P. 1
Peningkatan Penguasaan Vocabulary Dalam Konsep Reading Melalui Penerapan Metode Guess Word Pada Siswa Kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran

Peningkatan Penguasaan Vocabulary Dalam Konsep Reading Melalui Penerapan Metode Guess Word Pada Siswa Kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran

|Views: 2,123|Likes:
Published by Wira V. Yolanda

More info:

Published by: Wira V. Yolanda on Feb 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2013

pdf

text

original

PROPOSAL PENELITIAN PENINGKATAN PENGUASAAN VOCABULARY DALAM KONSEP WRITING, READING AND SPEAKING MELALUI PENERAPAN METODE GUESS

WORD PADA SISWA KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 SEKARAN

DISUSUN OLEH : NURMA YULANDARI ASSIDIQ NIM.

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INGGRIS FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS ISLAM DARUL ‘ULUM LAMONGAN 2012

yang sedang mempersiapkan standar kompetensi dalam kurikulum 2004 menetapkan bahwa kemampuan yang harus dimiliki oleh para siswa Indonesia adalah memahami dan mengungkapkan informasi. bertukar informasi serta memiliki estetika bahasa dalam budaya inggris. Bahasa Inggris adalah alat untuk berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan karena menggunakan bahasa tersebut merupakan suatu keharusan pada era globalisasi dewasa ini. Dengan demikian bahasa inggris berfungsi sebagai alat berkomunikasi dalam rangka mengakses informasi sebagai alat untuk membina interpersonal. Kosa kata (vocabulary) adalah himpunan kata yang diketahui maknanya dan dapat digunakan oleh seseorang dalam suatu bahasa. Melihat berbagai masalah yang dihadapi siswa dalam mata pelajaran bahasa inggris khususnya penguasaan vocabulary penulis mencoba . Dengan penjelasan di atas penguasaan vocabulary (kosa kata) merupakan hal yang paling mendasar yang harus dikuasai siswa dalam pembelajaran bahasa inggris yang merupakan bahasa kedua (second languid) bagi seluruh siswa dan masyarakat Indonesia. serta mengembangkan ilmu pengetahuan. Penguasaan kosa kata secara umum dianggap sebagai bahagian penting dari proses pembelajaran suatu bahasa ataupun pengembangan kemampuan seorang dalam suatu bahasa yang sudah dikuasai.BAB I PENDAHULUAN 1. reading. Vocabulary (kosa kata) didefinisikan sebagai himpunan semua kata-kata yang dimengerti oleh orang tersebut atau semua kata-kata kemungkinan akan digukan oleh orang tersebut untuk menyusun kalimat baru. khususnya siswa Sekolah Menengah Atas diharapkan dengan menguasai bahasa inggris yang optimal agar siswa tersebut menjadi generasi-generasi yang siap berperan aktif dalam persaingan dunia. Pengajaran mata pelajaran bahasa inggris meliputi pemehaman vocabulary (kosa kata) disamping komponen-komponen lainnya. perasaan. tehnologi dan budaya dengan menggunakan bahasa inggris. maka tentunya akan lebih menunjang pada pencapaian empat kompentensi bahasa inggris yaitu. speaking. Bagaimana siswa mengungkapkan bahasa tersebut apabila para siswa memiliki perbendaharaan kata yang memadai. Banyaknya vocabulary yang dimiliki siswa merupakan gambaran intelegensia atau tingkat pendidikannya. Departemen Pendidikan Nasional. listening dan writing. Menyadari pentingnya berbahasa inggris bagi siswa khususnya pada level kelas menengah sangat ditekankan. yang meliputi kemampuan listening (menyimak) speaking (berbicara) reading (membaca) dan writing (menulis). Siswa sering diajarkan kata-kata baru sebagai bahagian dari mata pelajaran dan banyak pula orang dewasa yang menganggap pembentukan kosa kata sebagai suatu yang menarik dan edukatif. Oleh karena itu mata pelajaran bahasa inggris bertujuan sebagai berikut: 1. Pendahuluan. Demikian juga sebaliknya tanpa memiliki vocabulary yang memadai seorang siswa akan mengalami kesulitan dalam mencapai kompentensi berbahasa sebagaimana yang diharapkan. 2. fikian. Menumbuhkan kesadaran tentang hakikat bahasa merupakan salah satu bahasa asing yang menjadi alat utama belajar. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa inggris baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.

