TUGAS

:

SISTEM ADMINISTRASI NEGARA INDONESIA

SYLVIA ASTRI ERAWANTI. M 209 101 066

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LAKIDENDE KONAWE 2011

Dalam penyusunan Makalah ini penulis tidak menutup kemungkinan tidak adanya kesalahan dan kehilafan sebab itu penulis berharap untuk diberi kritikan dan saran yang membangun guna kesempurnaan makalah ini. Makalah ini disusun untuk memenuhi sebagian dari syarat-syarat guna memperluas Pengetahuan.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat TUHAN yang telah memberikan segala limpahan nikmatnya sehingga penyusunan makalah ini dapat terselesaikan syukur dan salam semoga tercurahkan Dan semoga limpahan rahmat dan keselamatan tercurahkan pula. Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu sehingga mekalah ini dapat terselesaikan. Penyusun Silvia Astrid Herawanti. M i .

...... 12 12 13 2 6 6 7 10 1 ii ......... DAFTAR PUSTAKA ««««««««««««««««««««««........... Latar Belakang ««««««««««««««««««««««««.DAFTAR ISI Kata Pengantar ««««««««««««««««««.... i Daftar Isi ii ««««««««««««««««««««««««««..... Kritik dan Saran «««««««««««««««««««««««....... Kesimpulan «««««««««««««««««««««««««........ Obyek Hukum Administrasi Negara ........ Bentuk-bentuk Perbuatan Pemerintah «««««««««««««««........ BAB III PENUTUP A. C.. D.. 1 B..... BAB II PEMBAHASAN A.............. Sumber-sumber Hukum Administrasi «««««««««««««««...... B...... ii BAB I PENDAHULUAN A... Rumusan Masalah «««««««««««««««««««««««..... Sistem Administrasi Negara RI «««««««««««««««««« B.. E........... Pengertian Hukum Administrasi Negara ««««««««««««««..

Konstitusional ± UUD 1945. Menjelaskan sumber-sumber administrasi Negara ? 5. Menjelaskan Pengertian hukum administrasi Negara ? 3. Menjelaskan Bentuk-bentuk perbuatan Pemerintah ? 1 . Dalam rangka pencapaian tujuan negara dan pelaksanaan tugas negara diselenggarakan fungsi-fungsi negara yang masing-masing dilaksanakan oleh Lembaga Negara yang telah ditetapkan dalam UUD 1945 dengan amandemennya. geografis. kekayaan alam. Operasionalisasi dari semua ketentuanketentuan dalam UUD 1945 merupakan bagian yang sangat dominan dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. idiologi. Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia secara simultan berinteraksi dengan faktor-faktor fisik. demografi. B.BAB I PEMBAHASAN A. sedangkan dalam arti sempit. politik. ekonomi. operasional RPMJ Nasional serta kebijakan-kebijakan lainnya. SANRI adalah idiil Pancasila. yang merupakan sistem penyelenggaraan kehidupan negara dan bangsa dalam segala aspeknya. Latar Belakang Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia (SANRI) secara luas memiliki arti Sistem Penyelenggaraan Negara Indonesia menurut UUD 1945. Rumusan Masalah 1. Menjelaskan Obyek Administrasi Negara ? 4. sosial budaya dan hankam. Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara merupakan bagian integral dari sistem Penyelenggaraan negara. Menjelaskan Sistem Administrasi Negara RI ? 2.

politik.BAB II PEMBAHASAN A. y Sistem terdiri dari gugus-gugus komponen yang bekerja sama untuk kepentingan tujuan sebagai suatu keseluruhan. Output 5. Komponen-komponen (unsur) dlam Administrasi Negara dilihat dari Analia Sistem : 1.Lingkungan 2. 2 . dilihat dari segi Analisa Sistem : y Sistem adalah merupakan kebulatan dari bagian yang saling bergantung. hankam) Gejala adalah masalah/bajan yang dapat digunakan oleh pemerintah (Adm. budaya. eonomi.Konversi (pengubahan/proses pengubahan) 4. Gejala tersebut mungkin dapat mempercepat (membantu) atau menghambat (menghalangi) pemerintahan (Adm Negara) di dalam membuat suatu keputusan.Input(dari lingkungan) 3. Negara) di dalam membuat suatu kebijaksanaan. Sistem Administrasi Negara RI Administrasi Negara. Feed back 1)Lingkungan Mencakup berbagai macam gejala (sosial. y Sistem adalah kompleks unsur-unsur yang saling berinteraksi.

