rinci dalam menghitung besar volume masing-masing pekerjaan sesuai dengan gambar bestek dan detail. Adapun uraian pekerjaannya yaitu : · · · · · · · · · · Pekerjaan persiapan Pekerjaan beto/dinding Pekerjaan kap/atap Pekerjaan plafon Pekerjaan plesteran Pekerjaan lantai Pekerjaan pintu/jendela Pekerjaan pengecatan Pekerjaan perlengkapan dalam Pekerjaan perlengkapan luar .4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) 12) 13) 14) 15) Mengidentifikasi bahan-bahan yang digunakan Membaca gambar rencana dan gambar detail Menghitung volume pekerjaan persiapan Menghitung volume pekerjaan beton/dinding Menghitung volume pekerjaan kap/atap Menghitung volume pekerjaan plafon Menghitung volume pekerjaan plesteran Menghitung volume pekerjaan lantai Menghitung volume pekerjaan pintu/lantai Menghitung volume pekerjaan pengecatan Menghitung volume pekerjaan perlengkapan dalam Menghitung volume pekerjaan perlengkapan luar b. Pengertian Volume Pekerjaan Volume pekerjaan adalah menghitung jumlah banyaknya volume pekerjaan dalam satu satuan.

b. 1) a. V= volume kuda-kuda kayu 5/10 V= lebar penampang kayu x tinggi penampang kayu x jumlah pig konstruksi kuda-kuda kayu yang sama ukurannya c. b. Gording/m3 3. 2) a. Tembok 1 : 4 Kusen Kusen pintu dan jendela Memeni kayu yang menyentuh pasangan Bout/angker Pekerjaan kap/atap Pekerjaan kuda-kuda kayu Pek. c. Pas. Pekerjaan Pekerjaan Persiapan a. pemasangan bouwlank Penggalian Galian tanah pondasi Urugan kembali Pas. Pas ruiter/m . c. b.Menghitung Volume Pekerjaan 1. b. Pas. c. b. Pondasi pada batu kali Pekerjaan beton/dinding Beton bertulang Beton sloof Tiang praktis Reng balok Rumus V= Luas = panjang x lebar V= Keliling = 2 (p+1) V= Luas penampang galian x jumlah panjang pondasi V= ¼ vvolume galian V= luas penampang urugan x jumlah panjang podasi V= luas penampang aanstampang x jumlah panjang pondasi V= luas penampang pondasi x jumlah panjang pondasi V= jumlah panjang penampang sloof sloof x luas V= tinggi tiang x luas penampang tiang x banyak tiang V= jumlah panjang reng balok x luas penampang reng balok V= luas bidang x tebal V= luas penampang bak x tinggi bak V= tinggi neut x luas pnmpng x bnyk neut Rumus V= luas pas. Kuda-kuda kayu/m3 Pas. pembersihan lapangan b. 4) a. b. Pondasi pada batu Urugan pasir Aanstampang batu kali Pas. 2. 3) a. Tembok 1 : 4 = panjang dinding x tinggi V= panjang kusen seluruhnya x luas penampang V= panjang kayu yang menyentuh pasangan x lebar kusen= luas daun telinga V= panjang bout angker x berat 1 buah bout x banyak bout Beton tak bertulang Beton cor 1 : 2 : 3 Bak mandi Neut/umpat Pekerjaan 3) Dinding a. Tembok 1 : 2 = panjang dinding x tinggi V= luas pas. 1) a. 1) 2) a. Tembok 1 : 2 b. c.