Untuk mengetahui apakah penerapan metode Guess word dalam konsep writing. b. Langkah – langkah apa saja yang dilakukan dalam menerapan Metode Guess Word dalam meningkatkan penguasaan vocabulary siswa pada konsep reading di kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran ? b. a. Manfaat Penelitian. 4.mencari jalan keluar dengan menerapkan metode Guess word dalam penguasaan vocabulary melalui Penelitian dengan judul “Peningkatan Penguasaan Vocabulary Dalam Konsep Writing. b. Apakah penerapan Metode Guess Word dalam konsep writing. a. 2. Melalui menerapkan Metode Guess Word membantu memperbaiki pembelajaran bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Sekaran. Tujuan Penelitian. Ruang Lingkup. reading and speaking dapat meningkatkan penguasaan vocabulary siswa di kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran ? 3. 5. a. . Guru bahasa Inggris dapat mengetahui langkah-langkah dalam menerapkan Metode Guess Word untuk meningkatkan vocabulary siswa pada konsep writing. reading and speaking dapat meningkatkan penguasaan vocabulary siswa di kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran. reading and speaking mengalami peningkatan yang signifikan b. Reading and Speaking Melalui Penerapan Metode Guess Word Pada Siswa Kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran”. a. Mengindentifikasi langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan dalam penerapan metode Guess word dalam penguasaan vocabulary siswa pada konsep reading di kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran. readingand speaking di kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran c. Peningkatan penguasaan vocabulary Siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran. Perumusan Masalah. Peningkatan penguasaan vocabulary siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran melalui penerapan Metode Guess Word pada konsep writing. Metode pembelajaran Guess word.

yang menyilaukan). Diyakini bahwa semakin banyak vocabulary yang dimiliki siswa maka semakin mudah pula mereka mengembangkan empat kemampuan berbahasa. . Contoh vocabulary yang produktif misalnya angry (marah). Sedangkan vocabulary tidak produktif adalah vocabulary yang ada. Vocabulary atau pembendaharaan kata sudah kita pelajari sejak awal kita belajar bahasa Inggris. Vocabulary produktif juga biasanya mudah untuk dimengerti arti dan maknanya. kita harus mempelajari dan memahami vocabulary produktif. Vocabulary ini kadang sukar untuk dimengerti karena vocabulary ini jarang dipakai dalam kehidupan sehari–hari. yang berarti semua kata yang digunakan dalam bahasa Inggris. Sedikit banyaknya vocabulary yang kita jumpai menambah kosa kata yang kita ketahui. sick (sakit). Kata–kata di atas adalah kata yang jarang digunakan dalam percakapan atau kalimat bahasa Inggris. dan tentu saja harus kita pelajari lebih dalam. ada yang produktif dan ada yang tidak produktif. baik itu pembuatan kalimat maupun percakapan. Sedangkan vocabulary tidak produktif merupakan vocabulary yang jarang dipakai dalam pembuatan kalimat atau percakapan dalam bahasa Inggris.BAB II KAJIAN PUSTAKA 1. Dikatakan produktif karena vocabulary ini selalu dipakai dalam bahasa Inggris. tetapi jarang digunakan sehari-hari. contoh dalam kalimat adalah I can be angry when you distub her. Vocabulary memegang pernan penting dalam komunikasi. Kita harus menguasai vocabulary agar kita mudah dalam menggunakan bahasa Inggris. kata ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. atau yang sering kita pakai sehari-hari. tentu saja karena ini adalah vocabulary yang banyak digunakan. Untuk itulah di perlukan pembelajaran mendasar dengan metode yang menarik dan mudah dipahami menambah vocabulary dalam memori kita. majalah dan lain sebagainya. Untuk menggunakan bahasa Inggris dengan baik. Oleh karena itu kita harus mempelajari lebih dalam tentang vocabulary ini agar tidak sulit mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari–hari. Vocabulary produktif artinya vocabulary yang sering kita gunakan. Ciri-ciri vocabulary produktif adalah vocabulary yang sering kita dengar atau tidak asing terdengarnya. Vocabulary. Contoh vocabulary tidak produktif adalah kata ruffle (kerut). atau kata hungry (lapar). Vocabulary ada beberapa macam. lebih-lebih secara oral. glaring (cahaya yang menyilaukan. Vocabulary adalah perbendaharaan kata. tentu saja mencerminkan apakah kita benar-benar bisa berbahasa Inggris atau hanya bisa sedikit berbahasa Inggris. Sebagian kata dalam bahasa inggris sering kita dengar secara langsung baik itu dalam acara tv. film. Dalam memahami vocabulary yang produktif pasti akan lebih mudah karena sering dipakai dalam kehidupan sehari–hari. baik dalam pembuatan kalimat ataupun percakapan. ataupun kita lihat sendiri dengan membaca novel. Beberapa kata bahasa Inggris yang kita kuasai.