Suatu tuntutan pada hakekatnya adalah analitis. tidak harus melukiskan sifat interaksi antara rakyat engan administrator. Contoh : ibadah. Langganan ( Siapa saja yang mendapatkan pelayanan barang dan jasa ) b. y Masyarakat dapat menuntut kebebasan kebebasan dalam rangka melakukan kegiatan- kegiata spiritual.Lingkungan terdiri dari : a. Sumber-sumber kekayaan : Sumber daya manusia Kekayaan alam/sumber daya alam Skill Teknologi 3 y y y y . y Masyarakat menuntut pengaturan perilaku pihak-pihak lain.Contoh : pendidikan. Contoh : perilaku dari alat-alat negara. Badan badan lain yang menjadi konsumen daripada kebijaksanaan. kesehatan. merayakan hari besar agama. Golongan kepentingan ( anggota masyarakat dan pejabat pemerintah. 2)Input dari lingkungan Input dapat dikatakan sebagai suatu transmisi yang dikirim dari lingkungan ke dalam proses konversi. Input dapat berupa : Tuntutan : y Masyarakat menuntut barang-barang dan jasa-jasa dari negara untuk mereka konsumsikan. dll. keamanan. baik yang mendukung maupun yang menolak kebijakan pemerintah ) d. Pasar ( yang menentukan biaya dari barang dan jasa yang akan dikomunikasikan ) c. suatu tuntutan dapat berbentuk permintaan bukti akan suatu jasa. rekreasi.

3. lembaga yudikatif. 2. pengalaman pribadi dan kecenderungan yang dimiliki. pelaksanaan keputusan. keadaan dan susunan organisasi dari proses konversi yang bersangkutan. Cara-cara yang telah ditetapkan bagi para administrator dalam melakukan pengawasan terhadap bawahan.peraturan pemerintah. dsb. penilaian kepala eksekutif. lembaga legislatif. namun juga berasal dari badan-badan pemerintah yang lain : lembaga eksekutif. Keahlian. b. tindakan.y y Uang/keuangan Metode-metode Dukungan. Bekerja dipengaruhi oleh : input. pengendalian. pengambilan keputusan. 4 . Input dapat berupa Undang-undang. c. oposisi/sifat masa bodoh : Kewajiban membayar pajak Kesediaan penerimaan pengaturan perilaku yang dibuat oleh pemerintah Bagaimana sikap masyarakat terhadap perilaku administrator (mendukung atau menolak ) Saluran input kedalam proses konversi ini tidak saja berasal dari sektor swasta. Prosedur yang telah ditetapkan. 3) Konversi Yang berfungsi sebagai pelaku kegiatan-kegiatan administratif dalam proses ini adalah : unit-unit administratif yang dilaksanakan oleh para administrator. d. instruksi-instruksi. Penilaian hakim. Dengan melibatkan personil yang bekerja atas dasar : a. untuk 1. Struktur organisasi yang ada. 4.