Lantai keramik bagian c. Perabung genteng metal Pas. b. Angker/m2 Pek. Bola-bola V= panjang papan ruiter dalam meter V= (luas atap x kell kayu) : cos 30° V= panjang semua kuda2 x kell kayu V= panjang bout angker x berat 1 buah bout x banyak bout V= panjang papan lisplank x lebar kayu V= luas bidang atap V= luas perabung V= panjang bola-bola Rumus Pekerjaan 4. e. 3) a. Papan lisplank Pas. f. V= panjang urugan tanah x tinggi urugan tanah b. c. 2) a. Pas. Lantai kerja cm/m2 b. g. Tembok 1 : 2 di atas lantai x 2 V= luas pas. Tembok 1 : 4 diatas lantai x 2 V= keliling kolom x tinggi kolom x jumlah kolom 6. 1) 2) 3) Rangka plafon luar Residu rangka plafon Rangka plafon dalam Rangka plafon luar Memasang plafon Memasang plafond ala Memasang plafon luar Les pinggir plafon luar Pekerjaan plesteran Pekerjaan plesteran 1 : 2 Pekerjaan plesteran 1 : 4 Afwarking beton V= luas keseluruhan ruangan yang akan dipasang plafon V= luas keseluruhan ruangan yang akan dipasang plafon V= panjang kayu rangka plafon dalam x keliling kayu V= panjang kayu rangka plafon luar x keliling kayu Luas plafon dalam/m2 Luas plafon luar/m2 Panjang les pinggir plafon/m V= luas pas. Residu kuda-kuda/m2 Pek. Rangka plafon dalam b. Atap Pas. Pekerjaan plafon 1) Balok plafon a. Pekerjaan lantai Urugan dibawah lantai Urugan tanah bawah lantai . Rangka atap/m2 Pek.d. Pas. 1) a. 2) a. Urugan pasir bawah lantai tinggi 5 V= panjang urugan pasir x tinggi urugan pasir cm/m2 Pekerjaan Rumus Pasangan lantai Pasangan lantai kerja 1:3:5 tinggi 5 V= luas pas. 5. b. Atap genteng metal Pas. Pas. Lantai keramik 30/30 (ruangan) V= luas pas. b. c. Lantai keramik 30/30 (teras) ruangan 2) a.

9. Kunci tanam pintu utama PJ1 Pek. d. Pintu panil double untuk 60 cm Pas. e. Instalasi air bersih Ø ½´ ««. Buah ««. Knc tnam pntu kmr PJ1 Pek. Sakelar tunggal Pek. Cat plafon Cat minyak Kuzen Cat pintu Cat ventilasi Rangka jendela Cat lisplank Pekerjan Perlengkapan dalam Instalasi listrik Pas. c. f. Tangan2 jendela Gerendel pintu V= luas pas. Titik ««. Buah ««. Pintu panil PJ2 Pas. Kait angin Pas. Buah = ««. h. Buah ««. Buah ««. 2) a. f. Pintu panil P1 = 80 cm Pas pintu fibre P2 WC/KM Pas. Buah ««. Buah ««. 1) a. d. e. Buah ««. Lampu S1 20 watt Pas. e. Lantai keramik bagian WC Luas pasangan pintu Luas pasangan pintu Luas pasangan pintu Luas pasangan pintu dan jendela Luas pasangan rangka jendela Panjang papan x tebal papan x banyak papan x n ««. 2) a. Buah ««. Lantai keramik bagian teras V= luas pas. d. b. Pas. Unit ««. Pekerjaan pengecatan 1) Cat dinding 2) 3) a. Buah Rumus Total luas plesteran 1:2 +luas plesteran 1:4 + afwerking beton Luas plafon dalam + luar Total luas kuzen Total luas pintu Total luas rangka ventilasi Total luas rangka jendela Total luas lisplank Pekerjaan 8. Buah ««.d. Lantai keramik WC/KM Pekerjaan Pintu/Jendela Pekerjaan pintu/jendela Pas. Engsel jendela Pek. 7. Papan ventilasi P1 Pekerjaan penggantung/kunci Pek. Lampu pijar 30 watt Pas. 1) a. MCB 1 group Pas. e. Titik ««. Titik lampu Pas. Jendela rangka + kaca 3 mm Pas. f. Engsel pintu Pek. Buah ««. Stop kontak Pas. g. Kunci tanam pintu PJ2 Pek. c. d. b. c. c. M1 . Sanitair ganda Pas. b. b.

Pagar samping kiri ««. Tugas : Hitunglah besar volume masing-masing pekerjaan berdasarkan gambar bestek rumah tinggal type 45 yang telah diberikan ! e. Septictank kapasitas 15 orang + ««. Unit ««. f. Pagar a. Pas.60. Taman bunga ««. Buah Rumus Pekerjaan 10. M1 panjang c. Pek. perhitungannya harus sesuai dengan gambar bestek dan detail. Buah ««. Ls (lumpsum) 3) Pas. Pek. d. Pagar dapur + pintu pagar ««. Buah ««. Jelaskanlah uraian volume pekerjaan dalam membuat sebuah bangunan. Unit ««. Instalasi air buangan Ø 3´ Pas. Tugas Soal-soal : 1) 2) 3) Jelaskan pengertian volume pekerjaan beserta contohnya ! Jelaskanlah pengertian uraian volume pekerjaan. Rabat kerikil Luas rabat kerikil m2 2. Kran air Ø ½´ Pas. e. M1 = ««. Kloset jongkok Pas. Meja dapur lapis kramik = ««. instalasi air kotor Ø 4´ Pas.b. Unit resapan 2) Pek. g. Bak air fibre ukuran 60. Tanah humus tanam Volume pekerjaan m3 3. 1) Kunci Jawaban Yang dimaksud dengan volume pekerjaan adalah : . Halaman 1. M1 panjang b. Dalam menghitung besar volume masing-masing pekerjaan. d.80 cm Pas. M1 ««. c. Pagar samping kanan ««. Pekerjaan perlengkapan luar 1) Pek. Buah ««. Kesimpulan Volume pekerjaan adalah menghitung jumlah banyaknya volume pekerjaan dalam satu satuan. M1 panjang c.