Metode Guess Word. Metode ini digunakan dalam mempelajari bahasa inggris khususnya dalam hal penambahan pembendaharaan kata atau vocabulary yang diketahui siswa. Agar pembelajaran vocabulary dikelas lebih bermakna dan menyenangkan buat para siswa. tingkat kesulitan dan penilaian yang diberikan. kemungkinan hasil kerja mereka adalah sebagai berikut: Animal – L – Lazy – Y – Yolk – K – Kingkong – G – Gorilla… dan seterusnya Jika salah seorang anggota kelompok memberi jawaban yang aneh. Dari beberapa orang yang memiliki pembendaharaan kata yang banyak dapat disampaikan dan diketahui seluruh murid sehingga pengetahuan akan vocabulary yang masing-masing orang miliki akan semakin bertambah. Metode Guess Word dapat terus ditingkatkan melalui berbagai macam jenis cara permainan. Guess Word merupakan suatu metode yang menuntut siswa untuk memberi jawaban yang ditentukan. maka penulis mencoba menerapkan suatu metode yang dinamakan Guess Word.2. Metode Guess Word dipadukan dengan sebuah permainan kecil untuk menambah kenyamanan dan ketertarikan siswa untuk dapat menghafal dan memahami vocabulary baru yang diterima mereka. Dengan metode belajar melalui permainan menjadikan para siswa tidak bosan dan terus aktif dalam mengikuti pelajaran ini. Penggunaan metode ini sngat sederhana. Metode Guess Word merupakan metode bebas mengeluarkan vocabulary yang mereka miliki asalkan permainan tetap bisa berjalan sesuai peraturan. maka siswa harus memberi alasan untuk mendukung jawabannya seperti contoh di atas. Guess Word adalah sebuah pendekatan permainan yang menuntut kemahiran tiap siswa dalam menggunakan vocabulary yang dimiliki. guru memberikan topic food untuk setiap kelompok siswa. . Sebagai contoh. Maka setiap anggota kelompok harus menyambung akhir huruf kata topic tersebut sebagai berikut: Food – D – Delicius – S – Sweet – T – Taste – E – Eat… dan seterusnya Apabila mereka mendapat topic animal.

Secara berkelompok siswa memperbanyak vocabulary yang diterima dari guru 6. d) Refleksi. Setiap kelompok siswa guru menyediakan satu vocabulary sesuai dengan topic yang telah disediakan 5. Penyiapan skenerio pembelajaran b) Pelaksanaan (action). Pelaksanaan Penelitian. Penyususnan Rencana Proses Pembelajaran 2. pelaksanaan. yaitu mengamati proses pembelajaran dan menilai hasil tes sehingga diketahui hasilnya atas dasar hasil tersebut digunakan untuk merencanakan tindak lanjut pada siklus berikutnya. Guru menilai ke setiap kelompok berapa banyak vocabulary yang bias dikembangkan oleh siswa 7. disetiap tahapan adanya perencanaan. Penelitian ini dimulai dengan melakukan identifikasi masalah terhadap lemahnya penguasaan vocabulary (kosa kata) siswa kelas XII SMA Negeri 1 Sekaran melalui kegiatan persiklus dan refleksi. Guru memberikan tes tertulis c) Pengamatan (observing). Adapun Penelitian ini terdiri dari dua tahapan. Rencana Penelitian. Prosedur Penelitian.  Subjek penelitian : Siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Sekaran. yang terdiri atas kegiatan: : Selama 1 (satu) bulan. Tahap – I a) Perencanaan. Guru menerapkan metode guess word pada proses belajar mengajar 3. . 1. terdiri atas kegiatan: 1. a. yaitu menyimpulkan hasil kegiatan pada siklus tersebut 2. pengamatan dan repleksi. Tahap – II a) Perencanaan (planning). terdiri atas kegiatan: 1.d 16 Maret 2012  Lama Penelitian b.  Tempat Penelitian : SMA Negeri 1 Sekaran  Waktu Penelitian : Mulai tanggal 16 Februari s. Pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan waktu yang telah ditentukan 2. Guru membentuk membentuk empat kelompok siswa dari jumlah 36 siswa 4.BAB III METODOLOGI PENELITIAN 1.

yaitu menyimpulkan hasil kegiatan pada tahap-II . Guru memberikan nilai 10 kepada kelompok yang paling banyak mengembangkan vocabulary 8. yaitu mengamati dan menilai hasil tes d) Refleksi.1. terdiri atas: 1. Pelaksanaan program sesuai dengan waktu yang telah ditentukan 2. Penyiapan skenerio pembelajaran b) Pelaksanaan (acting). Setiap kelompok melapor hasil kerjanya 7. Guru memberikan tes tertulis kepada persiswa dan mengevaluasinya c) Pengamatan (opserving). Secara berkelompok siswa mengembangkan vocabulary yang diterima dari guru dengan waktu yang telah ditentukan selama 10 menit 6. Proses pembelajaran masih menerapkan metode guess word 3. Guru memberikan satu vocabulary sesuai dengan topic yang telah ditentukan 5. Guru membentuk kelompok siswa seperti pada tahap -I 4. Penyususnan Rencana Proses Pembelajaran 2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->