Mekanisme ini juga menunjukkan bahwa proses selalu dinamis dan sirkuler. maupun cabang pemerintahan yang lain ) 5) Feed back y Mengambarkan pengaruh dari outputs terdahulu yang telah dinilai oleh konsumen (cocok/kurang cocok/tidak cocok) y y Dengan harapan untuk dijadikan inputs baru dalam konversi berikutnya.4) Outputs Yang dihasilkan oleh administrasi negara dapat berupa : y y y Barang dan jasa seperti diinginkan masyarakat. dll ( Perwujudan dari tuntutan-tuntutan atau keinginan-keingainan. yang selanjutnya keluaran akan menjadi umpan balik sebagai masukan baru bagi pengubahan baru untuk menghasilkan keluaran baru. 5 . dalam rangka mewujudkan kebijakan pemerintah/Negara. Pengaturan berbagai macam perilaku Penyampaian informasi. Definisi kerja dari Sistem Administrasi Negara : Suatu proses dinamik yang berkelanjutan dan bersifat sirkuler. Untuk menghasilkan output baru yang lebih sesuai. baik masyarakat. dimana masukan diubah menjadi keluaran. Mekanisme umpan balik ini merupakan bukti berkelanjutannya interaksi antara para administrator dengan sumber-sumber masukan dan konsumen/pemakai output mereka.

(E. C.) Istilah hukum administrasi negara adalah terjemahan dari istilah Administrasi recht (bahasa Belanda). Hukum administrasi negara adalah keseluruhan aturan yang harus diperhatikan oleh para pengusaha yang diserahi tugas pemerintahan dalam menjalankan tugasnya. Pengertian Hukum Administrasi Negara a. bahwa hukum administrasi negara adalah 6 . Abdoel Djamali). akan kemungkinan para pejabat melakukan tugas mereka yang khusus.) c. Obyek Hukum Administrasi Negara Pengertian obyek adalah pokok permasalahan yang akan dibicarakan.. Djokosutono. Hukum administrasi negara adalah peraturan hukum yang mengatur administrasi. yaitu hubungan antara warga negara dan pemerintahnya yang menjadi sebab hingga negara itu berfungsi. Berangkat dari pendapat Prof. S. (Kusumadi Poedjosewojo. Hukum administrasi negara adalah keseluruhan aturan hukum yang mengatur bagaimana negara sebagai penguasa menjalankan usaha-usaha untuk memenuhi tugasnya.B. b. (R. Utrecht. yang dimaksud obyek hukum administrasi negara adalah pokok permasalahan yang akan dibicarakan dalam hukum administrasi negara.) d.H.) e. (Van Apeldoorn. Hukum administrasi negara adalah hukum yang mengatur tentang hubunganhubungan hukum antara jabatan-jabatan dalam negara dengan warga masyarakat. Hukum administrasi negara adalah hukum yang menguji hubungan hukum istinewa yang diadakan. Dengan pengertian tersebut. (Djokosutono.

7 .hukum yang mengatur hubungan hukum antara jabatan-jabatan dalam negara dan para warga masyarakat. Sumber-Sumber Hukum Administrasi Pada umumnya. Namun. Dari penjelasan diatas dapat diketahui tentang perbedaan antara hukum administrasi negara dan hukum tata negara. yaitu hukum administrasi negara mengatur negara dalam keadaan bergerak sedangkan hukum tata negara dalam keadaan diam. Maksud dari istilah ´negara dalam keadaan bergerak´ adalah nahwa negara tersebut dalam keadaan hidup. Sumber hukum material ini berasal dari peristiwa-peristiwa dalam pergaulan masyarakat dan peristiwa-peristiwa itu dapat mempengaruhi bahkan menentukan sikap manusia. S. Istilah ´negara dalam keadaan diam´ berarti bahwa negara itu belum hidup sebagaimana mestinya. yaitu sumber hukum yang turut menentukan isi kaidah hukum. Hal ini berarti bahwa jabatan-jabatan atau alat-alat perlengkapan negara yang ada pada negara telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan dengan fungsinya masing-masing. dapat dibedakan menjadi dua : a. maka dapat disimpulkan bahwa obyek hukum administrasi negara adalah pemegang jabatan dalam negara itu atau alat-alat perlengkapan negara dan warga masyarakat. pendapat demikian dilandasi alasan bahwa hukum administrasi negara dan hukum tata negara sama-sama mengatur negara. kedua hukum tersebut berbeda. Hal ini berarti bahwa alat-alat perlengkapan negara yang ada belum menjalankan fungsinya. yaitu negara (pendapat Soehino. Pendapat lain mengatakan bahwa sebenarnya obyek hukum administrasi adalah sama dengan obyek hukum tata negara.).H. D. Sumber hukum material.