Uraian Materi . a. 3) · · · · · · · · · · Adapun uraian pekerjaannya yaitu : Pekerjaan persiapan Pekerjaan beto/dinding Pekerjaan kap/atap Pekerjaan plafon Pekerjaan plesteran Pekerjaan lantai Pekerjaan pintu/jendela Pekerjaan pengecatan Pekerjaan perlengkapan dalam Pekerjaan perlengkapan luar f. KEGIATAN BELAJAR IV Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran tentang perhitungan harga satuan pekerjaan. Bakhtiar. Renngo. (1994). Literatur/Referensi 1) Ibrahim. Contoh : Volume pondasi batu kali Volume atap 2) = 25 m 3 = 140 m3 Uraian volume pekerjaan adalah menguraikan secara rinci dalam menghitung besar volume masing-masing pekerjaan sesuai dengan gambar bestek dan detail. 1. Penerbit Bumi Aksara. (2006). 2) S.menghitung jumlah banyaknya volume pekerjaan dalam satu satuan. Rencana dan Estimate Real of Cost. Menghitung Biaya Membuat Rumah.W. siswa diharapkan dapat : 1) 2) 3) 4) Menjelaskan tentang harga satuan pekerjaan Menganalisa bahan dan upah suatu pekerjaan Membuat harga satuan bahan dan upah pekerjaan Menjelaskan tentang analisa SNI (standar nasional Indonesia) b. Penerbit Penebar Swadaya.

500 = Rp 4. 3.500/hari Rp 4.132 = Rp 28.522 m pasir 3 @ Rp 6000 = Rp7200 @ Rp 4500 = Rp 18. serta biaya yang digunakan.312. 2.75 Analisa upah suatu pekerjaan adalah : menghitung banyaknya tenaga yang diperlukan. 4.2 m3 batu kali 0.75 @ Rp 6000 = Rp 3.000/hari Upah 1. URAIAN Tukang batu Pekerja Mandor Kepala tukang batu SATUAN UPAH Rp 3. dan daftar upah pekerja. Dalam menyusun harga satuan pekerjaan.500/hari Rp 3. Daftar-daftar tersebut dapat menjadi acuan sehingga memudahkan menghitung volume. 2. 3.12 tong semen @ 170 kg = 4.0712 zak 0.Setelah semua pekerjaan penghitungan volume selesai dilakukan. serta biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut. 653. URAIAN Batu kali Semen Pasir SATUAN BAHAN Rp 6000/m3 Rp 4500/zak Rp 6000/m3 Bahan 1.2 Tukang batu @ Rp 3.200 .500/hari Rp 2. biaya dan pelaksanaan pembangunan. Contoh : Daftar harga satuan upah NO 1. Harga satuan pekerjaan adalah jumlah harga bahan dan upah tenaga kerja berdasarkan perhitungan analisis. pekerjaan selanjutnya adalah memasukkan volume yang sudah dihitung tersebut kedalam daftar volume pekerjaan. Contoh : Daftar harga satuan bahan : NO 1. Analisa bahan suatu pekerjaan adalah : menghitung banyaknya volume masing-masing bahan. daftar harga satuan bahan.

000 = Rp 480 0.18 Mandor @ Rp 2. 310 c.12 Kepala tukang batu @ Rp 4.000 @ Rp 3.522 Pekerja 0.500 = Rp 630 = Rp 14.500 = Rp 9.0. Kesimpulan HARGA SATUAN PEKERJAAN = BAHAN = UPAH .

Contoh : Bahan 1.2 m3 batu kali 0.5223 pasir @ Rp 6000 = Rp 3. pekerjaan selanjutnya adalah memasukkan volume yang sudah dihitung tersebut kedalam daftar volume pekerjaan.75 .0712 zak @ Rp 6000 = Rp7200 @ Rp 4500 = Rp 18. serta biaya yang digunakan. beserta contohnya ? 3) Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan analisa harga satuan suatu pekerjaan. 653.312. Tugas Pertanyaan : 1) Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan analisa bahan suatu pekerjaan.75 0. buatlah daftar analisis suatu pekerjaannya ! e.132 = Rp 28. 1) Kunci Jawaban Analisa bahan suatu pekerjaan adalah : menghitung banyaknya volume masing-masing bahan.d. Berdasarkan daftar harga satuan bahan dan daftar upah pekerja.12 tong semen @ 170 kg = 4. beserta contohnya ? 2) Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan analisa upah suatu pekerjaan. beserta contohnya ? Tugas lanjutan : Setelah semua pekerjaan penghitungan volume rumah type 45 selesai dilakukan.

310 3) Harga satuan pekerjaan adalah jumlah harga bahan dan upah tenaga kerja berdasarkan perhitungan analisis.500 = Rp 630 = Rp 14. Daftar Harga Satuan Analisa Bahan dan Upah 4) Kimpraswil.200 @ Rp 4.000 @ Rp 3. Menghitung Biaya Membuat Rumah. Daftar Harga Bahan Eceran III.500 = Rp 9.12 Tukang batu Kepala tukang batu @ Rp 3. Bakhtiar. EVALUASI MATA PELAJARAN KELAS SEMESTER ALOKASI WAKTU JUMLAH SOAL : RENCANSA ANGGARAN BIAYA : XI : III (TIGA) : 2 X 45 MENIT : 10 (TUJUH) SOAL . Penerbit Bumi Aksara 2) S. penerbit Penebar Swadaya 3) Kimpraswil. serta biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut. Contoh : Upah 1.18 Mandor @ Rp 2.000 = Rp 480 0. (2006).W.522 Pekerja 0. Contoh : · · · Batu kali Semen Pasir Rp 6000/m3 Rp 4500/zak Rp 6000/m3 f.2) Analisa upah suatu pekerjaan adalah : menghitung banyaknya tenaga yang diperlukan. Renggo.500 = Rp 4.2 0. Rencana dan Estimate Real of Cost. (1994). Literatur/Referensi 1) Ibrahim.

Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan analisa bahan suatu pekerjaan. coba jelaskan! Jelaskan perbedaan bestek dan gambar bestek ! Jelaskan cara-cara pelaksanaan pekerjaan pembangun ! Jelaskan pengertian volume pekerjaan beserta contohnya ! Jelaskanlah pengertian uraian volume pekerjaan. proyek yang dihitung dengan teliti dan cermat sesuai dengan ketentuan dan syarat-syarat penyusunan anggaran biaya. · Diborongkan sebagian.1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Apa yang dimaksud dengan rencana anggaran biaya? Apa yang dimaksud dengan anggaran biaya? Dalammpenyusunan RAB ada 2 cara yang dapat dilakukan. beserta contohnya? KUNCI JAWABAN 1) · Yang dimaksud dengan rencana anggaran biaya adalah : Perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah. yaitu : pemilik menyediakan bahan-bahan dan pelaksanaan pekerjaan diserahkan kepada pemborong dengan perhitungan persentase pengawasan. . 4) Bestek adalah peraturan dan syarat-syarat pelaksanaan suatu pekerjaan bangunan atau proyek. Peraturan dan teknis 5) · Cara-cara pelaksanaan pembangunan yaitu : Dikerjakan sendiri. yaitu : pekerjaan yang dapat dilakukan langsung baik pengadaan bahan dan pengaturan tenaga dapat dilakukan si pemilik. Bestek dibagi atas : Peraturan umum. cermat dan memenuhi syarat Ada dua cara yang dapat dilakukan dalam penyusunan anggaran biaya antara lain : Anggaran Biaya Kasar (Taksiran). sebagai pedomannya digunakan harga satuannya tiap meter persegi luas lantai. Peraturan administrasi. beserta contohnya? 10) Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan analisa upah suatu pekerjaan. terinci cukup jelas dan mudah dipahami. seperti bangunan yang sederhana. Jelaskanlah uraian volume pekerjaan dalam membuat sebuah bangunan. serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek tersebut 2) · 3) · Yang dimaksud dengan anggaran biaya adalah : Harga dari bangunan yang dihitung dengan teliti. bestek merupakan suatu peraturan yang mengikat atau uraian pekerjaan yang diuraikan sedemikian rupa. Namun anggaran biaya kasar dapat juga sebagai pedoman dalam penyusunan RAB yang dihitung secara teliti · Anggaran Biaya Teliti.