perdamaian nasional dan mondial. V/MPR/1973 tentang Peninjauan Produk-Produk yang Berupa ketetapan-Ketetapan MPRS RI jo. Pancasila Sebagai Sumber Hukum Dalam Tap MPR No. maka sumber-sumber hukum kebanyakan itu adalah sumber-sumber hukum lain seperti hasil-hasil tulisan ilmu pengetahuan yang lama. suatu kaidah harus diberi bentuk sehingga pemerintah dapat mempertahankannya. Dalam Tap MPRS No. XX/MPR/1966. Yang artinya bahwa Pancasila adalah pandangan hidup.IX/MPR/1978 tentang perlunya penyempurnaan yang termaktub dalam pasal 3 Tap MPR No. kemerdekaan bangsa. Sumber hukum formal. Seseorang mampu menjelaskan hukum positif yang berlaku dan secara bersamaan mampu menjelaskan dengan tegas sumbersumber tempat hukum positif itu dikaji. Pancasila Dinyatakan Sebagai Sumber Dari Segala Sumber Hukum´. dsb. bahwa Pancasila itu mewujudkan dirinya dalam: 8 . bentukbentuk dan tujuan negara. yaitu sumber hukum yang sudah diberi bentuk tertentu. Agar berlaku umum. prikemanusiaan. cita-cita moral mengenai kehidupan kemasyarakatan dan keagamaan sebagai pengejawantahan dari Budi Nurani Manusia. Ketika orang menulis suatu studi yang bersifat sejarah.b. keadilan sosial. 2. notulen dari sidang rapat. Ketetapan MPR No. cita-cita politik mengenai sifat. 1. kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita mengenai kemerdekaan individu. Pengertian Sumber Hukum Hukum dapat ditinjau dari berbagai aspek. V/MPR/1973.

serta Instruksi Mentri & Surat Mentri. Tap MPR. Permen. Sumber Hukum (formal) di Indonesia.) b. Dalam arti.) e) Surat Perintah 11 Maret 1966.) 3. 9 . Keppres. Inpres. untuk dan atas nama Presiden/Panglima Tertinggi ABRI. dan (Adalah UUD 1945 yang terdiri dari Pembukaan / Preambule. bentuk wadah suatu badan pemerintahan tententu dapat meciptakan badan hukum. berarti UUD 1945. UU & PP sebagai Pengganti UU (Perpu). Sumber hukum dalam Arti Formal Sumber-sumber hukum dalam arti formal diperhitungkan terutama ³bentuk tempat hukum itu dibuat menjadi positif oleh instansi Pemerintahan yang berwenang´.a. Dekrit 5 Juli 1959 (Suatu keputusan Presiden RI. batang Tubuh dan Penutup. Soekarno.XX/MPR/1966. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 (Yang dimaksud adalah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Ir. PP. Mentri/Panglima AD. (Berisi perintah kepada Letnan Jendral Soeharto. diatur dalam MPRS No. yang isinya: a) Pembubaran Konstituante b) Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950 c) Pembentukan MPRS dan DPAS) d) Undang-Undang Dasar Proklamasi.