653. 8) · · · · · · · · · · Adapun uraian pekerjaannya yaitu : Pekerjaan persiapan Pekerjaan beto/dinding Pekerjaan kap/atap Pekerjaan plafon Pekerjaan plesteran Pekerjaan lantai Pekerjaan pintu/jendela Pekerjaan pengecatan Pekerjaan perlengkapan dalam Pekerjaan perlengkapan luar 9) Analisa bahan suatu pekerjaan adalah : menghitung banyaknya volume masing-masing bahan.75 10) Analisa upah suatu pekerjaan adalah : menghitung banyaknya tenaga yang diperlukan. serta biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut.2 m3 batu kali 0.312.0712 zak 3 @ Rp 6000 = Rp7200 @ Rp 4500 = Rp 18. 6) Yang dimaksud dengan volume pekerjaan adalah : menghitung jumlah banyaknya volume pekerjaan dalam satu satuan. Contoh : Volume pondasi batu kali Volume atap = 25 m 3 = 140 m3 7) Uraian volume pekerjaan adalah menguraikan secara rinci dalam menghitung besar volume masing-masing pekerjaan sesuai dengan gambar bestek dan detail. yaitu : pemberian pekerjaan dengan cara menyeleksi pemborong yang akan melaksanakan pekerjaan pelelangan ini khususnya dilaksanakan untuk bangunan pemerintah atau milik bersama.522 pasir @ Rp 6000 = Rp 3. serta biaya yang digunakan. Contoh : Bahan 1.75 0.12 tong semen @ 170 kg = 4. Contoh : Upah .132 = Rp 28.· Pelelangan.

4 Soal No.500 = Rp 630 = Rp 14.522 Pekerja 0. 9 Soal No. 310 PETUNJUK PENILAIAN NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 ASPEK Soal No.500 = Rp 4.000 = Rp 480 0.2 0. 10 INDIKATOR Terjawab Benar Terjawab Benar Terjawab Benar Terjawab Benar Terjawab Benar Terjawab Benar Terjawab Benar Terjawab Benar Terjawab Benar Terjawab Benar SKOR MAKSIMAL 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 100 70 SKOR YANG DICAPAI KET JUMLAH SKOR MAKSIMAL SYARAT SKOR MINIMAL LULUS JUMLAH SKOR YANG DAPAT DICAPAI KESIMPULAN LULUS/ TIDAK LULUS Padang. 7 Soal No. Kepala Sekolah. 2 Soal No. .500 = Rp 9.1.000 @ Rp 3. 6 Soal No. 3 Soal No.200 @ Rp 4.18 Mandor @ Rp 2. 1 Soal No. 8 Soal No. 5 Soal No.12 Tukang batu Kepala tukang batu @ Rp 3. Guru yang Bersangkutan. Mei 2011 Mengetahui.

Penerbit Bumi Aksara. Pelajar Bandung 1967.blogspot. 3) S. Penerbit Penebar Swadaya. Penerbit CV. Dirjosaputra : PETUNJUK UNTUK PEMBORONG. Buku Rencana Anggaran Jurusan Gambar Bangunan P3GT.Pd NIP. Penerbit Bharata Jakarta 1972. Penerbit DPMK Jakarta.SAARDIN. .Bsc.com/2011/06/v-behaviorurldefaultvmlo.html Cara penghitungan volume Pekerjaan 1 Pertama-tama akan kita mulai Cara Perhitungan Volume Pekerjaan dari "Pekerjaan Persiapan". Menghitung Biaya Membuat Rumah. : Pengetahuan Industri dan Rencana Anggaran. 19621209 198405 1 001 DEBI SANDRA NIM. Bandung. (2006). 7) Soed. Bakhtiar. 8) Sukoaji M. http://debiqncay. 00533 2008 IV. : PENGANTAR ILMU BANGUNAN.W. 2) Ibrahim. 4) Kimpraswil. S. Daftar Harga Bahan Eceran 6) Rudi Gunawan Ir. Renngo. PENUTUP DAFTAR PUSTAKA 1) P3GT. Buku Rencana dan Estimate Real of Cost. Daftar Harga Satuan Analisa Bahan dan Upah 5) Kimpraswil.

Pekerjaan Persiapan Pekerjaan Pengukuran Sebelum memulai pekerjaan.000. . II.I. sebaiknya kita melakukan pengukuran ulang untuk menentukan posisi/letak dari bangunan dengan melakukan pengukuran batas-batas terhadap ukuran tanah lokasi tempat akan dibangun.Sebagai contoh : ukuran masa bangunan adalah 7 m x 10 m . Volume pengukuran dapat dihitung secara satuan lumpsum.000/hari. bouwplank dibuat dengan jarak 1 meter dari rencana galian pondasi terluar bangunan. sebagai contoh : Pengukuran Ulang diperkirakan dikerjakan 2 hari dengan 2 tukang. sedangkan kedalaman galian juga ditentukan oleh keadaan tanah baik. Misal lebar bawah Pondasi 70 cm. maka lebar dari galian adalah 70 cm ditambah kiri 10 cm kanan 10 cm menjadi 70 + 20 = 90 cm. ukuran kedalaman dan lebarnya galian tanah tergantung oleh bentuk dan jenis Pondasi yang akan digunakan. tetapi kalau kondisi tanah biasa umumnya kedalaman galian 70 cm. maka volume bowplank adalah (7m x 2) + (10m x 2)= 34 m¶Satuan Volume Bouwplank adalah meter lari (m¶). agar kita mengetahui dengan pasti posisi rumah terhadap ukuran tanah.50.- Pekerjaan Bouwplank Yang dimaksud dengan Bouwplank adalah suatu pekerjaan awal untuk digunakan membantu menentukan As atau letak titik dari pondasi bangunan yang akan dibuat.200. Pekerjaan Galian Tanah Pondasi dan Urugan Tanah Pekerjaan Galian Tanah Pekerjaan menggali tanah yang akan digunakan untuk pembuatan pondasi. maka biaya yang dibutuhkan : Rp. dibuat dengan jarak 1 meter dari as bangunan dipasang keliling sisi luar denah rencana bangunan.000 x 2 hari x 2 tukang = Rp. dengan cara membuat pagar menggunakan papan 2/15 dipaku pada kayu ukuran 5/7 sebagai tiang. maka perhitungannya adalah : upah tukang Rp.50.

. Contoh : Luas lantai yang akan diurug 70 m2 Tinggi lantai yang direncanakan naik 40 cm dari tanah asal (eksisting) Volumenya : 70 x 0. contoh volume galian 60 m3 maka urugan kembali adalah 60 m3/3 = 20 m3.7 m x panjang fondasi = satuan m3. Pekerjaan Urugan tanah satuan volumenya adalah m3. Perhitungan volume dihitung berdasarkan luas lantai bangunan yang akan diurug tanah dikalikan dengan rencana ketinggian lantai bangunan (tinggi rencana lantai dari tinggi tanah eksisting). Pekerjaan Urugan Tanah Pekerjaan mengurug lantai bangunan dengan menggunakan tanah sisa bekas galian pondasi. volume biasanya dihitung 1/3 dari volume galian.40 = 28 m3. lantai kerja berupa adukan semen + pasir dengan ketebalan 10 cm. Pekerjaan Pondasi Pekerjaan Lantai Kerja Lantai Kerja adalah jenis pekerjaan yang letaknya dibawah Pondasi Tapak Beton (Cakar Ayam). III. septic tank atau tanah merah yang di ambil dari luar lokasi.9 m x 0. Pekerjaan Urugan kembali Adalah mengurug bekas galian Fondasi.maka volume galian adalah 0.

html . Ketebalan Pasir urugan dalah 10 cm. cara menghitung volume Pasangan Pondasi adalah : Jumlah sisi sejajar penampang pondasi batu kali dikalikan dengan setengah ketinggian pondasi batu kali dikalikan panjang pekerjaan pondasi batu kali yang direncanakan. pasir urug digunakan untuk alas dari pondasi batu kali.com/2010/03/cara-penghitungan-volume-pekerjaan-1.blogspot. Pekerjaan Pasir Urug Pekerjaan Pasir Urug dilakukan sebelum pekerjaan Pondasi batu kali dimulai. http://gianscarrier. cara menghitung Volume nya adalah : Luas permukaan bawah Pondasi batu kali dikalikan dengan ketebalan pasir urug. Volume Lantai kerja dengan satuan m3. Pekerjaan Pasangan Pondasi Pondasi yang kami maksud disini adalah Pondasi batu kali untuk bangunan rumah satu lantai.Cara menghitung Volume nya adalah : Luas permukaan bawah Pondasi Tapak Beton dikalikan dengan ketebalan adukan Semen + Pasir.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->