Tindakan membuat peraturan (regeling. Kegiatan pemerintahan dalam arti sempit. yaitu pemerintahan yang terdiri dari tiga kekuasaan yang masing-masing terpisah satu sama lain. menurut Van Vollenhoven. Kegiatan penyelengaraan kesejahteraan umum (bestuur zorg). Kekuasaan yudikatif. Sedangkan pemerintahan dalam arti luas menurut Lemaire adalah pemerintahan yang meliputi : a. Kegiatan peradilan. Tindakan / kegiatan peradilan (rechts praak). Bentuk-Bentuk Perbuatan Pemerintahan Pengertian pemerintahan dibedakan menjadi dua : 1. Menurut Van Vollenhoven pemerintahan dalam arti luas mencakup : a. b. Pemerintahan dalam arti luas. c. Kekuasaan legislatif. Kekuasaan eksekutif. 10 . wetgeving). Kegiatan membuat peraturan. d. Ketiga kekuasaan itu adalah : a. c. Kegiatan kepolisian. Tindakan / kegiatan pemerintahan dalam arti sempit (bestuur). d. b. c. pemerintahan dalam arti luas berbeda dengan tori trias politica.E. Tetapi. e. b. Tindakan / kegiatan polisi (politie). Pemerintahan kekuasaan diatas berdasarkan teori Trias Politica dari Montesquieu.

yaitu : 1. Perbuatan menurut hukum publik bersegi satu. Bentuk perbuatan pemerintahan atau bentuk tindakan administrasi negara secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua macam. ketetapan tentang pengangkatan seseorang menjadi pegawai negeri. 2. Perbuatan menurut hukum publik bersegi dua. yaitu : a. 2. peradilan dan badan perundang-undangan. yaitu suatu perbuatan hukum yang dilakukan oleh aparat administrasi negara berdasarkan wewenang istimewa dalam hal membuat suatu ketetapan yang megatur hubungan antara sesama administrasi negara maupun antara administrasi negara dan warga masyarakat. Misalnya mengadakan perjanjian pembuatan gedung. b. Alat-alat perlengkapan pemerintahan yang menjalankan politik negara yang telah ditentukan. 2. Misalnya. Pemerintahan dalam arti sempit ialah badan pelaksana kegiatan eksekutif saja tidak termasuk badan kepolisian. Pemerintahan dalam arti sempit itu dapat disebut dengan istilah lain. bahwa pemerintahan dalam arti luas dibagi menjadi dua tingkatan (dwipraja). Perbuatan menurut hukum publik bersegi dua. yaitu suatu perbuatan aparat administrasi negara yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih secara sukarela. Perbuatan pemerintahan menurut hukum publik dibedakan menjadi dua. Perbuatan menurut hukum publik bersegi satu.Sedangkan Donner berpendapat. Alat-alat pemerintahan yang menentukan hukum negara / politik negara. Perbuatan hukum / tindakan hukum. yaitu ´administrasi negara´. yaitu : 1. 11 . jembatan dengan pihak swasta (pemborong). Bukan perbuatan hukum.

Dalam rangka pencapaian tujuan negara dan pelaksanaan tugas negara diselenggarakan fungsi-fungsi negara yang masing-masing dilaksanakan oleh Lembaga Negara yang telah ditetapkan dalam UUD 1945 dengan amandemennya. kekayaan alam. ekonomi. idiologi. Sistem terdiri dari gugus-gugus komponen yang bekerja sama untuk kepentingan tujuan sebagai suatu keseluruhan. 12 . Kesimpulan Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia secara simultan berinteraksi dengan faktor-faktor fisik.BAB III PENUTUP A. sosial budaya dan hankam. dilihat dari segi Analisa Sistem : y y Sistem adalah merupakan kebulatan dari bagian yang saling bergantung. demografi. Kritik Dan Saran Dalam penyusunan Makalah ini penulis tidak menutup kemungkinan Tidak adanya kesalahan dan kehilafan sebab itu penulis berharap untuk diberi kritikan dan saran yang membangun guna kesempurnaan makalah ini dan pembuatan makalah selanjutnya. geografis. y Sistem adalah kompleks unsur-unsur yang saling berinteraksi. politik. Administrasi Negara. B.

2004. 2004.DAFTAR PUSTAKA Amal. ´Sistem Pemerintahan RI.´ Jakarta: Lembaga Administrasi Negara. 13 . Jimly. Asshidiqie.´ Jakarta: Lembaga Administrasi Negara. Etika Birokrasi Penegakan Hukum Dan ³Good Governence. Ichlasul.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful